0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan8 halaman

Pengembangan Kebudayaan dan Perpustakaan

Dokumen ini menjelaskan berbagai urusan pemerintahan terkait kebudayaan, perpustakaan, kearsipan, sekretariat daerah, dan perencanaan, dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, literasi, tata kelola, dan profesionalitas ASN. Setiap urusan memiliki indikator dan program spesifik untuk mencapai outcome yang diharapkan. Fokus utama adalah pada pengembangan budaya, pengelolaan arsip, peningkatan kualitas layanan, dan perencanaan pembangunan daerah yang berbasis bukti.

Diunggah oleh

muhamadperdi300
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan8 halaman

Pengembangan Kebudayaan dan Perpustakaan

Dokumen ini menjelaskan berbagai urusan pemerintahan terkait kebudayaan, perpustakaan, kearsipan, sekretariat daerah, dan perencanaan, dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat, literasi, tata kelola, dan profesionalitas ASN. Setiap urusan memiliki indikator dan program spesifik untuk mencapai outcome yang diharapkan. Fokus utama adalah pada pengembangan budaya, pengelolaan arsip, peningkatan kualitas layanan, dan perencanaan pembangunan daerah yang berbasis bukti.

Diunggah oleh

muhamadperdi300
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

22.

Urusan Kebudayaan
TUJUAN Terwujudnya berkebudayaan maju
INDIKATOR Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK)

PROGRAM OUTCOME
Meningkatnya peran serta masyarakat dalam
Pengembangan Kebudayaan
pengembangan kebudayaan
Pengembangan Kesenian Meningkatnya peran serta masyarakat dalam
Tradisional pengembangan kesenian tradisional
Meningkatnya akses masyarakat terhadap informasi
Pembinaan Sejarah
sejarah

Pelestarian dan Pengelolaan


Meningkatnya warisan budaya yang dilestarikan
Cagar Budaya

Pengelolaan Permuseuman Meningkatnya tata kelola museum

Majelis Adat Aceh (MAA) Disesuaikan dengan konteks daerah

Penyelenggaraan Keistimewaan
Disesuaikan dengan konteks daerah
Yogyakarta Urusan Kebudayaan

Pemajuan Masyarakat Adat Bali Disesuaikan dengan konteks daerah

Meningkatnya dukungan pengembangan perfilman


Perfilman Nasional
nasional

23. Urusan Perpustakaan


TUJUAN Meningkatnya literasi masyarakat
INDIKATOR Indeks Pembangunan Literasi Masyarakt (IPLM)

PROGRAM OUTCOME
Meningkatnya Layanan Perpustakaan Sesuai Standar
Pembinaan Perpustakaan
Nasional Perpustakaan
Pelestarian Koleksi Nasional dan Meningkatnya pelestarian koleksi nasional dan
Naskah Kuno naskah kuno
Akreditasi Perpustakaan dan
Meningkatnya kualitas perpustakaan dan pustakawan
Sertifikasi Pustakawan

24. Urusan kearsipan


TUJUAN Meningkatnya tata kelola arsip
INDIKATOR Indeks Hasil Pengawasan Kearsipan pada Lingkup
PROGRAM OUTCOME
Pengelolaan Arsip Meningkatnya tata kelola arsip dinamis dan statis
Perlindungan dan Penyelamatan Meningkatnya perlindungan dan penyelamatan arsip
Arsip sesuai NSPK
Meningkatnya akses masyarakat terhadap penggunaan
Perizinan Penggunaan Arsip
arsip yang bersifat tertutup
Akreditasi dan Sertifikasi Meningkatnya kapasitas SDM bidang kearsipan

33. Urusan Sekretariat Daerah


TUJUAN Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif
dan efisien
INDIKATOR Indeks Reformasi Birokrasi

PROGRAM OUTCOME
Meningkatnya tata kelola organisasi pemerintah
Penataan Organisasi
daerah
Pemerintahan dan Otonomi Meningkatnya kualitas kebijakan pemerintahan dan
Daerah otonomi daerah

Kesejahteraan Rakyat Meningkatnya kualitas kebijakan kesejahteraan rakyat

Meningkatnya kualitas produk hukum yang


Fasilitasi dan Koordinasi Hukum
dihasilkan
Meningkatnya kualitas kebijakan pengelolaan
Perekonomian dan Pembangunan
perekonomian dan pembangunan
Kebijakan Pelayanan Pengadaan Meningkatnya kualitas kebijakan administrasi
Barang dan Jasa pembangunan
Pemerintahan dan Otonomi
Disesuaikan dengan konteks daerah
Khusus Papua

Penyelenggaraan Keistimewaan
Urusan Kelembagaan dan Disesuaikan dengan konteks daerah
Ketatalaksanaan

Penyelenggaraan Keistimewaan
Urusan Tata Cara Pengisian
Jabatan Kedudukan, Tugas, dan Disesuaikan dengan konteks daerah
Wewenang Gubernur dan Wakil
Gubernur DIY

Pemerintahan dan Otonomi


Disesuaikan dengan konteks daerah
Khusus Papua Barat

34. Unsur Sekretariat DPRD


TUJUAN Terwujudnya dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi
DPRD
INDIKATOR Tingkat Kepuasan Anggota DPRD Pelayanan
Sekretariat DPRD terhadap

PROGRAM OUTCOME
Dukungan Pelaksanaan Tugas Meningkatnya kualitas persidangan dan kajian
dan Fungsi DPRD peraturan perundang- undangan
Meningkatnya kualitas penganggaran dan
pengawasan
Sekretariat Dewan Perwakilan
Disesuaikan dengan konteks daerah
Rakyat Papua

Sekretariat DPRD Papua Barat Disesuaikan dengan konteks daerah

35. Unsur Perencanaan


TUJUAN Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan
daerah
INDIKATOR Indeks Perencanaan Pembangunan Daerah

PROGRAM OUTCOME
Perencanaan Pengendalian dan Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan
Evaluasi Pembangunan Daerah daerah
Koordinasi dan Sinkronisasi Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan
Perencanaan Pembangunan bidang pemerintahan dan pembangunan manusia
Daerah
Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan
bidang infrastruktur dan kewilayahan
Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan
bidang perekonomian dan SDA

37. Unsur Kepegawaian


TUJUAN Terwujudnya Profesionalitas ASN
INDIKATOR Indeks Profesionalitas ASN

PROGRAM OUTCOME
Meningkatnya kualitas layanan administrasi
Kepegawaian Daerah
kepegawaian
Meningkatnya pengembagan kempetensi ASN

Meningkatnya tata kelola pengembangan karir ASN

Meningkatnya kualitas penilaian kinerja ASN


38. Unsur Pendidikan dan Pelatihan
TUJUAN Meningkatnya pengetahuan, keahlian, dan
Keterampilan ASN
INDIKATOR Indeks Profesionalitas ASN dimensi Kompetensi

PROGRAM OUTCOME
Pengembangan Sumber Daya Meningkatnya layanan pengembangan kompetensi
Manusia dasar, kader, manajerial dan fungsional
Meningkatnya kualitas analisis kebutuhan,
perancangan, pengembangan dan evaluasi

Meningkatnya layanan penjaminan mutu, pengelolaan


tugas belajar, serta sertifikasi kompetensi

Meningkatnya layanan pengembangan kompetensi


teknis

39. Unsur Penelitian dan Penembangan


TUJUAN Meningkatnya peran riset dan invasi dalam
emndukung pembangunan daerah
INDIKATOR Persentase kebijakan berbasis bukti

PROGRAM OUTCOME
Penelitian dan Pengembangan Meningkatnya pemanfaatan hasil kelitbangan dalam
Daerah perencanaan pembangunan
Meningkatnya kajian yang termanfaatkan sebagai
kebijakan pembangunan daerah dalam pengembangan
potensi unggulan
Meningkatnya kajian yang termanfaatkan sebagai
kebijakan pembangunan daerah dalam penyelesaian
permasalahan daerah
Meningkatnya pemanfataan inovasi daerah dalam
Riset dan Inovasi Daerah
pembangunan
Meningkatnya kajian yang termanfaatkan sebagai
kebijakan pembangunan daerah dalam pengembangan
potensi unggulan daerah
Meningkatnya kajian yang termanfaatkan sebagai
kebijakan pembangunan daerah dalam enelesaian
permasalahan daerah

Meningkatnya fasilitas pembinaan, bimbingan teknis


dan sepervisi terkait riset dan inovasi di daerah

Meningkatnya fasilitasi, pembinaan, bimbingan teknis


dan supervisi terkait penelitian, pengembangan,
pengkajian dan penerapan di daerah
INDIKATOR KET.

Tingkat Partisipasi Masyarakat Terhadap Pengembangan Kebudayaan

Persentase Kesenian Tradisional yang Dilestarikan dan Dikembangkan

Tingkat Partisipasi Masyarakat Terhadap Tinjauan Sejarah Lokal

1. Persentase Warisan Budaya yang Dilestarikan 2.


Persentase Cagar Budaya dan Warisan Budaya Tak Benda yang Ditetapkan

Persentase Kunjungan Wisatawan ke Museum

Disesuaikan dengan konteks daerah Khusus Aceh

dengan konteks daerah Disesuaikan Khusus DIY

Disesuaikan dengan konteks daerah Khusus Bali

Persentase Pelaku Industri Perfilman yang Tervalidasi

INDIKATOR KET.

Nilai Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat

Persentase Koleksi Nasional dan Naskah Kuno yang dimiliki

Persentase Pustakawan yang Memperoleh Sertifikasi Profesi dibidang


Perpustakaan
INDIKATOR KET.
Tingkat Ketersediaan Arsip

Persentase Cakupan Perlindungan dan Penyelamatan Arsip

Persentase Akses Masyarakat terhadap Penggunaan Arsip yang Bersifat Tertutup

Persentase SDM Bidang Kearsipan yang Ditingkatkan kompetensinya

INDIKATOR KET.

Indeks Kematangan Organisasi

1. Efektivitas Kerja Sama Daerah 2. Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan

Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Kesejahteraan Rakyat

Persentase Produk Hukum yang Dihasilkan

Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Pengelolaan Perekonomian dan Pembangunan

Efektivitas Kebijakan Administrasi Pembangunan

Disesuaikan dengan konteks daerah Khusus Papua

Disesuaikan dengan konteks daerah

Disesuaikan dengan konteks daerah Khusus DIY

Khusus Papua
Disesuaikan dengan konteks daerah
Barat
INDIKATOR KET.
1. Ketepatan Penetapan Perda APBD Tahun N 2. Persentase Penetapan Ranperda
Tahun N

Persentase Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan

Khusus Papua
Disesuaikan dengan konteks daerah
Barat

Disesuaikan dengan konteks daerah Khusus Papua

INDIKATOR KET.
1. Persentase Keselarasan RPJMD dengan RKPD 2. Persentase Keselarasan
RPJMD dengan Renstra PD
Persentase Keselarasan RKPD dengan Renja PD pada Bidang Pemerintahan dan
Pembangunan Manusia
Persentase Keselarasan RKPD dengan Renja PD pada Bidang Infrastruktur dan
Kewilayahan
Persentase Keselarasan RKPD dengan Renja PD pada Bidang Perekonomian dan
SDA

INDIKATOR KET.

Persentase perencanaan kebutuhan yang sesuai dengan Formasi

Persentase ASN yang ditingkatkan kompetensinya

Persentase Pengembangan Karir ASN sesuai dengan Kompetensinya

Persentase Pegawai dengan SKP Bernilai Baik


INDIKATOR KET.
Persentase ASN yang Mendapatkan Dasar, Pengembangan Kompetensi
Manajerial, dan Fungsional

Persentase Realisasi Pendidikan dan Pelatihan yang Dilaksanakan

Persentase ASN yang Memiliki Sertifikasi Kompetensi

Persentase ASN Mendapatkan Pengembangan yang Kompetensi Teknis

INDIKATOR KET.
Persentase rekomendasi Kebijakan Pembangunan Daerah yang Dijadikan sebagai
Landasan dalam Implementasi Pembangunan

Persentase Kajian Berbasis Bukti dalam Pengembangan Potensi Unggulan yang


Termanfaatkan dalam Kebijakan Pembangunan Daerah

Persentase Kajian Berbasis Bukti dalam Penyelesaian Permasalahan Daerah yang


Termanfaatkan dalam Kebijakan Pembangunan Daerah

Persentase Produk Inovasi yang Dimanfaatkan

Persentase Kajian Berbasis Bukti dalam Pengembangan Potensi Unggulan Daerah

Persentase Kajian Berbasis Bukti dalam penyelelesaian permasalahan daerah

Persentase Fasilitasi, Pembinaan, Bimbingan Teknis dan Supervisi terkait


Penelitian, Pengembangan, Pengkajian dan Penerapan di Daerah

Persentase Fasilitasi, Pembinaan, Bimbingan Teknis dan Supervisi terkait


Penelitian, Pengembangan, Pengkajian dan Penerapan di Daerah

Anda mungkin juga menyukai