Construction and Material Journal Volume 6 No.
1
e-ISSN 2655-9625, [Link] Maret 2024
ANALISIS PERBANDINGAN VOLUME PEKERJAAN
KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE BIM DAN
KONVENSIONAL
Sekar Melanie Putri Aryadi1, Ayu Herzanita2
1
Fakultas Teknik, Teknik Sipil, Universitas Pancasila, Jl. Lenteng Agung Raya No.56, RT.1/RW.3,
Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jakarta 12640.
e-mail: [Link]@[Link]
ABSTRACT
A project is an activity in which implementation is limited by time and resources. Every project planning
must pay attention to the effective and efficient value so that the project can run well and achieve
maximum results and quality as planned. Technology is increasingly used including in the construction
sector. The use of Building Information Modeling (BIM) technology is one of the technologies that is
widely used to minimize the need for costs and work time and can integrate information about the project
directly to the various parties involved. This research was conducted by planning using the 3D BIM
concept to see the results of the application of technology on the upper structure work and comparing
the results of the calculation of the cost of the upper structure work carried out using the BIM method
and the conventional method on the Urban Signature Apartment - LRT City Ciracas, East Jakarta. The
research method used involved collecting project data includes shop drawings and material
specifications. Then, 3D modeling was carried out using Autodesk Revit software, and existing data was
analyzed to determine the volume of work and the total cost incurred. From the calculations, it can be
concluded that using 3D BIM technology with Autodesk Revit software shows 6.69% difference
compared to conventional methods.
Keywords: BIM, Autodesk Revit, Conventional method, Unit Price Analysis, Budget Plan
ABSTRAK
Proyek adalah kegiatan yang pelaksanaannya dibatasi oleh waktu dan sumber daya. Setiap perencanaan
proyek harus memperhatikan nilai efektif dan efisien agar proyek dapat berjalan dengan baik dan
mencapai hasil dan kualitas yang maksimal sesuai dengan yang direncanakan. Penggunaan teknologi
semakin meningkat termasuk di bidang konstruksi. Penggunaan teknologi Building Information
Modeling (BIM) merupakan salah satu teknologi yang banyak digunakan untuk meminimalkan
kebutuhan biaya dan waktu kerja serta dapat mengintegrasikan informasi mengenai proyek secara
langsung ke berbagai pihak yang terlibat. Penelitian ini dilakukan dengan perencanaan menggunakan
konsep 3D BIM untuk melihat hasil penerapan teknologi pada pekerjaan struktur atas dan
membandingkan hasil perhitungan biaya pekerjaan struktur atas yang dilakukan dengan metode BIM
dan metode konvensional. pada proyek Apartemen Urban Signature - LRT City Ciracas, Kota Jakarta
Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data proyek berupa shop
drawing dan spesifikasi material, kemudian dilakukan pemodelan 3D menggunakan software Autodesk
Revit dan melakukan eksisting data untuk melihat volume pekerjaan dan total biaya yang dihasilkan.
Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi 3D BIM menggunakan
software Autodesk Revit terdapat perbedaan nilai sebesar 6,69% dibandingkan dengan cara
konvensional.
Kata kunci: BIM, Autodesk Revit, Metode Konvensional, Analisa Harga Satuan, Rencana
Anggaran Biaya
85
Sekar Melanie Putri Aryadi dan Ayu Herzanita, Analisis Perbandingan Volume…
PENDAHULUAN METODE PENELITIAN
Proyek konstruksi merupakan Penelitian ini menggunakan
suatu kegiatan yang memerlukan waktu metode komparasi, yaitu
dan sumber daya terbatas. Tujuannya membandingkan volume pekerjaan pada
adalah untuk memastikan proyek pekerjaan struktur atas Proyek
berjalan dengan lancar, tercapai sesuai Apartemen Urban Signature Ciracas –
dengan rencana, serta menggunakan LRT City yang dihitung menggunakan
sumber daya dengan efisien (Hani & A., metode BIM dan metode konvensional.
2016). Oleh karena itu untuk Studi kasus yang ditinjau adalah lantai
menjalankan sebuah proyek efektivitas tipikal, yaitu lantai 11-27, dengan item
dan efisiensi dalam penggunaan sumber pekerjaan terdiri dari pekerjaan kolom,
daya perlu diperhatikan. Seiring corewall, balok dan pelat lantai.
berkembangnya zaman penggunaan Software BIM yang digunakan adalah
teknologi sudah digunakan diberbagai Autodesk Revit 2018. Data yang
bidang dengan tujuan untuk dibutuhkan dalam penelitian ini adalah
meningkatkan nilai efektivitas dan gambar kerja dan volume pekerjaan
efisiensi dari sebuah pekerjaan. Dalam eksisting proyek yang dihitung dengan
bidang konstruksi salah satu teknologi metode konvensional. Setelah
yang dipakai adalah Building membandingkan volume pekerjaan
Information Modeling (BIM). Metode berdasarkan metode BIM dan
BIM dapat meningkatkan efektivitas dan konvensional, tahapan selanjutnya
efisiensi pekerjaan konstruksi. Hal ini adalah menghitung Rencana Anggaran
dikarenakan metode BIM dapat Biaya (RAB).
menyediakan informasi terintegrasi
mulai dari pemodelan, penggambaran HASIL dan PEMBAHASAN
detail, engineering, reporting, dan Pemodelan BIM 3D dalam
manajemen dalam 3D yang ditampilkan penelitian ini dilakukan pada lantai
secara lengkap yang dapat membantu tipikal proyek Apartemen Urban
dalam merancang dan menganalisis Signature Ciracas – LRT City, yang
bangunan konstruksi secara digital terdiri dari 17 lantai. Tujuan dari
sebelum melakukan tahap konstruksi pemodelan ini adalah untuk memperoleh
sehingga dapat meminimalisir volume dari setiap item pekerjaan
pembengkakan biaya dan material waste struktur atas. Kemudian volume tersebut
di lapangan (Novita & Pangestuti, 2021). digunakan untuk menghitung estimasi
Ada beberapa perangkat lunak yang biaya. Pemodelan dilakukan
dapat digunakan untuk menganalisis menggunakan software Autodesk Revit
menggunakan BIM. Salah satu 2018. Volume pekerjaan yang diperoleh
diantaranya yang sering digunakan kemudian dibandingkan dengan
adalah Autodesk Revit. perhitungan secara konvensional.
Penelitian ini akan Tahap pertama pemodelan BIM
membandingkan perhitungan volume 3D dilakukan dengan memasukan denah
pekerjaan dan estimasi biaya pada Apartemen Urban Signature Ciracas –
pekerjaan struktur atas Proyek LRT City setiap lantai yang ada pada
Apartemen Urban Signature Ciracas – software AutoCAD ke dalam Autodesk
LRT City, antara metode konvensional Revit 2018. Tahap kedua adalah
dan menggunakan software Autodesk memasukan spesifikasi dimensi dan
Revit. jenis dan menggambarkan item
pekerjaan struktur yang akan dikerjakan
seperti kolom, balok, corewall, dan pelat
lantai. Setelah dilakukan pemodelan
86
Construction and Material Journal Volume 6 No.1
e-ISSN 2655-9625, [Link] Maret 2024
terhadap struktur dilanjutkan dengan Setelah dilakukan perhitungan
menggambarkan tulangan pada item volume pekerjaan, kemudian dilakukan
pekerjaan struktur sesuai dengan perhitungan estimasi biaya. Perhitungan
spesifikasi yang ada pada pedoman. estimasi biaya ini menggunakan nilai
Setelah seluruh item pekerjaan Analisa Harga Satuan (AHS) dari acuan
telah masuk ke dalam pemodelan BIM Permen PUPR Nomor 1 Tahun 2022,
3D, tahapan selanjutnya yaitu Pergub Nomor 10 Tahun 2020, serta
menghitung volume pekerjaan. sumber lainnya. Dari masing-masing
Perhitungan volume pekerjaan pada metode perhitungan volume pekerjaan,
Revit dilakukan menggunakan menu besar estimasi biaya pekerjaan struktur
Schedules, kemudian dipilih Material atas Apartemen Urban Signature
Takeoff. Ciracas – LRT City adalah pada estimasi
Terdapat perbedaan dalam hasil menggunakan BIM sebesar Rp
perhitungan volume pekerjaan struktur [Link] dan metode
atas proyek Apartemen Urban Signature konvensional sebesar Rp
Ciracas – LRT City. Pada pekerjaan [Link]. Selisih dari kedua
bekisting, selisih terbesar antara metode tersebut adalah sebesar Rp
perhitungan menggunakan BIM dan [Link] atau 6,69%.
konvensional adalah pada bekisting
kolom Lt. 19-27 dengan nilai 17,80%. KESIMPULAN
Nilai selisih terkecil pada perhitungan Berdasarkan hasil analisis yang
volume bekisting adalah 1%, pada pelat telah dilakukan, terdapat perbedaan
lantai Lt. 11-27. Dari hasil perhitungan volume pekerjaan antara metode BIM
juga didapatkan bahwa volume dan metode konvensional. Selisih
pekerjaan bekisting pada kolom dan terbesar adalah pada pekerjaan
balok menggunakan BIM lebih tinggi penulangan sebesar 20% dan selisih
hasilnya dibandingkan yang dihitung terkecil adalah pada pekerjaan
dengan metode konvensional. pembetonan pelat lantai Lt. 11-27
Pada perhitungan volume beton sebesar 0,3%. Dari perbedaan volume
pada pekerjaan kolom, balok dan pelat pekerjaan tersebut menyebabkan terjadi
lantai, selisih terbesar pada pekerjaan perbedaan pula pada estimasi biaya
balok lantai Lt. 11-27 sebesar 8,5%. pekerjaan. Selisih estimasi biaya yang
Sedangkan selisih terkecil pada didapat adalah sebesar 6,69%.
pekerjaan pelat lantai Lt. 11-27, dengan
nilai 0,3%. DAFTAR PUSTAKA
Dari seluruh pekerjaan, selisih [1] Andre Borrman, dkk. 2018.
volume terbesar adalah pada pekerjaan Building Information Modeling –
penulangan balok, kolom, corewall, dan Technology Foundations and
pelat lantai. Pada penelitian ini Industry, Springer.
perhitungan item pekerjaan penulangan [2] Rizki Dwi, dkk. 2021. Analisa
struktur digabung menjadi satu, yakni Quantity Take Off dan Rencana
penulangan balok, kolom, corewall dan Anggaran Biaya Dengan Metode
pelat lantai Lt.11-27. Hasil perhitungan Building Information Modeling
volume menunjukkan perbedaan selisih (BIM) Menggunakan Software
sebesar 20%. Perhitungan penulangan Autodesk Revit 2019 (Studi
dengan metode konvensional Kasus: Gedung LP3 Universitas
menunjukkan nilai yang lebih besar
dibandingkan dengan metode BIM.
87
Sekar Melanie Putri Aryadi dan Ayu Herzanita, Analisis Perbandingan Volume…
Negeri Semarang). dinamika Constraints, BINUS University,
TEKNIK SIPIL, 14(1), 27-31. 24 Maret 2020.
[3] Hani, dkk. 2016. Manajemen [9] Made Pastiarsa, 2015. Menyusun
Proyek Konstruksi, penerbit Estimasi Biaya Proyek, Teknosain,
Deepublish, Yogyakarta. Yogyakarta.
[4] Dwifitra Jumas. 2020. Model [10] Rizal M. R., dkk. 2021.
Estimasi Biaya Pada Bangunan Perbandingan Metode
Gedung, LPMM Universitas Bung Konvensional Dengan BIM
Hatta, Padang. Terhadap Efisiensi Biaya, Mutu,
[5] Seng Hansen. 2017. Quantity dan Waktu, Politeknik Negeri
Surveying, PT. Gramedia Pustaka Jakarta, Depok.
Utama, Jakarta. [11] Manlian Ronald, dkk. 2020.
[6] Ahmad Ali K., dkk. 2019. Kajian Faktor-Faktor Manajemen
Perbandingan Pengendalian Biaya Pembiayaan Proyek Dalam
Mutu dan Waktu Menggunakan Implementasi BIM Pada Proyek
Metode Konvensional dan Metode Bangunan Gedung, SNITT-
BIM. Prosiding Seminar Politeknik Negeri Balik Papan,
Intelektual Muda #1, Inovasi Ilmu Kalimantan Timur.
Pengetahuan, Teknologi, dan Seni [12] Sahadi, 2019. Anggaran Biaya
Dalam Perencanaan dan Proyek Konstruksi, Teknosain,
Perancangan Universitas Trisakti, Yogyakarta.
Jakarta. [13] Cristopher Triarman, dkk. 2018.
[7] Putri Khodijatus, dkk. 2021. Analisis Faktor Penyebab
Evaluasi Perancangan Anggaran Keterlambatan Waktu Pada
Biaya dan Waktu menggunakan Pekerjaan Struktur Atas Proyek
Metode BIM, Universitas Jember, Konstruksi, Lembaga Penelitian
Jawa Timur. Universitas Trisakti, Jakarta.
[8] [Link]
project-constraints/, 2020. Project
88
Construction and Material Journal Volume 6 No.1
e-ISSN 2655-9625, [Link] Maret 2024
Mulai
Studi Literatur
Identifikasi Masalah
Pengumpulan Data
Pemodelan BIM 3D
Perhitungan volume
Perhitungan Biaya
Analisis perbandingan dan
pembahasan
Kesimpulan dan saran
Selesai
Gambar 1. Diagram Alir Penelitian
Gambar 2. Denah Gedung pada software Autodesk Revit 2018
89
Sekar Melanie Putri Aryadi dan Ayu Herzanita, Analisis Perbandingan Volume…
Gambar 3. Hasil Pemodelan Gedung pada software Autodesk Revit 2018
Tabel 3. Hasil Perbandingan Volume Pekerjaan Struktur Atas
Volume Persentase
Deskripsi
No Selisih
Pekerjaan BIM Sat Konvensional Sat
Volume
1 Pekerjaan Kolom Lt. 11-18
Bekisting Kolom 7.044 m² 6.671 m² 5,60%
Beton fc' 40 Mpa 1.118,67 m³ 1.158 m³ 3,40%
2 Pekerjaan Kolom Lt. 19-27
Bekisting Kolom 7.914 m² 6.720 m² 17,80%
Beton fc' 35 Mpa 1.256,88 m³ 1.303 m³ 3,50%
3 Pekerjaan Corewall Lt. 11-18
Bekisting Corewall 3.444 m² 3.701 m² 7,00%
Beton fc' 40 Mpa 1.033,17 m³ 1.041 m³ 0,80%
4 Pekerjaan Corewall Lt. 19-27
Bekisting Corewall 3.886 m² 4.239 m² 8,30%
Beton fc' 35 Mpa 1.202,28 m³ 1.239 m³ 3,00%
5 Pekerjaan Balok Lt. 11-27
Bekisting Balok 34.999 m² 32.712 m² 7,00%
Beton fc' 35 Mpa 3.320,75 m³ 3.061 m³ 8,50%
6 Pekerjaan Plat Lantai 120 mm Lt. 11-27
Bekisting Plat Lantai 25.218 m² 25.484 m² 1,00%
Beton fc' 35 Mpa 3.026 m³ 3.035 m³ 0,30%
7 Pekerjaan Plat Lantai 150 mm Lt. 11-27
Bekisting Plat Lantai 7.506 m² 8.240 m² 8,90%
Beton fc' 35 Mpa 1.126 m³ 1.228 m³ 8,30%
8 Pekerjaan Penulangan Balok, Kolom, Corewall, dan Plat Lantai Lt. 11-27
Perakitan Tulangan 1.365.036 kg 1.710.522 kg 20,00%
9 Pekerjaan Wiremesh Lt.17-27
Wiremesh M6 123.110 kg 141.303 kg 12,90%
Wiremesh M7 122.312 kg 141.303 kg 13,40%
90
Construction and Material Journal Volume 6 No.1
e-ISSN 2655-9625, [Link] Maret 2024
Tabel 1. Hasil Perhitungan Volume Pekerjaan dan RAB Pekerjaan Struktur Atas
Dengan Metode BIM
No Deskripsi Pekerjaan Volume Sat Harga Satuan Total Harga
1 Pekerjaan Kolom Lt. 11-18
Bekisting Kolom 7.044 m² Rp 384.292 Rp [Link]
Beton fc' 40 Mpa 1.118,67 m³ Rp 1.345.196 Rp [Link]
2 Pekerjaan Kolom Lt. 19-27
Bekisting Kolom 7.914 m² Rp 384.292 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 1.256,88 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
3 Pekerjaan Corewall Lt. 11-18
Bekisting Corewall 3.444 m² Rp 409.592 Rp [Link]
Beton fc' 40 Mpa 1.033,17 m³ Rp 1.345.196 Rp [Link]
4 Pekerjaan Corewall Lt. 19-27
Bekisting Corewall 3.886 m² Rp 409.592 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 1.202,28 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
5 Pekerjaan Balok Lt. 11-27
Bekisting Balok 34.999 m² Rp 393.952 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 3.320,75 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
6 Pekerjaan Plat Lantai 120 mm Lt. 11-27
Bekisting Plat Lantai 25.218 m² Rp 453.292 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 3.026 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
7 Pekerjaan Plat Lantai 150 mm Lt. 11-27
Bekisting Plat Lantai 7.506 m² Rp 453.292 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 1.126 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
8 Pekerjaan Penulangan Balok, Kolom, Corewall, dan Plat Lantai Lt. 11-27
Perakitan Tulangan 1.365.036 kg Rp 17.616 Rp [Link]
9 Pekerjaan Wiremesh Lt.17-27
Wiremesh M6 123.110 kg Rp 13.727 Rp [Link]
Wiremesh M7 122.312 kg Rp 13.727 Rp [Link]
Total Biaya Pekerjaan Struktur Rp [Link]
Tabel 2. Hasil Perhitungan Volume Pekerjaan dan RAB Pekerjaan Struktur Atas
Dengan Metode Konvensional
No Deskripsi Pekerjaan Volume Sat Harga Satuan Total Harga
1 Pekerjaan Kolom Lt. 11-18
Bekisting Kolom 6.671 m² Rp 384.292 Rp [Link]
Beton fc' 40 Mpa 1.158 m³ Rp 1.345.196 Rp [Link]
2 Pekerjaan Kolom Lt. 19-27
Bekisting Kolom 6.720 m² Rp 384.292 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 1.303 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
3 Pekerjaan Corewall Lt. 11-18
Bekisting Corewall 3.701 m² Rp 409.592 Rp [Link]
Beton fc' 40 Mpa 1.041 m³ Rp 1.345.196 Rp [Link]
4 Pekerjaan Corewall Lt. 19-27
Bekisting Corewall 4.239 m² Rp 409.592 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 1.239 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
5 Pekerjaan Balok Lt. 11-27
Bekisting Balok 32.712 m² Rp 393.952 Rp [Link]
91
Sekar Melanie Putri Aryadi dan Ayu Herzanita, Analisis Perbandingan Volume…
No Deskripsi Pekerjaan Volume Sat Harga Satuan Total Harga
Beton fc' 35 Mpa 3.061 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
6 Pekerjaan Plat Lantai 120 mm Lt. 11-27
Bekisting Plat Lantai 25.484 m² Rp 453.292 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 3.035 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
7 Pekerjaan Plat Lantai 150 mm Lt. 11-27
Bekisting Plat Lantai 8.240 m² Rp 453.292 Rp [Link]
Beton fc' 35 Mpa 1.228 m³ Rp 1.298.276 Rp [Link]
8 Pekerjaan Penulangan Balok, Kolom, Corewall, dan Plat Lantai Lt. 11-27
Perakitan Tulangan 1.710.522 kg Rp 17.616 Rp [Link]
9 Pekerjaan Wiremesh Lt.17-27
Wiremesh M6 141.303 kg Rp 13.727 Rp [Link]
Wiremesh M7 141.303 kg Rp 13.727 Rp [Link]
Total Biaya Pekerjaan Struktur Rp [Link]
92