LAPORAN PENELITIAN
DAMPAK MEMBUANG SAMPAH DI
LINGKUNGAN MASYARAKAT
Guru Pengampu ; [Link] Jauhari Umam [Link]
Di Susun Oleh;
Kelompok 1
Ahmad Shobahun Ni’am
Muhammad Zaqi Al Fattah
Nizar Miftahun Najah
Nuh Aulia Sufi
Rizqi Bagus Adhar
KELAS X D
MA MATHOLIUL HUDA BUGEL
TAHUN PELAJARAN 2023/2024
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Sampah atau limbah masyarakat adalah sampah yang berasal dari kegiatan sehari-hari dalam
masyarakat yang tidak termasuk tinjak dan sampah spesifik.
Dampak sampah dapat mempengaruhi terhadap pencemaran lingkungan seperti penurunan kualitas
air ,maka akan mempengaruhi terhadap tingkat kesehatan bagi orang lain.
Dalam pengelolaan sampah masyarakat ada hambatan yang terjadi seperti kurangnya tingkat
kepedulian dari lingkungan masyarakat,kurangnya tempat tempat pembuangan sampah, kurangnya
penegakkan hukum terhadap para pelanggarnya, tingginya laju timbulan sampah, kepedulian
masyarakat yang masih rendah sehingga suka berperilaku membuang sampah sembarangan,
keengganan untuk membuang sampah pada tempat yang sudah di sediakan
Perilaku buruk ini sering kali menyebabkan bencana di musim hujan karena saluran-saluran air
tersumbat sampah sehingga terjadi banjir. Sampah bertanggungjawab setiap daerah untuk mencegah
atau memperkecil pencemaran yang dapat di timbulkan.
Pada penelitian ini maka peneliti akan mendalami lebih lanjut tentang Dampak Membuang Sampah
Sembarang di Lingkungan Masyarakat.
B. Rumusan Masalah
[Link] pengaruh membuang sampah sembarang di lingkungan masyarakat?
[Link] cara meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada
tempatnya?
C. Tujuan Penelitian
[Link] mengetahui pengaruh membuang sampah di lingkungan masyarakat.
[Link] meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.
D. Manfaat Penelitian
1. Manfaat Teoritis
a. Menambah wawasan ilmu dampak dari membuang sampah di lingkungan masyarakat.
2. Manfaat Praktis
a. Meningkatkan kebersihan pada lingkungan.
b. Mengedukasi masyarakat mengenai bagaimana cara mendaur ulang sampah.
BAB II
LANDASAN TEORI
A. Definisi Sampah
Menurut World Health Organization (WHO) sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak
dipakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi
dengan sendirinya (Chandra 2007).Undang-Undang Pengelolaan Sampah Nomor 18 tahun 2008
menyatakan sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau dari proses alam yang berbentuk
padat (RI 2008).Potongan hewan atau sayur-sayuran hasil dari pengolahan, pembuatan dan penyediaan
makanan yang sebagian besar terdiri dari zat-zat yang mudah membusuk.
• Dampak Sampah
a. Dampak terhadap kesehatan adalah dapat menjadi tempat berkembang biak Organisme
yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, meracuni hewan dan Tumbuhan yang
dikonsumsi oleh manusia.
b. Dampak terhadap lingkungan dapat menyebabkan mati atau punahnya flora Dan fauna
serta menyebabkan kerusakan pada unsur-unsur alam seperti Terumbu karang, tanah,
perairan hingga lapisan ozon.
c. Dampak terhadap sosial ekonomi yaitu menyebabkan timbulnya bau busuk,
Pemandangan buruk yang sekaligus berdampak negatif pada pariwisata seperti
Bencana banjir
B. Definisi Lingkungan Masyarakat
Lingkungan masyarakat merupakan tempat berbaurnya semua komponen masyarakat, baik dari
agama, etnis keturunan, status ekonomi maupun status sosial. Pengaruh yang ada di masyarakat dapat
mempengaruhi anak terhadap dunia pendidikan. Dengan demikian dalam pergaulan sehari-hari antara
anak dengan anak dalam masyarakat juga ada yang setara dan ada yang lebih lebih dewasa dalam bidang
tertentu.
Dalam lingkungan masyarakat anak dituntut untuk dapat saling menghormati antara teman sebaya
dengan orang yang usianya terlampau jauh dengan dirinya. Kebiasaan seseorang yang tidak
menghormati lawan bicara yang lebih tua akan terbawa menjadi kebiasaannya dalam berbicara
seharihari. Apabila dalam masyarakat anak dapat menghargai mereka yang lebih tua darinya, otomatis
dalam lingkungan yang lainnya mereka akan lebih terbiasa. Misalnya jika anak bertemu dengan warga
di jalan hendaknya anak menyapa mereka dahulu dan jika sedang ada gotong royong anak harus ikut
serta membantu kegiatan tersebut. Menurut St. Munajat Danusaputra, Lingkungan merupakan kondisi
yang di dalamnya terdapat manusia dan aktivitasnya. Lingkungan masyarakat mempengaruhi
kesejahteraan manusia dan tingkah laku manusia yang tinggal di dalamnya. Mengucapkan salam ketika
bertamu juga menjadi hal yang paling penting, di mana anak secara tidak langsung sudah menghargai
siapa yang akan didatanginya.
Dalam bergaul anak harus memilah teman yang akan diajak bergaul, jangan sampai salah memilih
teman yang tidak beretika dan tidak sopan sesuai dengan norma yang ada di [Link] dari
masyarakat juga akan membantu dalam meningkatkan peran dan minat dalam berpendidikan. Tanpa
adanya ikut serta maka mustahil pendidikan akan dapat [Link] antara orang tua dan
masyarakat harus saling memberikan dukungan dan masukan sehingga dapat tercapai pendidikan sesuai
dengan permintaan masyarakat.
[Link] Pustaka
1. Penelitian pertama di tulis oleh Hasbiyadi. 2020. “Upaya Pemanfaatan Sumber Daya Alam
dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan di Desa Mambulilling,Kecamatan Mamasa”dengan
metode kualitatif Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan. Vol (4) No 1 2020 menjelaskan
tentang Kebersihan lingkungan merupakan salah satu cara dalam mencapai hidup yang
[Link] mengenai sampah Membutuhkan perhatian yang lebih dari Berbagai pihak,
baik dari pemerintah maupun masyarakat sekitar. Dengan ini maka program bertujuan untuk
membantu mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan .Program kerja bidang lingkungan
meliputi pembuatan banner tentang ajakan menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan
sosialisasi menjaga kebersihan lingkungan.
2. Penelitian ke dua di tulis oleh Rosmidah Hasibuan, SPd, [Link] dengan judul “Analisis Dampak
Limbah/Sampah Rumah Tangga terhadap Pencemaran Lingkungan Hidup” dengan metode
kualitatif Jurnal Ilmiah “Advokasi” Vol. 04. No. 01. Maret 2016 menjelaskan tentang
Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga, di perlukan
adanya penegakan hukum terhadap pelaku pencemaran lingkungan hidup serta memberikan
sanksi yang berat dan terhadap limbah rumah tangga diperlukan adanya aturan jelas dan tegas
serta adanya sosialisasi yang terus menerus kepada masyarakat tentang pengelolaan limbah
rumah tangga;
1. Hambatan dalam pengelolaan limbah rumah tangga karena adanya ke tidak pedulian dari
lingkungan rumah tangga itu sendiri, kurangnya peran dari masyarakat itu sendiri,
kurangnya ketersediaan tempat sampah dari pemerintah, tidak adanya perencanaan dari
perusahaan tentang kemasan yang dapat didaur ulang.
2. Cara penanganan limbah rumah tangga dapat dilakukan dengan cara daur ulang,
pembakaran,pengomposan, pemisahan, dan pembusukan.
• Persamaan dan Perbedaan
Persamaan antara penelitian kelompok ini dengan penelitian yang pertama adalah sama-sama
membahas tentang kebersihan lingkungan.
Perbedaannya antara penelitian kelompok ini dengan penelitian yang pertama adalah program kelompok
ini yang di lakukan di masyarakat dan program penelitian yang lain di lakukan di desa ataupun
perkotaan yaitu di desa Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Persamaan antara penelitian kelompok ini dengan penelitian yang kedua adalah sama sama membahas
tentang dampak sampah.
Perbedaan antara penelitian kelompok ini dengan penelitian yang ke dua adalah cara pengelolaan
sampah di rumah tangga dan masyarakat.
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Kualitatif dan Penelitian Kepustakaan (Library
Research)
Penelitian Kualitatif, Penelitian Kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung
menggunakan analisis. Proses dan makna lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori
dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan.
Penelitian Kepustakaan (Library Research),Penelitian Kepustakaan (Library Research) adalah
penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik berupa buku, catatan
maupun laporan hsil penelitian dari penelitian terdahulu.
[Link] Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang kami gunakan adalah dokumentasi. Dokumentasi merupakan suatu
metode pengumpulan informasi dengan mempelajari dokumen-dokumen untuk memperoleh informasi
yang berkaitan dengan masalah yang sedang dipelajari. Dokumentasi merupakan salah satu cara di mana
peneliti kualitatif dapat memvisualisasikan perspektif subjek melalui materi tertulis atau dokumen lain
yang dihasilkan langsung oleh orang-orang yang terlibat.
[Link] Analisis Data
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah [Link] deskriptif adalah
metode penelitian dengan cara mengumpulkan data-data sesuai dengan yang sebenarnya kemudian
data-data tersebut disusun, diolah dan dianalisis untuk dapat memberikan gambaran mengenai masalah
yang ada.
DAFTAR PUSTAKA
Bintarto, R. 1997. Geografi kota, pengantar,Cetakan pertama. Yogyakarta. Spring.
[Link] (27 Mei 2024)
19.00 WIB
Mulia, R.M. (2005). Kesehatan [Link]: Graha Ilmu.
Rezaldy, A. Indah, P. Anggun, Y. Anugerah, H. 2021. “ Meningkatkan Kesadaran Menjaga Kesehatan
dan Kebersihan Lingkungan Masyarakat” Jurnal Abdimas Bina Bangsa. Vol (02) No 01 2021 (27 Mei
2024) 19.00 WIB
Sastrawijaya,A.T(2000). Pencemaran Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta.
Wardhana,W.A.(2001). Dampak Pencemaran Lingkungan. Yogyakarta:Andi.
[Link] (27 Mei 2024) 19.00
WIB