INFORMASI UMUM
IDENTITAS PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Nama Penyusun : Ghousy Indriyani Kelas / Semester : IX / Ganjil
Satuan Pendidikan : SMPN 1 MENGGALA Alokasi Waktu : 2 JP (2 x 40 menit)
Mata Pelajaran : Matematika Fase : D
Materi : Sistem Persamaan Iinier
Dua Variabel
DIMENSI PROFIL LULUSAN
Imtaq : Menyadari belajar matematika sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.
Kewargaan : Menunjukkan sikap adil dan bertanggung jawab saat kerja kelompok.
Kreativitas : Membuat model SPLDV dari jajan nyata dan ditempel di karton.
Mandiri : Menyelesaikan masalah secara individu maupun kelompok.
Komunikasi : Menyampaikan ide pemodelan dengan jelas.
Kesehatan : Membiasakan pola hidup sehat dan ramah lingkungan.
Kolaboras : Diskusi kelompok dalam membuat model SPLDV.
Penalaran Kritis: Menganalisis masalah jajan untuk menemukan pemodelan matematis.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran peserta didik dapat :
Menyelesaikan masalah nyata menggunakan konsep sistem persamaan linear dua variabel
Menerapkan konsep SPLDV dalam kehidupan sehari-hari
PRAKTIK PEDAGOGIK
Pendekatan : Deep Learning
Model Pembelajaran : Problem Based Learning
Metode : Diskusi kelompok, demonstrasi, latihan soal dan presentasi
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) bisa dikaitkan (kemitraan/kolaborasi) dengan guru mata
pelajaran lain serta pihak lain agar pembelajaran lebih bermakna. Berikut contoh kemitraannya :
IPS (Ekonomi)
SPLDV digunakan untuk menghitung masalah ekonomi sederhana, misalnya menentukan harga dua jenis
barang, keuntungan usaha, atau perbandingan biaya produksi.
I PA
Memodelkan hubungan antara zat (misalnya perbandingan volume dan massa zat cair).Bahasa Inggris:
peserta didik membuat soal cerita SPLDV dalam bahasa Inggris.
Bahasa Inggris
Peserta didik membuat soal cerita SPLDV dalam bahasa Inggris.
Dengan pihak lain
Kerjasama dengan pedagang kantin/sekolah untuk mengambil data harga jajanan yang bisa dimodelkan
menjadi SPLDV.
LINTAS DISIPLIN ILMU
Materi SPLDV bisa masuk ke berbagai disiplin ilmu, contohnya:
Matematika × Ekonomi (IPS)
Contoh: harga 2 nasi goreng dan 1 minuman Rp30.000, sedangkan 1 nasi goreng dan 2 minuman Rp25.000
→ tentukan harga nasi goreng & minuman.
Matematika × Sains (IPA)
Contoh: campuran larutan A dan B, diketahui konsentrasi dan jumlah tertentu → dimodelkan dengan
SPLDV.
Matematika × Geografi (IPS)
Contoh: perhitungan jarak tempuh dua kendaraan dengan kecepatan berbeda
Matematika × Bahasa
Menulis soal cerita SPLDV dalam bentuk narasi (bahasa Indonesia/Inggris).
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN
Pembelajaran memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menelusuri dan menciptakan pola dengan
memanfaatkan lingkungan fisik dan virtual:
Kelas ditata fleksibel
Suasana nyaman, menyenangkan, mendukung interaksi.
PEMANFAATAN DIGITAL
Video Pembelajaran tentang Sistem Persamaan Linier Dua Variabel dalam kehidupan sehari-hari.
Platform spin online untuk menentukan tugas yang akan diselesaikan tiap kelompok.
LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan Ke-4 (2 JP – 80 Menit)
Prinsip Pembelajaran: Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan
Pendahuluan (15 Menit)
(Mindful) :
1. Guru membuka pelajaran dengan salam
2. Guru menyapa dan menanyakan kabar peserta didik
3. Guru meminta ketua kelas untuk memimpin doa untuk memulai pembelajaran
4. Guru memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.
5. Guru mengajak peserta didik untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya
6. Guru memeriksa kesiapan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran.
Apersepsi (Meaningful) :
Guru memandu peserta didik mengingat materi pada pertemuan sebelumnya tentang menyelesaikan sistem
persamaan linear dua variabel menggunakan metode eliminasi dan substitusi. Selanjutnya guru mengaitkan
pembelajaran pertemuan sebelumnya dengan pertemuan hari ini.
"Minggu lalu kita sudah belajar bagaimana menyelesaikan SPLDV dengan metode substitusi dan metode
eliminasi. Ada yang masih ingat langkah-langkahnya?. Sekarang kita akan melihat bahwa SPLDV itu bukan
sekadar angka di papan tulis. Ternyata, metode ini bisa membantu kita menyelesaikan masalah nyata dalam
kehidupan sehari-hari.
Motivasi (Joyful) :
Guru membuat suasana menyenangkan dengan permainan singkat (Game: Tebak Harga Rahasia). Selanjutnya
peserta didik mencoba menjawab dengan semangat (walaupun menebak) dan guru menutup dengan kalimat
motivasi:
"Wah, seru ya! Ternyata menebak harga tidak bisa sembarangan, kita butuh cara yang sistematis. Nah, caranya
ada di materi kita hari ini: SPLDV."
Pemberian acuan :
Guru menyampai tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini
Kegiatan Inti (60 Menit)
Orientasi peserta didik pada masalah:
1. Guru menayangkan vidio guru menayangkan vidio yang diamati peserta didik tentang contoh
permasalahan SPLDV dalam kehidupan sehari-hari.
Link vidio:
2. Guru menanyakan informasi apa saja yang diperoleh peserta didik dari tayangan vidio yang diamati.
3. Guru memberikan pertanyaan pematik
a) Menurut kalian, bagaimana cara membuat model matematika dari permasalahan tersebut?
b) Bagaimana langkah-langkah menyelesaikanmasalah SPLDV dengan metode gabungan?
3. Guru memberikan penjelasan umum mengenai membuat model matematika dan langkah-langkah
penyelesaian masalah SPLDV dengan metode gabungan.
Mengorganisasikan peserta didik :
1. Guru memeriksa kembali kelompok yang sudah ditentukan pada pertemuan sebelumnya.
2. Guru menanyakan bahan-bahan untuk praktik pembuatan model SPLDV.
3. Guru menjelaskan langkah-langkah kerja untuk pembuatan model SPLDV menggunakan snack yang
telah disiapkan.
4. Guru memberikan LKPD pada setiap kelompok
5. Guru membimbing setiap kelompok untuk menempelkan snack yang dibeli pada karton dan
mengarahkan membuat dua situasi pembelian berbeda, lalu menuliskan model SPLDV.
6. Guru mengarahkan setiap kelompok untuk menempelkan karton pada papan tulis.
7. Guru menggunakan spin online untuk menentukan model SPLDV yang akan dikerjakan setiap
kelompok.
Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok:
1. Peserta didik melakukan Ice breaking agar tetap rileks dan membangun suasana yang menyenangkan.
2. Guru membimbing setiap kelompok dalam menyelesaikan LKPD dan diberi arahan ketika menemukan
kesulitan.
3. Peserta didik berdiskusi untuk menyelesaikan model SPLDV dengan metode gabungan yang sudah
dipelajari.
Mengembangkan dan Menyajikan hasil:
1. Peserta didik menyelesaikan seluruh kegiatan pada LKPD dan bersiap untuk melakukan presentasi
2. Setiap kelompok bergiliran untuk maju kedepan kelas dan mempresentasikan hasil diskusi model
SPLDV dari jajan yang ditempel di kartonyang dan ditampilkan didepan kelas
Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah:
1. Saat presentasi dan tanya jawab, peserta didik dari kelompok lain boleh menanggapi atau mengajukan
pertanyaan kepada kelompok penyaji materi.
2. Peserta didik megumpulkan LKPD yang telah dikerjakan.
3. Peserta didik mengerjakan soal evaluasi individu
Penutup (10 Menit)
1. Guru bersama pesera didik menyimpulkan pembelajaran hari ini
2. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran dengan menjawab pertanyaan refleksi
secara lisan.
3. Guru memberikan motivasi jangan lelah untuk belajar.
4. Guru mengakhiri pembelajaran dengan mengucapkan salam
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Awal Pembelajaran - ):
Format: Tes Lisan singkat (kuis interaktif)
Pertayaan pematik:
1) Bagaimana kabar kalian hari ini ?
2) Apakah kalian pernah mengalami kesulitan dalam membayar jajaan dikantin?
3) Apakah masih ingat metode eliminasi dan subtitusi pada pelajaran dikelas 8?
Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran ):
Observasi: Guru mengamati sikap dan partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan
bekerja sama,kemandirian dalam mengerjakan tugas, dan penggunaan strategi pemecahan masalah.
(Digunakan ceklis observasi atau catatan anekdot).
Penilaian Lembar Kerja Kelompok: Mengevaluasi pemahaman konsep dan kemampuan aplikasi
saatmengerjakan tugas kelompok.
Presentasi: Menilai kemampuan komunikasi dan penalaran kritis dalam menyampaikan hasil eksplorasi atau
solusi masalah.
Refleksi Diri: Mengevaluasi pemahaman peserta didik tentang materi yang telah dipelajari dan
mengidentifikasi area yang masih memerlukan bantuan
Asesmen Sumatif (Akhir Pembelajaran )
Format : Tes tertulis individu
1. Pada hari minggu siti menemani ibunya untuk berbelanja kepasar. Adapun beberapa bahan makanan yang
dibeli Siti dari sebuah toko adalah 2kg udang dan 3kg ikan dengan membayar Rp. 175.000,00. tidak lama
kemudian teman Siti yang bernama Ani juga datang membeli 3kg udang dan 1 kg ikan dengan membayar Rp.
245.000,00. Berapakah harga yang harus dibayar jika ingin membeli 3kg ikan dan 3kg udang?