0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan58 halaman

RKT SD Negeri 11 Teupah Barat 2024

Rencana Kerja Tahunan (RKT) SD Negeri 11 Teupah Barat untuk tahun 2024-2025 disusun berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) dan hasil Rapor Pendidikan. RKT ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui program yang terencana dan melibatkan berbagai pihak terkait. Penyusunan RKT meliputi analisis data pendidikan, identifikasi masalah, dan langkah perbaikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.

Diunggah oleh

nonamaria916
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan58 halaman

RKT SD Negeri 11 Teupah Barat 2024

Rencana Kerja Tahunan (RKT) SD Negeri 11 Teupah Barat untuk tahun 2024-2025 disusun berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) dan hasil Rapor Pendidikan. RKT ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui program yang terencana dan melibatkan berbagai pihak terkait. Penyusunan RKT meliputi analisis data pendidikan, identifikasi masalah, dan langkah perbaikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.

Diunggah oleh

nonamaria916
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KERJA TAHUNAN

(RKT)
T AHUN 2024-2025

DISUSUN OLER
KHASRUDDIN,
[Link].
KEPALA SEKOLAH

PEMERINTAH KABUPATEN SIMEULUE


DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR
NEGERI 11 TEUPAH BARAT Alamat : Jin. Tgk. Diujung
Sinabang-Kp. Aie Desa Naibos Kee. Teupah Barat
LEMBAR PENGESAHAN
RENCANA KERJA TAHUN AN (RKT) TAHUN 2024

SD NEGERI II TEUPA I BARA

T KA BUPATEN SIMEULUE

Rencan a Kerja Tahunan (RKT) SD Ncgcri 11 Teupah Baral Kabupatcn


Simeulue telah disusun sesuai mekanisme Perencanaan Berbasis data (PBD) dan
merupakan penjabaran dari Rapor Pendidikan SD Negeri II Teupah Barat tahun
2021/2022 dan 2022/2023. Untuk selanjutnya RKT ini diimplementasikan pada
Rencana Kegiatan dan Anggaran Sckolah (RKAS) tahun 2023 dan tahun 2024, maka
scbagai wujud legalitas RKT ini perlu pengesahan dari pcmangku kcpcnlingan.

e,I 5 Juli 2024


ha...24["S lI Teupah Barat, eupah Barat ,

DIN, [Link]
NIP. 19800203 200904 I 004

Mengesahkan,
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas
Pendidikan Kabupaten Simeulue,

AGUSMAN, [Link]
NIP. 19671009 200312 I 002

g Dipindai dengan Cam Scanner


KA TA PENGANTAR

Berkat rahmat dan karunia-Nya semata, kami telah dapat menyusun

rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah, yang akan digunakan

sebagai pedoman dalam melaksanakan program pendidikan. Rencana Kerja

Tahunan Kepala Sekolah yang tertib dan teratur sangat diperlukan untuk

peningkatan kemampuan dalam pengelolaan pendidikan di sekolah.

Peningkatan tersebut akan berdampak positif, yaitu makin meningkatnya

efisiensi, mutu, dan perluasan pendidikan dasar.

Program Kerja Kepala Sekolah ini disusun sebagai penyesuaian dari

Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang didasarkan pada rapor

pendidikan Sekolah, serta digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan

kegiatan operasional di sekolah, sehingga akan memperlancar kerja

Kepala Sekolah. Penyusunan Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah ini

melibatkan unsur yang terkait, yaitu unsur Kepala Sekolah, Guru, tendik dan

Pengurus Komite Sekolah, yang sebelumnya telah diuji kelayakannya.

Program Kerja Kepala Sekolah ini meliputi:

1. Pendahuluan

2. Profil dan Rapor Pendidikan

3. Perencanaan Berbasis Data (PBD)

4. Rencana Kerja Tahunan (RKT)

5. Jadwal Kegiatan Tahunan

6. Penutup

Dalam penyusunan Rencana Kerja Tahunan Kepala Sekolah ini,

kami sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari kekurangan

maupun kesalahan, namun demikian tentunya pasti masih banyak terdapat

kekurangan

2
maupun kesalahan. Untuk itu kami sangat berterima kasih apabila dari semua

pihak sudi memberikan saran maupun kritik, demi kelancaran tugas yang kami

emban.

Akh irnya kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak

yang telah mendukung kami, utamanya kepada Kepala Dinas Pendidikan,

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Simeulue,

Pengawas SD, Ketua KKK S Kecamatan Teupah Barnt yang telah banyak

memberikan bimbingan dan petunjuk demi kelancaran penyusunan program

kerja ini. Terima kasih

Naibos, 15 Juli 2024


Kepala SD Negeri 11 Teupah Barnt,

KHASRUDDIN, [Link]
NIP. 19800203 200904 1 004

3
DAFTARISI

LEMBAR PENGESAHAN 1
KATAPENGANTAR 2
DAFTAR!S1 3
BAB 1 PENDAHULUAN 3
A. Latar Belakang Masalah 5
B. Dasar Hukum 6
BAB 2 PRO FIL DAN RAPOR PENDIDIKAN 8
A. Profil Pendidikan 8
B. Rapor Pendidikan 9
BAB 3 PERENCANAAN BERBASIS DATA 15
1. Identifikasi Masalah 15
2. Refleksi 16
3. Benahi 17
BAB 4 REN CANA KEGIATAN TAHUNAN 22
A Rencana Kerja Tahunan (RKT) 22
B. Jadwal Kegiatan Tahunan 39
BAB 5 PENUTUP 42
A. KESIMPULAN 42
B. REKOMENDASI 42

4
BAB 1 PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan merupakan salah satu bagian yang sangat penting


dalam pembangunan sumber daya manusia, oleh sebab itu sebagai
upaya untuk
meningkatkan mutu dan pemerataan pendidikan, maka dipandang perlu adanya
upaya yang dilaksanakan secara terencana, terarah, dan terpadu untuk
menyempumakan kegiatan-kegiatan sekolah, sehingga penyelenggaraan pendidikan
dapat berjalan lebih optimal dan memenuhi harapan semua pihak yang
berkepentingan (stakeholders).
Upaya-upaya yang terus bergulir dalam rangka peningkatan kualitas
(quality) dan pemerataan kesempatan (equity) pendidikan diantaranya melalui
penerapan program wajib belajar 9 dan 12 tahun, standarisasi kurikulum, proses,
ketenagaan, pembiayaan, sarana/prasarana, kompetensi lulusan, penilaian, dan
manajemen dan pencitraan publik.
Rencana kerja tahunan adalah perencanaan program kerja yang akan
digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan kerja dalam waktu satu tahun yang
akan datang. Rencana kerja tahunan ini membantu sebuah tim atau kelompok
yang lebih besar untuk mengetahui hal apa saja yang ingin dicapai, memecah
pekerjaan menjadi lebih ringan dan ringkas dan juga mencari cara terbaik untuk
mencapai tujuan tersebut.
SD Negeri 11 Teupah Barat merupakan satuan pendidikan dasar yang
berlokasi di Desa Naibos Kecamatan Teupah Barat Kabupaten Simeulue yang
memiliki pendidik dan tenaga kependidikan yang terdiri dari 1 kepala sekolah, 7
guru kelas, 1 orang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, 1 orang
guru matematika, 1 orang guru pendidikan j asmani dan
olahraga 2 orang tenaga kependidikan yaitu Operator Sekolah dan Tenaga
Administrasi sekolah. SD Negeri 11
Teupah Barat mempunyai jumlah peserta didik pada tahun pelajaran 2023/2024
adalah
44 siswa, sedangkan untuk tahun pelajaran 2024/2025 adalah 52 siswa. Berdasarkan data
tersebut SD Negeri 11 Teupah Barat mencapai kenaikan jumlah peserta didik dari
tahun pelajaran sebelumnya yakni sejumlah 3 orang siswa.
Pada tahun 2022 telah dilaksanakan asesmen nasional berbasis
komputer (ANBK) untuk siswa kelas V (lima) sejumlah 11 siswa. Hasil dari
asesmen tersebut maka keluarlah profil pendidikan yang menjadi laporan rapor
pendidikan yang diperoleh melalui platform rapor pendidikan. Rapor
pendidikan inilah yang memberikan gambaran nilai capaian siswa dari dimensi
A, B, C, D dan E yang selanjutnya oleh satuan pendidikan dasar dijadikan
acuan untuk membuat perencanaan baik rencana kerja tahunan (RKT)
maupun rencana kegiatan dan anggaran sekolah (RKAS).
Rencana Kerja Tahunan SD Negeri 11 Teupah barat Tahun 2024
ini merupakan hasil dari proses identifikasi, refleksi dan benahi (IRB) dari laporan
rapor pendidikan tahun 2023 yang merupakan hasil dari proses asesmen
nasional tahun
2024 yang terkenal dengan istilah
ANBK.

5
Dalam laporan rapor pendidikan yang merupakan indikator
prioritas pendidikan dasar dan menengah meliputi: kemampuan literasi,
kemampuan numerasi, karakter, iklim keamanan sekolah dan iklim kebinekaan.
Dari indikator prioritas tersebut dianalisis berdasarkan nilai capaian yang diperoleh
berdasarkan proporsi kemampuan siswa. Selanjutnya dari nilai capaian tersebut
dianalisis melalui proses identifikasi, refleksi dan benahi (IRB) yang akan
menjadi dasar untuk perencanaan berbasis data (PBD).
Perencanaan Berbasis Data (PBD) adalah bentuk pemanfaatan data pada
platform Rapor Pendidikan sebagai bentuk intervensi satuan maupun dinas
pendidikan maupun pemerintah daerah terhadap mutu dan capaian pendidikannya
dan bertujuan untuk mencapai peningkatan serta perbaikan mutu pendidikan yang
berkesinambungan.
Perencanaan Berbasis Data (PBD) bertujuan untuk memberikan perbaikan
pembelanjaan anggaran serta pembenahan sistem pengelolaan satuan pendidikan
yang efektif, akuntabel dan konkret. Selain itu, Perencanaan Berbasis Data (PBD)
juga disesuaikan dengan kebutuhan satuan pendidikan atau dinas berdasarkan
identifikasi masalah yang berasal dari data pada platform Rapor Pendidikan, yang
kemudian mendorong satuan pendidikan dan dinas pendidikan untuk melakukan
pembenahan melalui penyusunan kegiatan peningkatan capaian berdasarkan hasil
identifikasi dan refleksi terhadap capaian di Rapor Pendidikan dan kondisi lapangan.
Terdapat 3 langkah sederhana dalam proses Perencanaan Berbasis Data (PBD), yaitu
Identifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB) yang selanjutnya disebut RKT.

B. Dasar Hukum
1. Dasar Hukum perencanaan berbasis data diatur dalam PP No. 57 tahun
2021 tentang Standar Nasional Pendidikan;
Pasal 28 berbunyi
Perencanaan kegiatan Pendidikan bertujuan untuk peningkatan kualitas
proses dan hasil belajar secara berkelanjutan berdasarkan evaluasi
diri Satuan Pendidikan.
Perencanaan kegiatan Pendidikan dituangkan dalam rencana kerja
jangka pendek dan rencana kerj a j angka menengah.
Pasal 48 berbunyi:
• Evaluasi sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan terhadap: a. pendidikan anak usia
dini; dan b. pendidikan dasar dan menengah.
• Evaluasi sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah sebagaimana
dimaksud pada ayat ( 1) bertujuan untuk perluasan akses dan peningkatan
mutu layanan Pendidikan daerah sesuai kebutuhan Satuan Pendidikan
dan program Pendidikan.
2. Permendikbud Ristek No. 09 tahun 2022 tentang Evaluasi Sistem Pendidikan oleh
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Terhadap Pendidikan Anak Usia
Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

6
Pasal 24 Berbunyi :
• Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah berdasarkan profil
pendidikan daerah.
• Evaluasi sistem pendidikan oleh Pemerintah Daerah dilaksanakan terhadap:
a. Pendidikan Anak Usia Dini; dan
b. Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah. Pasal 26 berbunyi:
• Hasil Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Daerah dimanfaatkan oleh
Pemerintah Daerah sebagai bahan untuk melakukan penyesuaian kebijakan dan
perencanaan program dalam rangka peningkatan akses, mutu, relevansi, dan tata
kelola penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kewenangannya.
Pasal 28
Hasil Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah
dimanfaatkan oleh Satuan Pendidikan untuk:
• mengidentifikasi masalah pendidikan yang perlu mendapatkan prioritas
berdasarkan indikator dalam profil Satuan Pendidikan atau profil program
pendidikan kesetaraan;
• mendalami hasil identifikasi masalah pendidikan untuk menemukan akar
masalah dan merumuskan langkah perbaikan; dan
• melakukan perencanaan program untuk mengatasi akar masalah

7
BAB 2 PRO FIL DAN RA POR PENDIDIKA N
Profil Pendidikan

Profil pendidikan adalah Laporan Komprehensif mengenai layanan


pendidikan sebagai hasil dari Evaluasi Sistem Pendidikan yang digunakan
sebagai landasan untuk peningkatan mutu layanan pendidikan dan penetapan Rapor
Pendidikan.
Profil Pendidikan terdiri dari indikator-indikator yang merefleksikan
delapan Standar Nasional Pendidikan dan mencakup area yang berkaitan
dengan input, proses, dan output pembelajaran
Gambar 1. Kerangka Profil Pendidikan
Output

Kualitas Capaian Kualitas


Kualitas Sumber Daya
Pembelajaran Proses Manusia dan Sekolah
Siswa Belajar
Siswa


Mutu dan relevansl
pembelajaran

[ Dimensi A J Dimensi D Dimensi C Dimensi E

Dimensi B

8 Standar Nasional Pendidikan

<---O_u_tp_u_t --~I ~I__P_1_1o_se_s ~ <---'~np_u_·t


~
Standar Kompetensi Lulusan Standar lsi Standar GTK

Standar Proses Standar

Sarpras

Dimensi A Dimensi B
Standar Penilaian Standar Pembiayaan

Standar Pengelolaan

Dimensi C Dimensi E

Dimensi
D

Gambar 2. Struktur Profil


Pendidikan
A. Rapor Pendidikan
1. Pengertian
Rapor Pendidikan adalah Indikator terpilih Dari Profil Pendidikan yang
merefleksikan prioritas Kemendikbud Ristek yang digunakan untuk menilai kinerja
daerah dan satuan pendidikan. Rapor Pendidikan diperoleh dari perbandingan nilai
indikator antar tahun.
Untuk mengetahui rapor pendidikan satuan pendidikan maka Kepala
sekolah
atau pun admin sekolah dapat melihat dan mengunduh rapor pendidikan
melalui

8
tautan [Link] atau Platform rapor pendidikan.
Platform Rapor pendidikan adalah aplikasi berbasis web yang menampilkan
informasi Profil Pendidikan dan Rapor Pendidikan. Platform Rapor Pendidikan dapat
diakses oleh pengguna yang memiliki akun belajar sesuai dengan kewenangannya.
Pada rapor pendidikan terdapat indikator yang menjadi prioritas pendidikan
dasar diantaranya:
A.1 Kemampuan literasi
A.2 Kemampuan Numerasi
A.3 Karakter
D.4 lklim Keamanan Sekolah
D.8 lklim Kebhinekaan Sekolah.
Setelah melihat hasil dari Rapor Pendidikan, satuan pendidikan dapat
melakukan refleksi dan evaluasi atas kualitas dari pendidikannya Selain itu
hasil Rapor Pendidikan juga dapat dijadikan sebagai dasar Perencanaan
Berbasis Data (PBD) yang tepat dan akurat, sehingga pada akhimya akan dapat
membantu proses dan meningkatkan kualitas belajar mengajar satuan
pendidikan. Adapun tahapan dalam melakukan perencanaan berbasis data
(PBD) adalh dengan melakukan ldentifikasi, Refleksi, dan Benahi (IRB).
1) Tahapan proses identifikasi (memilih dan menetapkan masalah) yang
dilakukan oleh kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut:
• Mengunduh data dari platform Rapor Pendidikan
• Merujuk kepada daftar indikator prioritas
Menetapkan indikator rapor sebagai masalah yang akan diintervensi.
2) Tahapan proses refleksi (merumuskan akar masalah) yang dilakukan oleh
kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut.
• Dari masalah yang akan diintervensi, dilakukan analisis untuk
mencari akar masalah
3) Tahapan proses refleksi (menentukan program dan kegiatan) yang dilakukan
oleh kepala sekolah melalui tahapan sebagai berikut.
• Membuat program, dan
• menyusun kegiatan sebagai solusi untuk setiap akar masalah yang ditetapkan.
2. Rapor Pendidikan SD Negeri 11 Teupah
Barat

X
vi5PINTAR Enterprise [ Site x @ () whatsApp x •$s0 x » (263) DJ DANGDUTEN ¢ x Ringkaan [ Rapor Pendidi x -
+
€ %; [Link] D s d

E'·, ':Ra»or
Fis~ia
non
Ringkasan Unduh Glosarium Pusat Bantuan v

Bagaimana situasi yang dihadapi oleh satuan pendidikan saya saat ini?
Kemampuan Literasi Kemampuan Numerasi Karakter
P
Baik (77,78% peserta didik e Baik (77,78% peserta didik sudah mencapai kompetensi minimum)
l
sudah mencapai kompetensi
a
minimum) j $ Capaian naik 59,6 ari tatun 2023
a
Capaian naik 68,69 ari tahun 2023 r € Apa arti capaian saya? Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk
i
€ Apa arti capaian saya? A
Peringkat menengah atas (21-40%) di
k
a Kab./Kota Anda
Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda
r
termasuk M Peringkat menengah atas (21-40%) secara
a Nasional
s
Peringkat menengah atas (21-40%) di
a
Kab./Kota Anda l
a Pelajari Akar Masalah
Peringkat menengah (41-60%) secara h
Nasional
$ Capaian naikx 12,89 ari
tahun 2023

Apa arti capaian

saya? Dibandingkan Satdik lain,

Satdik Anda termasuk

Peringkat menengah atas (21-40%) di


Kab./Kota Anda

Peringkat atas (1-20%) secara Nasional

9
Pelajari
Akar
Masalah
Gb. 2 Dimensi A tahun 2023

DIMENSI D

I limn Keamanan dart Inklusivitas di Satuan Pendidkan

kdimn Karnanan D4 Gertara rd«r Ket«[Link] D8

€> ar 0

2
1 21

Satuar [Link] rnerid tiwgi angar selot


yang tuperiei rrrg [Link] tr- tu peendis sudst rerpu rent ed kn
ta
arnan, taritart dar enter n it awe oroe er [Link] uaan pros pember yaang menrjuriung
ps a is yang rut
belt den eoan we #ssus peruntungn,heren sewing satoie eaprorates g 'swesi agreepercey@en en bud@ya
frk kt#eran sual dar paryal 'gar enerang or mea n [Link] yang
nanooe Satan per<[Link] dapar beriualrt renouung [Link] agrna
rernpenark [Link] wrga se#chat datern rsr»±. percayar, dan tys sere rerper est
rencegat den nasooreali se
mnenagar ksus uart mancptaln rm lraran
di wgungan seloan

Gambar 4. Dimensi D Tahun 2022

lklim Keamanan Sekolah lklim Kebinekaan Kualitas Pembelajaran

€9 €9 €9
$ Capaian naik 9,37% dari tahun 2022 $ Capaian naik 26,61% dari tahun 2022 $ Capaian naik 37,33% dari tahun 2022

Apa arti capaian saya? e Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya?

Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda
termasuk
Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda

Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional

Gambar 5. Dimensi D Tahun 2023

Berdasarkan hasil analisis dari platform rapor pendidikan SD Negeri 11 Teupah


Barat maka didapat data berikut ini:
1) Mutu Hasil Peserta Didik
Hasil belajar peserta didik bisa dilihat dari aspek kognitif dan nonkognitif.
Aspek kognitif diukur dari kemampuan literasi dan numerasi peserta didik,
sementara aspek non kognitif diukur dari karakter dan perilaku yang sejalan
dengan nilai
Pancasila.
10
a) Kemampuan literasi peserta didik SD Negeri 11 Teupah Barat dari 80%
peserta didik telah mencapai kompetensi minimum untuk literasi membaca.
dan mengalami peningkatan cukup signifikan.
No lndik ator Label Nil ai Definisi Cap aian Perubahan Nilai Peringk at di Peringk at Sumber Data
Capaian Capaian

r. .12oz« .lzzs Nilai Capaian


.J4au 1i .[ 2oz
Capaian
[]
Kab/Kota secara
[Ju»soi [- r.
A.1


Kemampuan Baik r77,78% Sebagian besar peserta didik telah Naik 68,69 39,09 [Link] [Link] Asesmen
literasi (77,78% mnencapai batas kompetensi menengah atas menengah(41 Nasional
Perseptasepesetts icli erdasaskan kerapan peserta minirnurn untuk literasi mnemnbaca 2023 (21-40%) 60%)
dad'at memaad, mngunaek a, meteleksi didik
dan1engev [Link] sudah
bergjenisteks {teks incmasiona'dan te»ks iksi mencapal
kompetensi
minimnurmn ]
Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi di atas Di atas Peserta didik mamnpu [Link] Tidak berubah '0,00%
'0,00% beberapa informasi lintas teks,
komnpetensi minimum mengevaluasiisi, kualitas, cara
penulisan suatu teks, dan bersikap
teflektif terhadap isiteks.

Ptoporsi peserta didik dengan kemnamnpuan Mencpi r77,78% Peserta didik mamnpu membuat interpretasi Naik 68,69% '9,03%
literasi dari informasi implisit gang ada dalam
mnencapai kompetensi minirmnumn teks, mamnpu membuat simpulan dari
hasil integrasibeberapa informasi
dalamn suatu teks.
10
Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi di bawah Di bawah Peserta didik marnpu [Link] Turun 32.33% [54,55%
"22,22% dan
kompetensi minimurn mengambil informasi eksplisit gang
ada dalamn teks serta memnbuat
1f interpretasi sederhana
Proporsi peserta didik dengan kemarpuan literasi jauh di Jauh di Peserta didik belumn mampu menemukan Turun 36,36¥ /36,36%
/9,00% dan mengamnbil informasi eksplisit gang
bawah kompetensi minimnumn bawah ada dalamn ataupun memnbuat
interpretasi sederhana
12
A.1fKompetensi membaca teks informasi 56,18 Naik 23,75 /32.43 [Link] [Link] Asesmen
Alrert peserta licit da'asmemashami, menggun ask menengah atas menengah [41• Nasional
an, 2023 (21-40% 60a)
13 mereek<damengeaasi teksin»asiea'{n0-
A.12 [Link] 54.87 Naik 23.82 /31,05 [Link] Feringkat Asesmen
Kompetensi membaca teks sastra menengah atas menengah [41• Nasional
14 Alvetatspeserta licit dad'amemashami, menggun ask 2023 (21-40% 60%1
A.1.3 an mete6le»kg darengealasi te»kek<i '62,91 Naik 22,08 40,83 [Link] [Link] Asesmen
Kompetensi mengakses dan menemukan isi menengah at3as menengah ata$ Nasional
teks 2023 (21-40%) (21-40%)
(t
15 tettepeserta
dilitpadkeratp0amenet0ka, mengidenti6sitas
danendesknisik ansatidle tu
inmasi ek.st8sit dadan teksincmasiea'{nc-
[Link]
A.14,Kompetensi menqinterpretasi dan memahami isi '84 Ni 15,223,01,7F3eminaka• Ferinakat
,23 Asesmen

b) Kemampuan Numerasi peserta didik SD Negeri 11 Teupah Barat dari 90%


peserta didik telah mencapai kompetensi minimum untuk numerasi.

Kemampuan Literasi Kemampuan Numerasi Karakter 7


Baik (80% siswa sudah
mencapai kompetensi
Baik (80% siswa sudah
mencapai kompetensi 9
minimum) minimum) $ Capaian naik 35,46% dari tahun 2022

( Apa arti capaian saya?


Capaian naik 89,08% dari tahun 2022 $ Capaian naik 60% dari tahun 2022

€ Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya? Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda

Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Peringkat atas (1-20%) di


Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda

termasuk Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%)


termasuk

Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda secara Nasional


Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda

Peringkat menengah atas (21-40%) secara


Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional

c) Indek karakter Peserta didik SD Negeri 11 Teupah Barat terbiasa


menerapkan nilai-nilai karakter pelajar pancasila yang berakhlak mulia,
bergotong royong, mandiri, kreatif dan bemalar serta berkebinekaan
kritis global dalam kehidupan sehari hari
Tahun 2023 mengalami peningkatan yang sangat signifikan, dan SD Negeri 11
Teupah Barat masuk sekolah berkemajuan baik.
11
K e m a m p u a n Li te ra s i K e m a m p u a n N u m e ra s i K a ra k te r

B a ik (8 0 % sis w a s u d a h m e n c a
p a i ko m p e te n s i m in im u m }
Baik (80% siswa sudah mencapai
kompetensi minimum} ID
$ Capaian naik 35,46% dari tahun
Capaian naik 89,08% dari tahun Capaian naik 60% dari tahun 2022
2022 2022
Apa arti capaian saya?
Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya?
Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda
Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda
termasuk
termasuk termasuk
Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda
Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda
Peringkat atas (1-20%) secara Nasional
Peringkat menengah atas (21-40%) Peringkat atas (1-20%) secara Nasional
secara
Nasional

2) Iklim Keamanan dan Inklusivitas di Satuan Pendidikan


Perasaan dan interaksi peserta didik di sekolah sangat menentukan kualitas
pembelajaran. Peserta didik yang merasa tidak aman, misalnya karena
mengalami perundungan atau diskriminasi agama, ras, sosial ekonomi, atau
kondisi fisiknya, akan kesulitan dalam mengikuti pelajaran.
a. Iklim Keamanan SD Negeri 11 Teupah Barat memiliki lingkungan sekolah
yang aman, terlihat dari kesejahteraan psikologis yang baik dan rendahnya
kasus perundungan, hukuman fisik, kekerasan seksual, dan
penyalahgunaan narkoba. Satuan pendidikan dapat mempertahankan
kualitas warga sekolah dalam mencegah dan menangani kasus untuk
menciptakan iklim keamanan di
lingkungan sekolah.

lklim Keamanan lklim Kebinekaan Kualitas


Sekolah Pembelajaran

€9 €9 €9
$ Capaian naik 9,37% dari tahun 2022 $ Capaian naik 26,61% dari tahun 2022 Capaian naik 37,33% dari tahun 2022

e Apa arti capaian saya? e Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya?

Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk

Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda

Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional

6
,-N,~o-~ln-d~;k-•-,o-,------------~l~•~b-el~~N~;1~a;~~~D~e~fin~;~s;~c~a-pa~;.-n------~P~e-,u~b-•h~a-n-
=N~ila~;-~p~e-,~;n~gk~a-,~d;~~P-e~rin-g~k-•1-~S~u-m~b-e~, O~a-,•~

l
Capaian Capaian Nilai Capaian Capaian Kab/Kota secara
, ' [.Jzoz+ .[zoz+ .1 .Ju Tao -[zoza ' .Ju»soi ' [
A.1 K~mampuan lit~rasi Baik. rn.1ax Sebagianbesarpesertadidiktelah NaiJr.68.63 ·::1,09X [Link] Peringkat

r
Asesmen
Persentasepeserta diclierdasarkanemapandadam [77,78% mencapai batas kompetensi minimum menengah atas menengah[41 Nasional
2023
memahat,mengaunaskan mer elet. si danmengev aas peserta untuk literasimemnbaca~ [2140%] 60%
11f'f6JlomJMi.t:tM.t:(tM.t:inla/mo.t.:Kll'loldol'ltf>i.t:lii.t:#
didiksuda
h

L
mnenc2pal
kompeten
si
8 minirnuml
Proporsipeserta didik dengan kemampuan literasi di Di atas ['0,00% Peserta didik mampu [Link] Tidak berubah '0,00%
atas beberapa informasi intas teks,
kompetensi mengevaluasi isi, kualitas, cara
minimum penulisan suatu teks, dan bersikap
reflektif terhadap isiteks.
Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi Mencapai Peserta didik mamnpu membuat interpretasi Naik 68,69 '9,09%
f77,78% dari informasi implisit gang ada dalamn
mencapai kompetensi minirnumn teks, mampu membuat simpulan dani
hasil integrasibeberapa informasi
dalam suatu teks.
10 Feserta didik mampu menemukan dan Turun 32,33% '4,55%
Proporsi peserta didik dengan kemamnpuan literasi di bawah Di bawah mengamnbil informasi ek splisit gang
22,22% ada dalamn teks serta membuat
kompetensi minimnurn interpretasi sederhan.a.
Peserta didik belum mampu menemukan Turun 36,36¥ '36,36%
dan mengamnbil informasi ek splisit gang ada
Proporsi peserta didik dengan kemampuan literasi jauh di Jauh di dalamn ataupun memnbuat interpretasi
['0,00%
bawah kompetensi minimum bawah

", Peringkat Peringkat


lteatspesetts icli dalametaat,
Asesmen
direratepesetta .A '54,87 [62,91
idipd8kenayua kKo
+en,askan, meneukan,
mer elek. st damengev aasitetsin,masignal{ha- mengidenitstasi si
13 [Link] danmendesknitsik men
AL2 Kompetensi membaca teks sastra ansvat idetau ret
Alrestspeserta diclikt dalatmemaham,menggun 1s me 48,23
askan, incmasieks isi
14 mer elek <damenge alasiteks iksi nsit dala
A13 kKompetensi mengakses dan menemukan isi teksincmasi
n,atnc-
teks [Link]
(t
me g ah [41• Nasional 2023 (21-40% 60%
ne
ng [Link] Peringkat Asesmen
Naik 23.82 /31,05 ah menengah atas menengah (#1 Nasional
2023
ata
21-40%1 60
$ Peringkat Peringkat Asesmen
Naik 22,08 40,83 me menengah at2$ menengah at3$ Nasional
nen 2023 (21-40% (21-40%)

12
a) Kesetaraan Gender SD Negeri 11 Teupah Barat mendukung kesetaraan hak•
hak sipil antar kelompok gender. Duku ngan tersebut seringkali didasari oleh
alasan pragmatis dan cenderung bersifat pasif.

b) lklim Kebhinekaan SD Negeri 11 Teupah Barat sudah mampu menghadirkan


suasana proses pembelajaran yang menjunjung tinggi toleransi
agama/kepercayaan dan budaya; mendapatkan pengalaman belajar yang
berkualitas; mendukung kesetaraan agama/kepercayaan, dan budaya; serta
memperkuat nasionalisme.

lklim Keamanan Sekolah lklim Kebinekaan Kualitas Pembelajaran

€9
1' Capaian naik 9,37% dari tahun 2022 Capaian naik 26,61% dari tahun 2022 1' Capaian naik 37,33% dari tahun 2022

Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya? € Apa arti capaian saya?

Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda

termasuk
termasuk termasuk

Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda
Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda

Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional
Peringkat atas (1-20%) secara Nasional

c) lklim lnklusivitas di SD Negeri 11 Teupah Barat mulai


mengembangkan suasana proses pembelajaran yang menyediakan layanan
yang ramah bagi
peserta didik dengan disabilitas dan cerdas berbakat istimewa.

lklim Keamanan Sekolah lklim Kebinekaan Kualitas


Pembelajaran

9 Capaian naik 9,37% dari tahun 2022 Capaian naik 26,61% dari tahun 2022 $
€9
Capaian naik 37,33% dari tahun 2022

e Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya? e Apa arti capaian saya?

Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda
termasuk

Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda

Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional

3) Kompetensi GTK
Tingkat kompetensi GTK bisa dilihat dari proporsi GTK yang bersertifikat
dan nilai Uji Kompetensi Guru (UKG). Sementara itu, jumlah kehadiran
GTK di kelas bisa menggambarkan bagaimana kinerja mereka sehari-hari.
Tak hanya melihat kondisi saat ini, kita juga perlu melihat potensi
perkembangan mutu
dengan keikutsertaan GTK ke berbagai
pelatihan.
Capaian naik 9,37% dari tahun 2022 Capaian naik 26,61% dari tahun 2022 1'
€9
Capaian naik 37,33% dari tahun 2022

e Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya? e Apa arti capaian saya?

Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda
termasuk

Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda

Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional
13
lklim Keamanan Sekolah lklim Kebinekaan Kualitas
Pembelajaran

€9 €9
$ Capaian naik 9,37% dari tahun 2022 Capaian naik 26,61% dari tahun 2022 $ Capaian naik 37,33% dari tahun 2022

e Apa arti capaian saya? Apa arti capaian saya? e Apa arti capaian saya?

Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda termasuk Dibandingkan Satdik lain, Satdik Anda
termasuk

Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda Peringkat atas (1-20%) di Kab./Kota Anda

Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional Peringkat atas (1-20%) secara Nasional

Nilai Uji Kompetensi Guru di SD Negeri 11 Teupah Barat dengan rata-rata nilai UKG
sudah baik.
a) Pengalaman Pelatihan guru di SD Negeri 11 Teupah Barat telah
berkembang dalam keikutsertaan guru dalam pelatihan.
b) Kehadiran Guru di Kelas terdiri dari: Kehadiran guru menurut laporan
murid dan Kehadiran guru menurut laporan kepala sekolah
c) Proporsi GTK di SD Negeri 11 Teupah Barat baik, KS/Wakil KS
bukan berasal dari guru penggerak.

4) Pengelolaan Sekolah yang Partisipatif, Transparan, dan Akuntabel


Dalam pelaksanaan dan pengembangan aktivitas, sekolah penting untuk
melibatkan warga sekolah (orang tua dan peserta didik). Dari sisi
pengelolaan dana, perlu diperhatikan proporsi jenis belanja yang dilakukan,
dan bagaimana tingkat pemanfaatan TIK dalam melakukan perencanaan dan
pembelanjaan anggaran.
a) Partisipasi Warga
Sekolah
Partisipasi warga sekolah terdiri dari: Partisipasi orang tua dan
Partisipasi murid
b) Pemanfaatan Sumber Daya
Sekolah
Proporsi pemanfaatan sumber daya sekolah untuk peningkatan mutu
terdiri dari:
Proporsi pembelanjaan peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan
Proporsi pembelanjaan non personil mutu pembelajaran
c) Pemanfaatan TIK untuk Administrasi
Pemanfaatan TIK di SD Negeri 8 Teupah Barat telah Tinggi
untuk pengelolaan anggaran yang terdiri dari:
• Proporsi pembelanjaan dana BOS secara baik
• Indeks penggunaan platform SDS sumber daya sekolah -
ketepatan waktu dan kelengkapan pelaporan

14
BAB 3 PERENCANAAN BERBASIS DATA

Perencanaan Berbasis Data adalah bentuk pemanfaatan data pada


platform Rapor Pendidikan sebagai bentuk intervensi satuan Pendidikan, dinas
pendidikan maupun pemerintah daerah terhadap mutu dan capaian pendidikannya
dan bertujuan untuk mencapai peningkatan serta perbaikan mutu pendidikan
yang berkesinambungan. Tahapan yang dilakukan oleh SD Negeri 8 Teupah Barat
dalam Perencanaan Berbasis Data(PBD) dari rapor pendidikan adalah sebagai
berikut.

1. ldentifikasi Masalah
ldentifikasi masalah artinya memilih dan menetapkan masalah yang didapat
dari rapor pendidikan SD Negeri 11 Teupah barat dengan tahapan sebagai
berikut.
• Mengunduh Profil Pendidikan dari Platform Rapor Pendidikan.
• mempelajari indikator-indikator yang ada dan petakan indikator yang
masih bermasalah.
• Kemendikbud Ristek telah menetapkan indikator prioritas bagi
satuan pendidikan sebagai fokus untuk meningkatkan kualitas layanan
sebagai indikator yang perlu diprioritaskan.
• memilih indikator yang ingin diintervensi dengan
mempertimbangkan indikator prioritas dan indikator yang bermasalah.
• Dari Rapor pendidikan SD Negeri 11 Teupah Barat diperoleh
data/indikator yang bermasalah melalui proses identifikasi berdasarkan
nilai capai setiap
indikator yang diidentifikasi seperti yang terdapat pada tabel di bawah ini .

Tabel 1. Proses ldentifikasi
Rapor Pendidikan SD Negeri 11 Teupah Barat tahun
2022

A.1 K. Literasi A.1 Kemampuan Literasi A.1 K. Literasi

A.2 K. Numerasi A.2 Kemampuan Numerasi A.2 K. Numerasi

A.3 Karakter

D .4 Iklim Keamanan

D.5 lklim Kebhinekaan


Tabel 2. Proses ldentifikasi
Rapor Pendidikan SD Negeri 11 Teupah Barat tahun
2023
A.1 Kemampuan Literasi A.1 K. Literasi
A.2 Kemampuan Numerasi A.2 K. Numerasi
15
A.3 Karakter
D .4 Iklim Keamanan
D.5 Iklim Kebhinekaan

*
Keterangan:
A. l Kemampuan literasi termasuk indikator bermasalah karena pada

rapor
pendidikan nilai capaian di bawah kompetensi minimum (77,
* 78)
A. l Kemampuan Numerasi termasuk indikator bermasalah karena pada
rapor pendidikan nilai capaiannya di bawah kompetensi minimum (77,78)
* Definisi Capaian kemampuan Literasi siswa SD Negeri 11 Teupah
Barat Kurang dari 60% peserta didik telah mencapai kompetensi minimum
untuk literasi membaca.
* Definisi Capaian Kemampuan Numerasi siswa SD Negeri 11 Teupah
Barat Kurang dari 80% peserta didik telah mencapai kompetensi minimum
untuk numeras1.
* Dua indikator tersebut (Literasi dan Nmerasi) dari 5 indikator prioritas
termasuk indikator yang akan diintervensi oleh SD Negeri 11 Teupah Barat.
2. Refleksi
Refleksi adalah proses merumuskan akar masalah yang dilakukan SD Negeri
11 Teupah Barat dari rapor pendidikan pada indikator prioritas yang masih
bermasalah dan mengakibatkan capaian untuk indikator A.1 Kemampuan
Literasi dan A2 Kemampuan Numerasi siswa SD Negeri 11 Teupah Barat masih
di bawah kompetensi minimum. Adapun tahapan yang dilakukan SD Negeri
11 Teupah Barat dalam melakukan refleksi adalah sebagai berikut.
• Dari masalah yang akan diintervensi, cari akar masalah dari setiap
masalah yang dipilih. Metode perumusan akar masalah dapat dilakukan
dengan cara yang beragam dari yang paling sederhana sampai penggunaan
analisis data yang kompleks.
• Akar masalah dapat dilakukan
dengan:
1) Melihat indikator level 2 yang bermasalah (wama merah dan atau
kuning)
2) Melihat indikator dari dimensi lain yang capaiannya
rendah
• Dari rapor pendidikan SD Negeri 11 Teupah Barat diperoleh akar
masalah dari indikator yang diintervensi seperti yang tertera pada tabel di
bawah ini
16
Tabel 2. Proses Refleksi
Rapor Pendidikan SD Negeri 11 Teupah Barat
Tahun 2023

N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
1. D.8 Iklim D.8 Iklim D.8.1 Toleransi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan Kebinekaan agama dan Kompetensi GTK mempelajari konsep dan praktik terkait Pengembangan pembelajaran
budaya dan kebijakan toleransi agama dan budaya sebagai berbasis proyek (termasuk P5)
yang menunjang bagian dari iklim kebinekaan • Pengembangan kegiatan
terciptanya 2. Pendidik mengimplementasikan pelibatan orang
toleransi agama pengetahuan tentang toleransi agama dan tua/wali/keluarga di
dan budaya budaya untuk memperbaiki proses pembelajaran
pembelajaran peserta didik • Peningkatan kompetensi guru
3. Kepala satuan pendidikan mendorong untuk memahami
perbaikan penerapan toleransi agama dan toleransi/kesetaraan/moderasi
budaya di satuan pendidikan melalui beragama dan budaya
program, kebijakan, dan penganggaran
2. D.8 Iklim D.8 Iklim D.8.3 Toleransi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan Kebinekaan dan kesetaraan kompetensi GTK mempelajari konsep dan praktik terkait Program pembinaan kesiswaan
peserta didik dan kebijakan dukungan atas kesetaraan siswa sebagai dan kepemimpinan siswa
yang menunjang
terciptanya sikap
bagian dari iklim kebinekaan
2. Pendidik mengimplementasikan
• Pengembangan kegiatan
pelibatan orang
inklusif pengetahuan tentang dukungan atas tua/wali/keluarga di
kesetaraan siswa untuk memperbaiki pembelajaran
proses pembelajaran peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
• Peningkatan kompetensi guru
untuk memahami sikap inklusif,
perbaikan penerapan dukungan atas toleran, dan kesetaraan gender
kesetaraan siswa di satuan pendidikan (termasuk pendidikan
melalui program, kebijakan, dan inklusif/disabilitas)
penganggaran
3 D.8 Iklim D.6 Iklim D.6.1 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan Kesetaraan Pemahaman dan kompetensi GTK mempelajari tentang konsep, Peningkatan kompetensi guru
Gender sikap warga dan kebijakan pemahaman, dan sikap warga sekolah untuk pembelajaran berorientasi
satuan yang menunyang terkait kesetaraan gender untuk pada peserta didik
pendidikan pemahaman dan mendorong iklim kebinekaan di satuan • Penyediaan atau pembuatan

17
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
terhadap sikap warga pendidikan media pembelajaran
kesetaraan sekolah terhadap 2. Pendidik mengintegrasikan pengetahuan • Peningkatan kompetensi guru
gender kesetaraan gender tentang pemahaman dan sikap warga untuk memahami sikap inklusif,
sekolah terkait kesetaraan gender untuk toleran, dan kesetaraan gender
memperbaiki proses pembelajaran (termasuk pendidikan
peserta didik inklusif/disabilitas)
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan pemahaman dan sikap warga
sekolah terkait kesetaraan gender di
satuan pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
4 D.8 Iklim D.6 Iklim D.6.2 Perilaku Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan Kesetaraan warga satuan kompetensi GTK mempelajari tentang bentuk perilaku Peningkatan kompetensi guru
Gender pendidikan dan kebijakan warga sekolah yang mendorong untuk pembelajaran berorientasi
terhadap yang menunyang kesetaraan gender untuk mendukung pada peserta didik
kesetaraan terciptanya iklim iklim kebinekaan di satuan pendidikan • Penyediaan atau pembuatan
gender kesetaraan gender 2. Pendidik mengintegrasikan pengetahuan media pembelajaran
tentang perilaku yang mendorong
• Peningkatan kompetensi guru
kesetaraan gender untuk memperbaiki untuk memahami sikap inklusif,
proses pembelajaran peserta didik toleran, dan kesetaraan gender
3. Kepala satuan pendidikan mendorong (termasuk pendidikan
perbaikan perilaku warga sekolah terkait inklusif/disabilitas)
kesetaraan gender di satuan pendidikan
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
5 D.8 Iklim E.5 Program E.5.5 Program Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan dan kebijakan dan Kebijakan kompetensi GTK mempelajari tentang program dan Peningkatan kompetensi guru
satuan mengena1 dan kebijakan kebijakan mengenai kesetaraan gender di untuk memahami sikap inklusif,
pendidikan kesetaraan yang mendukung satuan pendidikan untuk mendukung toleran, dan kesertaan gender
gender terlaksananya iklim kebinekaan (termasuk pendidikan
program dan 2. Pendidik mengintegrasikan pengetahuan inklusif/disabilitas)
kebijakan sekolah
terkait kesetaraan
tentang program dan kebijakan mengenai
kesetaraan gender di satuan pendidikan
• Pengembangan sekolah sehat,
sekolah aman, sekolah ramah
gender untuk memperbaiki proses pembelajaran anak, sekolah inklusi, sekolah
peserta didik adiwiyata, dan sejenisnya
18
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan program, kebijakan, dan
penganggaran mengenai kesetaraan
gender di satuan pendidikan
6 D.8 Iklim E.5 Program E.5.1 Program Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan dan kebijakan dan kebijakan kompetensi GTK mempelajari tentang program dan Pelaksanaan kegiatan orientasi
satuan satuan dan kebijakan kebijakan mengenai pencegahan dan siswa baru yang bersifat
pendidikan pendidikan yang mendukung penanganan perundungan di satuan akademik dan pengenalan
tentang terlaksananya pendidikan untuk mendukung iklim lingkungan tanpa kekerasan
perundungan program dan kebinekaan • Peningkatan kompetensi guru
kebijakan sekolah 2. Pendidik mengintegrasikan pengetahuan untuk memahami tentang
terkait tentang program dan kebijakan mengenai perundungan, kekerasan, dan
perundungan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual
perundungan di satuan pendidikan untuk
memperbaiki proses pembelajaran
peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan program, kebijakan, dan
penganggaran mengenai pencegahan dan
penanganan perundungan di satuan
pendidikan
7 D.8 Iklim D.4 Iklim D.4.9 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kebinekaan keamanan Pemahaman dan kompetensi GTK mempelajari mempelajari tentang Penyelenggaraan: pencegahan
satuan sikap guru dan kebijakan definisi, ragam kasus, serta sikap terkait penyalahgunaan narkotika,
pendidikan tentang rokok, yang menunjang rokok, minuman keras, dan narkoba, psikotropika, zat adiktif
minuman keras, pemahaman dan serta pencegahan dan penanganannya, (narkoba), minuman keras,
dan narkoba sikap guru untuk mendukung iklim kebinekaan merokok, dan HIV AIDS
terhadap narkoba 2. Pendidik mengimplementasikan • Peningkatan kompetensi guru
pengetahuan tentang definisi, ragam untuk memahami
kasus, serta sikap terkait rokok, minuman penyalahgunaan narkotika,
keras, dan narkoba, serta pencegahan dan psikotropika, zat adiktif
penanganannya, untuk memperbaiki (narkoba), minuman keras,
proses pembelajaran peserta didik merokok, dan HIV AIDS
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan pemahaman dan sikap guru

19
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
tentang pencegahan dan
penanganan rokok, minuman keras,
dan narkoba melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
8 D.8 Iklim D.4 Iklim D.4.7 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
Kebinekaan keamanan Pemahaman dan kompetensi GTK mempelajari tentang definisi, ragam Pengembangan program
satuan sikap guru dan kebijakan kasus, serta sikap terkait kekerasan pencegahan dan penanganan
pendidikan tentang yang menunjang seksual, serta pencegahan dan kekerasan dan kekerasan
seksual
kekerasan pemahaman dan penanganannya, untuk mendukung iklim di satuan pendidikan
(termasuk seksual sikap guru kebinekaan program Roots)
terhadap 2. Pendidik • Peningkatan kompetensi guru
mengimplementasikan
kekerasan seksual pengetahuan tentang definisi, ragam untuk memahami tentang
kasus, serta sikap terkait kekerasan perundungan, kekerasan, dan
seksual, serta pencegahan dan kekerasan seksual
penanganannya, untuk memperbaiki
proses pembelajaran peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan
mendorong perbaikan pemahaman
dan sikap guru tentang pencegahan
dan penanganan kekerasan seksual
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
9 A.3 Karakter A.3 Karakter A.3.3 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
Kreativitas kompetensi GTK mempelajari tentang Profil Pelajar Pengembangan pembelajaran
dan kebijakan Pancasila untuk dimensi Kreativitas berbasis projek (termasuk P5)
yang mendukung sebagai bagian dari penguatan • Peningkatan kompetensi guru
karakter
kreativitas murid 2. Pendidik mampu mengimplementasikan untuk pemahaman Profil
Pelajar
pembelajaran berbasis projek penguatan Pancasila: Kreativitas
Profil Pelajar Pancasila dimensi
Kreativitas
• Peningkatan Kompetensi Guru
untuk keterlibatan orangtua/wali
3. Kepala satuan pendidikan mendorong dan masyarakat dalam
perbaikan dimensi Kreativitas melalui pembelajaran
program, kebijakan, dan penganggaran
untuk pelaksanaan projek penguatan
Profil Pelajar
Pancasila
10 A.3 Karakter A.3 Karakter A.3.4 Nalar Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
20
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
Kritis kompetensi GTK mempelajari tentang Profil Pelajar Pengembangan
pembelajaran dan kebijakan Pancasila untuk dimensi Nalar Kritis berbasis
projek (termasuk P5)
yang mendukung sebagai bagian dari penguatan • Peningkatan kompetensi guru
karakter
sikap bemalar 2. Pendidik mampu mengimplementasikan untuk keterlibatan orang
kritis pembelajaran berbasis projek penguatan tua/wali dan masyarakat
dalam
Profil Pelajar Pancasila dimensi Nalar pembelajaran
Kritis • Peningkatan kompetensi guru
3. Kepala satuan pendidikan mendorong untuk pemahaman Profil
Pelajar
perbaikan dimensi Nalar Kritis melalui Pancasila: Nalar Kritis
program, kebijakan, dan penganggaran
untuk pelaksanaan projek penguatan
Profil Pelajar
Pancasila
11 A.3 Karakter D.2 Refleksi D.2.3 Penerapan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
dan perbaikan praktik inovatif kompetensi GTK mempelajari tentang penerapan praktik Kegiatan komunitas belajar
pembelajaran dan kebijakan inovatif untuk mendukung penguatan antar sekolah (termasuk
KKG,
oleh guru yang menunjang karakter MGMP, MGMPS,
MGMPK, penerapan praktik 2. Pendidik mengimplementasikan KKKS, atau
MKKS)
inovatif pengetahuan tentang penerapan • Peningkatan kompetensi guru
praktik
inovatif untuk memperbaiki proses untuk memahami konten
pembelajaran yang mendukung pembelajaran dan cara
penguatan karakter peserta didik mengajarkannya
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan penerapan praktik inovatif di
satuan pendidikan melalui
program, kebijakan, dan
penganggaran
12 A.3 Karakter D.2 Refleksi D.2.2 Refleksi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
dan perbaikan atas praktik kompetensi GTK mempelajari tentang refleksi atas praktik Pelaksanaan supervisi
pembelajaran mengajar dan kebijakan mengajar untuk memperbaiki proses pembelajaran semua mata
oleh guru yang menunyang pembelajaran yang mendukung pelajaran/guru di sekolah
refleksi atas penguatan karakter peserta • Pelaksanaan kegiatan komunitas
didik
praktik mengajar 2. Pendidik mengimplementasikan belajar di satuan pendidikan
pengetahuan tentang refleksi atas praktik • Peningkatan kompetensi guru
mengajar untuk memperbaiki proses untuk pengembangan
diri pembelajaran yang mendukung melalui kebiasaan
refleksi penguatan karakter peserta didik
21
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan kompetensi refleksi atas
praktik mengajar di satuan pendidikan
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
13 A.3 Karakter D.1 Kualitas D.1.3 Metode Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran pembelajaran kompetensi GTK mempelajari tentang metode Penyusunan silabus / tujuan
dan kebijakan pembelajaran interaktif untuk pembelajaran
yang menunyang mendukung penguatan karakter - Peningkatan kompetensi guru
aktivasi kognitif 2. Pendidik mampu mengimplementasikan untuk keterlibatan orangtua/wali
pengetahuan tentang metode dan masyarakat dalam
pembelajaran untuk memperbaiki proses pembelajaran
pembelajaran yang mendukung - Peningkatan Kompetensi Guru
penguatan karakter peserta didik untuk memahami konten
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pembelajaran dan cara
perbaikan metode pembelajaran di satuan mengajarkannya
pendidikan melalui program, kebijakan,
dan penganggaran
14 A.3 Karakter D.1 Kualitas D.1.2 Dukungan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran psikologis kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan Konsultasi peningkatan mutu
dan kebijakan psikologis bagi peserta didik untuk pendidikan (konsultan &
yang menunyang mendukung penguatan karakter psikolog)
dukungan
psikologis kepada
2. Pendidik mampu mengimplementasikan
pengetahuan tentang dukungan
• Peningkatan Kompetensi Guru
untuk pembelajaran berorientasi
murid psikologis untuk memperbaiki proses pada peserta didik
pembelajaran yang mendukung
• Peningkatan Kompetensi Guru
penguatan karakter peserta didik untuk memahami konten
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pembelajaran dan cara
perbaikan dukungan psikologis di satuan mengajarkannya
pendidikan melalui program, kebijakan,
dan penganggaran
15 A.3 Karakter D.3 D.3.3 Dukungan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kepemimpinan untuk refleksi kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan untuk Pengembangan kegiatan
instruksional guru dan kebijakan refleksi guru untuk mendukung pelibatan orang
yang menunjang penguatan karakter tua/wali/keluarga di
22
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
dukungan untuk 2. Kepala satuan pendidikan pembelajaran
refleksi guru mengimplementasikan pengetahuan • Peningkatan kompetensi
guru tentang pemberian dukungan untuk untuk memperkuat
numerasi
refleksi guru dalam memperbaiki proses • Peningkatan kompetensi guru
pembelajaran yang mendukung untuk keterlibatan orang
penguatan karakter peserta didik tua/wali dan masyarakat dalam
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pembelajaran
perbaikan terhadap dukungan untuk
refleksi guru di satuan
pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
16 A.3 Karakter D.3 D.3.2 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
Kepemimpinan Pengelolaan kompetensi GTK mempelajari tentang pengembangan dan Penyusunan kurikulum
instruksional kurikulum dan kebijakan pengelolaan kurikulum satuan • Penyusunan silabus/tujuan
untuk
satuan yang menunyang mendukung penguatan karakter pembelajaran
pendidikan pengelolaan 2. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • untuk
Peningkatan kompetensi guru
kurikulum mengimplementasikan pengetahuan memahami kurikulum
dan sekolah tentang pengembangan dan pengelolaan cara mengajarkannya
kurikulum satuan untuk memperbaiki
proses pembelajaran yang mendukung
penguatan karakter peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan
mendorong perbaikan pengelolaan
kurikulum di
satuan pendidikan melalui
program, kebijakan, dan
penganggaran
17 A.2 A.2 A.2.2 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
Kemampuan Kemampuan Kompetensi kompetensi GTK mempelajari domain aljabar sebagai Peningkatan kompetensi guru
numeras1 numeras1 pada domain dan kebijakan bagian dari kemampuan numerasi untuk memperkuat numerasi
Aljabar yang menunyang 2. Pendidik • Pengembangan kegiatan literasi
mengimplementasikan
kemampuan pengetahuan tentang peningkatan dan numerasi
numerasi pada kompetensi pada domain aljabar untuk • Peningkatan kompetensi guru
numerasi peserta didik pada peserta didik
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
domain aljabar di satuan
pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
18 A.2 A.2 A.2.1 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan Kemampuan Kompetensi kompetensi GTK mempelajari domain bilangan sebagai Peningkatan kompetensi
numeras1 numeras1 pada domain dan kebijakan bagian dari kemampuan numerasi untuk
guru memperkuat numerasi
Bilangan yang menunyang 2. Pendidik mengimplementasikan • Pengembangan kegiatan
literasi kemampuan pengetahuan tentang peningkatan dan numerasi
numerasi pada kompetensi pada domain bilangan • Peningkatan kompetensi guru
untuk
domain Bilangan memperbaiki proses pembelajaran untuk pembelajaran
berorientasi numerasi peserta didik pada peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan terhadap kompetensi pada
domain bilangan di satuan
pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
19 A.2 D.2 Refleksi D.2.3 Penerapan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
Kemampuan dan perbaikan praktik inovatif kompetensi GTK mempelajari tentang penerapan praktik Kegiatan komunitas belajar
numeras1 pembelajaran dan kebijakan pembelajaran inovatifuntuk mendukung antar sekolah (termasuk
KKG, oleh guru yang menunyang kemampuan numerasi MGMP, MGMPS,
MGMPK,
penerapan praktik 2. Pendidik mengimplementasikan KKKS, atau MKKS)
inovatif pengetahuan tentang penerapan • Peningkatan kompetensi guru
praktik
pembelajaran inovatif untuk untuk memahami konten
memperbaiki proses pembelajaran pembelajaran dan cara
numerasi peserta didik mengajarkannya
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan terhadap penerapan praktik
pembelajaran inovatif di satuan
pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
20 A.2 D.2 Refleksi D.2.2 Refleksi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan • Kegiatan BOS Reguler
pendidik
Kemampuan dan perbaikan atas praktik kompetensi GTK mempelajari tentang refleksi atas praktik Pelaksanaan supervisi
numeras1 pembelajaran mengajar dan kebijakan mengajar untuk mendukung kemampuan pembelajaran semua mata
oleh guru yang menunyang numeras1 pelajaran/guru di sekolah
refleksi atas 2. Pendidik • Pelaksanaan kegiatan komunitas
mengimplementasikan
24
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
praktik mengajar pengetahuan tentang refleksi atas praktik belajar di satuan pendidikan
mengajar untuk memperbaiki proses • Peningkatan kompetensi guru
pembelajaran numerasi peserta didik untuk pengembangan diri
3. Kepala satuan pendidikan mendorong melalui kebiasaan refleksi
perbaikan terhadap refleksi atas praktik
mengajar di satuan pendidikan melalui
program, kebijakan, dan penganggaran
21 A.2 A.l A.1.2 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan Kemampuan Kompetensi kompetensi guru mempelajari tentang teks sastra untuk Peningkatan kompetensi guru
numeras1 literasi membaca teks dan kebijakan mendukung kemampuan numerasi untuk memperkuat literasi
sastra yang menunyang 2. Pendidik mengimplementasikan • Pengembangan kegiatan literasi
kompetensi pengetahuan tentang teks sastra untuk dan numerasi
membaca teks
sastra
memperbaiki proses pembelajaran
numerasi peserta didik
• Kegiatan pemberdayaan
perpustakaan terutama untuk
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pengembangan minat baca
perbaikan kemampuan teks sastra di peserta didik
satuan pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
22 A.2 A.l A.1.1 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan Kemampuan Kompetensi kompetensi GTK mempelajari tentang teks informasi untuk Peningkatan kompetensi guru
numeras1 literasi membaca teks dan kebijakan mendukung kemampuan numerasi untuk memperkuat literasi
informasi yang menunyang 2. Pendidik mengimplementasikan • Pengembangan kegiatan literasi
kompetensi pengetahuan tentang teks informasi dan numerasi
membaca teks untuk memperbaiki proses pembelajaran • Kegiatan pemberdayaan
informasi numerasi peserta didik perpustakaan terutama untuk
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pengembangan minat baca
perbaikan kemampuan teks informasi di peserta didik
satuan pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Peningkatan mempelajari tentang metode Penyusunan silabus / tujuan
kompetensi GTK pembelajaran interaktif untuk pembelajaran
A.2 dan kebijakan mendukung kemampuan numerasi • Peningkatan kompetensi guru
Kemampuan D.1 Kualitas D.1.3 Metode yang menunyang 2. Pendidik mengimplementasikan untuk keterlibatan orangtua/wali
23 numeras1 pembelajaran pembelajaran aktivasi kognitif pengetahuan tentang metode dan masyarakat dalam
25
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
pembelajaran interaktif untuk pembelajaran
memperbaiki proses pembelajaran
numerasi peserta didik
• Peningkatan Kompetensi Guru
untuk memahami konten
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pembelajaran dan cara
perbaikan metode pembelajaran mengajarkannya
interaktif di satuan pendidikan melalui
program, kebijakan, dan penganggaran
24 A.2 D. I Kualitas D. I .2 Dukungan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik
• Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan pembelajaran psikologis kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan Konsultasi peningkatan mutu
numeras1 dan kebijakan psikologis bagi peserta didik untuk pendidikan (konsultan &
yang menunyang mendukung kemampuan numerasi psikolog)
dukungan
psikologis kepada
2. Pendidik mengimplementasikan
pengetahuan tentang dukungan
• Peningkatan Kompetensi Guru
untuk pembelajaran berorientasi
murid psikologis untuk menumbuhkan pada peserta didik
kepercayaan diri dan perasaan diterima
tanpa dibeda-bedakan peserta didik pada
• Peningkatan Kompetensi Guru
untuk memahami konten
proses pembelajaran numerasi pembelajaran dan cara
3. Kepala satuan pendidikan mendorong mengajarkannya
perbaikan dukungan psikologis di satuan
pendidikan melalui program, kebijakan,
dan penganggaran
25 A.I A.I A.1.2 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan Kemampuan Kompetensi kompetensi guru mempelajari tentang teks sastra sebagai Peningkatan kompetensi guru
literasi literasi membaca teks dan kebijakan bagian dari kemampuan literasi untuk memperkuat literasi
sastra yang menunjang
kompetensi
2. Pendidik mengimplementasikan
pengetahuan tentang teks sastra untuk
• Pengembangan kegiatan literasi
dan numerasi
membaca teks
sastra
memperbaiki proses pembelajaran
literasi peserta didik
• Kegiatan pemberdayaan
perpustakaan terutama untuk
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pengembangan minat baca
perbaikan kemampuan teks sastra di peserta didik
satuan pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
26 A.I A.I A.1.1 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan Kemampuan Kompetensi kompetensi GTK mempelajari tentang teks informasi Peningkatan kompetensi guru
literasi literasi membaca teks dan kebijakan sebagai bagian dari kemampuan literasi untuk memperkuat literasi
26
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
informasi yang menunjang 2. Pendidik mengimplementasikan • Pengembangan kegiatan i
kompetensi pengetahuan
literas tentang teks informasi dan numerasi
membaca teks untuk memperbaiki proses • Kegiatan pemberdayaan
informasi pembelajaran
literasi peserta didik perpustakaan terutama untuk
3. Kepala satuan pendidikan mendorong pengembangan minat baca
perbaikan kemampuan teks informasi peserta didik
di
satuan pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
27 A.I D.2 Refleksi D.2.3 Penerapan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan dan perbaikan praktik inovatif kompetensi GTK mempelajari tentang penerapan praktik Kegiatan komunitas belajar
literasi pembelajaran dan kebijakan inovatif untuk mendukung kemampuan antar sekolah (termasuk
oleh guru yang menunyang literasi KKG, MGMPS, MGMPK,
MGMP,
penerapan praktik 2. Pendidik mengimplementasikan KKKS, atau MKKS)
inovatif pengetahuan tentang penerapan praktik • Peningkatan kompetensi guru
inovatif untuk memperbaiki proses untuk memahami konten
pembelajaran literasi peserta didik pembelajaran dan cara
3. Kepala satuan pendidikan mendorong mengajarkannya
perbaikan penerapan praktik inovatif di
satuan pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
28 A.I D.2 Refleksi D.2.2 Refleksi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan dan perbaikan atas praktik kompetensi GTK mempelajari tentang refleksi atas Pelaksanaan supervisi
literasi pembelajaran mengajar dan kebijakan praktik untuk mendukung
mengajar pembelajaran semua mata
oleh guru yang menunyang kemampuan
literasi pelajaran/guru di sekolah
refleksi atas 2. Pendidik mengimplementasikan • Pelaksanaan kegiatan as
praktik mengajar komunit
pengetahuan tentang refleksi atas belajar di satuan pendidikan
praktik
mengajar untuk memperbaiki proses • Peningkatan kompetensi
pembelajaran
guru literasi peserta didik untuk pengembangan diri
3. Kepala satuan pendidikan mendorong melalui kebiasaan refleksi
perbaikan kompetensi refleksi atas
praktik mengajar di satuan pendidikan
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
29 A.I D.1 Kualitas D.1.3 Metode Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan pembelajaran pembelajaran kompetensi GTK mempelajari tentang metode Penyusunan perencanaan
27
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
literasi dan kebijakan pembelajaran interaktif untuk program satuan pendidikan (visi
yang menunyang mendukung kemampuan literasi misi sekolah, RKJM, RKT,
aktivasi kognitif 2. Pendidik mengimplementasikan RKAS)
pengetahuan tentang metode • Peningkatan kompetensi kepala
pembelajaran literasi untuk memperbaiki sekolah

3.
proses literasi pembelajaran peserta didik
Kepala satuan pendidikan mendorong
• Pengembangan dan pelaksanaan
program kerja kepala sekolah
perbaikan metode pembelajaran di satuan
pendidikan melalui program, kebijakan,
dan penganggaran
30 A.I D.1 Kualitas D.1.2 Dukungan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan pembelajaran psikologis kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan Konsultasi peningkatan mutu
literasi dan kebijakan psikologis bagi peserta didik untuk pendidikan (konsultan &
yang menunyang mendukung kemampuan literasi psikolog)
dukungan 2. Pendidik mengimplementasikan • Peningkatan Kompetensi Guru
psikologis kepada pengetahuan tentang dukungan untuk pembelajaran berorientasi
murid psikologis untuk menumbuhkan pada peserta didik
kepercayaan diri dan perasaan diterima
• Peningkatan Kompetensi Guru
tanpa dibeda-bedakan peserta didik pada untuk memahami konten
proses pembelajaran literasi pembelajaran dan cara
3. Kepala satuan pendidikan mendorong mengajarkannya
perbaikan dukungan psikologis di satuan
pendidikan melalui program, kebijakan,
dan penganggaran
31 A.I D.3 D.3.3 Dukungan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan Kepemimpinan untuk refleksi kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan untuk Pengembangan kegiatan
literasi instruksional guru dan kebijakan refleksi pendidik untuk mendukung pelibatan orang
yang menunjang kemampuan literasi tua/wali/keluarga di
dukungan untuk 2. Kepala satuan pendidikan pembelajaran
refleksi guru mengimp lementasikan pengetahuan • Peningkatan kompetensi guru
tentang pemberian dukungan untuk untuk memperkuat numerasi
refleksi guru dalam memperbaiki proses
pembelajaran literasi peserta didik
• Peningkatan kompetensi guru
untuk keterlibatan orang
3. Kepala satuan pendidikan mendorong tua/wali dan masyarakat dalam
perbaikan terhadap dukungan untuk pembelajaran
28
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
refleksi guru di satuan pendidikan
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
32 A.I D.3 D.3.2 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
Kemampuan Kepemimpinan Pengelolaan kompetensi GTK mempelajari tentang pengembangan dan Penyusunan kurikulum
literasi instruksional kurikulum
satuan
dan kebijakan
yang menunyang
pengelolaan kurikulum satuan untuk
mendukung kemampuan literasi • Penyusunan silabus/tujuan
pembelajaran
pendidikan pengelolaan 2. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Peningkatan kompetensi guru
kurikulum mengimp lementasikan pengetahuan untuk memahami kurikulum dan
sekolah tentang pengembangan dan pengelolaan cara mengajarkannya
kurikulum satuan untuk memperbaiki
proses pembelajaran literasi peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan pengelolaan kurikulum di
satuan pendidikan melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
33 D.1 Kualitas D.1 Kualitas D.1.3 Metode Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran pembelajaran pembelajaran kompetensi GTK mempelajari metode pembelajaran Penyusunan silabus / tujuan
dan kebijakan interaktif sebagai bagian dari kualitas pembelajaran
yang menunyang
aktivasi kognitif
pembelajaran
2. Pendidik mengimplementasikan
• Peningkatan kompetensi guru
untuk keterlibatan orangtua/wali
pengetahuan tentang metode dan masyarakat dalam
pembelajaran interaktif untuk pembelajaran
memperbaiki proses pembelajaran
• Peningkatan Kompetensi Guru
3. Kepala satuan pendidikan mendorong untuk memahami konten
perbaikan metode pembelajaran melalui pembelajaran dan cara
program, kebijakan dan penganggaran mengajarkannya
34 D.1 Kualitas D.1 Kualitas D.1.2 Dukungan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran pembelajaran psikologis kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan Konsultasi peningkatan mutu
dan kebijakan psikologis sebagai bagian dari kualitas pendidikan (konsultan &
yang menunyang pembelajaran psikolog)
dukungan afektif
kepada murid
2. Pendidik mengimplementasikan
pengetahuan tentang dukungan
• Peningkatan Kompetensi Guru
untuk pembelajaran berorientasi
psikologis untuk menumbuhkan pada peserta didik
kepercayaan diri dan perasaan diterima
• Peningkatan Kompetensi Guru

29
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
tanpa dibeda-bedakan peserta untuk memahami konten
3. Kepala satuan didik
pendidikan mendorong pembelajaran dan cara
perbaikan dukungan psikologis melalui mengajarkannya
program, kebijakan, dan penganggaran
35 D.1 Kualitas D.2 Refleksi D.2.3 Penerapan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran dan perbaikan praktik inovatif kompetensi GTK mempelajari tentang penerapan praktik Kegiatan komunitas belajar
pembelajaran dan kebijakan inovatif sebagai bagian dari kualitas antar sekolah (termasuk
oleh guru yang menunjang pembelajaran KKG, MGMPS, MGMPK,
MGMP,
penerapan praktik 2. Pendidik mengimplementasikan KKKS, atau MKKS)
inovatif pengetahuan tentang penerapan praktik • Peningkatan kompetensi guru
inovatif untuk memperbaiki proses untuk memahami
pembelajaran peserta didik konten pembelajaran
3. Kepala satuan pendidikan mendorong dan cara
perbaikan penerapan praktik inovatif
melalui program, kebijakan dan
penganggaran
36 D.1 Kualitas D.2 Refleksi D.2.2 Refleksi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran dan perbaikan atas praktik kompetensi GTK mempelajari tentang refleksi atas Pelaksanaan supervisi
pembelajaran mengajar dan kebijakan praktik untuk mendukung kualitas
mengajar pembelajaran semua mata
oleh guru yang menunyang pembelajaran pelajaran/guru di sekolah
refleksi atas 2. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Pelaksanaan kegiatan as
praktik mengajar komunit
mengimplementasikan pengetahuan belajar di satuan pendidikan
tentang refleksi atas praktik mengajar • Peningkatan kompetensi
untuk
guru memperbaiki proses untuk pengembangan diri
pembelajaran melalui kebiasaan
3. peserta didik refleksi
Kepala satuan
perbaikan pendidikan
terhadap refleksimendorong
atas praktik
mengajar melalui program, kebijakan,
dan penganggaran.
37 D.1 Kualitas D.3 D.3.3 Dukungan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
pembelajaran Kepemimpinan untuk refleksi kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan untuk Pengembangan kegiatan
instruksional guru dan kebijakan refleksi guru yang dapat mendukung pelibatan orang
yang menunyang kualitas pembelajaran tua/wali/keluarga di
dukungan untuk 2. Kepala satuan pendidikan pembelajaran
refleksi guru mengimplementasikan pengetahuan • Peningkatan kompetensi
guru 30
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
tentang pemberian dukungan untuk untuk memperkuat numerasi
refleksi guru dalam memperbaiki proses • Peningkatan kompetensi
guru pembelajaran peserta didik untuk keterlibatan
orang
3. Kepala satuan pendidikan mendorong tua/wali dan masyarakat
dalam perbaikan terhadap dukungan untuk pembelajaran
refleksi guru di satuan pendidikan
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
38 D.1 Kualitas D.3
pembelajaran
D.3.2
Kepemimpinan
Peningkatan
Pengelolaan
1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik
kompetensi GTK
• Kegiatan BOS
mempelajari tentang pengembangan dan
Reguler
Penyusunan kurikulum
instruksional kurikulum dan kebijakan pengelolaan kurikulum sekolah untuk • Penyusunan
silabus/tujuan satuan yang menunyang mendukung peningkatan kualitas
pembelajaran
pendidikan pengelolaan pembelajaran • Peningkatan kompetensi guru
kurikulum 2. Kepala satuan pendidikan dan untuk memahami kurikulum
sekolah pendidik mengimplementasikan dan cara mengajarkannya
pengetahuan tentang pengelolaan
untuk memperbaiki
kurikulum sekolah proses pembelajaran
peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan pengelolaan kurikulum
sekolah melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
39 D.4 Iklim D.4 Iklim D.4.9 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik Kegiatan BOS Reguler
keamanan keamanan Pemahaman dan kompetensi GTK •
mempelajari mempelajari tentang Penyelenggaraan: pencegahan
satuan satuan sikap guru dan kebijakan definisi, ragam kasus, serta sikap terkait penyalahgunaan narkotika,
pendidikan pendidikan tentang rokok, yang menunyang rokok, minuman keras, dan narkoba, psikotropika, zat adiktif
minuman keras, pemahaman dan serta pencegahan dan penanganannya, (narkoba), minuman keras,
dan narkoba sikap guru sebagai bagian dari ikim keamanan merokok, dan HIV AIDS
terhadap narkoba satuan • Peningkatan kompetensi guru
2. Pendidik mengimplementasikan untuk memahami
pengetahuan tentang definisi, ragam penyalahgunaan narkotika,
kasus, serta sikap terkait rokok, minuman psikotropika, zat adiktif
keras, dan narkoba, serta pencegahan dan (narkoba), minuman keras,
penanganannya, untuk memperbaiki merokok, dan HIV AIDS
proses pembelajaran peserta didik
31
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan pemahaman dan sikap guru
tentang pencegahan dan penanganan
rokok, minuman keras, dan narkoba
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
40 D.4 Iklim D.4 Iklim D.4.7 Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
keamanan keamanan Pemahaman dan kompetensi GTK mempelajari tentang definisi, ragam Pengembangan program
satuan satuan sikap guru dan kebijakan kasus, serta sikap terkait kekerasan pencegahan dan penanganan
pendidikan pendidikan tentang yang menunyang seksual, serta pencegahan dan kekerasan dan kekerasan seksual
kekerasan pemahaman dan penanganannya, sebagai bagian dari di satuan pendidikan (termasuk
seksual sikap guru iklim keamanan satuan program Roots)
terhadap
kekerasan seksual
2. Pendidik mengimplementasikan
pengetahuan tentang definisi, ragam
• Peningkatan kompetensi guru
untuk memahami tentang
kasus, serta sikap terkait kekerasan perundungan, kekerasan, dan
seksual, serta pencegahan dan kekerasan seksual
penanganannya, untuk memperbaiki
proses pembelajaran peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan pemahaman dan sikap guru
tentang pencegahan dan penanganan
kekerasan seksual melalui program,
kebijakan, dan penganggaran
41 D.4 Iklim D.8 Iklim D.8.1 Toleransi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
keamanan Kebinekaan agama dan kompetensi GTK mempelajari konsep dan praktik terkait Pengembangan pembelajaran
satuan budaya dan kebijakan toleransi agama dan budaya untuk berbasis proyek (termasuk P5)
pendidikan yang menunyang
terciptanya
mendukung iklim keamanan satuan
2. Pendidik mengimplementasikan
• Pengembangan kegiatan
pelibatan orang
toleransi agama pengetahuan tentang toleransi agama dan tua/wali/keluarga di
dan budaya budaya untuk memperbaiki proses pembelajaran
pembelajaran peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
• Peningkatan kompetensi guru
untuk memahami
perbaikan penerapan toleransi agama dan toleransi/kesetaraan/moderasi
budaya di satuan pendidikan melalui beragama dan budaya
program, kebijakan, dan penganggaran

32
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
42 D.4 Iklim D.8 Iklim D.8.3 Toleransi Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
keamanan Kebinekaan dan kesetaraan kompetensi GTK mempelajari tentang dukungan atas Program pembinaan
kesiswaan satuan peserta didik dan kebijakan kesetaraan siswa untuk mendukung iklim dan
kepemimpinan siswa pendidikan yang menunjang keamanan satuan •
Pengembangan kegiatan
terciptanya sikap 2. Pendidik mengimplementasikan pelibatan orang
inklusif pengetahuan terkait dukungan atas tua/wali/keluarga di
kesetaraan siswa untuk memperbaiki pembelajaran
proses pembelajaran peserta didik • Peningkatan kompetensi guru
3. Kepala satuan pendidikan mendorong untuk memahami sikap
perbaikan tentang dukungan atas inklusif, toleran, dan kesetaraan
kesetaraan siswa melalui kebijakan gender (termasuk pendidikan
dan penganggaran inklusif/disabilitas)
43 D.4 Iklim D.10 Iklim D.10.2 Layanan Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
keamanan Inklusivitas satuan kompetensi GTK mempelajari tentang layanan yang Peningkatan kompetensi guru
satuan pendidikan dan kebijakan dibutuhkan oleh peserta didik dengan untuk pengelolaan lingkungan
pendidikan untuk peserta yang menunyang kecerdasan dan bakat istimewa untuk pembelajaran yang aman dan
didik cerdas dan sekolah untuk mendukung iklim keamanan satuan nyaman
bakat istimewa murid cerdas dan 2. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Peningkatan kompetensi guru
bakat istimewa mengimplementasikan layanan bagi untuk memahami
peserta didik dengan kecerdasan dan konten pembelajaran
bakat istimewa untuk dan cara
meningkatkan proses pembelajaran mengajarkannya
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan layanan untuk peserta didik
dengan kecerdasan dan bakat istimewa
melalui program, kebijakan, dan
penganggaran
44 D.4 Iklim D.10 Iklim D.10.3 Sikap Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
keamanan Inklusivitas terhadap kompetensi GTK mempelajari tentang sikap terhadap Peningkatan kompetensi guru
satuan disabilitas dan kebijakan disabilitas untuk mendukung iklim untuk pengelolaan lingkungan
pendidikan yang mendukung keamanan sekolah pembelajaran yang aman dan
terciptanya 2. Pendidik mengimplementasikan nyaman
sekolah ramah pengetahuan tentang sikap terhadap • Peningkatan kompetensi guru
disabilitas disabilitas untuk memperbaiki proses untuk memahami sikap
pembelajaran peserta didik inklusif,
toleran, dan kesertaan gender
33
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
3. Kepala satuan pendidikan mendorong (termasuk pendidikan perbaikan terkait sikap terhadap inklusif/disabilitas)

disabilitas melalui program, kebijakan, • Pengembangan sekolah sehat,


dan penganggaran sekolah aman, sekolah ramah
anak, sekolah inklusi, sekolah
adiwiyata, dan sejenisnya
45 D.4 Iklim E.5 Program E.5.5 Program Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
keamanan dan kebijakan dan Kebijakan kompetensi GTK mempelajari tentang program dan Peningkatan kompetensi guru
satuan satuan mengena1 dan kebijakan kebijakan mengenai kesetaraan gender di untuk memahami sikap inklusif,
pendidikan pendidikan kesetaraan yang mendukung satuan pendidikan untuk mendukung toleran, dan kesertaan gender
gender terlaksananya iklim keamanan (termasuk pendidikan
program dan 2. Pendidik mengintegrasikan pengetahuan inklusif/disabilitas)
kebijakan sekolah
terkait kesetaraan
tentang program dan kebijakan mengenai
kesetaraan gender di satuan pendidikan
• Pengembangan sekolah sehat,
sekolah aman, sekolah ramah
gender untuk memperbaiki proses pembelajaran anak, sekolah inklusi, sekolah
peserta didik adiwiyata, dan sejenisnya
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan program, kebijakan, dan
penganggaran mengenai kesetaraan
gender di satuan pendidikan
46 D.4 Iklim E.5 Program E.5.1 Program Peningkatan 1. Kepala satuan pendidikan dan pendidik • Kegiatan BOS Reguler
keamanan dan kebijakan dan kebijakan kompetensi GTK mempelajari tentang program dan Pelaksanaan kegiatan orientasi
satuan satuan satuan dan kebijakan kebijakan mengenai pencegahan dan siswa barn yang bersifat
pendidikan pendidikan pendidikan yang mendukung penanganan perundungan di satuan akademik dan pengenalan
tentang terlaksananya pendidikan untuk mendukung iklim lingkungan tanpa kekerasan
perundungan program dan keamanan. • Peningkatan kompetensi guru
kebijakan sekolah 2. Pendidik mengintegrasikan pengetahuan untuk memahami tentang
terkait tentang program dan kebijakan mengenai perundungan, kekerasan, dan
perundungan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual
perundungan di satuan pendidikan untuk
memperbaiki proses pembelajaran
peserta didik
3. Kepala satuan pendidikan mendorong
perbaikan program, kebijakan, dan
penganggaran mengenai pencegahan dan
34
N Akar Masalah
Identifikasi Kegiatan Benahi Inspirasi Kegiatan Benahi Kegiatan ARKAS
0 Level 1 Level 2
penanganan perundungan di
satuan pendidikan

35
3. Benahi

Proses benahi adalah proses menentuk an program dan kegiatan dengan


tahapan sebagai berikut.
• Dari akar masalah yang sudah dirumuskan, SD Negeri 11 Teupah Barat
menentukan program dan kegiatan untuk menyelesaikan akar masalah yang
teridentifikasi.
• Dalam Penentuan program dan kegiatan SD Negeri 11 Teupah Barat merujuk
pada contoh program dan kegiatan yang dirumuskan oleh Kemendikbud Ristek
(ada pada lampiran)
• Setelah diidentifikasi dan mencari akar masalah melalui proses refleksi
terhadap rapor pendidikan SD Negeri 11 Teupah Barat, maka proses benahi
atau menentukan program dan kegiatan bisa dilihat pada tabel di bawah ini.

36
BAB4RENCANAKEGIATANTAHUNAN

A. Rencana Kerja Tahunan (RKT)


Rencana kerja tahunan adalah perencanaan program kerja yang akan
digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan kerja dalam waktu satu tahun yang
akan datang. Rencana kerja tahunan ini membantu sebuah tim atau kelompok
yang lebih besar untuk mengetahui hal apa saja yang ingin dicapai, memecah
pekerjaan menjadi lebih ringan dan ringkas dan juga mencari cara terbaik untuk
mencapai tujuan tersebut.
Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2024 SD Negeri 11 Teupah
Barat disusun berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang diambil dari
Rapor Pendidikan TAHUN 2023. Proses penyusunan RKT SD Negeri 11
Teupah Barat dirumuskan mengacu pada hasil Identifikasi, Refleksi dan
Benahi dari rapor pendidikan tahun 2022/2023.
Alur penyusunan RKT ini dengan cara seperti
• Dari tahapan identifikasi, refleksi dan benahi sebelumnya, selanjutnya
dimasukkan dalam format RKT
• Ditambahkan satu kolom untuk menerjemahkan Benahi menjadi kegiatan
yang akan masuk ke dalam RKAS
• Kegiatan yang tidak perlu pembiayaan tetap dijalankan meski tidak ada
di dalamRKAS
Format RKT ini adalah bentuk yang lebih sederhana dari format RKT
yang ada sebelumnya
• RKT ini disusun dalam bentuk matrik seperti pada tabel di bawah ini.
Rencana Kerja Tahunan di atas disusun berdasarkan rapor pendidikan yang
telah dipelajari dan dianalisis dari 5 Indikator Prioritas yakni Dimensi A
(Al,A2,A3) dan Dimensi D (D4, D8)

B. Jadwal Kegiatan Tahunan


Jadwal Kegiatan Tahunan ini merupakan implementasi dari RKT yang telah disusun
berdasarkan Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang mengacu pada hasil analisis
dari rapor pendidikan SD Negeri8 Teupah Barat. Penyusunan jadwal kegiatan
tahunan ini tidak lepas dari analisis kegiatan yang berdasarkan kalender pendidikan
pada tahun berjalan. Selain pada kalender pendidikan penyusunan jadwal kegiatan
tahunan ini mengacu pada permendikbud Ristek Nomor 63 Tahun 2023 Tentang
Juknis BOSP (Biaya Operasional Satuan Pendidikan).

Permendikbud nomor 63 tahun 2024 mengatur tentang penyaluran dana BOS


reguler untuk SD menjadi tahap yaitu TAHAP 1 periode Januari-Juni dan tahap
2 periode Juli-Desember 2023. Dengan demikian sangat berpengaruh terhadap
jadwal kegiatan tahunan di SD Negeri8 Teupah Barat. Berikut jadwal kegiatan
tahunan SD
Negeri 8 Teupah Barat:
37
Tabel 5. Jadwal Kegiatan Tahunan
SD Negeri 11 Teupah Barat
Tahun 2024

Sumber
No Program Kegiatan Sasaran Waktu
Dana

1 Standar Isi

1) Penyusunan Kurikulum $ Kepala [sekolah Juli 2024 BOSP

2 StandarGTK
1) Kegiatan KKG dan KKKS Jan-Des
GurudanKS
BOSP

3 Standar Proses
1) Ekstrakurikuler Olahraga Guru dan siswa Jan-Des
BOSP
2) Pesantren Kllat Maret-April

4 Pengembangan Sarpras

1) Pengadaan Buku Siswa Siswa Juni-Agustus BOSP


2) Buku Referensi Januari-feb
3) Pemeliharaan Listrik Sekolah Sekolah Jan-Des
4) Pemeliharan WC Sekolah Sekolah Jan-Des
Jan-Des
5) Pengecatan sekolah sekolah
Desember
6) Pemeliharaan Halaman Gurudan
Jan-Sept.
7) Pemeliharaan Komputer siswa Sekolah Jan-Maret
Jul-Sept
Jul-Des
5 Standar Pengelolaan

1) PPDB Siswa Juni-Juli BOSP


2) Pendataan Dapodik dan Operator Sekolah Jan-Des
ARKAS

Sumber
No Program Kegiatan Sasaran Waktu
Dana
Juli-Jan
1. Program Kerja KS KS
Jan-Des
2. Penyusunan RKT/RKAS KS/Guru/Sekolah
Jan-Des
3. Belanj a ATK Sekolah Sekolah
Jan-Des
4. Pengadaan Alat Kebersihan sekolah Sekolah Jan-Des
5. Langganan Listrik Sekolah

7 Standar Pembiayaan

1) Honorarium Guru Guru Tendik Jan-Des BOSP


2) Honor Tendik
Jan-Des
38
8 Standar Penilaian

1) UTS Siswa Kelas 1-6 Maret/Sept BOSP


2) UKK Siswa Kelas 1-5 Juni
3) UAS Siswa kelas 1-6 Desember
4) Ujian Kelas 6 Mei
5) ANBK Kelas 5 September-
Desember

39
BAB 5 PENUTUP

A KESIMPULAN
Rencana Kerja Tahunan (RKT) merupakan perencanaan yang disusun
oleh sekolah setiap tahun berdasarkan perencanaan yang berbasis data (PBD)
yang didasarkan pada rapor pendidikan sekolah. Penyusunan RKT ini tersusun
melalui proses analisis terhadap rapor pendidikan dengan mekanisme Identifikasi,
Refleksi, dan Benahi (IRB). Hasil dari proses IRB ini maka dijadikan Rencana
kerja tahunan yang selanjutnya jadi rujukan dalam penyusunan RKAS.
Proses IRB terhadap Rapor Pendidikan fokus pada indikator
prioritas pendidikan dasar yakni indikator:
1) Al. Kemampuan Literasi
2) A2. Kemampuan Numerasi
3) A3. Karakter
4) D4. Iklim Keamanan sekolah
5) D8. Iklim Kebhinekaan sekolah
Dari kelima indikator tersebut di atas maka diperoleh indikator yang
kurang baik (bermasalah), maka indikator yang bermasalah yang akan
diintervensi khusus dalam pengembangan perencanaan sekolah berdasarkan akar
masalah yang diperoleh dari level 2 (sub indikator) atau dari sub indikator
dimensi lain yang dianggap berpengaruh terhadap nilai capaian satuan pendidikan.
Dengan demikian akhimya RKT SD Negeri 11 Teupah Barat untuk tahun
2024 tersusun dengan Perencanaan Berbasis Data (PBD) yang berdasarkan Laporan
Raport
Pendidikan Tahun 2022/2023.

B. REKOMENDASI
1) Satuan Pendidikan
• diharapkan satuan pendidikan bisa dan wajib melaksanakan
program sesuai program yang telah disusun dalam RKT
• diharapkan satuan pendidikan mampu melakukan penyesuaian
dengan biaya dan anggaran yang tersedia serta menggunakan
prinsip pengelolaan pembiayaan.
2) Warga Sekolah
• Kepala Sekolah sebagai kepala satuan pendidikan agar mampu
menjadi manajer dalam pelaksanaan kegiatan dan penggunaan
anggaran sesuai dengan tugas dan fungsinya serta mengacu pada
peraturan yang berlaku
• Guru dan tendik agar bisa melaksanakan seluruh program yang
sudah direncanakan dan mampu menjadi mitra kerja dari kepala
sekolah dalam pengelolaan dan pengembangan sekolah ke arah yang
lebih baik.
3) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
40
• Dinas Pendidikan diharapkan agar selalu memberikan bimbingan teknis
kepada satuan pendidikan dalam melakukan perencanaan berbasis data
• Dinas Pendidikan agar selalu melakukan sosialisasi Jukn is BOSP setiap
tahunnya agar para kepala satuan pendidikan memahami dengan tuntas
terkait penggunaan dana BOSP.

41

Anda mungkin juga menyukai