0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Panduan Keselamatan Kebakaran Kelas C

Dokumen ini membahas tentang kebakaran, termasuk dasar hukum, jenis-jenis kebakaran, dan faktor risiko kebakaran di tempat kerja. Penanggulangan dan pencegahan kebakaran kelas C dijelaskan dengan langkah-langkah praktis untuk mengurangi risiko. Penting untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran meskipun pekerjaan dianggap aman.

Diunggah oleh

hardi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan10 halaman

Panduan Keselamatan Kebakaran Kelas C

Dokumen ini membahas tentang kebakaran, termasuk dasar hukum, jenis-jenis kebakaran, dan faktor risiko kebakaran di tempat kerja. Penanggulangan dan pencegahan kebakaran kelas C dijelaskan dengan langkah-langkah praktis untuk mengurangi risiko. Penting untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran meskipun pekerjaan dianggap aman.

Diunggah oleh

hardi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Basic Fire

Hardi Hidayat – EHS Team Leader


LATAR BELAKANG
Dasar Hukum

UU No. 1
Tahun 1970
Tentang
Keselamatan
Kerja

DASAR
PENERAPAN

Peraturan Menteri PU
No.26/PRT/M/2008
tentang Persyaratan
Teknis Sistem.
Proteksi Kebakaran pa
da Bangunan Gedung
dan Lingkungan
Kebakaran (Fire) Kejadian yang muncul karena ada reaksi
oksidasi eksotermis yang berlangsung dengan cepat
dari suatu bahan bakar disertai dengan timbulnya api
Teori Thetrahedron Api

BAHAN BAKAR (FUEL) bisa berbentuk padat, cair atau gas yang bila dipanaskan mengeluarkan uap mudah
terbakar. Contohnya termasuk kertas, kayu, kardus, cat, minyak, asetilena, dll

OKSIGEN biasanya hadir di udara dalam jumlah yang cukup untuk membentuk dan mempertahankan api.

PANAS temperatur kritis harus dicapai untuk pengapian terjadi , tetapi setelah api telah terbentuk, biasanya
api tersebut akan mempertahankan panasnya sendiri.

REAKSI KIMIA BERANTAI Serangkaian reaksi yang terjadi secara berurutan. Kebakaran hanya dapat bertahan
selama reaksi berantai yang mandiri ini dibiarkan berlanjut tanpa gangguan.
Jenis – Jenis Kebakaran

•Kelas kebakaran A: adalah jenis kebakaran yang


disebabkan benda padat mudah terbakar seperti kayu,
kertas, kain dan sejenisnya.
•Kelaskebakaran B: adalah jenis kebakaran yang
disebabkan benda cair mudah terbakar seperti minyak
bumi, oli, gas, lemak dan sejenisnya.
•Kelaskebakaran C: adalah jenis kebakaran yang
disebabkan oleh listrik, seperti korsleting listrik dan
malfungsi alat-alat elektronik.
•Kelaskebakaran D: adalah jenis kebakaran yang
disebabkan oleh logam seperti seng, magnesium, serbuk
aluminium, sodium, titanium dan sebagainya.
Faktor Risiko Kebakaran di Pekerjaan
Lift / Eskalator
 Korsleting akibat adanya Perlengkapan Listrik yang tidak
standard
 Adanya Kerusakan atau kondisi tidak layak seperti kabel
terklupas, Socket terhubung tidak sempurna
 Adanya Debu atau benda konduktor lainnya yang dapat
menyebabkan arus pendek
 Adanya korosi terhadap perlengkapan listrik di Panel / Ruang
mesin
 Adanya kobocoran di ruang mesin Lift / Eskalator yang
menyebabkan cairan / air masuk ke dalam panel
 Tidak memadainya system grounding / Penangkal Petir untuk
menanggulangi hantaran Ketika terdapat Petir.
 Spark yang mengenai benda mudah terbakar saat memotong
Rope
Penanggulangan Kebakaran Kelas C
 Pastikan memutus sumber panas yaitu dengan mematikan atau
menurunkan Daya Listrik di Area yang terbakar
 Gunakan Fire Blanket. taruh selimut anti api di atas titik api. Hal
yang harus diperhatikan adalah jangan melempar selimut anti api
saat menggunakannya untuk memadamkan kebakaran. Selimut
anti api sangat efektif digunakan pada tahap awal kebakaran.
Selimut anti api juga memiliki keunggulan tidak merusak objek
atau wilayah sekitar kebakaran.
 Alat Pemadam Api Ringan Jenis CO2. PAR CO2 adalah APAR
yang sangat cocok untuk memadamkan api kelas kebakaran C,
karena:
• Non-konduktor
• Bersifat clean agent
• Tidak meninggalkan residu yang membuat alat elektronik jadi korosif
• Bekerja cepat memadamkan api dengan teknik breaking chain
reaction
Pencegahan Kebakaran Kelas C
 Saat melakukan isntalasi listrik lift / escalator saat MOD pastikan
dalam keadaan rapih, dan terhubung dengan baik
 Lakukan Pengecheckan kondisi peralatan listrik pada panel di
ruang mesin, panel di atas sangkar selalu dalam keadaan baik
seperti kondisi kabel, Socket-Socket
 Lakukan Pembersihan panel listrik dari debu-debu atau sarang
laba-laba atau benda lainnya yang dapat menjadi konduktor
 Jika terdapat korosi pada perlengkapan listrik seperti socket,
Terminal, dll segera diinfokan untuk direkomendasikan dilakukan
penggantian.
 Pastikan system Grounding berfungsi dengan baik.
 Pastikan Fuse atau pemutus arus bdalam kondisi baik.
Jangan Pernah Merasa Pekerjaan kita sudah aman
dan berisiko rendah. Bisa jadi abainya kita terhadap
bahaya yang kecil sekalipun dapat berdampak pada
diri sendiri dan orang lain

Terima Kasih

Anda mungkin juga menyukai