MODUL AJAR DEEP LEARNING
MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA
BAB 1 : JELAJAH NUSANTARA
A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : SMP PGRI 2 MAUMERE.
Nama Penyusun : MARSELINUS MIGO, [Link].
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas / Fase /Semester : VII / D / Ganjil
Alokasi Waktu : 24 JP (6 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
● Pengetahuan Awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar
tentang kalimat deskriptif dan pernah membaca atau mendengar
deskripsi tentang suatu tempat, benda, atau makanan. Sebagian
peserta didik mungkin sudah bisa membedakan antara fakta dan opini
sederhana.
● Minat: Peserta didik memiliki minat pada kegiatan bepergian (wisata),
kuliner, media sosial.
● Latar Belakang: Peserta didik berasal dari latar belakang yang
beragam. Sebagian aktif menggunakan media sosial, sementara
sebagian lainnya memiliki akses terbatas.
● Kebutuhan Belajar:
○ Visual: Peserta didik yang belajar melalui gambar, video, dan
warna. Pembelajaran akan menggunakan foto objek, dan video
perjalanan.
○ Auditori: Peserta didik yang belajar melalui pendengaran.
Pembelajaran akan melibatkan diskusi, penjelasan lisan, dan
menyimak paparan teman.
○ Kinestetik: Peserta didik yang belajar melalui aktivitas fisik.
Pembelajaran akan melibatkan kegiatan menulis, membuat
kerangka dan menyunting teks.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
○ Konseptual: Memahami pengertian, tujuan, ciri, dan struktur teks
deskripsi; mengenali unsur kebahasaan (kata konkret, kalimat
perincian, majas personifikasi, tanda baca, kata depan).
○ Prosedural: Menganalisis informasi dari teks deskripsi tulis dan
lisan, membandingkan berbagai jenis teks deskripsi, menyunting
teks, serta menyajikan teks deskripsi secara tulis dan lisan.
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Keterampilan
mendeskripsikan sesuatu sangat relevan untuk menceritakan
pengalaman liburan, mengulas makanan, membuat konten di media
sosial, atau menjelaskan suatu benda kepada orang lain.
● Tingkat Kesulitan: Sedang. Konsep dasar mudah dipahami, namun
membutuhkan latihan untuk dapat menghasilkan tulisan dan paparan
lisan yang efektif, kaya, dan menarik.
● Struktur Materi: Materi disusun secara sistematis: dimulai dari
mengidentifikasi dan memahami isi teks deskripsi, menganalisis unsur
kebahasaannya, hingga puncaknya adalah memproduksi dan
menyajikan teks deskripsi karya sendiri.
● Integrasi Nilai dan Karakter:
○ Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, dan
Berakhlak Mulia: Mensyukuri keindahan alam ciptaan Tuhan
(deskripsi Pantan Terong, Wae Rebo).
○ Bernalar Kritis: Menganalisis efektivitas informasi pada tempat
wisata, membandingkan informasi dari berbagai sumber.
○ Kreativitas: Menulis teks deskripsi yang menarik, dan
menggunakan majas untuk memperindah tulisan.
○ Kolaborasi/Bergotong Royong: Diskusi kelompok, menyunting
silang tulisan teman, dan memberikan umpan balik yang
membangun.
○ Kemandirian: Mencari arti kata di kamus, dan merefleksikan
proses belajar secara individu.
○ Kepedulian: Memahami pentingnya menjaga kelestarian alam
melalui ungkapan “jangan tinggalkan apa pun selain jejak kakimu”.
D. DIMENSI PROFIL LULUSAN
● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME, dan Berakhlak
Mulia: Menjaga dan mensyukuri alam sebagai ciptaan Tuhan.
● Kewargaan: Mengenal dan menghargai keragaman budaya, alam,
dan kuliner Indonesia.
● Penalaran Kritis: Mampu mengevaluasi informasi dari teks tulis, dan
lisan secara objektif.
● Kreativitas: Menghasilkan karya (tulisan) yang orisinal dan menarik.
● Kolaborasi: Bekerja sama secara efektif dalam kelompok untuk
mencapai tujuan bersama.
● Kemandirian: Bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.
● Kesehatan: Memahami pentingnya menjaga lingkungan wisata dan
menghargai alam.
● Komunikasi: Mampu menyampaikan gagasan secara lisan dan tulisan
dengan efektif dan santun.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 46 TAHUN 2025
● Menyimak: Menganalisis gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan
dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau
didengarkan); dan menganalisis unsur intrinsik teks sastra berbentuk
teks aural.
● Membaca dan Memirsa: Menganalisis informasi berupa gagasan,
pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe teks berwujud
teks visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat
dan tersirat; menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan
kepedulian dan/atau pendapat pro/kontra dari berbagai tipe teks
berwujud teks visual dan/atau audiovisual; dan mengevaluasi kualitas
dan/atau kredibilitas dari berbagai tipe teks berwujud teks visual
dan/atau audiovisual menggunakan sumber informasi lain.
● Berbicara dan Mempresentasikan: Mempresentasikan gagasan,
pandangan, arahan, dan/atau pesan untuk tujuan pengajuan usul dan
pemberian solusi dalam bentuk monolog, dialog logis, dan/atau berbagai
tipe teks secara kritis dan kreatif; dan menyajikan ungkapan kepedulian
dari berbagai tipe teks dan/atau teks multimodal.
● Menulis: Menulis gagasan, pandangan, arahan, pesan, pengalaman,
dan/atau imajinasi dalam berbagai tipe teks secara logis, kritis, kreatif,
menarik, dan/atau indah; menulis ungkapan kepedulian dan/atau
pendapat pro/kontra dalam berbagai tipe teks berbentuk teks
multimodal; dan menggunakan kosakata baru yang memiliki makna
denotatif, konotatif, dan kiasan untuk menulis.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
● Ilmu Pengetahuan Sosial : Mengenal lokasi geografis dan karakteristik
tempat wisata di Indonesia (Flores).
● Seni Budaya: Mengapresiasi keindahan alam, arsitektur rumah adat ,
dan produk kerajinan (suvenir).
● Prakarya (Kuliner): Mengenal dan mendeskripsikan makanan khas
daerah (keripik, Lekun).
● Informatika/TIK: Memanfaatkan media digital untuk mencari informasi,
membuat, dan mempublikasikan karya (blog, vlog).
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
● Pertemuan 1 (6 JP):
1. Peserta didik mampu menganalisis informasi berupa gagasan dan
pesan dari teks deskripsi untuk menemukan makna tersurat dengan
tepat.
2. Peserta didik mampu menginterpretasi gaya penulisan teks deskripsi
di media sosial untuk memahami sapaan dan tujuan penulis.
3. Peserta didik mampu menggunakan kosakata baru yang memiliki
makna denotatif untuk memahami teks dengan lebih baik.
● Pertemuan 2 (6 JP):
4. Peserta didik mampu menganalisis penggunaan kalimat perincian dan
majas personifikasi untuk memahami cara penulis menyajikan gagasan
secara kreatif.
5. Peserta didik mampu mempresentasikan gagasan secara lisan dalam
bentuk monolog deskriptif secara logis dan kreatif.
● Pertemuan 3 (2 JP):
6. Peserta didik mampu mengevaluasi kualitas informasi visual dan
tekstual dalam sebuah pamflet wisata secara kritis.
● Pertemuan 4 (4 JP):
7. Peserta didik mampu menganalisis dan membandingkan gagasan dari
dua teks deskripsi lisan (aural) untuk menemukan perbedaan tujuan dan
pandangan penutur.
● Pertemuan 5 (2 JP):
8. Peserta didik mampu menulis ulang kalimat dengan menerapkan
kaidah kebahasaan (huruf kapital, tanda baca, kata depan) untuk
menyajikan tulisan yang akurat.
● Pertemuan 6 (4 JP):
9. Peserta didik mampu menulis gagasan dan pengalamannya dalam
bentuk teks deskripsi secara logis, kritis, dan kreatif.
10. Peserta didik mampu mempresentasikan hasil tulisannya dan
memberikan tanggapan yang relevan terhadap paparan teman.
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
Mendeskripsikan keindahan alam, kekayaan kuliner, dan keunikan budaya
Indonesia melalui teks deskripsi untuk dipublikasikan di media sosial atau
blog perjalanan.
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Discovery Learning, Project-Based Learning
● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
○Mindful Learning: Peserta didik diajak untuk fokus dan sadar penuh
saat mengamati objek (gambar, ), menyimak paparan teman, dan
merefleksikan proses belajarnya.
○ Meaningful Learning: Peserta didik menghubungkan materi teks
deskripsi dengan pengalaman pribadi mereka (liburan, makanan
favorit, benda kesayangan) dan relevansinya di dunia digital (media
sosial, blog).
○ Joyful Learning: Pembelajaran dikemas dalam suasana yang
menyenangkan melalui permainan (mencari kata misterius), dan
diskusi kelompok yang interaktif.
● Metode Pembelajaran: Diskusi, Tanya Jawab, Presentasi, Penugasan,
Proyek.
● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Menyediakan beragam jenis teks (artikel blog,
pamflet, transkrip lisan) dan media (teks, gambar, video) sesuai
dengan gaya belajar peserta didik.
○ Diferensiasi Proses: Memberikan pilihan cara kerja: individu
(mencari arti kata), berpasangan (analisis pamflet), dan kelompok
(diskusi, ). Guru memberikan bimbingan sesuai tingkat kemampuan
peserta didik.
○ Diferensiasi Produk: Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman
melalui berbagai produk akhir, seperti tulisan deskripsi, paparan
lisan.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Pemanfaatan perpustakaan untuk mengakses
kamus dan buku referensi. Taman atau lingkungan sekolah dapat
menjadi objek observasi untuk latihan mendeskripsikan.
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua sebagai
narasumber cerita pengalaman wisata. Jika memungkinkan,
mengunjungi sentra kerajinan atau kuliner lokal.
● Mitra Digital: Mengajak peserta didik untuk menganalisis konten atau
YouTuber sebagai referensi.
LINGKUNGAN BELAJAR
Lingkungan pembelajaran yang mengintegrasikan antara ruang fisik, ruang virtual, dan budaya
belajar:
● Ruang Fisik:
○ Ruang kelas yang nyaman dan kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi.
○ Papan tulis/whiteboard dan spidol untuk menuliskan poin-poin penting dan hasil diskusi.
○ Media observasi seperti lingkungan sekitar sekolah (taman, kebun, lapangan) atau objek
lain yang relevan dan aman.
○ Kertas catatan kecil/sticky notes untuk umpan balik dan refleksi.
● Ruang Virtual:
○ Akses internet untuk mencari informasi, mengakses KBBI dan tesaurus daring, serta
membuat produk digital.
○ Aplikasi/Platform Digital (opsional): Google Slides, Canva, games, atau media
presentasi.
○ Media cetak, elektronik, dan/atau digital untuk penerbitan hasil tulisan.
● Budaya Belajar:
○ Mendorong rasa syukur atas ciptaan Tuhan melalui pengamatan alam.
○ Mengembangkan kemampuan bernalar kritis dalam membandingkan informasi dan
mengevaluasi data.
○ Meningkatkan kreativitas dalam mengalihwahanakan laporan hasil observasi.
○ Membiasakan kolaborasi dan gotong royong dalam kerja kelompok.
○ Menumbuhkan kemandirian dalam mengerjakan tugas.
○ Membangun rasa kepedulian terhadap alam.
○ Mendorong kebiasaan belajar dan menggali fakta-fakta objektif.
○
PEMANFAATAN DIGITAL
● Perpustakaan Digital/Sumber Daring: Komputer/Laptop dan akses internet untuk
mencari informasi, mengakses KBBI dan tesaurus daring, serta membuat produk digital.
Jurnal ilmiah atau artikel populer, serta situs web kredibel terkait sains atau alam.
● Forum Diskusi Daring: (Opsional, dapat diintegrasikan melalui Google Classroom atau
platform lain) untuk diskusi kelompok atau pengiriman umpan balik.
● Penilaian Daring: Kuis/Games singkat via aplikasi (Kahoot!/Quizizz) untuk
mengidentifikasi pengetahuan awal atau asesmen formatif.
● Media Presentasi Digital: Google Slides, Canva untuk presentasi kreatif.
● Media Publikasi Digital: Penerbitan hasil tulisan di media elektronik dan/atau digital.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
PERTEMUAN 1 (6 JP : 3 x 80 MENIT)
Topik: Menganalisis Isi dan Gaya Bahasa Teks Deskripsi
KEGIATAN PENDAHULUAN (20 MENIT)
● Pembukaan: Guru menyapa, mengajak berdoa, dan memeriksa
kehadiran.
● Mindful Learning: Guru mengajak peserta didik memejamkan mata
sejenak dan membayangkan satu tempat terindah yang pernah mereka
kunjungi.
● Apersepsi: Guru bertanya jawab tentang tempat yang dibayangkan
peserta didik, "Informasi apa yang paling ingin kamu sampaikan dari
tempat itu?"
● Motivasi: Guru menunjukkan gambar "Pantan Terong yang
Instagramable" dan bertanya, "Pesan apa yang ingin disampaikan oleh
foto dan judul ini?"
● Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
berfokus pada analisis makna tersurat dan tersirat.
KEGIATAN INTI (200 MENIT)
● Meaningful Learning: Peserta didik membaca teks "Pantan Terong
yang Instagramable" dan menghubungkannya dengan pengalaman
mereka melihat konten perjalanan di media sosial.
● Eksplorasi (Diferensiasi Proses):
1. Secara berkelompok, peserta didik menganalisis jawaban atas
pertanyaan-pertanyaan terkait isi teks untuk menemukan gagasan
utama dan pesan penulis.
2. Peserta didik menginterpretasi tujuan penggunaan kalimat sapaan
yang akrab pada teks.
3. Secara mandiri, peserta didik mencari arti kata-kata sulit untuk
memperkaya kosakata dan pemahaman.
● Joyful Learning: Diskusi kelas yang hidup tentang istilah-istilah media
sosial. Guru memfasilitasi peserta didik untuk saling menjelaskan dan
menganalisis mengapa istilah tersebut populer.
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Kelompok yang cepat selesai dapat diminta untuk mencari
makna tersirat dari pilihan kata penulis. Guru memberikan bimbingan
lebih pada kelompok yang kesulitan menganalisis teks.
○ Konten: Guru menyediakan kamus cetak dan akses ke KBBI daring.
KEGIATAN PENUTUP (20 MENIT)
● Refleksi: Peserta didik menjawab pertanyaan: "Apa perbedaan antara
sekadar membaca dengan menganalisis sebuah teks?"
● Rangkuman: Guru bersama peserta didik menyimpulkan cara
menemukan pesan penulis dalam teks deskripsi.
● Tindak Lanjut: Peserta didik diminta untuk mencari satu contoh tulisan
perjalanan singkat di media sosial untuk dianalisis pada pertemuan
berikutnya.
● Penutup: Salam dan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN DIAGNOSTIK
● Tanya Jawab: Di awal bab, guru bertanya: "Jika kamu melihat sebuah
pamflet wisata, informasi apa yang kamu cari untuk memutuskan tempat
itu bagus atau tidak?"
● Kuis Singkat: Peserta didik mengisi tabel "Saya Sudah Tahu" dan "Saya
Belum Tahu" terkait gambar pembuka bab untuk mengukur pengetahuan
awal mereka tentang topik.
ASESMEN FORMATIF
● Tanya Jawab: Dilakukan selama proses diskusi untuk mengecek
pemahaman konsep. Contoh: "Menurut analisis kalian, mengapa penulis
memilih majas personifikasi pada kalimat ini?"
● Diskusi Kelompok: Guru mengobservasi kemampuan peserta didik
dalam menganalisis, berargumen, dan bekerja sama menggunakan
lembar observasi.
● Latihan Soal/LKPD:
○ Pertemuan 1: Menganalisis gagasan pokok dan pesan dari teks
"Pantan Terong".
○ Pertemuan 2: Menganalisis fungsi kalimat perincian dan efek
penggunaan majas.
○ Pertemuan 3: Lembar kerja evaluasi pamflet wisata (menilai
kredibilitas, kelengkapan, dan daya tarik informasi).
○ Pertemuan 4: Mengisi tabel perbandingan untuk menganalisis
perbedaan gagasan, pandangan, dan tujuan dari dua teks aural.
○ Pertemuan 5: Latihan menyunting teks dengan fokus pada analisis
kesalahan dan justifikasi perbaikannya.
● Observasi: Guru mengamati kemampuan peserta didik saat
mempresentasikan gagasan secara logis dan kritis.
ASESMEN SUMATIF
● Produk (Proyek):
○ Tulisan: Peserta didik menulis sebuah teks deskripsi utuh tentang
benda, tempat, atau pengalaman. Penilaian menggunakan rubrik
yang menekankan pada logika gagasan, kreativitas, kedalaman
analisis, dan penggunaan kosakata kiasan/denotatif.
● Praktik (Kinerja):
○ Presentasi: Peserta didik mempresentasikan gagasannya dalam
bentuk monolog deskriptif.
○ Penilaian: Dinilai menggunakan rubrik yang mencakup kelogisan
argumen, kreativitas penyampaian, dan kemampuan
merespons pertanyaan secara kritis.
● Tes Tertulis: Tes akhir bab yang berisi soal-soal analisis dan evaluasi.
Contoh: menyajikan dua teks deskripsi singkat, lalu meminta peserta
didik untuk mengevaluasi mana yang lebih efektif dan memberikan
justifikasi berdasarkan analisis teks.
Mengetahui, Maumere, 6 September
Kepala Sekolah 2025
Guru Mata Pelajaran
YOSEFINA NONA, [Link]
NIP. MARSELINUS MIGO, [Link]
NIP.-