0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan122 halaman

Manajemen Waktu untuk Kehidupan Seimbang

Dokumen ini membahas pentingnya manajemen waktu yang efektif untuk mencapai tujuan hidup jangka panjang dengan mempertimbangkan keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan. Peserta diharapkan dapat menetapkan strategi manajemen waktu dan perencanaan yang efisien, serta memahami urgensi dalam mengelola waktu untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan. Selain itu, dokumen ini memberikan panduan tentang cara menetapkan misi hidup dan tujuan yang jelas untuk membantu dalam pengelolaan waktu.

Diunggah oleh

eka.mmsbdg
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan122 halaman

Manajemen Waktu untuk Kehidupan Seimbang

Dokumen ini membahas pentingnya manajemen waktu yang efektif untuk mencapai tujuan hidup jangka panjang dengan mempertimbangkan keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan. Peserta diharapkan dapat menetapkan strategi manajemen waktu dan perencanaan yang efisien, serta memahami urgensi dalam mengelola waktu untuk mencapai kebahagiaan dan kesuksesan. Selain itu, dokumen ini memberikan panduan tentang cara menetapkan misi hidup dan tujuan yang jelas untuk membantu dalam pengelolaan waktu.

Diunggah oleh

eka.mmsbdg
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TIME MANAGEMENT

DR. AYI TEJANINGRUM, SE., MT

PT. MAIRODI MANDIRI SEJAHTERA


TRAINING, CONSULTING & ENGINEERING SERVICES
+62 22 721 5668 [Link] training@[Link]

[Link] mairoditraining mairodimandirisejahtera mairoditraining


1
 PESERTAA DAPAT
MENGIMPLEMENTASIKAN MANAJEMEN
WAKTU SECARA EFEKTIF UNTUK MENCAPAI
TUJUAN HIDUP JANGKA PANJANG DENGAN
MEMPERTIMBANGKAN KESEIMBANGAN.
 PESERTA MEMAHAMI BAGAIMANA
KESIMBANGAN HIDUP DAPAT DILAKUKAN :
TUHAN, PEKERJAAN, KEUANGAN,
KELUARGA, KESEHATAN, SOSIAL DAN DIRI
SENDIRI
 MAMPU MENETAPKAN STRATEGI
MANAJEMEN WAKTU DAN PERENCANAAN
WAKTU SECARA EFEKTIF DAN EFISIEN.

2
3
 WAKTU YANG DIBERIKAN OLEH TUHAN
UNTUK SETIAP MANUSIA ADALAH SAMA
24 JAM PER HARI, 7 HARI PERMINGGU
DAN 365 HARI PERTAHUN

APA KOMENTAR ANDA DARI GAMBAR TERSEBUT ?


4
WAKTU PENTING TAPI BUKAN
SEGALANYA

 Banyak orang hidup dengan pola pikir go with


the flow alias tidak mau mengendalikan
situasi, termasuk waktu. "Hidup itu mengalir",
demikian motto mereka. Pada akhirnya setiap
tindakan lebih didasarkan dorongan-dorongan
sesaat ketimbang hasil rancangan yang
sudah dipikir secara masak.
 Di lain pihak, ada juga orang yang sedemikian
terobsesi dengan waktu. Bagi mereka waktu
harus dikendalikan secara ketat, menit demi
menit, mirip seperti iklan di televisi. Mereka
tidak bisa menoteransi ketidaktepatan waktu
sama sekali dan menganggap kesalahan
jadwal sebagai malapetaka.
 Kedua ekstrim di atas jelas salah. Yang harus
kita ambil adalah jalan tengah. Harus
tanggung jawab untuk mengendalikan waktu
sehingga waktu yang ada bisa membawa
manfaat besar bagi Tuhan, sesama dan juga
diri sendiri.
5
6
Urgensi

• Menjadi bijak dalam mengelola waktu merupakan sebuah


bentuk keterampilan dalam Mengelola Diri.
• Sukses dalam mengelola waktu merupakan kesuksesan
awal ANDA dalam mengelola tanggung jawabnya yang lain.

7
Tidak dapat diperbarui

Selalu dipakai pada setiap


kegiatan

Tidak dapat dibeli

Dimiliki semua orang tanpa


kecuali

Tidak dapat ditabung, hanya


dapat digunakan

8
Waktu
Tidak cukup
dibiarkan
waktu untuk
berlalu tanpa
menyelesaikan
tahu
tugas
prioritasnya

Tidak tahu
kapan harus Hari besok kan
mulai dan ada, mengapa
mulai buru-buru?
darimana

9
NO PERNYATAAN TIDAK YA
1 Pekerjaan memakan waktu lebih banyak dari apa yang saya kehendaki

2 Saya sudah jarang melakukan sesuatu yang “hanya untuk saya”


3 Hari hari saya penuh dengan aktivitas
4 Saya tidak memanfaatkan rekreasi, baik yang berkaitan dengan pekerjaan maupun yang
berkaitan dengan hari libur
5 Waktu yang saya luangkan untuk minat dan hobi di luar ruangan semakin berkurangsaya

6 Saya jarang pergi ke rumah ibadah


7 Setahun ini saya tidak membeli buku agama yang saya yakini
8 Saya sering melewatkan acara acara keluarga yang penting
9 Saya jarang olah raga
10 Saya sering membawa pulang pekerjaan
11 Saya hanya meluangkan waktu sedikit dengan teman teman
12 Saya merasa lelah dihampir sebagian besar waktu
13 Saya lebih mudah jengkel dari pada biasanya
14 Saya jarang ngobrol lama dengan orang tua
15 Saya jarang mempelajari pekerjaan dengan penuh seksama
16 Saya sudah kurang hapal, sebenarnya hobi saya adalah apa
17 Saya jarang menemui teman, keluarga yang sakit atau meninggal atau pergi kesebuah
pesta penikahan
18 Saya paling sibuk dengan pekerjaan
19 Saya melakukan banyak hal harena kewajiban kepada orang lain
20 Saya banyak menghabiskan waktu dijalan raya karena kemacetan
10
Pendahuluan

 Dengan manajemen waktu anda menentukan apa yang


harus dikerjakan dan kapan mengerjakannya.
 Dengan manajemen waktu yang baik anda dapat meraih
hidup yang lebih “berwarna” dengan alokasi waktu yang
cukup untuk belajar, bermain, bersosiaslisasi, beribadah,
dsb.
 Manajemen waktu tidak hanya penting ketika anda muda,
tapi juga dalam bekerja dan dalam hidup.
 Pada topik ini kita akan membahas beberapa saran umum
supaya anda dapat memanfaatkan waktu secara efektif.

11
12
13
1
2
TENTUKAN MISI
HIDUP 3
HIDUP YANG
SEIMBANG BUAT
PERENCANAAN

14
BUKAN TAKDIR : TIDAK BAHAGIA

 BUKA MATA DAN JALANI HIDUP ANDA, ANDA


TIDAK DITAKDIRKAN UNTUK MENJALANI
HIDUP DENGAN TIDAK BAHAGIA,
DIGEROGOTI RASA TAKUT DAN RASA
KUATIR, MENDERITA AKIBAT KESEHATAN
YANG BURUK DAN MERASA TIDAK DITERIMA
DAN TIDAK BAHAGIA
 DI DALAM DIRI ANDA TERDAPAT KEKUATAN
UNTUK MEMPERKAYA KEHIDUPAN ANDA,
YAITU KEKUATAN UNTUK MENGATASI
KESULITAN DAN MENCAPAI KEBAHAGIAAN,
HARMONI, KESEHATAN DAN
KESEJAHTERAAAN

15
16
10 ATAU 20 TAHUN YANG AKAN DATANG
ANDA MAU SEPERTI APA ?

PEKERJAAN KELUARGA SOSIAL KESEHATAN SPRITUAL PRIBADI

17
• TETUKAN MISI HIDUP ANDA
• BAGAIMANA KITA BERNIAT
MENJALANI HIDUP INI ?
• ATAU SAYA INGIN KEHIDUPA
SAYA SEPERTI APA ? APA
TUJUAN ANDA
• SEBUAH VISI DIGUNAKAN
SEIRING BERJALANNYA WAKTU,
MEMBANTU KITA
MENYINGKIRKAN AKTVITAS YANG
MENGHALANGI RUANG GERAK
KITA.

18
Tentukan Misi Hidup Anda

 Tentukan misi hidup anda, dan ini bukan perkara yang gampang. Perlu
perenungan yang mendalam, termasuk kemungkinan mengoreksi diri kita yang
sekarang. Koreksi bahkan seharusnya dilakukan berulang, setidaknya setahun
sekali.
 Kenapa misi hidup itu penting dalam manajemen waktu? Karena katau kita sudah
memilikinya, maka Kita mengetahui apa yang penting dan apa yang tidak penting
datam hidup, sehingga kita dapat memilih apa yang harus dilakukan, apa yang
tidak boleh dilakukan, dan juga apa yang malah harus diabaikan.
 Tanpa misi hidup yang jelas, kita sulit membuat prioritas. Kita akan terombang-
ambing gelombang kehidupan. Riak-riak kecil katau tidak diwaspadai bisa
menjauhkan kita dari hatuan, sedangkan getombang besar malah bisa-bisa
menenggetamkan kapal kehidupan kita .

19
 Selain penentuan misi hidup, tentu kita juga punya
cita-cita. Bayangkanlah hari akhir kita. Ya, saat hari
pemakaman . Siapakah kita pada saat itu? Kalau kita
harus menulis pidato pemakaman kita sendiri, apa yang
akan kita tulis? Siapakah sosok diri kita nantinya?

 Dengan bayangan itu, kita jadi tahu apa yang kita


inginkan. Kita jelas tidak mau menjadi orang yang gagal
total saat kita meninggal nanti. Kita ingin berhasil.
Bukan itu Bahagia, kita ingin berguna, berhasil, dan
dicintai; di mata Tuhan dan manusia.

20
PERHATIKAN

• PERNYATAAN MISI PRIBADI HARUSLAH :


• Magnetik dan Menarik
• Menarik bagi hati dan pikiran
• Menangkap hal yang unik dari diri kita
• Menciptakan citra masa depan yang
lebih baik dari pada realisasi masa kini
• Menunjukkan nilai nilai dan keyakinan
yang paling dalam
• SASARAN/TUJUAN/PRIORITAS
• HEBATNYA KEBIASAAN
• CUKUP 2 KEBIASAAN DALAM SATU PERIODE
WAKU
• PAKSAAKAN, WUJUDKAN

21
Tentukan Tujuan

 Tujuan ini berkaitan  Untuk itu, setiap tujuan harus


dengan apa yang anda jelas. Anda bisa bilang: "Saga
percaya sebagai hal- ingin menjadi karyawan
hal yang harus diraih teladan", tetapi hal itu kurang
dalam hidup tajam, kurang terang.
 Dengan kata lain, kalau  Kita juga bisa mengatakan ingin
misi hidup itu tujuan meningkatkan penjualan, tapi
besar anda, maka itu pun masih belum jelas juga;
tujuan (goal) lebih anda harus membuat detailnya:
merupakan sasaran- berapa peningkatannya,
sasaran kecit sekaligus bagaimana mencapainya,
nyata bagi anda. dalam berapa lama, dst.

22
Singkatnya, tujuan anda mestinya
memiliki 5 sifat berikut (SMART):

• Specific : (spesifik, jelas, tidak ambigu; contohnya:


menyelesaikan 3 proyek dalam 6 bulan ke depan)
• Measurable (dapat diukur; contohnya: meningkatkan
penjualan sebesar 10% dalam 6 bulan dengan
menambah jam kerja sebanyak 10 jam perminggu)
• Achievable (bisa dicapai, dalam kapasitas; contohnya:
seorang tukang yang biasa memproduksi 3 unit perhari
ingin 4 atau 5
• Realistic (tidak mengawang-awang; contohnya: dokter
ingin buka poliklinik sendiri dan bukan matah ingin jadi
panglima tentara)
• Time-bound (ada target waktunya; contohnya: satu
bulan, satu semester, satu tahun).

23
CARA MENETAPKAN VISI

• BUATLAH DAFTAR AKTIVITAS YANG PALING


ANDA SUKAI
• BUATLAH DAFTAR SEGALA PENCAPAIAN
DAN PRESTASI ANDA YANG SIGNIFIKNAS
• BAYANGKAN MASA DEPAN 20 TAHUN
MENDATANG, APA YANG AKAN ANDA
LAKUKAN SAAT ITU ?
• APA YANG ANDA LAKUKAN DALAM MASA
DEPAN JANGKA PANJANG INI ?
PERTANYAKAN, SEPERTI APA KESEHARIAN
DI MASA DEPAN YANG IDEAL INI ? BUATLAH
JADWALNYA

24
VALUE

• DALAM HAL APA DIRI ANDA YANG DIMASA


DEPAN BERBEDA DENGAN YANG DI MASA
KINI ?
• BUATLAH DAFTAR SEDIKITNYA 25 HAL YANG
ANDA YAKINI
• BUATLAH DAFTAR NILAI NILAI ANDA YANG
PALING PENTING
• TULISKAN DENGAN JELAS APA SAJA TIGA
PENCAPAIN BESAR YANG ANDA INGINKAN
DALAM HIDUP INI
• TULISKAN KATA KATA YANG AKAN TERUKIR
PADA BATU NISAN ANDA. ANDA INGIN
DIKENANG SEBAGAI SESORANG YANG
SEPERTI APA ?

25
26
 Untuk mencapai semua yang diuraikan diatas, kita
harus nenetapkan sebuah "undang-undang dasar"
untuk pribadi. Ya, ini memang mirip undang-undang
dasar sebuah Negara. Dengan UUD inilah Negara
tetap berdiri tegak berdasarkan prinsip-prinsip yang
kuat. Ada landasan bergerak, ada aturan bertindak,
dan ada kontrol sekaligus koreksi terhadap
kesalahan.
 Lewat UUD pribadi, kita menentukan arah dan
tujuan hidup . Kita juga meletakkan prinsip-prinsip
pokok hidup yang tidak akan di langgar. UUD
pribadi merupakan fondasi hidup dan hanya
diatasnya kita membangun diri diri.

27
EXAMPLE

 BERBAGI  TIDAK SELINGKUH


 NO narkotik  TIDAK MENDUA
 TIDAK BOHONG  NO MUNATIK
 TIDAK KORUP  JUJUR
 MEMBANTU TEMAN  TEPAT WAKTU
 RASA INGIN TAHU  HORMAT IBU MERTUA
 MENJAGA KELUARGA  NO INGKAR JANJI
 PANTANG MENYERAH  MENJAGA AMANAH
 MENGHARGAI ALAM  BERBAIK SANGKA
 MENGHARGAI  TIDAK MENGHIANAITI
PERTEMANAN PESAHABATAN
 NO KREDIT
 SILATURAHMI

28
29
 Alasan menunda-nunda pekerjaan:
 Menunggu mood yang lebih baik

 Menunggu waktu yang lebih baik.

 Hal pertama dan paling penting yang


harus dilakukan seorang
mahasiswa/pegawai „profesional‟ adalah
membuat:
 jadwal mingguan
 jadwal setiap semester, dan
 jadwal selama studi.

30
Strategi Manajemen Waktu

1. Kenali time wasters anda!


 Kenali kebiasaan-kebiasaan yang paling
sering membuat anda menunda-nunda
pekerjaan yang lebih penting.
 Buat „perjanjian‟ dengan diri sendiri untuk
menghilangkan (minimal mengurangi
kebiasaan tersebut).
 Awalnya akan sulit, tapi begitu anda mulai
bekerja dengan jadwal yang sudah dibuat,
kebiasaan buruk lama akan hilang sendiri.

31
Strategi Manajemen Waktu

2. Tentukan Prioritas
 Buat prioritas pekerjaan anda.
 Artinya, tentukan pekerjaan apa yang
paling penting dan harus dikerjakan
terlebih dahulu.
 Misal: Jika anda punya dua pilihan: (1)
menulis artikel yang harus dikumpul 4
minggu lagi, (2) mempersiapkan
presentasi minggu depan. Pilih
mempersiapkan presentasi terlebih
dahulu.

32
Strategi Manajemen Waktu

3. Jadikan deadline sebagai ‘kawan.’

 Membuat deadline untuk setiap


pekerjaa adalah penting supaya semua
tugas/pekerjaan selesai tepat waktu
dengan kualitas baik.
 Jadikan deadline sebagai „kawan,‟
bukan „musuh.‟
 Rahasia menjadikan deadline sebagai
„kawan‟  membuat banyak deadline
antara (deadline-deadline kecil di
„sepanjang jalan‟), bukan hanya satu
deadline final.

33
Strategi Manajemen Waktu

4. Selesaikan pekerjaan-pekerjaan kecil


langsung.
 Kerjakan langsung pekerjaan-pekerjaan
kecil, jangan ditunda.
 Ini akan memudahkan anda
menghadapi tugas-tugas yang lebih
besar.

34
Strategi Manajemen Waktu

5. Jangan paksakan
mengerjakan pekerjaan
sekali duduk.
 Bagi pekerjaan anda menjadi
bagian-bagian kecil.

35
Strategi Manajemen Waktu

6. Bagi pekerjaan besar dan


membosankan dalam bagian-
bagian lebih kecil.
 Lebih mudah mengerjakan banyak
pekerjaan kecil daripada sedikit
pekerjaan besar.

36
Strategi Manajemen Waktu

7. Buat rutinitas harian.


 Otak anda terdiri dari otot-
otot, yang memiliki
beberapa kesamaan
dengan otot pada bagian
tubuh lain.
 Otot bekerja baik jika
memiliki „jam kerja‟ teratur.

37
Strategi Manajemen Waktu

 Contoh tabel Jadwal Mingguan dari Harvard Law School.


Jam Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
6–7
7–8
8–9
9 – 10
10 - 11
11 – 12
12 – 13
13 – 14
14 – 15
15 – 16
16 - 17
17 – 18
18 – 19
19 – 20
20 – 21
21 – 22
22 – 23
23 – 24
24 - 6
38
Strategi Manajemen Waktu

8. Beristirahat setelah BEKERJA dalam


waktu lama
 Usahakan untuk beristirahat sekitar 10
menit setelah 1 jam bekerja.
 Silahkan berjalan-jalan, duduk di
bawah pohon, membaca koran, dsb.
 Jadikan 10 menit tsb untuk benar-
benar „lepas‟ dari pekerjaan anda.

39
Strategi Manajemen Waktu

9. Istirahat minimal ½ hari dalam


seminggu!
 Otak anda perlu istirahat rutin setiap
minggu.
 Dalam waktu tsb, jangan pikirkan
pekerjaan anda.

40
Strategi Manajemen Waktu

10. Ciptakan hidup yang bervariasi!


 Walaupun anda adalah mahasiswa,
bukan berarti 4 tahun di universitas
hanya diisi dengan belajar dan belajar.
 Masukkan hobby anda ke dalam jadwal,
yang akan membuat anda gembira dan
lepas dari rutinitas belajar.

41
Strategi Manajemen Waktu

11. 10 tips di atas tidak berguna


 Jika ke-10 tips di atas sudah anda lakukan
tanpa hasil, anda perlu merenung.
 Ajukan pertanyaan:
 Apa tujuan hidup saya ?
 Apa peran bekerja dalam mewujudkan
cita-cita saya?
 Apakah saya di pekerjaan yang salah?
 Apa yang harus saya lakukan untuk
keluar dari kemelut ini?

42
43
Kesimpulan

MANUSIA yang baik adalah


MANUSIA yang ‘bahagia.’
Manajemen waktu yang baik
dapat membantu anda menjadi
MANUSIA yang bahagia.

44
45
KESEIMBANGAN

 KEBAHAGIAIAN BUKAN SOAL INTENSITAS ,


MELAINKAN KESEIMBANGAN DAN
KETERATURAN SERTA RITME DAN HARMONI

46
47
KESEIMBANGAN

 WASPADAILAH HAL YANG MENGGODA.


JALANILAH HIDUP YANG SEIMBANG ,
BELAJAR SEUKUPNYA DAN BERPIKIR
SECUKUPNYA DAN MENGGAMBAR,
MELUKIS, BERNYANYI, MENARI,
BERMAIN, MEMASAK, DAN BEKERJA
SECUKUPNYA SETIAP HARI

48
DASAR DASAR KESEIMBANGAN
(DALE CARNEGIE)
(STOP WORRYING AND START LIVING)

 PENUHI BENAK ANDA DENGAN PIKIRAN TENTANG KEDAMAIAN,


KEBERANIAN, KESEHATAN DAN HARAPAN
 JANGAN PERNAH MENCOBA SERI DENGAN MUSUH MUSUH ANDA
 JANGAN MENGHARAPKAN TERIMA KASIH
 HITUNGAH RAHMAT YANG ANDA TERIMA, BUKAN MASALAH ANDA
 JANGAN MENIRU ORANG LAIN
 COBLAH UNTUK MENGAMBIL KEUNTUNGAN DARI KERUGIAN ANDA
 CIPTAKAN BAHAGIA UNTUK ORANG LAIN

49
50
 SRITUAL
 KELUARGA/pekerjaan
 KEUANGAN
 KESEHATAN
 SOSIAL

 DIRI SENDIRI
51
52
 Disadari atau tidak, sebenarnya unsur spiritual itu penting sekali,
bahkan mungkin paling penting. Kendati unsur lain harus
ditempatkan secara sejajar untuk mencapai keseimbangan,
namun segi spiritual melingkupi semuanya itu. Dapat dikatakan
dasar keseimbangan hidup seseorang dimulai dari bidang
spiritualnya.

 Orang Sering mengartikan bidang spiritual ini sebagai aktivitas di


tempat ibadah dan kegiatan lain yang bersifat kemanusiaan. Itu
memang benar. Tapi itu hanya satu bagian saja kehidupan
spiritual yang mempengaruhi segala aspek kehidupan seseorang.

53
Ada tiga aturan yang bisa diterapkan
untuk mengatur waktu di bidang spiritual,
yaitu:

 Harus jadi prioritas : Pastikan bahwa anda memberi prioritas nomor satu
untuk hal ini. Sebelum membuat jadwal untuk kegiatan lain, anda buat dulu
jadwal untuk kegiatan spiritual. Jadwal lain biarlah mengikuti.
 Waktu khusus : Harus ada waktu khusus untuk kegiatan spiritual anda.
Jadi pada waktu sembahyang, ya gunakan untuk sembahyang. Saat harus
ke tempat ibadah, ya pergilah ke tempat ibadah. Jangan malah kerjakan
yang lainnya. Masalah spiritual menyangkut komitmen. Jadi kalau sudah
janji akan melakukan, ya lakukan saja. Yang lain ada jadwalnya sendiri.
 Jangan rusak aktivitas lain : Walau jadi prioritas, bukan berarti jadwal
untuk kegiatan spiritual merusak jadwal untuk kegiatan lainnya. Bukan
tindakan yang bagus kalau anda malah membaca Kitab Suci di tengah-
tengah kesibukan pekerjaan sehingga melalaikan waktu tenggang
(deadline) yang sudah ditetapkan.

54
NO PERNYATAAN TIDAK YA
1 Kapan terakhir kita beli buku agama ?
2 Kapan terkahir kita ngajak orang lain untuk menjalankan perintah tuhan ?
3 Kapan terakhir kita memohon ampunan kepada Allah ?
4 Kapan terakhir kita ngobrol berdua dengan pasangan hidup soal agama
yang kita yakini ?
5 Kapan terakhir kit baca Al Quran ?
6 Kapan terakhir kita berdoa untuk orang lain ?
7 Kapan terakhir kita solat ?
8 Kapan terakhir kita memberi makan orang miskin ?
9 Kapan terakhir kita pergi ke rumah ibadah ?
10 Kapan terakhir kita berderai air mata sujud mohon ampunan ?
11 Kapan terakhir kita berkumpul dengan orang soleh ?
12 Kapan terakhir kita berkhianat kepada Allah ?
13 Kapan Terakhir kita solat atau beribadah Sunah ?
14 Kapan terakhir kita, bergetar hati ketika mendengan nama Allah ?
15 Kapana terkahir kita baca sejarah islam ?
16 Kapan terakhir kita baca alquran dan memahaminya untuk mengamalkan ?
17 Kapan terakhir kita membayar zakat ?
18 Kapan terakhir kita puasa sunah ?
19 Kapan terkahir kita melakukan ritual keagamaan ?
20 Kapan terakhir kita mengjarin anak baca Al Quran ?
55
56
Enam dokter terbaik dalam hidup

bersyukur
Sinar matahari
Istirahat
Pekerjaan
Diet/makanan
Teman

57
TAPI PERAN KITA SEBAGAI AYAH, ANAK,
SUAMI/ISTRI TAK TERGANTIKAN, HARUS ADA WAKTU UNTUK
KESEHATAN

58
 Di Amerika Serikat, statistik menunjukkan
bahwa setengah perkawinan (1 dari 2) berakhir
dengan perceraian. Salah satu penyebab
utama adalah kurangnya komunikasi karena
anggota keluarga, khususnya suami dan istri
jarang bertemu. Mereka terlalu sibuk dengan
pekerjaan masing-masing sehingga lupa pada
pasangannya.

 Dalam tingkat yang lebih "ringan", banyak


keluarga mengalami disfungsi (dysfunctional
family). Hubungan suami istri berlangsung
kering dan tanpa kemesraan, sementara
hubungan anak dan orang tua juga penuh
ketegangan dan konflik. Yang tersisa hanyalah
hubungan fisik yang terlihat dari luar saja,
sedangkan di dalamnya kosong metompong.
59
 Waktu berkumput bersama : Saat makan pagi atau
makan malam, keluarga sebaiknya berkumpul semua.
Saat itu bisa digunakan untuk saling berkomunikasi dan
menguatkan hubungan.
 Waktu tamasya bersama : Setiap akhir pekan, atau
paling sedikit setahun sekali, harus ada acara tamasya
bersama seluruh keluarga. Tamasya selalu
menyenangkan dan pastinya mengakrabkan hubungan
semuanya.
 Waktu khusus suami dan istri : Suami dan istri perlu
meluangkan waktu khusus berduaan. Bukan hanya pada
saat malam hari di hari biasa, tapi lebih baik pada hari
tertentu tanpa gangguan orang lain.
 Waktu khusus orang tua dan anak-anak : Apakah itu
untuk mengerjakan PR anak, atau berbicara serius
dengan mereka, orang tua harus meluangkan waktu
khusus dengan anak-anaknya. Pada waktu itulah
pendidikan dan penanaman nilai-nilai bisa berlangsung.

60
 waktu sebagian besar orang dihabiskan
untuk mengejar-ngejar uang. Kita
bekerja dari pagi hingga malam untuk
apa? Uang. Kita aktif mencari
kesempatan di luar jam kerja, bahkan
sampai kehilangan hari libur, demi uang.
 Ingat perbedaan gaji dan rejeki
 Jangan kredit
 Ingat kewajiban kepada tuhan
 Atur investasi

61
PEKERJAAN MANA YANG PALING
AMAN ?
• PENGUSAHA ?
• KARYAWAN ?
• PNS
• PEDAGANG
• ORANG KAYA ?

62
TIDAK ADA PEKERJAAN YANG PALING AMAN….

 Pengusaha : dilikuidasi oleh konsumen

 Pns : kena rasionalisasi atau likuidasi departemen

 Karyawan : dipecat, phk atau kena restrukturisasi, likuidasi dll

 Pedagang ; dilukidasi oleh suplayer, pesaing, konsumen dll

 Orang kaya : di AS dari 25 orang kaya, 4 orang mati dalam


kemiskinan, 2 orang bunuh diri, 2 orang masuk penjara, 1
orang masuk rumah sakit jiwa dan sisanya hidup bertahan
dengan utang.

63
TAHUKAN ANDA ? MENURUT MARSHALL SILVER
(DALAM BUKU PASSION, PROFIT & POWER)

• 50% uang yang beredar di dunia dikuasai oleh hanya


1% penduduk bumi.
• dan 90% uang beredar di dunia dikuasai oleh 5%
manusia bumi.
• kita kemungkinan besar adalah termasuk manusia 95%
yang memperebutkan 10% dari uang di dunia

64
SELANJUTNYA ….

• Bila uang yang ada diseluruh dunia ini dibagi rata maka, setiap
orang akan menerima USD 2.400.000 atau sekitar Rp 24
miliar…(wow….)

• Yang menyedihkan sebagaimana diramal Marshall Silver, dalam


lima tahun sejak semua orang mendapat bagian dari uang yang
dibagi rata tersebut di atas, komposisi akan kembali ke angka
semula yaitu :
• 1% akan menguasai 50%
• 5% akan menguasai 90% uang beredar.

• Mengapa hal ini terjadi, jawabannya akan sangat terletak


kepada apa yang muncul di kepala kita ketika kita menerima
uang.

65
Jawaban…
 ”uang ini akan kugunakan untuk membeli apa ya…? Nah tidak
heran atas pertanyaan ini kemudian muncul jawaban di kepala
rata-rata manusia 95% yang menguasai 10% yaitu : beli
jaguar,rumah mewah, jalan-jalan ke luar negeri dls.

 “apa yang harus aku lakukan agar uangku ini bertambah banyak ?,
ini jawaban darii manusia 5% yang menguasai 90% atau dari
manusia 1% yang menguasai 50%. Maka tidak mengherankan
orang ini akan menempatkan uang kepada berbagai investasi yang
akan memberikan kembali uang atau menghasilkan

 TERDAPAT PERBEDAAN YANG SIGNIFIKANS DALAM ETHOS KERJA

66
Kenapa banyak orang tidak kaya ?

• Keyakinan yang salah mengenai kekayaan atau keyakinan


yang saling bertabrakan antara positif dan negatif.

• Otak manusia secara mendasar hanya akan mencari


kenikmatan dan menghindari kesengsaraan, kita cenderung
akan menjauhinya.

• Manusia akan berusaha untuk tetap mempertahankan diri


pada zona kenyamanan, No Change

67
 UANG ADALAH SUMBER MASALAH (SALAH), ENGGA ADA
UANG ADALAH AKAR DARI SEGALA MASALAH (BENAR)

 UANG BUKAN SEGALA GALANYA DALAM KEHIDUPAN,


TETAPI SEGALA SESUATU DALAM KEHIDUPAN BUTUH
UANG

 UANG TIDAK BISA MEMBELI CINTA, (SALAH), CINTA KITA


AKAN JAUH LEBIH INDAH KETIKA PUNYA UANG (BENAR)

 BANYAK ORANG KAYA TIDAK BAHAGIA (BETUL) TETAPI


BANYAK ORANG MISKIN YANG TIDAK BAHAGIA.

 CINTA ITU TIDAK BUTUH UANG (KADANG), TETAPI CINTA


KITA AKAN JAUH LEBIH INDAH KETIKA KITA PUNYA
UANG.

68
 KARIR HARUS JADI SALAH
SATU TUJUAN

 SIAPAKAN WAKTU UNTUK


BEKERJA UNTUK MENAMBAH
KOMPETENSI DIRI

69
70
• KITA ADALAH APA YANG
KITA KERJAKAN
BERULANG-ULANG.
KARENA ITU,
KEUNGGULAN BUKANLAH
SUATU PERBUATAN,
MELAINKAN SEBUAH
KEBIASAAN

71
KARAKTER KITA

KARAKTER KITA PADA DASARNYA adalah


gabungan dari kebiasaan-kebiasaan kita.
“taburkanlah gagasan, tuailah perbuatan;
taburlah perbuatan, tuailah kebiasaan; taburlah
kebiasaan, tuailah karakter; taburlah karakter,
tuailah nasib, “

72
PEMBENTUKAN KARAKTER DIRI

Kebiasaan adalah faktor yang kuat dalam hidup


kita. Karena konsisten, dan sering merupakan
pola yang tak disadari, maka kebiasaan secara
terus-menerus, setiap hari, mengekspresikan
karakter kita dan menghasilkan efektivitas kita
(sukses)
……atau ketidakefektivan ( kegagal) kita

73
PERMAINAN

• Buat sebuah gambar yang memiliki unsur


lingkaran, segitiga dan kotak (segi empat,
atau segi panjang)

• Gunakan kotak, lingkaran dan segiempat


sebanyak-banyaknya.

• Apa saja gambar yang bisa kita lakukan


(bebas) bisa mobil, kapal laut, rumah,
bangunan pabrik, pesawat terbang, hutan dls,
yang penting dalam gambar tersebut memuat
3 unsur tadi.

74
LAMBANG SECARA PSIKOLOGIS

= KREATIVITAS (CREATIVITY)

= KEMAMPUAN (ABILITY)

= KEMAUAN (WILL)

75
ANALISIS
• Ada peserta yang dapat memanfaatkan waktu dengan
mempergunakan unsur segitiga, segi empat, dan lingkaran
dalam jumlah banyak, tetapi ada juga peserta yang tidak
memanfaatkan waktu dan elemen yang ada sesuai alokasi
waktu

• Dari gambaran hasil, maka kita akan mendapatkan suatu


kondisi : ada manusia yang memiliki kemauan (will) dengan
lambang lingkaran yang sangat tinggi, tetapi disisi lain kita juga
akan mendapatkan peserta dengan jumlah lingkaran yang
sangat sedikit artinya yang memiliki kemauan yang sangat
rendah

• Pada kreativitas dan kemampuan kita mendapatkan hal yang


sama, dimana ada manusia yang memiliki kreativiats tinggi dan
kemampuan tinggi sementara kita juga akan bertemu dengan
manusia dengan kreativiats dan kemampuan yang rendah.

• Padahal semua manusia memiliki waktu yang sama yaitu lima


menit dan bahan yang sama untuk menyelesaikan pekerjaan.

76
ANALISA

• Dalam hidup setiap orang memiliki waktu yang sama yaitu 24


jam per hari. Mereka diberi bekal yang sama yaitu kemauan,
kreativitas dan kemampuan yang sama

• Albert Einstein memiliki waktu 24 jam sehari, Isacc Newton


memiliki waktu 24 jam sehari, begitupun Bill Bate, Ludwig
Van Beethoven memiliki waktu yang sama dengan kita.

• Apa yang membedakan sehingga mereka jauh lebih berhasil


dibanding dengan kita.

• Kuncinya adalah bahwa persentase dan kesungguh-


sungguhan untuk menggunakan kemauan, kemampuan dan
kreativitas yang sangat berbeda.

77
Jika….

• Jika seseorang bersedia untuk meningkatkan


kemauan, kemampuan dan kreativitasnya 20% saja,
maka hidupnya bisa berubah.
• Bayangkan jika seseorang memiliki kemauan (Will)
untuk mempelajari product knowledge perusahaan
yang semula hanya 2% kemudian naik menjadi 22%,
maka dia akan lebih bisa menguasai (Abbility)
sehingga akan timbul kreativitas.
• orang tersebut akan menjadi lebih percaya diri dan
akan semakin layak diangkat oleh pimpinannya,
bahkan tidak menutup kemungkinan ia akan menjadi
pemimpin.
• Orang yang bijak adalah orang yang tidak
menyalahkan orang lain ketika sesuatu terjadi dan tidak
sesuai dengan keinginannya.

78
Untuk Direnungkan

• Waktu terbaik untuk


menanam pobon adalah
lima atau sepuluh tahun
yang lalu, tetapi waktu
terbaik kedua untuk
menanam pohon adalah
sekarang

79
Lanjutan …………….

 Jika seseorang bersungguh-sungguh akan memulai sekarang,


maka sepuluh tahun kemudian mungkin dia akan bisa menikmati
hasil pohon yang ditanam

 Ada juga yang sudah bisa menikmati hasil pohonnya 5 tahun lagi.
Jangan heran jika ada orang yang bisa menikmatinya 1 tahun
lagi, bahkan ada yang 1 bulan lagi bahkan ada yang SEKARANG
lagi menikmatinya.

 Sebaiknya, jika kita tidak berani MEMULAI, tidak akan pernah


ada pohon yang akan pernah ada hasil dari pohon yang bisa
dinikmati

80
Hanya ikan mati yang takut akan arus, ikan
hidup justru senang menghadapi arus yang
deras

81
• BEKERJA ADALAH RAHMAT, sehingga
bekerja dengan penuh syukur

• BEKERJA ADALAH AMANAH, sehingga


bekerja dengan penuh tanggungjawab

• BEKERJA ADALAH PANGGILAN, sehingga


bekerja tuntas penuh integritas

• BEKERJA ADALAH AKTUALISASI DIRI,


sehingga bekerja keras penuh semangat

• BEKERJA ADALAH SENI, sehingga bekerja


cerdas penuh kreativitas

• BEKERJA ADALAH IBADAH, sehingga


bekerja serius penuh kecintaan

• BEKERJA ADALAH PELAYANAN, Sehingga


bekerja dengan rendah hati

• BEKERJA ADALAH KEHORMATAN,


SEHINGGA TEKUN PENUH KETEGUHAN
82
 Harus ada waktu khusus untuk re-learning
(pembelajaran ulang) dan re-training (pelatihan
ulang). Anda mesti belajar setidaknya satu
ketrampilan baru setahun. Untuk itu, mungkin anda
harus ikut kursus atau sekolah lagi. Yang pasti,
harus ada waktu, yang cukup banyak yang
disediakan untuk "menyegarkan" ketrampilan anda.

 Setain itu, anda juga harus punya waktu untuk


membaca buku. Menurut aturan tidak tertutup
idealnya seseorang membaca minimal 12 buku
setahun, baik itu buku serius maupun buku hiburan
(biasanya fiksi). Untuk itu harus ada waktu khusus
yang disediakan. Bisa setiap hari, atau setiap
minggu. Tanpa memasukkan program membaca ke
dalam jadwal, sutit untuk mencapai target minimal
tersebut.
83
Manusia hakikatnya mahluk sosial yang tidak bisa
hidup sendiri. Perhatikan berbagai kebutuhan kita,
maka jelas terlihat bahwa itu hanya mungkin karena
bantuan orang lain, baik karena ikhlas maupun
karena ada pamrihnya.
84
 PIKIRKAN SEKELOMPOK ORANG YANG
INGIN ANDA JAMU DAN SESEORANG
TEMAN LAMA YANG SUDAH CUKUP
LAMA TIDAK BERTATAP MUKA. LIHAT
APAKAH ANDA DAPAT MENGATUR
WAKTU UNTUK ANDA LUANGKAN
BERSAMA DI SEBUAH JAMUAN MAKAN
MALAM, BIOSKOP, RUMAH IBADAH,
LAPANGAN OLAH RAGA, MAKAN SIANG
ATAU MENIKMATI KOPI

85
86
KONSEP BANGUN
JAM 5.00
KERJA
6.00 S/D 16.00

 perencanaan (planning) sangatlah


penting. Bahkan perencanaan merupakan
fungsi dasar atau fundamental
manajemen. Orangpun mengenal apa
yang disebut POAC(Planning,
Organizing, Actuating, and Controlling).
 Perencanaan akhirnya menjadi semacam
kompas tempat semua orang
mendasarkan kegiatannya. Dia juga
bertindak sebagai peta yang memberikan
bimbingan tentang arah yang dituju dan
bagaimana mencapainya.
87
LANGKAH PERENCANAAN

 BUATKAN DAFTAR KEGIATAN


SEHARI, SEMINGGU, SEBULAN
ATAU SETAHUN
 TETAPKAN SKALA PRIORITAS :
SANGAT PENTING, PENTING,
CUKUP PENTING, KURANG DAN
TIDAK PENTING ACTION
COMITMEN
 TENTUKAN JADWAL
 ACTION COMMITMENT

88
BUAT DAFATAR KEGIATAN : APA YANG AKAN DILAKUKAN
SELAMA SEHARI ATAU SEMINGGU, SEBULAN ATAU SETAHUN

MINGGUAN HARIAN
MENCUCI MOBIL BERBELANJA

MENGAJAR MENGANTAR ANAK KE


SEKOLAH
MENENGOK ORANG TUA
MENEMUI REKAN KERJA
MEMBAWA ANAK KE
DOKTER BEKERJA DI KANTOR

MENEMUI SAHABAT
LAMA
BEKERJA DI KANTOR

BERBELANJA

MENEMUI KEPALA
SEKOLAH ANAK

KE UNDANGAN

89
Dalam setiap pembuatan jadwal, waspadalah terhadap bahaya
Parkinson's Law (Hukum Parkinson). Prinsip hukum ini adalah:
pekerjaan cenderung berkembang mengisi waktu yang disediakan
berapa panjang pun waktu tersebut.

Contoh: kalau anda hanya memiliki satu---ulangi---satu kegiatan saja


satu hari, maka bisa dipastikan, anda pun hanya berhasil menyelesaikan
satu kegiatan saja. Anda akan bekerja seperti siput karena berpikir
bahwa target anda hanya satu saja hari itu.
Sebaliknya, semakin banyak yang anda jadwalkan, maka semakin
banyak pula yang bisa anda capai dalam satu hari.

90
PENERAPAN

Kalau sudah jelas misi dan tujuan hidup serta


mampu menyeimbangkan kehidupan anda,
maka Iangkah berikutnya adalah
menerapkan semuanya itu dalam praktek.
Praktek tidak berarti sesuatu yang otomatis
karena di dalamnya juga masih harus ada
yang dipelajari lagi. Tapi intinya, praktek
bersifat kongkrit dan langsung bisa dirasakan
manfaatnya.

91
CUKUP MELAKUKAN 2 RESOLUSI, JANGAN
TERLALU BANYAK NANTI TIDAK BERMANFAAT

92
LEBIH JAUH
TENTANG
PRIORITAS
Ternyata tidak semua orang tahu
bahwa prioritas itu masalah penting.
Buktinya sebagian besar orang tidak
bisa menentukan apa sih yang pertu
dilakukan kemudian atau malah
ditinggal saja.
93
KENAPA HARUS ADA PRIORITAS ?

 Masing-masing kegiatan memiliki bobot yang berbeda. Ada kegiatan yang penting
dan banyak yang tidak penting. Singkatnya bobot setiap kegiatan itu berbeda. Anda
harus pandai membobot suatu kegiatan dan kemudian memilih yang punya nilai tinggi di
atas yang bernilai rendah.

 Waktu kita terbatas : Kita punya 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 30 hari sebulan, dan
365 hari pertahun. Tiap orang sama; tidak lebih dan tidak kurang. Masalahnya,
penambahan jumlah kegiatan tidak diikuti penambahan jumlah waktu.

 Kita tidak bisa berada di dua tempat sekaligus : Sering kita diminta untuk melakukan
lebih dari satu hat di dua tempat berbeda pada waktu bersamaan. Kita akhirnya harus
memilih mana dari kedua atau ketiga kegiatan itu yang paling penting, sedangkan yang
lainnya ditunda atau malah ditinggalkan saja.

 Prioritas berhubungan dengan efektivitas dan produktivitas Kemampuan


menentukan prioritas menyumbang besar pada efetivitas dan produktivitas seseorang.
Sebabnya, produktivitas pada era informasi ini tidak ditentukan oleh jumlah kegiatan tapi
lebih oleh bobot/kontribusi kegiatannya.

94
MENENTUKAN YANG PENTING
DAN TIDAK PENTING

 Anda tidak paham bobot penting suatu kegiatan : Anda sering tidak
tahu persis, mana yang penting, dan agak penting. Tidak mudah
memberi nilai pada dua kegiatan yang kelihatannya sama-sama
penting. Kalau ini terjadi maka anda mungkin juga mengalami masalah
pada poin (2) di bawah ini.
 Anda gagal melihat hubungan kegiatan dengan tujuan jangka
panjang anda : Tujuan jangka panjang tentu terdiri dari tujuan jangka
pendek. Kemudian itu semua diterjemahkan dalam tindakan dan
kegiatan sehari-hari. Kalau anda tidak bisa melihat kaitan antara tujuan
jangka panjang anda dengan apa yang harus dilakukan "hari ini", maka
sulit untuk membuat prioritas.
 Anda cenderung menghindari yang sulit : Problem lainnya adalah
kecenderungan manusiawi untuk memilih yang mudah, gampang, dan
enak. Kecenderungan ini bersifat bawah radar sehingga terasa
sebagai mekanisme otomatis. Padahal, bisa jadi itu hanya karena
kebiasaan yang salah.

95
LOGIKA VS EMOSI

 Hal-hal penting biasanya memertukan kerja keras, dan


waktu yang panjang. Selain itu, hal penting juga sering sulit
dan menyulitkan. Sebaliknya, hat-hat yang tidak penting
selalu ringan, singkat, dan tidak sulit.

 Setiap orang memiliki pengalaman dan tantangan yang


berbeda. Mereka juga memiliki stres atau tekanannya
masing-masing. Namun demikian, kecenderungan mereka
untuk memilih yang mudah, cepat dan gampang, tetap kuat
dan bahkan mendominasi.

96
Emosi mempengaruhi
Priorotas yang akan dilakukan

97
Prioritas Waktu
Empat Kuadran Waktu
(Stephen R. Covey)

Penting Penting Tidak


Penting Mendesak Mendesak
(K2) (K1)

Tidak Penting Tidak Penting


Mendesak Tidak M
Tidak (K3) (K4)
Penting

Tidak
Mendesak
Mendesak
98
K2 K1
Krisis masalah yang Persiapan
mendesak Pencegahan
Proyek, rapat dan persiapan Penjelasan nilai-nilai
Penting yang didesak oleh tenggat Perencanaan
waktu Pembinaan hubungan
Rekreasi yang benar
Pemberdayaan

K3 K4
Interupsi, telepon masuk Hal-hal remeh
Beberapa surat/laporan Sejumlah telepon
Tidak Rapat-rapat
Banyak hal-hal mendesak
Hal-hal yang membuang
waktu aktivitas, pelarian
Penting dan susul menyusul Surat-surat tidak relevan
Berbagai aktivitas yang Nonton TV berlebihan
digemari

Tidak
Mendesak
Mendesak
99
Latihan

1. Berdasarkan empat kuadran waktu, pekerjaan apa


saja yang ada pada diri anda?
a. Kuadran 1: Penting dan Tidak Mendesak
- ......................
b. Kuadran 2: Penting dan Mendesak
- ......................
c. Kuadran 3: Tidak Penting dan Mendesak
- ......................
d. Kuadran 4: Tidak Penting dan Tidak Mendesak
- ......................

100
 Di mana waktu anda paling banyak saat ini?
 Seharusnya anda memberi waktu lebih banyak
pada kuadran apa?

101
Tahapan Manajemen Waktu

Analisis Pola Pemakaian


Waktu

Evaluasi Pemakaian Waktu:


• a. Hapus kegiatan yang tidak
bermanfaat
• b. Tingkatkan waktu dalam kendali
• c. Tinjau sikap

Rencana Penggunaan
Waktu

102
Analisis Pola Pemakaian Waktu

 Tahapan di mana supervisor menganalisis semua kegiatan


untuk menyelesaikan tugas-tugasnya.
 Dalam analisis pola pemakaian waktu ini, bisa jatuh pada
jam, harian, mingguan atau bulanan.
 Namun rata-rata yang biasa dilakukan oleh supervisor
adalah pola pemakaian waktu jam atau harian.

103
Evaluasi Pemakaian Waktu

 Analisis untuk mengelompokkan aktivitas-aktivitas ke


dalam empat kuadran waktu.
 Setelah melakukan analisis pengelompokkan pekerjaan,
tahap berikutnya adalah membagi masing-masing
pekerjaan tersebut ke dalam empat pilihan:
1. Drop it
2. Delegate it
3. Delay it
4. Do it

104
Rencana Penggunaan Waktu

1. Rencana kerja: rencana bisa jatuh pada harian, mingguan atau


bulanan
2. Tentukan sasaran: sasaran harus dapat diukur. Bisa diukur melalui
biaya, waktu, tenaga kerja atau sumber daya lain
3. Susun prioritas: prioritas berdasar pada kuadran penting/tidak—
mendesak/tidak
4. Tetapkan batas waktu: waktu maksimal sebagai batas dari
pelaksanaan rencana tersebut
5. Rencana aksi: perhatikan empat pilihan: drop, delegate, delay, do

105
Contoh Praktik Manajemen Waktu
Nama : Wahyudin
Jabatan : Supervisor Training

Analisis Pola Pemakaian Waktu


Waktu Tersedia Aktivitas

Senin -Buka email


08.00-09.00 -Buka internet untuk memperoleh informasi terbaru
09.00-11.00 -Membuat dan perencanaan pelatihan ke depan
11.00-12.00 -Membuat dan memperbaiki modul
13.00-16.00 -Membuat dan memperbaiki modul
16.00-17.00 -Buka email, internet

106
Selasa
08.00-09.00 -Persiapan memberikan pelatihan untuk staf baru
09.00-12.00 -Memberikan pelatihan di kelas training
13.00-15.00 -Melanjutkan memberikan pelatihan di kelas
15.00-16.00 -Benah-benah sehabis pelatihan
16.00-17.00 -Buka email, internet

Rabu
08.00-09.00 - Persiapan memberikan pelatihan untuk staf baru
09.00-12.00 -Memberikan pelatihan di kelas training
13.00-15.00 -Melanjutkan memberikan pelatihan di kelas
15.00-16.00 -Benah-benah sehabis pelatihan
16.00-17.00 -Buka email, internet

Kamis
08.00-09.00 -Persiapan memberikan pelatihan untuk staf baru
09.00-12.00 -Memberikan pelatihan di kelas training
13.00-15.00 -Melanjutkan memberikan pelatihan di kelas
15.00-16.00 -Benah-benah sehabis pelatihan
16.00-17.00 -Buka email, internet

107
Jumat
08.00-10.00 -Buka email, internet
10.00-11.30 -Evaluasi dan pembuatan laporan pelatihan untuk staf baru
13.00-14.00 -Menyelesaikan evaluasi dan pembuatan laporan pelatihan untuk staf
baru
14.00-16.00 -Perbaikan modul
16.00-17.00 -Buka email dan internet

108
Evaluasi Pemakaian Waktu
K2 K1
Email Membuat modul
Penting Intervensi dari Memberikan training
atasan (waktu selalu Evaluasi training
tidak tahu) Persiapan tempat
training

K3 K4
Intervensi dari Email
Tidak atasan (waktu selalu Internet
tidak tahu)
Penting

Tidak
Mendesak
Mendesak
109
DROP IT DELAY IT
-Membuka internet yang -Membuka internet yang
tidak berhubungan terlalu lama
dengan pekerjaan dan -Membalas email yang
pengembangan diri remeh
-Main games

DELEGATE IT DO IT
-Persiapan tempat -Memberikan training di
training kelas
-Bahan (referensi) untuk -Memperbaiki modul
membuat modul -Analisis laporan
-Pembuatan laporan evaluasi training
evaluasi

110
Konsistensi

 Menjalankan dengan konsisten terhadap apa yang telah dianalisis.

 Konsistensi ini merupakan tugas dan tanggung jawab sendiri.

 Letak permasalahan dari banyak supervisor dalam mengelola waktu:


Konsistensi terhadap apa yang telah menjadi tekadnya untuk
menggunakan waktu secara lebih produktif.

111
Latihan

 Berdasarkan pembahasan
tersebut
 Tugas anda sekarang membuat
perencanaan waktu sehingga
anda lebih produktif.

112
GUNAKAN HANYA SATU KALENDER

 Ada banyak cara untuk mengorganisasikan acara


yang sudah terjadwal. Cara-cara itu diantaranya:
› Mengingatnya di kepala
› Menuliskannya di sehelai kertas
› Mencatatnya di buku agenda
› Mencatatnya di kalender harian
› Mencatatnya di kalender mingguan
› Mencatatnya di kalender bulanan

 Dari semua itu, mencatat di kalender bulanan paling


dianjurkan karena dia bersifat holistic (menyeluruh)
dan memampukan anda untuk melihat keseluruhan
jadwal dengan jelas. Prinsipnya, makin tinggi gunung,
makin luas pandangan.

113
Perhatikan Content
Ada tiga konteks yang penting diperhatikan, yaitu:
 Waktu berbeda tapi tempat sama : Misalkan anda memiliki janji dengan klien pada
hari kamis, 10 maret, jam 11.00. Dengan klien lain yang tempatnya berdekatan
dengan klien pertama, anda juga punya janji Kamis 17 Maret. Anda sebaiknya
mengubah jadwal pertemuannya agar berdekatan---pada hari yang sama. Soalnya
buang waktu kalau anda harus datang ke tempat yang sama dua kali.

 Waktu berdekatan dan kegiatan bertolak belakang Hindari kegiatan yang bertolak
belakang pentingnya pada waktu berdekatan. Kalau anda hendak pergi libur dua
minggu pada hari Sabtu, jangan adakan pertemuan pada hari jum'atnya. Anda pasti
sudah tidak bisa konsentrasi di hari jum'at itu karena sudah tidak sabar hendak segera
berlibur. Pindahkan jadwal ke hari kamis atau sebelumnya.

 Waktu dan gaya kepribadian : Ada orang yang cenderung "manusia pagi", "manusia
siang", dan "manusia malam"---menunjukkan waktu ketika energi kerja sedang tinggi-
tingginya. Kalau anda manusia pagi, buatlah jadwal untuk hal-hal yang sulit di pagi hari
ketika anda benar-benar sedang bersemangat dan penuh konsentrasi. Demikian
seterusnya.

114
115
PENTINGNYA INTEGRITAS

Istri

MASING-MASING PERAN
Ibu MINTA WAKTU KITA,
Pimpinan/Kary BERI WAKTU UNTUK SETIAP PERAN
awan

Ketua/Anggota
Organisasi

116
PENDELEGASIAN

MANFAATKAN WAKTU ORANG LAIN


MANFAATKAN JARINGAN
MANFAATKAN ORANG TERDEKAT
MANFAATKAN TENAGA BAYARAN

117
PENDELEGASIAN

Definisi
Suatu usaha untuk meningkatkan efektivitas dan
memberdayakan sumberdaya manusia melalui
pemberian sebagian kepercayaan atasan kepada
bawahannya yang disertai dengan :

1. Pelimpahan hak,
2. Wewenang, dan
3. Tanggungjawab………………..yang
sesuai

118
Tujuan

PENDELEGASIAN
1. Mengurangi sebagian pekerjaan atasan.
2. Meningkatkan kemampuan bawahan,
sebagai usaha persiapan untuk promosi
jabatan / perluasan wewenang dan
tanggungjawab.
3. Meningkatkan moral bawahan, karena
pendelegasian juga berarti penghargaan bagi
yang bersangkutan.

119
Analisa

PEKERJAAN ANDA!

1 …………………….….. Anda harus mengerjakannya sendiri

2 ……..………….…….….. Anda harus mengerjakannya sendiri, tetapi


orang lain bisa membantu

3 ……........…………… Hanya Anda yang dapat melakukannya, tetapi


orang lain juga bisa jika diberikan kesempatan

4 ………………Orang lainlah yang harus mengerjakannya


dan Anda dapat membantunya (hanya) jika dalam
keadaan darurat
5 ……………………Orang lainlah yang (sebenarnya)
harus mengerjakannya

120
MANFAATKAN JARINGAN

 Teman yang menolong saat dibutuhkan adalah teman yang bisa


diandalkan. Jadikan jaringan anda sebagai teman, bukan alat untuk
mencapai tujuan. Sebagai teman, tentu segalanya harus timbal
batik dengan anda setalu bersedia berkorban untuk rekan-rekan
anda dan menotongnya saat mereka membutuhkan.

 Karena itu, selain memiliki daftar nama, anda juga harus membina
kontak dengan mereka. Anda juga harus secara teratur
berhubungan dengan mereka, baik melalui surat (kertas atau
elektronik/e-mail), kartu, pembicaraan tetepon, ataupun pertemuan
rutin dan terjadwat.

121
122

Anda mungkin juga menyukai