PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
(DEEP LEARNING)
Satuan Pendidikan : ……………….
Mata Pelajaran : Matematika
Nama Guru : Bulan Purnama
Kelas/ Semester : II/Gasal
Alokasi Waktu : 4 Pertemuan
Tahun Ajaran : 2025 /2026
IDENTIFIKASI IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK
Peserta didik di kelas II/A menunjukkan variasi dalam pemahaman awal
mereka tentang operasi hitung dasar. Mayoritas telah mengenal konsep
penjumlahan dan pengurangan sederhana, namun beberapa mungkin masih
membutuhkan dukungan visual atau konkret untuk memahami ide
"menambah" dan "mengambil". Minat belajar mereka umumnya tinggi
ketika pembelajaran disajikan melalui permainan, cerita, atau aktivitas
interaktif yang melibatkan manipulasi benda. Latar belakang keluarga dan
pengalaman sehari-hari peserta didik akan dipertimbangkan untuk
mengaitkan materi dengan konteks yang relevan. Kebutuhan belajar individu
akan diidentifikasi melalui observasi dan interaksi di kelas, memungkinkan
guru untuk menyesuaikan tingkat kesulitan dan dukungan yang diberikan.
MATERI PELAJARAN
Materi pelajaran ini berfokus pada operasi penjumlahan dan pengurangan
bilangan cacah sampai 20, serta kemampuan menyelesaikan soal cerita
terkait. Jenis pengetahuan yang akan dicapai adalah pengetahuan konseptual
(memahami makna penjumlahan dan pengurangan) dan pengetahuan
prosedural (melakukan langkah-langkah penjumlahan dan pengurangan
dengan berbagai cara, serta memecahkan soal cerita). Relevansi dengan
kehidupan nyata sangat tinggi, karena operasi ini sering digunakan dalam
kegiatan sehari-hari seperti menghitung sisa makanan, membeli barang, atau
berbagi benda. Tingkat kesulitan materi akan disesuaikan dengan fase A,
dimulai dari konsep konkret, semi-konkret, hingga abstrak. Struktur materi
akan disusun secara berjenjang, dari pengenalan penjumlahan, pengurangan,
hingga aplikasi dalam soal cerita. Integrasi nilai dan karakter akan
ditekankan pada ketelitian, ketekunan, kejujuran (saat menghitung), serta
kolaborasi dalam kegiatan kelompok.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
1. Penalaran Kritis: Peserta didik dapat menganalisis masalah
penjumlahan dan pengurangan, serta menentukan strategi
penyelesaiannya.
2. Kreativitas: Peserta didik dapat menemukan berbagai cara untuk
menghitung hasil penjumlahan dan pengurangan.
3. Kolaborasi: Peserta didik dapat bekerja sama dalam kelompok untuk
menyelesaikan soal cerita dan memecahkan masalah.
4. Kemandirian: Peserta didik dapat mengerjakan soal penjumlahan
dan pengurangan secara mandiri.
DESAIN CAPAIAN PEMBELAJARAN: Pada akhir fase A, peserta didik dapat
PEMBELAJARAN menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense)
pada bilangan cacah sampai 100, termasuk melakukan komposisi
(menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan tersebut. Mereka dapat
melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pada bilangan cacah
sampai 20, dan dapat memahami pecahan setengah dan seperempat. Mereka
dapat mengenali, meniru, dan melanjutkan pola-pola bukan bilangan.
Mereka dapat membandingkan panjang, berat, dan durasi waktu, serta
mengestimasi panjang menggunakan satuan tidak baku. Peserta didik dapat
mengenal berbagai bangun datar dan bangun ruang, serta dapat menyusun
dan mengurai bangun datar. Mereka dapat menentukan posisi benda terhadap
benda lain. Peserta didik dapat mengurutkan, menyortir, mengelompokkan,
membandingkan, dan menyajikan data menggunakan turus dan piktogram
paling banyak 4 kategori.
Lintas Disiplin Ilmu:
1. Bahasa Indonesia: Memahami instruksi dan narasi dalam soal cerita,
serta mengomunikasikan hasil perhitungan.
2. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Menghitung jumlah
benda hidup atau tidak hidup di lingkungan sekitar, memahami
konsep penambahan atau pengurangan populasi sederhana.
3. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti: Mengaitkan konsep berbagi
(pengurangan) atau memberi (penjumlahan) dalam nilai-nilai
kebaikan.
TOPIK PEMBELAJARAN: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan
Cacah sampai 20 dan Soal Cerita.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Menentukan hasil penjumlahan dengan berbagai cara.
2. Menentukan hasil pengurangan dengan berbagai cara.
3. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan.
PRAKTIK PEDAGOGIS:
1. Pendekatan: Deep Learning
2. Model Pembelajaran: Problem Based Learning
3. Metode Pembelajaran: Diskusi, demonstrasi, praktik langsung,
permainan, simulasi
MITRA PEMBELAJARAN:
1. Orang tua/Wali: Berperan dalam mendukung pembelajaran di
rumah, seperti membimbing anak dalam menghitung benda-benda
saat bermain atau berbelanja sederhana.
2. Guru Bidang Studi Lain: Berkolaborasi dalam mengintegrasikan
konsep penjumlahan dan pengurangan pada mata pelajaran lain
(misalnya, menghitung jumlah siswa yang hadir atau tidak hadir).
3. Komunitas Sekolah: Penjaga kantin sekolah dapat memberikan
konteks nyata untuk soal cerita jual-beli sederhana.
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN:
1. Ruang Fisik: Ruang kelas yang dilengkapi dengan media hitung
konkret (kancing, stik es krim, balok, jari), area karpet untuk
permainan kelompok, dan papan tulis interaktif.
2. Ruang Virtual: Aplikasi atau game edukasi daring yang fokus pada
penjumlahan dan pengurangan untuk latihan tambahan.
3. Budaya Belajar: Kolaboratif (mendorong kerja kelompok dalam
memecahkan soal), partisipasi aktif (memberikan kesempatan
berpendapat dan bertanya), serta menumbuhkan rasa ingin tahu
melalui masalah kontekstual.
PEMANFAATAN DIGITAL:
1. Perencanaan: Guru menggunakan aplikasi presentasi (misalnya
Canva atau PPT) untuk membuat slide pembelajaran yang menarik,
termasuk animasi sederhana untuk konsep penambahan/pengurangan.
2. Pelaksanaan: Guru menampilkan video pembelajaran interaktif
tentang penjumlahan atau pengurangan dari platform seperti
YouTube Kids atau aplikasi belajar edukasi seperti Math Kids.
3. Asesmen: Guru memanfaatkan platform seperti Google Forms atau
Quizizz untuk kuis singkat dan latihan interaktif yang menguji
pemahaman peserta didik.
PENGALAMAN Pertemuan 1: Mengenal Penjumlahan Bilangan Cacah sampai 20 (135
BELAJAR Menit)
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna) (35 Menit)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran dengan
dipimpin salah satu peserta didik.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai yang disampaikan oleh guru.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengajukan
pertanyaan yang berkaitan dengan kegiatan menambah benda di
kehidupan sehari-hari.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan video singkat tentang dua
kelompok benda yang bergabung (misalnya, 3 burung di pohon, lalu
datang lagi 2 burung).
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Apa yang terjadi pada
burung-burung itu? Jumlahnya jadi bagaimana?" untuk menstimulasi
pemahaman konsep penjumlahan.
10. Peserta didik melakukan literasi melalui pengamatan benda-benda
konkret di kelas yang dapat digabungkan (misalnya, 5 buah pensil di
satu kotak, ditambah 3 buah pensil di kotak lain).
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan
bacaan/pengamatan untuk menumbuhkan kesadaran akan konsep
penambahan: a. "Jika kita punya 5 pensil dan Ibu memberiku 3 pensil
lagi, berapa banyak pensilku sekarang?" b. "Bagaimana cara kita
mengetahui jumlah total setelah digabungkan?" c. Memaparkan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan menghubungkan dengan
peran peserta didik. d. "Menurut kalian, kapan kita menggunakan
penjumlahan dalam kehidupan kita?"
Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) (85 Menit)
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik berdiskusi dan mengamati demonstrasi guru
menggunakan media konkret (misalnya, kancing, jari, garis bilangan)
untuk memahami konsep penjumlahan bilangan cacah sampai 20.
2. Peserta didik secara berkelompok (2-3 orang) mempraktikkan
penjumlahan menggunakan benda konkret, misalnya menggabungkan
dua kelompok kancing dan menghitung hasilnya.
3. Peserta didik mengenal simbol penjumlahan (+) dan sama dengan
(=).
4. Peserta didik berdiskusi tentang berbagai cara menentukan hasil
penjumlahan, seperti menghitung maju (counting on), menggunakan
jari, atau menggunakan garis bilangan. a. "Bagaimana cara cepat
menjumlahkan 7 + 5?" b. "Jika ada 8 permen di kotak, lalu ditambah
4 permen lagi, bagaimana cara menghitungnya?"
MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)
1. Peserta didik memainkan permainan "Kartu Penjumlahan" di mana
mereka mencocokkan soal penjumlahan dengan jawabannya
menggunakan kartu.
2. Peserta didik diberikan lembar kerja berisi soal-soal penjumlahan dan
diminta untuk menentukan hasil penjumlahan dengan berbagai
cara yang mereka pahami.
3. Peserta didik membuat "jaring-jaring penjumlahan" dari kertas untuk
menuliskan berbagai kombinasi angka yang menghasilkan jumlah
tertentu (misalnya, untuk angka 10: 1+9, 2+8, dst.).
4. Peserta didik menyelesaikan soal cerita penjumlahan sederhana yang
disajikan guru, misalnya: "Ani punya 6 apel, lalu kakek memberinya
5 apel lagi. Berapa jumlah apel Ani sekarang?"
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik secara bergantian mempresentasikan cara mereka
menyelesaikan soal penjumlahan, termasuk strategi yang digunakan.
Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman dan guru.
2. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu tentang apa yang
mereka pelajari hari ini, strategi penjumlahan mana yang paling
mudah bagi mereka.
3. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pemahaman mereka
mengenai penjumlahan.
4. Peserta didik menemukan contoh penjumlahan dalam kehidupan
sehari-hari mereka (misalnya, menghitung jumlah mainan yang
bertambah, jumlah teman yang datang).
Kegiatan Penutup (Berkesadaran) (15 Menit)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
penjumlahan bilangan cacah sampai 20.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu tentang pengurangan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai usaha dan
pencapaian mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 2: Mengenal Pengurangan Bilangan Cacah sampai 20 (135
Menit)
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna) (35 Menit)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan pertanyaan
"Jika kita punya 10 pensil, lalu 3 pensil dipinjam teman, berapa sisa
pensil kita?" untuk mengaitkan dengan konsep pengurangan.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi.
8. Guru memulai dengan menampilkan video singkat tentang kelompok
benda yang berkurang (misalnya, 7 buah kue di piring, lalu 3 kue
dimakan).
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Apa yang terjadi pada kue-
kue itu? Jumlahnya jadi bagaimana?"
10. Peserta didik melakukan literasi melalui pengamatan benda-benda
konkret di kelas yang dapat diambil/dikurangi (misalnya, 12 buah
kelereng, lalu diambil 4 kelereng).
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai pengamatan benda:
a. "Apakah jumlah kelereng di awal sama dengan setelah diambil?" b.
"Bagaimana cara kita mengetahui sisa benda setelah diambil?" c.
Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan
menghubungkan dengan peran peserta didik. d. "Kapan kita
menggunakan pengurangan dalam kehidupan kita?"
Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) (85 Menit)
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik berdiskusi dan mengamati demonstrasi guru
menggunakan media konkret (misalnya, kancing, jari, garis bilangan)
untuk memahami konsep pengurangan bilangan cacah sampai 20.
2. Peserta didik secara berkelompok mempraktikkan pengurangan
menggunakan benda konkret, misalnya mengambil beberapa kancing
dari kelompok awal dan menghitung sisanya.
3. Peserta didik mengenal simbol pengurangan (-) dan sama dengan (=).
4. Peserta didik berdiskusi tentang berbagai cara menentukan hasil
pengurangan, seperti menghitung mundur (counting back),
menggunakan jari, atau menggunakan garis bilangan. a. "Bagaimana
cara cepat mengurangi 15 - 8?" b. "Jika ada 18 bola, lalu pecah 6
bola, bagaimana cara menghitung sisanya?"
MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)
1. Peserta didik memainkan permainan "Pengurangan Harta Karun" di
mana mereka harus menyelesaikan soal pengurangan untuk
menemukan petunjuk.
2. Peserta didik diberikan lembar kerja berisi soal-soal pengurangan dan
diminta untuk menentukan hasil pengurangan dengan berbagai
cara yang mereka pahami.
3. Peserta didik membuat "rantai pengurangan" dari kertas untuk
menuliskan berbagai soal pengurangan yang menghasilkan sisa
tertentu.
4. Peserta didik menyelesaikan soal cerita pengurangan sederhana yang
disajikan guru, misalnya: "Ada 17 ekor ikan di kolam, lalu 7 ikan
terjual. Berapa sisa ikan di kolam?"
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik secara bergantian mempresentasikan cara mereka
menyelesaikan soal pengurangan, termasuk strategi yang digunakan.
Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman dan guru.
2. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu tentang tantangan dan
kemudahan dalam pengurangan.
3. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pemahaman mereka
mengenai pengurangan.
4. Peserta didik menemukan contoh pengurangan dalam kehidupan
sehari-hari mereka (misalnya, menghitung sisa makanan, sisa uang
jajan).
Kegiatan Penutup (Berkesadaran) (15 Menit)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
pengurangan bilangan cacah sampai 20.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu fokus pada soal cerita.
3. Guru memuliakan peserta didik atas partisipasi aktif mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 3: Menyelesaikan Soal Cerita Penjumlahan dan
Pengurangan (135 Menit)
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna) (35 Menit)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan pertanyaan
"Siapa yang pernah membantu Ibu menghitung saat belanja?" untuk
mengaitkan matematika dengan kehidupan nyata.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi.
8. Guru memulai dengan membacakan sebuah soal cerita sederhana
yang melibatkan penjumlahan atau pengurangan.
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita tahu
apakah soal cerita ini tentang penjumlahan atau pengurangan?"
10. Peserta didik melakukan literasi melalui membaca soal cerita singkat
yang diberikan guru.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai soal cerita: a. "Apa
yang kita ketahui dari cerita ini?" b. "Apa yang ditanyakan dalam
cerita ini?" c. Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
dan menghubungkan dengan peran peserta didik. d. "Mengapa
penting bagi kita untuk bisa menyelesaikan soal cerita?"
Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) (85 Menit)
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik berdiskusi dan mengamati langkah-langkah
menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan. Guru
mendemonstrasikan analisis soal cerita: mengidentifikasi yang
diketahui, yang ditanyakan, dan operasi yang digunakan.
2. Peserta didik secara berkelompok membaca dan menganalisis soal
cerita yang diberikan guru, menentukan apakah itu soal penjumlahan
atau pengurangan.
3. Peserta didik berdiskusi tentang kata kunci dalam soal cerita yang
mengindikasikan penjumlahan (misalnya: semua, total, digabungkan,
dan) atau pengurangan (misalnya: sisa, diambil, pecah, beda).
MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)
1. Peserta didik memainkan permainan "Detektif Angka" di mana
mereka bertugas menemukan operasi yang tepat dan jawaban dari
berbagai soal cerita yang disajikan.
2. Peserta didik diberikan lembar kerja berisi berbagai soal cerita
penjumlahan dan pengurangan. Mereka harus menuliskan kalimat
matematika dan menyelesaikan soal cerita tersebut.
3. Peserta didik membuat soal cerita sederhana mereka sendiri (satu soal
penjumlahan, satu soal pengurangan) dan menukarkannya dengan
teman untuk diselesaikan.
4. Peserta didik melakukan simulasi "berbelanja" di kelas dengan
barang dan harga sederhana, menghitung total belanjaan atau
kembalian.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik secara bergantian mempresentasikan cara mereka
menyelesaikan soal cerita, menjelaskan langkah-langkah dan
alasannya. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman dan
guru.
2. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu tentang kesulitan
dalam memahami soal cerita dan bagaimana cara mengatasinya.
3. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap kemampuan mereka
dalam menyelesaikan soal cerita.
4. Peserta didik menemukan contoh situasi dalam kehidupan sehari-hari
di mana mereka dapat menggunakan kemampuan menyelesaikan soal
cerita.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran) (15 Menit)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu penguatan dan proyek akhir.
3. Guru memuliakan peserta didik atas usaha mereka dalam memahami
dan menyelesaikan soal cerita.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 4: Proyek Aplikasi Penjumlahan dan Pengurangan (135
Menit)
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna) (35 Menit)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan kesiapan belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan pertanyaan
"Apa yang paling berkesan dari belajar penjumlahan dan
pengurangan?" untuk merefleksikan pembelajaran sebelumnya.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
proyek yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan berbagai contoh proyek yang
melibatkan penjumlahan dan pengurangan dalam konteks nyata
(misalnya, "toko mini" di kelas, "bank mainan").
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa
menggunakan kemampuan penjumlahan dan pengurangan kita untuk
membuat sesuatu yang menyenangkan dan berguna?"
10. Peserta didik melakukan literasi melalui diskusi dan brainstorming
ide proyek aplikasi penjumlahan/pengurangan bersama teman-teman.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai ide proyek: a. "Ide
apa yang paling menarik bagi kalian untuk sebuah proyek?" b.
"Bagaimana proyek ini akan menunjukkan pemahaman kita tentang
menambah dan mengurangi?" c. Memaparkan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai dan menghubungkan dengan peran peserta didik.
d. "Apa yang kita butuhkan agar proyek kita berhasil?"
Kegiatan Inti (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) (85 Menit)
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik secara berkelompok merencanakan proyek kreatif yang
melibatkan aplikasi penjumlahan dan pengurangan. Contoh proyek:
o Membuat "Toko Mainan Mini" di kelas, di mana mereka
menetapkan harga mainan (maksimal 20), lalu
mempraktikkan jual beli dan menghitung total atau
kembalian.
o Membuat "Buku Cerita Matematika" yang berisi soal cerita
penjumlahan dan pengurangan buatan mereka sendiri dengan
gambar.
o Merancang "Permainan Papan Angka" yang mengharuskan
pemain melakukan penjumlahan atau pengurangan untuk
maju.
o Membuat poster "Rumah Perhitungan" yang menampilkan
berbagai cara penjumlahan dan pengurangan.
2. Peserta didik berdiskusi tentang bahan-bahan yang dibutuhkan dan
pembagian tugas dalam kelompok.
MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)
1. Peserta didik mulai mengembangkan proyek mereka sesuai dengan
rencana. Guru membimbing dan memfasilitasi prosesnya, mendorong
kreativitas dan pemecahan masalah.
2. Peserta didik menerapkan pemahaman mereka tentang penjumlahan,
pengurangan, dan penyelesaian soal cerita dalam proyek mereka.
3. Peserta didik berkolaborasi aktif dengan teman kelompok untuk
menyelesaikan proyek.
4. Guru dan mitra pembelajaran (misalnya, orang tua atau guru lain)
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penggunaan matematika
dalam kehidupan sehari-hari melalui proyek ini.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik melakukan uji coba proyek dan atau mempresentasikan
hasil proyek mereka di depan kelas. Peserta didik mendapatkan
umpan balik konstruktif dari teman, guru, dan jika memungkinkan,
dari mitra pembelajaran.
2. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu terhadap proyek yang
telah dilakukan, termasuk proses kerja sama dan hal-hal baru yang
mereka pelajari.
3. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap pencapaian tujuan
pembelajaran melalui proyek yang dibuat, khususnya dalam aplikasi
penjumlahan dan pengurangan.
4. Peserta didik menemukan solusi dan atau peran lanjutan mereka
setelah belajar tentang penjumlahan dan pengurangan (misalnya,
menjadi lebih percaya diri dalam menghitung uang jajan atau benda).
Kegiatan Penutup (Berkesadaran) (15 Menit)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran secara
keseluruhan tentang penjumlahan, pengurangan, dan penyelesaian
soal cerita.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, mungkin dengan topik baru atau eksplorasi lebih lanjut
tentang bilangan.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai pencapaian
proyek mereka dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
ASESMEN Asesmen pada Awal Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
Proyek/Praktik
Mengetahui, Pekalongan, Juli 2025
Kepala Sekolah, Guru Mapel
Matahari Bulan Purnama
BAHAN AJAR
Memahami Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Sampai 20
Halo anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar sesuatu yang seru, yaitu penjumlahan dan
pengurangan bilangan sampai 20. Kalian pasti sudah tidak sabar, kan?
Mengenal Penjumlahan
Penjumlahan itu artinya menggabungkan atau menambahkan dua kelompok benda atau
angka menjadi satu kelompok yang lebih besar. Lambang penjumlahan adalah tanda tambah
(+). Misalnya, kalau kalian punya 3 buah apel dan diberi lagi 2 buah apel oleh ibu, berapa
banyak apel kalian sekarang? Yuk, kita hitung bersama! 3+2=5. Jadi, sekarang kalian punya
5 buah apel.
Ada beberapa cara mudah untuk melakukan penjumlahan, lho. Kalian bisa menggunakan jari
tangan kalian. Contohnya, untuk 4+3, kalian bisa mengangkat 4 jari di satu tangan dan 3 jari
di tangan lain, lalu hitung semua jari yang terangkat. Kalian juga bisa menggunakan benda-
benda di sekitar kalian, seperti pensil, kelereng, atau balok. Misalnya, untuk 5+4, kalian bisa
mengumpulkan 5 pensil, lalu tambahkan 4 pensil lagi, kemudian hitung semua pensilnya.
Cara lain adalah dengan menghitung maju dari angka yang lebih besar. Contohnya, untuk
6+2, mulai dari 6, lalu hitung maju 2 langkah: 7, 8. Jadi, 6+2=8.
Mengenal Pengurangan
Nah, sekarang giliran pengurangan. Pengurangan itu kebalikannya penjumlahan.
Pengurangan artinya mengambil sebagian dari suatu kelompok benda atau angka, sehingga
sisanya menjadi lebih sedikit. Lambang pengurangan adalah tanda kurang (− ). Misalnya,
kalian punya 7 permen, lalu kalian makan 3 permen. Berapa sisa permen kalian sekarang?
Kita hitung yuk! 7−3=4. Jadi, sisa permen kalian sekarang ada 4.
Sama seperti penjumlahan, pengurangan juga punya cara mudahnya. Kalian bisa
menggunakan jari tangan kalian. Misalnya, untuk 8−3, kalian bisa mengangkat 8 jari, lalu
tekuk atau sembunyikan 3 jari. Hitung jari yang tersisa. Kalian juga bisa menggunakan
benda-benda di sekitar kalian. Contohnya, untuk 10−4, kalian bisa menyiapkan 10 buah
kerikil, lalu ambil 4 kerikil. Hitung sisa kerikil yang ada. Kalian juga bisa menghitung
mundur dari angka yang lebih besar. Contohnya, untuk 9−2, mulai dari 9, lalu hitung
mundur 2 langkah: 8, 7. Jadi, 9−2=7.
Menyelesaikan Soal Cerita
Selain berhitung langsung, penjumlahan dan pengurangan juga sering kita temui dalam soal
cerita sehari-hari. Kuncinya adalah memahami cerita dengan baik, apakah kita harus
menambahkan atau mengurangi.
Contoh Soal Cerita Penjumlahan: Di pohon ada 6 ekor burung. Lalu, datang lagi 3 ekor
burung. Berapa jumlah burung di pohon sekarang? Penyelesaian: Burung yang ada di pohon
awalnya 6, lalu datang lagi 3. Ini berarti kita harus menambahkan. Jadi, 6+3=9. Jumlah
burung di pohon sekarang ada 9 ekor.
Contoh Soal Cerita Pengurangan: Kakak mempunyai 12 buah jeruk. Kakak memberikan 5
buah jeruk kepada adik. Berapa sisa jeruk Kakak sekarang? Penyelesaian: Kakak punya 12
jeruk, lalu memberikan 5. Ini berarti jumlah jeruk Kakak berkurang. Jadi, 12−5=7. Sisa jeruk
Kakak sekarang ada 7 buah.
Ingat ya, kuncinya adalah membaca soal ceritanya dengan teliti. Jika ada kata-kata seperti
"datang lagi", "ditambahkan", "jumlah", atau "semuanya", itu biasanya soal penjumlahan.
Jika ada kata-kata seperti "diberikan", "dimakan", "hilang", "sisa", atau "berapa selisihnya",
itu biasanya soal pengurangan.
ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : ...............................................
KELAS / SEMESTER : II / Gasal
MATA PELAJARAN : Matematika
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menentukan hasil penjumlahan dengan berbagai cara.
2. Menentukan hasil pengurangan dengan berbagai cara.
3. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
No Indikator
1 Menentukan hasil penjumlahan bilangan cacah sampai 20.
2 Menentukan hasil pengurangan bilangan cacah sampai 20.
3 Menyelesaikan soal cerita penjumlahan bilangan cacah sampai 20.
4 Menyelesaikan soal cerita pengurangan bilangan cacah sampai 20.
KISI-KISI SOAL
No Indikator Soal Bentuk Level No
Soal Kognitif Soal
1 Menjumlah bilangan cacah Pilihan LOTS 1, 2
Ganda
2 Mengurang bilangan cacah Pilihan LOTS 3, 4
Ganda
3 Soal cerita penjumlahan Pilihan HOTS 5, 6
Ganda
4 Soal cerita pengurangan Pilihan HOTS 7, 8
Ganda
5 Penjumlahan dan pengurangan campuran Pilihan HOTS 9, 10
dalam konteks harian Ganda
SOAL PILIHAN GANDA
1. Di dalam kotak ada 9 bola. Ibu menambahkan 6 bola lagi. Berapa jumlah bola
sekarang?
A. 14
B. 15
C. 16
D. 13
2. Taman bermain memiliki 7 ayunan dan 8 perosotan. Berapa jumlah seluruh mainan
itu?
A. 15
B. 14
C. 13
D. 12
3. Ada 18 anak sedang bermain. Kemudian 6 anak pulang. Berapa anak yang masih
bermain?
A. 13
B. 12
C. 11
D. 10
4. Budi punya 14 pensil. Ia meminjamkan 5 pensil ke temannya. Berapa pensil milik
Budi sekarang?
A. 11
B. 10
C. 9
D. 8
5. Lani memiliki 9 apel. Ia membeli lagi 6 apel di pasar. Lalu, ia memberikan 2 apel
kepada adiknya. Berapa apel yang masih dimiliki Lani?
A. 13
B. 14
C. 15
D. 16
6. Dita menabung 8 ribu rupiah minggu lalu dan 7 ribu minggu ini. Berapa total uang
tabungan Dita?
A. 14 ribu
B. 15 ribu
C. 16 ribu
D. 13 ribu
7. Riko punya 20 kelereng. 5 kelereng hilang di taman. Berapa kelereng Riko sekarang?
A. 14
B. 15
C. 16
D. 17
8. Ibu membeli 15 buah jeruk. Ibu membuat jus dari 7 jeruk. Berapa jeruk yang
tersisa?
A. 8
B. 9
C. 10
D. 7
9. Di kelas ada 12 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Tiba-tiba 5 anak laki-laki
pulang lebih dulu. Berapa anak yang masih ada di kelas?
A. 13
B. 12
C. 14
D. 11
10. Faris memiliki 10 kue. Ia memberi 3 kue ke Rina, lalu membeli lagi 4 kue di
warung. Berapa jumlah kue Faris sekarang?
A. 11
B. 12
C. 13
D. 14
KUNCI JAWABAN
No Jawaban
1 B (15)
2 A (15)
3 B (12)
4 C (9)
5 A (13)
6 B (15)
7 B (15)
8 A (8)
9 A (13)
10 A (11)
RUBRIK PENILAIAN
Jumlah Jawaban Benar Skor
10 soal 100
9 soal 90
8 soal 80
7 soal 70
6 soal 60
5 soal 50
<5 soal <50
ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : ..................................................
KELAS / SEMESTER : II / Gasal
MATA PELAJARAN : Matematika
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menentukan hasil penjumlahan dengan berbagai cara.
2. Menentukan hasil pengurangan dengan berbagai cara.
3. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
1. Menyelesaikan penjumlahan bilangan cacah sampai 20 secara kontekstual.
2. Menyelesaikan pengurangan bilangan cacah sampai 20 secara kontekstual.
3. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan berdasarkan situasi nyata.
4. Menunjukkan kemampuan menyajikan solusi secara lisan, tertulis, atau gambar.
KISI-KISI SOAL
No IPK Bentuk Level No
Tugas Kognitif Soal
1 Menjumlah bilangan cacah sampai 20 dalam Proyek LOTS– 1
situasi nyata Essay MOTS
2 Mengurang bilangan cacah sampai 20 dalam Proyek LOTS– 2
situasi nyata Essay MOTS
3 Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan Proyek HOTS 3
pengurangan Essay
SOAL PROYEK UNTUK PESERTA DIDIK
Soal 1
Di rumah, kamu membantu Ibu menghitung buah apel dan jeruk. Ada 9 apel dan 6 jeruk di
atas meja.
Tugasmu adalah:
Hitung semua buah di atas meja.
Gambarlah bentuk buah yang kamu hitung!
Tuliskan caramu menghitung jumlah semua buah itu!
Soal 2
Kamu bermain bersama teman-teman. Kamu membawa 17 kelereng. Saat bermain, 5
kelereng hilang.
Tugasmu adalah:
Berapa sisa kelerengmu sekarang?
Buat gambar yang menunjukkan kelereng sebelum dan sesudah berkurang!
Jelaskan bagaimana cara kamu menghitung sisanya!
Soal 3
Bayangkan kamu sedang berbelanja di warung kecil. Kamu membeli 3 permen dan 4 biskuit.
Setelah makan, 2 biskuit diberikan ke temanmu.
Tugasmu adalah:
Hitung berapa semua makanan yang kamu beli.
Hitung berapa makanan yang tersisa setelah kamu memberi temanmu.
Buat cerita gambar pendek tentang kegiatan belanjamu!
KUNCI JAWABAN
No Jawaban Ideal
1 9 + 6 = 15 buah. Gambar apel dan jeruk. Langkah menghitung ditulis (misal: 9
tambah 6 sama dengan 15).
2 17 - 5 = 12 kelereng. Gambar sebelum dan sesudah. Penjelasan sederhana ditulis.
3 3 + 4 = 7 (total). 7 - 2 = 5 (tersisa). Cerita disertai gambar (misalnya gambar warung
dan makanan).
RUBRIK PENILAIAN
Aspek yang Dinilai Skor Maksimal
Jawaban benar secara matematis 40
Gambar sesuai dan kreatif 20
Penjelasan logis dan mudah 20
dipahami
Kerapian dan kerapatan kerja 10
Antusias dan usaha dalam menjawab 10
Total Skor 100
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
SATUAN PENDIDIKAN : ..................................................
KELAS / SEMESTER : II / Gasal
MATA PELAJARAN : Matematika
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menentukan hasil penjumlahan dengan berbagai cara.
2. Menentukan hasil pengurangan dengan berbagai cara.
3. Menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan.
ALAT DAN BAHAN
Pensil dan penghapus
Buku tulis
Kancing, stik es krim, atau benda konkret lainnya
Kartu bilangan (jika ada)
TUGAS / SOAL
1. Di meja makan ada 7 buah pisang. Ayah datang membawa 5 buah pisang lagi.
Berapa semua pisang di meja sekarang? Tuliskan caramu menghitung!
Gambarlah juga buah pisangnya.
*2. Dina memiliki 15 balok warna. Ia memberikan 6 balok kepada adiknya. Berapa balok
yang masih dimiliki Dina sekarang? Jelaskan dengan gambar dan tulisan!
3. Kamu sedang bermain di halaman bersama 8 teman. Lalu datang 4 teman lagi.
Berapa jumlah temanmu sekarang? Buatlah gambar dan hitung jumlahnya!
4. Ibu membeli 12 telur. Sebanyak 5 telur digunakan untuk memasak. Berapa sisa telur
Ibu? Gambar dan tuliskan jawabannya.
5. Kamu menabung 9 ribu rupiah minggu lalu dan 6 ribu rupiah minggu ini. Berapa
jumlah tabunganmu sekarang? Jelaskan dengan caramu sendiri!
KUNCI JAWABAN
No Kunci Jawaban
1 7 + 5 = 12 pisang
2 15 - 6 = 9 balok
3 8 + 4 = 12 teman
4 12 - 5 = 7 telur
5 9 + 6 = 15 ribu rupiah
RUBRIK PENILAIAN
Aspek yang Dinilai Skor Maksimal
Jawaban benar secara matematis 50
Gambar sesuai dan kreatif 20
Penjelasan cara menjawab (lisan/tulisan) 20
Kerapihan dan usaha menjawab 10
Total Skor 100