0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan10 halaman

Forensik Digital Telegram untuk Cybercrime

Soal polri

Diunggah oleh

Dwi Pracoyo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan10 halaman

Forensik Digital Telegram untuk Cybercrime

Soal polri

Diunggah oleh

Dwi Pracoyo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RABIT : Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab ISSN CETAK : 2477-2062

Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50 ISSN ONLINE : 2502-891X

ANALISIS FORENSIK DIGITAL TELEGRAM PADA ANDROID UNTUK


CYBERCRIME DENGAN KERANGKA NASIONAL INSTITUTE OF STANDARD
TECHNOLOGY (NIST)
1)
Devkya Mutiara Syafitri, 2) Fahmi Fachri
1,2)
Teknik Informatika, Teknik, Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen
1,2)
Jl. Kutoarjo KM 05 Jatisari – Jawa Tengah - Indonesia
E-mail : devkyamutiarasyafitri@[Link], fahmifachriumnu@[Link]

ABSTRAK
Telegram merupakan aplikasi pesan instan populer yang mengalami peningkatan pengguna dari 60,2% pada tahun
2023 menjadi 61,3% pada tahun 2024. Namun, peningkatan penggunaan ini juga membuka peluang terjadinya
kejahatan digital seperti penipuan online. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis forensik digital pada aplikasi
Telegram di smartphone Android dengan bentuk kejahatannya adalah penipuan penjualan handphone. Metode
penelitian menggunakan kerangka kerja NIST yang terdiri dari empat tahapan: Collection, Examination, Analysis,
dan Reporting. Alat forensik yang digunakan adalah MOBILedit Forensic Express dan FTK Imager. MOBILedit
unggul dalam mengekstraksi berbagai jenis data, termasuk gambar, video, dan pesan suara, meskipun memerlukan
smartphone yang di-rooting. Sementara itu, FTK Imager efektif untuk memulihkan percakapan dengan cepat tetapi
terbatas pada data teks dan tidak optimal untuk multimedia. Skenario penelitian mensimulasikan kasus penipuan
online dalam penjualan produk iPhone melalui Telegram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOBILedit
Forensic berhasil menemukan bukti digital berupa video, foto, dan voice note, sedangkan FTK Imager hanya
mampu memulihkan bukti chat. Kedua alat berhasil mengombinasikan bukti keberadaan data digital yang telah
dihapus, memungkinkan identifikasi jejak kejahatan digital pada aplikasi Telegram. Temuan ini menunjukkan
pentingnya pemilihan alat forensik yang sesuai untuk memaksimalkan pengumpulan bukti digital, serta
memberikan implikasi bahwa metode dan alat forensik yang tepat dapat menjadi solusi dalam mengungkap kasus
kejahatan digital secara efektif, khususnya pada platform pesan instan.

Kata Kunci: Forensik Digital, Telegram, NIST, Cybercrime.

ABSTRACT
Telegram is a popular instant messaging application that has seen an increase in users from 60.2% in 2023 to
61.3% in 2024. However, this increase in usage also opens up opportunities for digital crimes such as online
fraud. This research aims to conduct a digital forensic analysis on the Telegram application on Android
smartphones with the form of crime being mobile phone sales fraud. The research method uses the NIST framework
which consists of four stages: Collection, Examination, Analysis, and Reporting. The forensic tools used are
MOBILedit Forensic Express and FTK Imager. MOBILedit excels at extracting various types of data, including
images, videos, and voice messages, although it requires a rooted smartphone. Meanwhile, FTK Imager is effective
for recovering conversations quickly but is limited to text data and not optimal for multimedia. The research
scenario simulates a case of online fraud in the sale of iPhone products via Telegram. The results of the study
show that MOBILedit Forensic managed to find digital evidence in the form of videos, photos, and voice notes,
while FTK Imager was only able to recover chat evidence. Both tools successfully combine evidence of the
existence of digital data that has been deleted, allowing the identification of traces of digital crime on the Telegram
application. These findings show the importance of selecting appropriate forensic tools to maximize digital
evidence collection, as well as provide implications that the right forensic methods and tools can be a solution in
effectively uncovering digital crime cases, especially on instant messaging platforms.

Keyword: digital forensics, Telegram, NIST, cybercrime.

41
DOI : [Link] Some rights reserved BY-NC-SA 4.0 International License
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

PENDAHULUAN
Teknologi informasi dan komunikasi di era
l l l

digital telah mengubah secara drastis cara l l l l

manusia berinteraksi dan berkomunikasi. l l l l l

Salah satu perkembangan signifikan yang l l l

muncul adalah munculnya aplikasi pesan


l l l l l

instan yang memungkinkan komunikasi secara l l l l

real-time tanpa batasan jarak dan waktu [1].


l l l

Aplikasi-aplikasi seperti ini menawarkan l l l

kemudahanl dan kecepatan dalam l l l

berkomunikasi, yang sangat mendukung


l l l l l

mobilitas tinggi di masyarakat modern. Salah l

satu aplikasi pesan instan yang saat ini banyak


l l
Gambar 1. Pflatfom Pengguna Sosial Media 2024 l l l

dimanfaatkan oleh orang untuk mendukung l l l l l l

komunikasi jarak jauh yaitu Telegram [2]. l l l l l


Meskipun terdapat platform komunikasi lain
Telegram adalah aplikasi layanan pengiriman
l l l
dengan jumlah pengguna yang lebih besar,
pesan instan (chat) multiplatform yang
l l
telegram dipilih sebagai objek penelitian
l l l l l l

berbasis cloud computing dan bersifat open


l l l l l
karena memiliki keunggulan dibandingkan l l l l l

source serta nirlaba [3]. Saat ini, Telegram


l l l l l
aplikasi pesan instan lainnya, seperti fitur l l l l

tersedia untuk perangkat seluler dengan sistem


l l l l l l l l l l
keamanan yang kuat, pesan rahasia, dan
l l l

operasi Android dan iOS, serta untuk komputer


l l l l l l
kemampuan membentuk grup besar. Selain itu,
l l l l l l l l l

dengan sistem operasi Windows, OS X, dan


l l l
dukungan Telegram terhadap penggunaan bot
l l l l l l l

Linux. Pengguna Telegram dapat mengirim l l l l l l


memungkinkan otomatisasi berbagai tugas.
l l l l

pesan teks, foto, video, stiker, audio, serta


l l l l l l
Fitur-fitur ini menjadikan Telegram menarik
l l l l l l

dokumen berukuran besar [4]. l l l l l l


bagi banyak pengguna, namun juga membuka l l l l l l

Berdasarkan Gambar 1. Tentang data celah bagi


l pelaku kejahatan untuk l l l l l

penggunaan media sosial di Indonesia pada memanfaatkannya dalam aktivitas ilegal.


l l

Januari 2024, Telegram telah menjadi salah Penulis akan melakukan forensik digital pada
l l l l l

satu platform komunikasi dengan tingkat kasus penipuan online shop melalui Telegram l l l l l l l l

adopsi yang signifikan, menunjukkan pada smartphone berbasis Android. l l

peningkatan dari 60,2% pada tahun 2023 Salah satu jenis kejahatan cyber yang paling l l l l

menjadi 61,3% di tahun 2024 [5]. Hal ini umum terjadi di Telegram adalah penipuan,
l l l l l l l

mencerminkan bahwa semakin banyak


l l l
yang mencakup penipuan investasi, l l l l l

pengguna internet di Indonesia mulai


l l l l l l
perdagangan barang ilegal, dan penawaran
l l l

mengadopsi atau menambah penggunaan


l l l l l
pekerjaan palsu.l l l

Telegram sebagai platform komunikasi utama


l l l l l
Pelaku sering kali membuat grup atau channel
l l l l l l l l

mereka. Namun, kemajuan teknologi dan


l l l l l l
untuk menarik korban dengan iming-iming
l l l l

meningkatnya jumlah pengguna Telegram


l l l l l l
investasi yang menguntungkan namun palsu.
l l l l l l

juga membawa dampak negatif, seperti


l l l l l
Setelah korban mengirimkan uang, pelaku
l l l l l l

munculnya pihak-pihak
l yang l
biasanya menghilang dan sulit dilacak berkat l l l

menyalahgunakan aplikasi tersebut untuk


l l l l l l l
anonimitas yang disediakan oleh Telegram. l l l l

kejahatan digital atau cybercrime, seperti


l l l l l l
Kejahatan digital yang melibatkan aplikasi
l l

penipuan, penyebaran konten pornografi, dan


l l l l l
telegram terjadi karena adanya tiga faktor
l l l l

perdagangan narkoba.
l
utama, yaitu teknologi, manusia, dan
l l l l

DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

42
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan l l l l l l menggabungkan evaluasi dua tools forensik,
langkah untuk melakukan analisis digital l l l l yaitu MOBILedit Forensic dan FTK Imager,
forensik terhadap aplikasi Telegram [6].
l l l l untuk menganalisis beragam jenis data digital,
Menurut penilitian [2] Dengan judul Analisis
l l l l l l l termasuk chat, gambar, video, dan voice note,
Bukti Digital pada Telegram Messenger
l l l l l l dalam satu investigasi terpadu. Metode l l

Menggunakan Framework NIST, penelitian ini


l l l l l National Institute of Standards and l l

berhasil memperoleh bukti percakapan di


l l l l l l Technology (NIST) adalah protokol yang
l

Telegram yang digunakan untuk mengungkap


l l l l l l l digunakan untuk melakukan forensik pada l l l l l l

kasus penipuan di toko online. Studi ini l l l l l perangkat mobile yang memastikan bahwa
l l l

memanfaatkan teknik live forensics untuk


l l l l l l setiap pemeriksa mengikuti prosedur yang
l l l l l l l

mengumpulkan bukti digital dari aplikasi


l l l l seragam. Ini memastikan bahwa pekerjaan
l l l l

Telegram berbasis desktop yang berjalan pada


l l l l l mereka tercatat dengan baik, hasilnya dapat
l l l l

sistem operasi Windows 10, menggunakan


l l l l diulang, dan mereka l dapat l l

FTK Imager. l dipertanggungjawabkan [11]. Mobile Forensic l l l l

Digital forensik adalah bidang ilmu yang l l adalah disiplin ilmu yang bertujuan untuk l l l l l l

bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan


l l l l l l l l memulihkan bukti digital dari perangkat
l l l l

menyelidiki barang bukti digital agar dapat


l l l mobile dalam kondisi forensik, menggunakan l l l l

digunakan sebagai bukti yang sah di l l l metode yang diakui. Mobile Forensic sendiri
l l l l l l

pengadilan [7]. Barang bukti digital sendiri


l l l merupakan cabang dari Digital Forensic [12].
l l l

berarti barang bukti elektronik yang dapat


l l l l

disimpan dan dianalisis dari komputer, ponsel, l l l


METODE
notebook, server, dan alat teknologi lainnya [8].
l l l l Kerangka Kerja Penelitian
Metode yang akan digunakan untuk
l l l l l Penelitian ini menggunakan metode NIST.
l l l l l l

melakukan proses pemeriksaan bukti digital


l l l l l l
Nasional Institute of Standard and Tecnology l l l

pada perangkat pada windows adalah metode l l l


(NIST) adalah kerangka kerja yang diakui sebagai l l l l

National Institute of Standards and l l


standar internasional, khususnya dalam investigasi l l l l

Technology (NIST). Menurut Penelitian oleh


l l l l l l l
forensic [13]. Kerangka ini memberikan panduan
l l l l l

untuk melakukan investigasi dengan tepat dan


[9] menyimpulkan bahwa metode NIST yang
l l l l l l l

sesuai hukum yang berlaku, sehingga hasilnya


l l l l

menggunakan tools seperti MOBILedit


l l l l l l l

dapat dipertanggungjawabkan. Untuk menjaga


l l l l l

l l l l l

Forensic dan FTK Imager hanya berhasil l l l

integritas bukti, NIST menyediakan tahap – tahap


l l l l

menemukan bukti digital berupa gambar,


l l l l l l
sistematis, seperti yang terlihat pada Gambar 2,l l l l

video, dan voice notes, namun tidak berhasil


l l l l l
yang menjadi referensi dalam proses forensik l l l l l l

menemukan pesan teks percakapan. Sementara


l l l l l l l l
digital untuk menghasilkan bukti yang valid dan l l l l

itu, penelitian [10] menunjukkan bahwa


l l l l l l dapat diandalkan.[14]
penggunaan metode NIST melalui tools
l l l l l l
.
MOBILedit berhasil mendapatkan backup l l l l

data, yang kemudian diekstraksi dan dianalisis l l l

untuk menemukan bukti yang relevan dalam


l l l l l l l l

penyelidikan serta mengungkap tindakan


l l l l l

kejahatan yang dilakukan melalui perangkat


l l l l l

Gambar 2. Alur Kerja NIST


smartphone Android.
l l

Penelitian ini memiliki kontribusi signifikan


Proses pengumpulan, pemeriksaan, analisis, dan
dibandingkan studi sebelumnya dengan
l l l l l l

laporan dari National Institute of Standards and l l

DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

43
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

Technology (NIST) dijelaskan di bawah ini :


l l Forensic dipilih karena kemampuannya yang kuat
a. Collection l dalam mengakses perangkat mobile, baik Android
Tahapan ini mencakup proses l l l maupun iOS, dan mengekstrak berbagai jenis data
pengumpulan, identifikasi, pelabelan,
l l l l l l multimedia, seperti gambar, video, dan voice note.
pencatatan, dan pengambilan data dari
l l Sedangkan FTK Imager dipilih karena
sumber data menggunakan perangkat
l l l l l kemampuannya yang luar biasa dalam membuat
Smartphone, sambil menjaga integritas l l l salinan bit-per-bit dari perangkat penyimpanan dan
data yang diperoleh[15] l l memulihkan data yang telah terhapus, khususnya
b. Examinationl untuk chat atau teks. Rooting smartphone juga
Tahap examination dilakukan setelah l l l l diperlukan dalam penelitian ini untuk memberikan
tahap collection selesai. Pada tahap ini, l l l akses penuh (superuser) ke sistem operasi Android,
data yang telah terkumpul akan diproses l l l l l yang memungkinkan alat forensik menjelajahi data
secara forensik menggunakan berbagai
l l l l l yang biasanya tidak dapat diakses pada perangkat
metode yang menyesuaikan dengan l l l l l l yang tidak di-rooting. Semua alat dan bahan ini
beragam skenario kasus. Proses forensik
l l l l l digunakan untuk memastikan bahwa bukti yang
digital ini dapat dilakukan secara otomatis l l ditemukan dapat diterima di pengadilan dan dapat
maupun manual. Selain itu, tahap l l l l l diandalkan dalam proses hukum. Berikut alat dan
examination juga mencakup evaluasi data
l l l l l l bahan yang digunakan pada penelitian ini.
yang telah diproses dengan metode l l l l l

forensik, untuk meminimalkan


l l l l Tabel 1. Alat dan bahan penelitian
kemungkinan hilangnya data serta
l l l No Alat dan Keterangan l l

memastikan integritas data tetap terjaga


l l l l Bahan
[14]. 1 Laptop ThinkPad X230, core i5, l

c. Analysis windows 10 pro 64 bit


Tahap analysis berlangsung setelah l l l l
2 Handphone Redmi 4a l l

examination dan menggunakan metode


l l l l l
3 Kingroots Alat untuk proses rooting l l l

yang sah secara hukum tanpa mengubah l l l l l


4 Mobiledit Aplikasi untuk
l l l

teknik, dengan tujuan memperoleh


l l l l l l l
Forensik l mengangkat bukti digital. l l

informasi yang berguna. Informasi ini l l


5 FTK Aplikasi untuk l l

diperlukan untuk menjawab kebutuhan l l l l l l l l


Imager mengangkat bukti digital
l l l

yang mendorong dilakukannya l l

6 Telegram
l l Aplikasi instan messenger l l l

pengumpulan dan pemeriksaan data [10].


l l l l l
7 Kabel USB Penghubung Laptop dan
l l l l l

d. Reporting l

Smartphone l

Pada tahap ini, hasil investigasi yang l

diperoleh dari penyelidikan, termasuk


Skenario Penelitian
l l l l l l

analisis barang bukti, dilaporkan sehingga


Untuk menghasilkan barang bukti digital,
l l

l l l l

bukti tersebut dapat mendukung proses


penelitian ini menggunakan data dari dokumentasi
l l l l l l l l

l l l l l l

penyelidikan dalam mengidentifikasi


simulasi skenario peneliti. Log percakapan, pesan
l l l l

l l l l l l

tersangka [9].
suara (voice note), file gambar, dan video adalah
l

l l l l l

objek utama yang dianalisis. Data diambil melalui


l l l l

Alat dan Bahan


satu kali proses pengumpulan awal. Namun, jika
l l l l l l

Penelitian digital forensik ini membutuhkan alat


data yang diperlukan belum ditemukan pada tahap l l l l l l

dan bahan yang digunakan berfokus pada proses


tersebut, pengambilan data akan diulang secara
l l l l l l

pengumpulan, analisis, dan pemulihan bukti digital


berkala hingga seluruh bukti digital yang
l l l l l

dari berbagai perangkat elektronik. Alat yang


dibutuhkan berhasil diperoleh. Gambar 3
l l l l l

digunakan mencakup perangkat lunak forensik


merupakan skenario yang akan dilakukan.
l l l l

yang digunakan untuk memeriksa dan


menganalisis data dari smartphone. MOBILedit
DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

44
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

HASIL
Dalam penelitian ini, skenario kasus yang l l

diangkat berkaitan dengan penggunaan teknik l l l l l

forensik untuk memulihkan bukti kejahatan


l l l l l l l

dalam kasus penipuan online. Kasus ini l l l l l

melibatkan percakapan antara korban dan


l l

pelaku, dimana isi percakapan mencakup


l l l l l

informasi dan transaksi penipuan terkait jual l l l l

beli ponsel. Bukti yang dimaksud berupa chat,


l l l l l l

gambar, video, dan pesan suara (voice note) l l l l l

yang dikirimkan oleh pelaku kepada korban. l l l l

Namun, setelah transaksi dilakukan, pelaku


l l l l l l

secara sengaja menghapus pesan-pesan


l l l l l l

tersebut untuk menghilangkan barang bukti


l l l l l l l

dan menghindari jeratan hukum. Berikut isi


l l l l

percakapan antara korban dan pelaku dalam


transaksi jual beli handphone sebelum
Gambar 3. Skenario Penelitian l l l dilakukan penghapusan permanen oleh pelaku
penipuan.
Penjelasan alur scenario yang ditunjuk oleh
l l l l l l l

Gambar 2 adalah sebagai berikut : l l l

1. Pelaku melakukan komunikasi dengan


l l l l l l

korban melalui aplikasi telegram l l l l

2. Pelaku memberikan informasi kepada


l l l l l

korban bahwa handphone yang korban l

pesan udah ready stok


l l l

3. Pelaku memberitahu kepada korban


l l l l l l

tentang harga handphone , gambar dan


l l

video kelengkapan handphone yang


l l l l

korban pesan l

4. Korban menawar harga pada pelaku l l l

penipuan l l

5. Setelah kesepakatan harga dengan korban


l l l l l

pelaku menyuruh korban agar mentransfer


l l l l l l l

uang ke no rekening pelaku


l l l l l l

6. Korban mentransfer sejumlah uang yg l l l l l

sudah di sepakati
l l

7. Setalah korban mentransfer uang kepada


l l l l l

pelaku , pelaku menjanjikan akan segera


l l l l l l l

mengirim resi kepada korban.


l l l

8. Setelah 3 jam korban menanyakan lagi resi


l l l l

kepada pelaku l l l

9. Pelaku menghapus chat dengan si korban


l l l l l

lalu memblokir no sikorbanl l

Gambar 4. Skenario Percakapan l l

DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

45
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

Gambar 4 menunjukan contoh percakapan l l l l Examination


yang terjadi antara korban dengan pelaku l l l l Untuk melakukan proses ekstraksi data,
l l l l l l

kejahatan yang telah melakukan transaksi


l l l l smartphone yang menjadi barang bukti harus l l l l

terkait dengan kasus penipuan online jual.


l l l l l l l terlebih dahulu dihubungkan ke laptop yang
l l l l l l l

Gambar 4 dalam skenario penelitian ini l l l telah terpasang dua alat forensik.
l l l l

merupakan bukti yang telah dihapus oleh


l l l l l l

pelaku l kejahatan (Penipuan) untuk l l l l

menghilangkan jejak digital dan menghapus


l l l l

bukti terkait penipuan online. Oleh karena itu,


l l l l l l l l

penerapan forensik digital menjadi sangat


l l l l

penting dalam proses pemulihan data pada


l l l l

smartphone. Proses ini dilakukan dengan l l l l

menggunakan alat seperti MobileEdit Forensic


l l l l l l l

Express dan FTK Imager, serta mengikuti


l l l l l l

tahapan yang sesuai dengan metode NIST. l l l l l

Collection
Gambar 6. ekstraksi MobileEdit Forensik
Perangkat keras yang digunakan pada
l l l l

l l l

tahap pengumpulan adalah smartphone yang l l l l

menjalankan sistem operasi Android versi


l l l l

6.0.1 Marshmallow. Model smartphone yang l l

digunakan dalam penelitian ini adalah Xiaomi


l l l

Redmi 4A. l

Gambar 7. ekstrasi pada FTK Imager l l

Hasil ekstraksi barang bukti menggunakan l l l l

MobileEdit berhasil memulihkan data yang


l l l l l

terhapus, seperti gambar, video, pesan suara


l l l l l l l

(voice note), dan file media lainnya. Berbeda


l l l l l l

dengan FTK Imager, hasil ekstraksinya hanya


l l l

mampu memulihkan data terhapus berupa


Gambar 5. Barang Bukti Handphone
l l l l l l l

chat, namun tidak dapat mengembalikan


l l

Gambar 5 menunjukkan smartphone yang akan


l l l

gambar, video, atau voice note yang telah


l l l l

digunakan dalam penelitian ini. Sebelum


l l l l l

dihapus.
l l l l l l

digunakan, smartphone tersebut harus melalui


l

l l l l l l l l

proses rooting. Rooting merupakan langkah


Analysis
l l l

awal dalam penelitian forensik digital pada


Hasil analisis dari masing-masing alat ini
l l l

perangkat mobile untuk mendapatkan akses


menunjukkan bahwa data smartphone yang
l l l l l l

penuh ke smartphone. Pada tahap Collection,


l l l l

telah dihapus masih dapat dipulihkan. Ini


l l l l l

dilakukan persiapan untuk mengekstraksi data


l l l

berarti bahwa data ini dapat digunakan sebagai


l l l l l l

dari perangkat yang telah ditentukan, yang


l l l

pendukung dalam penyelesaian kasus


l l l l

kemudian dilanjutkan ke tahap Examination.


l l l l l l l

kejahatan. Teknik forensik dilakukan dengan


l l l l l

l l l l l

DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

46
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

MOBILedit Forensic Express dan FTK l l l l berupa l teksl percakapan, dilakukan l l l

Imager. Dalam skenario yang telah dirancang


l l l perbandingan dengan teks percakapan
l l l l

sebelumnya, barang bukti digital yang


l l l l Telegram yang terdapat pada smartphone
l l l l

dianalisis terdiri dari percakapan antara Penipu l l milik korban. Hasil analisis menunjukkan l l l

dan korban. Teknik forensik yang digunakan l l l bahwa percakapan Telegram yang ditemukan
l l l l l

dengan kedua alat tersebut dicatat digunakan


l l l l l l l di laptop milik tersangka identik dengan yang l l l

untuk mengidentifikasi jenis barang bukti


l l l l l l ada di smartphone korban. Dari perbandingan l l

digital yang ditemukan pada aplikasi Telegram l l l l ini, dapat disimpulkan bahwa teks percakapan l l l

dengan MOBILedit Forensic Express dan FTK


l l l l l tersebut memiliki kesamaan. Oleh karena itu,
l l l l l l l l

Imager. Gambar 8 hingga Gambar 10 l penyidik menggunakan data percakapan


l l l l

menampilkan contoh barang bukti digital yang


l l tersebut sebagai bukti digital dalam kasus
l l l l l l

ditemukan, berupa chat, foto, video, dan pesan


l l l l l l penipuanl l

suara pada aplikasi Telegram dengan bantuan


l l l l l

kedua alat forensik tersebut.


l l l l l l

Tabel 2. Perbandingan Percakapan l l l

Offets Isi Percakapan Keteranga


l l l l

n
018c171f0 Hallo Selamat Sama dan l

sore ka benar terbukti l l l l

ini dengan l

kaka Nadia ?
0253512d0 Sore kakak iya Sama dan l

betul saya terbukti l l l l

Gambar 8. Bukti digital berupa foto pada l l l


Nadia
MOBILedit Forensic l l
023c43500 Perkenalkan Sama dan l l

saya heru dari terbukti l l l l

iBox jogja
Kemarin kaka l

cari hp iPhone l

11 apa betul ? l l

02609d2b0 Betul ka Sama dan l l

kemaren terbukti l l l l

barangnya
Gambar 9. Bukti digital berupa pesan suara
sudah sold out
l l l l l

pada MOBILedit Forensic


l l

l l

037b65070 Iya ka kemarin Sama dan l

sedang kosong terbukti l l l

kebetulan hari l l l

ini Iphone l

11nya sudah l

ready ka ada
Gambar 10. buktik digital berupa chat pada
l

warna toska ,
l l l

FTK Imager
ungun, dan
l

l l

putih ka
Berdasarkan hasil analisis terhadap data digital
l

l l

DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

47
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

0298d8705 Boleh lihat l Sama dan 099375f90 Ini paling Sama dan
dulu foto l l terbukti
l l warna putih ka l terbukti
l l

hpnya kak? ini juga ready l l

02576e865 l Boleh ka saya l Sama dan 14cbaaad0 Mengirimkan l Tidak


kirimkan foto terbukti
l l video hp l ditemukan
l l

hpnya ya 02adcb980 Wih cakep tuh l l Sama dan


- Gambar Hp Tidak yg putih kak tpi l terbukti
l l

Iphone 11 l ditemukan
l l kayaknya saya
04fd65908 Ini yg warna Sama dan ambil yg ungu l l

ungu l l terbukti
l l aja
113812427 Untuk warna
l l Sama dan 03d3474a0 Boleh ka untuk l l l Sama dan
0 ungu sama l l terbukti
l l pmbelian hari l terbukti
l l

tosca harganya ini dapat


berapa ya kak?
l diskon 50rb
Terus kapasitas
l l dari harga
ramnya berapa l normal 6,5 jt
masing2 yaaa? menjadi 6jt 450
l

12b089f60 Baik ka untuk l l Sama dan rb ka


yg warna ungu l l terbukti
l l 0633cc2d0 Oke kak ,boleh l l Sama dan
dengan ram l minta terbukti
l l

64gb harganya Noreknya biar l

6,5 jt ka untuk l l saya tf


yg warna toska 06d51aeb0
l Baik kak untuk l l Sama dan
dengan ram l pembayaranny
l terbukti
l l

128 GB harga a bias transfer l

8,5 jt lewat dana ke


l l

18300e00 l Duh ga bias l Sama dan no


nego ya ka? l terbukti
l l 088212005964
Masih atas nam heru , l l

ketinggian di l kalo sudah tf l

saya ka bias kirim


1823cdb70 Waduh paling l Sama dan bukti tfnya ya l

saya kasih terbukti


l l kak
diskon 50 rb ka 1823cdb80 Tunggu ya kak l l Sama dan
untuk l l saya tf sebentar l l terbukti
l l

pembelian hari
l l - Mengirim foto l Tidak
ini bukti Transfer l l ditemukan
l l

18e438b50
l Hmm kira2 ada Sama dan - Mengirimkan l Tidak
seri lain gayal terbukti
l l voice note l l ditemukan
l l

ka?biar jadi 18cb5cbe0 l Baik ka nanti Sama dan


bahan saya kirimkan terbukti
l l

pertimbangan l no resinya ya l

saya juga ka l 106636660 Kok saya track Sama dan


DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

48
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

resinya belum l l l terbukti l l investigasi, termasuk informasi yang terkait


l l l l

dikirim ya kak dengan jejak digital yang diambil dari


l l

18e438b40 l Kakaknya nipu l Sama dan Telegram. Hal ini memastikan bahwa setiap
l l l l

ya kak? terbukti l l langkah dalam proses forensik terdokumentasi l l l l l

19ebc6590 l Saya sudah tf l Sama dan dengan baik, sehingga dapat digunakan
l l l

lho kak sesuai l l terbukti l l


sebagai acuan dalam penegakan hukum atau
l l l l l l l

harganya analisis lebih lanjut. l l

Reporting
Reporting merupakan tahap akhir dalam
l l l
Tabel 3. Hasil akuisi barang bukti digital pada
l l l

metode NIST 800-101. Setelah bukti digital


l l l l l
aplikasi Telegram dengan tools MOBILedit l l l l

diperiksa dan diakuisisi menggunakan l l l l


forensic Express dan FTK Imager l l l l

perangkat seperti MOBILedit Forensic


l l l l l
Barang Bukti MOBILEedit FTK l l l

Express dan FTK Imager, langkah berikutnya


l l l l l
Forensic Imager l l

adalah menyusun laporan yang merangkum l l l l l Chat X V


seluruh hasil analisis yang telah dilakukan.
l l l l l Gambar V X
Secara umum, hasil akuisisi bukti digital dari
l l l l l Video V Xl

aplikasi Telegram yang diperoleh melalui l l l l l l Voice note V X l l

penggunaan kedua alat tersebut dirangkum


l l l l l l l l

dalam Tabel 3. Laporan ini bertujuan untuk l l l l l l Keterangan : l l

mendokumentasikan temuan
l secara l l l l l
X = tidak berhasil ditemukan l l l

komprehensif, mencakup semua data penting l l l l l l l

V = berhasil ditemukan l l l

yang berhasil diperoleh selama proses l l l l l

menjadi area yang menjanjikan, khususnya


KESIMPULAN untuk meningkatkan kemampuan memulihkan
Hasil penelitian forensik digital, yang l l l
lebih banyak jenis bukti digital, termasuk
dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja l l l l l l
metadata, log aktivitas, file terenkripsi, dan data
NIST dengan bantuan tools MOBILedit l l l
dari aplikasi berbasis cloud. Dengan
Forensic dan FTK Imager pada aplikasi l l
memperluas kemampuan alat-alat ini, proses
Telegram, menunjukkan bahwa hasil akuisi
l l l l l l
investigasi forensik akan menjadi lebih
menggunakan tools MOBILedit Forensic
l l l l
komprehensif dan efektif dalam mengungkap
berhasil menemukan barang bukti berupa
l l l l l l l
kejahatan digital. Pengembangan teknologi ini
video, foto, dan voice note; namun, barang
l l l l
diharapkan dapat memberikan kontribusi
bukti chat tidak berhasil ditemukan dan hasil
l l l l
signifikan dalam memastikan bukti digital yang
akuisi menggunakan tools FTK Imager hanya
l l l l
relevan dapat ditemukan, diolah, dan digunakan
berhasil menemukan barang bukti berupa chat
l l l l l l l
secara sah dalam proses hukum.
namun barang bukti lainya seperti video , foto , l l l l l
Untuk penelitian di masa depan,
dan voice note tidak berhasil ditemukan. Secara l l l l l l
disarankan agar pengujian dilakukan pada
keseluruhan, dari kedua alat yang digunakan
l l l l l l l
perangkat dengan sistem operasi lain, seperti
dalam penelitian ini, alat MOBILedit Forensic l l l l
iOS, guna mengevaluasi efektivitas alat
lebih berhasil mendapatkan barang bukti
l l l l
forensik dalam menangani perbedaan struktur
dibandingkan dengan alat FTK Imager. l l
data dan sistem keamanan. Selain itu, penelitian
Pengembangan alat forensik juga serupa dapat diterapkan pada aplikasi pesan

DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

49
RABIT (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab)
Volume 10 No. 1 | Januari 2025 : Hal : 41-50

instan lain, seperti WhatsApp, Signal, atau Telegram Dengan Framework Nist 800-101,”
l l l l

Line, untuk mengidentifikasi bagaimana alat Cyber Security dan Forensik Digital, vol. 5,
l l l l

no. 2, pp. 60–65, 2023, doi:


forensik dapat memulihkan data dari berbagai 10.14421/csecurity.2022.5.2.3764. l l

platform. [10] I. Riadi, Nasirudin, and Sunardi, “Analisis l l

Forensik Smartphone Android Menggunakan


l l l l

Metode NIST dan Tool MOBILedit Forensic


l l l l

DAFTAR PUSTAKA Express,” Jurnal Informatika Universitas


l l l l l

[1] R. Aryananda Bustomi and N. Yuliana l l


Pamulang, vol. 5, no. 1, pp. 89–94, 2020. l

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, “Peran [11] D. Mualfah and R. A. Ramadhan, “Analisis l

Digital Forensik Rekaman Kamera CCTV


l l l l l

Aplikasi Whatsapp Dalam Dinamika Ilmu l


l l l

Komunikasi,” Triwikrama: Jurnal l l


Menggunakan Metode NIST (National
l l l l

Multidisiplin Ilmu Sosial, vol. 2, no. 4, pp. Institute of Standards Technology),” IT l l l

Journal Research and Development, vol. 5, no.


l l

2023–2054, 2023. l l l l l l

[2] S. Azizah, S. A. Ramadhona, and K. W. 2, pp. 171–182, Nov. 2020, doi:


Gustitio, “Analisis Bukti Digital pada 10.25299/itjrd.2021.vol5(2).5731.
[12] S. Soni, R. Hayami, and Muhammad Hamadi,
l l

Telegram l Messenger Menggunakan


l l l l l l
l

Framework NIST,” Jurnal Repositor, vol. 2, l l l


“Akuisisi Bukti Digital Pada Aplikasi Michat l l

no. 10, pp. 1400–1405, 2020, doi: di Smartphone Menggunakan Metode l l l l l

10.22219/repositor.v2i10.1066. l
National Institute of Standards and l l

[3] N. Citra Dewi, T. Sutabri, and F. l l


Technology (NIST),” Jurnal CoSciTech
l l l

Putrawansyah, “Analisis Penyadapan Pada


l l
(Computer Science and Information l l l l

Telegram Dengan Network Forensic,” JIKO Technology), vol. 3, no. 3, pp. 283–290, 2022,
l

doi: 10.37859/coscitech.v3i3.4359.
l l l l l

(Jurnal Informatika dan Komputer), vol. 7, no.


l l l
l

2, p. 183, Sep. 2023, l


[13] D. P. Harahap and K. Kunci, “Implementasi l l l

[4] N. Citra Dewi, T. Sutabri, and F. Digital Forensik Aplikasi Dompet Digital Dan l l

Pesan Instan Pada Android Dengan


l l

Putrawansyah, “Analisis Penyadapan Pada


l l
l l

Telegram Dengan Network Forensic,” JIKO


l l l l l
Menggunakan Metode NIST,” Nasional
l l l l

(Jurnal Informatika dan Komputer), vol. 7, no. Teknologi Informasi dan Komputer), vol. 6,
l l l

no. 1, 2022, doi: 10.30865/komik.v6i1.5715.


l l l

2, p. 183, 2023, doi: 10.26798/jiko.v7i2.789.


[5] “Whatsapp Teratas, Ini 7 Media Sosial Paling l l
[14] N. Hamid, J. Kuswanto, D. Nurani, A. Dwi l l

Banyak Digunakan Warganet Indonesia l l l


Putra, F. Mahananing Puri, and S. Tri Atmaja
l l

Sepanjang 2022 - GoodStats.” Accessed: Nov.


l l l
Ramadhani, “Forensic Recovery Techniques l l l l l l

21, 2024. [Online]. Available: l l


on Android Devices with the National Institute l l l l l

[Link] l l
of Standards and Technology (NIST) l

ini-7-media-sosial-paling-banyak-digunakan- Approach,” JTECS : Jurnal Sistem l l l

Telekomunikasi Elektronika Sistem Kontrol


l l

warganet-indonesia-sepanjang-2022-iJklw l l l
l l l l l l

[6] T. Ruslan, I. Riadi, and S. Sunardi, “Analisis l l


Power Sistem dan Komputer, vol. 4, no. 1, p. l l l l

Forensik Digital Pada Whatsapp Dan 53, 2024,


[15] R. Ayatulloh, K. Noor, R. Umar, and A.
l

Facebook Menggunakan Metode NIST,” l l l l l


l l

Jurnal Fasilkom, vol. 13, no. 02, pp. 286–292,


l
Yudhana, “Analisis Media Sosial Facebook
l l l

2023, doi: 10.37859/jf.v13i02.5540. Lite dengan tools Forensik menggunakan


l l l l l

[7] K. N. Isnaini, H. Ashari, and A. P. Kuncoro, l


Metode NIST,” vol. 21, no. 2, pp. 125–131,
l l

“Analisis Forensik Untuk Mendeteksi l l l l l l


2020.
Keaslian Citra Digital Menggunakan Metode
l l l l l

Nist”, [Online]. Available: l l

[Link] l l

[8] K. Khairunnisak, H. Ashari, and A. P. l

Kuncoro, “Analisis
l Forensik Untuk l l l

Mendeteksi Keaslian lCitra Digital l l l

Menggunakan Metode l Nist,” Jurnal l l l l

RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer), vol.


l l l l l

3, no. 2, pp. 72–81, 2020, doi:


10.31598/jurnalresistor.v3i2.634. l l

[9] N. A. I. Maniar and T. Yuniati, “Implementasi l l l

Mobile Forensic Pada Aplikasi Michat Dan l l

DOI : [Link] Corresponding Author : Fahmi Fachri

50

Anda mungkin juga menyukai