PEMERINTAH KOTA MOJOKERTO
DINAS KESEHATAN KOTA MOJOKERTO
UPT PUSKESMAS WATES
Jalan Lawu Raya Nomor 1-B Telp. ( 0321 ) 330144 Mojokerto 61317
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN
Nomor : / / 417.302.6 / 2019
TENTANG
KEGIATAN INTERVENSI PADA KELOMPOK RUMAH TANGGA
(PENYULUHAN DI POSYANDU)
PELACAKAN KASUS BUMIL RISTI
A. PENDAHULUAN
PHBS merupakan kependekan dari Pola Hidup Bersih dan Sehat.
Sedangkan pengertian PHBSadalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan
karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu
menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam
aktivitas masyarakat.
Perilaku hidup bersih sehat pada dasarnya merupakan sebuah
upaya untuk menularkan pengalaman mengenai pola hidup sehat melalui
individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur – jalur komunikasi
sebagai media berbagi informasi. Ada berbagai informasi yang dapat dibagikan
seperti materi edukasi guna menambah pengetahuan serta meningkatkan
sikap dan perilaku terkait cara hidup yang bersih dan sehat.
PHBS adalah sebuah rekayasa sosial yang bertujuan menjadikan
sebanyak mungkin anggota masyarakat sebagai agen perubahan agar mampu
meningkatkan kualitas perilaku sehari – hari dengan tujuan hidup bersih dan
sehat.
Terdapat langkah – langkah berupa edukasi melalui pendekatan
pemuka atau pimpinan masyarakat, pembinaan suasana dan juga
pemberdayaan masyarakat dengan tujuan kemampuan mengenal dan tahu
masalah kesehatan yang ada di sekitar; terutama pada tingkatan rumah tangga
sebagai awal untuk memperbaiki pola dan gaya hidup agar lebih sehat.
B. TUJUAN KEGIATAN
1. Tujuan Umum
Terwujudnya rumah tangga sehat dengan 10 indikator PHBS
2. Tujuan Khusus
a. Keluarga memperoleh informasi tentang 10 indikator PHBS
b. Keluarga mampu melaksanakan 10 indikator PHBS di kesehariannya.
C. ISI LAPORAN
1. Tanggal penyuluhan : 3 Januari 2019
2. Tempat : Posyandu Balita Rajek Wesi
3. Materi : Bahaya rokok bagi kesehatan
Kandungan zat beracun dan berbahaya dalam asap rokok, penyakit
penyakit yang dapat dipicu oleh asap rokok, bahaya perokok pasif
terutama pada balita.
4. Pemateri : Roib Fatkhur
D. KESIMPULAN DAN SARAN
Sebagai salah satu indiktaor PHBS yang pencapaiannya paling rendah,
maka penyuluhan tentang bahaya merokok harus terus menerus dilakukan
disetiap kegiatan, khususnya di kegiatan Posyandu Balita, hal ini dilakukan
sebagai upaya untuk menekan munculnya perokok baru dikalangan remaja
dan menekan bahay perokok pasif pada ibu-ibu yang suami atau anggota
keluarga lainnya ada yang merokok didlam rumah.
Sebagai salah satu program essensial yang ada, promosi kesehatan,
harus terus menerus ditingkatkan pelaksaaannya. Untuk itu inovasi
pelaksanaan dan penyampaian materinya perlu ditingkatkan dan diperbanyak
lagi.
E. PENUTUP
Demikian laporan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagai acuan
pelaksanan kegiatan berikutnya.
Ditetapkan di : Mojokerto
PadaTanggal : 5 Januari 2019
Mengetahui,
KEPALA UPT. PUSKESMAS WATES PELAPOR
KEC. MAGERSARI KOTA MOJOKERTO
drg. CITRA MAYANGSARI, [Link] ROIB FATKHUR, [Link]
NIP. 19820101 200604 2 046 NIP. 19750528 200801 1 007