0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan34 halaman

Produksi Olahan Rempah: Wedang Uwuh

Modul ajar ini bertujuan untuk mengajarkan siswa SMK tentang produksi olahan hasil tanaman rempah, khususnya wedang uwuh, melalui teknik pemilihan dan penanganan bahan baku serta pengoperasian peralatan. Pembelajaran dilakukan dengan metode Project Based Learning dan melibatkan praktik langsung serta penilaian mutu hasil. Siswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari serta memahami pentingnya keamanan pangan dan kualitas produk.

Diunggah oleh

Norton Salo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan34 halaman

Produksi Olahan Rempah: Wedang Uwuh

Modul ajar ini bertujuan untuk mengajarkan siswa SMK tentang produksi olahan hasil tanaman rempah, khususnya wedang uwuh, melalui teknik pemilihan dan penanganan bahan baku serta pengoperasian peralatan. Pembelajaran dilakukan dengan metode Project Based Learning dan melibatkan praktik langsung serta penilaian mutu hasil. Siswa diharapkan dapat menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari serta memahami pentingnya keamanan pangan dan kualitas produk.

Diunggah oleh

Norton Salo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

PRODUKSI OLAHAN HASIL TANAMAN REMPAH

1. IDENTITAS MODUL
Nama Penyusun

Sekolah SMKN 1 KUNTO DARUSSALAM


Tahun Pelajaran 2023/2024
Jenjang Sekolah SMK
Kelas/Semester/Fase XI/Ganjil/F
Alokasi Waktu 2 x 45menit JP (2 kali pertemuan)
Mata Pelajaran Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian
Produksi Produksi Olahan Hasil Tanaman Rempah
Capaian Pembelajaran Pada akhir fase F, peserta didik dapat melakukan
produksi olahan jahe/kunyit/temulawak/cengkeh/kayu
manis/pala dan/atau komoditas lainnya dengan cara
memilih dan menangani bahan baku dan bahan
tambahan untuk proses produksi pengolahan hasil
tanaman rempah, menyiapkan dan mengoperasikan
peralatan, mengendalikan proses dan menilai mutu hasil
dengan menggunakan metode konvensional dan/atau
alat modern.
2. KOMPETENSI AWAL
Pengetahuan dan/atau keterampilan yang perlu dimiliki peserta didik sebelum
mempelajari modul ini adalah:
✔ Memiliki pemahaman tentang teknik produksi pengolahan hasil pertanian
dengan menggunakan sistem manajemen keamanan pangan dan kualitas produk
(spesifikasi produk, GMP, SSOP, HACCP).
✔ Memiliki kemampuan menerapkan teknik pengemasan produk olahan hasil
pertanian (bahan kemasan, teknik pengemasan) dalam teknik produksi
pengolahan hasil pertanian.
✔ Memiliki kemampuan untuk menerapkan teknik penyimpanan produk olahan
hasil pertanian.
✔ Memiliki kemampuan untuk menerapkan teknik penggudangan dan system
pengelolaan penggudangan dalam penerapannya di bidang pengolahan hasil
pertanian.

2. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menerapkan teknik produksi olahan jahe/kunyit/temulawak/cengkeh/ka
yu manis/pala dan komoditas lainnya dengan cara memilih dan menangani
bahan baku dan bahan tambahan untuk pengolahan hasil tanaman
rempah.
2. Mengaplikasikan cara memilih dan mengoperasikan peralatan
3. Menerapkan teknik pengendalian proses dan penilaian mutu hasil dengan
menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern

3. KRITERIA KETERCAPAIAN PEMBELAJARAN


 Mengidentifikasi bahan baku dan bahan tambahan produk wedang
uwuh simplisia
 Menangani bahan baku dan bahan tambahan produk wedang uwuh
simplisia
 Memilih alat untuk membuat wedang uwuh simplisia
 Mengoperasikan alat untuk membuat simplisia wedang uwuh.
 Mengendalikan proses pada pembuatan wedang uwuh simplisia.
 Menilai mutu hasil wedang uwuh simplisia dengan metode
konvensional dan/atau modern.

[Link] BERMAKNA
Peserta didik mampu menerapkan teknik produksi olahan
jahe/kunyit/temulawak/cengkeh/ka yu manis/pala dan komoditas lainnya
dengan cara memilih dan menangani bahan baku dan bahan tambahan untuk
pengolahan hasil tanaman rempah yang akan diterapkan pada kehidupan sehari-
harinya.

4. MEDIA DAN BAHAN PEMBELAJARAN


 Komputer/ Laptop/ Smartphone, Jaringan internet, Proyektor/ LCD
 Ruang praktik di sekolah/teaching factory
 Alat dan bahan untuk praktek terlampir pada Lembar Kegiatan Peserta
Didik
 Power point
 Video Pembelajaran
 E-Modul atau Buku Paket

5. MODEL PEMBELAJARAN
Moda : Tatap muka (luring)
Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL)
Metode : Ceramah, penugasan, praktik, dan diskusi
Media Pembelajaran : Vidio pembelajaran, Canva, Jurnal.

5. TARGET PESERTA DIDIK


Target peserta didik, yaitu : Peserta didik regular tidak ada kesulitan dalam
mencerna dan memahami materi ajar.

Mengesahkan
Kepala Sekolah Guru Mapel

IFFIANDI, [Link]. MM xxxxxxxxxxxxxx


NIP. 196801032005021004
Profil Pelajar pancasila

 Bernalar kritis, kreatif, dan bergotong-royong dalam memanfaatkan fasilitas, peralatan


dan bahan pembelajaran, serta perkembangan teknologi pada proses bisnis secara
menyeluruh di bidang industri pengolahan hasil pertanian untuk menyelesaikan
permasalahan kontekstual dunia nyata.
 Mempunyai kepedulian terhadap permasalahan lingkungan.
 Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan

Materi Ajar

Wedang uwuh adalah minuman tradisional khas Imogiri, Yogyakarta yang terbuat dari
rempah-rempah alami (jahe, secang, daun cengkeh, daun pala, daun kayu manis dan gagang
cengkeh) yang kaya antioksidan baik untuk Kesehatan tubuh, tanpa pengawet dan higienis.
Berikut ini manfaat dari wedang uwuh: Segar dan nikmat, kaya antioksidan, untuk kehangatan,
untuk relaksasi, untuk meredakan batuk dan masuk angin, untuk aroma terapi, menghilangkan
lelah dan menjaga stamina (Profil CV Progress Jogja, 2016). Wedang uwuh merupakan minuman
disajikan panas atau hangat memiliki rasa manis dan pedas dengan warna merah cerah dan
aroma harum. Rasa pedas karena bahan jahe, sedangkan warna merah karena adanya secang
(Munawaroh, 2014).

1. Pemilihan dan Penanganan Bahan Baku


a. [Link]
uwuh-dalam-upaya-pengembangan-kesehatan-tradisional-di-diy#:~:text=Berbagai
%20jenis%20herbal%20yang%20menjadi,(daun%20dan%20buah%20pala).
b. [Link]
2. Pemilihan Bahan Baku Lainnya
c. [Link]
wedang-uwuh-dari-jahe-hingga-secang-

3. Tabel bahan baku dan tambahan Wedang Uwuh


No. Nama bahan Jumlah
1 Jahe kering 8 kg
2 Gagang cengkeh 600 g
3 Daun kayu manis 500 g
4 Daun cengkeh 500 g
5 Daun pala 500 g
6 Kayu secang 2 kg
7 Gula batu 15 kg
PERSIAPAN PEMBELAJARAN

Waktu yang dibutuhkan : 1 – 2 jam (tiap pertemuan) Persiapan yang dilakukan sebelum
pembelajaran dimulai:
 Memahami materi pembelajaran yang akan disampaikan untuk :
 Menayangkan video pembelajaran [Link]
LK 1 : Pemilihan dan penanganan bahan baku dan bahan tambahan untuk proses
produksi wedang uwuh
LK 2 : Penyiapan dan pengoperasikan peralatan untuk proses produksi olahan wedang
uwuh
 Mengkoordinasikan laboratorium pengolahan untuk kegiatan praktik
 Menyiapkan lembar kerja peserta didik (LKPD)
 Menyiapkan alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran.

URUTAN KEGIATAN

Pertemuan ke-1
Setelah melaksanakan pembelajaran melalui Project Based Learning (PjBL) melalui belajar
mandiri dan diskusi kelompok siswa dapat :
Menerapkan teknik produksi olahan jahe/kunyit/temulawak/cengkeh/ka yu manis/pala
dan komoditas lainnya dengan cara memilih dan menangani bahan baku dan bahan
tambahan untuk pengolahan hasil tanaman rempah berupa wedang uwuh.

Sintaks Deskripsi Alokasi


PjBL Guru Siswa Waktu
Pendahul 1. Guru memberi salam dan 1. Menjawab salam 10 menit
uan menyapa peserta didik dengan sopan dan
2. Guru menunjuk satu orang santun
2. Memimpin doa
peserta didik untuk menyiapkan
(berlaku untuk
kelas dan memimpin pembacaan perwakilan kelas).
doa. Berdoa dengan khusyu’
3. Peserta didik menerima dan tertib.
penjelasan tentang pembelajaran 3. Mendengarkan
yang akan dilaksanakan, dan penjelasan dengan
tujuan pembelajaran yang akan seksama.
4. Peserta didik
dicapai
mengerjakan tugas
4. Guru melakukan asesmen awal yang diberikan guru
untuk mengetahui kemampuan
awal peserta didik.
[Link]
d126
Token rempah
Kegiatan Inti Alokasi
Guru Siswa Waktu
Guru memberikan 5. Menjawab pertanyaan 65 menit
Pertanyaa pertanyaan m e n d a s a r guru (berdasarkan
n tentang w e d a n g u w u h pengalaman) atau
Mendasar Pernahkah peserta didik menduga jawaban dari
mengkonsumsi minuman pertanyaan tersebut
yang terbuat dari rempah- dan
rempah yang diseduh? Mendengarkan
Pernahkah peserta penjelasan dari guru
mendengar minuman yang
disajikan dari sampah
rempah-rempah ?
Pernahkah peserta didik
mengkonsumsi wedang uwuh
?
Benarkah wedang uwuh
mememiliki berbagai
kandungan untuk meredakan
gejala masuk angin?
5. Memberikan penguatan jawaban
siswa dengan menyampaikan
menyampaikan sumber belajar
dan alamat link yang dapat
diakses peserta didik untuk
mendapatkan informasi.
[Link]
content/uploads/2013/07/PENGO
LAHAN-REMPAH-
[Link]://
[Link]/bitstream/
handle/123456789/102570/Ar ga
%20Christian%20Herdianto-1
[Link]?
sequence=1&isAllowed=y

Perencana 6. Menugaskan peserta didik untuk 6. Bergabung dalam


an proyek membagi beberapa kelompok kelompok
(terdiri dari 4-5 orang siswa 7. Peserta didik Menerima
perkelompok) LKPD.
7. Guru Membagikan LKPD 8. Berdiskusi merancang
8. Membimbing siswa dalam jenis proyek, waktu
merancang produk. pengerjaan proyek.
9. Mengarahkan siswa untuk 9. Mendengarkan dan
praktikum pembuatan wedang melaksanakan arahan
uwuh dengan menggunakan dari guru
bahan dan peralatan yang ada di
laboratorium / LAB APHP
Menyusun 10. Membimbing membuat 10. Membuat kesepakatan
jadwal kesepakatan waktu untuk waktu untuk
dan menyelesaikan produk menyelesaikan produk
mengerjak 11. Memberikan langkah kerja 11. Membuat langkah kerja
an proyek pembuatan wedang uwuh wedang uwuh
Penutup Refleksi
Guru Siswa
1. Bertanya apakah siswa bahagia 1. Menjawab dengan jujur 15menit
mengikuti pembelajaran hari ini? pertanyaan guru.
2. Bertanya apakah peserta didik 2. Menuliskan jawaban
memahami materi yang dipelajari dalam google form
? 3. Menjelaskan
Bertanya apakah peserta didik pengalaman apa saja
terinspirasi untuk menangani yang didapat dalam
rempah-rempah dengan pembelajaran hari ini
metode yang lain ? Mandiri
Bertanya kesulitan apa yang 4. Berdoa dengan khusyu’
peserta didik alami dalam dan tertib.
pembelajaran ?
3. Memberi penghargaan kepada
semua peserta didik dengan cara
bertepuk tangan
4. Meminta satu orang untuk guru
berdoa untuk menutup kegiatan
pembelajaran.

Pertemuan 2
Tujuan pembelajaran
Setelah melaksanakan pembelajaran melalui Project Based Learning (PjBL) melalui belajar
mandiri dan diskusi kelompok siswa dapat :
Mengaplikasikan cara memilih dan mengoperasikan peralatan untuk pembuatan
wedang uwuh
Menerapkan teknik pengendalian proses dan penilaian mutu hasil dengan
menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern

Sintaks Deskripsi Alokasi


PjBL Guru Siswa Waktu
Pendahul 1. Guru memberi salam dan menyapa 1. Menjawab salam 10menit
uan peserta didik dengan sopan dan
2. Guru menunjuk satu orang peserta santun
2. Memimpin doa
didik untuk menyiapkan kelas dan
(berlaku untuk
memimpin pembacaan doa. perwakilan kelas).
3. Guru menunjukkan kepada peserta Berdoa dengan
didik peralatan yang digunakan khusyu’ dan tertib.
untuk membuat wedang uwuh 3. Melakukan
4. Peserta didik dalam kelompoknya pemilihan alat yang
melakukan proses pembuatan tepat
4. Melaksanakan
simplisia wedang uwuh. proyek sesuai
dengan lkpd

Memonit 5. Guru mengamati kegiatan peserta 65menit


oring didik dengan membimbing dan
perkemba mengarahkan apabila ada peserta
ngan didik yang mengalami kesuliatan
proyek 6. Guru mengecek hasil yang telah
dilakukan oleh peserta didik
7. Guru menegur peserta didik yang
tidak melakukan praktik sesuai
dengan LKPD.
Menguji 8. Guru menerima hasil praktek 8. Peserta didik
hasil pembuatan wedang uwuh dari melakukan
peserta didik. tahapan
9. Guru mengecek apakah penyelesaian
pengolahannya sesuai dengan apa 9. Peserta didik
yang sudah diberikan atau belum. mengumpulkan
10. Menguji sampel dan memberi hasil praktek
tanggapan terkait produk wedang 10. Menerima
uwuh masukan dari guru
11. Memberikan penilaian terhadap
sampel dan pengendalian mutu
produk wedang uwuh
12. Memberikan kesempatan kepada
kelompok lain memberikan saran
13. Mengapresiasi hasil pekerjaan
siswa
Evaluasi 14. Menjelaskan kaitan antara materi 14. Menjawab
cara memilih dan mengoperasikan pertanyaan guru
peralatan untuk pembuatan berdasarkan
wedang uwuh dan menerapkan pengetahuan dan
teknik pengendalian proses dan pengalaman pada
penilaian mutu hasil dengan pembelajaran
menggunakan metode sebelumnya
konvensional dan/atau alat
modern
Penutup Refleksi
Guru Peserta Didik
1. Bertanya apakah siswa bahagia 1. Menjawab dengan 15menit
mengikuti pembelajaran hari ini? jujur pertanyaan
Menanyakan apakah guru.
pembelajaran pada hari ini 2. Menjelaskan
menarik, menyenangkan dan pengalaman apa
memberi wawasan lebih pada saja yang didapat
peserta didik ? dalam pembelajaran
2. Bertanya apakah peserta didik hari ini
memahami materi yang dipelajari ? 3. Berdoa dengan
Bertanya apakah Peserta didik khusyu’ dan tertib.
mengetahui langkah kerja
pembuatan simplisia wedang
uwuh ?
Menanyakan apakah peserta
didik ingin tau lebih banyak akan
materi yang telah dipelajari hari
ini ?
Menanyakan apakah peserta
didik menantikan materi ini
untuk pembelajaran dihari esok?
3. Guru bertanya tentang pemahaman
peserta didik pada materi yang
telah dipelajari di hari ini ?
Bertanya apakah ada alat lain
yang dapat digunakan untuk
mempermudah pembuatan
simplisia wedang uwuh ?
4. Memberi appresiasi kepada peserta
didik dengan cara bertepuk tangan
5. Meminta satu orang untuk berdoa
untuk menutup kegiatan
pembelajaran.

STRATEGI ASSESMEN

 Observasi guru selama kegiatan belajar berlangsung


o Tanggung jawab mengerjakan tugas
o Keaktifan peserta didik saat diskusi materi
o Kesantunan dalam proses belajar
 Penilaian hasil presentasi hasil diskusi
 Penilaian hasil lembar kerja peserta didik
 Penilaian kegiatan praktik
 Asesmen Tertulis (obyektif dan essay)

REFLEKSI GURU

 Apakah dalam pemberian materi dengan metode yang telah dilakukan serta penjelasan
teknis atau intruksi yang disampaikan untuk pembelajaran yang akan dilakukan dapat
dipahami oleh peserta didik?
 Bagian manakah pada rencana pembelajaran yang perlu diperbaiki?
 Bagaimana tanggapan peserta didik terhadap materi atau bahan ajar, pengelolaan kelas,
latihan dan penilaian yang telah dilakukan dalam pembelajaran?
 Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?
 Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh peserta
didik?

REFLEKSI SISWA

 Apakah anda mudah menerima dan memahami materi yang disampaikan oleh guru?
 Apakah informasi yang anda terima merupakan hal yang baru dan menarik bagi anda
untuk lebih memperdalam informasi tersebut dari berbagai sumber?
 Apakah ada yang menarik dari materi yang anda pelajari? Bagian manakah yang menurut
Anda merasa tertarik ?
 Apakah anda terinspirasi untuk menangani rempah-rempah dengan metode yang lain ?

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 2003. Bahan Pelatihan Teknologi Susu dan Daging. La Lan du Brein,Rennes, Perancis.
[Link]
upaya-pengembangan-kesehatan-tradisional-di diy#:~:text=Berbagai%20jenis%20herbal
%20yang%20menjadi,(daun%20dan%20buah%20pala). diakses pada 15 november 2023
[Link] . diakses pada 15
november 2023
[Link]
dari-jahe-hingga-secang- . diakses pada 15 november 2023

ASSESMEN

Penilaian siskap : Obseravsi


Penilaian Pengetahuan : Assesmen tertulis
Penilaian Keterampilan : Mutu Produk

PENGAYAAN DAN REMEDIAL

Pengayaan
Pengayaan dilaksanakan kepada peserta didik yang telah mencapai KKM (tuntas).
Bentuk pengayaan tergantung hasil yang peserta didik. Adapun bentuk pengayaan yang dapat
dilakukan adalah :
a. Kegiatan eksplorasi bagi peserta didik yang nilai ketuntasan mendekati KKM (75 - 85)
b. Keterampilan proses jika nilai peserta didik baik ( 86-90)
c. Pemecahan masalah jika nilai peserta didik sangat baik > 9
PROGRAM PENGAYAAN
Mata Pelajaran :
Kelas :
CP :
No Nama Nilai Awal Bentuk Pengayaan Hasil Pengayaan
1.
2.
3.
4.
dst

Remedial
Remedial peserta didik yang memiliki nilai kurang dari KKM yaitu 75 dilaksanakan dengan
berbagai cara berikut :
a. Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus bagi peserta didik yang nilainya C (65 – 74)
b. Pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta didik yang nilai C- (55 - 64)
Pemberian bimbingan secara khusus bagi peserta didik yang nilai D kurang dari 55
PROGRAM REMEDIAL
Mata Pelajaran :
Kelas :
CP :
No Nama Nilai Remidial Soal Bentuk Remidial Hasil
Awal Nomer Remidial
1.
2.
3.
4.
dst

RUBRIK PENILAIAN
[Link] Penilian Sikap
1). Sikap selama berdiskusi
No Aspek Penilaian
4 3 2 1
1 Terlibat penuh
2 Bertanya
3 Menjawab
4 Memberi gagasan orisinil
5 Kerjasama
6 Tertib

1. Aspek Terlibat Penuh

Skor 4 : Dalam diskusi kelompok terlihat aktif, tanggung jawab, mempunyai


pemikiran/ide, berani berpendapat
Skor 3 : Dalam diskusi kelompok terlihat aktif, dan berani berpendapat
Skor 2 : Dalam diskusi kelompok kadang-kadang berpendapat
Skor 1 : Diam sama sekali tidak terlibat
2. Aspek Bertanya kritis
Skor 4 : Memberikan pertanyaan dalam kelompok dengan bahasa yang jelas
Skor 3 : Memberikan pertanyaan dalam kelompok dengan bahasa yang kurang jelas
Skor 2 : Kadang-kadang memberikan pertanyaan
Skor 1 : Sama sekali tidak bertanya

3. Aspek Menjawab
Skor 4 : Memberikan jawaban dari pertanyaan dalam kelompok dengan bahasa yang jelas
Skor 3 : Memberikan jawaban dari pertanyaan dalam kelompok dengan bahasa yang kurang
jelas
Skor 2 : Kadang-kadang memberikan jawaban dari pertanyaan kelompoknya
Skor 1 : Diam tidak pernah menjawab pertanyaan

4. Aspek Memberikan Gagasan/Ide


Skor 4 : Memberikan gagasan/ide yang orisinil berdasarkan pemikiran sendiri
Skor 3 : Memberikan gagasan/ide yang didapat dari buku bacaan
Skor 2 : Kadang-kadang memberikan gagasan/ide
Skor 1 : Diam tidak pernah memberikan gagasan
5. Aspek Kerjasama
Skor 4 : Dalam diskusi kelompok terlibat aktif, tanggung jawab dalam tugas, dan membuat
teman-temannya nyaman dengan keberadaannya
Skor 3 : Dalam diskusi kelompok terlibat aktif tapi kadang-kadang membuat teman-temannya
kurang nyaman dengan keberadaannya
Skor 2 : Dalam diskusi kelompok kurang terlibat aktif
Skor 1 : Diam tidak aktif
6. Aspek Tertib
Skor 4 : Dalam diskusi kelompok aktif, santun, sabar mendengarkan pendapat teman-
temannya
Skor 3 : Dalam diskusi kelompok tampak aktif tapi kurang santun
Skor 2 : Dalam diskusi kelompok suka menyela pendapat orang lain Skor
Skor 1 : Selama terjadi diskusi sibuk sendiri dengan cara berjalan kesana kemari

2) Rubrik Penilaian Diskusi

No Aspek Skor
4 3 2 1
1 Terlibat Penuh
2 Bertanya kritis
3 Menjawab
4 MemberikanGagasan/Ide
5 Kerja Sama
6 Tertib

1. Aspek Terlibat Penuh


Skor 4 : Dalam diskusi kelompok terlihat aktif, tanggung jawab, mempunyai pemikiran/ide,
berani berpendapat
Skor 3 : Dalam diskusi kelompok terlihat aktif, dan beraniberpendapat
Skor 2 : Dalam diskusi kelompok kadang-kadang berpendapat
Skor 1 : Diam sama sekali tidak terlibat
2. Aspek Bertanya kritis
Skor 4 : Memberikan pertanyaan dalam kelompok dengan bahasayang jelas
Skor 3 : Memberikan pertanyaan dalam kelompok dengan bahasayang kurang jelas
Skor 2 : Kadang-kadang memberikan pertanyaan
Skor 1 : Sama sekali tidak bertanya
3. Aspek Menjawab
Skor 4 : Memberikan jawaban dari pertanyaan dalam kelompokdengan bahasa yang jelas
Skor 3 : Memberikan jawaban dari pertanyaan dalam kelompokdengan bahasa yang kurang jelas
Skor 2 : Kadang-kadang memberikan jawaban dari pertanyaan kelompoknya
Skor 1 : Diam tidak pernah menjawab pertanyaan
4. Aspek Memberikan Gagasan/Ide
Skor 4 : Memberikan gagasan/ide yang orisinil berdasarkanpemikiran sendiri
Skor 3 : Memberikan gagasan/ide yang didapat dari buku bacaan
Skor 2 : Kadang-kadang memberikan gagasan/ide
Skor 1 : Diam tidak pernah memberikan gagasan
5. Aspek Kerjasama
Skor 4 : Dalam diskusi kelompok terlibat aktif, tanggung jawab dalam tugas, dan membuat
teman-temannya nyaman dengan keberadaannya
Skor 3 : Dalam diskusi kelompok terlibat aktif tapi kadang-kadang membuat teman-temannya
kurang nyaman dengan keberadaannya
Skor 2 : Dalam diskusi kelompok kurang terlibat aktif
Skor 1 : Diam tidak aktif
6. Aspek Tertib
Skor 4 : Dalam diskusi kelompok aktif, santun, sabar mendengarkan pendapat teman-temannya
Skor 3 : Dalam diskusi kelompok tampak aktif tapi kurang santun
Skor 2 : Dalam diskusi kelompok suka menyela pendapat orang lain
Skor 1 : Selama terjadi diskusi sibuk sendiri dengan cara berjalankesana
Kemari
3) Rubrik Presentasi

No Aspek Skor
4 3 2 1
1 Kejelasan Presentasi
2 Pengetahuan
3 Penampilan

1. Kejelasan Presentasi
Skor 4 : Sistematika penjelasan logis dengan bahasa dan suarayang sangat jelas
Skor 3 : Sistematika penjelasan logis dan bahasa sangat jelas tetapisuara kurang jelas
Skor 2 : Sistematika penjelasan tidak logis meskipun menggunakanbahasa dan suara cukup jelas
Skor 1 : Sistematika penjelasan tidak logis meskipun menggunakanbahasa dan suara cukup jelas
2. Pengetahuan
Skor 4 : Menguasai materi presentasi dan dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan
kesimpulan mendukung topikyang dibahas
Skor 3 : Menguasai materi presentasi dan dapat menjawab pertanyaan dengan baik dan
kesimpulan mendukung topikyang dibahas
Skor 2 : Penguasaan materi kurang meskipun bisa menjawab seluruh pertanyaan dan kesimpulan
tidak berhubungandengan topik yang dibahas
Skor 1 : Materi kurang dikuasai serta tidak bisa menjawab seluruh pertanyaan dan kesimpulan
tidak mendukung topik
3. Penampilan
Skor 4 : Penampilan menarik, sopan dan rapi, dengan penuh percaya diri serta menggunakan alat
bantu
Skor 3 : Penampilan cukup menarik, sopan, rapih dan percaya diri menggunakan alat bantu
Skor 2 : Penampilan kurang menarik, sopan, rapi tetapi kurang percaya diri serta menggunakan
alat bantu
Skor 1 : Penampilan kurang menarik, sopan, rapi tetapi tidak percaya diri dan tidak
menggunakan alat bantu

Perangkat Penilaian Kompetensi Pengetahuan

CP Tujuan Indikato Tingkat Instrume Soal Skor


Pembelajar r Taksono n
An mi
Bloom
pesert Menerapkan Peserta C3 Formatif 1. Perhatikan gambar 10
a didik teknik didik berikut ini
dapat produksi mampu
olahan menentu
melak a.
jahe/kunyit/t kan
ukan emulawak/ce rempah-
produ ngkeh/ka yu rempah
ksi manis/pala untuk
olahan dan bahan b.
jahe/k komoditas baku
lainnya wedang
unyit/
dengan cara uwuh
temula memilih dan
wak/c menangani
engke bahan baku
h/kay dan bahan
u tambahan
untuk
manis pengolahan
/pala hasil
dan/at tanaman c.
au rempah
komo berupa
wedang
ditas
uwuh.
lainny
a
d.
denga
n cara
memil
ih dan
menan Berdasarkan
gani Gambar tersebut,
bahan tanaman rempah
baku ditunjukkan oleh
dan nomor?
bahan
tamba
han
untuk
proses
produ
ksi
pengol
ahan
hasil
tanam
an
rempa
h,
menyi
apkan
dan
mengo
perasi
kan
perala
tan,
menge
ndalik
an
proses
dan
menila
i mutu
hasil
denga
n
mengg
unaka
n
metod
e
konve
nsiona
l
dan/
atau alat
modern.
Peserta 2. Perhatikan gambar
didik berikut ini
mampu a.
menentu
kan
bahan
tambaha
n produk
hasil b.
tanaman
rempah
simplicia
wedang
jahe
c.

d.
Gula yang digunakan
pada saat pembuatan
wedang uwuh
ditunjukkan oleh huruf
?
3. Bahan-bahan yang
ada dalam wedang
uwuh harus
dilakukan pengecilan
ukuran terlebih
dahulu, fungsi
pengecilan adalah?
a. agar mudah dikemas
b. agar mudah
dilarutkan
c. menambah cita rasa
d. menambah estetika
4. Untuk wedang
uwuh terdiri dari
berbagai macam
rempah dan juga
gula batu. Antara
lain seperti secang,
gagang cengkeh,
daun pala, jahe,
daun manis jangan
hingga gula batu.
Bahan utama apa
yang membuat
wedang berwarna
merah?
a. Serai
b. Kayu Secang
c. Kayu manis
d. Gula aren
5. Bagaimana cara
menguji mutu
wedang uwuh?
a. Dengan melihat
warna
b. Dengan melihat
kekeringan
bahan
c. Dengan aroma
wedang uwuh
d. Dengan uji
organoleptik
10
1. Apakah kalian
tahu bagian
rempah-
rempahyang
digunakan untuk
produk wedang
uwuh simplisia ?
2. Apakah
kalian tahu
rempah-
rempah yang
dapat
digunakan
untuk
membuat
produk
wedang uwuh
simplisia?
3. Apakah kalian
tahu cara
penanganan
rempah-rempah
untuk bahan baku
wedang uwuh ?
4. Apakah kalian
tau peralatan
yang dugunakan
untuk
pembuatan
wedang uwuh?
5. Apakah kalian
tau bagaimana
cara menguji
mutu wedang
uwuh?

Perangkat Penilaian Kompetensi Keterampilan

Tujuan Pembelajaran No Tugas / Langkah Kerja Skor


Menerapkan teknik produksi olahan 1 Persiapan kerja 15
jahe/kunyit/temulawak/cengkeh/ka yu
manis/pala dan komoditas lainnya dengan [Link]
cara memilih dan menangani bahan baku dan c. Alat
bahan tambahan untuk pengolahan hasil [Link]
tanaman rempah. e.
Mengaplikasikan cara memilih dan 2 Proses 65
mengoperasikan peralatan a. Ketepatan pelaksanaan
dengan prosedur
b. Ketrampilan
c. K3
d. Ketepatan waktu
Menerapkan teknik pengendalian proses dan 3 Hasil kerja 20
penilaian mutu hasil dengan menggunakan a. Data hasil praktik
metode konvensional dan/atau alat modern b. Laporan

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

Pada akhir pembelajaran, peserta didik dapat :


Kognitif/Pengetahuan
1. Peserta didik mampu menentukan rempah-rempah untuk bahan baku wedang uwuh
2. Peserta didik mampu menentukan bahan tambahan untuk pembuatan wedang uwuh
3. Peserta didik mampu mengklasifikasikan alat yang digunakan untuk membuat wedang
uwuh
4. Peserta didik mampu menjelaskan pungsi alat yang akan digunakan
5. Peserta didik mengetahui karakteristik mutu wedang uwuh
Psikomotorik/Keterampilan

1. Peserta didik mampu membersihkan rempah-rempah yang akan digunakan sebagai


bahan pembuatan wedang uwuh
2. Peserta didik mampu melakukan pengecilan ukuran bahan baku wedang uwuh sesuai
dengan yang dibutuhkan
3. Peserta didik mampu melakukan pengecilan bahan tambahan sesuai dengan yang
dibutuhkan
4. Peserta didik mampu mengoperasikan setiap alat dengan cara yang benar
5. Peserta didik mampu menilai mutu produk wedang uwuh secara benar

Sikap
1. Beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia Peserta didik
senantiasa ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa disetiap tindakan dan kegiatan yang
dilakukan serta menjaga akhlak nya disetiap kegiatan pembelajaran
2. Mandiri dalam menyelesaikan tugas atau mengatasi kendala dalam membuat produk
olahan rempah tanpa bantuan.
3. Berpikir kritis dalam mencari solusi dari permasalahan yang muncul dalam produksi
olahan tanaman rempah
A. TOPIK

Proses pembuatan simplisia wedang uwuh :

B. Alokasi Waktu

6X 45 menit (6 JP)

C. Tujuan Pembelajaran

Setelah melalui kegiatan pembelajaran : kajian referensi (pustaka & internet), diskusi dan
praktik, peserta didik dapat :
Melakukan proses pemilihan bahan baku dan bahan tambahan produk simplisia
wedang uwuh
Melakukan penanganan bahan baku dan bahan tambahan produk simplisia
wedang uwuh.
Mengoperasikan peralatan untuk pembuatan simplisia wedang uwuh
D. Alat dan Bahan

Alat : pisau, telenan, baskom, peniris, slicer, oven, neraca.


Bahan baku : jahe, sereh, kapulaga, cengkeh, kayu manis, secang, pandan, pengemas
Bahan tambahan : gula batu

E. Prosedur Kerja

1. Silahkan kalian bergabung dengan kelompok masing-masing sesuai dengan


kelompok yang sudah ditentukan oleh Guru.

2. Untuk mendapatkan informasi tentang cara pembuatan simplisia wedang uwuh


silahkan lakukan studi referensi baik melalui pustaka ataupun internet.

3. Lakukan praktik pembuatan simplisia wedang uwuh dengan mengikuti prosedur


GMP, dan menerapkan K3 selama praktik, dan melalui tahapan :
a. Mengoperasikan peralatan untuk produksi simplisia wedang uwuh instan

Baca cara penggunaan oven listrik


Keringkan bahan yang sudah dikecilkan ukurannya menggunakan oven dengan suhu 40-
55°C
Keluarkan bahan apabila sudah kering

b. Mengendalikan proses pembuatan simplisia wedang uwuh

Pastikan bahan baku benar-benar sudah kering (jika dipatahkan tidak alot)

Lakukan pengemasan simplisia untuk sekali penyajian

Tambahkan gula batu dalam setiap kemasannya

c. Menilai mutu

Nilailah mutu simplisia yang dihasilkan secara visual : kebersihan dan tingkat
kekeringannya
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PRODUKSI OLAHAN HASIL NABATI (Pembuatan Wedang Uwuh )

Mata Pelajaran : Agriteknologi pengolahan hasil pertanian


Kelas / Fase : XI / F / I
Elemen : Produksi Olahan Hasil Tanaman Rempah

KEGIATAN KELOMPOK
Mata Pelajaran : AGRITEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN
Kelas/Fase : XII / Fase F
Materi Pokok : Praktik Pembuatan wedang uwuh
Anggota Kelompok 1.
2.
3.
4.
5.
LKPD.
1. Pertanyaan mendasar
Pertanyaan yang memantik perlunya disusun projek

No Pertanyaan Ya Tidak Jawaban

1 Pernahkah peserta didik


mendengar minuman yang
disajikan dari sampah rempah-
rempah ?

2 Pernahkah peserta didik


mengkonsumsi minuman yang
terbuat dari sampah rempah-
rempah yang diseduh?

3 Apakah sampah dari rempah -


rempah bisa dikonsumsi?
LKPD Peserta Didik
1. Perancangan projek
Dalam kerja kelompok yang sudah ditetapkan, buatlah rencana projek pengolahan wedang uwuh.
Tentukan alat dan bahan yang sesuai dan buat rencana langkah- langkah kerjanya

A. Peralatan yang digunakan untuk pembuatan wedang uwuh


No Nama alat Jumlah

10

B. Bahan utama dan pendukung yang dibutuhkan untuk pembuatan wedang uwuh
No Nama bahan Banyaknya Fungsinya
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
C. Langkah kerja pembuatan wedang uwuh
No Kegiatan Keterangan
1

10
2. Penetapan target dan schedule projek
Buatlah jadwal pengerjaan proyek bersama kelompok, tentukan waktu pembuatan produk wedang
uwuh

Jadwal pengerjaan proyek


No Kegiatan proyek Alokasi Waktu Hasil Kegiatan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

3. Penyiapan kemajuan projek


Buatlah laporan hasil yang telah dicapai
No Kegiatan Hasil Yang telah dicapai
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
4. Presentasi produk akhir (Paparkan hasil projek didepan kelas secara kelompok Hasil
Pemaparan/Rangkuman)
No Kelompok Pemaparan/Rangkuman
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

5. Evaluasi pasca pembuatan projek


Tuliskan keberhasilan yang telah dicapai , dan tuliskan kendala selama pengerjaan projek
No Keberhasilan Kendala
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
MATERI

Produksi Olahan Hasil Tanaman Rempah (Wedang Uwuh)

Wedang uwuh merupakan salah satu produk olahan hasil tanaman rempah. Wedang uwuh menjadi salah
satu produk yang banyak diminati untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Wedang uwuh merupakan salah
satu minuman tradisional yang mengandung beberapa jenis rempah-rempah. Untuk memproduksi wedang
uwuh diperlukan beberapa jenis rempah-rempah:

1. Jahe

Jahe merupakan salah satu rimpang yang digunakan sebagai bahan utama dari wedang uwuh.
Jahe bisa digunakan untuk menghangatkan tubuh karena sifatnya panas. Rempah ini banyak dimanfaatkan
dalam bidang kesehatan. Jahe tak hanya digunakan untuk keperluan memasak namun juga untuk
kecantikan hingga kesehatan. Sejak dulu, jahe memang dikenal sebagai tanaman untuk obat alami.
Secara umum, jahe memiliki tiga jenis, jahe putih besar, jahe putih kecil, dan jahe merah
2. Kayu Manis

Kayu manis juga menjadi bahan utama dalam wedang uwuh. Rasa rempah yang satu ini
menyegarkan. Aroma kayu manis membuat wedang secang makin menggoda untuk segera dinikmati.
Kayu manis berasal dari ekstrak kulit kayu pohon kayu manis. Rempah ini banyak digunakan sebagai
penambah aroma masakan dan kue, bumbu masak, minuman tradisional, dan lain sebagainya. Manfaatnya
adalah untuk mengendalikan kadar gula, menurunkan risiko penyakit jantung, melawan bakteri penyebab
infeksi, dan melindungi tubuh dari radikal bebas.
3. Kayu Secang

Bahan yang satu ini membuat wedang uwuh jadi berwarna merah. Kayu secang
sudah lama dikenal sebagai bahan yang bisa mengobati batuk darah, sifilis, hingga radang.
Kayu secang juga memiliki khasiat sebagai antikanker, antioksidan, melancarkan pernapasan, hingga
memperlancar peredaran [Link] secang biasa diolah menjadi teh herbal atau juga minuman
tradisional lain. Umumnya, batang kayu secang akan diserut dan dijemur dahulu supaya bisa digunakan
sebagai bahan minuman.

4. Cengkeh

Tanaman cengkih adalah tanaman asli Indonesia. Biasanya, tanaman ini banyak digunakan sebagai
bumbu masakan di negara-negara Eropa dan Asia. Cengkih juga menjadi bahan utama rokok kretek khas
Indonesia. Selain itu, cengkih juga dimanfaatkan sebagai obat dalam industri farmasi Minyak cengkih juga
banyak digunakan dokter gigi sebagai penghilang rasa sakit. Daun cengkih yang ditumbuk juga bisa
digunakan sebagai pestisida nabati yang efektif.

5. Kapulaga

Kapulaga, yang berupa buah, jika sudah kering akan dimanfaatkan sebagai bahan jamu, juga diambil
minyak atsirinya untuk bahan penyedap atau pengharum makanan dan minuman.

Aroma sedap itu, berasal dari kandungan minyak atsiri pada kapulaga. Minyak atsiri merupakan kombinasi
dari berbagai macam yang membentuk aroma khas, antara lain borneol (suatu terpena) yang berbau
kamper seperti tercium dalam getah pohon kamper, alfa-terpinilasetat yang harum seperti bau jeruk
pettigrain, limonen yang juga harum seperti bau jeruk keprok, alfa terpinen yang harum seperti jeruk sitrun
cineol, yang sedap agak pedas menghangatkan seperti minyak kayu putih.
6. Serei

Sereh atau serai adalah jenis tanaman yang memiliki bentuk mirip dengan rerumputan. Sereh
memiliki aroma khas seperti wangi lemon atau jeruk nipis. Karena aromanya yang nikmat, sereh sering
kali digunakan sebagai aromaterapi atau essential oil. Selain untuk dijadikan wewangian, sereh juga
sering dijadikan sebagai bahan makanan dan minuman. Daun sereh juga terkenal untuk dijadikan teh
herbal. Di Indonesia, sereh biasa digunakan sebagai bumbu dapur untuk menyedapkan dan
mengharumkan makanan. Tak hanya wangi dan cita rasanya yang digemari, sereh juga kaya nutrisi bergizi
yang dibutuhkan tubuh. Seperti vitamin, kalium, magnesium, hingga zat besi.

Secara umum bahan rempah setelah dilakukan pemanenan perlu penanganan pasca panen. Secara
garis besar penanganan pasca panen ini dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu pengolahan
primer dan pengolahan sekunder.

o Pengolahan primer yaitu penanganan yang tujuannya untuk menghasilkan bahan setengah jadi atau
bahan yang siap olah. Perubahan yang terjadi pada produk hanya berupa perubahan fisik saja.
o Pengolahan sekunder yaitu penanganan yang tujuannya untuk menghasilkan produk olahan lebih
hilir. Pada pengolahan sekunder ini dilakukan suatu proses pengolahan sehingga terjadi perubahan
pada bahan baik fisik maupun kimiawi.
Sebelum dilakukan pengolahan, bahan rempah harus dilakukan penanganan pasca panen. Penanganan
yang perlu dilakukan antara lain pencucian yang bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang menempel
pada bahan. Cara pencucian ini dapat menggunakan air yang bertekanan atau dengan merendam rimpang
dalam air kemudian disikat secara pelan-pelan. Selanjutnya rimpang ditiriskan dan dikering anginkan dalam
ruangan yang berventilasi untuk menghilangkan air yang melekat .

Simplisia
Simplisia adalah bahan alami yang digunakan untuk obat dan belum mengalami perubahan proses
apapun dan umumnya berbentuk bahan yang telah dikeringkan. Tujuan dari pembuatan simplisia adalah
memperpanjang umur simpan bahan baku tanpa mengurangi kualitasnya sehingga kontinuitas produksi
terjamin. Kualitas simplisia dipengaruhi oleh kualitas bahan baku, proses pembuatan dan penyimpanannya.
Mutu simplisia sangat ditentukan cara panen atau pengumpulan bahan baku maupun proses pasca panen.
Saat pengumpulan bahan baku, perlu diperhatikan bagian tanaman yang akan digunakan, umur dan
waktu panen serta asal atau lingkungan tempat tumbuhnya. Tahapan pasca panen meliputi sortasi basah,
pencucian, pengubahan bentuk/ perajangan, pengeringan, sortasi kering, pengepakan dan penyimpanan.
Peralatan yang digunakan dalam pengolahan produk herbal hendaknya yang tidak bereaksi terhadap
bahan pada saat proses pembuatan. Alat yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak
menimbulkan kontaminasi dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Logam, seperti besi, tembaga, dan timah
sebaiknya dihindari. Alat dari gelas, logam tahan karat, kayu, dan panci yang dilapisi email dianjurkan untuk
dipakai. Secara tradisional membuat minuman herbal atau jamu menggunakan alat tumbuk dari kayu atau
batu.
Untuk memberikan variasi produk, rempah-rempah juga dapat diolah menjadi produk lain, yaitu
serbuk instan. Salah satu teknologi alternatif yang sederhana dan murah yang dapat menghasilkan produk
serbuk instan adalah teknologi kristalisasi. Teknologi ini didasarkan pada pemanfaatan sifat gula pasir
(sukrosa) yang dapat kembali membentuk kristal setelah dicairkan. Secara umum, mekanismenya adalah
sebagai berikut:
1. Sukrosa dipanaskan akan mencair dan bercampur dengan bahan lainnya.

2. Ketika air menguap akan terbentuk kembali menjadi butiran-butiran padat.

Sifat sukrosa sangat dipengaruhi oleh pH, jika pH larutan rendah (asam) maka proses kristalisasi tidak
akan terbentuk dan larutan menjadi liat. Jadi, semua bahan pangan pada dasarnya dapat dijadikan serbuk
instan asalkan larutannya memiliki pH yang tidak asam. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pH
optimum yang dapat menghasilkan produk yang baik sekitar 6,7- 6,[Link] serbuk instan dengan
metode kristalisasi hanya membutuhkan bahan dan peralatan yang sederhana, seperti gula pasir, air bersih,
ingredien pangan, pewarna makanan, blender, kain kasa, takaran, timbangan, wajan, kompor dan pengaduk.

Anda mungkin juga menyukai