0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan14 halaman

Rencana Induk Pengembangan KB Hasnatul Hasanah

Diunggah oleh

solihinmulyono42
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
14 tayangan14 halaman

Rencana Induk Pengembangan KB Hasnatul Hasanah

Diunggah oleh

solihinmulyono42
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN SEKOLAH (RIPS)

KELOMPOK BERMAIN (KB) HASNATUL HASANAH


BENGKALIS RIAU
Disusun Untuk Memenuhi Tugas

Mata Kuliah : Manajemen Strategi Dan Metode Pendidikan Islam


Dosen Pengampu : Prof. Dr. Kasidi

Oleh :

1. Elisa (24210101019)
2. Izhar (24210101020)
3. Rohani (24210101022)
4. Siti julaiha (24210101024)
5. Siti Faizah (24210101023)

MAGISTER PASCASARJANA ILMAWA


MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (MPI)
INSTITUT AL MA’ARIF WAY KANAN (ILMAWA)
2025
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-

Nya kepada kami, sehingga dapat menyelesaikan Tugas kelompok ini dengan judul

“Rencana Induk Pengembangan Sekolah (Rips) Kelompok Bermain (KB) Hasnatul

Hasanah Bengkalis Riau”. Terima kasih kepada bapak dosen yang telah membantu dan

membimbing kami dalam menyelesaikan makalah ini, dan tidak lupa kami ucapkan

terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu.

Semoga dengan terselesaikannya makalah ini kami berharap, makalah ini dapat

membantu dan menambah wawasan bagi para pembaca. Kami menyadari bahwa makalah ini

kurang dari kata sempurna. Oleh karena itu, dengan senang hati kami senantiasa menerima

kritik dan saran yang membangun dari para pembaca.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.


A. PENDAHULUAN

1. LatarBelakang:

Perencanaan sekolah adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan sekolah

yang tepat, melalui urutan pilihan dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia.

Rencana Induk Pengembangan Sekolah adalah dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah

di masa depan dalam rangka untuk mencapai perubahan/tujuan sekolah yang telah ditetapkan.

Berdasarkan pada ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, khususnya pada

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional

Pendidikan (SNP) maka setiap satuan pendidikan/sekolah berkewajiban membuat RIPS untuk

memenuhi SNP tersebut. Sekolah/yayasan berlokasi di Jl. Sekolah ini didirikan dalam upaya

menyediakan pendidikan masyarakat disekitar kecamatan Siak Kecil. Oleh karena itu

dipandang sangat penting untuk menyusun RIPS sebagai pedoman penyelenggaraan

kebijakandan operasional pendidikan yang diharapkan dapat menjadi solusi sekolah/satuan

pendidikan Paud Hasnatul [Link] berkembang dan berkualitas dimasa mendatang.

Pendidikan anak usia dini sebagai pendidikan yang paling awal yang diselenggarakan

sejak anak dilahirkan hingga memasuki pendidikan dasar. Pendidikan Kelompok Belajar

(KB) yang baik diyakini dapat melejitkan perkembangan anak di masa emas

perkembangannya. Undang-undangvNomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional mengamanatkan bahwa, “Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan

yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan

melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan

jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut”.
2. Tujuan Rencana Induk Pengembangan Sekolah (RIPS)

Rencana Induk Pengembangan Sekolah disusun dengan tujuan untuk:

a. menjamin agar perubahan/tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan

tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil.

b. mendukung koordinasi antar pelaku sekolah.

c. menjamin terciptanya integrasi,sinkronisasi,dan sinergi baik antar pelaku sekolah,

antar sekolah dan dinas pendidikan kabupaten/kota, dan antar waktu.

3. DasarHukum

a. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan

Nasional

b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional

Pendidikan

c. Permendikbud ristek No.5 Tahun 2022 tentang SKL

d. Permendikbud ristek No.7 tentang Standar Isi

e. Permendikbudristek No. 16 tentang Standar Proses

f. PermendikbudristekNo.21 Tahun 2022 tentang Penilaian Anak Usia Dini, Jenjang

Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah

g. Permendikbudristek No 32Tahun 2022 Tentang Standar Teknis Pelayanan Minimal

Pendidikan

h. Permendikbud No. 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia

Dini
i. Permendikbud No 36 tahun2014 tentang pedoman pendirian,perubahan,dan

penutupan satuan pendidikan dasar dan menengah

B. VISI, MISI, DAN TUJUAN MENCAPAI VISI

a. Visi

“Terwujudnya Anak Sehat,Mandiri, Bertanggung jawab,Religius, gemar Membaca”


b. Misi

1) Menyelenggarakan layananbpengembangan holistik integratif.

2) Menumbuhkan sikap mandiri pada kegiatan pembiasaan dan pengasuhan

3) Menanamkan sikap bertanggung jawab melalui kegiatan pembiasaan dan

Pengasuhan.

4) Menyelenggarakan tema kegiatan yang mengaju pada ajaran Islam

5) Menumbuhkan budaya literasi pada lingkungan sekolah dan keluarga.

c. Tujuan Paud

1) Mencetak generasi sehat lahir dan batin.

2) Mencetak anak yang memiliki sikap mandiri yang mampu menyelesaikan

persoalan hidup.

C. TANTANGAN NYATA SEKOLAH

Pada bagian ini diisi dengan deskripsi kondisi nyata hasil evaluasi program yang telah

dilaksanakan dan deskripsi kondisi yang sekolah harapkan pada siklus jangka menengah

mau pun siklus tahunan. Tantangan nyata sekolah meliputi aspek keterpenuhan kriteria

proses pelaksanaan kegiatan ,hasil kegiatan,danbakuntabilitas angaran.

Kondisi yang diharapkann(empat Besarnya


No Kondisi Saat ini

thn kedepan) Tantangan

Nyata

1 STTPA
Kurikulum75% Kurikulum 100% memenuhi standar 25%

nasional pendidikan
memenuhi standar nasional.

2 Standar isi

Proses pembelajaran belum Proses pembelajaran sudah 30%

memenuhi memenuhi standar nasional

standar nasional pendidikan, yaitu pendidikan,yaitu100%guru

baru melaksanakan KBM

70% guru melaksanakan KBM

3 StandarProses

Prestasi akademik lulusan belum Prestasi akademik lulusanbsudah 20%

memenuhi standar nasional memenuhi standar nasional

pendidikan baru 80% Prestasi non pendidikan 100%.

akademik sekolah masih

rendah(rata rata mencapai

kejuaraan tingkat kecamatan).

4 Standar Pendidik&

Tenaga Kependidikan

Pendidik dan tenaga Pendidikdan tenaga kependidikan 10%

kependidikan terdapat 90% terdapat 100% sudah memenuhi

memenuhi standar standart nasional pendidikan


Pendidik dan tenaga Pendidikdan tenaga kependidikan 10%

kependidikan terdapat 90% terdapat 100% sudah memenuhi

memenuhi standar standart nasional pendidikan

5 Standar Sarana&Prasarana

Prasarana, sarana, media Prasarana, sarana, media 50%

pembelajaran, bahan ajar, sumber pembelajaran, bahanajar, Sumber

belajarbterdapat rata-rata 50% belajar 100% memenuhi standar

memenuhi standar nasional nasional

Pendidikan pendidikan

6 Standar Pengelolaan

70% fungsi-fungsi pengelolaan 100% fungsi-fungsi pengelolaan 30%

sekolah sekolah memenuhi standar nasional

memenuhi standar nasional pendidikan

pendidikan

7 Standar Pembiayaan

Pembiayaan10.000 rupiah per Pembiayaan memenuhi standar 70%

bulan per anak nasional Rp50.000,-perbulan per

anak

8 Standar PenilaianvPendidikan

Guru dan sekolah 80% Guru dan sekolah 100% 20%

melaksanakan sistem penilaian melaksanakan sistem penilaian

sesuai dengan tuntutan kurikulum sesuai dengan tuntutan kurikulum

atau atau standar

Standar nasional pendidikan nasional pendidikan

(rata-rata masih dibawah standar

nasional, baik tingkat kesulitan


maupun model-model yang

digunakan

D. IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI PENDIDIKAN

Sekolah melakukan identifikasi efektivitas peningkatan dalam tiap kegiatan

Komponen tersebut meliputi sebagai berikut:

a. Pengembangan Kurikulum Untuk mewujudkan standar isi kurikulumantara lain

melakukan pengembangan kurikulum yang dinamis dan inovatif, dengan strategi:

kunjungan ke sekolah, sekolah penggerak, pengadaan dokumen-dokumen kurikulum

yang diperlukan guru,

b. Proses Pembelajaran Untuk pengembangan proses pembelajaran yang efektif dan

inovatif pada pembelajaran, strateginya: pengadaan referensi, pengadaan media

pembelajaran, dan pembinaan minat dan bakat siswa

c. Penilaian Pengembangan sistem penilaian pada Paud .menggunakan penilaian yang ada

pada pedoman kurikulum merdeka

d. Pendidik dan tenaga Kependidikan Peningkatan pendidikdan tenaga kependidikan

yang profesional dengan strateginya Mengikut sertakan dalam program penigkatan

kualifikasi bagi yang belum S-1 , Ijin belajar ,dan peningkatan kesejahteraan guru dan

karyawan.

e. Sarana dan Prasarana Peningkatan sarana pembelajaran yang memadai dan relevan

dalam mendukung PBM, strateginya : (1) Pengadaan : (a) alat bantu pembelajaran yang
teridiri dari : buku sumber, alat peraga/media, lcd/infocus, laptop, komputer, alat-alat

olah raga, alat-alat kesenian, peta-peta, carta, penambahan alat/bahan praktikum,

pemasangan alat-alat laboratorium bahasa, alat-alat UKS, alat-alat/bahan kegiatan

ekstrakurikuler.

f. Pengelolaan Sekolah Sekolah memiliki pedoman pengelolaan yang meliputi: (1)

Kurikulum yang digunakan, (2) kalender pendidikan/akademik, (3) struktur organisasi,

(4) pembagian tugas guru, (5) pembagian tugas tenaga kependidikan, (6) peraturan

akademik, (7) tata tertib, (8) kode etik, dan (9) pembiayaan.

g. Pembiayaan Peningkatan pengembangan pembiayaan pendidikan yang memadai,

wajar dan adil strateginya : menyusun RAPBS yang komprehensif, meningkatkan

transparansi dan akuntabilitas pembiayaan sekolah, menjalin kerjasama dengan orang

tua melalui Komite Sekolah, menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam

peningkatan pembiayaan (pemberianbeasiswa), menetapkan biaya sekolah dengan

model subsidi silang dan evaluasi, pengelolaan keuangan sekolah, dan pelaporan

E. SUMBER DANA

Sumber dana yang diperlukan untuk pelaksanaan program berasal dari:

a. Rutin

b. Komite Sekolah

c. Dana desa

d. Yayasan

e. Sumber dana lain

F. RENCANA DAN PROGRAM PENGEMBANGAN


Pada dasar nya program-program di KB Hasnatul Hasanah mengembangkan

kemampuan dasar dan perilaku. Berikutini merupakan program-program unggulan di KB

Hasnatul Hasanah

a. Program Kemampuan Dasar

1) Nilai moral dan agama

2) Fisik Motorik

3) Kognitif

4) Bahasa

5) Sosialemosional

6) Seni

b. Program Keagamaan Khusus

1) Dua Kalimat Syahadat

2) Kalimat Tauhid

3) Doa Sehari–hari

4) Pengenalan Surat–Surat Pendek

5) Pengenalan Huruf Hijaiah

6) Pengenalan niat dan praktek wudhu

7) Pengenalanbniat sholat 5 waktu dan praktek gerakan sholat

c. Program Pembiasaan (PracticalLife)

Dalam Program pembiasaan ini , anak mengenal dan mencoba melakukan sendiri

Kegiatan sehari – hari yang di lihat dan biasa dilakukan sehari- hari. Program ini terus

dilakukan sehari-hari agar menjadi kebiasaan yang dilakukan anak untu kmelatih
kemandirian Pada diri anak ( penyambutan dan penjembutan anak, doa sebelum dan

sesudah kegiatan, cuci tangan sebelum dan sesudah makan ).

d. Program Tema

1) Pengenalan lingkungan sekolah

2) Diri Sendiri

3) Keluargaku

4) Alam semesta

5) Lingkunganku

6) Binatang

7) Profesi/pekerjaan

8) Transportasi

9) Rekreasi

10) Tanaman

11) Alatkomunikasi

12) Pengayaan
BAB III PENUTUP

Demikian Rencana Induk Pengembangan Sekolah Tahun 2025 ini kami buat,

merupakan garis besar dan pedoman pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan

menjadi acuan penyusunan rencana strategi, rencana kerja dan anggaran,baik yang ada di KB

HasnatulHasan

Anda mungkin juga menyukai