0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Edukasi Persiapan Persalinan Ibu Hamil

Diunggah oleh

astinurattria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan7 halaman

Edukasi Persiapan Persalinan Ibu Hamil

Diunggah oleh

astinurattria
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

E- ISSN : 2684-7647 JURNAL PESUT : PENGABDIAN UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT

Vol. 3 No. 1 2025

Edukasi Persiapan Persalinan bagi Ibu Hamil : Inovasi Melalui Video


Animasi

Dwi Widyastuti1*, Riska Triana2 , Reza Nabilla Syifa3 , Niswatun Rahmadhani4 ,


Ari Dwi Nurhaliza5
1,2,3,4,5 Program Studi Ners, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

e-mail: *dw530@[Link]

Abstract : A lack of knowledge among pregnant women about labor signs and the birthing
process can lead to delays in decision-making during emergencies, increasing the risk of
complications. Effective education is essential to improve their preparedness. One promising
educational medium is animated video, as it delivers information in an engaging and easily
understood format.
Objective: To determine the effect of educational intervention using animated video on the
knowledge of third-trimester pregnant women regarding childbirth preparation.
Methods: This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest approach without
a control group. A total of 12 third-trimester pregnant women were selected using purposive
sampling. Educational intervention was delivered through a ±10-minute animated video.
Knowledge was measured using a structured questionnaire before and after the intervention.
Data were analyzed using the Wilcoxon test.
Results: Statistical analysis showed a significant increase in knowledge after the animated video
intervention (p-value = 0.000 < 0.05).
Conclusion: Education through animated video is effective in increasing pregnant women's
knowledge about childbirth preparation. This medium offers an efficient and engaging
educational approach to support maternal readiness and prevent complications.

Keywords: health education, pregnant women, childbirth preparation, animated video, knowledge

Abstrak : Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda-tanda dan proses persalinan
dapat menyebabkan keterlambatan pengambilan keputusan dalam situasi darurat, sehingga
meningkatkan risiko komplikasi. Edukasi yang efektif diperlukan untuk meningkatkan
kesiapan ibu hamil menghadapi persalinan. Salah satu media edukasi yang potensial adalah
video animasi, karena mampu menyampaikan informasi secara menarik dan mudah dipahami.
Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian edukasi menggunakan video animasi terhadap
peningkatan pengetahuan ibu hamil trimester III mengenai persiapan persalinan.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-
posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 12 ibu hamil trimester III yang dipilih
secara purposive sampling. Edukasi dilakukan menggunakan video animasi berdurasi ±10
menit, dan pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi.
Analisis data menggunakan uji Wilcoxon.
[Link], [Link], [Link], [Link], [Link] | 43
E- ISSN : 2684-7647 JURNAL PESUT : PENGABDIAN UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
Vol. 3 No. 1 2025

Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan ibu hamil
setelah pemberian edukasi melalui video animasi (p-value = 0.000 < 0.05).
Simpulan: Edukasi melalui video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil
mengenai persiapan persalinan. Media ini dapat menjadi alternatif edukasi yang efisien dan
menarik dalam meningkatkan kesiapan ibu hamil serta mencegah risiko komplikasi.

Kata kunci: edukasi kesehatan, ibu hamil, pengetahuan, persiapan persalinan, video animasi

Pendahulan

Kehamilan merupakan periode penting dalam kehidupan seorang perempuan yang


memerlukan perhatian khusus, terutama dalam mempersiapkan proses persalinan. Salah satu

tantangan yang masih sering ditemukan adalah kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai

tanda-tanda persalinan, proses persalinan, serta tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi
situasi darurat. Kurangnya pengetahuan ibu hamil berdampak pada keterlambatan dalam

pengambilan keputusan yang tepat selama masa kehamilan atau persalinan, sehingga dapat

meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. (Kementerian Kesehatan RI, 2022)

Upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil dapat dilakukan melalui berbagai metode
edukasi, salah satunya dengan memanfaatkan media audiovisual seperti video animasi. Hasil

penelitian oleh (Nugroho, 2020) menemukan bahwa penggunaan video edukasi dapat

meningkatkan pemahaman, penelitian lain mengindikasikan bahwa video edukasi dapat


mengakomodasi berbagai gaya belajar, sehingga peserta didik dapat memilih cara yang paling

sesuai dengan preferensi mereka (Magdalena et al., 2021). Penggunaan video animasi sebagai

media edukasi juga sejalan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang
semakin pesat, serta meningkatnya akses masyarakat terhadap perangkat digital. Melalui
[Link], [Link], [Link], [Link], [Link] | 44
E- ISSN : 2684-7647 JURNAL PESUT : PENGABDIAN UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
Vol. 3 No. 1 2025

pendekatan ini, diharapkan ibu hamil dapat lebih siap secara fisik dan psikologis menghadapi

proses persalinan, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kondisi darurat.

Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu dilakukan upaya edukasi melalui media yang

efektif dan efisien untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang persiapan persalinan. Salah

satu media yang potensial adalah video animasi yang disusun secara sistematis, komunikatif, dan
berbasis kebutuhan informasi ibu hamil.

Metode

Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa

kelompok kontrol. Desain ini digunakan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi melalui

video animasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai persiapan


[Link] dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang berada di

ruang kebidanan RS X. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria

inklusi sebagai berikut: Ibu hamil trimester III, dapat membaca dan menulis, bersedia menjadi
responden dan menandatangani lembar persetujuan, memiliki akses untuk menonton video

(melalui HP atau perangkat lainnya). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 orang ibu hamil.

Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang persiapan persalinan yang
terdiri dari 12 pernyataan pilihan ganda. Prosedur Penelitian meliputi Pretest dilakukan untuk

mengukur pengetahuan awal ibu hamil, kemudian responden kemudian diberikan edukasi

menggunakan video animasi berdurasi ±10 menit yang memuat materi persiapan persalinan,
termasuk tanda-tanda persalinan, barang yang harus disiapkan, dan penanganan awal jika terjadi

tanda bahaya. Setelah melihat video edukasi, dilakukan posttest menggunakan kuesioner yang

sama untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan. Data yang diperoleh dianalisis secara
kuantitatif. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon karena data bersifat non-parametrik

dan membandingkan dua kondisi (sebelum dan sesudah intervensi). Tingkat signifikansi

ditentukan pada p-value < 0,05.

[Link], [Link], [Link], [Link], [Link] | 45


E- ISSN : 2684-7647 JURNAL PESUT : PENGABDIAN UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
Vol. 3 No. 1 2025

Hasil dan Pembahasan

Hasil pengabdian masyarakat ini berupa peningkatan pengetahuan peserta tentang

persiapan persalinan. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2024 . Jumlah

peserta adalah 12 orang yang merupakan ibu hamil yang akan menghadapi proses persalinan.

Setiap ibu hamil ini diberikan edukasi tentang persiapan persalinan dengan durasi waktu lebih
kurang 10 menit.

Gambar 1. Pemberian edukasi pada ibu hamil trimester III di ruang kebidanan

Berdasarkan hasil dari analisis dengan uji T–Test Independent didapatkan P-value = 0.000

< 0.05 yang berarti ada perbedaan pengetahuan antara pre test (sebelum pemberian video edukasi

persiapan persalinan) dan post test (sesudah pemberian video edukasi persiapan persalinan).

[Link], [Link], [Link], [Link], [Link] | 46


E- ISSN : 2684-7647 JURNAL PESUT : PENGABDIAN UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
Vol. 3 No. 1 2025

Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan melalui video edukasi mampu

meningkatkan pengetahuan ibu tentang persiapan persalinan.

Edukasi merupakan suatu upaya untuk meningkatkan pengetahuan, tindakan, sikap pada

individu, kelompok ataupun komunitas dalam rangka menjaga dan meningkatkan derajat

kesehatan. Tujuan dari edukasi kesehatan yaitu memberikan informasi atau pesan untuk
meningkatkan pengetahuan seseorang sehingga dapat mengembangkan perilaku sesuai yang

diharapkan. Pemberian edukasi pada pasien dan keluarga merupakan salah satu peran profesional

perawat untuk meningkatkan kualitas dan derajat kesehatan pasien. Jika pasien memiliki
pandangan yang lebih positif tentang penyakitnya, maka rasa ancaman yang dirasakan akan lebih

kecil (Anggraeni et al., 2020). Karena itu, penting untuk memberikan edukasi kepada pasien dan

keluarganya, agar mereka lebih memahami kondisi penyakit dan mau ikut terlibat dalam
perawatannya. JCI (2017) mengungkapkan bahwa edukasi merupakan hak yang dapat diterima

pasien sejak pasien memasuki fasilitas layanan kesehatan, selama menjalani perawatan dan sampai

pasien dipulangkan. Identifikasi edukasi pasien yang paling efektif apabila dilakukan sesuai
dengan pilihan pembelajaran pasien, nilai budaya, agama, kemampuan serta bahasa yang

digunakan pasien (KARS, 2018).

Edukasi yang diberikan dapat dibantu dengan menggunakan media yang memperkuat

penyampaian informasi, sehingga diperlukan kemampuan perawat edukator untuk bisa memilih
media yang tepat dan isi edukasi yang tepat sesuai kebutuhan responden sehingga edukasi

tersebut dapat tersampaikan dan dimengerti pasien (Setiyawati, Y, dkk. 2022). Media audio visual

merupakan sebuah alat yang sangat efektif dalam menyampaikan informasi dan konsep kepada
audiens. Gabungan antara elemen suara dan gambar visual membentuk pengalaman pembelajaran

yang lebih menyeluruh dan menarik. Keunikan media ini terletak pada kemampuannya untuk

merangsang lebih dari satu indera, menciptakan suasana pembelajaran yang multi-sensori (Nadlir,
dkk, 2024). Video animasi merupakan media edukasi yang efektif dan efisien karena penonton

tidak merasa bosan dan mengutamakan informasi yang penting.

[Link], [Link], [Link], [Link], [Link] | 47


E- ISSN : 2684-7647 JURNAL PESUT : PENGABDIAN UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
Vol. 3 No. 1 2025

Beberapa kelebihan dari media video animasi sehingga cocok digunakan sebagai media

dalam pembelajaran, diantaranya tampilannya menarik sehingga meningkatkan antusias siswa

dalam belajar, membantu siswa menikmati pembelajaran, mempermudah dalam menanamkan

konsep materi, membantu pendidik dalam menyampaikan materi pelajaran, sifat medianya efisien
artinya dapat digunakan kapanpun (Mashuri & Budiyono, 2020). Sementara itu kekurangan dari

video animasi yaitu jaringan lambat dapat mengganggu pembelajaran, resolusi gambar buruk jika

diunduh dengan kapasitas yang rendah, pembelajaran akan 97 membosankan jika video yang
disajikan kurang menarik tampilannya (Rahmasari, 2021).

Simpulan

Pemanfaatan media video animasi sebagai sarana edukasi terbukti menjadi metode yang

efektif dan efisien. Media ini mampu menyajikan informasi secara visual dan auditif yang menarik,

mudah diingat, serta langsung mengenai sasaran edukasi. Dengan karakteristiknya yang fleksibel
dan komunikatif, video animasi sangat mendukung proses pembelajaran dan penyampaian

informasi kesehatan, termasuk pada ibu hamil dalam mempersiapkan persalinan. Oleh karena itu,

integrasi media video animasi dalam edukasi kesehatan dapat menjadi inovasi penting dalam
upaya meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan dan hasil kesehatan pasien

Daftar Pustaka

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta:
Kemenkes RI.
Nugroho, K. A. (2020). Making Video Documentary for Counseling Tablets Add Blood
(fe) in Young Women.
Magdalena, I., Fatakhatus Shodikoh, A., Pebrianti, A. R., Jannah, A. W., Susilawati, I., &
Tangerang, U. M. (2021). Pentingnya Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan
Minat Belajar Siswa Sdn Meruya Selatan 06 Pagi. In EDISI : Jurnal Edukasi dan
Sains (Vol. 3, Issue 2). [Link]
Anggraeni, N. C., Widayati, N., & Sutawardana, J. H. (2020). Peran Perawat sebagai
Edukator terhadap Persepsi Sakit pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2
Kabupaten Jember. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 6(1), 66-76.
[Link]

[Link], [Link], [Link], [Link], [Link] | 48


E- ISSN : 2684-7647 JURNAL PESUT : PENGABDIAN UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT
Vol. 3 No. 1 2025

JCI (2017). Joint commission international accreditation standards for hospitals. 6th ed.
Oak Brook: Joint Commission International; 2017
KARS (2018). Standar nasional akreditasi rumah sakit edisi 1. Komisi Akreditasi Rumah
Sakit. 421 p.
Setiyawati. Y, Hariyati. T.S.R, & Anisah, S. (2022). Optimalisasi Pemberian Edukasi Pada
Pasien Dan Keluarga Melalui Terbentuknya Tim Perawat Edukator Di Rumah
Sakit: A Pilot Study. Journal of Telenursing (JOTING) Volume 4, Nomor 1, Juni
2022. DOI : [Link]
Nadlir, Mufilia Nurkhasanah, A’isyah Sabilla Rochmahtika. (2024). Peran Media Audio
Visual pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam guna Meningkatkan Hasil
Belajar Siswa Sekolah Dasar. Volume 6 Nomor 1 Februari 2024 Halaman 116 -
124 [Link]
Mashuri, D. K., & Budiyono. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi
Materi Volume Bangun Ruang untuk SD Kelas V. Jurnal Penelitian Pendidikan
Pendidik Sekolah Dasar, 8(5), 893–903.
Rahmasari, H. (2021). Penggunaan Media Youtube sebagai Solusi Media Pembelajaran
Bahasa Arab di Masa Pandemi. Maharaat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3(1),
23–41. [Link]

[Link], [Link], [Link], [Link], [Link] | 49

Anda mungkin juga menyukai