0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan11 halaman

Tujuan Pembelajaran Matematika Kelas 10

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS X

Diunggah oleh

Fuzna Aradipa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan11 halaman

Tujuan Pembelajaran Matematika Kelas 10

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS X

Diunggah oleh

Fuzna Aradipa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

SMKS Pertanian PABA Binjai

Bidang Keahlian : Agroteknologi


Program Keahlian : Agribisnis Tanaman Panagan dan Holtikuktura
Fase :E
Mata Pelajaran : Matematika
Waktu : 66 JP (@45 Menit)

A. Capaian Pembelajaran Fase E

Pada akhir fase E, peserta didik dapat menggunakan bilangan eksponen baik pangkat bulat maupun
rasional, menentukan barisan dan deret bilangan, baik barisan dan deret aritmatika maupun barisan
dan deret geometris. Peserta didik dapat membentuk dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linear tiga variabel, kuadrat dan eksponensial baik secara grafik maupun aljabar.
Mereka memodelkan fenomena hubungan antara dua besaran dengan menggunakan fungsi linear,
kuadrat dan eksponensial, dan mengevaluasi kesesuaian model, serta menyelesaikan sistem
persamaan linear tiga variabel. Peserta didik memahami kekongruenan dan penerapannya dalam
konteks transformasi geometri, menentukan perbandingan trigonometri dan memecahkan masalah
yang melibatkan segitiga siku-siku. Mereka menggunakan rumus volume dan luas permukaan
untuk memecahkan masalah. Peserta didik dapat memilih tampilan data yang sesuai dan
menginterpretasi data menurut bentuk distribusi data menggunakan nilai tengah (median, mean)
dan sebaran (jangkauan interkuartil, standar deviasi).

B. Capaian Berdasarkan Domain


Di akhir fase E, peserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat operasi bilangan
Bilangan berpangkat (eksponen) dan logaritma, serta
menggunakan barisan dan deret (aritmetika dan geometri).
Di akhir fase E, peserta didik dapat menginterpretasi ekspresi eksponensial. Menggunakan
Aljabar sistem persamaan linear tiga variabel, sistem pertidaksaman linear dua variabel, fungsi
dan kuadrat dan fungsi eksponensial dalam menyelesaikan masalah. Melakukan operasi
Fungsi Vektor
Di akhir fase E, peserta didik dapat menentukan perbandingan
Geometri trigonometri dan memecahkan masalah yang melibatkan segitiga siku-siku.

Di akhir fase E, peserta didik dapat menampilkan dan menginterpretasi data menggunakan
Analisis Data statistik yang sesuai bentuk distribusi data untuk membandingkan nilai tengah (median,
dan Peluang mean) dan sebaran (jangkauan interkuartil, standar deviasi) untuk membandingkan dua
atau lebih himpunan data. Mereka dapat meringkas data kategorikal untuk dua kategori
dalam tabel frekuensi dua arah, menafsirkan frekuensi relatif dalam konteks data
(termasuk frekuensi relatif bersama, marginal, dan kondisional), dan mengenali
kemungkinan asosiasi dan tren dalam data. Mereka dapat membedakan antara korelasi dan
sebab-akibat. Mereka dapat membandingkan distribusi teoretis diskrit dan distribusi
eksperimental, dan mengenal peran penting dari ukuran sampel. Mereka dapat menghitung
peluang dalam situasi diskrit.

C. Penurunan Capaian Domain Menjadi Tujuan Pembelajaran Per Domain

a. Tujuan Pembelajaran untuk Domain Bilangan


Capaian Pembelajaran Domain: Peserta didik dapat menggeneralisasi sifat-sifat operasi
bilangan berpangkat (eksponen) dan logaritma, serta menggunakan barisan dan deret
(aritmetika dan geometri).

Materi Tujuan Pembelajaran Domain Bilangan Modul


Bilangan  Menyatakan perkalian bilangan bulat berulang sebagai 1
1
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
Berpangkat dan bilangan berpangkat (eksponen)
Logaritma  Menggeneralisasi sifat-sifat eksponen
 Menerapkan sifat eksponen untuk menyederhanakan
ekspresi
 Mengidentifikasi bentuk ekuivalen menggunakan sifat
eksponen (termasuk hubungan pangkat rasional dan
bentuk akar)
 Menjelaskan definisi logaritma serta kaitannya dengan
eksponen
 Menggeneralisasi sifat-sifat logaritma
 Menggunakan sifat logaritma dalam menyederhanakan
bentuk logaritma
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan
dengan konsep logaritma
Barisan dan  Menentukan pola dari suatu barisan bilangan
Deret  Menjelaskan pengertian barisan aritmetika
 Menentukan rumus suku ke-n suatu barisan aritmetika
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait dengan
barisan aritmetika
 Menjelaskan pengertian deret aritmetika
 Menentukan rumus jumlah n suku pertama suatu deret
aritmetika 2
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait dengan deret
aritmetika.
 Menjelaskan pengertian barisan geometri
 Menentukan rumus suku ke-n suatu barisan geometri
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang terkait dengan
barisan geometri
 Menjelaskan pengertian deret geometri

b. Tujuan Pembelajaran untuk Domain Aljabar dan Fungsi


Capaian Pembelajaran Domain: Peserta didik dapat menginterpretasi ekspresi eksponensial.
Menggunakan sistem persamaan linear tiga variabel, sistem pertidaksaman linear dua variabel,
fungsi kuadrat dan fungsi eksponensial dalam menyelesaikan m
asalah. Melakukan operasi vektor.
Materi Tujuan Pembelajaran Domain Aljabar dan Fungsi Mod
ul

sederhana, misalnya 𝑎𝑏𝑛 dan kompleks, misalnya 𝑃(1 +


 Menginterpretasi bagian dari ekspresi (bentuk eksponen
Ekspresi

𝑟)𝑛
Eksponen 1

Sistem
 Menjelaskan pengertian solusi dari sistem persamaan linear
Persamaan tiga variabel berdasarkan pemahaman solusi dari sistem
Linear Tiga persamaan linear dua variabel
Variabel  Menyelesaikan masalah dengan memodelkan ke dalam
dan Sistem sistem persamaan linear 5
Pertidaksa
maan  Menentukan solusi dari sistem pertidaksamaan linear dua
Linear Dua variabel secara grafik
Variabel  Menyelesaikan masalah dengan memodelkan ke dalam
sistem pertidaksamaan linear
 Menginterpretasi karakteristik utama dari tabel maupun
grafik dari fungsi kuadrat
Fungsi  Menganalisis perbedaan sifat dari berbagai bentuk fungsi 6
Kuadrat kuadrat (bentuk umum, bentuk titik puncak, dan bentuk akar)
Memodelkan fenomena atau data dengan fungsi kuadrat
 Menginterpretasi karakteristik utama dari tabel maupun 1
Fungsi
Eksponen
grafik dari fungsi eksponen
 Membedakan situasi yang dapat dimodelkan dengan fungsi
2
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
eksponen dan yang dapat dimodelkan dengan fungsi linear
 Memodelkan fenomena atau data dengan fungsi eksponen
 Menjelaskan pengertian vektor, notasi vektor dan panjang
vektor
 Melakukan operasi vektor (penjumlahan, pengurangan dan
perkalian dengan skalar) secara geometris
Vektor 3
 Melakukan operasi vektor (penjumlahan, pengurangan dan
perkalian dengan skalar) secara aljabar
 Menentukan hasil kali skalar dua vektor
 Menentukan besar sudut antara dua vektor

c. Tujuan Pembelajaran untuk Domain Geometri


Capaian Pembelajaran Domain: Peserta didik dapat menentukan perbandingan
trigonometri dan memecahkan masalah yang melibatkan segitiga siku-siku.
Materi Tujuan Pembelajaran Domain Geometri Modul
Perbandingan  Mengidentifikasi hubungan sudut dan sisi dari segitiga siku-siku
Trigonometri  Menjelaskan definisi perbandingan trigonometri untuk sudut
lancip menggunakan konsep kesebangunan
 Menggunakan hubungan antara sinus dan cosinus untuk sudut
4
penyiku
 Menggunakan perbandingan trigonometri dan teorema
Pythagoras untuk menyelesaikan permasalahan yang
melibatkan segitiga siku-siku

d. Tujuan Pembelajaran untuk Domain Analisis Data dan Peluang


Capaian Pembelajaran Domain: Peserta didik dapat menampilkan dan menginterpretasi data
menggunakan statistik yang sesuai bentuk distribusi data untuk membandingkan nilai tengah
(median, mean) dan sebaran (jangkauan interkuartil, standar deviasi) untuk membandingkan
dua atau lebih himpunan data. Mereka dapat meringkas data kategorikal untuk dua kategori
dalam tabel frekuensi dua arah, menafsirkan frekuensi relatif dalam konteks data (termasuk
frekuensi relatif bersama, marginal, dan kondisional), dan mengenali kemungkinan asosiasi dan
tren dalam data. Mereka dapat membedakan antara korelasi dan sebab-akibat. Mereka dapat
membandingkan distribusi teoretis diskrit dan distribusi eksperimental, dan mengenal peran
penting dari ukuran sampel. Mereka dapat menghitung peluang dalam situasi diskrit.

Materi Tujuan Pembelajaran Domain Analisis Data dan Peluang Modul


 Merepresentasikan data menggunakan tampilan data kelompok
Penyajian yang sesuai (tabel distribusi frekuensi dan , histogram)
Data  Menginterpretasi data berdasarkan tampilan data
Ukuran  Menentukan ukuran pemusatan dari kumpulan data (mean,
Pemusatan median dan modus) pada data kelompok
7
Ukuran  Menentukan ukuran penempatan dari kumpulan data (kuartil
Penempatan dan persentil) pada data kelompok

Ukuran  Menentukan ukuran penyebaran dari kumpulan data (jangkauan


Penyebaran inter kuartil, varian dan simpangan baku) pada data kelompok

Ukuran  Membandingkan dua kelompok data menggunakan ukuran


Pemusatan pemusatan dan ukuran penyebaran
dan Ukuran
Penyebaran

Asosiasi dan  Menganalisis asosiasi dan tren dari data (2 variabel 7


tren menggunakan diagram pencar
Data  Menganalisis data kategorikal untuk dua kategori
kategorial menggunakan tabel frekuensi dua arah
3
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
Peluang  Menjelaskan pengertian ruang sampel dan kejadian
kejadian  Menentukan ruang sampel dan kejadian dari suatu
saling lepas percobaan
 Menjelaskan pengertian peluang suatu kejadian
 Menentukan peluang suatu kejadian
 Menentukan frekuensi harapan suatu kejadian 8
 Menjelaskan pengertian gabungan dua kejadian
 Menentukan peluang gabungan dua kejadian
 Menjelaskan pengertian kejadian saling lepas
 Menentukan peluang kejadian saling lepas

D. Rasional Penyusunan Alur dan Tujuan Pembelajaran

Penyusunan Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika untuk Fase E Kelas 10 SMK ini dilakukan
dengan cara menurunkan Capaian Pembelajaran Fase dari masing-masing domain menjadi tujuan
pembelajaran yang merupakan tahapan-tahapan yang perlu dicapai sebelum siswa dapat mencapai
capaian akhir yang diharapkan pada fase ini. Tujuan pembelajaran ini kemudian dikelompokkan
untuk membentuk Unit Pembelajaran, di mana tujuan pembelajaran dapat berasal hanya dari
domain yang sama atau dapat juga berasal dari lebih dua atau lebih domain yang berbeda tetapi
saling berkaitan.

Unit Pembelajaran 1 : Bilangan berpangkat (eksponen)

Tujuan Unit Unit ini membahas bilangan berpangkat dan juga fungsi eksponen
yang dapat digunakan untuk memodelkan fenomena dan data dalam
dunia nyata.
Domain Bilangan, Aljabar dan Fungsi
Perkiraan JP Unit 6
Kata Kunci Eksponen, bentuk akar, fungsi eksponen
Penjelasan Singkat (Isi Siswa memahami bilangan berpangkat dan bentuk akar beserta
dan Proses) sifat-sifatnya serta dapat memodelkan fenomena
atau situasi dunia nyata yang terkait dengan fungsi eksponen
Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam mengidentifikasi bentuk ekuivalen dari
bentuk pangkat.
Kreatif dalam memodelkan fenomena dan data menggunakan
fungsi eksponen.
Glosarium eksponen adalah nilai yang menunjukkan derajat
kepangkatan suatu bilangan
bentuk akar adalah akar dari bilangan rasional yang hasilnya
bilangan irasional
fungsi eksponen adalah fungsi berbentuk perpangkatan
dengan variabel bebasnya adalah pangkat dari konstanta fungsi
tersebut

Tujuan Pembelajaran Topik JP


 Menyatakan perkalian bilangan bulat berulang ● Ekponen
sebagai bilangan berpangkat (eksponen) 1

 Menggeneralisasi sifat-sifat eksponen ● Sifat-sifat eksponen 1


 Menerapkan sifat eksponen untuk ● Sifat-sifat eksponen
menyederhanakan ekspresi 1

 Mengidentifikasi bentuk ekuivalen ● Pangkat rasional dan


menggunakan sifat eksponen (termasuk bentuk akar 1
hubungan pangkat rasional dan bentuk akar)
4
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
eksponen sederhana, misalnya 𝑎𝑏𝑛
 Menginterpretasi bagian dari ekspresi (bentuk) ● Bentuk eksponen
1
kompleks, misalnya 𝑃(1 + 𝑟)𝑛
dan

 Menginterpretasi karakteristik utama dari tabel ● Grafik fungsi


maupun grafik dari fungsi eksponen eksponen 1

 Membedakan situasi yang dapat dimodelkan dengan ● Perbedaan fungsi


fungsi eksponen dan yang dapat eksponen dan fungsi 1
dimodelkan dengan fungsi linear linear
 Memodelkan fenomena atau data dengan ● Memodelkan
fungsi eksponen dengan fungsi 1
eksponen
TOTAL 8

Unit Pembelajaran 1.2: Logaritma

Tujuan Unit Unit ini memperkenalkan konsep logaritma sebagai kebalikan


dari konsep eksponen.
Domain Bilangan
Perkiraan JP Unit 6
Kata Kunci Logaritma
Penjelasan Singkat (Isi Siswa mengubah bentuk bilangan eksponen menjadi bentuk
dan Proses) logaritma dan menggeneralisasi sifat-sifat logaritma serta
menyelesaikan masalah sederhana yang terkait dengan
logaritma.
Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam menggunakan sifat logaritma dalam
menyederhanakan bentuk algoritma dan menyelesaikan masalah
kontekstual
Glosarium logaritma operasi kebalikan dari eksponen atau
perpangkatan

Tujuan Pembelajaran Topik JP


 Menjelaskan definisi logaritma serta ● Konsep logaritma
kaitannya dengan eksponen 1

 Menggeneralisasi sifat-sifat logaritma ● Sifat-sifat logaritma 2


 Menggunakan sifat logaritma dalam ● Penerapan sifat-sifat
menyederhanakan bentuk logaritma logaritma 2
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang ● Aplikasi logaritma
berkaitan dengan konsep logaritma 1
TOTAL 6

Unit Pembelajaran 2: Barisan dan Deret


Tujuan Unit Unit ini fokus pada pola bilangan, khususnya pola barisan
aritmetika dan geometri, serta menentukan hasil
penjumlahannya (deret).
Domain Bilangan
Perkiran JP Unit 6
Kata Kunci Barisan, deret, aritmetika, geometri

5
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
Penjelasan Singkat (Isi Siswa perlu memiliki pembiasaan membuat perangkat analisa pola,
dan Proses) misalnya dengan membuat tabel lalu mengamati perubahan yang
terjadi, sehingga siswa dapat menemukan generalisasi suku ke-n
barisan aritmarika dan Barisan geometri, jumlah n suku pertama
deret aritmetika dan deret geometri bahkan samapi deret geometri
tak hingga namun juga terampil dalam menggunakan hasil
generalisasi ini dalam
pemecahan masalah terkait.

Profil Pelajar Pancasila Bernalar Kritis membedakan situasi yang dapat dimodelkan
dengan barisan/deret aritmetika dan geometri
Kreatif dalam memodelkan masalah kontekstual
menggunakan barisan/deret aritmetika dan geometri
Glosarium barisan bilangan merupakan kumpulan bilangan yang memiliki
urutan dan disusun menurut pola tertentu barisan aritmetika
merupakan suatu barisan dengan selisih antara dua suku yang
berurutan selalu tetap.
barisan geometri merupakan suatu barisan dengan perbandingan
antara dua suku yang berurutan selalu tetap. deret aritmetika
merupakan jumlahan suku – suku barisan aritmatika
deret geometri merupakan jumlahan suku – suku barisan
geometri
deret geometri tak hingga adalah penjumlahan suku-suku pada
barisan geometri yang banyaknya tidak terbatas (tak hingga)

Tujuan Pembelajaran Topik JP


 Menentukan pola dari suatu barisan bilangan ● Barisan bilangan
1

 Menjelaskan pengertian barisan aritmetika ● Barisan aritmetika


 Menentukan rumus suku ke-n suatu barisan aritmetika ● Rumus suku ke –n
barisan 1
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang ● Aplikasi barisan
terkait dengan barisan aritmetika aritematika
 Menjelaskan pengertian deret aritmetika ● Deret aritmetika
 Menentukan rumus jumlah n suku pertama ● Rumus jumlah n suku
suatu deret aritmetika deret aritmetika 1
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang ● Aplikasi deret
terkait dengan deret aritmetika. aritmetika
 Menjelaskan pengertian barisan geometri ● Barisan geometri
 Menentukan rumus suku ke-n suatu barisan ● Rumus suku ke –n
geometri barisan 1
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang ● Aplikasi barisan
terkait dengan barisan geometri aritematika
 Menjelaskan pengertian deret geometri ● Deret geometri
 Menentukan rumus jumlah n suku pertama ● Rumus jumlah n suku
suatu deret geometri deret geometri 1
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang ● Aplikasi deret
terkait dengan deret geometri. geometri
 Menjelaskan pengertian deret geometri tak ● deret geometri tak
hingga hingga
6
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
 Menentukan rumus jumlah deret geometri tak ● Rumus jumlah tak
hingga hingga 1
 Menyelesaikan masalah kontekstual yang ● Aplikasi deret
terkait dengan deret geometri tak hingga geometri tak hingga
TOTAL 6

Unit Pembelajaran 3: Vektor dan Operasinya

Tujuan Unit Unit ini memperkenalkan vektor yang memiliki baik besaran
maupun arah serta aplikasinya dalam kehidupan.
Domain Aljabar dan Fungsi
Perkiraan JP Unit 6
Kata Kunci Vektor
Penjelasan Singkat (Isi Siswa dapat melakukan operasi vektor baik secara geometris
dan Proses) maupun aljabar serta memahami perkalian skalar dua vektor
Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam mengaplikasikan konsep vektor dalam
situasi dan fenomena dunia nyata.
Glosarium vektor adalah besaran yang mempunyai besar dan arah

Tujuan Pembelajaran Topik JP


 Menjelaskan pengertian vektor, notasi vektor ● Pengertian vektor, notasi
dan panjang vektor dan panjang vektor 1
 Melakukan operasi vektor (penjumlahan, ● Operasi vektor secara
pengurangan dan perkalian dengan skalar) geometris 1
secara geometris
 Melakukan operasi vektor (penjumlahan, ● Operasi vektor secara
pengurangan dan perkalian dengan skalar) aljabar 1
secara aljabar
 Menentukan hasil kali skalar dua vektor ● Hasil kali dua vektor 1
 Menentukan besar sudut antara dua vektor ● Besar sudut antara dua
vektor 1

TOTAL 6

Unit Pembelajaran 4: Perbandingan Trigonometri Segitiga Siku-Siku

Tujuan Unit Unit ini memperkenalkan perbandingan trigonometri di dalam


segitiga siku-siku.
Domain Geometri
Perkiran JP Unit 6
Kata Kunci Perbandingan trigonometri, segitiga siku-siku
Penjelasan Singkat (Isi Siswa memahami konsep perbandingan trigonometri serta dapat
dan Proses) mengaplikasikan dalam menyelesaikan masalah
kontekstual dunia nyata
Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam mengaplikasikan trigonometri dalam
menyelesaikan permasalahan kontekstual dunia nyata.
Glosarium Perbandingan trigonometri adalah perbandingan ukuran sisi- sisi
suatu segitiga siku-siku apabila ditinjau dari salah satu sudut yang
terdapat pada segitiga tersebut.
Segitiga siku-siku adalah segitiga yang salah satu besar
sudutnya adalah 90o pada sisi-sisi yang tegak lurus.

Tujuan Pembelajaran Topik JP


7
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
 Mengidentifikasi hubungan sudut dan sisi dari ● Sudut dan Sisi dari
segitiga siku-siku Segitiga Siku-Siku 1

 Menjelaskan definisi perbandingan trigonometri ● Sinus


untuk sudut lancip menggunakan konsep ● Cosinus 1
kesebangunan ● Tangen
 Menggunakan hubungan antara sinus dan ● Hubungan Sinus dan
cosinus untuk sudut penyiku Cosinus 2

 Menggunakan perbandingan trigonometri dan ● Aplikasi


teorema Pythagoras untuk menyelesaikan Perbandingan 2
permasalahan yang melibatkan segitiga siku- Trigonometri
siku
TOTAL 6

Unit Pembelajaran 5: Sistem Persamaan dan Pertidaksamaan Linear


Tujuan Unit Unit ini melanjutkan dari SMP pemahaman sistem persamaan linear
dua variabel kepada tiga variabel dan sistem
pertidaksamaan linear.
Domain Aljabar dan Fungsi
Perkiraan JP Unit 6
Kata Kunci Sistem persamaan, sistem pertidaksamaan
Penjelasan Singkat (Isi Siswa menyelesaikan masalah kontektual yang terkait dengan
dan Proses) sistem persamaan linear tiga variabel dan sistem pertidaksamaan
linear dua variabel secara grafik maupun
aljabar
Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam menentukan sistem persamaan yang sesuai
untuk permasalahan kontekstual dan memilih metode penyelesaian
yang efisien.
Kreatif dalam memodelkan situasi kontekstual dalam bentuk
sistem persamaan dan sistem pertidaksamaan linear.

Glosarium Sistem persamaan linear adalah persamaan-persamaan linear


yang dikorelasikan untuk membentuk suatu sistem Sistem
pertidaksamaan linear adalah pertidaksamaan- pertidaksamaan
linear yang dikorelasikan untuk membentuk
suatu sistem

Tujuan Pembelajaran Topik JP


 Menjelaskan pengertian solusi dari sistem ● Sistem Persamaan Linear
persamaan linear tiga variabel berdasarkan Tiga Variabel 1
pemahaman solusi dari sistem persamaan
linear dua variabel
 Menyelesaikan masalah dengan memodelkan ● Memodelkan dengan
ke dalam sistem persamaan linear Sistem Persamaan Linear 2

 Menentukan solusi dari sistem pertidaksamaan ● Sistem Pertidaksamaan


linear dua variabel secara grafik Linear 2
● Penyelesaian Grafik

 Menyelesaikan masalah dengan ● Memodelkan dengan


memodelkan ke dalam sistem Sistem Pertidaksamaan 1
pertidaksamaan linear Linear
TOTAL 6

Unit Pembelajaran 6: Fungsi Kuadrat 8


Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
Tujuan Unit Unit ini fokus pada pemodelan fenomena dan data
menggunakan fungsi kuadrat.
Domain Aljabar dan Fungsi
Perkiraan JP Unit 6
Kata Kunci Fungsi kuadrat
Penjelasan Singkat (Isi Siswa menginterpretasi karakteristik utama dari grafik fungsi
dan Proses) kuadrat serta memodelkan fenomena atau data dengan fungsi kuadrat

Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam menentukan bentuk fungsi kuadrat yang
sesuai dalam permasalahan kontekstual dan menyelesaikannya
dengan efisien.
Kreatif dalam memodelkan fenomena dan data menggunakan
fungsi kuadrat.

Glosarium fungsi kuadrat adalah fungsi suku banyak dengan pangkat


tertinggi variabelnya adalah 2

Tujuan Pembelajaran Topik JP


 Menginterpretasi karakteristik utama dari ●Karakteristik Fungsi
grafik fungsi kuadrat Kuadrat 2
 Menganalisis sifat dari fungsi kuadrat ● Sifat fungsi kuadrat 2
 Memodelkan fenomena atau data dengan ● Memodelkan dengan
2
fungsi kuadrat Fungsi Kuadrat
TOTAL 6

Unit Pembelajaran 7: Statistika Data Kelompok

Tujuan Unit Unit ini berfokus pada penyajian dan analisis data kelompok untuk
memahami distribusi data.
Domain Analisis Data dan Peluang
Perkiran JP Unit 12
Kata Kunci Data kelompok, ukuran pemusatan, ukuran letak, ukuran
sebaran,
Penjelasan Singkat (Isi Siswa memilih representasi yang sesuai dengan konteks data,
dan Proses) mengubah data dan informasi grafik dan statistik untuk mencari
solusi, dan menggunakan pengetahuan tentang bagaimana dunia
nyata memengaruhi hasil analisis data untuk
membuat interpretasi data.

Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam menilai keabsahan tampilan, analisis, dan
interpretasi data.
Kreatif dalam menggunakan data dalam pengambilan
keputusan.

9
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
Glosarium Data kelompok merupakan data yang dikelompokkan dalam
kelas-kelas
Ukuran pemusatan data adalah ukuran yang menunjukkan
pusat segugus data, yang telah diurutkan dari yang terkecil
sampai yang terbesar atau sebaliknya dari yang terbesar sampai
yang terkecil

Ukuran letak data merupakan ukuran untuk melihat dimana letak


salah satu data dari sekumpulan data
Ukuran sebaran data merupakan ukuran yang menunjukkan
seberapa jauh data tersebar dari rata-rata.

Tujuan Pembelajaran Topik JP


 Merepresentasikan data menggunakan ● Tabel distribusi
tampilan data kelompok yang sesuai (tabel ● Histogram 2
distribusi frekuensi dan histogram)
 Menginterpretasi data berdasarkan tampilan data ● Interpretasi Data
1
 Menentukan ukuran pemusatan dari kumpulan data ● Mean
(mean, median dan modus) pada data kelompok ● Median 3
● Modus
 Menentukan ukuran penempatan dari ● Kuartil
kumpulan data (kuartil) pada data kelompok 1

 Menentukan ukuran penyebaran dari kumpulan ● Jangkauan Inter Kuartil


data (jangkauan inter kuartil, varian ● Varian 2
dan simpangan baku) pada data kelompok ● Simpangan Baku
 Membandingkan dua kelompok data ● Membandingkan Dua
menggunakan ukuran pemusatan dan ukuran Kelompok Data 3
penyebaran
TOTAL 12

Unit Pembelajaran 8: Peluang

10
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)
Tujuan Unit Unit ini fokus pada pemahaman mengenai peluang majemuk,
khususnya untuk dua kejadian saling lepas dan saling tidak
lepas.
Domain Analisis Data dan Peluang
Perkiran JP Unit 12
Kata Kunci Kejadian saling lepas, peluang,
Penjelasan Singkat (Isi Siswa melakukan simulasi untuk menentukan ruang sampel dan
dan Proses) membandingkan kejadian saling lepas dan tidak saling
lepas
Profil Pelajar Pancasila Berpikir Kritis dalam menentukan apakah dua kejadian saling lepas
atau tidak saling lepas, serta memprediksi kemungkinan
berdasarkan data yang ada.
Glosarium Kejadian saling lepas adalah kejadian di mana tidak mungkin
untuk terjadi pada hasil yang sama
Peluang adalah kemungkinan yang mungkin terjadi/muncul
dari sebuah peristiwa.
Tujuan Pembelajaran Topik JP
 Menjelaskan pengertian ruang sampel ●Ruang sampel dan kejadian
dan kejadian
 Menentukan ruang sampel dan kejadian ● Ruang sampel dan kejadian 2
dari suatu percobaan
 Menjelaskan pengertian peluang suatu ● Peluang kejadian
kejadian 2
 Menentukan peluang suatu kejadian ● Peluang kejadian
 Menentukan frekuensi harapan suatu kejadian ● Frekuensi harapan
2
 Menjelaskan pengertian gabungan dua ● Gabungan dua kejadian
kejadian
 Menentukan peluang gabungan dua ● Peluang gabungan dua 2
kejadian kejadian
 Menjelaskan pengertian kejadian saling ● Kejadian Saling Lepas
lepas 2
 Menentukan peluang kejadian saling ● Peluang kejadian saling lepas
lepas 2
TOTAL 12

11
Alur dan Tujuan Pembelajaran Matematika Fase E (Kelas 10 SMKS PABA BINJAI)

Anda mungkin juga menyukai