0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan52 halaman

Pengenalan Dasar 3D Max dan Interface

Dokumen ini memberikan pengenalan tentang 3D Studio Max, termasuk antarmuka, viewport, dan berbagai panel yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek 3D. Terdapat penjelasan mengenai objek geometris, seperti objek primitif dan sistem objek, serta cara melakukan transformasi objek. Selain itu, terdapat juga contoh latihan untuk menerapkan operasi Boolean dan menggandakan objek dalam 3D Max.

Diunggah oleh

sigit sugiyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan52 halaman

Pengenalan Dasar 3D Max dan Interface

Dokumen ini memberikan pengenalan tentang 3D Studio Max, termasuk antarmuka, viewport, dan berbagai panel yang digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek 3D. Terdapat penjelasan mengenai objek geometris, seperti objek primitif dan sistem objek, serta cara melakukan transformasi objek. Selain itu, terdapat juga contoh latihan untuk menerapkan operasi Boolean dan menggandakan objek dalam 3D Max.

Diunggah oleh

sigit sugiyanto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGENALAN ANIMASI

3D Max

Disusun oleh :

SIGIT SUGIYANTO, ST

Page 1
Bab 1
Mengenal Tentang

3D MAX

Page 2
Berikut ini kita akan membahas mengenai apa yang akan ditampilkan ketika
membuka 3D Studio Max . Perintah dikelompokkan menjadi beberapa bagian
utama.

1.1 Interface
Dibagi beberapa bagian, yaitu; Title Bar, Menu Bar, Tool Bar, empat buah
Viewport , Control Panel, Time Slider, Viewport Configuration Control.

1.1.1 Viewport
Viewport terdiri dari empat buah viewport yang berukuran sama besar.
Viewport Perspektive berada di sudut kanan bawah, Viewport aktif ditandai dengan
warna kuning disekelilingnya.

Page 3
Layout Viewport
Klik kanan pada viewport left, lalu ketik R untuk mengganti viewport Right

Viewport Tunggal
Viewport aktif dapat anda maksimalkan dengan cara :
π Tekan W pada key board
π Klik tombol Min/Max Full Screen Toggle yang berada di sudut kanan bawah
jendela 3DS Max

Mengubah ukuran Viewport


U Tekan dan tarik garis splitter bars Vertikal atau Horizontal ke kiri, ke kanan, ke
atas atau ke bawah

Mengganti jumlah Viewport


∑ Klik kanan pada lebel Viewport, pilih configure
∑ Pada kotak dialog Viewport Configuration, klik tab lay out
∑ Pilih salah satu dari 14 pilihan yang berbeda, lalu klik ok

Page 4
Menyembunyikan World Space Tripod
1. Pada menu Customize, pilih Preference
2. Klik tab Viewport
3. Pada kelompok Viewport parameter, matikan Display world Axis
4. Klik ok

Menu klik kanan pada Viewport


Klik kanan pada lebel Viewport. Pada menu akan muncul, kita dapat melakukan
perubahan pada Viewport:
< Menentukan jenis tampilan objek dalam Viewport, seperti Wireframe, Smoot,
atau Edged Faces

Page 5
< Mengganti jenis Viewport, perspektive, Top, Bottom, User, Light, Camera,
Grid, atau Shape ( Tekan P untuk Viewport Perspective)

< Menyembunyikan dan menampilkan grid ( tekan G )

Viewport Control
Terdapat sekelompok tombol di sudut kanan bawah jendela 3DS Max yang berfungsi
untuk mengatur tampilan pada Viewport. Beberapa tombol akan berubah secara
otomatis ketika Viewport diganti menjadi Viewport Camera dan Light.

Viewport Navigation Control


Navigation Control tergantung pada Viewport yang aktif. Viewport Perspektive,
Orthographic, Camera, dan Light mempunyai pengontrol yang berbeda

Page 6
Viewport Light
Cara mengaktifkannya;
∑ Klik kanan pada label Viewport, kemudian pilih Views > Light, atau pada
keyboard ketik $

1.1.2 Menu Bar


Tempatnya adalah tepat di bawah title bar, akan terbuka menu Drop-down
yang berisi beberapa sub menu bila kita memilih salah satu menu .

1.1.3 Main Toolbar


Terdiri dari beberapa tombol :

1.1.4 Tab Panel


Cara untuk menampilkannya yaitu klik kanan pada bagian tepi/kosong main
toolbar, lalu pilih Tab Panel.

Page 7
1.1.5 Panel Command
Terdiri dari beberapa panel, seperti Panel Create, Modify, Hierarchy,
Motion, Display dan utilites. Contoh tiga panel tersebut adalah :

Panel Create
Terdiri dari perintah-perintah untuk membuat objek geometry 3D, 2D Shape, Lampu,
Camera, dan lain-lain.

Geometry
Model 3D Max dapat dibuat dari objek primitif atau objek 2D. Perintas tersebut
merupakan sub perintah Geometry.

Page 8
Panel Modify
Digunakan untuk mengedit atau memodifikasi objek terpilih. Jika objek tidak terpilih
maka panel ini tidak berisi perintah.

Menu Quad
Klik kanan dalam Viewport aktif maka akan muncul tampilan sebagai berikut :

Status Bar
Merupakan suatu fasilitas yang disediakan untuk melihat informasi, seperti posisi
sebuah objek terhadap sumbu X, Y dan Z

Page 9
Time slider
Suatu fitur yang digunakan untuk melihat posisi sebuah objek pada frame tertentu.
Pada Time Slider juga ditampilkan posisi slider jumlah frame yang ada

Track Bar
Posisinya ditempatkan di antara Time Slider dan Status Bar

Untuk menempatkan track bar, lakukan langkah berikut ini :


1. Pilih objek dalam Viewport untuk menampilkan objek key pada track bar.
2. Key terpilih berwarna putih, sedangkan yang tidak berwarna merah.
3. Tarik key untuk memindahkannya.
4. Tekan Shift+tarik untuk menyalin key terpilih.
5. Klik kanan di atas key untuk memindahkan menu trcak bar.

Menghapus key :
∑ Klik key track bar untuk memilihnya, lalu tekan delete.

Page
10
Bab 2
Membuat Suatu

Objek Geometry

Page
11
Objek Primitive
Geometric Primitive merupakan basic shapes pada 3D Max sebagai objek.
Objek Primitive dibagi dalam dua kategori, yaitu Standard Primitive dan Extended
Primitive.

Standard Primitive
Merupakan objek-objek yang ada pada lingkungan sekitar atau benda-benda
seperti bola, tabung, donat, pipa dan cone es krim. Kita dapat membuat objek dengan
menggunakan objek Single Primitive ini. Dapat pula menggabungkan beberapa objek
primitive menjadi objek yang kompleks dan kemudian memperbaikinya dengan
menggunakan fasilitas Modifiers.

Ada 10 macam objek Basic Primitive yang disediakan sehingga dengan mudah
membuat objek primitive hanya dengan menggerakan kursor mouse pada Viewport.
Objek Primitive yang terdaftar pada Object Type Rollout dan juga pada menu
Create adalah :

< Box < Tube


< Cone < Torus
< Sphere < Pyramid
< GeoSphere < Teapod
< Cylinder < Plane

Page
12
Contoh :
Pembuatan objek Box :
1. Pada Command Panel, pilih tab Create kemudian klik Geometry untuk
memilih objek tiga dimensi, lalu klik tombol box pada Command Panel, untuk
memilih objek yang ingin dibuat yaitu objek kubus, klik pada Creation Method
Rollout.

2. Pada Viewport, drag mouse untuk membentuk dasar garis, kemudian lepaskan
mouse untuk menentukan panjang dan lebar objek box.
3. Kemudian naik turunkan mouse untuk menyelesaikan proses pembuatan objek
box.
4. Kilk mouse untuk menyelesaikan proses pembuatan objek box

Untuk memodifikasi bentuk, klik Parameters Rollout pada Command Panel,


dengan beberapa nilai parameter yaitu Lenght untuk panjang Width untuk lebar dan
Height untuk menentukan tinggi.

Page
13
Extended Primitive
Terdiri dari beberapa objek Primitive dengan struktur yang lebih kompleks
dari objek Standard Primitive. Extended Primitive ini dapat diakses dari Object
Type Rollout pada Create Panel atau dari menu Create > Extended Primitives.

Beberapa objek Extended Primitives antara lain.

< Hendra < l-Ext


< Torus Kont < Gengon
< Chamfer Box < C-Ext
< Chamfer Cyl < Ring Wave
< Oil Tank < Hose
< Capsule < Prism
< Spindle

Contoh pembuatan obyek Hendra :

Objek Hendra adalah objek yang berasal dari keluarga Polyhendra, gunanya untuk
membuat beberapa objek dengan permukaan yang terdiri dari beberapa segmen
dengan alas berbentuk persegi.
Cara pembuatan objeknya adalah :
1. Pada Command Panel, pilih tab Create, klik Geometry untuk memilih
kelompok objek tiga dimensi, lalu klik tombol Hendra pada Command Panel.
2. Klik mouse pada Viewport, drag mouse untuk membuat objek Hendra,
kemudian lepas mouse.

Page
14
3. Untuk memodifikasi bentuk objek Hendra, klik Parameter Rollout pada
Command Panel. Dengan parameter yaitu Family untuk menentukan model
Objek Hendra dengan lima pilihan yaitu : Tetra, Cube/Octa, Dodec/Icos,
Star1 dan Star2.

Objek Shape
Shape merupakan objek dua dimensi yang merupakan gabungan dari
beberapa garis. Shape digunakan untuk membuat sketsa dasar objek yang akan dibuat
dan jika diinginkan dapat diubah menjadi objek tiga dimensi, untuk membuat Path
sebagai jalur pergerakan objek pada animasi dan masih banyak lagi kegunaannya.
Ada 11 objek Sline Shape standar yang disediakan yaitu :

< Line
< Rectangle
< Circle
< Ellipse
< Arc
< Donut
< Ngon
< Star
< Text
< Helix
< Section

Page
15
Contoh pembuatan objek Line:
Line adalah garis yang digunakan untuk membuat multiple segmen, untuk membuat
garis dengan menggunakan mouse, caranya adalah:
1. Pada command panel, klik Create > Shapes > Splines
2. Klik tombol Line
3. Pada Viewport Front, klik 1 ( jangan tahan mouse ), kemudian klik 2 dan 3,
klik+drag 4 dan 5, klik 6 dan 7.
4. Klik kanan dua kali untuk mengakhiri dan mematikan tombol Line.

Objek Compound
Objek Compound dapat diartikan sebagai suatu gabungan dua atau lebih
objek menjasi sebuah objek baru.
Ada beberapa tipe dari objek Compound :
< Morph
< Scatter
< Conform
< Connet
< shapeMerge
< Boolean
< Loft
< Mesher
< Terrain
< BlobMesh
<
Contoh pembuatan objek Boolean :
Perintah ini mempunyai bebrapa pilihan, yaitu Union, Intersection, Subtraction, dan
Cut. Boolean merupakan fasilitas yang dapat digunakan untul membuat model/objek
3D dari dua atau beberapa objeck 3D dari hasil penggabungan, pemotongan, atau
pengurangan.

Page
16
Siapkanlah sebuah objek kubus dan bola, posisikan seperti berikut :

1. Klik objek kubus untuk memilihnya


2. Pada Command Panel, pilih Create > Compuond Objects,
3. Klik Boolean
4. Klik tombol Pick Operand B
5. Klik pada objek bola
6. Tarik panel ke atas, pada Rollout Parameter, klik Operation > Intersection
7. Klik subtraction (B-A)

Page
17
Objek System
Digunakan untuk menggabungkan beberapa objek, pertalian dan kontroler
untuk menghasilkan objek dengan karakteristik tertentu, dengan kualitas yang sama
dengan objek Geometry. Objek System ini merupakan komponen plug-in dari soft
ware 3D Max yang terdiri atas :
∑ Ring Array digunakan untuk membuat sebuah lingkaran array.
∑ Sunlight digunakan untuk membuat dan menganimasikan Objek Directional.
∑ Light berdasarkan letak geografis objek terhadap garis edar matahari.
∑ Daylight adalah kombinasi antara Sunlight dengan Skylight.
∑ Bones digunakan untuk membuat struktur pertulangan.

Contoh pembuatan Objek System Bones:


1. Klik tombol Bones pada Object Type Rollout atau pada menu Character pilih
Bone Tool

Page
18
2. Pada Viewport, klik kemudian lepaskan mouse

3. Drag mouse untuk membentuk objek Bones, kemudian klik Mouse.

4. Ulangi memodifikasi bentuk objek Bones, klik menu Character, pilih Bones
Tools, dengan beberapa nilai parameters pada Fin Adjustment Tools Rollout
yang dapat disesuaikan, seperti :
π Nilai parameter tulang atau Bones dengan pilihan Width: lebar tulang,
Height: tnggi tulang, dan Taper: sudut taper
π Nilai Parameters Fin Bones dengan pilihan Slide, Front dan Back
dengan nilai parameter Size: ukuran fin, Star Taper: sudut awal taper
dan End Taper: sudut akhir taper

Page
19
Bab 3
Melakukan

Transformasi
Objek

Page
20
Transformasi objek

Transformasi objek adalah proses mengubah posisi, orientasi dan skala objek dengan
cara mengklik salah satu dari tiga tombol transfrmasi yang terdapat pada main toolbar.
Ada tiga jenis transformasi objek :

Move
Digunakan untuk mengalihkan atau mengubah posisi suatu objek

Select And Move


Fasilitas ini berfungsi untuk memilih dan memindahkan objek. Langkahnya adalah:
1. Pilih menu View > Show Transform Gizmo
2. Klik ikon Select And Move, kemudian drag objek kea rah yang diinginkan.

Page
21
Bila menginginkan jarak yang pasti terhadap perpindahan objek kilk kanan ikon
Select And Move, kemudian isi nilai perpindahan untuk X, Y dan Z.

Page
22
Rotate
Fungsi rotate digunakan untuk mengubah orientasi suatu objek.

Select And Rotate


Berfungsi untuk memilih dan memutar objek. Langkahnya :
1. Klik ikon Select And Rotate
2. Klik objek, lalu drak kea rah perputaran yang diinginkan

Untuk mengisi jarak yang pasti terhadap perputaran objek, klik kanan ikon Select And
Rotate, isilah nilai sudut perputaran untuk X,Y dan Z.

Page
23
Scale
Fungsi Scale adalah untukmengubah ukuran dari suatu objek ada tiga buah tipe fungsi
Scale:

Select And Scale


Berfungsi untuk memilih objek dan sekaligus memperbesar atau memperkecil objek.
Ada tiga pilihan Scala objek yaitu ;
1. Select and Uniform Scale
2. Select and Non-Uniform Scale
3. Select and Squash

Select and Uniform Scale


Hasilnya akan merupakan penskalaan yang dilakukan secara merata. Langkahnya :
1. Klik ikon Select and Uniform Scale
2. Klik lalu drag objek

Page
24
Select and Non-Uniform Scale
Hasil dari penskalaan yang dilakukan hanya pada satu sumbu. Langkah :
1. Klik ikon Select and Non-Uniform Scale
2. Klik lalu drag objek

Page
25
Select and Squash
Hasil dari penskalaan yang dilakukan terhadap dua sumbu. Langkahnya :
1. Klik ikon Select and Squash
2. Klik lalu drag objek

Page
26
Bab 4
Contoh
Sebagian dari
Latihan
3DMax

Page
27
LATIHAN 3DS MAX
Operasi Boolean Pada Objek :
1. Buka 3ds Max.
2. Buatlah sebuah objek Box dengan ukuran Length = 100, Width = 150, Height = 40
pada Top Viewport.

( Gambar 1 )

3. Buat kembali satu buah objek Box dengan ukuran Length = 40, Width = 80, Height
= 65 pada Top Viewport. Kemudian letakkan dan atur objek tersebut pada objek
Box yang Pertama dengan menggunakan Select and Move seperti terlihat
pada gambar.2 dibawah ini.

Box1

Box2

( Gambar 2 )

4. Anda Klik Select Objek Kemudian klik objek Box1. Setelah itu ubah isi
Combo pada Command Panel menjadi Compound Objects. Lalu pilih Boolean setelah

Page
28
itu pada rollout Pick Boolean anda klik tombol Pick Operand B, kemudian dilanjutkan
dengan klik atau anda pilih objek Box2 (Objek yang akan anda hilangkan).

Klik
tombol
tersebut

( Gambar 3 )

5. Maka hasilnya akan terlihat seperti gambar 4.

( Gambar 4 )

Page
29
Menggandakan Objek :
A. Menggandakan Objek dengan Metode CLONE.
Yaitu merupakan salah satu fasilitas untuk menggandakan objek.
1. Buatlah sebuah objek Teapot atau objek apapun didalam Top Viewport.
2. Pilih objek yang akan di cloning.
3. Klik menu Edit lalu pilih Clone. Setelah itu muncul kotak dialog Cloning yang
memberikan pilihan metode apa yang diinginkan dari objek yang dikloning.
4. Pilih salah satu metode misalnya Copy, kemudian klik OK.

Objek Hasil Clone


( Gambar 5 )
Keterangan Kotak Dialog Clone Option :
F Copy : Objek Yang dihasilkan merupakan objek terpisah yang saling berdiri
sendiri tidak saling berhubungan. Objek yang dihasilkan dapat diubah
parameternya seperti objek asal.
F Instance : Objek yang dihasilkan memiliki hubungan timbal balik, artinya jika
diubah objek parameters dari objek hasil clone maka objek asal juga akan
mengalami perubahan. Begitu pula apabila dilakukan perubahan pada objek asal
maka objek hasil clone akan mengalami perubahan.

Page
30
F Reference : Objek yang dihasilkan masih memiliki hubungan dengan objek asal.
Hanya saja hubungan ini tidak timbal balik. Jika adanya perubahan pada objek
asal maka objek hasil clone akan mengalami perubahan. Akan tetapi tidak
sebaliknya, objek hasil clone tidak memiliki parameters sehingga tidak bisa
dilakukan perubahan terhadap objek hasil clone.
B. MIRROR.
Merupakan fasilitas 3ds Max untuk menggandakan objek dengan cara
mencerminkan objek tersebut.
Langkah – langkahnya yaitu :
1. Buatlah objek yang akan dibuat Mirror.
2. Pilih objek yang akan dibuat Mirror.
3. Klik menu Tools lalu pilih Mirror.

( Gambar 6 )

4. Setelah itu akan muncul kotak dialog dari Mirror.


F Mirror Axis : Merupakan pilihan sumbu yang akan dijadikan acuan hasil
dari Mirror.
F Clone Selection : Metode penggandaan objek seperti halnya pada perintah
Clone.

Klik sumbu X pada


Mirror Axis

Ubah nilai offset


menjadi 40

Pilih salah satu metode


penggandaan objek

Page
31
5. Pada kotak dialog diatas pilihlah salah satu Mirror Axis yang merupakan letak
objek
hasil metode Mirror.
6. Ubah nilai pada kotak offset menjadi 40, yang merupakan jarak antara objek asal dengan
objek hasil clone. Kemudian pilihlah salah satu metode Clone Selection yang ingin digunakan.
Setelah itu klik OK untuk mengakhiri

Objek Hasil Mirror

Objek asal

C. ARRAY
Fasilitas didalam 3ds Max yang digunakan untuk memperbanyak objek dalam jumlah lebih
dari satu. Objek tersebut dapat digandakan dalam jumlah tertentu sesuai dengan kebutuhan.
Ada 3 dimensi metode yang digunakan untuk penggandaan objek dengan Array :
F Array 1D F Array
2D F Array 3D

Page
32
ARRAY 1D
Metode ini objek akan digandakan searah. Langkah – langkahnya yaitu :
1. Buatlah sebuah objek yang akan dibuat Array, misalnya Sphere.
2. Klik select object lalu pilih objek sphere tersebut.
3. Klik menu Tools lalu pilih Array.
4. Maka akan muncul kotak dialog seperti pada gambar dibawah ini.

Klik panah pada baris


Move kelompok Totals

Isi kotak Totals X


dengan nilai 200

Pilih 1D dengan
Count = 6

Pilihlah salah satu metode penggandaan objek pada


kelompok Type of Object

5. Isilah kotak Totals X dengan nilai 200.


6. Pada Array Dimension pilih 1D dengan Count = 6, kemudian pilihlah salah satu metode
penggandaan objek pada kelompok pilihan Type of Object.
7. Klik OK untuk mengakhiri.

( Gambar 7 )
Hasil dari metode

Page
33
ARRAY 2D
Adalah salah satu metode penggandaan objek terhadap dua sumbu.
Langkah – langkahnya yaitu :
1. Buatlah sebuah objek Teapot pada top Viewport.
2. Klik select object lalu pilih objek Teapot tersebut.
3. Klik menu Tools lalu pilih Array.

4. Setelah itu akan muncul kotak dialog seperti gambar dibawah ini.

Isilah nilai X pada baris Move


kelompok Incremental dengan
nilai 60

Klik 2D pada Array Dimension

Isi kotak Count 1D=3, dan 2D=3

Isilah nilai kotak Y = 60 pada


kelompok Incremental Row offsets

Pilihlah salah satu metode penggandaan objek pada kelompok


5. Type
Isilah kotak X pada baris Move kelompok Increment al dengan nilai 60.
of Object

6. Klik tombol 2D pada Array Dimension, kemudian ubah nilai Count 1D = 3, dan
2D = 3.
7. Isilah nilai kotak Y = 60 pada kelompok Incremental Row Offsets.
8. Klik OK untuk mengakhiri.

Page
34
( Gambar 8 )
Hasil dari metode
Array 2D

ARRAY 3D
Adalah salah satu metode penggandaan objek terhadap tiga buah sumbu.
Langkah – langkahnya yaitu :
1. Buatlah sebuah objek Torus pada Top Viewport.
2. Klik select object lalu pilih objek Torus tersebut.
3. Klik menu Tools lalu pilih Array.

Isilah nilai X = 100 pada


baris Move Kelompok
Incremental

Klik tombol 3D pada


Array Dimension

Masukkan angka 3 pada


masing-masing Count
untuk 1D, 2D, dan 3D

Isi nilai kotak Y = 100 pada


kelompok Incremental Row
4. Isilah nilai X = 100 pada baris Move kelo mpok
Isi nilaiIncremental.
kotak Z = 100 Offsets

5. Klik tombol 3D pada Array Dimension. Kemudian isilah nilai Count = 3 untuk
1D, 2D, dan 3D.
6. Isilah nilai Y = 100 pada baris 2D kelompok Incremental Row Offsets.
7. Isilah nilai Z = 100 pada baris 3D kelompok Incremental Row Offsets.
8. Setelah itu klik OK untuk mengakhiri.

Page
35
( Gambar 9 )
Hasil Dari Metode Array 3D

Page
36
MODIFIER OBJEK
A. BEND
Digunakan untuk membengkokkan objek 3 dimensi.
langkah – langkahnya yaitu :
1. Buatlah sebuah objek Tube dengan ukuran Radius 1 = 20, Radius 2 = 30, dan
Height = 100.
2. Klik select object lalu pilih objek Tube tersebut.

3. Pada Command Panel klik tab menu Modifier List, kemudian pilih ikon Bend

Klik Modifier
List

Pilih Bend

4. Pada parameters Bend isilah kotak Angle dengan nilai 60.


5. Pilih Bend Axis Z.

Page
37
Angle = 60

Bend Axis = Z

Keterangan :
F Angle : Sudut pembengkokan terhadap bidang vertikal.
F Direction : Arah putar pembengkokan terhadap bidang horizontal.
F Bend Axis : Sumbu acuan pembengkokan.
F Limits : Batas pengaruh terhadap pembengkokan.

( Gambar 10 )
Hasil Dari Proses Bend

Page
38
B. TWIST
Modifier Twist merupakan fasilitas untuk memuntir objek 3 dimensi.
Langkah – langkahnya yaitu :
1. Buatlah sebuah objek Box pada Top Viewport dengan parameters Length=40,
Width=40, dan Height=100.
2. Klik select object lalu pilih objek Box tersebut.

Objek Box dalam


keadaan terpilih

3. Pada Command Panel klik tab Modify lalu klik menu Modifier List, kemudian
pilih ikon Twist.
Tab Modify

Klik
Modifier
List

Pilih Twist

Page
39
4. Ubahlah nilai Angle dari parameters Twist dengan nilai 90 dan Twist Axis Z.

Ubah Nilai Angle


menjadi 90

Klik tombol Z
pada Twist Axis

( Gambar 10 )
Hasil Dari Proses Modifier Twist

C. EXTRUDE
Modifier Extrude ini hanya berlaku untuk objek 2 dimensi. Dimana modifier
Extrude ini digunakan untuk membuat ketebalan dari objek 2D tersebut.
Langkah – langkahnya yaitu :
1. Buatlah sebuah objek 2 dimensi misalnya objek Text.
2. Perhatikan gambar berikut ini.

Page
40
Klik Tab Shapes
pada Command
Panel

Klik untuk
menentukan
jenis Text-nya

Ubah nilai
Size = 30

Ubah nilai
Kerning = 5

KKlik Tombol Text


l Ketikkan Text
yang diinginkan
i
k
3. Klik tab Shapes pada Command Panel, Kemudian klik tombol Text.
t
4. Padao Parameters Text tentukanlah jenis text yang diinginkan, lalu ubah
m
nilaib Size sesuai dengan kebutuhan, ubah nilai Kerning untuk
o
memberikan
l spasi pada Text tersebut, setelah itu pada kotak Text anda
ketikkan Text yang diinginkan.
T
5. e
Kemudian anda langsung klik pada Front Viewport.
x
6. Klikt select object lalu pilih objek Text tersebut.

Page
41
Klik
Modifier List

Klik pilihan
Extrude

7. Klik pada tab Modifier List kemudian klik pilihan Extrude.


8. Pada parameters Extrude masukkan nilai Amount dengan 15.

( Gambar 11 )

Page
42
Text Dengan Extrude

Latihan 1:
1. Buatlah sebuah objek Box pada Top Viewport dengan ukuran Length=40,
Width=150, dan Height=30.
2. Buatlah sebuah Text dengan Size=30, kemudian tempatkan Text text tersebut
pada Front Viewport tepat ditengah – tengah objek Box.

Objek Box

Objek Text

3. Setelah itu pada Top Viewport anda pindahkan objek Text tepat didepan objek
Box dengan menggunakan Select and Move , seperti terlihat pada
gambar dibawah ini.

Objek
Objek

4. Klik tab Modifier List kemudian pilih Extrude.

Page
43
5. Klik Autokey untuk membuat animasi text tersebut, kemudian geser scrool
animation key keposisi 25, setelah itu ubah nilai Amount menjadi 10.

Klik tombol
Autokey

Geser Timeline
25

Ubah nilai Amount

6. Geser kembali Timeline keposisi 50, lalu ubah nilai Amount Text menjadi 15.
Demikian seterusnya sampai posisi Timeline sudah mencapai pada posisi 100.
7. Setelah selesai klik kembali tombol Autokey untuk menghentikan pembuatan
animasi, setelah itu klik tombol Play Animation untuk menjalankan file
animasinya.

Klik Autokey untuk menghentikan


pembuatan animasi

Klik tombol Play Animation untuk


menjalankan file animasi

Page
44
Animasi Text Dengan Path :
1. Buatlah sebuah Text dengan Size = 30, pada Front Viewport.

2. Klik select object lalu pilih objek Text tersebut.


3. Klik pada tab Modifier List lalu pilih Extrude, kemudian pada parameters ubah
nilai
Amount = 5.
4. Klik tab Create pada Command Panel, lalu klik tombol Line.

Klik tab Create

Klik tombol
Line

Page
45
5. Buatlah sebuah Line pada Top Viewport seperti yang terlihat pada gambar
dibawah ini.

Objek Line

Objek Text

6. Klik select object lalu pilih objek Text.


7. Klik Menu Animation | Constraints | Path Constraint.

Page
46
8. Setelah itu hubungkan objek Text tersebut dengan objek Line seperti terlihat pada
gambar dibawah ini.

Hubungkan garis
putus-putus tersebut
dengan objek Line.

9. Aktifkan Perspective Viewport, setelah itu klik tombol Play Animation untuk
menjalankan animasi text tersebut. Kemudian akan terlihat Text tersebut bergerak
sesuai dengan garis (path) yang ada.

Klik Play Animation

( Gambar 12 )
Animasi Text Yang Mengikuti Sebuah Path

Page
47
ANIMASI DENGAN DISPLACE.
1. Buatlah sebuah objek Tube pada Front Viewport dengan ukuran Radius1=45,
Radius2=25, dan Height=150.
2. Klik Select Object lalu pilih objek Tube tersebut.
3. Klik Select and Rotate
4. Kemudian pada Top Viewport putar objek tersebut seperti terlihat pada gambar
dibawah ini.

Objek Tube

Arah putar Objek


5. Buatlah sebuah objek Sphere pada Front Viewport dengan Radius=35, dan
letakkan tepat didepan objek Tube.

Objek Sphere

Objek Tube

Page
48
6. Klik tab Create pada Command Panel, lalu klik tab Space Warps, setelah itu klik
tombol Displace.
Tab Create

Space Warps

Displace

7. Pada parameters Displace ubah nilai strength=35, kemudian pada kelompok map
klik radio button pilihan Spherical.

Klik pilihan
Spherical
Ubah nilai
Strength=35

Page
49
8. Klik dan drag Displace tersebut pada Front Viewport dan letakkan tepat pada
objek sphere, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

Objek Displace

Objek Sphere

9. Klik Bind to Space Warps pada toolbar , kemudian klik dan drag Bind
to Space Warps tersebut mulai dari objek Tube sampai ke objek Displace.

Klik dan drag Bind to


Space
Warp tersebut dari
Tube
sampai ke Displace

10. Klik Select and Link pada toolbar, kemudian klik dan drag Select
and Link tersebut mulai dari objek Sphere sampai ke objek Displace.

Page
50
Klik dan drag Select and
Link mulai dari Sphere
sampai ke Displace.

11. Klik Auto Key untuk membuat animasinya.

Klik Auto Key

12. Geser Timeline keposisi 100, lalu pindahkan objek Displace beserta objek Sphere
secara bersamaan.

Page
51
Page
52

Anda mungkin juga menyukai