1.
Jika situaisnya adalah situasi dilema etika, paradigma mana yang terjadi
pada situasi tersebut? Apa nilai-nilai yang saling bertentangan dalam studi
kasus tersebut? Paradigma yang terjadi pada kasus tersebut adalah keadilan
lawan rasa kasihan, dan nilai-nilai yang saling bertentangan dalam kasus
tersebut adalah tanggung jawab dan kedispilanan.
2. Apakah ada unsur pelanggaran hukum dalam situasi tersebut? (Uji Legal)?
Dalam situasi kasus tersebut tidak ada unsur pelanggaran hukum. Namun
terdapat pelanggaran hak asasi manusia tentang pendidikan seperti yang
dialami Andreas dalam kasus tersebut " masih sekolah namun dijemput
ayahnya untuk membantunya bekerja diladang".
3. Apakah ada unsur pelanggaran peraturan/kode etik profesi dalam kasus
tersebut? (Uji Regulasi)? Dalam kasus tersebut terdapat pelanggaran
peraturan atau kode etik profesi yaitu ayah andreas datang ke sekolah
dengan marah-marah, mengacungkan parang untuk mengajak Andreas
Pulang. Sebagai wali murid seharusnya ayahnya Andreas tidak melakukan
hal tersebut, jika berkunjung ke sekolah harus dengan baik dan sopan serta
ketika berbicara dengan guru harus dengan kata-kata yang sopan tentang
maksud dan tujuannya datang ke sekolah.
4. Berdasarkan perasaan dan intuisi anda, apakah ada yang salah dalam
situasi ini? (Uji Intuisi) Menurut saya situasi yang salah dalam kasus tersebut
adalah menjemput anak belum waktunya pulang, datang ke sekolah dengan
marah-marah dan mengacungkan parang, serta tidak memberikan anak
waktu untuk belajar, namun dipaksa untuk memantunya bekerja.
5. Apa yang anda rasakan bila keputusan anda dipublikasikan di media
cetak/elektronik atau menjadi viral di media sosial? apakah anda merasa
nyaman? Tidak nyaman karena secara pribadi akan memperburuk citra
sekolah dan membuat Andreas merasa malu.
6. Kira-kira, apa keputusan yang akan diambil oleh panutan/idola anda dalam
situasi ini? Dalam situasi ini keputusan yang akan diambil oleh panutan
saya/idola saya adalah akan melakukan hal yang sama dengan yang saya
lakukan.
7. Apakah ada sebuah penyelesaian yang kreatif dan tidak terpikir
sebelumnya untuk menyelesaikan maslaah ini (Investigasi Opsi Trilemma)?
Menurut pemikiran saya, melihat karakter dari ayahnya Andreas, untuk solusi
permasalahan kasus ini bisa juga dengan melakukan musyawarah dengan
ayahnya andreas untuk mencari solusi atas permaslaahan andreas atau
dengan melakukan kegiatan "Coaching dengan alur tirta", dimana
permasalahan tersebut berasal dari coachee(ayah andreas) yang tidak
mengizinkan anaknya untuk belajar namun disuruh untuk membantunya
bekerja, dan solusinya dari coachee itu sendiri.
8. Apa keputusan yang anda ambil? Keputusan yang saya ambil atas
permasalahan tersebut adalah menagajak ayahnya andreas bermusyawarah
untuk mengizinkan andreas belajar terlebih dahulu sampai waktu pulang
sekolah. membuat suatu keputusan Mengizinkan andreas untuk kembali
belajar di kelas. Menanamkan kepada andreas sikap sayang dan rasa hormat
terhadap orang tuanya.
9. Prinsip mana yang anda gunakan, dan mengapa? Prinsip yang saya
gunakan adalah berpikir berbasis peraturan karena untuk membuat suatu
keputusan harus berdasarkan peraturan yang dibuat. Seorang guru itu
adalah orang yang berani mengajar tanpa berhenti belajar.