0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan5 halaman

Rencana Pembelajaran Seni Musik SMP

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Seni Musik di SMP Negeri 2 Sibolga, yang mencakup tujuan pembelajaran, desain pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen. Fokus utama adalah pengembangan penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi siswa melalui eksplorasi unsur-unsur musik dan kolaborasi bunyi. Rencana ini juga mencakup penggunaan berbagai metode dan media untuk mendukung pembelajaran, serta penilaian formatif dan sumatif untuk mengevaluasi pemahaman siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan5 halaman

Rencana Pembelajaran Seni Musik SMP

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Seni Musik di SMP Negeri 2 Sibolga, yang mencakup tujuan pembelajaran, desain pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen. Fokus utama adalah pengembangan penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, dan komunikasi siswa melalui eksplorasi unsur-unsur musik dan kolaborasi bunyi. Rencana ini juga mencakup penggunaan berbagai metode dan media untuk mendukung pembelajaran, serta penilaian formatif dan sumatif untuk mengevaluasi pemahaman siswa.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 2 Sibolga


Nama Penyusun : Naomi B. U Sinambela, [Link].
Mata Pelajaran : Seni Musik
Fase/Kelas /Semester : D/VIII/ Ganjil
Alokasi Waktu : 3 x 40 menit
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

A. IDENTIFIKASI
Berdasarkan tujuan pembelajaran dan karakteristik materi, dimensi lulusan pembelajaran yang
akan dicapai adalah:
● Penalaran Kritis: Murid mampu menganalisis dan mengidentifikasi berbagai sumber bunyi
dan unsur-unsur musik.
● Kreativitas: Murid mampu mengeksplorasi, menciptakan, dan mengkolaborasikan bunyi-
bunyi menjadi karya musik.
● Kolaborasi: Murid mampu bekerja sama secara efektif dalam kelompok untuk mencapai
tujuan bersama.
● Kemandirian: Murid mampu bereksplorasi dan belajar secara mandiri, serta bertanggung
jawab atas proses pembelajarannya.
● Komunikasi: Murid mampu mengkomunikasikan ide-ide musikal dan hasil karyanya
kepada orang lain.

B. DESAIN PEMBELAJARAN
Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 2 (3 x 40 menit): Unsur-unsur Musik dan Kolaborasi Bunyi
● Melalui pengamatan dan analisis contoh musik, murid mampu mengidentifikasi minimal 3
unsur musik (melodi, ritme, harmoni, tempo, dinamika, atau timbre) dalam sebuah
komposisi sederhana.
● Dengan memanfaatkan benda-benda sekitar, murid mampu secara kolaboratif menciptakan
sebuah aransemen bunyi sederhana yang mengandung unsur ritme, melodi, dan dinamika.
● Melalui presentasi kelompok, murid mampu menjelaskan proses eksplorasi bunyi dan hasil
karya aransemen bunyi mereka dengan percaya diri.
Kerangka Pembelajaran
Praktik Pedagogik
○ Model Pembelajaran: Discovery Learning, Project-Based Learning.
○ Strategi Pembelajaran: Inkuiri, Kolaborasi, Diferensiasi.
○ Metode Pembelajaran: Diskusi kelompok, Demonstrasi, Eksplorasi mandiri, Presentasi.
Kemitraan Pembelajaran:
○ Lingkungan Sekolah: Perpustakaan sekolah (untuk referensi buku musik), Ruang Musik.
○ Lingkungan Luar Sekolah: Sanggar seni
○ Masyarakat: Mengajak peserta didik untuk mengidentifikasi bunyi dan musik dalam
kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggal mereka.
Lingkungan Belajar:
○ Ruang Fisik: Ruang kelas untuk diskusi kelompok dan praktik, area outdoor sekolah untuk
eksplorasi bunyi alam.
○ Ruang Virtual: Penggunaan aplikasi musik online (misalnya, situs web yang menyediakan
simulasi alat musik atau aplikasi sederhana untuk membuat ritme).
○ Budaya Belajar: Mendorong budaya eksplorasi, percobaan tanpa takut salah, saling
menghargai ide, dan berbagi pengalaman.
Pemanfaatan Digital:
○ YouTube: untuk video pembelajaran dan musik
○ Aplikasi Musik: untuk mendapatlan rekonmedasi musik di semua genre dan menemukan
koleksi musik
Lintas Disiplin Ilmu
● Fisika: Konsep gelombang bunyi, frekuensi, resonansi, dan timbre.
● Sejarah/Antropologi: Sejarah perkembangan alat musik dan pengaruh budaya dalam musik.
● Bahasa Indonesia: Penggunaan kosakata yang tepat dalam mendeskripsikan bunyi dan musik,
serta kemampuan presentasi.
● Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Aplikasi untuk eksplorasi bunyi

C. PENGALAMAN BELAJAR
PERTEMUAN 2
KEGIATAN PENDAHULUAN
● Mindful Learning (kesadaran):
○ Guru memulai dengan pertanyaan pemantik: "Coba pejamkan mata sejenak, dengarkan
bunyi-bunyi apa saja yang ada di sekitar kita saat ini? Bagaimana perasaanmu saat
mendengar bunyi-bunyi itu?" (Memberikan jeda untuk peserta didik fokus pada
pendengaran dan perasaan mereka).
○ Guru memutarkan rekaman singkat suara alam (misalnya, gemericik air, kicauan burung)
dan suara perkotaan (misalnya, klakson, mesin kendaraan). Peserta didik diminta untuk
membandingkan dan mendeskripsikan perasaan yang muncul.
● Meaningful Learning (bermakna):
○ Guru mengaitkan bunyi-bunyi yang didengar dengan kehidupan sehari-hari: "Dari
berbagai bunyi yang kita dengar, mana yang menurut kalian bisa menjadi bagian dari
musik? Mengapa?"
○ Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dengan menekankan relevansi materi dengan
pengalaman musikal peserta didik dan potensi mereka untuk menciptakan sesuatu yang
baru.
● Joyful Learning (menggembirakan):
○ Permainan tebak bunyi: Guru memutarkan beberapa rekaman bunyi pendek (misalnya,
bunyi alat musik tertentu, bunyi benda, atau suara binatang) dan peserta didik menebak
sumber bunyinya.
KEGIATAN INTI
PERTEMUAN 2: UNSUR-UNSUR MUSIK DAN KOLABORASI BUNYI
● Memahami:
○ Diferensiasi Konten: Guru memutarkan beberapa potongan musik pendek dari genre
yang berbeda (misalnya, musik klasik, pop, etnik). Murid diminta untuk fokus pada
unsur-unsur musik (ritme, melodi, tempo, dinamika, timbre) yang dominan. Guru
menjelaskan konsep setiap unsur musik dengan contoh konkret.
○ Diferensiasi Proses:
■ Guru menunjuk beberapa murid untuk mencoba menepukkan ritme atau
menyanyikan melodi sederhana.
○ Guru memfasilitasi diskusi tentang bagaimana unsur-unsur musik bekerja sama untuk
menciptakan suasana tertentu dalam musik.
● Mengaplikasi:
○ Diferensiasi Produk:
■ Murid dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok diberi tantangan
untuk menciptakan aransemen bunyi sederhana (durasi 1-2 menit) menggunakan
benda-benda yang mereka temukan di pertemuan sebelumnya atau benda-benda
yang disediakan guru (misalnya, botol, gelas, sendok, pulpen, buku).
■ Aransemen harus mencakup setidaknya unsur ritme, melodi (jika memungkinkan),
dan perubahan dinamika (keras-lembut).
■ Setiap kelompok merencanakan dan berlatih aransemen mereka
○ Guru berkeliling memberikan umpan balik dan saran kreatif: "Bagaimana jika kalian
mencoba tempo yang lebih cepat di bagian ini?" atau "Bisakah kalian menciptakan
melodi sederhana dari bunyi ini?"
● Merefleksi:
○ Setiap kelompok menampilkan aransemen bunyi mereka.
○ Murid lain memberikan umpan balik konstruktif (dua bintang dan satu saran perbaikan).
○ Guru memimpin refleksi: "Apa tantangan terbesar dalam menciptakan aransemen ini?
Bagaimana kalian bekerja sama sebagai tim? Apa yang kalian rasakan saat menampilkan
karya kalian?"
○ Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini dan menghubungkan
dengan pembelajaran sebelumnya.
KEGIATAN PENUTUP
● Memberikan umpan balik yang konstruktif:
○ Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan kreativitas murid selama proses
pembelajaran.
○ Guru memberikan umpan balik umum mengenai hasil eksplorasi dan aransemen bunyi.
● Menyimpulkan pembelajaran:
○ Guru bersama murid merangkum poin-poin penting dari pembelajaran hari ini
(klasifikasi alat musik, unsur-unsur musik, dan proses kolaborasi menciptakan bunyi).
○ Guru menegaskan kembali bahwa musik ada di mana-mana dan kita semua memiliki
potensi untuk mengeksplorasi dan menciptakannya.
● Murid terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya:
○ Guru memberikan gambaran singkat tentang materi selanjutnya.
○ Guru bertanya kepada murid: "Setelah eksplorasi bunyi ini, apa lagi yang ingin kalian
pelajari lebih dalam tentang musik?" atau "Ide apa yang kalian punya untuk proyek
musik selanjutnya?" (Memberikan kesempatan kepada murid untuk menyuarakan minat
mereka dan merasa memiliki terhadap proses pembelajaran.
D. ASESMEN PEMBELAJARAN
A. Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik)
● Format Asesmen: Kuis singkat tertulis atau diskusi lisan.
● Pertanyaan/Tugas:
○ "Sebutkan 3 jenis alat musik yang kamu ketahui!"
○ "Bagaimana cara menghasilkan bunyi dari gitar, drum, dan suling?"
○ "Menurutmu, apa itu 'musik'?"
○ "Apa genre musik favoritmu dan mengapa?"
○ Guru melakukan observasi awal terhadap partisipasi dan jawaban murid untuk
mengidentifikasi pengetahuan awal dan minat mereka.
B. Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)
● Format Asesmen: Observasi partisipasi, Penilaian produk (lembar kerja/presentasi
kelompok), Penilaian kinerja (demonstrasi/praktik kelompok).
● Pertanyaan/Tugas:
○ Observasi: Guru mengamati keterlibatan murid dalam diskusi kelompok, aktivitas
eksplorasi bunyi, dan kolaborasi.
○ Lembar Kerja Kelompok (Pertemuan 1): Penilaian klasifikasi benda penghasil bunyi
dan penjelasannya.
■ Contoh pertanyaan: "Klasifikasikan benda-benda berikut berdasarkan cara bunyinya
dan sebutkan bunyinya: (gambar/nama benda)."
○ Kinerja Kelompok (Pertemuan 2): Penilaian terhadap aransemen bunyi sederhana
yang dibuat.
■ Rubrik penilaian untuk aransemen:
■ Kriteria: Kejelasan Ritme, Variasi Dinamika, Kreativitas Penggunaan Benda,
Kolaborasi Kelompok.
■ Skala: Sangat Baik (4), Baik (3), Cukup (2), Perlu Peningkatan (1).

C. Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)


● Format Asesmen: Penilaian Proyek (Produk/Kinerja), Tes Tertulis (Uji Kompetensi).
● Pertanyaan/Tugas:
○ Proyek Individu/Kelompok Kecil (Produk/Kinerja):"Buatlah sebuah 'mini-komposisi'
berdurasi 1-2 menit menggunakan minimal 3 benda berbeda di rumahmu. Rekam
komposisimu dalam bentuk audio/video dan identifikasi unsur-unsur musik (ritme,
melodi, dinamika, tempo, timbre) yang kamu gunakan di dalamnya. Presentasikan
karyamu di depan kelas."\
■ Rubrik Penilaian Proyek:
■ Kreativitas: Orisinalitas ide dan penggunaan benda.
■ Penguasaan Konsep: Kejelasan identifikasi unsur musik dalam karya.
■ Kualitas Kinerja: Kejelasan bunyi dan sinkronisasi (jika berkelompok).
■ Presentasi: Kemampuan menjelaskan ide dan proses.
○ Tes Tertulis (Uji Kompetensi)
1. Sebutkan jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya dan berikan 2 contoh untuk
masing-masing jenis!
2. Jelaskan perbedaan antara ritme dan melodi dalam musik!
3. Bagaimana cara Anda menciptakan bunyi yang lebih keras dan lebih lembut dari
sebuah benda sederhana (misalnya, botol plastik kosong)? Jelaskan konsep
dinamika yang Anda gunakan.
4. Menurut Anda, mengapa eksplorasi bunyi penting dalam proses penciptaan musik?
5. (Soal HOTS) Dias ingin membuat sebuah karya musik yang terdengar "misterius"
dan "menegangkan" hanya dengan menggunakan alat-alat dapur. Berikan 3 contoh
alat dapur yang bisa ia gunakan dan jelaskan bagaimana ia bisa mencapai suasana
tersebut dengan mengatur unsur ritme, dinamika, dan timbre dari bunyi alat-alat
tersebut!

Sibolga, Agustus 2025


Diketahui oleh Guru Mapel Seni Budaya
Kepala Sekolah SMPN.2 Sibolga

Nomenrita Panjaitan, [Link]., M.M Naomi B. U Sinambela, [Link]


NIP. 19720720 200503 2 001 NIP. 19870903 201903 2 005

Diketahui
Pengawas Sekolah

Triarta TS, [Link]., [Link]


NIP. 19840308 200804 2 001

Anda mungkin juga menyukai