0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan25 halaman

Manajemen Risiko Kesehatan Kerja

Dokumen ini membahas manajemen risiko dalam keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk definisi risiko dan bahaya, serta manfaat manajemen risiko seperti menjamin kelangsungan usaha dan meningkatkan kesadaran risiko. Terdapat juga penjelasan tentang proses identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan berbagai jenis risiko yang mungkin dihadapi. Selain itu, dokumen ini menyoroti pentingnya pengendalian risiko melalui berbagai metode, termasuk eliminasi, substitusi, dan penggunaan alat pelindung diri.

Diunggah oleh

pratomoahmad14
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan25 halaman

Manajemen Risiko Kesehatan Kerja

Dokumen ini membahas manajemen risiko dalam keselamatan dan kesehatan kerja, termasuk definisi risiko dan bahaya, serta manfaat manajemen risiko seperti menjamin kelangsungan usaha dan meningkatkan kesadaran risiko. Terdapat juga penjelasan tentang proses identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan berbagai jenis risiko yang mungkin dihadapi. Selain itu, dokumen ini menyoroti pentingnya pengendalian risiko melalui berbagai metode, termasuk eliminasi, substitusi, dan penggunaan alat pelindung diri.

Diunggah oleh

pratomoahmad14
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Manajemen Risiko

KESELAMATAN DAN
KESEHATAN KERJA
MANFAAT MANAJEMEN
RISIKO
✓ Menjamin kelangsungan usaha dengan mengurangi risiko
dari setiap kegiatan yang mengandung bahaya
✓ Menekan biaya untuk penanggulangan kejadian yang tidak
diinginkan
✓ Menimbulkan rasa aman di kalangan pemegang saham
mengenai kelangsungan dan keamanan investasinya
✓ Meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai risiko
operasional bagi setiap unsur dalam perusahaan
✓ Memenuhi persyaratan perundangan yang berlaku
APA ITU BAHAYA DAN RESIKO ???
DEFINISI
Risk: the chance of something happening that will have an
impact upon objectives. It is measured in terms of
consequences and likelihood.
(sumber: AS/NZS 4360:2004)
Risiko → Kombinasi dari kemungkinan terjadinya kejadian
berbahaya/paparan dengan keparahan dari cidera/ gangguan
kesehatan yang disebabkan oleh kejadian tersebut.
Bahaya → yang mempunyai potensi menimbulkan bahaya
Suatu sumber atau situasi/keadaan gangguan atau berpotensi
menimbulkan kerugian, cidera, kerusakan.
MANAJEMEN
RISIKO
Risk Management atau Manajemen Risiko
→ suatu proses untuk mengelola risiko yang
ada dalam setiap kegiatan.
JENIS RISIKO
1) Risiko finansial
2) Risiko pasar
3) Risiko alam
4) Risiko operasional
5) Risiko sosial
6) Risiko keamanan

07/11/2016
Penilaian
risiko
PROSES IDENTIFIKASI BAHAYA DAN
PENILAIAN RISIKO K3

Page 9
HAZARD IDENTIFICATIONS

Bahaya Biologi Bahaya Radiasi


Bahaya Kimia
Binatang Sinar Alpha
Mudah terbakar
Tanaman Sinar Beta
Meledak
Materi yang infeksius Gamma
Korosif
Sinar X
Oksidator
Ultraviolet
Racun
infrared
Radioaktif
Laser
Infeksius
BAHAN

PEKERJAAN
Bahaya Ergonomik/ Bio
Bahaya Mesin / mekanikal
Peralatan / FISIKA
Mengangkat
Alat yang bergerak Alat LINGKUNGAN KERJA AKTIVITAS KERJA Menurunkan
yang tajam
Menarik / mendorong
Elektrikal
Mengangkut
Debu
Gerakan berulang
Bising
Manusia & Organisasi Kerja / Memutar & mengikat
Bau Bahaya Gravitasi
Psiko Sosial Menjangkau
Fume Tingkat yang berbeda Tingkat
Kurang ketrampilan Posisi statis
Mist yang sama
Kurang pengetahuan Desain yang tidak nyaman
Gas Kejatuhan benda
Stress fisik / mental
Spark/Fire
Kekerasan
Serat/Fiber
Pelecehan
Suhu yang tinggi
Vibrasi
Alat yg tdk terlindung
Alat bertekanan
BAHAYA DAN RISIKO
Tabel berikut ini mengilustrasikan hubungan antara bahaya dan rIsiko
Bahaya Resiko
Roller yang tidak diberi guard pada printing press Tangan Pekerja mungkin akan masuk dan hancur
Bahan kimia mudah terbakar yang beracun ( dalam area Jika bahan kimia tercecer, suatu ledakan kebakaran mungkin terjadi, atau pekerja memasuki area yang
penyimpanan yang tidak dikelompokan secara memadai) penuh dengan asap dan menimbulkan masalah kesehatan
Listrik pada kabel power dari deep fat fryer (insulasi kabel Pekerja mungkin meninggal karena arus listrik
retak)
Pancaran bunga listrik dari peralatan las ( tidak ada shielding) Pekerja dan pihak lain di area tersebut mungkin menghadapi kerusakan mata yang timbul dari
cahaya/kilatan pengelasan
Gas dari operasi pengelasan ( tidak ada exhaust extraction) Pekerja dan pihak lain mungkin menderita penyakit pernafasan; pekerja pada akhirnya menderita
demam karena asap logam
Hydraulic car hoist (Tidak ada batas beban kerja aman yang Hoist mungkin rusak karena kelebihan beban/overloading, menimbulkan kecelakaan
dipasang pada hoist )
Darah yang terinfeksi di Rumah Sakit Luka karena jarum suntik mungkin menyebabkan infeksi pada staff
Compressed Air Jets dari peralatan compressor udara ( Tidak Pekerja dapat menggunakan peralatan udara tersebut dengan cara yang tidak benar , menyebabkan
ada pelatihan dalam penggunaan aman untuk pekerja ) masuknya udara ke pembuluh darah

Tingkat kebisingan di atas 120 dB(A) yang timbul dari jack Pekerja dan pihak lainnya dapat menderita kerusakan pendengaran yang tidak dapat diperbaiki
hammer
Semen kantong 45 kg ada pada konstruksi site ( tidak ada Pekerja dapat mengalami cidera punggung atau menderita kelelahan atau penyakit otot lainnya karena
peralatan pengangkat yang tersedia) mengangkat dan membawa beban
Time-pressure(Batas Waktu) untuk pengemudi pengirim Resiko bahwa pengemudi salah memperkirakan situasi lalu lintas dan mengalami kecelakaan karena
barang harus memadai sehingga dapat memnuhi jadwal tergesa-gesa
pengiriman

Sumber : CCH (p.43)..


RISKVS HAZARDS
MANUSIA

BAHAYA INSIDEN LINGKUNGAN

RISIKO

PROPERTI
Formula Penilaian Risiko

TR = F A
TR Tingkat Risiko

F Frekuensi

A Akibat
ANALISA RISIKO
KUALITATIF
Penghitung Score Risiko .
◦ Besarnya risiko ditentukan menggunakan matrik 2 dimensi dan
mempertimbangkan kemungkinan & konsekuensi dari terjadinya
kejadian bahaya
◦ Kemudian diberikan suatu rating penilaian risiko (tinggi, sedang dan
rendah) & implementasi pengendalian, sesuai dengan rating tsb

Standard Australia & New Zealand AS/NZS4360 ‘Manajamen Resiko’ dikeluarkan tahun1999 dan
diperbaharui tahun 2004.
PERHITUNGAN SCORE RISIKO
Kategori Keparahan

Sangat Ringan Ringan Sedang Berat Sangat Berat

Rendah Perlu Aturan/Prosedur/Rambu


Memerlukan tindakan
Tidak terdapat Mendapat P3K atau Cacat permanen,
Cedera ringan, tenaga medis lanjut/rujukan,
cedera/penyakit, tenaga tindakan medis, tidak kematian, terdapat jam
Sedang Perlu Tindakan Langsung kerja dapat langsung cacat sementara,
kerja dapat langsung ada hilang jam kerja kerja hilang lebih dari
bekerja kembali terdapat jam kerja hilang
bekerja kembali lebih dari 1×24 jam 1×24 jam
1×24 jam
Tinggi Perlu Perencanaan Pengendalian
Total kerugian Total kerugian Total kerugian
Total kerugian Total kerugian
Ekstrim Perlu Perhatian Manajemen Atas kecelakaan kerja antara kecelakaan kerja antara kecelakaan kerja antara
kecelakaan kerja kurang kecelakaan kerja lebih
Rp. 1.000.000 – Rp. Rp. 1.500.000 – Rp. Rp. 5.000.000 – Rp.
dari Rp. 1.000.000 dari Rp. 10.000.000
1.500.000 5.000.000 10.000.000

Terjadi 1× dalam masa lebih dari Probabilitas 1 dari 1.000.000 jam


Sangat Jarang Rendah Rendah Sedang Sedang Tinggi
1 tahun kerja orang

Probabilitas 1 dari 1.000.000 jam


Jarang Bisa terjadi 1× dalam setahun Rendah Sedang Sedang Tinggi Tinggi
Klasifikasi kerja orang Uraian

Frekuensi Sedang Bisa terjadi 1× dalam sebulan


H Probabilitas 1 dari 100.000Risiko
jam tinggi,
Rendah
high risk
Sedang
(9-25) Sedang Tinggi Ekstrim
kerja orang
M Risiko sedang, medium risk (4-8)
Sering Bisa terjadi 1× dalam seminggu
L Risiko rendah,
Probabilitas 1 dari 1000 jam
Sedang
low Sedang
risk (1-3) Tinggi Tinggi Ekstrim
kerja orang

Probabilitas 1 dari 100 jam kerja


Sangat Sering Terjadi hampir setiap hari Sedang Tinggi Tinggi Ekstrim Ekstrim
orang
HIRARKI PENGENDALIAN RISIKO

Saat merencanakan
strategi pengendalian 1
jangka pendek atau ELIMINATION
jangka panjang
2
HIRARKI
pengendalian harus SUBSTITUTION
dipertimbangkan 3
ENGINEERING

ADMINISTRATIVE 4
PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT (PPE) 5
ELIMINASI

CONTOH MENGELIMINASI BAHAYA

1) Kompresor yang bising dimatikan


2) Lubang bekas galian ditutup
3) Tidak menggunakan bahan kimia berbahaya

Eliminasi bahaya tidak boleh mengarah ke metode alternatif produk atau


proses yang kurang efektif.
SUBSTITUSI
CONTOH MENGGANTI BAHAYA (SUBTITUSI)

1) Penggunaan toluene atau pelarut lain sebagai pengganti benzene, yang


diketahui menyebabkan kanker.
2) Menggunakan air bertekanan & detergent daripada pelarut organik untuk
degreasing part mesin, dll.
3) Penggunaan sebuah ‘scanners’ untuk men-scan teks yang akan diinput ke
komputer, daripada pengetik harus memasukannya ke komputer .
ENGINEERING
CONTOH PENGENDALIAN ENGINEERING
1) Penggunaan peralatan mekanis untuk mengangkat atau
memindahkan beban.
2) Penggunaan ventilasi exhaust lokal untuk mengeluarkan
asap pengelasan dari tempatnya dihasilkan.
3) Pemasangan peredam kebisingan pada genset
Administratif

CONTOH PENGENDALIAN ADMINISTRATIF


1) Pembuatan & penggunaan prosedur kerja aman
2) Pemasangan rambu K3 pada area tertentu
3) Penggunaan suatu rotasi pekerjaan untuk mengurangi
paparan pekerja pada kebisingan atau tugas yang berulang-
ulang.
ALAT PELINDUNG
DIRI
CONTOH PENGENDALIAN APD
1) Penggunaan pelindung pendengaran saat pekerja menerima, atau mungkin akan
menerima dosis kebisingan di tempat kerja di atas tingkat yang diterima,
2) Penggunaan penutup wajah penuh (full face shield ) selama operasi
penggerindaan/ grinding.
3) Penggunaan sarung tangan yang tepat saat menangani asam.

Keterbatasan APD sebagai metode pengendalian :


◦ Bahaya akan tetap ada.
◦ APD mungkin tidak nyaman dan tidak enak dipakai.
◦ Penggunaan APD mungkin membuat pekerjaan lebih sulit dilakukan.
◦ Jika tidak dirawat dengan benar, perlindungan penuh tidak akan tersedia..
SEMUA BAHAYA DIIDENTIFIKASI
DAN JSA/HIRA SELESAI!
ALL HAZARDS IDENTIFIED
AND JSA DONE !

TIDAK ADA LAGI RISIKO ?


NO MORE RISKS ?
TIDAK ! NO !

LINGKUNGAN DINAMIS
DYNAMIC ENVIRONMENT

KONDISI YANG SELALU BERUBAH


CONSTANTLY CHANGING SITUATIONS

PENILAIAN BERKELANJUTAN AMAT PENTING!


ONGOING ASSESSMENT IS ESSENTIAL !!
PENINJAUAN DAN PERBAIKAN TERUS
MENERUS
CONTINUOUS REVIEW AND REVISION
Adanyacara kerja baru, mesin atau
bahanbaru.
New work methods,new machines or
substances.
Kekerapanpeninjauan ini harus
didasarkan pada potensi risiko yang
sudah diidentifikasi.
The frequencyof these reviews
should be basedon the risk potential
identified.
TUGAS

MEMBUAT JSA
MEMBUAT IBPR
SAFE WORKPLACE
HAPPY FAMILY

Anda mungkin juga menyukai