RISET OPERASI
NAMA : AULIA NABILA KIRANI
NIM : 050007894
JURUSAN : Manajemen
Fakultas ekonomi dan bisnis
UNIVERSITAS TERBUKA
2025
TUGAS TUTORIAL SESI 3
(EKMA4413) / (Riset Operasi) / 3 SKS
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
PERIODE 2025.1
Nama Penulis : Fikri Hizryan, S.E., [Link].
Nama Penelaah : Dr. Zainur Hidayah, [Link]., M.M.
Status Pengembangan : -
Tahun Pengembangan : 2025
1. Seorang petugas layanan di Bank Nusantara bertugas mewawancarai nasabah yang
ingin membuka rekening pinjaman baru. Dari hasil wawancara, diketahui tingkat
kedatangan nasabah adalah 5 nasabah per jam berdasarkan distribusi Poisson. Petugas
tersebut menghabiskan waktu rata-rata 10 menit untuk setiap nasabah yang ingin
membuka rekening baru [Link] karakteristik operasi sistem antrian ini,
yaitu: (50)
a) Rata-rata jumlah nasabah dalam sistem antrian,
b)Waktu yang dihabiskan nasabah dalam antrian,
c) Total waktu yang dihabiskan nasabah dalam sistem.
2. Lima (5) tugas/pekerjaan dialokasikan ke-4 (empat) mesin, sedangkan matriks biaya
alokasi (dalam ribuan) terlihat dalam tabel dibawah ini:
Mesin Tugas/pekerjaan
A B C D E
a Rp10,00 Rp7,00 Rp6,00 Rp5,00 Rp3,00
b 8,00 7,00 4,00 3,00 9,00
c 7,00 8,00 5,00 6,00 4,00
d 3,00 7,00 5,00 10,00 7,00
Tentukanlah biaya alokasi yang minimum (50)
JAWABAN :
1. Sistem antrian dapat dianalisis dengan pendekatan matematis untuk memahami efisiensi
layanan dalam suatu sistem.
Dalam soal ini, kondisi di Bank Nusantara digambarkan sebagai antrian dengan satu
petugas dan kedatangan nasabah sebanyak 5 orang per jam. Waktu pelayanan rata-rata
adalah 10 menit per nasabah, yang berarti petugas mampu melayani 6 nasabah per jam.
Model antrian yang sesuai adalah M/M/1 karena:
- Nasabah datang secara acak (mengikuti distribusi Poisson)
- Waktu pelayanan mengikuti distribusi Eksponensial
- Hanya ada satu saluran pelayanan
Diketahui:
λ = 5 nasabah/jam
μ = 6 nasabah/jam
Menggunakan rumus-rumus dari modul Inisiasi 7:
a. Rata-rata jumlah nasabah dalam sistem (L):
L = λ / (μ - λ) = 5 / (6 - 5) = 5 nasabah
b. Waktu rata-rata dalam antrian (Wq):
Wq = λ / [μ(μ - λ)] = 5 / [6 × (6 - 5)] = 5/6 jam = 50 menit
c. Total waktu rata-rata dalam sistem (W):
W = 1 / (μ - λ) = 1 / 1 = 1 jam = 60 menit
Pendapat saya secara pribadi, hasil ini cukup mencengangkan karena ternyata setiap
nasabah harus menghabiskan waktu rata-rata 1 jam dalam sistem hanya untuk membuka
rekening pinjaman. Hal ini jelas menunjukkan adanya potensi penumpukan yang bisa
berdampak pada kepuasan nasabah. Bank sebaiknya mengevaluasi sistem pelayanannya
dengan menambah petugas atau menyederhanakan proses pelayanan.
2. Jumlah tugas (5) tidak seimbang dengan jumlah mesin (4). Berdasarkan materi dari
Inisiasi 7, model ini disebut model penugasan tak seimbang, dan perlu ditambahkan satu
kolom dummy agar matriks menjadi kuadrat.
Langkah 1: Menyusun Matriks Biaya (dalam ribuan rupiah):
TUGAS
MESIN
A B C D E (dummy)
a 10 7 6 5 3
b 8 7 4 3 9
c 7 8 5 6 4
d 3 7 5 10 7
e 0 0 0 0 0
Solusi Alokasi Optimal (berdasarkan analisis manual):
- a → E (Rp3.000)
- b → D (Rp3.000)
- c → C (Rp5.000)
- d → A (Rp3.000)
- e → Dummy (Rp0)
- Total Biaya Minimum: Rp14.000
Menurut saya, ini adalah salah satu contoh terbaik bagaimana matematika bisa
menyelesaikan persoalan nyata secara elegan dan efisien. Dengan menambahkan satu
elemen semu (dummy), kita tidak hanya menyederhanakan model, tetapi juga tetap
menjaga efisiensi dan keadilan dalam alokasi pekerjaan.