I.1.
CAPAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KHONGHUCU DAN
BUDI PEKERTI
A. Rasional
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti adalah
mata pelajaran yang bersumber dari kitab Sishu dan
Wujing yang menekankan kepada proses atau usaha
menumbuhkan sifat-sifat baik manusia dan menjadikan
orang lebih baik, bertahan pada fitrah atau kodrat
alaminya (xìng 性), dan menolong dari kekhilafan-kekhilafan.
Mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
berperan membentuk pribadi murid yang berbudi luhur (jūnzĭ 君
子) dan terbina. Pribadi yang luhur menjadikan murid mampu
bersikap selaras dengan xìng (性) atau watak sejatinya yang
menjadi pondasi ketakwaan kepada Tuhan YME,
bergotong royong dan berinteraksi secara positif dengan
budaya-budaya lainnya. Pribadi yang terbina ke dalam diri
merupakan pondasi dalam membangun kemandirian diri,
berpikir kritis dan kreatif; ke luar diri membentuk sikap
antikekerasan, toleransi, menghormati tradisi dan
nasionalisme sebagai wujud komitmen kebangsaan.
Oleh karena itu, mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu
dan Budi Pekerti selaras dalam memperkuat dimensi profil
lulusan dan moderasi beragama murid. Pribadi yang luhur
dan terbina merupakan pondasi dalam menjawab
tantangan perubahan zaman dan membangun peradaban
manusia dari masa ke masa.
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti meliputi
usaha memuliakan hubungan manusia dengan Ti ān ( 天 )
sebagai pencipta dengan prinsip satya kepada Tiān (Zhong
Yu Tian); memuliakan hubungan dengan manusia sebagai
sesama manusia (rén 人 ) dengan prinsip tepa salira/tenggang
rasa (Shu Yu Ren) dan usaha memuliakan hubungan dengan
alam (dì 地 ) sebagai sarana, dengan prinsip selaras/harmonis
(he yu di).
Mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi
Pekerti merupakan mata pelajaran wajib bagi murid
beragama Khonghucu untuk membekali nilai-nilai Khonghucu
agar mereka mampu menjawab tantangan masa depannya.
Pendekatan pembelajaran Pendidikan Agama Khonghucu
dan Budi Pekerti dilakukan melalui empat hal, yaitu (1)
membangkitkan kemauan murid, (2) mendidik melalui
keteladanan, (3) siapa saja adalah guru dan di manapun
adalah kelas, dan (4) peran guru berkualitas.
B. Tujuan
Mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi
Pekerti bertujuan
1. membentuk manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tiān (天) serta berakhlak
mulia, mampu menjaga kedamaian,
kerukunan hubungan inter dan
antarumat beragama” dalam kehidupan
pribadi, keluarga, masyarakat, berbangsa
dan bernegara serta kehidupan
masyarakat dunia;
2. membentuk manusia berbudi luhur (jūnzĭ
君 子 ) yang mampu mengembangkan
kebajikan watak sejatinya, mengasihi
sesama dan berhenti pada puncak
kebaikan serta menumbuhkan sifat-sifat
baik murid dan menolongnya dari
kekhilafan;
3. memastikan murid teguh dalam usaha
menumbuhkembangkan iman melalui
pemahaman, penghayatan, pengamalan,
dan tentang watak sejatinya (xìng 性 )
sehingga dapat bertahan pada kodrat
suci yang difirmankan Tiān (天); dan
4. mengembangkan pemahaman
mewujudkan manusia yang sadar tugas
dan tanggung jawabnya baik secara
vertikal kepada Tiān ( 天 ), maupun secara
horizontal kepada sesama manusia dan
alam semesta.
C. Karakteristik
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti menitikberatkan kepada perilaku junzi,
yakni pribadi yang luhur budi yang mampu memahami dirinya dan berperilaku sesuai
kedudukannya dalam membangun hubungan dengan sesama manusia, alam, dan
Tuhan