0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Penatalaksanaan Fimosis di Puskesmas

Dokumen ini menjelaskan tentang fimosis, yaitu kondisi di mana preputium tidak dapat ditarik melewati glans penis. Tujuannya adalah sebagai acuan penatalaksanaan bagi pasien fimosis di Puskesmas Titeue, dengan prosedur yang mencakup anamnesis, pemeriksaan fisik, dan terapi. Kebijakan dan referensi terkait juga disertakan untuk mendukung praktik klinis yang aman dan berkualitas.

Diunggah oleh

Aulia Rizki
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan2 halaman

Penatalaksanaan Fimosis di Puskesmas

Dokumen ini menjelaskan tentang fimosis, yaitu kondisi di mana preputium tidak dapat ditarik melewati glans penis. Tujuannya adalah sebagai acuan penatalaksanaan bagi pasien fimosis di Puskesmas Titeue, dengan prosedur yang mencakup anamnesis, pemeriksaan fisik, dan terapi. Kebijakan dan referensi terkait juga disertakan untuk mendukung praktik klinis yang aman dan berkualitas.

Diunggah oleh

Aulia Rizki
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FIMOSIS

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :
Srikandi Jamilah, [Link]
PUSKESMAS TITEUE
Nip. 19691231 199203 2 090
[Link] Fimosis adalah kondisi dimana preputium tidak dapat di retraksi melewati glans
penis

[Link] Sebagai acuan dalam penatalaksanaan bagi pasien dengan Fimosis di Puskesmas
Titeue
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Tentang Kebijakan Mutu Puskesmas dan Keselamatan
Pasien

4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang


Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di FKTP
5. Prosedur/Langkah –1. Persiapan
Langkah a. Alat Tulis
b. Rekam Medis

Pelaksanaan
a. Dokter

3. Langkah-langkah:
a. Petugas memanggil pasien
b. Petugas menyapa pasien
c. Petugas melaksanakan anamnesis untuk mengetahui keluhan pasien
1. Apakah ada nyeri saat buang air kecil?
2. Apakah mengejan saat buang air kecil?
3. Apakah pancaran urin mengecil?
4. Adakah benjolan lunak di ujung penis akibat pengumpulan smegma?
d. Petugas melaksanakan pemeriksaan fisik
1. Apakah preputium dapat di retraksi ke proksimal?
2. Ada tidaknya eritema dan udem pada preputium dan glans penis?
3. Ada tidaknya timbunan smegma pada sakus preputium?
e. Diagnosa
Fimosis
f. Diagnosa banding
1. Parafimosis
2. Balanitis
3. Angioedema
g. Terapi
1. Terapi Medikamentosa : salap betametason (0,055%)
2. Sirkumsisi

[Link] Alir
7. Hal yang perlu di
perhatikan
8. Unit Terkait a. Ruangan pemeriksaan umum
b. Laboratorium
c. Ruangan farmasi
d. Ruangan tindakan

9. Dokumen terkait a. Rekam Medis


b. Informed consent
[Link] Historis No. Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Perubahan diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai