PROGRAM KERJA TAHUNAN RAWAT INAP
RUMAH SAKIT ISLAM METRO
2024
RUMAH SAKIT ISLAM METRO
Jl. Jend. AH. Nasution No. 250 Yosodadi Kota
Metro
No. Telp (0725) 41883 KP. 34112
A. PENDAHULUAN
Rumah sakit adalah semua sarana kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan rawat
inap, rawat jalan, gawat darurat, tindakan medik yang dilaksanakan selama 24 jam melalui
upaya kesehatan perorangan. Dalam penyelenggaraan pelayanan rumah sakit, maka rumah
sakit harus melakukan upaya peningkatan mutu pelayanan umum dan pelayanan medik baik
melalui akreditasi, sertifikasi, ataupun proses peningkatan mutu lainnya.
Dalam perkembangannya rumah sakit telah berubah menjadi suatu institusi yang sangat
kompleks sehingga memerlukan suatu manajemen yang baik. Dengan mengikuti standar
akreditasi rumah sakit di Indonesia maka diharapkan rumah sakit akan dapat memberikan
sebuah pelayanan yang baik, pelayanan yang baik ini tidak akan terwujud apabila rumah
sakit tidak memperhatikan fasilitas keamanan untuk pasien (patient safety), pengunjung, dan
petugas (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan dapat diartikan keseluruhan upaya dan
kegiatan secara komprehensif dan integrative yang menyangkut struktur, proses, outcome
secara objektif, sistematik dan berlanjut memantau dan menilai mutu dan kewajaran
pelayanan terhadap pasien, menggunakan peluang untuk meningkatkan pelayanan pasien,
dan memecahkan masalah-masalah yang terungkapkan sehingga pelayanan yang diberikan di
rumah sakit berdaya guna dan berhasil guna.
Mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit perlu didukung oleh sumber daya yang
dimiliki meliputi sumber daya manusia, sarana, prasarana, peralatan medis, dan anggaran
rumah sakit yang memadai. Berdasarkan Visi Rumah Sakit yaitu “menjadikan Rumah sakit
dengan pelayanan berkualitas, profesional dan kebanggan bersama”, oleh karena itu
diperlukan suatu program kerja tahunan guna peningkatan mutu pelayanan Rumah Sakit
pada tahun 2023.
B. LATAR BELAKANG
Rumah sakit merupakan tempat layanan umum yang di dalamnya terdapat aktifitas
yang melibatkan pelanggan (pasien), pengunjung, pedagang, karyawan rumah sakit, dan
masyarakat sekitar rumah sakit. Berkaitan dengan hal tersebut maka perlu diupayakan
penyediaan fasilitas layanan kesehatan yang aman bagi orang yang ada di dalam rumah sakit,
maupun masyarakat sekitarnya.
Program kerja merupakan bagian dari pengelolaan rawat inap secara keseluruhan.
Rawat Inap melakukan berbagai tindakan dan kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan
yang berasal dari manusia maupun bukan manusia. Sehingga petugas rawat inap harus
memberikan pelayanan yang bekualitas dan profesional. Petugas rawat inap mempunyai
1
sikap dan kemampuan untuk melakukan tugas sesuai SOP serta mengontrol bahan atau alat
secara baik. Untuk memberikan pelayanan yang berkualitas profesional tersebut maka perlu
disusun program, sebagai acuan pelaksanaan.
C. TUJUAN
1. Tujuan Umum
a. Terselenggaranya pelayanan rumah sakit secara optimal sesui dengan visi dan misi
rumah sakit.
b. Meningkatkan mutu pelayanan Unit Rawat Inap
2. Tujuan Khusus
a. Terselenggaranya pelayanan Unit Rawat Inap yang bermutu.
b. Tersedianya SDM yang profesional dan berkualitas.
c. Tersedianya sarana, prasarana, dan peralatan medis yang memadai.
d. Terciptanya lingkungan kerja yang aman dan sehat untuk pegawai, pasien, dan
pengunjung rumah sakit
e. Terciptanya budaya keselamatan pasien rumah sakit
D. PROGRAM
1. Program pengendalian mutu pelayanan Unit Rawat Inap dan Penetapan Indikator Mutu
Rawat inap
a. Survey kepuasan pasien.
b. Melakukan analisis berdasarkan data indikator
c. Pencatatan dan pelaporan Standar Pelayanan Minimal
2. Program pengembangan sarana, prasarana, dan peralatan rumah sakit.
a. Pengadaan prasarana dan peralatan.
- Rekam jantung / EKG 12 lead
- Pengaktifan Bel untuk klas II dan III
- Kursi roda
- AC untuk kelas III Perempuan pasien mata
- Tirai
- Set GV
- Troli emergensi
- Perbaikan kamar mandi yang beresiko cedera dan jatuh untuk kelas III laki- laki
dan Perempuan
- Kursi plastik untuk penunggu pasien
- Oksigen sentral
2
- Komputerisasi dan jaringan internet, mempermudah mengases asuhan
keperawatan terkini dan mengupdate data pasien secara sistematis.
b. Pemeliharaan sarana, prasarana, dan peralatan.
Semua sarana dan prasarana dan peralatan yang ada di instalasi rawat inap.
3. Program pengembangan sumber daya manusia.
a. Program Pelatihan Perawatan luka CWCCA untuk 1 orang tiap bulan
4. Program keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit.
a. Peningkatan Keamanan Pasien, Pengunjung, dan Petugas rumah sakit.
- Peningkatan hand hygine
- Peningkatan penggunaan APD
- Penertiban pengunjung dan penunggu
b. Pemeliharaan Kesehatan Pegawai.
- Vaksinasi hepatitis B bagi seluruh tenaga kesehatan perawat di rawat inap
c. Kesehatan Lingkungan Kerja.
d. Pencatatan KNC, KTD, KPC dan Sentinel di rumah sakit.
e. Identifikasi pasien sesuai dengan SPO
f. Gelang pasien di buat menggunakan barcode
g. Peningkatan Komunikasi efektif
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
1. Program pengendalian mutu pelayanan Unit Rawat Inap dan Penetapan Indikator Mutu
Rawat inap
a. Survey kepuasan pasien
Pelaksana kegiatan : Seluruh perawat rawat inap
Waktu pelaksanaan : Setiap ada pasien rawat inap
Cara pelaksanaan :
- Survei kepuasaan pelanggan dilakukan dengan penyebaran kuisionair kepuasan
pelanggan diberikan kepada seluruh pasien rawat inap.
- Pencatatan SPM di lakukan setiap bulan dan untuk pelaporan dilakukan setiap
satu semester.
2. Program pengembangan sarana, prasarana, dan peralatan rumah sakit
a. Melakukan analisa kebutuhan pengadaan alat
Pelaksana Kegiatan : Kepala rawat inap
3
Waktu Pelaksanaan : Insidental (sesuai kebutuhan)
Cara pelaksanaan : Melakukan analisa berdasar data tentang kebutuhan alat
( alat rusak, sudah tidak sesuai dengan perkembangan
jaman).
b. Mengajukan surat permohonan alat
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Insidental
Cara pelaksanaan : Kepala rawat inap mengajukan surat permohonan
pengadaan alat yang disertai analisis kebutuhan alat, yang
di tandatangani kepala rawat inap, wadir pelayanan medis.
c. Penerimaan alat/uji fungsi alat baru
Pelaksana Kegiatan : Kepala rawat inap dan petugas pemasok alat
Waktu Pelaksanaan : Saat ada alat baru
Cara pelaksanaan : Pemasok alat memberikan fasilitas uji fungsi alat dan
pelatihan dalam penggunaan alat, trouble shooting dan perbaikan sederhana. alat
harus layak pakai dan berfungsi baik sebelum digunakan.
d. Inventaris alat
Pelaksana Kegiatan : staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : setahun sekali
Cara pelaksanaan : Semua alat yang dimiliki oleh IRNA di inventarisir status
kepemilikannya, kondisinya bagaimana dan kondisi khusus lain yang penting di
ketahui.
e. Kalibrasi dan pemeliharaan alat
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Sesuai SPO Kalibrasi peralatan rawat inap
Cara pelaksanaan : Sesuai SPO Kalibrasi peralatan rawat inap
f. Monitor tindak lanjut
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Insidental
Cara pelaksanaan : Apabila ada trouble dan kerusakan kerusakan alat maka di
catat.
g. Dokumentasi
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
4
Waktu Pelaksanaan : Insidental
Cara pelaksanaan : Seluruh kegiatan program pengembangan sarana dan
prasarana rawat inap di lakukan pendokumentasian.
3. Program pengembangan sumber daya manusia.
a. Program Pelatihan Perawatan luka CWCCA untuk 1 orang perawat
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Sesuai kebutuhan
Cara pelaksanaan : Kepala rawat inap menganalisa masa berlaku staf. kepala
rawat inap melakukan pengajuan permohonan
pengikutsertaan pelatihan keperawatan kepada direktur
dengan disertai tandatangan wadir pelayanan medis.
b. Program pelatihan keperawatan.
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Sesuai kebutuhan
Cara pelaksanaan : Kepala rawat inap melakukan pengajuan permohonan
pengikut sertaan pelatihan keperawatan kepada direktur
dengan disertai tandatangan wadir pelayanan medis.
c. Program Orientasi Pegawai Baru.
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Setiap ada pegawai baru
Cara pelaksanaan : Pegawai baru di jadwalkan orientasi tentang seluruh
kegiatan di rawat inap.
4. Program keselamatan dan kesehatan kerja rawat inap
a. Peningkatan Keamanan Pasien, Pengunjung, dan Petugas rawat inap.
Memonitor pelaksanaan cuci tangan dan penggunaan APD bagi staf, pasien dan
pengunjung rawat inap
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Sesuai kebutuhan
Cara pelaksanaan : Staf rawat inap melakukan sosialisasi dan mengajarkan
cara cuci tangan yang benar pada pasien dan keluarga
pasien
b. Pemeliharaan Kesehatan Pegawai.
5
- Vaksinasi hepatitis B bagi tenaga kesehatan perawat
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Sesuai kebutuhan
Cara pelaksanaan : Melakukan pendataan pegawai yang belum vaksin,
mengajukan surat kepada direktur untuk pengadaan vaksin
yang di tandatangani wadir pelayanan medis.
- General Check Up secara berkala
Pelaksana Kegiatan : Staf yang di tunjuk
Waktu Pelaksanaan : Setahun sekali
Cara pelaksanaan : Mengajukan surat kepada direktur untuk pengadaan
General Check Up yang di tandatangani wadir pelayanan
medis.
c. Program Kesehatan Lingkungan Kerja.
Melakukan kegiatan jumat bersih
Pelaksana Kegiatan : Seluruh staf rawat inap
Waktu Pelaksanaan : Setiap hari jumat
Cara pelaksanaan : Setiap hari jumat dilakukan kegiatan kerja bakti
membersihakan lingkunagn rawat inap.
d. Keselamatan pasien rawat inap.
- Program Pencatatan KNC, KTD, KPC dan Sentinel di rumah sakit.
Pelaksana Kegiatan : Seluruh pegawai rawat inap
Waktu Pelaksanaan : Setiap ada insiden
Cara pelaksanaan : Setiap ada insiden yang terjadi, harus dilakukan pelaporan
insiden. Prosedur pelaporan sesuai dengan yang telah di
tetapkan rumah sakit/SPO pelaporan insiden.
- Identifikasi pasien
Pelaksana Kegiatan : Seluruh pegawai rawat inap
Waktu Pelaksanaan : Setiap ada pasien
Cara pelaksanaan : Gelang pasien di buat menggunakan barcode
- Komunikasi efektif
Pelaksana Kegiatan : Seluruh pegawai rawat inap
Waktu Pelaksanaan : Setiap ada pasien
Cara pelaksanaan : Seluruh tindakan/kegiatan yang akan dilakukan kepada
pasien harus dilakukan komunikasi efektif ( sesuai SPO)
6
F. SASARAN
1. Program pengendalian mutu pelayanan Unit Rawat Inap dan Penetapan Indikator Mutu
Rawat inap
a. Saran dan prasarana fasilitas rawat inap
b. Staf rawat inap
2. Program pengembangan sarana, prasarana, dan peralatan rumah sakit
a. Fasilitas dan sarana prasarana rawat inap
3. Program pengembangan sumber daya manusia.
a. Staf rawat inap
4. Program keselamatan dan kesehatan kerja rawat inap
a. Staf rawat inap
b. Pasien
c. Fasilitas dan sarana prasarana rumah sakit
G. JADWAL KEGIATAN
1. Program pengendalian mutu pelayanan Instalasi Rawat Inap
No. Kegiatan Bulan Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 a. Survey kepuasan
pasien
2 Melakukan analisis
berdasarkan data
indikator
2. Program pengembangan sarana, prasarana, dan peralatan rumah sakit
No Kegiatan Bulan Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Melakukan analisa Insidental
kebutuhan pengadaan
alat
2 Mengajukan surat Insidental
permohonan alat
3 Penerimaan alat/uji Setiap ada
fungsi alat baru alat baru
4 Inventaris alat Setahun
sekali
5 Kalibrasi dan Insidental
pemeliharaan alat
6 Monitor tindak lanjut Insidental
7 Dokumentasi Insidental
7
3. Program pengembangan sumber daya manusia.
No Kegiatan Bulan Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1 Program Pelatihan Insidental
BTCLS untuk 2
orang perawat
2 Program pelatihan Insidental
keperawatan.
3 Program orientasi Insidental
pegawai baru
4. Program keselamatan dan kesehatan kerja rawat inap
No Kegiatan Bulan Ket
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Peningkatan
Keamanan Pasien,
Pengunjung, dan
Petugas rawat inap.
2. Pemeliharaan Satahun
Kesehatan Pegawai. sekali
3. Pengelolaan Bahan Insidental
Berbahaya dan
Beracun.
4. Program Kesehatan Seminggu
Lingkungan Kerja. sekali
5. Keselamatan pasien insidental
rawat inap.
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN
1. Program pengendalian mutu pelayanan Unit Rawat Inap dan Penetapan Indikator Mutu
Rawat inap
a. Evaluasi
Evaluasi kegiatan dapat dilihat dari pelaksanaan jadwal kegiatan. Dilakukan setiap tri
wulan atau enam bulan sekali.
b. Pelaporan
Pelaporan masing- masing dilakukan oleh staf yang ditunjuk dan diajukan oleh kepala
rawat inap. Pelaporan indukator mutu dilakukan setiap Bulan.
2. Program pengembangan sarana, prasarana, dan peralatan rumah sakit
a. Evaluasi
Evaluasi kegiatan dapat dilihat dari pelaksanaan jadwal kegiatan. Dilakukan sesuai
kebutuhan.
8
b. Pelaporan
Pelaporan masing- masing dilakukan oleh staf yang ditunjuk dan diajukan oleh
kepala rawat inap.
3. Program pengembangan sumber daya manusia.
a. Evaluasi
Evaluasi kegiatan dapat dilihat dari pelaksanaan jadwal kegiatan. Dilakukan sesuai
kebutuhan
b. Pelaporan
Pelaporan masing- masing dilakukan oleh staf yang ditunjuk dan diajukan oleh
kepala rawat inap.
4. Program keselamatan dan kesehatan kerja rawat inap.
a. Evaluasi
Evaluasi kegiatan dapat dilihat dari pelaksanaan jadwal kegiatan. Dilakukan sesuai
kebutuhan
c. Pelaporan
Pelaporan masing- masing dilakukan oleh staf yang ditunjuk dan diajukan oleh
kepala rawat inap
I. PENCATATAN, PELAPORAN, DAN EVALUASI
a. Program pengendalian mutu pelayanan Instalasi Rawat Inap.
- Pencatatan
Pencatatan dan pendokumentasian dilakukan secara rutin. Catatan kegiatan
dikumpulkan sebagai bahan evaluasi pada akhir tahun.
- Pelaporan
Pelaporan kegiatan dilakukan sekali setahun pada akhir tahun di tujukan kepada
bidang pelayanan medis
- Evaluasi
Evaluasi pelaksanaan kegiatan sekali setahun pada bulan desember oleh kepala
instalasi rawat inap.
b. Program pengembangan sarana, prasarana, dan peralatan
- Pencatatan
Pencatatan dan pendokumentasian dilakukan secara rutin. Catatan kegiatan
dikumpulkan sebagai bahan evaluasi pada akhir tahun.
- Pelaporan
9
Pelaporan kegiatan dilakukan sekali setahun pada akhir tahun di tujukan kepada
bidang pelayanan medis
- Evaluasi
Evaluasi pelaksanaan kegiatan sekali setahun pada bulan desember oleh kepala
instalasi rawat inap.
c. Program pengembangan sumber daya manusia.
- Pencatatan
Pencatatan dan pendokumentasian dilakukan secara rutin. Catatan kegiatan
dikumpulkan sebagai bahan evaluasi pada akhir tahun.
- Pelaporan
Pelaporan kegiatan dilakukan sekali setahun pada akhir tahun di tujukan kepada
bidang pelayanan medis
- Evaluasi
Evaluasi pelaksanaan kegiatan sekali setahun pada bulan desember oleh kepala
instalasi rawat inap.
d. Program keselamatan dan kesehatan kerja rawat inap.
- Pencatatan
Pencatatan dan pendokumentasian dilakukan secara rutin. Catatan kegiatan
dikumpulkan sebagai bahan evaluasi pada akhir tahun.
- Pelaporan
Pelaporan kegiatan yang berkaitan dengan insiden dilakukan nsetiap ada insiden. Dan
pelaporan secara umum di laporkan sekali setahun pada akhir tahun di tujukan kepada
bidang pelayanan medis
- Evaluasi
Evaluasi pelaksanaan kegiatan sekali setahun pada bulan desember oleh kepala
instalasi rawat inap.
Mengetahui Metro,
Ka. Bid. Keperawatan Kepala Ruangan
.
Di Setujui Oleh,
Direktur
Satria Dodi Sofyan, Amd. Kep …………………………………
Rumah Sakit Islam Metro
10
dr. Akbar Hanif Pringguno