BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini rencana mengambil lokasi Pada PT. Bank Tabungan
Negara ,Tbk Kantor Cabang Batam, yang beralamatkan di Belian, Kec. Batam
Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau .Sedangkan untuk rencana jadwal penelitian,
penulis menjadwalkan penelitian ini akan berlangsung dari bulan November 2020
sampai dengan Maret 2021.
Tabel 3.1
Jadwal Penelitian
2020-2021
No Uraian
Nov Des Jan Feb Mar
1 Seminar Proposal
2 Outline
3 Konsultasi Bab I-III
4 Konsultasi Bab IV – VI
5 Pengolahan Data
6 Persetujuan Skripsi
7 Ujian
Sumber: hasil kajian penulis, 2020
3.2 Jenis dan Sumber Data
Jenis data yang dikumpulkan untuk penelitian ini adalah berupa data yang
bersifat kuantitatif dan kualitatif serta terdiri dari atas data primer dan sekunder :
46
47
a. Data Primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari
PT. Bank Tabungan Negara ,Tbk Kantor Cabang Batam yang terdiri dari :
- Gambaran umum PT. Bank Tabungan Negara ,Tbk Cabang Batam
- Bidang pekerjaan
- Hasil wawancara
- Hasil pengamatan langsung
b. Data sekunder yaitu data yang diambil dari hasil membaca buku dan
literature lainnya yang relevan dengan penelitian untuk kajian teoritis.
3.3 Teknik Pengumpulan Data
Untuk mendapatkan data – data yang sesuai dengan kebutuhan penulis
penelitian ini, maka perlu dilakukan kegiatan pengumpulan data dalam hal ini data
dikumpulkan melalui :
a. Teknik Observasi
Yaitu dengan melakukan pengamatan langsung terhadap kinerja karyawan
pada PT. Bank Tabungan Negara ,Tbk Kantor Cabang Batam.
b. Teknik Wawancara ( Interview )
Yaitu dengan melakukan wawancara langsung dengan pimpinan
PT. Bank Tabungan Negara ,Tbk Kantor Cabang Batam ,yang dianggap
memberikan informasi tentang penelitian yang akan penulis bahas.
c. Teknik Kepustakaan
Yaitu dengan membaca buku – buku, diktat dan laporan – laporan kegiatan
di PT. Bank Tabungan Negara ,Tbk Kantor Cabang Batam, yang ada
hubungannya dengan metode penelitian ini.
48
d. Teknik Penyebaran Kuesioner
Yaitu dengan membagi – bagikan kuesioner kepada karyawan agar dapat
mengisi formulir isian secara obyektif.
3.4 Populasi Dan Sample
3.4.1 Populasi
Menurut Sugiyono (2012: 115), “Populasi adalah kesimpulan yang ditarik
dari penetapan peneliti yang berupa obyek atau subyek yang mempunyai kualitas
dan karakteristik tertentu”. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT.
Bank Tabungan Negara ,Tbk Kantor Cabang Batam yang berjumlah 81 orang.
3.4.2 Sampel
Menurut Sugiyono (2012: 121)sampel adalah sub kelompok atau sebagian
dari populasi .sampel terdiri atas sejumlah anggota yang dipilih dari
populasi .Cara pengambilan sampel dengan mengguakann simpe random
sampling ,menurut Sugiyono (2012: 122) simple random sampling adalah cara
pengambilan sampe dari anggota populasi yang dianggap homogeny (sejenis)
dengan menggunakan acak tanpa memperhatikan strata (tingkatan) dalam anggota
populasi tersebut .Teknik pengambilan minimal sampel apabila populasi sudah
diketahui dengan menggunakan rumus dari teknik solvin ([Link] Siregar ,MM,
2013:34) yaitu :
N
n=
1+ Ne 2
Dimana :
n = jumlah sampel
N = Jumlah populasi
49
e = Batas kelonggaran kesalahan yang digunakan (10%).
Diketahui populasi (N) sebanyak 81 orang dan tingkat presisi atau taraf
kesalahan yang ditetap kan sebesar 10 % maka jumlah sampel adalah:
81
n=
1+81 (10 % )2
81
1 ,81 = 44,75 = 45 karyawan
Jadi sample yang digunakan dalam penelitian ini ialah 45 karyawan
PT. Bank Tabungan Negara ,Tbk Kantor Cabang Batam.
3.5. Definisi Operator Variabel
Definisi operasional adalah suatu definisi yang diberikan pada suatu
variabel dengan memberi arti, menspesifikasikan kegiatan atau membenarkan
suatu oprasianal yang diperlukan untuk mengukur variabel tersebut .untuk
mengkur ketepatan dalam pengkajian ini terhadap suatu permasalan dapat dilihat
pada table dibawah ini , digunakan lima variabel bebas dan suatu variabel terikat
sebagai alat pengukurannya.
Tabel 3.2
Definisi Operasional Variabel
Variabel Definisi Indicator Skala
Penilitian pengukuran
Suatu kondisi yang 1. Perilaku Samer
Disiplin tercipta dan terbentuk 2. Ketaatan Rating
Kerja melalui proses dari 3. Patuh akan Seale-Likert
peraturan
( X1) serangkaian perilaku (Interval)
4. Kesetiaan
yang menunjukkan nilai- 5. ketertiban
nilai ketaatan, kepatuhan,
kesetiaan, keteraturan
dan atau ketertiban
Kemampuan seseorang 1. Cara memberi Summated
50
Gaya untuk mempengaruhi tugas Rating
Kepemimpin orang lain sehingga 2. Cara memberi Scale-liker
an orang lain itu bertingkah perintah
laku sebagaimana yang 3. Membuat
(X2)
dikehendaki pemimpin keputusan
tersebut 4. Cara
mendorong
semangat
bawahan
5. Menegakkan
disiplin
Motivasi Faktor-faktor yang 1. Pendorong Summated
(X3) mengarahkan dan 2. Kemampuan Rating
mendorong prilaku atau 3. Kerelaan Scale-liker
4. Pengembangan
keinginan seseorang
karir
untuk melakukan sesuatu 5. Kewajiban
kegiatan yang dinyatakan
dalam bentuk usaha yang
kuat atau lemah
Tanggung jawab kerja 1. Wajib Summated
Tanggung adalah berkewajiban 2. Resiko Rating
jawab Kerja menaggung,memikul,me 3. Tugas Scale-liker
4. Perilaku
(X4) nanggung segala
5. Akibat
sesuatunya,dan
menanggung akibatnya..
Kinerja pegawai yang 1. Kualitas kerja Summated
Kinerja dimaksud dalam 2. Kuantitas kerja Rating
Karyawan penelitian ini adalah 3. Ketepatan Scale-liker
kemampuan seseorang waktu kerja
( Y)
pegawai untuk 4. Kerjasama
melaksanakan, 5. Efektifitas
mengelola, dan keputusan
memfasilitasi bawahan
agar mau begaya
kepemimpinan dengan
kesadaran dan sepenuh
hati untuk mencapai
tujuan bersama
3.6. Instrumen Penelitian
51
Instrument penelitian ini diukur dengan skala Likert. Skala Likert adalah
skala pengukuran yang digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi
seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Jawaban setiap item
instrumen yang menggunakan skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif
sampai sangat negatif (Sugiyono, 2008).
Table 3.3
Skala linear
Kriteria jawaban skor
Sanagat tidak setuju (STS) 1
Tidak setuju (TS) 2
Ragu-ragu (RG) 3
Setuju (S) 4
Sangat setuju (ST) 5
Sumber sugiyono (2008:133)
Pengertian variabel menurut Kuncoro (2008:41) adalah sesuatu yang dapat
membedakan atau mengubah nilai. Nilai dapat berbeda pada waktu yang berbeda
untuk objek atau orang yang sama atau nilai dapat berbeda dalam waktu yang
sama untuk objek atau orang yang berbeda.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan dua variabel yaitu sebagai
berikut :
a. Variabel bebas (independent variable, X) yaitu variabel yang dapat
mempengaruhi perubahan dalam variabel dependen dan mempunyai
hubungan yang positif ataupun yang negatif bagi variabel dependen
nantinya. Kuncoro (2008:42), Dalam penelitian ini variabel bebas
52
Disiplin Kerja (X1),Gaya kepemimpinan (X2) Motivasi (X3) Dan
Tanggung jawab kerja (X4),
b. Variabel terikat (dependent variable, Y) yaitu variabel yang menjadi
perhatian utama dalam sebuah pengamatan. Pengamatan akan dapat
memprediksikan ataupun menerangkan variabel dalam variabel
dependen beserta perubahannya yang terjadi kemudian. Kuncoro
(2008:42), dalam penelitian ini variabel terikat yaitu Kinerja Karyawan
(Y).
3.7. Alat Analisa Data
3.7.1 Uji Kualitas Data
Ketepatan pengujian suatu hipotesis tentang hubungan variabel penelitian
sangat tergantung pada kualitas data yang dipakai dalam pengujian tersebut.
Pengujian hipotesis penelitian tidak akan mengenai sasarannya bila mana data
yang dipakai tidak reliabel dan tidak menggambarkan secara tepat konsep yang
diukur. Oleh karena itu perlu dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrument.
Instrumen adalah alat untuk mengumpulkan data, maka instrument yang baik
adalah instrument yang sesuai dengan sifat data yang akan dikumpulkan dan dapat
menjamin bahwa data yang dikumpulkan tersebut sahih (valid) dan dapat
dipercaya (reliable) (Situmorang [Link] 2010:66).
3.7.2 Uji Validitas
Validitas adalah suatu alat ukur yang menunjukkan sejauh mana alat
pengukur dapat mengukur apa yang ingin diukur (Suharsini Arikunto, 2006:160).
Validitas merupakan suatu ukuran yang menunjukkan tingkat
53
kevalidan/kesahihan. Suatu instrument yang valid/shih mempunyai validitas yang
tinggi. Sebuah instrument dikatakan valid apabila mengukur apa yang diinginkan
dan dapat mengungkap data dari variabel data yang diteliti. Tinggi rendahnya
validitas instrument menunjukkan sejauh mana data yang terkumpul tidak
menyimpang dari gambaran yang dimaksud.
Cara untuk menguji validitas yaitu dengan menghitung korelasi antara skor
item dengan skor totalnya. Korelasi antar skor item dengan skor totalnya harus
signifikan berdasarkan ukuran statistik tertentu. Bila ternyata terdapat skor item
yang tidak signifikan maka item tersebut tidak valid. Proses pengolahan data
dilakukan dengan menggunakan computer program SPSS, Software SPSS
(Statistic Product and Service Solution) For Windows Versi 20.0.
Menurut Ghozali (2006:49) uji validitas dilakukan dengan
membandingkan nilai r hitung dengan nilai r tabel. Jika r hitung lebih besar dari r
tabel dan nilai positif maka pertanyaan atau indikator pada kuesioner tersebut
adalah valid. Sebaliknya jika r hitung lebih kecil dari r tabel, maka pertanyaan
dinyatakan tidak valid.
3.7.3 Uji Reliabilitas
Reliabilitas menunjukkan pada suatu pengertian bahwa suatu instrument
cukup dapat dipercaya untuk dapat digunakan sebagai alat pengumpul data karena
instrument tersebut sudah baik. Instrumen yang sudah dipercaya akan
menghasilkan data yang dapat dipercaya juga. Uji reliabilitas ini dapat dilakukan
dengan menggunakan teknik alpha croanbach.
54
Menurut Nunnally (2007) seperti dikutip oleh Imam Ghozali (2009:140)
suatu konstruk/variabel dikatakan reliable jika memberikan nilai croanbach alpha
> 0,06. Perhitungan reliabel hanya dapat dilakukan pada pertanyaan-pertanyaan
yang sudah memiliki validitas. Alasan digunakannya teknik ini karena skornya
berupa skala bertingkat (rating scale). Untuk menghitung varian tiap butir dan
varian total, penulis menggunakan fasilitas komputer program SPSS. Keputusan
reliabilitas ditentukan dengan memperhatikan nilai alpha. Jika nilai alpha lebih
kecil dari pada r tabel maka item tersebut reliabel.
3.7.4 Analisis Regresi Berganda
Digunakan untuk mengetahui besarnya pengaruh variabel independent
(Disiplin Kerja, Gaya kepemimpinan, Motivasi Dan Tanggung jawab kerja)
terhadap variabel dependen (kinerja Karyawan), secara umum persamaan regresi
berganda dapat ditulis sebagai berikut : (Djarwanto, 2006:309).
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + e
Keterangan :
Y = Kinerja Karyawan
X1 = Disiplin Kerja
X2 = Gaya kepemimpinan
X3 = Motivasi
X4 = Tanggung jawab kerja
a = Konstanta
b1,b2,b3,b4 = Koefisien Regresi Berganda
e = Standard Error
55
Suatu perhitungan statistik disebut signifikan secara statistik apabila nilai
uji statistiknya berada di dalam daerah kritis (daerah dimana Ho ditolak).
Sebaliknya disebut tidak signifikan bila uji statistiknya berada dalam daerah
dimana Ho diterima.
3.8. Pengujian Hipotesis
3.8.1 Uji R2 (Koefisien Determinasi)
Koefisien determinasi (R2) bertujuan untuk mengetahui seberapa besar
kemampuan variabel independent menjelaskan variabel dependen. Dalam
penelitian ini menggunakan model Adjusted R Square karena lebih dari dua
variabel. Adapun rumus Adjusted R Square adalah
Dimana N adalah jumlah observasi dan p adalah jumlah parameter dari
koefisien determinasi. Nilai R2 dikatakan baik jika diatas 0,5 karena nilai R 2
berkisar antara 0 sampai 1. Semakin mendekati nol berarti model tidak baik atau
variasi model dalam menjelaskan amat terbatas atau sebaliknya semakin
mendekati satu maka model semakin baik. Situmorang et al (2010:144). Menurut
Gujarati 2006 jika dalam pengujian terdapat nilai adjusted R square bernilai
negative maka dianggap bernilai nol
3.8.2 Uji F (Uji Serentak)
Menurut Nugroho (2005:53) tujuan uji F adalah untuk mengetahui
pengaruh bersama-sama variabel independent terhadap variabel dependen.
Menurut Situmorang et al (2010:146) rumus F hitung adalah
56
Mean Square Regression
Fhitung =
Mean Square Residual
Nilai F hitung akan dibandingkan dengan nilai F tabel. Jika F hitung < F
tabel pada α = 5 % maka Ho diterima atau Ha ditolak, Jika F hitung > F tabel pada
α = 5 % maka Ho ditolak atau Ha diterima. Jika tingkat signifikansi dibawah 0,05
maka Ho ditolak atau Ha diterima.
3.8.3 Uji t
Menurut Rangkuti (2006:63) tujuan uji t adalah untuk mengetahui
pengaruhmasing-masing variabel independent terhadap variabel dependen secara
parsial. Rumus yang digunakan adalah :
b1
t=
bs1
Dimana
b1 adalah nilai koefisien variabel independent (variabel X)
Sb1 adalah nilai standard error dari variabel independent (variabel X)
Nilai t hitung akan dibandingkan dengan nilai t tabel, yaitu : jika t hitung >
t tabel pada α = 5% maka Ho ditolak atau Ha diterima, jika t hitung < t tabel pada
α = 5% maka Ho diterima atau Ha ditolak.