0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan29 halaman

Pembelajaran Problem Solving Matematika SMP

Dokumen ini adalah perencanaan pembelajaran untuk mata pelajaran Matematika di SMP Negeri 1 Lumajang, dengan fokus pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel menggunakan pendekatan Problem Solving. Peserta didik diharapkan dapat memahami konsep, merancang solusi praktis, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Rencana ini mencakup identifikasi peserta didik, desain pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen yang akan dilakukan.

Diunggah oleh

dian.yks
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan29 halaman

Pembelajaran Problem Solving Matematika SMP

Dokumen ini adalah perencanaan pembelajaran untuk mata pelajaran Matematika di SMP Negeri 1 Lumajang, dengan fokus pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel menggunakan pendekatan Problem Solving. Peserta didik diharapkan dapat memahami konsep, merancang solusi praktis, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Rencana ini mencakup identifikasi peserta didik, desain pembelajaran, pengalaman belajar, dan asesmen yang akan dilakukan.

Diunggah oleh

dian.yks
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM SMP (FASE D)

(Pembelajaran Berbasis Problem Solving)

1. IDENTITAS

Nama : Abdul Ghoni, [Link] Mapel : Matematika

Sekolah : SMP Negeri 1 Lumajang Fase :D

Topik : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Alokasi waktu : 4 jp

2. IDENTIFIKASI

A. Peserta Didik:

Peserta didik memiliki pengetahuan dasar Persamaan Linear Dua Variabel yang bervariasi, dengan minat tinggi
terhadap isu Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Sebagian sudah familiar dengan Persamaan Linear Dua
Variabel, namun masih terbatas pemahaman dan penerapannya. Mereka perlu pemahaman lebih dalam dan
latihan merancang solusi praktis serta mempertimbangkan keberlanjutan dalam penggunaan Persamaan
Linear Dua Variabel.

B. Materi Pelajaran:

Materi tentang Persamaan Linear Dua Variabel mencakup pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
metakognitif Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Materi ini bersifat kontekstual dan relevan
diimplementasikan menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam Berbasis Problem Solving dalam
konteks Matematika.

C. Dimensi Profil Lulusan:

 (1) Penalaran kritis

 (2) Kreativitas

 (3) Kolaborasi

 (4) Kemandirian

3. DESAIN PEMBELAJARAN

A. Capaian Pembelajaran:

Peserta didik memahami hubungan konsep Persamaan Linear Dua Variabel untuk menyelesaikan tantangan
yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
(Fase D - SMP).

B. Lintas Disiplin Ilmu:

Matematika, Teknologi, Lingkungan, dan Sosial dalam konteks Persamaan Linear Dua Variabel

C. Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu:

1
menjelaskan konsep Persamaan Linear Dua Variabel dan contoh dalam kehidupan sehari-hari

mengidentifikasi berbagai sumber Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dalam konteks Persamaan Linear
Dua Variabel

merancang solusi sederhana yang memanfaatkan Persamaan Linear Dua Variabel untuk menyelesaikan
masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari

D. Topik Pembelajaran:

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel: Persamaan Linear Dua Variabel dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan
Sehari-hari

a. Praktik Pedagogis:

Pembelajaran Berbasis Problem Solving dengan pendekatan Persamaan Linear Dua Variabel

b. Kemitraan Pembelajaran:

Kolaborasi dengan komunitas dan praktisi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

c. Komunitas Peduli:

Peserta didik bekerja sama dengan komunitas lingkungan sekitar sekolah untuk mempelajari Persamaan Linear
Dua Variabel yang diterapkan di komunitas mereka

d. Lingkungan Pembelajaran:

Ruang kelas, laboratorium Matematika, dan lingkungan sekolah

e. Pemanfaatan Digital:

Simulasi digital Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, aplikasi pembelajaran interaktif, dan platform
kolaborasi online

4. PENGALAMAN BELAJAR

A. Langkah-Langkah Pembelajaran

1). AWAL (Berkesadaran dan Bermakna)

a. Orientasi dan Apersepsi:

Guru menampilkan fenomena terkait Persamaan Linear Dua Variabel dalam kehidupan sehari-hari dan
mengaitkannya dengan pengetahuan sebelumnya tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

b. Motivasi yang Bermakna:

Peserta didik diajak merefleksi pentingnya memahami Persamaan Linear Dua Variabel untuk mengatasi
tantangan masa depan dalam bidang Matematika

c. Aktivitas Literasi dan Refleksi:

Membaca artikel terkini tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan merefleksi dampaknya terhadap
kehidupan sehari-hari

2
2). INTI

A. MEMAHAMI (Berkesadaran)

a. Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Persamaan Linear Dua Variabel

b. Pertanyaan Mendasar: "Bagaimana Persamaan Linear Dua Variabel dapat membantu menyelesaikan
masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di lingkungan sekitar kita?"

c. Pertanyaan Penyelidikan: "Apa saja bentuk Persamaan Linear Dua Variabel yang dapat kita temukan dan
bagaimana cara memanfaatkannya secara optimal?"

B. MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)

1. Proses mencari solusi: Peserta didik mengidentifikasi masalah terkait Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
di lingkungan sekolah

2. Identifikasi masalah: Menganalisis kebutuhan Persamaan Linear Dua Variabel untuk mengatasi
permasalahan yang ditemukan

3. Analisis penyebab: Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Persamaan Linear Dua Variabel

4. Penerapan solusi: Merancang dan menguji prototype solusi berbasis Persamaan Linear Dua Variabel

C. MEREFLEKSI (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran)

Mengevaluasi pengalaman: Peserta didik merefleksi proses pembelajaran, mengevaluasi solusi yang
dirancang, dan mengidentifikasi pembelajaran untuk perbaikan di masa depan

3). PENUTUP (Berkesadaran)

1. Menyimpulkan Pembelajaran:

Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep-konsep kunci tentang Persamaan Linear Dua Variabel dan
aplikasinya dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

2. Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya:

Mempersiapkan implementasi solusi Persamaan Linear Dua Variabel yang telah dirancang dalam konteks yang
lebih luas

5. ASESMEN PEMBELAJARAN

A. Asesmen pada Awal Pembelajaran:

Metode: Kuis Singkat (Tes Tertulis)

Contoh Soal:

1. Sebutkan 3 contoh Persamaan Linear Dua Variabel yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar!

3
2. Jelaskan hubungan antara Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Persamaan Linear Dua
Variabel!

3. Apa manfaat utama Persamaan Linear Dua Variabel dalam kehidupan sehari-hari?

B. Asesmen pada Proses Pembelajaran:

a. Metode: Observasi, Portofolio, dan Penilaian Kinerja

b. Sikap: Observasi menggunakan rubrik dan checklist

Indikator Sikap:

 Menunjukkan rasa ingin tahu terhadap Persamaan Linear Dua Variabel

 Bekerja sama dalam kelompok saat investigasi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

 Bertanggung jawab dalam penggunaan alat dan bahan

 Menghargai pendapat teman dalam diskusi

c. Pengetahuan: Tes lisan/tulisan dan penugasan (LK)

Lembar Kerja:

 Identifikasi jenis-jenis Persamaan Linear Dua Variabel di lingkungan sekolah

 Analisis efektivitas Persamaan Linear Dua Variabel dalam aplikasi Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel

 Perhitungan estimasi kebutuhan Persamaan Linear Dua Variabel untuk solusi yang dirancang

d. Kinerja: Penilaian praktik dan penggunaan alat

Aspek Kinerja:

 Kemampuan menggunakan alat pengukur yang relevan dengan Persamaan Linear Dua Variabel

 Keterampilan dalam merancang prototype solusi

 Ketepatan dalam menganalisis data hasil investigasi

C. Asesmen pada Akhir Pembelajaran:

a. Metode: Jurnal Reflektif, Penilaian Produk, dan Tes

b. Sikap: Komunikasi saat presentasi menggunakan rubrik

Kriteria Penilaian Presentasi:

 Kejelasan dalam menyampaikan konsep Persamaan Linear Dua Variabel

 Kemampuan menjawab pertanyaan tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

 Penggunaan bahasa yang tepat dan mudah dipahami

 Kepercayaan diri dalam presentasi

4
c. Pengetahuan: Tes komprehensif

Soal Tes:

1. Analisis kasus penerapan Persamaan Linear Dua Variabel dalam mengatasi masalah Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel

2. Evaluasi kelebihan dan kekurangan solusi yang dirancang

3. Prediksi dampak penggunaan Persamaan Linear Dua Variabel terhadap lingkungan dan masyarakat

d. Produk: Penilaian prototype dan laporan menggunakan rubric

Kriteria Penilaian Produk:

 Kesesuaian desain dengan prinsip Persamaan Linear Dua Variabel

 Inovasi dan kreativitas dalam solusi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

 Kelengkapan dokumentasi dan laporan

 Potensi implementasi dalam kehidupan nyata

Lumajang, Juli 2025


Mengetahui ,
Kepala SMP Negeri 1 Lumajang Guru Mata Pelajaran

Mohamad Ismantoro, [Link] Abdul Ghoni, [Link]


NIP. 19660210 198702 1 003 NIP. 19680329 199702 1 002

5
LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)

Mata Pelajaran : Matematika


Kelas : IX
Materi : PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
Kelompok : .............................................
Anggota :
1. .......................................................................................
2. .......................................................................................
3. .......................................................................................
4. .......................................................................................
5. ………………………………………………………………………………….
Petunjuk :
1. Bacalah setiap masalah dengan seksama.
2. Diskusikan dengan anggota kelompokmu untuk menemukan solusi.
3. Gunakan kertas berpetak untuk menggambar grafik
4. Tuliskan jawaban dan langkah-langkah penyelesaianmu di tempat yang disediakan.

Masalah 1: Persamaan Linear Dua Variabel


Berikut ini manakah yang merupakan Persamaan Linear Dua Variabel
A. 2x + 3 = 7
B. -5x + 2y + 6 = 0
C. 2x2 + y = 8
D. 3x = 6 - y
Ruang Jawaban Masalah 1:

Masalah 2: Menentukan Persamaan Linear Dua Variabel

Diketahui persamaan : 2x + y = 6, Tentukan himpunan penyelesaiannya untuk x dan y anggota


A) bilangan cacah dan gambarkan grafiknya
B) bilangan asli dan gambarkan grafiknya
C) bilangan Real dan gambarkan grafiknya
Ruang Jawaban Masalah 2:

6
Masalah 3: Menentukan Persamaan Linear Dua Variabel
Perhatikan table berikut!

Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut terkait yang merupakan penyelesaian
Persamaan Linear Dua Variabel

# PERNYATAAN BENAR SALAH


2x – 3y = – 13
A. Penyelesaiannya (– 2,3)
– 5x – 2y = – 11
B.
Penyelesaiannya (– 3, – 2)
x + 2y = 11
C.
Penyelesaiannya (3, 2)
x = 11 – 5y
D
Penyelesaiannya (6, 1)

Ruang Jawaban Masalah 3:

Kriteria Penilaian LKPD untuk masalah 1

nomer Indikator penilaian Skor Bobot


2 Jawaban benar 8 8
A.
B. 1 Jawaban benar 4 4
C. Salah semua 0 0

7
Kriteria Penilaian LKPD untuk masalah 2

nomer Indikator penilaian Skor Bobot


Penyelesaian benar dan grafik 20 20
A. benar
Penyelesaian benar dan grafik 15 15
B.
salah
C. Penyelesaian benar tanpa grafik 10 10
Penyelesaian salah dan grafik 5 5
D
salahsalah

Kriteria Penilaian LKPD untuk masalah 3

nomer Indikator penilaian Skor Bobot


Jawaban benar 8 8
A.
B. Jawaban salah 0 0

Kunci jawaban
Masalah 1
Jawaban yang benar B dan D

Masalah 2

a) Himpunan penyelesaian { (0,6), (1,4), (2,2), (3,0)} dan grafik

b) Himpunan penyelesaian { (1,4), (2,2) } dan grafik


c) Himpunan penyelesaian { (x,y)/ 2x + y = 6, x dan y anggota bilangan Real } dan grafik
Masalah 3
a. Benar
b. Salah
c. Salah
d. Benar

Refleksi Kelompok:
1. Hal baru apa yang kalian pelajari dari kegiatan ini?
2. Bagian mana dari LKPD yang paling sulit kalian kerjakan? Mengapa?
3. Bagaimana kalian bekerja sama dalam kelompok?

8
PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM SMP (FASE D)
Pembelajaran Berbasis Problem Solving

1. IDENTITAS
Nama : Abdul Ghoni, [Link] Mape l: Matematika
Sekolah : SMP Negeri 1 Lumajang Fase :D
Topik : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Alokasi waktu : 6 jp

2. IDENTIFIKASI
A. Peserta Didik:
Peserta didik memiliki pengetahuan dasar Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik yang bervariasi,
dengan minat tinggi terhadap isu Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Sebagian sudah familiar dengan
Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik, namun masih terbatas pemahaman dan penerapannya. Mereka
perlu pemahaman lebih dalam dan latihan merancang solusi praktis serta mempertimbangkan keberlanjutan
dalam penggunaan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik.
B. Materi Pelajaran:
Materi tentang Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik mencakup pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif Sistem Persamaan Linear Dua Variabel. Materi ini bersifat kontekstual dan
relevan diimplementasikan menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam Berbasis Problem Solving
dalam konteks Matematika.
C. Dimensi Profil Lulusan:
 (1) Penalaran kritis
 (2) Kreativitas
 (3) Kolaborasi
 (4) Kemandirian

3. DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran:
Peserta didik memahami hubungan konsep Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik untuk menyelesaikan
tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel (Fase D - SMP).
B. Lintas Disiplin Ilmu:
Matematika, Teknologi, Lingkungan, dan Sosial dalam konteks Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik
C. Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu:
 menjelaskan konsep Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik dan contoh dalam kehidupan
sehari-hari

9
 mengidentifikasi berbagai sumber Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dalam konteks
Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik
 merancang solusi sederhana yang memanfaatkan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik untuk
menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari

D. Topik Pembelajaran:
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel: Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik dan Pemanfaatannya
dalam Kehidupan Sehari-hari
a. Praktik Pedagogis:
Pembelajaran Berbasis Problem Solving dengan pendekatan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik
b. Kemitraan Pembelajaran:
Kolaborasi dengan komunitas dan praktisi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
c. Komunitas Peduli:
Peserta didik bekerja sama dengan komunitas lingkungan sekitar sekolah untuk mempelajari Menyelesaikan
SPLDV dengan Metode Grafik yang diterapkan di komunitas mereka
d. Lingkungan Pembelajaran:
Ruang kelas, laboratorium Matematika, dan lingkungan sekolah
e. Pemanfaatan Digital:
Simulasi digital Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, aplikasi pembelajaran interaktif, dan platform
kolaborasi online

4. PENGALAMAN BELAJAR
A. Langkah-Langkah Pembelajaran

1. AWAL (Berkesadaran dan Bermakna)


a. Orientasi dan Apersepsi:
Guru menampilkan fenomena terkait Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik dalam kehidupan sehari-
hari dan mengaitkannya dengan pengetahuan sebelumnya tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
b. Motivasi yang Bermakna:
Peserta didik diajak merefleksi pentingnya memahami Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik untuk
mengatasi tantangan masa depan dalam bidang Matematika
c. Aktivitas Literasi dan Refleksi:
Membaca artikel terkini tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan merefleksi dampaknya terhadap
kehidupan sehari-hari

10
2. INTI
A. MEMAHAMI (Berkesadaran)
a. Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Menyelesaikan SPLDV dengan
Metode Grafik
b. Pertanyaan Mendasar: "Bagaimana Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik dapat membantu
menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel di lingkungan sekitar kita?"
c. Pertanyaan Penyelidikan: "Apa saja bentuk Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik yang dapat kita
temukan dan bagaimana cara memanfaatkannya secara optimal?"

B. MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)


1. Proses mencari solusi: Peserta didik mengidentifikasi masalah terkait Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
di lingkungan sekolah
2. Identifikasi masalah: Menganalisis kebutuhan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik untuk
mengatasi permasalahan yang ditemukan
3. Analisis penyebab: Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Menyelesaikan SPLDV dengan
Metode Grafik
4. Penerapan solusi: Merancang dan menguji prototype solusi berbasis Menyelesaikan SPLDV dengan Metode
Grafik

C. MEREFLEKSI (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran)


Mengevaluasi pengalaman: Peserta didik merefleksi proses pembelajaran, mengevaluasi solusi yang
dirancang, dan mengidentifikasi pembelajaran untuk perbaikan di masa depan

3. PENUTUP (Berkesadaran)
1. Menyimpulkan Pembelajaran:
Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep-konsep kunci tentang Menyelesaikan SPLDV dengan
Metode Grafik dan aplikasinya dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
2. Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya:
Mempersiapkan implementasi solusi Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik yang telah dirancang dalam
konteks yang lebih luas

5. ASESMEN PEMBELAJARAN
A. Asesmen pada Awal Pembelajaran:
Metode: Kuis Singkat (Tes Tertulis)
Contoh Soal:
1. Sebutkan 3 contoh Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik yang dapat ditemukan di lingkungan
sekitar!
11
2. Jelaskan hubungan antara Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dengan Menyelesaikan SPLDV
dengan Metode Grafik!
3. Apa manfaat utama Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik dalam kehidupan sehari-hari?
B. Asesmen pada Proses Pembelajaran:
a. Metode: Observasi, Portofolio, dan Penilaian Kinerja
b. Sikap: Observasi menggunakan rubrik dan checklist
Indikator Sikap:
 Menunjukkan rasa ingin tahu terhadap Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik
 Bekerja sama dalam kelompok saat investigasi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
 Bertanggung jawab dalam penggunaan alat dan bahan
 Menghargai pendapat teman dalam diskusi
c. Pengetahuan: Tes lisan/tulisan dan penugasan (LK)
Lembar Kerja:
 Identifikasi jenis-jenis Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik di lingkungan sekolah
 Analisis efektivitas Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik dalam aplikasi Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel
 Perhitungan estimasi kebutuhan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik untuk solusi yang
dirancang
d. Kinerja: Penilaian praktik dan penggunaan alat
Aspek Kinerja:
 Kemampuan menggunakan alat pengukur yang relevan dengan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode
Grafik
 Keterampilan dalam merancang prototype solusi
 Ketepatan dalam menganalisis data hasil investigasi

C. Asesmen pada Akhir Pembelajaran:


a. Metode: Jurnal Reflektif, Penilaian Produk, dan Tes
b. Sikap: Komunikasi saat presentasi menggunakan rubrik
Kriteria Penilaian Presentasi:
 Kejelasan dalam menyampaikan konsep Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik
 Kemampuan menjawab pertanyaan tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
 Penggunaan bahasa yang tepat dan mudah dipahami
 Kepercayaan diri dalam presentasi

12
c. Pengetahuan: Tes komprehensif
Soal Tes:
1. Analisis kasus penerapan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik dalam mengatasi masalah
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
2. Evaluasi kelebihan dan kekurangan solusi yang dirancang
3. Prediksi dampak penggunaan Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik terhadap lingkungan dan
masyarakat
d. Produk: Penilaian prototype dan laporan menggunakan rubrik
Kriteria Penilaian Produk:
 Kesesuaian desain dengan prinsip Menyelesaikan SPLDV dengan Metode Grafik
 Inovasi dan kreativitas dalam solusi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
 Kelengkapan dokumentasi dan laporan
 Potensi implementasi dalam kehidupan nyata

Lumajang, Juli 2025


Mengetahui ,
Kepala SMP Negeri 1 Lumajang Guru Mata Pelajaran

Mohamad Ismantoro, [Link] Abdul Ghoni, [Link]


NIP. 19660210 198702 1 003 NIP. 19680329 199702 1 002

13
PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM SMP (FASE D)
Pembelajaran Berbasis Problem Solving
1. IDENTITAS
Nama : Abdul Ghoni, [Link] Mapel : Matematika
Sekolah : SMP Negeri 1 Lumajang Fase :D
Topik : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Alokasi waktu : 4 jp

2. IDENTIFIKASI
A. Peserta Didik:
Peserta didik memiliki pengetahuan dasar Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi yang bervariasi,
dengan minat tinggi terhadap isu Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV). Sebagian sudah familiar
dengan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi, namun masih terbatas pemahaman dan
penerapannya. Mereka perlu pemahaman lebih dalam dan latihan merancang solusi praktis serta
mempertimbangkan keberlanjutan dalam penggunaan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi.
B. Materi Pelajaran:
Materi tentang Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi mencakup pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV). Materi ini bersifat kontekstual
dan relevan diimplementasikan menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam Berbasis Problem Solving
dalam konteks Matematika.
C. Dimensi Profil Lulusan:
 (1) Penalaran kritis
 (2) Kreativitas
 (3) Kolaborasi
 (4) Kemandirian
3. DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran:
Peserta didik memahami hubungan konsep Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi untuk
menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari termasuk pemanfaatan Sistem
Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) (Fase D - SMP).
B. Lintas Disiplin Ilmu:
Matematika, Teknologi, Lingkungan, dan Sosial dalam konteks Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi
C. Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu:
 menjelaskan konsep Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi dan contoh dalam kehidupan
sehari-hari
 mengidentifikasi berbagai sumber Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dalam konteks
Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi
14
 merancang solusi sederhana yang memanfaatkan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi
untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari
D. Topik Pembelajaran:
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV): Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi dan
Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari
a. Praktik Pedagogis:
Pembelajaran Berbasis Problem Solving dengan pendekatan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi
b. Kemitraan Pembelajaran:
Kolaborasi dengan komunitas dan praktisi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
c. Komunitas Peduli:
Peserta didik bekerja sama dengan komunitas lingkungan sekitar sekolah untuk mempelajari Menyelesaikan
SPLDV dengan metode Eliminasi yang diterapkan di komunitas mereka
d. Lingkungan Pembelajaran:
Ruang kelas, laboratorium Matematika, dan lingkungan sekolah
e. Pemanfaatan Digital:
Simulasi digital Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV), aplikasi pembelajaran interaktif, dan platform
kolaborasi online
4. PENGALAMAN BELAJAR
A. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. AWAL (Berkesadaran dan Bermakna)
a. Orientasi dan Apersepsi:
Guru menampilkan fenomena terkait Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi dalam kehidupan sehari-
hari dan mengaitkannya dengan pengetahuan sebelumnya tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV)
b. Motivasi yang Bermakna:
Peserta didik diajak merefleksi pentingnya memahami Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi untuk
mengatasi tantangan masa depan dalam bidang Matematika
c. Aktivitas Literasi dan Refleksi:
Membaca artikel terkini tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dan merefleksi dampaknya
terhadap kehidupan sehari-hari
2. INTI
A. MEMAHAMI (Berkesadaran)
a. Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Menyelesaikan SPLDV dengan
metode Eliminasi
b. Pertanyaan Mendasar: "Bagaimana Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi dapat membantu
menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) di lingkungan sekitar kita?"

15
c. Pertanyaan Penyelidikan: "Apa saja bentuk Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi yang dapat kita
temukan dan bagaimana cara memanfaatkannya secara optimal?"

B. MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)


1. Proses mencari solusi: Peserta didik mengidentifikasi masalah terkait Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) di lingkungan sekolah
2. Identifikasi masalah: Menganalisis kebutuhan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi untuk
mengatasi permasalahan yang ditemukan
3. Analisis penyebab: Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Menyelesaikan SPLDV dengan
metode Eliminasi
4. Penerapan solusi: Merancang dan menguji prototype solusi berbasis Menyelesaikan SPLDV dengan metode
Eliminasi
C. MEREFLEKSI (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran)
Mengevaluasi pengalaman: Peserta didik merefleksi proses pembelajaran, mengevaluasi solusi yang
dirancang, dan mengidentifikasi pembelajaran untuk perbaikan di masa depan

3. PENUTUP (Berkesadaran)
1. Menyimpulkan Pembelajaran:
Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep-konsep kunci tentang Menyelesaikan SPLDV dengan
metode Eliminasi dan aplikasinya dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
2. Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya:
Mempersiapkan implementasi solusi Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi yang telah dirancang
dalam konteks yang lebih luas
5. ASESMEN PEMBELAJARAN
A. Asesmen pada Awal Pembelajaran:
Metode: Kuis Singkat (Tes Tertulis)
Contoh Soal:
1. Sebutkan 3 contoh Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi yang dapat ditemukan di
lingkungan sekitar!
2. Jelaskan hubungan antara Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan Menyelesaikan
SPLDV dengan metode Eliminasi!
3. Apa manfaat utama Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi dalam kehidupan sehari-hari?
B. Asesmen pada Proses Pembelajaran:
a. Metode: Observasi, Portofolio, dan Penilaian Kinerja
b. Sikap: Observasi menggunakan rubrik dan checklist

16
Indikator Sikap:
 Menunjukkan rasa ingin tahu terhadap Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi
 Bekerja sama dalam kelompok saat investigasi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Bertanggung jawab dalam penggunaan alat dan bahan
 Menghargai pendapat teman dalam diskusi
c. Pengetahuan: Tes lisan/tulisan dan penugasan (LK)
Lembar Kerja:
 Identifikasi jenis-jenis Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi di lingkungan sekolah
 Analisis efektivitas Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi dalam aplikasi Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Perhitungan estimasi kebutuhan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi untuk solusi yang
dirancang
d. Kinerja: Penilaian praktik dan penggunaan alat
Aspek Kinerja:
 Kemampuan menggunakan alat pengukur yang relevan dengan Menyelesaikan SPLDV dengan metode
Eliminasi
 Keterampilan dalam merancang prototype solusi
 Ketepatan dalam menganalisis data hasil investigasi

C. Asesmen pada Akhir Pembelajaran:


a. Metode: Jurnal Reflektif, Penilaian Produk, dan Tes
b. Sikap: Komunikasi saat presentasi menggunakan rubrik
Kriteria Penilaian Presentasi:
 Kejelasan dalam menyampaikan konsep Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi
 Kemampuan menjawab pertanyaan tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Penggunaan bahasa yang tepat dan mudah dipahami
 Kepercayaan diri dalam presentasi
c. Pengetahuan: Tes komprehensif
Soal Tes:
1. Analisis kasus penerapan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi dalam mengatasi masalah
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
2. Evaluasi kelebihan dan kekurangan solusi yang dirancang
3. Prediksi dampak penggunaan Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi terhadap lingkungan
dan masyarakat
d. Produk: Penilaian prototype dan laporan menggunakan rubrik
17
Kriteria Penilaian Produk:
 Kesesuaian desain dengan prinsip Menyelesaikan SPLDV dengan metode Eliminasi
 Inovasi dan kreativitas dalam solusi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Kelengkapan dokumentasi dan laporan
 Potensi implementasi dalam kehidupan nyata

Lumajang, Juli 2025


Mengetahui ,
Kepala SMP Negeri 1 Lumajang Guru Mata Pelajaran

Mohamad Ismantoro, [Link] Abdul Ghoni, [Link]


NIP. 19660210 198702 1 003 NIP. 19680329 199702 1 002

18
PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM SMP (FASE D)
Pembelajaran Berbasis Problem Solving
1. IDENTITAS
Nama : Abdul Ghoni, [Link] Mapel : Matematika
Sekolah : SMP Negeri 1 Lumajang Fase :D
Topik : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Alokasi waktu : 6 jp

2. IDENTIFIKASI
A. Peserta Didik:
Peserta didik memiliki pengetahuan dasar Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode substitusi yang bervariasi, dengan minat tinggi terhadap isu Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV). Sebagian sudah familiar dengan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode substitusi, namun masih terbatas pemahaman dan penerapannya. Mereka perlu
pemahaman lebih dalam dan latihan merancang solusi praktis serta mempertimbangkan keberlanjutan dalam
penggunaan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi.
B. Materi Pelajaran:
Materi tentang Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
mencakup pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV). Materi ini bersifat kontekstual dan relevan diimplementasikan menggunakan pendekatan
Pembelajaran Mendalam Berbasis Problem Solving dalam konteks Matematika.
C. Dimensi Profil Lulusan:
 (1) Penalaran kritis
 (2) Kreativitas
 (3) Kolaborasi
 (4) Kemandirian
 (5) Komunikasi

3. DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran:
Peserta didik memahami hubungan konsep Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode substitusi untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari
termasuk pemanfaatan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) (Fase D - SMP).
B. Lintas Disiplin Ilmu:
Matematika, Teknologi, Lingkungan, dan Sosial dalam konteks Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
C. Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu:
19
 menjelaskan konsep Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
substitusi dan contoh dalam kehidupan sehari-hari
 mengidentifikasi berbagai sumber Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dalam konteks
Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
 merancang solusi sederhana yang memanfaatkan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam
kehidupan sehari-hari
D. Topik Pembelajaran:
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV): Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode substitusi dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari
a. Praktik Pedagogis:
Pembelajaran Berbasis Problem Solving dengan pendekatan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
b. Kemitraan Pembelajaran:
Kolaborasi dengan komunitas dan praktisi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
c. Komunitas Peduli:
Peserta didik bekerja sama dengan komunitas lingkungan sekitar sekolah untuk mempelajari Menyelesaikan
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi yang diterapkan di komunitas
mereka
d. Lingkungan Pembelajaran:
Ruang kelas, laboratorium Matematika, dan lingkungan sekolah
e. Pemanfaatan Digital:
Simulasi digital Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV), aplikasi pembelajaran interaktif, dan platform
kolaborasi online

4. PENGALAMAN BELAJAR
A. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. AWAL (Berkesadaran dan Bermakna)
a. Orientasi dan Apersepsi:
Guru menampilkan fenomena terkait Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode substitusi dalam kehidupan sehari-hari dan mengaitkannya dengan pengetahuan sebelumnya tentang
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
b. Motivasi yang Bermakna:
Peserta didik diajak merefleksi pentingnya memahami Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode substitusi untuk mengatasi tantangan masa depan dalam bidang Matematika
c. Aktivitas Literasi dan Refleksi:
Membaca artikel terkini tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dan merefleksi dampaknya
terhadap kehidupan sehari-hari
20
2. INTI
A. MEMAHAMI (Berkesadaran)
a. Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
b. Pertanyaan Mendasar: "Bagaimana Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode substitusi dapat membantu menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) di
lingkungan sekitar kita?"
c. Pertanyaan Penyelidikan: "Apa saja bentuk Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode substitusi yang dapat kita temukan dan bagaimana cara memanfaatkannya secara optimal?"
B. MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)
1. Proses mencari solusi: Peserta didik mengidentifikasi masalah terkait Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) di lingkungan sekolah
2. Identifikasi masalah: Menganalisis kebutuhan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode substitusi untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan
3. Analisis penyebab: Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Menyelesaikan Sistem
Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
4. Penerapan solusi: Merancang dan menguji prototype solusi berbasis Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
C. MEREFLEKSI (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran)
Mengevaluasi pengalaman: Peserta didik merefleksi proses pembelajaran, mengevaluasi solusi yang
dirancang, dan mengidentifikasi pembelajaran untuk perbaikan di masa depan

3. PENUTUP (Berkesadaran)
1. Menyimpulkan Pembelajaran:
Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep-konsep kunci tentang Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi dan aplikasinya dalam Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV)
2. Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya:
Mempersiapkan implementasi solusi Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode substitusi yang telah dirancang dalam konteks yang lebih luas

5. ASESMEN PEMBELAJARAN
A. Asesmen pada Awal Pembelajaran:
Metode: Kuis Singkat (Tes Tertulis)
Contoh Soal:
1. Sebutkan 3 contoh Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
substitusi yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar!

21
2. Jelaskan hubungan antara Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan Menyelesaikan
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi!
3. Apa manfaat utama Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
substitusi dalam kehidupan sehari-hari?
B. Asesmen pada Proses Pembelajaran:
a. Metode: Observasi, Portofolio, dan Penilaian Kinerja
b. Sikap: Observasi menggunakan rubrik dan checklist
Indikator Sikap:
 Menunjukkan rasa ingin tahu terhadap Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode substitusi
 Bekerja sama dalam kelompok saat investigasi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Bertanggung jawab dalam penggunaan alat dan bahan
 Menghargai pendapat teman dalam diskusi
c. Pengetahuan: Tes lisan/tulisan dan penugasan (LK)
Lembar Kerja:
 Identifikasi jenis-jenis Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
substitusi di lingkungan sekolah
 Analisis efektivitas Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
substitusi dalam aplikasi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Perhitungan estimasi kebutuhan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode substitusi untuk solusi yang dirancang
d. Kinerja: Penilaian praktik dan penggunaan alat
Aspek Kinerja:
 Kemampuan menggunakan alat pengukur yang relevan dengan Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode substitusi
 Keterampilan dalam merancang prototype solusi
 Ketepatan dalam menganalisis data hasil investigasi

C. Asesmen pada Akhir Pembelajaran:


a. Metode: Jurnal Reflektif, Penilaian Produk, dan Tes
b. Sikap: Komunikasi saat presentasi menggunakan rubrik
Kriteria Penilaian Presentasi:
 Kejelasan dalam menyampaikan konsep Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode substitusi
 Kemampuan menjawab pertanyaan tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Penggunaan bahasa yang tepat dan mudah dipahami
22
 Kepercayaan diri dalam presentasi
c. Pengetahuan: Tes komprehensif
Soal Tes:
1. Analisis kasus penerapan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode substitusi dalam mengatasi masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
2. Evaluasi kelebihan dan kekurangan solusi yang dirancang
3. Prediksi dampak penggunaan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode substitusi terhadap lingkungan dan masyarakat
d. Produk: Penilaian prototype dan laporan menggunakan rubrik
Kriteria Penilaian Produk:
 Kesesuaian desain dengan prinsip Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode substitusi
 Inovasi dan kreativitas dalam solusi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Kelengkapan dokumentasi dan laporan
 Potensi implementasi dalam kehidupan nyata

Lumajang, Juli 2025


Mengetahui ,
Kepala SMP Negeri 1 Lumajang Guru Mata Pelajaran

Mohamad Ismantoro, [Link] Abdul Ghoni, [Link]


NIP. 19660210 198702 1 003 NIP. 19680329 199702 1 002

23
PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM SMP (FASE D)
Pembelajaran Berbasis Problem Solving
1. IDENTITAS
Nama : Abdul Ghoni, [Link] Mapel : Matematika
Sekolah : SMP Negeri 1 Lumajang Fase :D
Topik : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Alokasi waktu : 4 jp

2. IDENTIFIKASI
A. Peserta Didik:
Peserta didik memiliki pengetahuan dasar Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode campuran yang bervariasi, dengan minat tinggi terhadap isu Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV). Sebagian sudah familiar dengan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode campuran, namun masih terbatas pemahaman dan penerapannya. Mereka perlu
pemahaman lebih dalam dan latihan merancang solusi praktis serta mempertimbangkan keberlanjutan dalam
penggunaan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran.
B. Materi Pelajaran:
Materi tentang Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran
mencakup pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV). Materi ini bersifat kontekstual dan relevan diimplementasikan menggunakan pendekatan
Pembelajaran Mendalam Berbasis Problem Solving dalam konteks Matematika.
C. Dimensi Profil Lulusan:
 (1) Penalaran kritis
 (2) Kreativitas
 (3) Kolaborasi
 (4) Kemandirian
 (5) Komunikasi

3. DESAIN PEMBELAJARAN
A. Capaian Pembelajaran:
Peserta didik memahami hubungan konsep Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode campuran untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari
termasuk pemanfaatan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) (Fase D - SMP).
B. Lintas Disiplin Ilmu:
Matematika, Teknologi, Lingkungan, dan Sosial dalam konteks Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran

24
C. Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu:
 menjelaskan konsep Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
campuran dan contoh dalam kehidupan sehari-hari
 mengidentifikasi berbagai sumber Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dalam konteks
Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran
 merancang solusi sederhana yang memanfaatkan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam
kehidupan sehari-hari
D. Topik Pembelajaran:
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV): Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode campuran dan Pemanfaatannya dalam Kehidupan Sehari-hari
a. Praktik Pedagogis:
Pembelajaran Berbasis Problem Solving dengan pendekatan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran
b. Kemitraan Pembelajaran:
Kolaborasi dengan komunitas dan praktisi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
c. Komunitas Peduli:
Peserta didik bekerja sama dengan komunitas lingkungan sekitar sekolah untuk mempelajari Menyelesaikan
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran yang diterapkan di komunitas
mereka
d. Lingkungan Pembelajaran:
Ruang kelas, laboratorium Matematika, dan lingkungan sekolah
e. Pemanfaatan Digital:
Simulasi digital Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV), aplikasi pembelajaran interaktif, dan platform
kolaborasi online

4. PENGALAMAN BELAJAR
A. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. AWAL (Berkesadaran dan Bermakna)
a. Orientasi dan Apersepsi:
Guru menampilkan fenomena terkait Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode campuran dalam kehidupan sehari-hari dan mengaitkannya dengan pengetahuan sebelumnya tentang
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
b. Motivasi yang Bermakna:
Peserta didik diajak merefleksi pentingnya memahami Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode campuran untuk mengatasi tantangan masa depan dalam bidang Matematika

25
c. Aktivitas Literasi dan Refleksi:
Membaca artikel terkini tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dan merefleksi dampaknya
terhadap kehidupan sehari-hari

2. INTI
A. MEMAHAMI (Berkesadaran)
a. Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran
b. Pertanyaan Mendasar: "Bagaimana Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode campuran dapat membantu menyelesaikan masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
di lingkungan sekitar kita?"
c. Pertanyaan Penyelidikan: "Apa saja bentuk Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode campuran yang dapat kita temukan dan bagaimana cara memanfaatkannya secara optimal?"
B. MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan)
1. Proses mencari solusi: Peserta didik mengidentifikasi masalah terkait Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) di lingkungan sekolah
2. Identifikasi masalah: Menganalisis kebutuhan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode campuran untuk mengatasi permasalahan yang ditemukan
3. Analisis penyebab: Mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas Menyelesaikan Sistem
Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran
4. Penerapan solusi: Merancang dan menguji prototype solusi berbasis Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran
C. MEREFLEKSI (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran)
Mengevaluasi pengalaman: Peserta didik merefleksi proses pembelajaran, mengevaluasi solusi yang
dirancang, dan mengidentifikasi pembelajaran untuk perbaikan di masa depan

3. PENUTUP (Berkesadaran)
1. Menyimpulkan Pembelajaran:
Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep-konsep kunci tentang Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran dan aplikasinya dalam Sistem Persamaan Linear Dua
Variabel ( SPLDV)
2. Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya:
Mempersiapkan implementasi solusi Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode campuran yang telah dirancang dalam konteks yang lebih luas

5. ASESMEN PEMBELAJARAN
A. Asesmen pada Awal Pembelajaran:
Metode: Kuis Singkat (Tes Tertulis)
26
Contoh Soal:
1. Sebutkan 3 contoh Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
campuran yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar!
2. Jelaskan hubungan antara Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan Menyelesaikan
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran!
3. Apa manfaat utama Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
campuran dalam kehidupan sehari-hari?
B. Asesmen pada Proses Pembelajaran:
a. Metode: Observasi, Portofolio, dan Penilaian Kinerja
b. Sikap: Observasi menggunakan rubrik dan checklist
Indikator Sikap:
 Menunjukkan rasa ingin tahu terhadap Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode campuran
 Bekerja sama dalam kelompok saat investigasi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Bertanggung jawab dalam penggunaan alat dan bahan
 Menghargai pendapat teman dalam diskusi
c. Pengetahuan: Tes lisan/tulisan dan penugasan (LK)
Lembar Kerja:
 Identifikasi jenis-jenis Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
campuran di lingkungan sekolah
 Analisis efektivitas Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode
campuran dalam aplikasi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Perhitungan estimasi kebutuhan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode campuran untuk solusi yang dirancang
d. Kinerja: Penilaian praktik dan penggunaan alat
Aspek Kinerja:
 Kemampuan menggunakan alat pengukur yang relevan dengan Menyelesaikan Sistem Persamaan
Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan metode campuran
 Keterampilan dalam merancang prototype solusi
 Ketepatan dalam menganalisis data hasil investigasi
C. Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
a. Metode: Jurnal Reflektif, Penilaian Produk, dan Tes
b. Sikap: Komunikasi saat presentasi menggunakan rubrik
Kriteria Penilaian Presentasi:
 Kejelasan dalam menyampaikan konsep Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
( SPLDV) dengan metode campuran

27
 Kemampuan menjawab pertanyaan tentang Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Penggunaan bahasa yang tepat dan mudah dipahami
 Kepercayaan diri dalam presentasi
c. Pengetahuan: Tes komprehensif
Soal Tes:
1. Analisis kasus penerapan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode campuran dalam mengatasi masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
2. Evaluasi kelebihan dan kekurangan solusi yang dirancang
3. Prediksi dampak penggunaan Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV) dengan
metode campuran terhadap lingkungan dan masyarakat
d. Produk: Penilaian prototype dan laporan menggunakan rubrik
Kriteria Penilaian Produk:
 Kesesuaian desain dengan prinsip Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
dengan metode campuran
 Inovasi dan kreativitas dalam solusi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel ( SPLDV)
 Kelengkapan dokumentasi dan laporan
 Potensi implementasi dalam kehidupan nyata

Lumajang, Juli 2025


Mengetahui ,
Kepala SMP Negeri 1 Lumajang Guru Mata Pelajaran

Mohamad Ismantoro, [Link] Abdul Ghoni, [Link]


NIP. 19660210 198702 1 003 NIP. 19680329 199702 1 002
28
29

Anda mungkin juga menyukai