0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan14 halaman

Jenis-Jenis Jaringan dan Model OSI

Untuk SMA

Diunggah oleh

Muhammad Isra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan14 halaman

Jenis-Jenis Jaringan dan Model OSI

Untuk SMA

Diunggah oleh

Muhammad Isra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

7 OSI LAYER

JENIS-JENIS JARINGAN
LAN (Local Area Network)
Jaringan yang dibatasi oleh area yang relatif kecil, namun pada
umumnya dibatasi oleh suatu area lingkungan seperti sebuah lab atau
perkantoran disebuah gedung,atau sebuah sekolah dan biasanya tidak
jauh dari sekitar 1 km.

MAN (Metropolitan Area Network)


Jaringan yang lebih besar dari pada sebuah jaringan LAN, misalnya
antar suatu wilayah dalam satu propinsi. Dalam hal ini jaringan
menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan kecil ke dalam
lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu bank dimana
beberapa sebuah kantor cabang sebuah bank didalam sebuah kota
besar dihubungkan antara satu dengan yang lainnya.

WAN (Wide Area Network)


Jaringan yang memiliki ruang lingkup yang sangat luas, karena
radiusnya mencakup sebuah negara dan benua.
MODEL OSI
Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for
open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang
dikembangkan oleh badan International Organization for
Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri
merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini
disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer
model).

Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer


sangat tergantung kepada pemasok (vendor). OSI berupaya
membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang
interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan
yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda.
Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat
tidak bisa saling berkomunikasi.
ALASAN DIPERLUKANNYA STANDARISASI
- Memberi jaminan kepada produsen perangkat keras dan lunak bahwa
produknya akan banyak digunakan oleh pemakai atu dengan kata lain
potensi pasar menjadi lebih besar

- Standarisasi menjadikan produk dari para produsen komputer dapat


saling berkomunikasi sehingga pembeli menjadi lebih leluasa dalam
memilih peralatan dan dalam menggunakannya

- Produsen tidak dapat melakukan monopoli pasar lagi sehingga harga


produk menjadi lebih murah karena terjadi persaingan sempurna antar
para produsen dalam menjual produknya
7 LAPISAN OSI
Application Layer

Presentation Layer

Session Layer

Transport Layer

Network Layer

Data Link Layer

Physical Layer
LAPISAN FISIK (PHYSICAL LAYER)
Lapisan paling rendah dari model referensi OSI. Lapisan fisik berhubungan
dengan media fisik atau peralatan fisik dalam jaringan komunikasi data. Lapisan
ini mengatur hubungan secara fisik antara satu titik ke titik lainnya pada
jaringan. Lapisan fisik memberikan standar interface pada peralatan komputer
dan peralatan komunikasi dalam penyaluran informasi.
Contoh yang digunakan: X21, X21bis, RS232, 10 Base T, 100 Base T dsb..

Lapisan Data Link (Data Link Layer)


Lapisan data link menjamin agar data yang dikirimkan ke lapisan jaringan
sampai ke tujuan dalam keadaan baik. Data yang akan dikirimkan dibentuk
dalam bentuk frame. Mekanisme yang dipakai dalam pengaturan struktur frame
disebut HDLC (High Level Data Link Control)
Lapisan data link melayani transmisi pada lapisan fisik dan bertanggung jawab
mengatur komunikasi dalam sebuah jaringan. Lapisan ini juga menangani
fungsi-fungsi seperti mendeteksi kesalahan transmisi dan melakukan
pengiriman data ulang tersebut.
Contoh yang digunakan: Synchronuos Data Link Control (SDLC), High Level
Data Link Control (HDLC), Burroughs Data Link Contorl (BDLC), Serial Line
Internet Protocol (SLIP), Point to Point Protocol (PPP) dan Maximum
Transmission Unit (MTU)
LAPISAN JARINGAN (NETWORK LAYER)
Lapisan jaringan bertanggung jawab untuk membuat paket data yang akan
dikirimkan, memberikan fasilitas seperti pengalamatan jaringan, dan melakukan
pengontrolan aliran data pada komputer ke interface jaringan. Lapisan jaringan
harus dapat membedakan pengalamatan oleh suatu jaringan, serta mengatur
paket-paket data yang berukuran berbeda.
Contoh yang digunakan: Internet Protocol (IP), Internet Packet eXchange (IPX),
Address Resolution Protocol (ARP), Reverse Address Resolution Protocol (RARP),
Internet Contorl Message Protocol (ICMP) dan X.25

Lapisan Transport (Transport Layer)


Fungsi dasar lapisan transport adalah menerima data dari lapisan session,
memisahkan menjadi bagian atau unit yang kecil, meneruskan ke lapisan
jaringan , dan menjamin unit-unit data tersebut sampai dengan benar.
Contoh yang digunakan pada lapisan ini: Transmission Control Protocol (TCP),
User Datagram Protocol (UDP) dan Sequenced Packet Exchange (SPX)
LAPISAN SESSION (SESSION LAYER)
Lapisan session menyediakan fasilitas bagi user/pemakai jaringan untuk
melakukan percakapan atau komunikasi dari satu mesin ke mesin lain. Pada
lapisan session dimungkinkan melakukan komunikasi untuk masuk ke dalam
sistem secara remote atau melakukan transfer file antar dua komputer.
Contoh yang digunakan antara lain: Structured Query Language (SQL), Remote
Procedure Calling (RPC).

Lapisan Presentasi (Presentation Layer)


Lapisan presentasi digunakan untuk menyeleksi syntax data yang berada dalam
jaringan. Lapisan presentasi memiliki standar encoding (penyandian) yang
digunakan dalam pemrosesan informasi aplikasi data.
Contoh yang digunakan antara lain American Standard Code for Information
Interchange (ASCII), Motion Picture Expert Group (MPEG), Joint Photographic
Expert Group (JPEG)
LAPISAN APLIKASI (APPLICATION LAYER)
Lapisan aplikasi merupakan lapisan tertinggi pada model referensi OSI.
Biasanya berupa program atau aplikasi pada tingkat layanan informasi.
Beragam protokol standar umumnya tersedia pada lapisan ini.
Contoh yang digunakan antara lain: File Tranfer Protocol (FTP), Simple Mail
Protocol (SMTP), Post Office Protocol 3 (POP3)
PROSES YANG TERJADI PADA INFORMASI YANG
DIKIRIMKAN MELALUI APLIKASI MELALUI
LAPISAN
PENGIRIM
OSI Informasi Informasi PENERIMA

Application Layer Data Data Application Layer

Presentation Layer Data Data Presentation Layer

Session Layer Data Data Session Layer

Transport Layer Segmen Segmen Transport Layer

Network Layer Paket Paket Network Layer

Data Link Layer Frame Frame Data Link Layer

Physical Layer Bit Bit Physical Layer


PROTOKOL UTAMA JARINGAN
Protokol jaringan merupakan kumpulan standar yang mengatur tata cara suatu informasi
atau data ditransmisikan melalui jaringan. Protokol jaringan ada beberapa macam, yang
utama diantaranya adalah:

1. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)

Protokol yang digunakan secara luas pada jaringan karena merupakan


protokol transportasi yang paling fleksibel dan dapat digunakan pada area
yang luas.
2. IPX/SPX (Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange)
Jenis protocol yang digunakan terutama oleh sistem dari Novell Netware
yang disusun kembali oleh Microsoft dan diimplementasikan di Window NT
dengan nama NWLink.
3. UDP (User Diagram Protocol)
Dalam layanan protokolnya menggunakan service tranmisi data yang sedikit
sekali. Sering kali UDP tidak melakukan pengecekan pada paket-paket data.
UDP tidak menjamin paket-paket data akan sampai pada tujuannya atau
tidak.
4. Apple Talk
Protokol yang digunakan pada komputer Apple Mac OS
MODEL/TIPE JARINGAN
Peer to peer
Pertukaran data dalam jaringan ini dapat dilakukan dua komputer atau
beberapa komputer dalam satu area kerja. Jaringan ini bisa dibuat
menghubungkan dua komputer melalaui kabel jaringan tipe crossover
(khusus dua komputer), atau menggunakan kabel straight yang
terhubung dengan hub atau switch (untuk komputer satu area)

Client Server
Terdiri dari sejumlah komputer dengan memakai satu atau beberapa
komputer dijadikan server dan dihubungkan dengan sejumlah
komputer client. Jadi pada jaringan ini bisa terdapat satu atau lebih
dari satu server untuk mengendalikan beberapa komputer client.
KELEBIHAN & KEKURANGAN MODEL PEER TO PEER
Kelebihan
- Dapat saling berbagi pakai file data (sharing) dengan komputer yang
lain tanpa harus ada hak akses untuk menggunakan jaringan tersebut.
- Tidak ada perbedaan yang mencolok antara hubungan kedua
workstation
- Biaya operasional lebih murah karena hanya menggunakan kabel
yang sedikit
- Jaringan tidak bergantung pada satu server dalam mengakses data
pada komputer lain

Kekurangan
- Keamanan data pada masing-masing komputer ditentukan oleh
pengguna yang memiliki atau menggunakan komputer tersebut
- Penggunaan processor dan RAM akan menjadi berlebih jika komputer
tersebut diakses oleh pengguna yang lain saat menjalankan program
atau mengakses data. Komputer akan terasa lebih lambat
- Apabila terdapat kesalahan jaringan yang menyebabkan hubungan
jaringan jaringan terputus, maka pengguna yang lain tidak dapat
mengakses komputer tersebut
KELEBIHAN & KEKURANGAN MODEL CLIENT SERVER
Kelebihan
- Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik daripada jaringan peer
to peer
- Sistem pada komputer client menjadi lebih stabil karena semua hal
yang berhubungan dengan administrasi jaringan sepenuhnya terpusat
dan dilakukan oleh komputer server
- Kecepatan akses jaringan lebih tinggi dikarenakan semua beban
tugas seluruhnya ditanggung oleh komputer server
- Pengelolaan file-file data lebih mudah karena mempunyai sistem
backup data yang lebih baik dibandingkan dengan peer to peer

Kekurangan
- Komputer server harus memiliki spesifikasi khusus sebagai server
dan harus memiliki kemampuan lebih sebab seluruh aktivitas jaringan
tergantung pada server
- Apabila terjadi masalah atau gangguan pada server, maka seluruh
aktivitas jaringan dapat terganggu
- Memerlukan biaya operasional yang tidak sedikit
- Membutuhkan seorang administrator bagi pengelolaan sistem

Anda mungkin juga menyukai