0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

Modul Ajar PAI Kelas X SMA/SMK

Dokumen ini adalah modul ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas X SMA/SMK yang disusun oleh Ahmad Taufik. Tujuan pembelajaran mencakup kemampuan membaca dan menganalisis hukum tajwid dari ayat-ayat Al-Qur'an serta penerapan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari. Modul ini juga mencakup metode pembelajaran, asesmen, dan refleksi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.

Diunggah oleh

wdin6653
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan10 halaman

Modul Ajar PAI Kelas X SMA/SMK

Dokumen ini adalah modul ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk kelas X SMA/SMK yang disusun oleh Ahmad Taufik. Tujuan pembelajaran mencakup kemampuan membaca dan menganalisis hukum tajwid dari ayat-ayat Al-Qur'an serta penerapan etos kerja dalam kehidupan sehari-hari. Modul ini juga mencakup metode pembelajaran, asesmen, dan refleksi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar.

Diunggah oleh

wdin6653
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Kode:

[Link] Modul Ajar

Pendidkan Agama Islam


dan Budi Pekerti

SMA / SMK
Kelas X

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET DAN TEKNOLOGI


BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN PERBUKUAN
PUSAT ASESMEN DAN PEMBELAJARAN
2021
Informasi Umum

Nama Penyusun : Ahmad Taufik, [Link].I.,[Link]


Institusi : SMA/SMK
Tahun Penyusunan : 2023
Jenjang Sekolah : SMA
Kelas : X
Alokasi Waktu : 3 Jp (135 menit)

Tujuan
Pembelajaran
Fase : E
Elemen : Al-Qur’an
Tujuan Pembelajaran 10.1.1
: Peserta didik dapat membaca Q.S.
al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105 dan
hadis tentang kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja
dengan fasih dan lancar sesuai kaidah tajwid dan
makharijul huruf.
10.1.2 Peserta didik dapat menganalisis hukum tajwid
Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
tentang kompetisi dalam kebaikan dan etos kerja.
Kata Kunci : al-Qur’an, hadis, tajwid, kompetisi dalam kebaikan,
etos kerja
Pertanyaan inti :
1. Mengapa sikap berkompetisi dalam kebaikan
dan etos sangat diperlukan dalam kehidupan
sehari-hari?
2. Bagaimana cara menerapkan sikap kompetisi
dalam kebaikan dan etos kerja dalam kehidupan
sehari-hari?
3. Apakah manfaat yang diperoleh dengan
Kompetensi Awal : menerapkan sikap kompetisi dalam kebaikan
Siswa telah memiliki kemampuan awal dalam membaca al-Qur’an dan hadis.
Serta memiliki pemahaman tentang ilmu tajwid.

Profil Pelajar
Profil Pelajar Pancasila
Pancasila ::
Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah beriman, bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis dan
kreatif.

Sarana dan
Sarana dan Prasarana
Prasarana ::
Fasilitas pembelajaran yang diperlukan diantaranya LCD Projector, multimedia
pembelajaran interaktif, mushaf al-Qur’an, kitab tajwid, kitab tafsir al-Qur’an,
komputer/laptop, printer, alat pengeras suara, jaringan internet. Sarana
dan prasarana ini bisa disesuaikan dengan kondisi di sekolah masing-
masing.

Target Siswa Kategori siswa dalam proses pembelajaran ini adalah siswa
:
regular/tipikal

Jumlah Maksimum 36 siswa


siswa :
Ketersediaan Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas, untuk
Materi
siswa :
yang sulit memahami konsep.

Moda Tatap muka


pembelajara
n:

Materiajar,
Materi ajar,alat
alatdan
danbahan:
bahan:
Materi atau sumber pembelajaran yang utama: Buku Teks PAI dan Budi
Pekerti SMA (Kemdikbud Tahun 2021). Adapun sumber pembelajaran dari
internet diantaranya :
 [Link]
huruf/
 [Link]

1. Alat dan bahan yang diperlukan : papan tulis, spidol, alat tulis
2. Perkiraan biaya : Rp. 50.000 (bisa berubah sesuai kondisi masing-
masing daerah)

Kegiatan pembelajaran
utama:
Pengaturan siswa:
 Individu
 Berpasangan
Metode:
 Diskusi
 Demonstrasi
 Talaqqi
 Make a match

Asesmen ::
Asesmen
1. Asesmen dilakukan melalui asesmen individu dan kelompok
2. Jenis asesmen:
 Performa (praktik)
 Observasi
Persiapan pembelajaran
Persiapan pembelajaran :: (5
(5 menit)
menit)
1. Guru memeriksa dan memastikan semua sarana dan prasarana yang
diperlukan tersedia.
2. Memastikan bahwa ruang kelas sudah bersih, aman dan nyaman
3. Menyiapkan bahan tayang dan multimedia pembelajaran interaktif

Urutan kegiatan
Urutan kegiatan pembelajaran:
pembelajaran:
Pendahuluan ( 15 menit )
1. Siswa berdoa secara bersama-sama dan melakukan tadarus Q.S. al-
Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
2. Guru menyapa setiap siswa dengan kontak mata dan menanyakan kondisi
masing- masing dan menyampaikan apersepsi.
3. Guru membagi siswa secara berpasangan untuk melakukan
mengidentifikasi tajwid yang ada dalam Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S.
at-Taubah /9: 105..
4. Guru menjelaskan bahwa para siswa (sesuai pasangannya) akan saling
membantu untuk mengidentifikasi tajwid yang ada dalam Q.S. al-
Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105.

Kegiatan Pembelajaran Inti ( 105 menit)


5. Guru menampilkan video seorang remaja yang gigih dalam belajar al-
Qur’an.
6. Para siswa membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
dan hadis terkait secara bersama-sama dipimpin oleh guru.
7. Guru meminta salah satu siswa untuk membaca Q.S. al-Maidah/5: 48;
dan Q.S. at-Taubah /9: 105 dan hadis terkait
8. Secara bergiliran dengan metode talaqqi, siswa membaca Q.S. al-
Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105 dan hadis langsung
dihadapan guru.
9. Guru memberikan koreksi atau penekanan terhadap bacaan siswa.
10. Secara berpasangan dengan metode make a match siswa
mengidentifikasi hukum bacaan tajwid dalam Q.S. al-Maidah/5: 48; dan
Q.S. at-Taubah /9: 105
11. Siswa menerima kartu berisi lafaz al-Qur’an dan hukum tajwid dari
guru.
12. Siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan
kartunya, yakni lafaz al-Qur’an dan hukum tajwid.
13. Siswa yang berhasil mencocokan kartunya sebelum batas waktu diberi
poin oleh guru.
14. Setelah satu babak selesai, kartu dikocok lagi agar setiap siswa
mendapat kartu yang berbeda dengan sebelumnya.
15. Siswa menuliskan hasil identifikasi tajwid Q.S. al-Maidah/5: 48; dan
Q.S. at-Taubah /9: 105 dibuku masing-masing.
Penutup Pembelajaran ( 10 menit )
16. Guru meminta salah satu siswa untuk mereview kegiatan pembelajaran
hari ini, sebagai bentuk refleksi akhir. Setelah selesai, siswa tersebut
kemudian memimpin doa selesai kegiatan.
17. Guru menutup pembelajaran dengan berdoa bersama-sama.

Diferensiasi:
Diferensiasi:
 Untuk siswa yang berminat belajar dan mengeksplorasi topik ini lebih
jauh, disarankan untuk membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-
Taubah /9: 105 sesuai dengan bacaan qira’ah sab’ah (qira’ah yang
dinisbahkan kepada tujuh imam qiraat yang terkemuka) dan
menguraikan hukum tajwid secara lebih rinci.
 Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran
sesuai dengan kondisi masing-masing agar pelaksanaan
pembelajaran menjadi lebih menyenangkan (joyfull learning)
sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
 Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar
membaca al-Qur’an pada pembelajaran di luar kelas sesuai
kesepataan antara guru dengan siswa. Siswa juga disarankan untuk
belajar membaca al-Qur’an kepada teman sebaya atau belajar
kepada ustadz di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Refleksi Guru:
Refleksi Guru
Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan kegiatan
pengajaran di kelas, misalnya:
1. Apakah semua siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran?
2. Kesulitan apa yang dialami?
3. Apa langkah yang perlu dilakukan untuk memperbaiki proses belajar?
4. Apakah kegiatan pembelajaran dapat menumbuhkan kemampuan
berpikir kritis pada diri siswa?
5. Apakah kegiatan pembelajaran ini bisa membangun kesadaran siswa
tentang pentingnya akhlak terhadap sesama untuk saling menghargai
dan menyayangi?

Asesmen:
Asesmen:
1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran,
dengan pertanyaan:
Jawaban
Pertanya
y tidak
an a
1. Apakah sudah bisa membaca al-Quran
dengan
lancar dan fasih ?
2. Apakah kalian rutin membaca al-Qur’an setiap
hari?
3. Apakah kalian sudah hafal surat – surat
pendek dalam al-Qur’an?

2. Asesmen Formatif ( Selama Proses Pembelajaran)


Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran
berlangsung, khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi,
presentasi dan refleksi tertulis.
a. Asesmen saat talaqqi
Asesmen ini dilakukan ketika siswa membaca al-Qur’an secara
langsung dihadapan guru.
Rubrik Penilaian membaca al-Qur’an:
Pedoman penilaian membaca Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S.
at-Taubah /9: 105
Aspek yang
Indikator kemampuan Nilai Paraf
dinilai Guru
1. Kelancaran  Membaca dengan lancar
dalam  Tidak melakukan kesalahan 100
membaca tajwid dan makhraj
ayat Al-  Membaca dengan lancar
Qur’an dan  Melakukan 1-5 kesalahan 90
hadits tajwid dan makhraj
2. Tajwid  Melakukan 6-10 kesalahan
80
3. Makhraj tajwid dan mahraj
 Melakukan 11-15 kesalahan
70
tajwid dan makhraj
 Melakukan 16-20 kesalahan
60
tajwid dan makhraj
 Melakukan lebih dari 20
50
kesalahan tajwid dan makhraj

b. Asesmen selama proses mengidentifikasi tajwid secara berpasangan


Siswa juga dinilai berdasarkan hasil pengamatan saat proses
mengidentifikasi tajwid secara berpasangan Q.S. al-Maidah/5: 48; dan
Q.S. at-Taubah /9: 105 secara berpasangan, dengan lembar kerja :

Lembar kerja pengamatan kegiatan mengidentifikasi tajwid secara


berpasangan Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105
Aspek yang diamati Sko
No Nama r
Siswa aktif kerjasa disiplin 1 2 3 4
ma
1. Andi
2. Ari
Nilai = skor x 2,5
Refleksi
Refleksi untuk
untuk Siswa
Siswa:

Nama Siswa : ..................

Kelas : ..................
Pertanyaan refleksi Jawaban Refleksi
1. Bagian manakah yang menurutmu
paling sulit dari pelajaran ini?
2. Apa yang akan kamu lakukan untuk
memperbaiki hasil belajarmu?
3. Kepada siapa kamu akan meminta
bantuan untuk memahami
pelajaran ini?
4. Jika kamu diminta untuk
memberikan bintang 1 sampai 5,
berapa bintang akan kamu berikan
pada usaha yang telah kamu
lakukan?

Daftar Pustaka
Daftar Pustaka:
1. Al-Quran dan Terjemahannya, oleh Kementerian Agama RI
2. Kitab Hadits Shahih Bukhari dan Muslim
3. Ahmad Taufik dan Nurwastuti Setyowati. 2021. PAI dan Budi Pekerti
Kelas X SMA, Jakarta: Kemdikbud RI

Lembar Kerja Siswa:


Lembar Kerja Siswa

Nama Siswa : ...........................


Kelas : ...........................
Tahapan Kegiatan Siswa/ Pertanyaan Catatan Hasil
Kegiatan
Stimulasi Siswa mengamati tayangan
tentang remaja yang gemar
membaca, mahir, dan hafal al-
Qur’an melalui youtube atau media
lain.
Identifika 1. Faktor apa saja yang
si mempengaruhi seseorang
Masalah mudah membaca al-Qur’an
dengan fasih dan lancar?
2. Apakah ada hubungannya
antara dosa dengan kemampuan
membaca al-Qur’an?
3. Apa saja usaha yang dapat
dilakukan untuk membaca al-
Qur’an dengan fasih dan lancar?
Mengumpulk Kumpulkan informasi sebanyak
an informasi mungkin terkait dengan cara
membaca al-Qur’an dengan fasih
dan lancar sesuai kaidah tajwid dan
makharijul huruf
Mengolah Catat dan klasifikasikan informasi
informasi yang
diperoleh untuk kemudian dijadikan
dasar untuk menjawab persoalan
Verifikasi dan Lakukan verifikasi hasil olah data,
presentasi pastikan temuan kalian sudah benar
hasil dan kemudian presentasikan
Generalisasi Buatlah kesimpulandari hasil
kajian kelompok kalian.

Bahan Bacaan Siswa:


Bahan Bacaan Siswa
a. [Link]
huruf/
b. [Link]

Bahan Bacaan
Bahan BacaanGuru:
Guru
 Kitab Tafsir al-Misbah
 Kitab Hadis Shahih Bukhari Muslim

Materi Pengayaan dan


Remedial:
Materi Pengayaan:
Siswa yang memperoleh capaian tinggi akan diberikan pengayaan berupa
kegiatan tambahan terkait dengan kajian topik. Siswa belajar membaca Q.S.
al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105 sesuai dengan qira’ah sab’ah
dan mengidentifikasi tajwid secara lebih mendalam, kemudian menelaah
terjemah dan kandungan ayat.
Sedangkan siswa yang menemukan kesulitan akan memperoleh
pendampingan dari guru berupa bimbingan personal atau kelompok dengan
langkah-langkah kegiatan yang lebih sederhana. Siswa diminta mengulang-
ulang bacaan Q.S. al-Maidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah /9: 105 dan
mengidentifikasi tajwid, yakni hukum nun sukun/tanwin dan hukum mim
sukun.

Q.S. al-Maidah/5: 48
Artinya: “Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu
(Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab
yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara
mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau
mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah
datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan
dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-
Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia
yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat
kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya
kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan”. (Q.S.
al-Maidah/5: 48)

Q.S. at-Taubah /9: 105

Artinya: “Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat


pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu
akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang
nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”
(Q.S. at-Taubah /9: 105)

Kandungan Q.S. al-Maidah/5: 48:


Q.S. al-Maidah/5: 48 mengandung pesan-pesan mulia sebagai berikut:
1. Al-Qur’an diturunkan oleh Allah Swt. dengan haq (kebenaran)
2. Kitab Al-Qur’an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya.
3. Kitab suci Al-Qur’an juga menjadi pengawas, pemelihara, penjaga
kitab-kitab terdahulu. Al-Qur’an memelihara dan mengukuhkan prinsip
ajaran Ilahi yang bersifat universal (kully) dan mengandung
kemashlahatan abadi bagi umat manusia sepanjang masa.
4. Allah Swt. memerintahkan agar menjadikan Al-Qur’an sebagai
pedoman hidup.
5. Tiap-tiap umat memiliki aturan (syariat) yang akan menuntunnya
menuju kebahagiaan abadi.
6. Allah Swt. telah menjadikan syariat Nabi Muhammad Saw. sebagai
penyempurna syariat para nabi terdahulu serta membatalkan syariat
sebelumnya.
7. Umat Islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguh-
sungguh dalam berbuat kebaikan.
Kandungan Q.S at-Taubah/9 ayat 105:
Q.S at-Taubah/9 ayat 105 mengandung pesan-pesan mulia sebagai
berikut:
1. Allah Swt. memerintahkan untuk beramal shaleh hingga
manfaatnya bisa dirasakan oleh diri sendiri maupun masyarakat
luas.
2. Setiap amal akan dilihat oleh Allah Swt., Rasulullah Saw. dan
mukminin di akhirat kelak.
3. Menumbuhkan inisatif untuk melakukan amal shaleh sehingga
orang lain ikut tergerak untuk melakukannya.
4. Setiap manusia akan kembali ke kampung akhirat, dan menerima
balasan amal perbuatannya.

Anda mungkin juga menyukai