0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan7 halaman

Pembelajaran SPLDV untuk SMP Ganjil

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Matematika di SMP Marisi Medan pada tahun ajaran 2025/2026, dengan fokus pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan bertujuan agar siswa dapat menyelesaikan SPLDV dengan berbagai metode serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pembelajaran meliputi diskusi, presentasi, dan refleksi, dengan penekanan pada kolaborasi dan pemahaman bermakna.

Diunggah oleh

kezia.elisabeth78
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan7 halaman

Pembelajaran SPLDV untuk SMP Ganjil

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Matematika di SMP Marisi Medan pada tahun ajaran 2025/2026, dengan fokus pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan bertujuan agar siswa dapat menyelesaikan SPLDV dengan berbagai metode serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pembelajaran meliputi diskusi, presentasi, dan refleksi, dengan penekanan pada kolaborasi dan pemahaman bermakna.

Diunggah oleh

kezia.elisabeth78
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

INFORMASI UMUM

A. IDENTITAS
Nama Penyusun : Risma Dewita, [Link]
Instansi : SMP MARISI MEDAN
Tahun Ajaran : 2025 / 2026
Mata Pelajaran : Matematika
Jenjang : SMP
Fase / Kelas / Semester : D / VIII / Ganjil
Materi Pokok : Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Alokasi Waktu : 2  40 menit

B. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)


Elemen Aljabar
Di akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan sistem persaman linear dua variabel melalui
beberapa cara untuk penyelesaian masalah.

C. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)


1. Membuat model matematika.
2. Menyelesaikan SPLDV dengan berbagai metode penyelesaian.
3. Menerapkan SPLDV dalam kehidupan sehari-hari.

D. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik memiliki pemahaman awal tentang operasi hitung aljabar dalam penjumlahan dan
pengurangan.
2. Peserta didik memiliki pemahaman awal tentang persamaan linear satu variabel (PLSV).
3. Peserta didik memiliki pemahaman awal tentang persamaan garis lurus.

E. DIMENSI PROFIL LULUSAN


1. Keimanan dan Ketakwaan : Memulai pembelajaran dengan berdoa.
2. Penalaran Kritis : Menganalisis masalah kontekstual menjadi model SPLDV.
3. Kreativitas : Menyusun strategi penyelesaian SPLDV dengan beberapa metode,
dan menyajikan hasil solusi SPLDV menggunakan media karton.
4. Kolaborasi : Bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah pada
LKPD.
5. Kemandirian : Bertanggung jawab dalam menyelesaikan soal SPLDV secara
Individu.

F. SARANA DAN PRASARANA


Sarana : Whiteboard, spidol/alat tulis, laptop, infocus, LKPD, buku paket
Matematika SMP, video pembelajaran, PPT.
Prasarana : Ruang kelas dengan pengaturan kelompok diskusi.

G. LINGKUNGAN PEMBELAJARAN
Ruang Fisik : Lingkungan di sekitar sekolah.
Budaya Belajar : Kolaboratif, berpartisipasi aktif.
H. TARGET PESERTA DIDIK / JUMLAH
Diferensiasi konten berdasarkan kesiapan belajar (kognitif)
1. Peserta didik dengan kemampuan dasar : kemampuan menyelesaikan masalah SPLDV
dengan satu metode.
2. Peserta didik dengan kemampuan menengah : kemampuan menyelesaikan masalah SPLDV
dengan lebih dari satu metode.
3. Peserta didik dengan kemampuan tinggi : kemampuan menyelesaikan masalah SPLDV
dengan berbagai metode.
Jumlah peserta didik yang akan menjadi objek belajar sebanyak 20 anak.

I. MODEL PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)
Pendekatan : Diferensiasi berbasis deep learning
Metode : Ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab

J. LINTAS DISIPLIN ILMU


1. Bahasa Indonesia 3. Seni
2. IPA (Fisika) 4. Ekonomi

K. MEANINGFUL LEARNING
1. Relevansi (Pemahaman Bermakna)
Peserta didik memiliki pemahaman bahwa materi SPLDV sering muncul dalam kehidupan
sehari-hari / masalah nyata yang bukan sekadar hitungan abstrak.
2. Konteks
Pokok bahasan ini berkaitan dengan memahami bagaimana masalah kontekstual dapat
dimodelkan ke dalam bentuk matematika melalui SPLDV.
3. Koneksi
Pengetahuan ini berkaitan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, IPA (Fisika), Seni dan
Ekonomi.

L. JOYFULL LEARNING
Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student
centered), di mana proses belajar diawali dengan menyajikan masalah kontekstual sebagai pemicu
untuk belajar. Dalam PBL yang dikaitkan dengan joyfull learning diwujudkan melalui aktivitas tebak
harga kemudian peserta didik berkeja secara individu atau diskusi kelompok untuk mencari solusi.

M. KEGIATAN UTAMA PEMBELAJARAN


1. Tanya jawab
2. Diskusi
3. Presentasi
KOMPONEN INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN (Mindful Learning)
Ranah Afektif : 1. Peserta didik menunjukkan sikap jujur, tanggung jawab, dan
kerjasama dalam menyelesaikan masalah kontekstual SPLDV.
2. Peserta didik menumbuhkan rasa percaya diri dalam
mengemukakan strategi penyelesaian SPLDV.
3. Peserta didik menghargai perbedaan strategi penyelesaian
kelompok lain melalui presentasi kelompok.

Ranah Kognitif : 1. Peserta didik menganalisis masalah kontekstual sehari hari dan
memodelkannya ke dalam SPLDV.
2. Peserta didik menyelesaikan SPLDV dengan berbagai metode
(substitusi, eliminasi, grafik, campuran).
3. Peserta didik membandingkan dan memilih metode yang paling
efisien untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Ranah Psikomotorik : 1. Peserta didik menuliskan model matematika SPLDV secara


runtut dari masalah kontekstual.
2. Peserta didik menggunakan alat bantu grafik manual untuk
menyelesaikan SPLDV.
3. Peserta didik mempresentasikan hasil pemecahan masalah
SPLDV secara sistematis.

B. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN


1. Peserta didik dapat menyelesaikan SPLDV dengan satu metode, dan menyebutkan metode yang
digunakan (peserta didik dengan kemampuan dasar).
2. Peserta didik dapat menyelesaikan SPLDV dengan dua metode (peserta didik dengan
kemampuan menengah).
3. Peserta didik dapat menyelesaikan SPLDV dengan menggunakan metode campuran atau grafik
(peserta didik dengan kemampuan tinggi).

C. PEMAHAMAN BERMAKNA
1. Peserta didik secara mandiri dapat menentukan persamaan linear dua variabel melalui video
pembelajaran.
2. Peserta didik secara kolaborasi melakukan diskusi menyelesaikan masalah SPLDV.
3. Peserta didik bernalar kritis menganalisis hasil diskusi.

D. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Apa yang membedakan antara persamaan linear satu variabel dengan persamaan linear dua varibel?
2. Berdasarkan ilustrasi di PPT, “Kalau Ibu punya 3x kelereng, lalu ditambah lagi 2x kelereng, jadi
berapa kelereng Ibu semuanya?”
3. Berdasarkan ilustrasi di PPT, “Kalau harga sebuah pulpen ditambah Rp2.000 hasilnya Rp5.000,
apakah kalian tahu berapa harga pulpennya?”

E. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan perangkat pembelajaran yang dibutuhkan seperti materi ajar, media
pembelajaran, dan lembar kerja peserta didik.
2. Guru mempersiapkan peserta didik untuk duduk dengan rapi.
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Kegiatan Pendahuluan (Berkesan, Bermakna, dan Menggembirakan)

Kegiatan Alokasi Waktu


• Guru bersama peserta didik memberi dan menjawab salam.
• Guru menanyakan kabar peserta didik.
• Peserta didik memimpin doa sebelum pembelajaran dimulai. (KSE-
Kesadaran Diri)
• Guru mengecek kehadiran peserta didik.
• Guru mengajak siswa menyanyikan lagu nasional “Garuda Pancasila”.
(PPK : Nasionalis) 5 menit
• Guru melakukan apersepsi yang dikaitkan dari pembelajaran sebelumnya
dengan memberikan pertanyaan pemantik. (Communication, Criticical
Thinking)
• Peserta didik menyimak topik dan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
dan pemahaman bermakna yang ditayangkan melalui powerpoint.
(TPACK)
• Peserta didik melakukan ice breaking “Clap One, dst”dipandu oleh guru.

2. Kegiatan Inti (Berkesan, Bermakna, dan Menggembirakan)


Kegiatan Alokasi Waktu
Sintaks 1 : Orientasi Peserta Didik pada Masalah 10 menit
1. Peserta didik mendengarkan dan mencoba memahami masalah
kontekstual yang melalui video yang ditampilkan.
[Link]
(Diferensiasi konten, Communication, Collaboration, TPACK)

2. Peserta didik bersama guru bertanya jawab mengenai masalah yang


tersaji pada video (Diferensiasi proses, Communication, Collaboration,
Pedagogical Content Knowledge)
3. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang berani menjawab
pertanyaan guru. (Motivasi, Pedagogical Knowledge)
Sintaks 2 : Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Diskusi 5 menit
4. Guru sudah membagi peserta didik ke dalam 3 kelompok secara homogen
berdasarkan hasil asesmen diagnostik yang telah dilakukan di pertemuan
sebelumnya. (Diferensiasi proses, Pedagogical Content Knowledge)
5. Peserta didik diberi LKPD kelompok dengan soal homogen dan
mengerjakannya dengan cara pengerjaan sesuai tingkat kemampuan yang
sudah diinstruksikan oleh guru. (Diferensiasi konten, Pedagogical
Content Knowledge)
6. Peserta didik diminta untuk mendiskusikan dalam kelompok mereka,
menterjemahkan masalah, dan menyelesaikan masalah dengan metode
penyelesaian SPLDV. (Diferensiasi proses, PPK : Gotong Royong,
Collaboration, Pedagogical Content Knowledge)

Sintaks 3 : Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok 20 menit


7. Peserta didik berdiskusi mengerjakan LKPD dengan metode pilihan
kelompoknya. (Diferensiasi proses, Critical Thinking, Creativity,
Communication, Collaboration, Pedagogical Content Knowledge)
8. Peserta didik mengumpulkan informasi dari buku bacaan. (Diferensiasi
konten, Literasi, Pedagogical Content Knowledge)
9. Guru berkeliling, memfasilitasi diskusi, dan memberikan bimbingan
kepada setiap kelompok. (Diferensiasi proses, Pedagogical Knowledge)

Sintaks 4 : Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya 20 menit


10. Peserta didik melalukan ice breaking dari link berikut. (Joyful learning)
[Link]
11. Guru meminta setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
(Diferensiasi produk, Communication, Collaboration, Pedagogical
Content Knowledge)
12. Peserta didik menyajikan solusi SPLDV, menjelaskan langkah
penyelesaian, serta alasan memilih metode tersebut. (Diferensiasi
produk, Pedagogical Content Knowledge)
13. Peserta didik yang lain memberikan tanggapan pada kelompok yang
presentasi (Diferensiasi produk, Pedagogical Knowledge)
14. Guru memberikan penilaian dan apresiasi untuk kelompok yang
presentasi

Sintaks 5 : Analisis dan Evaluasi 10 menit


15. Guru mengajak siswa membandingkan berbagai metode SPLDV.
(Diferensiasi konten, Creativity, Content Knowledge))
16. Guru menekankan pentingnya memilih metode yang efisien.
(Diferensiasi proses, Pedagogical Content Knowledge)
3. Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
Kegiatan Alokasi Waktu
1. Peserta didik dengan bimbingan guru bersama-sama menyimpulkan
materi yang sudah dipelajari hari ini.
2. Guru memberikan asesmen sumatif.
3. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi pembelajaran (Mindful
learning, Communiccation, Collaboration) 10 menit
4. Guru memberikan informasi tentang materi selanjutnya “Fungsi Linear”
5. Guru memberi penguatan terhadap peserta didik dengan mengajak
mereka mengapresiasi diri sendiri dan teman sebaya. (Mindful learning)
6. Guru mengucapkan salam dan terimakasih atas proses pembelajaran.

G. ASESMEN
1. Asesmen Diagnostik Kognitif : Peserta didik diberikan soal berkaitan dengan materi kompetensi
awal
2. Asesmen Formatif : Guru mengamati saat peserta didik mengerjakan LKPD di dalam
kelas
3. Asesmen Sumatif : Soal evaluasi

H. REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK


Guru
1. Apakah tujuan pembelajaran telah tercapai?
2. Apakah seluruh peserta didik mengikuti pelajaran dengan antusias?
3. Kesulitan apa yang dialami?
4. Langkah apa yang diperlukan untuk memperbaiki proses belajar?
5. Mengajak seluruh peserta didik untuk mengapresiasi diri sendiri dan teman sebaya

Peserta didik
1. Hari ini anak-anak Ibu belajar tentang apa?
2. Apa yang sudah anak-anak pahami tentang materi hari ini?
3. Apa yang belum dipahami tentang materi hari ini?
4. Bagaimana perasaannya setelah mengikuti pembelajaran hari ini?

I. PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
Peserta didik yang telah mencapai indikator pembelajaran, diberi kesempatan mempelajari cakupan
materi yang lebih luas.

Remedial
Peserta didik yang belum mencapai indikator pembelajaran, diberi penjelasan kembali oleh guru
dengan menggunakan media dan variasi metode pembelajaran yang tepat sehingga memahami CP yang
dirasa sulit.

J. BAHAN BACAAN PENDIDIK


Buku Guru Matematika SMP Kelas VIII Fase D

K. BAHAN BACAAN PESERTA DIDIK


Buku Siswa Matematika SMP Kelas VIII Fase D
L. DAFTAR PUSTAKA
Tosho, T. (2021). Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas VIII. Jakarta : Kementerian
Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Tosho, T. (2021). Buku Panduan Guru Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas VIII.
Jakarta : Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Abdur Rahman As’ari, dkk. 2017. Matematika SMP/MTs kelas VIII Semester 1. Edisi Revisi Jakarta :
Kementeria Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Medan, 10 September 2025


Mengetahui
Kepala SMP MARISI MEDAN Guru Matematika

Rina Hagaina Marbun, [Link]. Risma Dewita, [Link].

Anda mungkin juga menyukai