INFORMASI UMUM
A. Identitas Modul
Penyusun : Astari, [Link].
Instansi : SMA Negeri 1 Kotaagung
Tahun Penyusunan : 2025
Jenjang Sekolah : SMA
Mata Pelajaran : Informatika
Kelas/Semester : X / Ganjil/ fase E
Bab I : Koding dan Kecerdasan Artifisial
Alokasi Waktu : 2 × 45 menit (2 JP)
Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)
B. Kompetensi Awal
Peserta didik telah:
1. Mengenal bahasa pemrograman dasar (contoh: Python).
2. Menggunakan komputer dan internet untuk mengakses informasi.
3. Memahami logika dasar pemrograman (input–proses–output).
C. Delapan Profil Pelajar Pancasila
1. Beriman dan berakhlak mulia – Menggunakan teknologi secara bijak.
2. Berkebinekaan global – Memahami AI sebagai teknologi global.
3. Gotong royong – Kolaborasi saat mengerjakan proyek koding.
4. Mandiri – Belajar dan mencoba koding secara mandiri.
5. Bernalar kritis – Memecahkan masalah melalui algoritma.
6. Kreatif – Menghasilkan karya sederhana berbasis koding dan AI.
7. Berorientasi masa depan – Memahami potensi AI di masa depan.
8. Disiplin – Mengikuti prosedur dan instruksi pemrograman dengan tepat.
D. Sarana dan Prasarana
Laptop/komputer dengan koneksi internet
Proyektor/LCD
Editor koding (misalnya: Python IDLE, VS Code, atau Google Colab)
Modul ajar dan LKPD
Video pembelajaran tentang koding dan AI
E. Target Peserta Didik
Siswa SMA Kelas X
Memiliki dasar pengoperasian komputer
Siap belajar pemrograman dasar dan konsep AI
F. Model Pembelajaran
PBL untuk memecahkan masalah nyata menggunakan koding dan AI.
G. Kata Kunci
Koding, AI, Python, algoritma, logika pemrograman, kecerdasan buatan, pemecahan masalah.
KOMPONEN INTI
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan pengertian koding dan AI.
2. Mengidentifikasi contoh penerapan AI di kehidupan sehari-hari.
3. Membuat program sederhana menggunakan bahasa Python.
4. Menganalisis keunggulan dan kelemahan beberapa jenis AI dan koding.
5. Menyajikan hasil kerja dalam bentuk presentasi kelompok.
B. Pemahaman Bermakna
Peserta didik memahami bahwa koding adalah keterampilan untuk memberi instruksi pada
komputer, sedangkan AI adalah teknologi yang dapat berpikir dan belajar seperti manusia.
Menguasai koding akan membantu memahami dan mengembangkan AI untuk menyelesaikan
berbagai masalah.
C. Pertanyaan Pemantik
Bagaimana komputer bisa “berpikir” layaknya manusia?
Mengapa koding menjadi dasar pengembangan AI?
Bisakah AI menggantikan pekerjaan manusia sepenuhnya?
D. Kegiatan Pembelajaran (2 JP)
1. Kegiatan Pembukaan (10 menit)
1. Guru memberi salam, doa pembuka, dan absensi.
2. Menyampaikan tujuan pembelajaran.
3. Ice breaking/yel-yel tentang teknologi.
4. Menayangkan video singkat “Koding dan AI dalam Kehidupan Sehari-hari”.
Tanya jawab singkat:
Apa tanggapanmu tentang video ini?
Pernahkah kamu mencoba koding sebelumnya?
Bagaimana AI membantu pekerjaan manusia?
2. Kegiatan Inti (65 menit)
Langkah 1 – Eksplorasi Materi
Guru menjelaskan definisi, contoh, dan manfaat koding dan AI.
Menunjukkan contoh sederhana program Python.
Langkah 2 – Diskusi Kelompok
Siswa dibagi menjadi 4–5 kelompok.
Setiap kelompok menerima LKPD berisi:
o Studi kasus: membuat program sederhana (contoh: chatbot mini, kalkulator, atau
prediksi sederhana).
o Analisis keunggulan dan kelemahan AI untuk kasus tersebut.
Langkah 3 – Presentasi
Kelompok mempresentasikan hasil kerja.
Diskusi dan tanya jawab antar kelompok
Pembiasaan Profil Pelajar Pancasila: Gotong royong, disiplin, kreatif, dan bernalar kritis.
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
1. Siswa dan guru menyimpulkan pembelajaran hari ini.
2. Guru memberi penguatan konsep koding dan AI.
3. Siswa mengisi lembar refleksi.
4. Doa penutup dan salam.
E. Refleksi Guru dan Peserta Didik
Refleksi Guru:
1. Apakah proses pembelajaran berjalan lancar?
2. Bagaimana mengatasi kendala di pertemuan berikutnya?
3. Kejadian menarik apa yang terjadi?
4. Apakah target pembelajaran tercapai?
5. Apa yang akan ditingkatkan pada pertemuan selanjutnya?
Refleksi Peserta Didik:
1. Apakah kamu memahami konsep koding dan AI?
2. Dapatkah kamu membedakan keunggulan dan kelemahan AI?
3. Apakah kamu bisa mempraktikkan koding sederhana?
4. Apa kesulitan yang kamu hadapi?