Modul Ajar IPAS: Sistem Gerak Manusia
Modul Ajar IPAS: Sistem Gerak Manusia
IV. ASESMEN
Asesmen Kognitif
1. Jenis penilaian : Non Tes
2. Bentuk Penilaian : Angket
Asesmen Formatif
1. Aspek Keterampilan
Jenis penilaian : Non Tes
Bentuk penilaian : observasi
2. Aspek Sikap
Jenis penilaian : Non Tes
Bentuk penilaian : observasi
3. Pengetahuan
Jenis penilaian : Tes
Bentuk penilaian : Uraian
Pengayaan : Peserta didik yang mendapat nilai sama dengan/atau di atas KKTP, akan
memperoleh tindak lanjut pengayaan berupa pendalaman materi tentang
Sistem Gerak Manusia
Remidial : Peserta didik yang mendapat nilai di bawah KKTP akan memperoleh
tindak lanjut remidial berupa tes tertulis.
V. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran: Discovery Learning
Kegiatan dan
Langkah-
Alokai Deskripsi Kegiatan Pembelajaran
Langkah Model
Waktu
Awal (10 Kegiatan Pendahuluan:
Menit) 1. Siswa bersama guru memulai pembelajaran dengan
salam dan berdoa sebagai bentuk rasa syukur kepada
Tuhan. (Communication, Collaboration 4C,
Religius-PPP)
2. Guru dan siswa menyanyikan lagu nasional “Garuda
Pancasila”
3. Guru bertanya jawab untuk mengecek kehadiran
siswa, menanyakan kabar dan mendoakan agar semua
anggota keluarga dalam kondisi sehat.
(Communication, Collaboration)
4. Siswa dan guru menyanyikan lagu “Tepuk 7
Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” (Joyful learning)
5. Siswa menyimak dilanjutkan dengan bertanya jawab
dengan guru mengenai tujuan pembelajaran yang
ditayangkan melalui PPT. (Communication,
Collaboration-4C, TPACK)
Inti (55
Menit) Stimulation 1. Stimulation (Stimulasi)
(Stimulasi) - Guru menayangkan video tentang sistem Gerak
tubuh. (TPACK, Literasi visual)
- Siswa diminta mengamati dengan fokus mencatat
bagian tubuh yang disebutkan.(meaningful
learning)
- Guru mengajak siswa untuk berdiskusi mengenai
tayangan pada video. (Komunikasi)
Problem
Statement 2. Problem Statement
- Guru memberikan pertanyaan pemandu seperti:
“Apa akibat jika otot tidak berfungsi?”, “Bagaimana
cara kerja sendi dalam gerakan?” , “Apa pengaruh
posisi duduk yang salah ketika bermain gawai?”
(HOTS).
- Kelompok menyusun hipotesis awal untuk dianalisis
bersama (Kolaborasi, Critical Thinking, Literasi).
3. Data Collection
Data Collection - Siswa dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan gaya
belajar.
- Siswa dibagikan LKPD dan mencatata hasil
Kegiatan dan
Langkah-
Alokai Deskripsi Kegiatan Pembelajaran
Langkah Model
Waktu
eksplorasi dalam LKPD secara berkelompok pada
Aktivitas 1: Coba Amati! Dan Aktivitas 2:
Relfeksi- Aku tahun! (Kolaborasi, Komunikasi,
Literasi, Diferensiasi, HOTS)
4. Data Processing
Data Processing - Siswa menyususn informasi dalam tabel keterkaitan
rangka-sendi-otot pada Aktivitas 3: Ayo
Hubungkan!
- Guru memberikan kasus: “Rino tidak bisa menoleh
ke kiri. Apa yang bermasalah?”
- Siswa menganalissi berdasarkan tabel data dan
membandingkan temuan antarkelompok. (Analissi,
Reasoning, 4C)
Verification
5. Verification
- Siswa memverifikasi kesimpulan kelompok dengan
sumber belajar (Video, buku digital)
- Guru memfasilitasi sesi tanya jawab mendalam: Apa
bukti bahwa tulang tidak bisa bergerak sendiri?
(mindful learning)
- Siswa menuliskan kesimpulan antara pengamatan
dan sumber.
6. Generalization
- Siswa menyimpulkan hubungan rangka-sendi-otot
dengan presentasi.
Akhir (10 Kegiatan 1. Refleksi Diri (Berkesadaran)
Menit) penutup - Guru meminta siswa melakukan penilaian diri.
- Guru dapat memimpin refleksi singkat secara
lisan: “Bagaimana perasaan kalian setelah belajar
materi ini? Apa yang paling menarik dari
pembelajaran hari ini? Apakah kalian sekarang
lebih menghargai tubuh kalian?
2. Penguatan dan Apresiasi: Guru mengapresiasi
partisipasi aktif dan kerja keras semua peserta
didik.
3. Doa dan penutup: Guru menutup pelajaran
dengan doa dan salam.
Struktur: Rangka manusia terdiri dari sekitar 206 tulang, disusun menjadi sistem
rangka seperti tengkorak, tulang belakang, rusuk, dan anggota gerak (tangan dan
kaki).
Fungsi:
o Menopang tubuh.
o Melindungi organ dalam (contoh: tengkorak melindungi otak).
o Tempat melekatnya otot.
o Membentuk tubuh.
o Tempat pembentukan sel darah (di sumsum tulang).
Ketika otot berkontraksi, tulang ikut tertarik sehingga tubuh bisa bergerak.
Menendang bola: otot paha menarik tulang kaki bawah melalui sendi lutut.
Mengangkat tas: otot lengan menarik tulang melalui sendi bahu dan siku.
Melompat: rangka kaki bertumpu, otot betis dan paha bekerja sama mendorong tubuh
naik.
Penyakit dan Kelainan pada Rangka, Otot, dan Sendi
5. Pentingnya Menjaga Kesehatan Sistem Gerak
Rajin berolahraga untuk melatih kekuatan otot dan kelenturan sendi.
🔍 Kesimpulan:
Gerakan tubuh terjadi karena kerja sama antara tulang (rangka), sendi, dan otot. Rangka
memberi bentuk dan penopang, sendi memungkinkan pergerakan, dan otot menggerakkan
tulang dengan cara menarik. Tanpa salah satu komponen ini, kita tidak bisa bergerak dengan
sempurna.
Media Pembelajaran
Media Pembelajran:
1. Powe point tentang sistem gerak
2. Video Pembelajaran
3. Video lagu Garuda Pancasila
[Link]
sUBIw&start_radio=1
1 Mengangkat lengan ke
atas
2 Menekuk lutut
Rangka
Sendi
Otot
E. Studi Kasus
Rino tidak bisa menoleh ke kiri. Apa yang bermasalah?
F. Verivikasi
Apa bukti bahwa tulang tidak bisa begerak sendiri?
F. Kesimpulan
Petunjuk: Tuliskan kesimpulan dari pembelajaran hari ini dengan bahasamu sendiri:
Penilaian Diri
Petunjuk: Beri tanda ✓ pada pernyataan yang sesuai dengan dirimu!
Pernyataan Ya Tidak
Selamat Belajar!
KISI-KISI ASESMEN DIAGNOSTIK – IPAS KELAS VI
Topik: Sistem Gerak Manusia
Jenis Penilaian: Non-Tes (Angket Campuran)
Tabel Kisi-Kisi Soal
No Indikator Tujuan Indikator Soal Bentuk Nomor Level Skor
Pembelajaran Soal Soal Kognitif Maks
1 Menjelaskan Siswa dapat Pilihan 1 C1 – 1
fungsi rangka, memilih fungsi Ganda Pengetahuan
sendi, dan otot tulang dalam
pada tubuh tubuh
manusia (C2)
2 Menjelaskan Siswa dapat Pilihan 2 C1 – 1
fungsi rangka, mengidentifikasi Ganda Pengetahuan
sendi, dan otot definisi sendi
pada tubuh dan fungsinya
manusia (C2)
3 Menjelaskan Siswa dapat Pilihan 3 C1 – 1
fungsi otot memilih cara Ganda Pengetahuan
dalam sistem kerja otot yang
gerak benar
4 Mengungkapkan Siswa dapat Isian 4 C2 – 1
pemahaman menjelaskan Singkat Pemahaman
awal tentang dengan kata
gerak tubuh sendiri
manusia bagaimana
tubuh bisa
bergerak
5 Menghubungkan Siswa Refleksi 5 C2 – 1
pengalaman mengamati Isian Pemahaman
pribadi dengan bagian tubuh
konsep sistem saat bergerak
gerak
6 Menghubungkan Siswa Refleksi 6 C2 – 1
pengalaman menyebutkan Isian Pemahaman
pribadi dengan pengalaman
masalah sistem kesulitan gerak
gerak
7 Menyatakan Siswa Refleksi 7 C2 – 1
kepedulian menyatakan Isian Pemahaman
terhadap pentingnya
kesehatan sistem menjaga
gerak kesehatan
rangka/otot
8 Menyatakan Siswa Checklist 8 Non- 4
keyakinan diri menyatakan Pernyataan Kognitif
atas keyakinan diri Diri
pengetahuan (ya/tidak) dalam
sistem gerak 4 aspek dasar:
tahu fungsi
tulang,
mengenal sendi,
dll
Kriteria Skor & Interpretasi
Total Skor Maksimal: 10
8–10 = Baik (siap belajar lanjutan dan eksplorasi)
5–7 = Sedang (perlu penguatan dan bimbingan ringan)
0–4 = Kurang (perlu pemahaman ulang dan diferensiasi pengantar)
1 Peta Konsep 10 -
5 Studi Kasus 10 -
6 Verifikasi 10 -
7 Kesimpulan 10 -
8 Refleksi Diri 10
70 - 84 B Baik
55 - 69 C Cukup
0 - 54 D Perlu Perbaikan
Catatan Guru:
_________________________________________________________________
_________________________________________________________________
_________________________________________________________________
Pedoman Penskoran – Peta Konsep
Mata Pelajaran: IPAS
Kelas: VI
Topik: Sistem Gerak Manusia (Rangka, Sendi, Otot)
Kegiatan: Peta Konsep
Aspek dan Kriteria Penilaian
Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor Maksimal
Kelengkapan Isi Menyebutkan dan menyusun 3
3 komponen: rangka, sendi,
otot
Ketepatan Konsep Menuliskan fungsi, jenis, atau 3
bagian secara ilmiah dan
benar
Hubungan Antar Konsep Menyambungkan komponen 2
(misal: “sendi membantu
tulang bergerak”) secara logis
Kerapian Visual Penulisan terbaca, susunan 2
rapi, garis penghubung jelas,
tidak berantakan
Konversi Nilai
Skor Predikat
9–10 Sangat Baik
7–8 Baik
5–6 Cukup
≤4 Perlu Bimbingan
Pedoman Penskoran – Aktivitas 1: Coba Amati
Mata Pelajaran: IPAS
Kelas: VI
Topik: Sistem Gerak Manusia (Rangka, Sendi, Otot)
Kegiatan: Aktivitas 1 – Coba Amati
Deskripsi Penilaian
Siswa diminta melakukan gerakan tubuh dan mengamati bagian tubuh mana saja yang
bergerak, serta menentukan jenis sendi dan otot yang terlibat. Penilaian dilakukan
berdasarkan ketepatan dan kelengkapan jawaban.
Kategori Penilaian
Rentang Skor Kategori
13 – 15 Sangat Baik
10 – 12 Baik
7–9 Cukup
<7 Perlu Bimbingan
Pedoman Penskoran Studi Kasus – Sistem Gerak Manusia
Studi Kasus
Soal:
Rino tidak bisa menoleh ke kiri. Apa yang bermasalah?
Pedoman Penskoran (Skor Maksimal: 10)
Aspek yang Dinilai Indikator Jawaban Skor Maksimal
Identifikasi Masalah Menyebutkan bagian tubuh 2
yang terganggu secara
spesifik (misalnya: leher,
sendi putar, otot leher)
Penjelasan Fungsi Sendi Menjelaskan fungsi sendi 2
putar dalam gerakan menoleh
Penjelasan Fungsi Otot Menjelaskan peran otot dalam 2
membantu gerakan leher atau
menoleh
Penggunaan Istilah Ilmiah Menggunakan istilah ilmiah 2
dengan tepat (misalnya:
sistem gerak, sendi putar,
otot, leher, tulang atlas,
tulang tengkorak, dll.)
Kejelasan dan Keterpaduan Jawaban runtut, logis, dan 2
mudah dipahami
Total Skor Maksimal 10
Kategori Penilaian
Rentang Skor Kategori
9 – 10 Sangat Baik
7–8 Baik
5–6 Cukup
<5 Perlu Bimbingan
Pedoman Penskoran Verifikasi – Sistem Gerak Manusia
Verifikasi
Soal:
Apa bukti bahwa tulang tidak bisa bergerak sendiri?
Pedoman Penskoran (Skor Maksimal: 10)
Aspek yang Dinilai Indikator Jawaban Skor Maksimal
Pemahaman Konsep Menyatakan bahwa tulang 2
tidak memiliki kemampuan
untuk bergerak sendiri tanpa
bantuan otot atau sendi
Bukti Ilmiah/Contoh Menyebutkan bukti seperti 2
“tulang mati tidak bergerak”,
atau menyebutkan bahwa
gerakan terjadi karena kerja
otot dan sendi
Penjelasan Peran Otot Menjelaskan peran otot dalam 2
menggerakkan tulang melalui
kontraksi
Penggunaan Istilah Ilmiah Menggunakan istilah seperti: 2
“otot”, “kontraksi”, “sendi”,
“rangka”, “sistem gerak”, dll.
Keterpaduan Jawaban Jawaban logis, jelas, dan 2
runtut
Total Skor Maksimal 10
Kategori Penilaian
Rentang Skor Kategori
9 – 10 Sangat Baik
7–8 Baik
5–6 Cukup
<5 Perlu Bimbingan
Pedoman Penskoran Kesimpulan – Sistem Gerak Manusia
Kesimpulan
Petunjuk:
Tuliskan kesimpulan dari pembelajaran hari ini dengan bahasamu sendiri.
Pedoman Penskoran (Skor Maksimal: 10)
Aspek yang Dinilai Indikator Jawaban Skor Maksimal
Pemahaman Materi Menunjukkan pemahaman 3
bahwa sistem gerak terdiri
dari rangka, sendi, dan otot
yang bekerja sama
Kelengkapan Informasi Menyebutkan peran ketiga 2
komponen (rangka, sendi, dan
otot) secara umum
Penggunaan Bahasa Sendiri Menyampaikan kesimpulan 2
dengan bahasa sendiri, tidak
sekadar menyalin definisi
Keterpaduan Isi Kesimpulan ditulis secara 2
runtut, logis, dan mudah
dipahami
Kreativitas/Ungkapan Unik Jika siswa menambahkan 1
wawasan, refleksi pribadi,
atau contoh aplikasi
sederhana dalam kehidupan
sehari-hari
Total Skor Maksimal 10
Kategori Penilaian
Rentang Skor Kategori
9 – 10 Sangat Baik
7–8 Baik
5–6 Cukup
<5 Perlu Bimbingan
Penilaian Keterampilan
1. Peserta didik dapat menjelaskan (C2) fungsi rangka, sendi, dan otot pada tubuh
manusia.
2. Peserta didik dapat menganalisis (C4) hubungan antara organ rangka, otot, dan sendi
dalam sistem gerak.
1 Erin
2 Fatimah Azzahra
3 Fiona Aqila
4 Firzha Zhunubi
5 Hafiiza Sastra
7 Jackie King
8 Jasi Kardiontara
9 Melanie
10 Mika Gumira
11 Muhammad Rifaldo
12 Nayla Izzatulfitri
15 Saqila
No Aspek Kriteria Skor Indikator
LULUS BELUM
LULUS
1 Erin
2 Fatimah Azzahra
3 Fiona Aqila
4 Firzha Zhunubi
5 Hafiiza Sastra
7 Jackie King
8 Jasi Kardiontara
9 Melanie
10 Mika Gumira
11 Muhammad Rifaldo
12 Nayla Izzatulfitri
15 Saqila
Soal Remedial
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Sebutkan dua fungsi utama dari rangka pada tubuh manusia!
4. Apa yang terjadi jika otot pada lengan tidak dapat berkontraksi?
5. Sebutkan tiga contoh kebiasaan sehat untuk menjaga sistem gerak manusia.
Soal Pengayaan
1. Jelaskan proses kerja sama antara rangka, sendi, dan otot saat kamu berjalan cepat.
2. Seorang anak terjatuh dan mengalami dislokasi pada sendi bahu. Jelaskan apa yang
terjadi dan bagaimana cara kerjanya bisa terganggu.
3. Buatlah diagram atau ilustrasi yang menunjukkan hubungan antara otot, rangka, dan
sendi dalam satu gerakan pilihanmu.
4. Bandingkan sistem gerak manusia dengan hewan seperti kucing atau burung. Sebutkan
dua persamaan dan dua perbedaannya.
5. Mengapa penting menjaga postur tubuh saat duduk dan berdiri? Jelaskan kaitannya dengan
kesehatan sistem gerak.