0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan2 halaman

10 Ordo Serangga dan Ciri-Cirinya

Diunggah oleh

bestt1543
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan2 halaman

10 Ordo Serangga dan Ciri-Cirinya

Diunggah oleh

bestt1543
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : ALFITO TUMBELAKA

NIM : 240311090017

Serangga (kelas Insecta) memiliki sekitar 30 ordo, tetapi yang paling umum dan dikenal ada
sekitar 10–12 ordo utama. Berikut adalah beberapa ordo serangga beserta ciri-cirinya:

1. Ordo Coleoptera (Kumbang)

 Memiliki sepasang sayap keras yang disebut elitra untuk melindungi sayap belakang
yang lebih lunak.

 Mulut bertipe menggigit dan mengunyah.

 Contoh: Kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros), Kumbang koksi (Coccinella sp.).

2. Ordo Lepidoptera (Kupu-kupu dan Ngengat)

 Memiliki sayap bersisik yang berwarna-warni.

 Mulut bertipe menghisap (proboscis) untuk mengambil nektar.

 Contoh: Kupu-kupu raja (Danaus plexippus), Ngengat sutra (Bombyx mori).

3. Ordo Diptera (Lalat dan Nyamuk)

 Hanya memiliki sepasang sayap (sayap belakang berubah menjadi halter untuk
keseimbangan).

 Mulut bisa bertipe menusuk-menghisap (nyamuk) atau menjilat-menghisap (lalat).

 Contoh: Lalat rumah (Musca domestica), Nyamuk Anopheles (penyebab malaria).

4. Ordo Hymenoptera (Tawon, Lebah, Semut)

 Memiliki dua pasang sayap membran (kecuali semut pekerja yang tidak bersayap).

 Umumnya memiliki sengat atau kelenjar penghasil racun.

 Contoh: Lebah madu (Apis mellifera), Semut merah (Solenopsis invicta).

5. Ordo Hemiptera (Kepik, Walang Sangit)

 Sayap depan sebagian mengeras dan sebagian lagi membran (disebut hemelytra).

 Mulut bertipe menusuk dan menghisap.

 Contoh: Walang sangit (Leptocorisa oratorius), Kepik hijau (Nezara viridula).


6. Ordo Homoptera (Kutu Daun, Wereng, Tonggeret)

 Sayap seragam dalam bentuk dan tekstur.

 Mulut bertipe menusuk dan menghisap untuk menghisap cairan tumbuhan.

 Contoh: Wereng coklat (Nilaparvata lugens), Kutu daun (Aphididae).

7. Ordo Odonata (Capung dan Capung Jarum)

 Memiliki dua pasang sayap transparan yang tidak bisa dilipat.

 Mata besar dengan penglihatan tajam.

 Contoh: Capung biasa (Anax junius), Capung jarum (Coenagrionidae).

8. Ordo Orthoptera (Belalang, Jangkrik, dan Tonggeret)

 Memiliki kaki belakang panjang untuk melompat.

 Mulut bertipe menggigit dan mengunyah.

 Contoh: Belalang kayu (Valanga nigricornis), Jangkrik rumah (Acheta domesticus).

9. Ordo Blattodea (Kecoak dan Rayap)

 Bertubuh pipih dan oval, dengan antena panjang.

 Kecoak bersayap, sementara rayap bersayap hanya saat berkembang biak.

 Contoh: Kecoak Amerika (Periplaneta americana), Rayap tanah (Coptotermes


curvignathus).

10. Ordo Phasmatodea (Serangga Daun dan Serangga Kayu)

 Tubuh menyerupai ranting atau daun untuk kamuflase.

 Gerakan lambat untuk menghindari predator.

 Contoh: Serangga ranting (Phasmatidae), Serangga daun (Phylliidae).

Anda mungkin juga menyukai