MODUL PEMBELAJARAN
MICROSSOFT EXEL 2007
LEMBAGA PELATIHAN PROFESI
UNISTAMA SALATIGA
Education and Traning Center for Exellent
Kampus : Jl. Pramuka No. 17 Utara Taman Sari Salatiga
PERTEMUAN I
PENGENALAN SHEET
Microsoft Excel merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik).
Fungsi dari Microsoft Excel adalah untuk melakukan operasi perhitungan serta dapat
mempresentasikan data kedalam bentuk tabel.
1. Langkah – langkah dalam memulai Microsoft Excel
Aktifkan komputer terlebih dahulu
Klik tombol Start pada taskbar
Pilih menu All Program, Pilih Microsoft Office
Kemudian klik Microsoft Excel 2007
Gambar : Tampilan Microsoft Excel 2007
Unsur-unsur utama Layar Microsoft Excel 2007
Judul
Judul menampilkan judul program dan dokumen aktif atau nama file dari
lembar kerja yang aktif.
Office Button
Berisi barisan perintah untuk pengoperasian Program yang standar
misalnya membuat dokumen baru, membuka dokumen lama,
menyimpan, mencetak dan mempublish dokumen.
Akses Cepat Toolbar (Quick Access Toolbar)
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 1
Merupakan sarana yang disediakan Microsoft Excel untuk mempercepat
akses berkomunikasi dengannya misalnya menyimpan, mencetak dan
sebagainya
Toolbar
Merupakan deretan tool-tool (gambar-gambar) yang mewakili perintah
dan berfungsi untuk mempermudah dan mengefisienkan pengoperasian
program.
Help
Bila kita ingin bertanya sesuatu, maka ketik pertanyaan anda pada
tempat tersebut. Ms Excel akan memberikan alternatif jawaban terhadap
pertanyaan yang dimaksud.
Lembar Kerja (Workbook)
Baris ini berisikan informasi halaman, section, letak insertion point dan
tombol pengendali.
Cell
Cell merupakan
Nomor Baris
Nomor Kolom
Nama Range
Fungsi
Penggulung vertical dan horizontal
Untuk memudahkan dalam membaca suatu dokumen dengan
menggulung layar vertical dan horisontal.
Column Heading : Berisi tentang petunjuk kolom pada lembar kerja sheet
yang aktif. Jumlah kolom yang tersedia yaitu 256 kolom.
Sel : Penggabungan antara baris dan kolom pada lembar sheet.
Range : Penggabungan antar sel / beberapa sel pada lembar sheet.
2. Menginputkan Data Dalam Sel
Pilih / klik sel tempat data yang akan dimasukkan
Ketikan data yang akan dimasukkan
Tekan enter untuk mengakhirinya
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 2
Untuk mengedit data yg telah diketik, tekan F2 atau Double klik di sel yg mau di edit.
Untuk menghapus data dalam sel, tekan tombol Delete di keyboard.
3. Memformat Kolom dan Baris
Merubah ukuran kolom
Letakkan pointer di pembatas kolom yang ingin dirubah ukurannya, lalu drag
sesuai dengan ukuran yang di inginkan.
Jika ingin merubah ukuran kolom lebih dari satu kolom, maka blok kolom
yang ingin dirubah kolomnya menggunakan mouse atau menggunakan
tombol keyboard.
Kemudian klik tab Home dan klik icon Format Column Width Isi
lebar kolom dan tekan Ok
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 3
Merubah Ukuran Baris
Letakkan pointer di pembatas baris yang ingin dirubah ukurannya, lalu drag
sesuai dengan ukuran yang di inginkan
Jika ingin merubah ukuran baris lebih dari satu baris, maka blok baris
yang ingin dirubah menggunakan mouse atau menggunakan tombol
keyboard.
Kemudian klik tab Home dan klik icon Format RowHeight Isi lebar
Baris dan tekan Ok
Sheet baru
4. SHEET (Lembar Kerja)
Menambah sheet baru
Klik di Icon New atau tekan CTRL + N
Sheet baru
Mengganti nama sheet
Klik kanan di sheet yang ingin diganti namanya
Pilih Rename
Menghapus sheet
4
Klik kanan di sheet yang ingin dihapus
Pilih Delete
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 4
5. FILE
Menyimpan File
Klik Menu File Save / Save as
Ganti Directory Ketik Nama File Klik Save /Simpan
1 2 3
Membuka File
Klik Menu File Open Tentukan directory Pilih salah satu file
1
Ganti
Directory
2
Cari Nama
File
3 Klik Open
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 5
LATIHAN 1 :
☺ Buatlah di dalam sheet 1 Kolom B2
☺ Buatlah di dalam sheet 1 Kolom G2
Gantikan nama Sheet 1 dengan Latihan 1
Simpanlah dalam folder Data Ekstrakurikuler, sesuai dengan kelompok masing-
masing dengan nama LATIHAN EXCEL
Buka kembali file Latihan-1 yang telah tersimpan
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 6
PERTEMUAN II
MEMFORMAT CELLS
1. Mengcopy dan Memindahkan Isi Sel
Mengcopy Sel
o Blok sel yang ingin di-Copy
o Pilih menu Edit – Copy (Ctrl + C)
o Pilih sel untuk menempatkan hasil copy-an
o Pilih menu Edit – Paste (Ctrl + V) untuk mengeluarkan isi copy-an
Memindahkan Sel
o Blok sel yang ingin dipindahkan
o Pilih menu Edit – Cut (Ctrl + X)
o Pilih sel yang baru untuk meletakkan hasil pindahan
o Pilih menu Edit – Paste (Ctrl + V)
2. Membuat Nomor & Bulan Berurut
o Ketik angka atau bulan pertama pada sel yang diinginkan
o Ketik angka atau bulan kedua pada sel selanjutnya (berurutan)
o Blok kedua sel tersebut secara berurutan
o Letakkan pointer pada sudut kanan bawah hingga keluar tanda tambah
3. Menggabungkan Sel
o Blok sel yang ingin digabungkan
o Pilih menu Format – Cells
o Klik Alignment
o Tandai / klik Merge Cells – Ok
Atau
o Blok sel yang ingin digabungkan secara berurutan
o Klik icon
4. Mengetengahkan Teks
o Klik tab Home
o Klik di tanda panah icon Alignment
o Klik Alignment
o Pada Horizontal pilih Center
o Pada Vertical pilih Center
o Klik Ok
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 7
5. Mengatur Tata Letak Teks
o Klik sel dimana terdapat teks yang ingin diatur
o Klik Alignment
o Pada Orientation aturlah tata letak dan derajat kemiringan teks
o Klik Ok
6. Membuat Garis Tabel
o Blok seluruh sel yang ingin diberi garis tabel
o Klik Alignment
o Klik Border
o Pilih garis tabel yang ingin Anda masukkan
o Ok
7. Membuat Simbol Mata Uang
o Blok semua angka yang ingin diberi simbul mata uang
o Klik Alignment
o Pilih Number
o Klik Accounting
o Pilih mata uang di Symbol
o Isikan angka 0 (nol) pada Decimal Places
o Klik Ok
8. Membuat Nama Satuan Pada Penulisan Angka
o Blok semua sel yang berisi angka
o Klik Alignment
o Klik Number – Custom
o Pada Type tuliskan 0 “unit”
(untuk nama satuan unit)
o Klik Ok
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 8
LATIHAN 2 :
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 9
PERTEMUAN III
FUNGSI PERHITUNGAN
1. Operator Matematika
Operator matematika yang digunakan adalah :
Contoh Penulisan :
= 500 + 350 (lalu tekan enter)
= 256 – 128
= 64 * 2
=512 / 4
=8^3
=5%
Note :
Setiap penulisan rumus selalu diawali dengan tanda
sama dengan ( = ), dan setelah siap memasukkan rumus
harus menekan Enter
2. Fungsi Sum(.......)
Fungsi Sum digunakan untuk melakukan penjumlahan sekumpulan data pada suatu
range. Bentuk penulisannya : = SUM(number1, number2, ……)
Contoh : = SUM(4,8,9) Tekan Enter
3. Fungsi Product(…….)
Fungsi Product digunakan untuk melakukan perkalian sekumpulan data pada suatu
range. Bentuk penulisannya : =PRODUCT(number1, number2,….)
Contoh : =PRODUCT(4,5,2) Tekan Enter
4. Fungsi Max(.......)
Fungsi Max digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range).
Bentuk penulisannya adalah : =MAX(number1,number2,……)
Contoh : =MAX(14,25,21) Tekan Enter
5. Fungsi Min(.......)
Fungsi Min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data (range).
Bentuk penulisannya adalah : =MIN(number1, number2,……)
Contoh : =MIN(40,5,2) Tekan Enter
6. Fungsi Count(……)
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang dipilih.
Bentuk penulisannya adalah : =COUNT(value1, value2,…..)
Contoh : =COUNT(2,2,2,2,2,2,2) Tekan Enter
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 10
7. Fungsi Round(.......)
Fungsi Round digunakan untuk membulatkan bilangan ke digit tertentu. Bentuk
penulisannya adalah : =ROUND(number,num_digits)
Contoh : =ROUND(123.4567,1) Tekan Enter
8. Fungsi Sqrt(…….)
Fungsi Sqrt digunakan untuk menghasilkan suatu nilai akar kwadrat dari suatu bilangan.
Bentuk penulisannya adalah : =SQRT(number)
Contoh : =SQRT(9) Tekan Enter
9. Fungsi Power(……)
Fungsi Power digunakan untuk menghasilkan suatu bilangan yang dipangkatkan.
Bentuk penulisannya adalah : = Power(number,power)
Contoh : =POWER(6,2) Tekan Enter
10. Fungsi Sumsq(…….)
Fungsi Sumsq digunakan untuk mempangkatduakan angka dalam argument dan
memberikan jumlah dari pemangkatan. Bentuk penulisannya adalah :
=SUMSQ(number1,number2,…)
Contoh : =SUMSQ(3,4) 32 + 42 = 9 + 16 = 25
11. Fungsi Average(……)
Fungsi Average digunakan untuk menghitung nilai-nilai rata-rata. Bentuk penulisannya
adalah : =AVERAGE(number1, number2,…)
Contoh : =AVERAGE(10,5) Tekan Enter
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 11
LATIHAN 3:
TABEL HARGA BARANG WARUNG “SMART”
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 12
PERTEMUAN IV
FORMAT KARAKTER
1. LEFT (Mengambil Karakter Kiri)
Left ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks.
Bentuk umum penulisannya adalah =LEFT(text,num_chars).
Contoh : LEMBAGA =LEFT(E20,3) Hasilnya : LEM
Sel teks Karakter yang diambil
2. MID (Mengambil Karakter Tengah)
Mid ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian tengah dari suatu teks. Bentuk
penulisannya adalah : =MID(text,start_num,num_chars)
Contoh : LEMBAGA =MID(E20,2,3) Hasilnya : EMB
Sel teks Mulai pengambilan karakter
Karakter yang di ambil
3. RIGHT (Mengambil Karakter Kanan)
Right ini digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kanan dari
suatu teks. Bentuk penulisannya adalah : =RIGHT(text,num_chars)
Contoh : LEMBAGA =RIGHT(E20,4) Hasilnya : BAGA
Sel teks
Karakter yang di ambi
4. DATA SORT (Mengurutkan Data)
Langkah mengurutkan suatu data adalah :
o Blok seluruh data yang ingin diurutkan
o Pilih tab Data – klik icon Sort ,
o Klik AZ untuk pengurutan Ascending (diurutkan berdasarkan dari kecil ke yang besar)
o Klik ZA untuk pengurutan Descending (diurutkan berdasarkan dari besar ke yang kecil)
o Ok
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 13
5. DATA FILTER (Menyaring Data)
Langkah menyaring suatu data adalah :
Blok seluruh data dalam tabel
Pilih tab Data –Klik icon Filter
Untuk menghilangkan tanda klik kembali icon Filter
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 14
LATIHAN 4 :
1. Lakukan fungsi Mid, Left, Right.
2. Urutkan gaji dari yang terendah sampai yang tertinggi serta saring data alamat yang
berasal dari Panggoi.
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 15
PERTEMUAN V
FUNGSI LOGIKA
Fungsi logika atau bersyarat memungkinkan kita menguji persyaratan dalam sel.
Fungsi bersyarat ini adalah suatu kondisi atau =IF yang hasilnya bergantung pada benar
atau salahnya pengujian. Fungsi Logika memerlukan operator perbandingan yaitu :
= (sama dengan)
< (lebih kecil dari)
> (lebih besar dari)
<= (lebih kecil sama dengan)
>= (lebih besar sama dengan)
<> (tidak sama dengan)
☺ IF(logical_test,value_if_true,value_if_false)
Untuk memilih di antara dua nilai berdasarkan dua kondisi yaitu kondisi benar atau
kondisi salah.
☺ Fungsi If Tunggal
Contoh 1 : =IF(A2>50,”Naik Kelas”,”Tinggal Kelas”)
Artinya jika nilai sel A2 lebih besar dari 50, maka dinyatakan “Naik Kelas”,
sebaliknya jika nilai sel A2 kurang dari 50 maka dinyatakan “Tinggal Kelas”.
Contoh 2 : =IF(A2=”B”,”Baik”,”Buruk”)
Artinya jika nilai sel A2 berinisial B, maka bersikap “BAIK”. Namun sebaliknya bila
bukan B, maka bersikap “BURUK”.
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 16
Fungsi If Majemuk
Contoh :
=IF(C4=”A”,”ISTIMEWA”,IF(C4=”B”,”BAIK”,IF(C4=”C”,”CUKUP”,”KURANG”))) Artinya
jika pada sel C4 nilainya A maka hasilnya “ISTIMEWA”, jika pada sel C4 nilainya B
maka hasilnya “BAIK”, jika pada sel C4 nilainya C maka hasilnya “CUKUP”, atau
selain kondisi diatas maka akan menghasilkan nilai “KURANG”..
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 17
LATIHAN 5 :
Ketentuan :
1. Jenis Kelamin : @ Jika P maka jenis kelaminnya Pria
@ Jika W maka jenis kelaminnya Wanita
3. Pekerjaan Ortu : @ Jika Kodenya PN maka pekerjaan ortunya Pegawai Negeri
@Jika Kodenya WR maka pekerjaan ortunya Wiraswasta
@ Jika Kodenya PS maka pekerjaan ortunya Pegawai Swasta
@ Jika Kodenya BR maka pekerjaan ortunya Buruh
3. Keterangan : @ Jika nilainya > 50 maka keterangannya Lulus
@ Jika nilainya < 50 maka keterangan Gagal
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 18
PERTEMUAN VI
MEMBUAT GRAFIK
Grafik (Chart) biasanya sering digunakan untuk mengetahui suatu kenaikan atau
penurunan dari angka-angka yang terjadi pada suatu data, apakah data tersebut
semakin lama semakin meningkat atau semakin menurun.
1. Grafik Column / Batang
Adapun contoh grafik column yang akan kita pelajari adalah seperti yang tertera
dibawah ini. Sebelum membuat suatu grafik, terlebih dahulu harus membuat sebuah tabel.
# Langkah - langkah dalam membuat grafik column adalah :
1) Terlebih dahulu blok isi data didalam tabel yang ingin dibuat grafik
Memblock isi data
seluruh tabel
2) Klik tab Insert pilih bentuk grafik yang anda inginkan.
3) Pada tab Design, klik pada icon bentuk layout grafik yang diinginkan.
4) Tentukan judul presentasi dengan mengklik bentuk layout yang diharapkan
2 . Grafik Pie/Lingkaran/Pizza
Grafik Pie agak sedikit berbeda dengan grafik column. Sebuah Grafik Column
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 19
Bisa membuat banyak macam item/karakter benda serta dalam jangka waktu yang lama
atau dengan kata lain jangka waktu yang panjang (misal : dalam beberapa tahun atau
beberapa bulan).
Sedangkan Grafik Pie hanya bisa untuk satu jenis item/karakter benda dalam beberapa
jangka waktu yang panjang. Atau sebaliknya, yaitu dalam beberapa macam item/karakter benda
dalam satu jangka waktu. Hal ini juga terdapat pada beberapa jenis grafik yang lain.
# Langkah - langkah dalam membuat grafik pie/ pizza lingkaran adalah :
1) Cara 1 & 2 sama dengan cara pembuatan Grafik Column diatas tadi
Memblock isi data seluruh
tabel pada grafik pie
2) Maka hasil grafik pie/lingkaran yang telah kita buat akan tampak seperti gambar
dibawah ini
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 20
PERTEMUAN VII
FUNGSI LOOKUP
1. VLOOKUP
Fungsi Vlookup ini digunakan untuk membaca tabel secara vertical (tegak). Bentuk
penulisannya adalah :
=VLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])
Contoh Vlookup :
Sel kode kolom
Data table perbandingan
Untuk mencari kolom lulusan, maka ketik rumus =Vlookup(C3,$G$6:$I$9,2) Dimana C3 (kolom
C baris 3) merupakan Sel Kode di dalam Tabel Gaji Karyawan, kemudian data yang ada dalam
Tabel Perbandingan harus diblok/ditandai, agar data dapat terbaca di dalam Tabel Gaji
Karyawan. Untuk memunculkan simbol dollar ketika data diblok, tekan F4 di keyboard. Di
ujung rumus ketik letak kolom lulusan (kolom 2).
Untuk mencari kolom gaji ketik rumus =Vlookup(C3,$G$6:$I$9,3), maka caranya sama seperti
diatas. Namun yang berbeda adalah diujung rumus, ketik letak kolom gaji (kolom 3).
2. HLOOKUP
Fungsi Hlookup ini digunakan untuk membaca tabel secara horizontal (mendatar).
Bentuk penulisannya adalah :
=HLOOKUP(lookup_value,table_array,col_index_num,[range_lookup])
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 21
Contoh Hlookup :
Untuk mencari kolom lulusan, maka ketik rumus =Vlookup(C3,$G$6:$I$9,2) Dimana C3
(kolom C baris 3) merupakan Sel Kode di dalam Tabel Gaji Karyawan, kemudian data
yang ada dalam Tabel Perbandingan harus diblok/ditandai, agar data dapat terbaca di
dalam Tabel Gaji Karyawan. Untuk memunculkan simbol dollar ketika data diblok,
tekan F4 di keyboard. Di ujung rumus ketik letak kolom lulusan (kolom 2).
Untuk mencari kolom gaji ketik rumus =Vlookup(C3,$G$6:$I$9,3), maka caranya sama
seperti diatas. Namun yang berbeda adalah diujung rumus, ketik letak kolom gaji
(kolom 3).
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 22
Latihan 7 :
22
Bina Informasi Dan Teknologi (BIT)
MAN Lhokseumawe
Ketentuan :
☺ Isi Nama Ruang dan Nama Pengawas dengan menggunakan tabel Vlookup
☺ Isi Nilai Ujian dengan menggunakan tabel Hlookup
Lembaga Pelatihan Profesi UNISTAMA SALATIGA Page 23