ANALISA PROSES INTERAKSI
Inisial Klien : Tn. A Nama Mahasiswa : D’ Vara Milano
Status interaksi perawat-klien : Pertemuan ke-1 Tanggal : 04 September 2025
Lingkungan : Tempat interaksi di ruang makan Rumah Sakit Jiwa. Perawat Jam : 09.30 – 09.50
.................dan pasien duduk di kursi berhadapan
Tujuan (berorientasi pada klien) : Klien mampu :
- Membina hupakngan saling percaya
- Mengenali halusinasi yang dialaminya: isi, frekuensi, waktu terjadi, situasi pencetus, perasaan, respon.
- Mengontrol halusinasi dengan cara menghardik.
Komunikasi Verbal Komunikasi Non Verbal Analisis Berpusat Pada Analisis Berpusat Rasional
Perawat Pada Klien
P: Assalamualaikum, selamat P: Duduk berhadapan, tersenyum, Perawat memulai Klien tampak bersedia Ucapan salam perawat
pagi Bapak A! percakapan dengan sikap berinteraksi kepada klien
K: Melihat ke arah perawat dan terbuka menunjukkan
tersenyum penghargaan perawat
kepada klien.
Penghargaan kepada
orang lain merupakan
modal awal seseorang
dapat membuka diri
dengan orang lain.
K: Waalaikum salam, pagi K: Klien memandang perawat dan Perawat tetap menjaga Klien berespon positif Perawat
menjawab salam dari perawat posisi tegak dengan dengan menjawab mempertahankan sikap
terapeutik salam yang terbuka, memandang dan
P: Mempertahankan sikap terbuka, disampaikan oleh mendengarkan dengan
memandang dan mendengarkan perawat penuh perhatian ketika
dengan penuh perhatian
berinteraksi dengan
klien.
P: Perkenalkan nama saya P: Suara jelas, memandang klien Perawat mencoba menggali Klien mendengarkan Membuka diri bagi
perawat Vara, nama bapak dengan bersahabat, sikap terbuka identitas klien pertanyaan perawat perawat untuk
siapa? dan senang dipanggil dan tersenyum memudahkan dan
apa? membina hubungan
K: Memandang perawat dan saling percaya dengan
tersenyum klien
K: Bapak A, panggil saja K: Suara klien terdengar jelas dan Perawat menunjukkan sikap Klien terlihat mulai Memperkenalkan diri
Bapak A lantang juga memandang perawat dengan klien menampakkan rasa dan mengatakan nama
dengan serius percaya dengan panggilan yang disukai
perawat dapat meningkatkan
P: Mendengarkan dengan penuh rasa percaya kepada
perhatian dan sikap terbuka orang lain
P: Oh baik Bapak A. P: Suara jelas, tetap tersenyum, dan Perawat mencoba menggali Klien tampak menerima Perawat mencoba
Bagaimana perasaan bapak memandang klien dengan data baru yang mungkin diskusi yang akan menggali kondisi klien
hari ini? bersahabat sangat diperlukan dari klien dilakukan dengan dengan pertanyaan
perawat terbuka, memberi
K: Memandang perawat, wajah kesempatan klien
tampak rileks mengeksplorasikan apa
yang dirasakan klien
K: Baik pak K: Suara terdengar jelas, klien Perawat menunjukkan sikap Klien sudah mulai Klien sudah mulai
tenang, klien memandang perawat dengan klien menanamkan sikap membuka diri dengan
terbuka dengan perawat perawat. Ini merupakan
P: Memandang klien dengan sikap awal yang baik untuk
bersahabat mengetahui lebih dalam
lagi tentang masalah
yang dihadapinya
P: Tadi kan bapak bilang P: Mempertahankan kontak mata, Perawat melakukan Klien mendengarkan Teknik validasi untuk
pernah dengar bisikan- sambil mengangguk perlahan, Klarifikasi terhadap penjelasan dan terlihat memastikan ucapan
bisikan, gimana kalau kita dengan suara penuh perhatian masalah yang dihadapi ingin mengungkapkan klien. Kontrak waktu,
bercakap-cakap tentang K: Memandang perawat, klien serta mempakat permasalahan yang topik dan tempat
bisikan yg bapak pernah mendengarkan dan menjawab kontrak pertemuan dan dihadapi merupakan cara untuk
alami itu? Jika bapak pertanyaan, muka tampak mulai menentukan topik menjalin hubungan yang
bersedia mau dimana kita rileks, tangan diletakkan di atas pembicaraan terapeutik.
berbincang- bincang? dan meja.
mau berapa lama pak?
K: Boleh, kita ngobrol di sini K: Wajah sudah tampak rileks, Perawat mempertahankan Klien sudah tampak Klien sudah dapat
saja ya. memandang lawan bicara dan sikap terbuka dengan klien percaya dengan mempakat suatu
sesekali tersenyum sendiri. kehadiran perawat dan keputusan yang
dapat membuat kontrak sederhana.
P: Tersenyum dan menganggukkan yang jelas
kepala.
P: Baiklah, bagaiman kalau P: Tersenyum, mempertahankan Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mengidentifikasi
kita ngobrol 20 menit, sikap terbuka, suara jelas menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat isi, waktu, frekuensi,
Baiklah sekarang coba halusinasi pendengaran situasi dan respon pasien
bapak ceritakan apakah K: Mendengarkan dan menjawab yang dialami oleh klien. jika terjadi halusinasi
bapak mendengar suara .pertanyaan perawat, memandang
tetapi tidak ada wujudnya? .perawat.
Lalu apa yang dikatakan
suara itu pak?
K: Iya dulu saya mendengar K: Menjawab dengan suara yang Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan Sikap mendengarkan
suara bisikan suara bersiul, jelas. menggali lebih jauh tentang tentang hal yang perawat secara nonverbal
bersenandung dan tertawa. halusinasi pendengaran ditanyakan oleh perawat mengomunikasikan
P: Mendengarkan penjelasan dari yang dialami oleh klien. kepada klien tentang
klien dengan serius Perawat mendengarkan minat dan penerimaan
keterangan yang perawat. Klarifikasi dari
disampaikan klien klien menandakan klien
sudah mencoba berpikir
rasional.
Hal ini dilakukan
perawat untuk
meningkatkan
kemampuan analisa klien
terhadap suatu masalah.
P: Apakah terus menerus P: Mempertahankan sikap terbuka, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Perawat berusaha
terdengar atau sewaktu- suara jelas menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mengeksplorasi dengan
waktu saja (kadang-kadang)? halusinasi pendengaran memberikan pertanyaan
Kapan yang paling sering K: Mendengarkan dan menjawab yang dialami oleh klien. terbuka yang bertujuan
bapak dengar suara itu? pertanyaan perawat, memandang untuk menggali pikiran
Berapa kali dalam sehari perawat. dan perasaan klien.
suara itu muncul?
K: Suara tersebut muncul K : Menjawab dengan suara yang Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan Klarifikasi dari klien
setiap saat, biasanya muncul jelas. menggali lebih jauh tentang tentang hal yang menandakan klien sudah
pada siang dan malam hari. halusinasi pendengaran ditanyakan oleh perawat mencoba berpikir
P : Mendengarkan penjelasan dari yang dialami oleh klien. rasional. Hal ini
klien dengan serius Perawat mendengarkan dilakukan perawat untuk
keterangan yang meningkatkan
disampaikan klien kemampuan analisa klien
terhadap suatu masalah.
P: Pada keadaan apa suara itu P: Mempertahankan sikap terbuka, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Perawat berusaha
terdengar pak? Apakah pada suara jelas, menggali lebih jauh tentang pertanyaan perawat mengeksplorasi dengan
waktu sendiri? Apa saja yang halusinasi pendengaran memberikan pertanyaan
bapak rasakan pada saat K: Mendengarkan dan menjawab yang dialami oleh klien. terbuka yang bertujuan
mendengar suara tersebut? pertanyaan perawat, memandang untuk menggali pikiran
Apa yang bapak lakukan jika perawat. dan perasaan klien
mendengar suara itu? Apakah
dengan cara itu suaranya
hilang kapan?
K: Iya suara itu muncul saat K: Klien menjawab pertanyaan Perawat mencoba untuk Klien menjelaskan Klarifikasi dari klien
bapak sedang sendirian dan perawat dengan serius. menggali lebih jauh tentang tentang hal yang menandakan klien sudah
melamun halusinasi pendengaran ditanyakan oleh perawat mencoba berpikir
P: Perawat mendengarkan yang dialami oleh klien. rasional. Hal ini
keterangan yang disampaikan klien dilakukan perawat untuk
meningkatkan
kemampuan analisa
klien terhadap suatu
masalah.
P: Bagaimana kalau kita P: Tersenyum, mempertahankan Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
belajar cara-cara untuk sikap terbuka, suara jelas mengajarkan cara pertanyaan perawat mengontrol halusinasi
mengontrol dan mencegah mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
suara-suara itu muncul? K: Mendengarkan dan menjawab halusinasi pendengaran
pertanyaan perawat, memandang yang dialami oleh klien
perawat.
K: Iya boleh. K: klien mengangguk Perawat mencoba untuk Klien menjawab Klarifikasi dari klien
mengajarkan cara pertanyaan perawat menandakan klien sudah
P: Perawat mendengarkan mencegah/mengontrol mencoba berpikir
keterangan yang disampaikan klien halusinasi pendengaran rasional. Hal ini
yang dialami oleh klien dilakukan perawat untuk
meningkatkan
kemampuan analisa klien
terhadap suatu masalah.
P: Bapak, ada empat cara P: Mempertahankan sikap terbuka, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
untuk mencegah suara-suara suara jelas mengajarkan cara penjelasan perawat mengontrol halusinasi
itu muncul. Pertama dengan mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
cara menghardik suara K: Mendengarkan penjelasan halusinasi pendengaran
tersepakt. Kedua dengan cara perawat, memandang perawat. yang dialami oleh klien
minum obat dengan teratur.
Ketiga dengan cara
bercakap-cakap
dengan orang lain. Keempat
dengan cara melakukan
kegiatan yang sudah
terjadwal. Bagaimana kalau
sekarang kita belajar cara
yang pertama dulu, yaitu
dengan menghadik
K: Iya, boleh. K: Tersenyum, senang, sambil Perawat mencoba untuk Klien menjawab Untuk mencegah dan
menganggukan kepala mengajarkan cara pertanyaan perawat mengontrol halusinasi
mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
P: Perawat mendengarkan halusinasi pendengaran
keterangan yang disampaikan klien yang dialami oleh klien
P: Cara menghardik suara P: Mempertahankan sikap terbuka, Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
tersepakt yaitu sebagai suara jelas mengajarkan cara penjelasan perawat mengontrol halusinasi
berikut: saat suara- mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
suara/bisikan itu muncul K: Mendengarkan penjelasan halusinasi pendengaran
langsung tutup telinga dan perawat, memandang perawat, yang dialami oleh klien
bilang “pergi, pergi saya menganggukan kepala
tidak mau dengar, kamu
suara palsu”. Kata-kata itu
diulang sampai suara itu
tidak terdengar lagi. Coba
sekarang bapak peragakan!
K: Baik. Kalau suara itu K: Memperagakan cara Perawat mencoba untuk Klien memperagakan Untuk mencegah dan
muncul bapak langsung tutup menghardik suara mengajarkan cara cara menghardik suara mengontrol halusinasi
telinga “pergi, pergi saya mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
tidak mau dengar, kamu P: Memperhatikan cara menghardik halusinasi pendengaran
suara palsu” suara yang diperagakan oleh klien. yang dialami oleh klien
P: Yah bagus bapak sudah P: Tersenyum, mempertahankan Perawat mencoba untuk Klien mendengarkan Untuk mencegah dan
bisa melakukannya dengan sikap terbuka, suara jelas mengajarkan cara penjelasan perawat mengontrol halusinasi
baik. mencegah/mengontrol yang dialami oleh klien
K: Mendengarkan penjelasan halusinasi pendengaran
perawat, memandang perawat. yang dialami oleh klien
P: Bagaimana perasaan P: Tersenyum, mempertahankan Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi dan
bapak setelah latihan cara sikap terbuka, suara jelas evaluasi/validasi perasaan penjelasan perawat validasi perasaan klien
yang pertama untuk klien setelah melakukan setelah melakukan cara
mengontrol halusinasi K: Mendengarkan pertanyaan cara menghardik menghardik suara
dengan cara menghardik? perawat, memandang perawat.
K: bapak senang bisa K: Mengungkapkan perasaannya Perawat melakukan Klien menjawab Untuk mengevaluasi dan
melakukannya. setelah melakukan cara menghardik evaluasi/validasi perasaan pertanyaan perawat validasi perasaan klien
klien setelah melakukan setelah melakukan cara
P: Mendengarkan, mempertahankan cara menghardik menghardik suara
sikap terbuka
P: Coba bapak sebutkan lagi P: Mempertahankan sikap terbuka, Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
cara mencegah dan suara jelas evaluasi subjektif (kognitif) penjelasan perawat subjektif (kognitif) dan
mengontrol suara dan evaluasi objektif evaluasi objektif
suara/bisikan itu? Setelah itu K: Mendengarkan pertanyaan (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien
bapak peragakan kembali perawat, memandang perawat. cara menghardik suara tentang cara menghardik
caranya! suara
K: Caranya dengan K: Memperagakan cara mencegah Perawat melakukan Klien menjawab Untuk mengevaluasi
menghardik. Caranya yaitu suara dengan cara menghardik evaluasi subjektif (kognitif) pertanyaan perawat subjektif (kognitif) dan
saat suara-suara itu muncul dan evaluasi objektif evaluasi objektif
langsung bilang “pergi, pergi P : Memperhatikan klien, (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien
saya tidak mau dengar, saya mempertahankan sikap terbuka, cara menghardik suara tentang cara menghardik
tidak mau dengar, kamu suara jelas suara
suara palsu”.
P: Iya sudah benar yang P: Senang, Tersenyum, Perawat melakukan Klien mendengarkan Untuk mengevaluasi
bapak sebutkan, tapi ada 3 mempertahankan sikap terbuka, evaluasi subjektif (kognitif) penjelasan perawat subjektif (kognitif) dan
cara lagi yaitu dengan cara suara jelas dan evaluasi objektif evaluasi objektif
minum obat, bercakap-cakap (psikomotor) klien tentang (psikomotor) klien
dan melakukan kegiatan K: Mendengarkan penjelasan cara menghardik suara tentang cara menghardik
yang terjadwal. Lalu, tadi perawat, tersenyum. suara
paknda sudah benar cara
melakukannya, waaah bapak
hebat.
P: Kita masukkan cara P: Tersenyum, mempertahankan Perawat memasukkan cara Klien mendengarkan Memasukkan cara
menghardik suara ke dalam sikap terbuka, suara jelas menghardik suara ke dalam penjelasan perawat menghardik ke dalam
jadwal kegiatan harain jadwal kegiatan harian jadwal kegiatan harian
paknda ya. Jadi, bila suara- K: Mendengarkan penjelasan klien dan perawat klien agar klien dapat
suara itu muncul bapak bisa perawat, memandang perawat. melakukan rencana tindak melakukan cara
lakukan cara menghardik lanjut kepada klien menghardik secara
(sesuai jadwal 3x/hari) teratu/jika suara itu
muncul.
P: Baiklah pak, bagaimana P: Tersenyum, mempertahankan Perawat melakukan kontrak Klien mendengarkan Kontrak untuk kegiatan
kalau besok kita bertemu lagi sikap terbuka, suara jelas yang akan datang yaitu cara penjelasan perawat selanjutnya
untuk latihan cara yang kedua
kedua cara teratur minum K: Mendengarkan pertanyaan mencegah/mengontrol
obat untuk mencegah suara perawat, memandang perawat. suara-suara
itu muncul? Mau jam berapa
pakn? Bagaimana kalau jam
09.00? lalu dimana
tempatnya. Disini saja?
K: Iya boleh. Jam 9. K: Menyetujui kontrak yang akan Perawat melakukan kontrak Klien menjawab Kontrak untuk kegiatan
datang, mengangguk dan yang akan datang yaitu cara pertanyaan perawat selanjutnya
tersenyum kedua
mencegah/mengontrol
P: Tersenyum, mempertahankan suara-suara
sikap terbuka, suara jelas
P: Sampai jumpa bapak P: Mengucapkan Salam dan Perawat berpamitan Klien mendengarkan Salam untuk menjalin
tersenyum salam rasa saling percaya.
K: Mendengarkan dan tersenyum
K: Iya K: Mengucapkan Salam dan Perawat berpamitan Klien menjawab salam Salam untuk menjalin
tersenyum rasa saling percaya.
P: Mendengarkan dan tersenyum