0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
104 tayangan194 halaman

Modul Ajar IPAS: Gerakan Tubuh Manusia

Diunggah oleh

Dewi Zulkarmila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
104 tayangan194 halaman

Modul Ajar IPAS: Gerakan Tubuh Manusia

Diunggah oleh

Dewi Zulkarmila
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR

KURIKULUM MERDEKA

Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]


Nama Sekolah : SDI Plus Ashabul Kahfi
Mata pelajaran : IPAS (Ilmu pengetauan alam & Sosial)
Fase, Kelas / Semester : C, VI (enam) / Ganjil-Genap
Alokasi Waktu : 96 Jp
Tahun Ajaran : 2025/2026
A. INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]
Instansi/Sekolah : SDI Plus Ashabul Kahfi
Jenjang / Kelas : SD / VI (enam)
Topik : Bab 1 (Bagaimana tubuh kita bergerak)
Alokasi Waktu : 12 JP
Tahun Pelajaran : 2025/2026

B. KOMPONEN INTI
CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE C
Pada akhir fase B, murid memiliki kemampuan untuk memahami karakteristik lingkungannya;
energi an perubahannya; bumi dan alam semesta; konektivitas antarruang dan waktu; interaksi,
komunikasi, dan sosialisasi; institusi sosial; perilaku ekonomi dan kesejahteraan serta
perubahan dan keberlanjutan yang sesuai untuk menjelaskan serta memprediksi suatu fenomena
atau fakta dan menerapkannya pada situasi baru.
ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN FASE C
Pada akir fase B, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
Pemahaman IPAS (Ilmu Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan
pengetahuan alam & cara menjaga kesehatan tubuhnya; menganalisis hubungan antar
sosial) komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya terhadap ekosistem;
menjelaskan fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam
kehidupan sehari-hari; menghasilkan upaya penghematan energi,
serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang
ada di sekitarnya sebagai upaya mitigasi perubahan iklim;
menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan
revolusi bumi; menjelaskan letak dan kondisi geografis negara
indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital; meninjau
sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat
tinggalnya; menemukan keragaman budaya nasional dalam konteks
kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan
lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal; serta menerapkan
kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.
Keterampilan Proses Mampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:
 Mengamati
Murid mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana,
mencatat hasil pengamatannya, serta mencari persamaan dan
perbedaannya.
 Mempertanyakan dan memprediksi
Dengan panduan pendidik, murid mengidentifikasi pertanyaan
yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat prediksinya.
 Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Secara mandiri, murid merencanakan dan melakukan langkah-
langkah operasional untuk jawaban pertanyaan yang diajukan.
Murid melakukan observasi menggunakan alat bantu pengukuran
sederhana
 Memproses serta menganalisis data dan informasi
Murid mengolah data dalam bentuk tabel da grafik, serta
menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan pada
data. Murid membandingkan data dengan prediksi dan
memberikan alasan berdasarkan bukti.
 Mengevaluasi dan refleksi
Melakukan refleksi dan memberikan saran perbaikan terhadap
penyelidikan yang sudah dilakukan.
 Mengomunikasikan hasil
Murid mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang
ditunjang dengan argumen dalam berbagai media
Tujuan Pembelajaran 1. Mengidentifikasi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem
gerak.
2. Menjelaskan cara tubuh kita bisa bergerak.
3. Mengenal sistem saraf yang mengendalikan tubuh kita.
4. Menjelaskan cara menjaga kesehatan sistem gerak dalam
perilaku sehari-hari.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan
sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan
dna norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki
kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan
manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan
solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan
orang lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan
Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk
mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan
tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan
mampu menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik
untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi
untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan maupun
tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.
Kata kunci • Sistem saraf • Otot  Sumsum tulang
• Sendi • Tulang belakang
• Replika • Rahang
Keterampilan yang 1. Melakukan observasi.
Dilatih 2. Menyimak.
3. Mengidentifikasi hasil observasi.
4. Menuangkan pemikiran/gagasan dalam bentuk tulisan.
5. Menalar informasi yang didapatkan.
6. Menuangkan informasi/pemikiran dan gagasan dalam bentuk
gambar.
7. Berkomunikasi (menceritakan kembali pengalaman,
mendengar cerita teman sebaya).
8. Bekerja sama dalam tim.
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian
jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa
sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran  Presentasi
- Asesmen individu  Produk
- Asesmen kelompok  Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran
 Pendekatan : Deep learning 1. Narasi awal tentang tema pembelajaran
 Model : PJBL 2. Memandu proses mengingat kembali hal-hal
yang diketahui peserta didik tentang tema
(bisa melalui diskusi/tanya jawab)
3. Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersamasama
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas
untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Madia Pembelajaran
Persiapan lokasi:
Area kelas atau halaman sekolah untuk aktivitas bergerak

Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:


1. Gambar kerangka (Lampiran 6.1) untuk masing-masing peserta didik;
2. kertas karton bekas;
3. alat tulis (spidol atau pensil);
4. gunting;
5. sedotan plastik bekas yang sudah dicuci bersih;
6. benang tebal;
7. selotip.

Perlengkapan yang dibutuhkan guru (opsional):


mainan berbentuk manusia.
Materi Pembelajarn
Bab 1 Bagaimana tubuh kita bergerak
Topik A: Rangka, sendi, dan otot dibalik bentuk tubuh kita
Topik B: Sistem saraf kabel panjang di tubuh kita
Topik C: Penyakit yang menyerang sistem gerak
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
 Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pengenalan Topik Bab 1
Pertanyaan Esensial:
Apa yang membuat tubuh kita dapat bergerak ?
Kegiatan pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan (Mindful & KSE)
1. Guru menciptakan suasana kelas yang nyaman secara fisik dan psikis:
 Menyapa dengan hangat dan ramah.
 Melakukan peregangan ringan agar peserta didik siap belajar secara utuh (body, mind,
emotion).
2. Guru memberikan apersepsi yang membangkitkan semangat belajar melalui cerita,
gambar, atau pertanyaan yang relevan dengan materi sistem gerak.
3. KSE: Kesadaran Diri dan Sosial
 Peserta didik diberi kesempatan untuk memimpin doa sesuai dengan agama dan
kepercayaan masing-masing.
 Melatih kepercayaan diri dan rasa saling menghargai perbedaan.
4. Guru mengaitkan aktivitas awal dengan topik pelajaran, membantu peserta didik
memahami makna dari setiap aktivitas yang dilakukan (Meaningful Learning).
5. Peserta didik bersama guru menyusun tujuan dan langkah kegiatan pembelajaran secara
dialogis untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap proses belajar.

B. Kegiatan Apersepsi dan Inti (Joyful, Meaningful & KSE)


1. Joyful Learning
Kegiatan diawali dengan permainan “Menirukan Gerakan Hewan” untuk menciptakan
suasana menyenangkan dan melibatkan fisik:
 Peserta didik memilih hewan dan menirukan gerakannya.
 Dibuat sebagai kegiatan lomba ringan yang menyenangkan, meningkatkan motivasi
dan partisipasi.
2. Tanya Jawab Bermakna (Meaningful Learning)
Guru melanjutkan dengan pertanyaan pemantik berdasarkan gerakan yang ditiru, seperti:
 Bagaimana hewan berpindah tempat?
 Alat gerak yang digunakan?
 Apakah manusia bisa menirukan gerakan tersebut? Mengapa?
Diskusi ini membantu peserta didik mengaitkan pengalaman konkret (bermain)
dengan konsep ilmiah (alat gerak).
3. KSE: Berpikir Kritis dan Kolaboratif
 Diskusi dilakukan dalam kelompok kecil atau berpasangan.
 Peserta didik diajak mendengarkan pendapat temannya dan menanggapi secara sopan,
membangun empati dan kolaborasi.
4. Refleksi Tujuan
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan mengajak peserta didik menambahkan apa
yang ingin mereka ketahui tentang sistem gerak manusia.
Ini mengembangkan ownership dan rasa ingin tahu yang menjadi ciri khas pembelajaran
bermakna (meaningful).

C. Kegiatan Penutup (Reflektif & Bermakna)


1. Meaningful Learning
Peserta didik membuat resume kreatif berupa:
 Gambar sistem gerak manusia dan hewan.
 Diagram sederhana.
 Cerita pendek atau komik mini tentang hewan bergerak.
2. Refleksi & Penguatan KSE
 Peserta didik mengajukan pertanyaan atau menyampaikan apa yang mereka pelajari
hari ini.
 Guru memberikan penguatan dan menyampaikan apresiasi terhadap usaha peserta
didik.
3. Penugasan Berkelanjutan
 Guru memberikan tugas membaca untuk pertemuan selanjutnya agar peserta didik
siap secara mandiri dan sadar akan proses belajar mereka.
4. Penutup Spiritual & Sosial
 Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh peserta didik lain, menumbuhkan
kesadaran spiritual dan toleransi.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran.

Topik A: Rangka, Sendi, dan Otot: Aktor Dibalik Bentuk Tubuh Kita
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mengenal rangka, sendi, dan otot dan fungsinya.
2. Peserta didik mengetahui bahwa ada beberapa jenis tulang yang menyusun rangka tubuh kita,
jenis sendi dan jenis otot.
3. Peserta didik mendemonstrasikan bagaimana rangka, sendi dan otot menjalankan fungsinya.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa itu rangka, sendi, otot, dan saraf?
2. Untuk apa tubuh kita memiliki rangka, sendi, otot, dan saraf?
3. Bagaimana rangka, sendi, otot, dan saraf membantu kita bergerak?
Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
Pada kegiatan ini, peserta didik akan diberikan kesempatan untuk membuat suatu alat peraga
yang dapat digunakan untuk mendemonstrasikan bagaimana tangan dan jari kita bergerak.
1. Mulailah aktivitas dengan mengarahkan peserta didik untuk memerhatikan gambar pembuka
bab. Tanyakan kepada peserta didik apakah mereka memiliki pengalaman serupa seperti
pada gambar? Lalu, kira-kira bagaimana Ian dapat bergerak dalam kondisi tersebut?
2. Ajak peserta didik untuk mempelajari narasi pengantar Topik A. Lakukan diskusi yang
berkaitan dengan teks.
3. Lanjutkan dengan mengajak peserta didik membuka telapak tangannya, menggerakkan
jarinya, kemudian mengamati bagaimana jari bergerak.
4. Arahkan peserta didik membuat replika tangan sesuai dengan panduan di Buku Siswa.
5. Setelah peserta didik menyelesaikan pembuatan replika tangan, mintalah mereka untuk:
a. mengamati apa yang terjadi saat benang yang terhubung satu per satu dengan ibu jari,
jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan jari kelingking ditarik;
Saat benang ditarik maka alat peraga akan bergerak seperti jemari yang sedang
melengkung.
b. mengamati apa yang terjadi saat seluruh benang ditarik secara bersamaan.
Saat seluruh benang ditarik secara bersamaan maka alat peraga akan
mendemonstrasikan bagaimana seluruh jari-jari tangan melengkung.
6. Instruksikan peserta didik untuk menjawab pertanyaan di Buku Siswa untuk lebih
memahami bagaimana tangan bekerja. Kemudian, lakukan kegiatan diskusi setelahnya.
a. Apa fungsi sedotan dalam percobaan ini?
Menguatkan kertas, agar kertas dapat mengikuti tarikan benang.
b. Menurut kalian apa yang akan terjadi jika kita tidak menggunakan sedotan dalam
percobaan ini?
Jika tidak menggunakan sedotan maka seluruh bagian kertas akan menekuk dan
boleh jadi terlipat.
c. Apa fungsi dari tali dalam percobaan ini?
Tali berfungsi untuk menarik replika jari.
d. Apakah replika tangan dapat bergerak jika kita tidak menggunakan tali?
Tanpa tali, replika tangan tidak dapat bergerak seperti yang diinginkan.
e. Bagaimana perasaan kalian saat membuat replika tangan dan menggerakkannya?
Bervariasi.
7. Arahkan peserta didik untuk mengaitkan kegiatan ini dengan tangan mereka sendiri. Karton
menggambarkan tulang dan benang menggambarkan otot.
Bantu peserta didik menyadari bahwa otot menempel pada tulang.
8. Arahkan peserta didik untuk melihat bagaimana otot pada model ketika ditarik dan
dikendorkan. Bantu peserta didik memahami bahwa otot bisa memendek, memanjang, dan
kembali ke bentuk semula. Otot merupakan komponen yang membantu kita bergerak.
9. Gunakan teks Belajar Lebih Lanjut mengenai otot sebagai alat bantu penguatan konsep.

Persiapan sebelum Kegiatan


 Siapkan salinan Lampiran 6.1 untuk sejumlah peserta didik serta bahanbahan untuk
membuat alat peraga.
 Informasikan kepada peserta didik terkait alat/bahan yang perlu disiapkan beberapa hari
sebelumnya.
Pada kegiatan ini, peserta didik akan mencoba membuat replika tulang-tulang
pada tubuh manusia yang dihubungkan oleh sendi-sendi.
1. Bagikan lembar kerja pada Lampiran 6.1 kepada setiap peserta didik.
2. Arahkan peserta didik untuk membuat alat peraga kerangka manusia dengan mengikuti
panduan yang terdapat pada Buku Siswa.
3. Setelah alat peraga berhasil dibuat, pandu diskusi dengan mengajukan pertanyaan-
pertanyaan berikut.
a. Apa jadinya jika setiap bagian disambungkan menggunakan lem, bukan benang?
Jika bagian antartulang direkatkan menggunakan lem maka setiap bagian tulang
tidak akan dapat bergerak dengan bebas.
b. Manakah di antara bagian tulang yang menyebabkan tubuh dapat bergerak dengan lebih
leluasa?
Bagian penghubung antartulang membuat setiap tulang dapat digerakkan dengan
lebih leluasa.
c. Apa fungsi benang yang menghubungkan antaralat peraga tulang ini?
Benang berfungsi sebagai penghubung antartulang. Pada tubuh, tulang yang satu
dengan tulang lainnya dihubung oleh bagian bernama sendi.

4. Selanjutnya, berikan penjelasan mengenai apa itu sendi dan fungsi sendi dalam sistem gerak
manusia. Lakukan demonstrasi bersama peserta didik untuk membuat konsep sendi lebih
konkret.
5. Gunakan teks mengenai sendi pada Belajar Lebih Lanjut untuk alat bantu penguatan konsep.

Setelah peserta didik mengenal tulang dan sendi, guru akan mengajak peserta didik untuk
melakukan kegiatan Lakukan Bersama. Dalam kegiatan ini, peserta didik akan mengikuti gerakan
teman yang terpilih dan mendemonstrasikan bagian sendi-sendi tertentu.
1. Ajak peserta didik untuk menuju area terbuka di lingkungan sekolah. Pastikan area tersebut
bisa menampung seluruh peserta didik jika mereka membentuk sebuah lingkaran.
2. Arahkan peserta didik untuk membuat lingkaran.
3. Minta peserta didik untuk menentukan satu orang di antara mereka yang akan menjadi “aku”.
4. Minta peserta didik yang menjadi “aku” berdiri di tengah-tengah lingkaran.
5. Pandu peserta didik saat bermain Nama Berkata sesuai dengan Buku Siswa.
6. Selanjutnya, lakukan penguatan konsep mengenai bagaimana tulang, sendi, dan otot pada
tubuh bergerak sesuai dengan kegiatan yang telah dilakukan.
7. Akhiri kegiatan dengan mengajak peserta menyimpulkan mekanisme gerak dan
mengaitkannya dengan tulang, otot, dan sendi. Berikan keleluasaan cara mereka menceritakan
pemahamannya.

1. Bagaimana menurut kalian jika anggota gerak kita tidak mempunyai sendi? Tubuh akan kaku,
kita tidak dapat beraktivitas seperti saat ini.
Untuk membantu menumbuhkan pemahaman,guru dapat menunjukkan mainan
berbentukmanusia seperti gambar di samping sambilmendemonstrasikan bagaimana
mainantersebut berjalan.
2. Apakah ada batasan dari gerakan yang bisa dilakukan tubuh kalian? Mengapa?
Tubuh kita memiliki batasan gerakan karena memiliki sendi yang berbeda- beda. Guru
dapat mengajak peserta didik untuk mencari sendiri jawabannya dengan
mendemonstrasikan gerak secara sendiri. Misalnya, dengan mengajak peserta didik
untuk membuka rahang, menggerakkan siku, lutut, dsb. Namun, ingatkan peserta didik
untuk menjaga keamanan dan tidak berlebihan saat melakukannya.
3. Apa yang akan terjadi apabila kita tidak memiliki tulang?
Kita tidak akan memiliki bentuk tubuh yang kokoh dan tidak dapat melakukan
berbagai aktivitas seperti saat ini.
Kegiatan Pembuka
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik B: Sistem saraf kabel panjang di tubuh kita


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mengenal sistem saraf dan fungsinya.
2. Peserta didik mengetahui bagaimana sistem saraf mengkoordinasikan semua respon dan
gerakan anggota-anggota tubuh.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa itu sistem saraf?
2. Bagaimana sistem saraf berperan menggerakkan tubuh kita?
3. Apa hubungan antara sistem saraf dengan tubuh kita secara keseluruhan?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. 1 batang lilin;
2. es batu secukupnya;
3. korek api;
4. stopwatch
Pendahuluan
 Mindful Learning (Pembelajaran yang Sadar dan Penuh Perhatian)
1. Guru menciptakan suasana belajar yang tenang dan nyaman untuk menyiapkan peserta
didik secara fisik dan psikis.
 Contoh: melakukan mindful breathing ringan, peregangan tubuh, atau menyanyikan
lagu penyemangat sebelum memulai pelajaran.
 Tujuan: membantu peserta didik lebih siap secara emosional dan fokus menghadapi
pembelajaran.
 Joyful Learning (Pembelajaran yang Menyenangkan dan Menyemangati)
1. Guru memberikan dorongan semangat dan motivasi positif melalui kegiatan apersepsi
yang menyenangkan, seperti:
 Mengajak peserta didik mengingat pengalaman mereka yang relevan dengan topik
hari ini melalui cerita/gambar/kuis ringan.
 Melibatkan peserta didik secara aktif agar merasa terlibat sejak awal pembelajaran.
 KSE – Kesadaran Spiritual dan Sosial
1. Peserta didik diberi kesempatan memimpin doa bersama menurut agama dan
kepercayaan masing-masing secara bergiliran.
 Hal ini menumbuhkan nilai-nilai toleransi, kepemimpinan, dan tanggung jawab
dalam diri peserta didik.
 Meaningful Learning (Pembelajaran yang Bermakna)
1. Guru menjelaskan makna dari kegiatan awal (doa, apersepsi) dan mengaitkannya
dengan materi pembelajaran hari ini.
 Ini memberi konteks yang jelas sehingga peserta didik memahami mengapa mereka
belajar dan untuk apa pembelajaran itu penting.
 KSE – Kolaborasi dan Tujuan Bersama
1. Guru dan peserta didik secara aktif berdiskusi tentang tujuan pembelajaran dan
rencana kegiatan hari ini.
 Guru menstimulasi peserta didik untuk mengajukan pertanyaan atau menambahkan
harapan mereka terhadap kegiatan belajar.
 Hal ini melatih kemampuan reflektif dan rasa tanggung jawab bersama terhadap
proses belajar.
Kegiatan Inti
1. Mulailah dengan mengarahkan peserta didik untuk menjawab spontan apa yang terjadi atau
yang mereka rasakan jika tangan mereka terkena panas, tiba-tiba melihat benda yang jatuh dan
akan mengenai mereka, kedinginan, atau hal lainnya.
2. Arahkan peserta didik untuk membaca dan mengamati gambar pembuka Topik B. Ajak
peserta didik untuk menceritakan mengenai pengalaman mereka yang mirip seperti cerita
dalam gambar.
3. Elaborasikan hasil diskusi pada nomor 1 dan 2 dengan konsep sistem saraf. Ajak peserta didik
untuk mempelajari dan mendiskusikan narasi pengantar Topik B.
4. Bagi peserta didik menjadi berpasang-pasangan. Guru dapat mengatur jumlah kelompok
sesuai kondisi kelas masing-masing.
5. Selanjutnya, mintalah peserta didik untuk membaca instruksi yang ada pada Buku Siswa.
6. Arahkan peserta didik untuk melakukan percobaan secara bertahap, yaitu:
Percobaan 1: Menguji seberapa sensitif kulit kita terhadap panas.
a. Sampaikan kepada peserta didik untuk berhati-hati saat melakukan percobaan dengan
api.
b. Pastikan peserta didik berada pada jarak aman dengan nyala api.
c. Pandu peserta didik saat melakukan percobaan sesuai dengan instruksi di Buku Siswa.
d. Arahkan peserta didik untuk mengamati atau merasakan saat tangan didekatkan ke lilin
yang menyala.
e. Arahkan peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan mereka di buku tugas masing-
masing.
f. Ajukan pertanyaan berikut kepada peserta didik untuk memantik diskusi. Siapa yang
kulitnya lebih sensitif terhadap panas, kamu atau temanmu?
Percobaan 2: Menguji seberapa sensitif kulit kita terhadap dingin.
a. Sampaikan kepada peserta didik untuk tidak melebihi batas ketahanan tubuhnya.
b. Pandu peserta didik saat melakukan percobaan sesuai dengan instruksi di Buku Siswa.
c. Arahkan peserta didik untuk mengamati atau merasakan saat tangan terlalu lama
menggenggam es batu.
d. Arahkan peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan mereka di buku tugas masing-
masing.
e. Ajukan pertanyaan berikut kepada peserta didik untuk memantik diskusi. Siapa yang
kulitnya lebih sensitif terhadap panas, kamu atau temanmu?
Percobaan 3: Menguji seberapa sensitif kulit kita terhadap tekanan.
a. Sampaikan kepada peserta didik untuk tidak berlebihan saat mencubit punggung telapak
tangan temannya.
b. Pandu peserta didik saat melakukan percobaan sesuai dengan instruksi di Buku Siswa.
c. Arahkan peserta didik untuk mengamati atau merasakan saat temannya mencubit.
d. Arahkan peserta didik untuk menuliskan hasil pengamatan mereka di buku tugas masing-
masing.
e. Ajukan pertanyaan berikut kepada peserta didik untuk memantik diskusi. Mana yang
lebih mudah terasa sakit, punggung tangan atau lengan?
Pada umumnya, lengan lebih sensitif terhadap rangsangan sehingga akan terasa
lebih sakit ketika dicubit. Namun, pada beberapa orang boleh jadi hal ini berbeda.
1. Pandu kegiatan diskusi untuk mengelaborasikan ketiga percobaan tersebut mengenai konsep
sistem saraf yang dibahas di kegiatan awal.
2. Gunakan bacaan pada Belajar Lebih Lanjut sebagai alat bantu untuk penguatan konsep.
3. Pandu peserta didik untuk menyimpulkan pemahaman mereka mengenai sistem saraf dan
menuliskannya di buku tugas.

1. Mulailah kegiatan dengan mengajak peserta didik untuk mengingat kembali mengenai: a.
respon mereka, ketika tangan mereka secara tidak sengaja terkena api. b. seberapa cepat kira-
kira respon mereka itu terjadi.
2. Ceritakan bagaimana sistem saraf bekerja saat kita berada dalam kondisi bahaya. Guru dapat
menggunakan narasi seperti paragraf berikut sebagai contoh referensi.

3. Sampaikan kepada peserta didik bahwa mereka akan mencari tahu seberapa cepat informasi
diterima dan diteruskan ke otak melalui sebuah simulasi.
4. Bagi peserta didik di kelas menjadi beberapa kelompok dengan anggota setiap kelompok
berjumlah 5 - 6 orang.
5. Arahkan peserta didik mempelajari instruksi yang ada di Buku Siswa.
6. Jika seluruh peserta didik sudah memahami cara melakukan simulasi, kondisikan seluruh
kelompok untuk berbaris. Aktivitas ini dapat dilakukan di dalam kelas maupun di luar kelas
dengan catatan setiap peserta didik dapat bergerak dengan cukup leluasa.
7. Beri aba-aba “Mulai” dan amati bagaimana setiap kelompok mengikuti instruksi yang telah
diberikan.
8. Setelah aktivitas selesai dilakukan, minta setiap kelompok untuk:
a. mengukur jarak dari orang pertama hingga orang terakhir;
b. mencatat waktu yang dibutuhkan; dan
c. menghitung berapa kecepatan yang dibutuhkan untuk “merambatkan” informasi dari orang
pertama hingga orang terakhir.
9. Buatlah tabel berikut di papan tulis.

10. Minta setiap perwakilan kelompok untuk menuliskan jarak, waktu, dan kecepatan pada tabel
di papan tulis.
11. Ajak peserta didik untuk diskusi bersama dalam menjawab pertanyaanpertanyaan berikut.
a. Mengapa waktu yang dibutuhkan oleh setiap kelompok berbeda-beda? Padahal, jarak
antara orang pertama hingga orang terakhir relatif sama.
Karena respon setiap orang dalam setiap kelompok berbeda-beda. Ada yang
responnya lebih cepat, namun ada juga yang responnya lebih lambat.
b. Apa yang terjadi jika ada salah satu anggota kelompok tidak/lambat dalam merespon?
Apabila ada satu anggota kelompok yang tidak merespon maka anggota tim
terakhir tidak akan mendapatkan informasi dan tidak meneruskan tindakan.
12. Akhiri kegiatan dengan memberikan penguatan kepada peserta didik mengenai mekanisme
kerja sistem saraf. Mulai dari ketika mendapatkan rangsangan dari luar, meneruskan
informasi ke otak, otak mengolah informasi, membuat keputusan, dan mengirimkan instruksi
ke bagian tubuh tertentu untuk melakukan suatu hal. Pastikan peserta didik memahami bahwa
otak dapat mengirimkan instruksi secara sadar maupun di luar kesadaran/kendali mereka
(seperti kerja organ-organ dalam tubuh).

1. Apa hubungan sistem saraf dengan gerak tubuh kita?


Sistem saraf yang memerintahkan bagian tubuh tertentu untuk bergerak.
2. Mengapa kita dapat merasa sakit?
Kita merasa sakit karena di setiap bagian tubuh terdapat sel-sel saraf yang dapat
menerima rangsangan dari luar. Rangsangan ini akan diterima oleh otak sebagai ‘rasa
sakit’ sehingga kita dapat merasakan sakit.
3. Bagaimana hubungan otak dengan gerak yang dilakukan tubuh kalian?
Otak sebagai pusat sistem saraf. Otak akan menerima informasi dan memberikan
perintah, salah satunya perintah untuk melakukan gerak.
4. Apakah kalian dapat menyadari semua gerakan yang dilakukan tubuh?
Tidak. Kita tidak menyadari gerakan-gerakan yang dilakukan oleh organ bagian dalam
tubuh kita. Seperti lambung yang bergerak saat mencerna makanan, pembuluh darah
yang melebar atau menyempit, dan sebagainya. Gerakan ini diperintahkan oleh otak,
namun di luar kendali/kesadaran kita.
5. Mengapa tubuh kita dapat merespon bahaya dengan cepat?
Tubuh dapat merespon bahaya sangat cepat karena ada sistem saraf secara otomatis
memberikan sinyal ke otak kita. Otak kemudian memberi perintah untuk menghindar
dari bahaya. Contohnya, ketika tangan kita menyentuh panci panas. Otak menerima
sinyal tanda panas dari tangan dan segera memberi perintah pada tangan kita untuk
menghindar. Ajak peserta didik untuk mengidentifikasi sendiri contoh bahaya dan
bagaimana tubuhnya merespon.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Penyakit yang menyerang sistem gerak


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mengetahui macam-macam kelainan dan penyakit yang menyerang sistem gerak
pada manusia.
2. Peserta didik mampu menjaga kesehatan agar tidak terkena penyakit pada sistem gerak atau
mengalami kelainan pada sistem gerak.
3. Peserta didik mengetahui dan bisa mengaplikasikan pola hidup sehat dan menghindar dari
kelainan yang bisa terjadi pada sistem gerak.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa saja penyakit yang menyerang sistem gerak?
2. Bagaimana mengatasi penyakit yang membuat tubuh kita sulit bergerak?
3. Pola hidup seperti apa yang bisa membantu kita menjaga kesehatan sistem gerak?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. toples kaca yang mempunyai tutup;
3. cuka;
4. telur;
5. sendok.
Pendahuluan
1. Mindful Learning (Pembelajaran yang Sadar dan Reflektif)
 Guru memfasilitasi peserta didik untuk menyiapkan diri secara fisik dan psikis melalui
kegiatan relaksasi ringan atau latihan pernapasan pendek (mindful breathing), agar
mereka hadir secara utuh dan fokus pada proses pembelajaran.
 Kegiatan ini membantu menumbuhkan kesadaran diri, kontrol emosi, dan kesiapan
belajar.
2. Joyful Learning (Pembelajaran yang Menyenangkan dan Memotivasi)
 Guru memberikan apersepsi yang membangkitkan semangat, seperti permainan ringan,
cerita kontekstual, atau kuis interaktif yang berkaitan dengan materi.
 Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa ingin tahu dan antusiasme belajar melalui
pengalaman menyenangkan.
3. KSE – Penguatan Nilai Sosial dan Emosional
 Peserta didik diberi kesempatan memimpin doa bersama sesuai agama dan
kepercayaannya masing-masing, yang dilaksanakan secara bergiliran.
 Hal ini melatih kepemimpinan, empati, dan toleransi, serta memperkuat nilai-nilai
spiritual dalam pembelajaran.
4. Meaningful Learning (Pembelajaran yang Bermakna dan Kontekstual)
 Setelah doa dan apersepsi, guru mengaitkan kegiatan awal dengan materi inti dan tujuan
pembelajaran, sehingga peserta didik memahami makna dan relevansi dari kegiatan
tersebut.
 Ini menciptakan koneksi antara pengalaman pribadi peserta didik dengan topik pelajaran
yang akan dipelajari.
5. KSE – Kolaborasi dalam Merancang Pembelajaran
 Guru dan peserta didik secara bersama-sama mendiskusikan tujuan dan langkah-
langkah kegiatan belajar hari itu.
 Diskusi ini menumbuhkan rasa memiliki terhadap proses belajar, kemandirian, dan
partisipasi aktif, serta membantu peserta didik mengembangkan pemahaman akan
pentingnya perencanaan dan tanggung jawab bersama dalam pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Mulailah kegiatan dengan menggali pengetahuan peserta didik mengenai gangguan atau
penyakit pada sistem gerak. Bisa dari pengalaman pribadi atau orang-orang di sekitar mereka.
2. Arahkan peserta didik untuk mengamati gambar pembuka Topik C. Tanyakan kepada
mereka: a. Apa yang diinformasikan pada gambar tersebut? b. Bagian tubuh mana yang
digambarkan memiliki cedera? c. Apakah kalian pernah mengalami nyeri yang serupa? d.
Kira-kira apa penyebabnya?
3. Arahkan peserta didik untuk membaca narasi pengantar Topik C.
4. Elaborasikan jawaban peserta didik pada kegiatan 1 dan 2, serta teks yang mereka baca
bahwa gangguan/penyakit pada sistem gerak manusia dapat disebabkan karena pola hidup,
kecelakaan, atau kelainan dari lahir.
2. Tanyakan kepada mereka penyebab yang bisa mereka usahakan untuk dicegah/dihindari (pola
hidup dan kecelakaan).
3. Berikan pengantar percobaan yang akan dilakukan.
4. Arahkan peserta didik untuk membaca instruksi pada aktivitas di Buku Siswa.
5. Instruksikan peserta didik untuk membuat tabel pengamatan pada buku tugas atau lembar
pengamatan dengan rekomendasi format sebagai berikut.
6. Arahkan peserta didik untuk melakukan aktivitas sesuai panduan dan mencatat setiap
pengamatannya.

7. Lakukan monitor pada peserta didik agar melakukan pengamatan dan mencatatnya hasilnya
pada lembar pengamatan.
8. Kulit telur akan mengalami perubahan dari hari ke hari. Kira-kira pada hari ke-5 tampilan
kulit telur akan seperti gambar dibawah.

9. Setelah mencatat hasil pengamatan hari pertama hingga hari ke-5, arahkan peserta didik untuk
menjawab pertanyaan pada Buku Siswa di buku tugas/kertas pengamatan. Mereka dapat
berdiskusi dengan teman di sebelahnya (atau teman kelompok).
10. Pandu peserta didik melakukan diskusi bersama.
a. Apa yang kalian amati pada hari ke-5 setelah telur direndam di dalam toples berisi air
cuka?
Setelah direndam selama 5 hari, kulit telur akan hilang dan hanya tersisa selaput
tipis yang melingkupi telur. Telur juga menjadi kenyal akibat adanya reaksi kimia.
b. Apa yang dapat kalian simpulkan dari percobaan yang sudah dilakukan?
Kulit telur yang mengandung kalsium dapat bereaksi dengan cuka dan
menyebabkan kulit telur larut.
c. Apa hubungan antara eksperimen menghilangkan cangkang telur dengan sistem gerak
kita, terutama tulang ?
Tulang manusia dan telur memiliki kemiripan komposisi, yakni sama- sama
mengandung kalsium. Tulang juga dapat mengalami kerapuhan atau kerusakan.
d. Apa yang terjadi jika tulang rangka kita rapuh?
Kita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasanya.
11. Elaborasikan hasil percobaan ini dengan macam-macam penyakit pada sistem gerak yang ada
pada bagian Belajar Lebih Lanjut.
12. Ajak peserta didik untuk mengidentifikasi penyakit-penyakit yang bisa mereka cegah dan
upaya pencegahannya.
13. Akhiri kegiatan dengan meminta peserta didik untuk menuliskan cara yang dapat mereka
lakukan untuk menjaga kesehatan sistem gerak mereka.
Motivasi peserta didik untuk menerapkan cara yang mereka tuliskan dalam kehidupan sehari-
harinya.

1. Bagaimana cara menjaga agar tulang kita tetap sehat?


Agar kondisi tulang kita tetap baik, kita perlu mengonsumsi kalsium dalam jumlah
yang cukup. Selain itu, kita perlu menjaga sikap tubuh agar bentuk tulang tidak
mengalami cedera.
2. Apa yang perlu dilakukan untuk menghindari cedera otot saat olahraga?
Untuk menghindari cidera otot saat olahraga, seperti kram otot dan terkilir, kita perlu
melakukan senam pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga berat.
3. Mengapa berjemur di bawah sinar Matahari pagi baik untuk kesehatan tulang kita?
Karena sinar Matahari pagi mengandung vitamin D yang dapat membantu penyerapan
kalsium di tubuh kita
4. Apakah kalian sudah cukup menjaga kesehatan tulang kalian? Apa buktinya?
Jawaban peserta didik akan bervariasi. Pastikan mereka memberikan bukti yang
relevan dan konkret.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Panduan Proyek Belajar

Untuk memandu proyek belajar secara umum, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan
Umum Buku Panduan Guru.
Tahap 1: Menentukan Aktivitas yang akan Ditelaah
Arahkan peserta didik untuk menentukan aktivitas yang akan yang ditelaah. Guru bisa mengajak
peserta didik untuk memikirkan aktivitas yang sering dilakukan atau melibatkan gerakan tangan
dan kaki. Dapat juga berupa aktivitas yang mereka anggap menarik untuk dikaji.
Tahap 2: Mengidentifikasi Otot, Tulang, dan Sendi yang Terlibat
1. Arahkan peserta didik untuk mengidentifikasi otot, tulang, dan sendi yang terlibat ketika
melakukan aktivitas tersebut.
2. Bimbing peserta didik untuk melakukan penelusuran dalam proses identifikasi, baik
referensi dari buku, internet, atau narasumber tertentu.
Pastikan peserta didik dalam bimbingan ketika melakukan penelusuran di internet.
Tahap 3: Membuat Media Presentasi
Media presentasi bisa dalam bentuk digital maupun non digital selama memuat:
• judul proyek;
• bentuk aktivitas yang dilakukan;
• nama bagian otot, tulang, dan sendi yang terlibat;
• daftar pustaka.
Tahap 4: Presentasi Proyek Mandiri
Kegiatan presentasi dapat disesuaikan dengan kondisi kelas masing-masing.
Lihat variasi kegiatan presentasi pada Panduan Umum Buku Panduan Guru sebagai referensi.
Tahap 5: Refleksi Kegiatan Proyek
Di akhir kegiatan, bimbing peserta didik melakukan refleksi belajar sesuai Panduan Umum Buku
Panduan Guru. Guru juga bisa menambahkan atau menyesuaikan pertanyaan refleksi sesuai
dengan kebutuhan peserta didik masing-masing.

Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Media Presentasi
Sangat Baik Perlu
Penilaian Baik (13-18) Cukup (7-12)
(19-25) Perbaikan (0-6)
1. Aktivitas Memenuhi Hanya Hanya memenuhi Sama sekali
yang dipilih: seluruh memenuhi 2 1 kriteria. tidak memenuhi
2. Kegiatan kriteria kriteria. kriteria.
sehari-hari aktivitas yang
3. Menggunaka diharapkan.
n sendi-
sendi
tertentu.
4. Menggunaka
n tangan dan
atau kaki
(19-25) (13-18) (7-12) (0-6)
Pemahaman Menyebutkan Hanya Hanya Tidak dapat
konsep dan menyebutkan menyebutkan menyebutkan
menjelaskan otot, sendi, dan secara parsial otot, dan menjelaskan
dengan baik tulang yang sendi, dan tulang bagaimana otot,
bagaimana terlibat dalam yang terlibat dalam sendi, dan tulang
otot, sendi, melakukan melakukan terlibat dalam
dan tulang aktivitas aktivitas tersebut. melakukan
terlibat dalam tersebut. aktivitas
melakukan tersebut.
aktivitas
tersebut.
(19-25) (13-18) (7-12) (0-6)
Kelengkapan Media Media Media Media tidak
komponen mengandung mengandung 3 mengandung 1 - 2 mengandung
informasi: seluruh - 4 komponen komponen komponen
1. Judul proyek. komponen informasi yang informasi yang informasi yang
2. Deskripsi informasi disyaratkan. disyaratkan. disyaratkan.
aktivitas yang yang
ditelaah. disyaratkan.
3. Deskripsi
otot, sendi, dan
tulang yang
terlibat dalam
melakukan
aktivitas
tersebut.
4. Deskripsi
bagaimana otot,
sendi, dan tulang
berperan dalam
melakukan
aktivitas tersebut
5. Daftar
pustaka.
(19-25) (13-18) (7-12) (0-6)
Penyelesaian Aktif mencari Bisa mencari Bisa mencari Tidak bisa
masalah dan ide atau solusi, namun solusi, namun mencari solusi,
kemandirian. mencari solusi dengan arahan memerlukan walaupun
jika ada sesekali. bantuan setiap dengan bantuan.
hambatan. menemukan
kesulitan.
Nilai akhir = jumlah skor pada setiap aspek
*) Ini merupakan contoh rubrik yang disertai skor untuk penilaian kuantitatif. Guru bisa
menggunakan cara di atas untuk mengubah rubrik yang tersedia pada buku ini menjadi penilaian
kuantitatif. Rentang dan bobot penilaian dapat disesuaikan sesuai kebutuhan peserta didik Nilai
akhir = jumlah skor pada setiap aspek

Uji Pemahaman
A. Benarkah pernyataan ini?
Salinlah kalimat berikut pada buku tugas. Lalu berikan keterangan Benar jika menurut kalian
pernyataan ini benar. Berikan keterangan Salah jika menurut kalian pernyataan ini salah.
1. Ada banyak jenis hewan yang bermacam-macam di Bumi.
2. Setiap hewan memiliki ciri khas yang berbeda-beda.
3. Bentuk tubuh hewan semuanya sama.
4. Jenis hewan bisa berbeda-beda, tergantung jenisnya.
5. Setiap bagian tubuh hewan memiliki fungsi khusus.
B. Mencocokkan informasi di kolom 1 dengan kolom 2.
1. Buatlah tabel seperti berikut pada buku tugas kalian.
2. Tambahkan nama hewan dengan:
a. kucing;
b. kupu-kupu;
c. semut;
d. anjing;
e. ikan;
f. burung.
3. Berikan tanda v pada kolom “Anggota Tubuh” yang dimiliki oleh hewan-hewan tersebut.
C. Apa Pendapatmu?
1. Menurut kalian, apa yang akan terjadi jika semua hewan di dunia ini memiliki bentuk tubuh
yang sama?
2. Hewan yang hidup di air seperti ikan memiliki bentuk tubuh yang berbeda dengan hewan
yang hidup di darat seperti ayam. Kemukakan pendapat kalian mengapa ikan dan ayam
memiliki bentuk tubuh yang berbeda?
3. Berdasarkan pengalaman kalian mengamati hewan, menurut kalian apa fungsi/kegunaan
dari paruh yang dimiliki ayam? Mengapa kucing tidak memiliki paruh seperti ayam?
Refleksi Guru:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan
menjawab pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan pembelajaran
kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.
9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).
Pengayaan dan Remedial
Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

C. LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta didik:
Membuat Replika Tangan
Alat dan bahan:
1. 1 lembar kertas karton bekas;
2. alat tulis (spidol atau pensil);
3. 1 buah gunting;
4. 5 batang sedotan plastik bekas yang sudah dicuci bersih;
5. 1 roll benang tebal;
6. 1 buah selotip.

Langkah-Langkah:
1. Letakkan tangan di atas kertas karton. Lalu, telusuri tepian tangan menggunakan pensil/spidol
seperti gambar berikut.

2. Gunting gambar tangan yang telah dibuat. Lebihkan untuk lengan sepanjang 10 cm.

3. Gunting sedotan sepanjang ruas jari kalian sebanyak 14 buah.


4. Gunting sedotan sepanjang telapak tangan kalian sebanyak 5 buah.
5. Tempelkan sedotan ke setiap gambar jari tangan dengan selotip.
6. Masukkan benang ke dalam masing-masing sedotan seperti gambar berikut.

7. Ikat seluruh benang yang di ujung jari menjadi satu simpul.


8. Tarik benang yang terhubung dengan ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan jari
kelingking satu per satu. Kemudian, amati apa yang terjadi.
9. Tarik seluruh benang secara bersamaan dan amati apa yang terjadi.
10. Setelah melakukan percobaan sederhana ini, jawab pertanyaan berikut untuk lebih memahami
bagaimana tangan bekerja.
a. Apa fungsi sedotan dalam percobaan ini?
b. Menurut kalian apa yang akan terjadi jika kita tidak menggunakan sedotan dalam
percobaan ini?
c. Apa fungsi dari tali dalam percobaan ini?
d. Apakah replika tangan dapat bergerak jika kita tidak menggunakan tali?
e. Bagaimana perasaan kalian saat membuat replika tangan dan menggerakkannya?
11. Kaitkan apa yang kalian pelajari dengan mekanisme gerak pada tangan kalian.
12. Guru akan membimbing kegiatan diskusi ini.
Menyusun Replika Rangka
Alat dan bahan:
1. gambar kerangka (dipersiapkan guru);
2. karton bekas;
3. gunting;
4. benang;
5. lem kertas.

Langkah -Langkah:
1. Tempelkan gambar kerangka yang dibagikan guru kalian pada karton bekas.
2. Gunting setiap bagian tulang.
3. Beri lubang pada bagian yang ditandai lingkaran.
4. Satukan bagian-bagian tulang dengan benang, namun jangan terlalu kencang agar tulang
masih bisa digerakkan.
5. Setelah disatukan, gunakan kerangka tersebut untuk membantu kalian belajar mengenali
rangka tubuh.
Gerakkan setiap bagian tulang untuk mengetahui bagaimana rangka kita lebih leluasa dalam
bergerak dengan bantuan sendi.
Lampiran 1.1: Gambar Kerangka Manusia

Seberapa Sensitif Kulit Kita?

Alat dan bahan:


1. 1 batang lilin; 3. es batu secukupnya;
2. korek api; 4. stopwatch.
Langkah kegiatan:
Percobaan 1
1. Ambil lilin dan nyalakan.
2. Kemudian, dekatkan tangan kalian ke arah sumber api (pastikan kalian berada pada jarak
aman).
3. Amati apa yang dirasakan seiring dengan kalian mendekatkan tangan ke nyala lilin.
4. Tulis hasil pengamatan dari percobaan yang telah dilakukan di buku tugas.

Percobaan 2
1. Ambil sebongkah es batu.
2. Kemudian, genggam batu es menggunakan tangan kanan dan nyalakan topwatch.
3. Teruslah berusaha menggenggam es batu. Pastikan kalian tidak membuka kepalan tangan
dan tidak mengganti posisi es batu. Amati apa yang kalian rasakan.
5. Matikan stopwatch jika kalian sudah merasa tidak kuat menggenggam es batu tersebut.
2. Tulis hasil pengamatan dari percobaan yang telah dilakukan di buku tugas.

Percobaan 3

1. Minta teman kalian untuk meletakkan tangan kanannya di atas meja dalam keadaan telapak
tangan menghadap ke bawah.
2. Kemudian, mintalah teman kalian untuk menutup mata.
3. Cubit punggung tangan kanan teman kalian menggunakan jari telunjuk dan jempol kalian
secara perlahan.
4. Tanyakan kepada teman kalian, apakah ia merasa sakit?
5. Coba cubit kembali punggung tangan kanan teman kalian dengan lebih bertenaga
dibandingkan sebelumnya.
6. Pastikan kalian tidak sampai melukai tangan teman kalian. Hentikan proses mencubit jika
teman kalian sudah merasa sakit.
7. Tanyakan kepada teman kalian, cubitan manakah yang rasanya lebih sakit, cubitan pertama
atau kedua.
8. Ulangi tahapan aktivitas nomor 1 - 7. Namun, kali ini lakukan cubitan di lengan bagian kanan
teman kalian.
9. Tanyakan pada teman kalian:
a. Bagian tangan manakah yang lebih sensitif terhadap rasa sakit, bagian punggung tangan
atau lengan?
b. Bagian manakah yang lebih mudah sakit, bagian punggung tangan atau lengan?
10. Tulis jawaban dari pertanyaan di atas pada buku tugas..
Kecepatan Saraf
Alat dan bahan:
1. stopwatch;
2. meteran kain;
3. peluit.

Langkah percobaan:
1. Berkumpullah bersama teman satu kelompok yang terdiri atas 6 orang anak.
2. Buat satu barisan dari depan hingga belakang kelas.
3. Pegang tangan teman di sebelah kiri dan kanan kalian seperti gambar berikut.
4. Anggota kelompok yang berada di barisan paling depan akan menjadi penghitung waktu
(menggunakan stopwatch). Anggota kelompok yang berada di barisan paling belakang
menjadi peniup peluit.
5. Tutup mata kalian selama aktivitas berlangsung.
6. Dengarkan aba-aba dari guru. Jika guru kalian mengatakan ‘mulai’ maka pemegang
stopwatch akan menekan tombol stopwatch dan segera meremas tangan teman di sebelah
kirinya (teman nomor 2).
7. Begitu teman nomor 2 merasa tangan sebelah kanannya diremas maka ia harus segera
meremas tangan teman yang ada di sebelah kirinya (teman nomor 3).
8. Demikian seterusnya, hingga sampai ke baris paling akhir. Pembawa peluit harus segera
membunyikan peluit jika merasa tangannya diremas.
9. Ketika pemegang stopwatch mendengar peluit maka ia harus segera menghentikan hitungan
pada stopwatch.
10. Catat berapa detik waktu yang tertera pada stopwatch.
11. Ukur jarak dari pemegang stopwatch hingga peniup peluit menggunakan meteran kain.
12. Tentukan berapa kecepatan respon dengan cara membagi jarak (dalam meter) dengan waktu
yang tertera pada stopwatch.
13. Tuliskan hasil perhitungan kalian pada tabel yang telah dibuat di papan tulis.
14. Jawab pertanyaan berikut dengan berdiskusi bersama guru.
a. Mengapa waktu yang dibutuhkan oleh setiap kelompok berbeda-beda?
Padahal, jarak antara orang pertama hingga orang terakhir relatif sama.
b. Apa yang terjadi jika ada salah satu anggota kelompok tidak/lambat dalam merespon?
Kulit Telur yang Hilang
Alat dan bahan:
1. toples kaca yang mempunyai tutup;
2. cuka;
3. telur;
4. sendok;
5. alat tulis.

Langkah percobaan:
1. Masukkan telur ayam mentah ke dalam toples kaca.
2. Tuangkan cuka ke dalam toples hingga telur terendam oleh cairan cuka. Kemudian, tutup.
3. Simpan toples kaca di tempat yang aman (tidak mudah dijangkau oleh anak kecil).
4. Lakukan pengamatan setiap hari, dimulai dari awal percobaan (H-0) hingga hari ke-5 (H-5).
5. Catat apa yang kalian amati setiap hari. Kemudian, tuliskan di buku tugas/ kertas pengamatan.
6. Setelah hari ke-5, jawab pertanyaan berikut pada buku tugas/kertas engamatan.
a. Apa yang kalian amati pada hari ke-5 setelah telur direndam di dalam toples berisi air
cuka?
f. Apa yang dapat kalian simpulkan dari percobaan yang sudah dilakukan?
g. Apa hubungan antara eksperimen menghilangkan cangkang telur dengan sistem gerak
kita, terutama tulang ?
7. Apa yang terjadi jika tulang rangka kita rapuh?
Bahan Bacaan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Bagaimana Tubuh
Kita Bergerak dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
sistem saraf : sistem jaringan dalam tubuh yang mengatur kerja organ tubuh dan menyalurkan
rangsangan ke anggota tubuh tertentu.
sendi : tempat bertemunya dua tulang atau lebih agar tulang tersebut bisa bergerak.
otot : bagian pada tubuh manusia dan hewan yang berfungsi menggerakkan bagian tubuh
tertentu.
tulang : bagian tubuh yang sangat keras yang berfungsi melindungi organ-organ penting dalam
tubuh.
replika : tiruan.
rahang : kedua bagian tulang baik di atas dan bawah dalam rongga mulut.
sumsum tulang belakang: bagian tubuh manusia (berupa jaringan lunak) yang berada di tengah-
tengah tulang belakang
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]
Instansi/Sekolah : SDI Plus Ashabul Kahfi
Jenjang / Kelas : SD / VI (enam)
Topik : Bab 2 (Cerita tentang indonesia kita)
Alokasi Waktu : 12 JP
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

KOMPONEN INTI
Tujuan Pembelajaran 1. Mengenal sejarah, baik tokoh maupun periodisasinya di
Indonesia serta menghubungkan dengan konteks kehidupan
saat ini.
2. Menceritakan kembali bagaimana perjuangan bangsa
Indonesia melawan imperialisme dan mencapai kemerdekaan.
3. Merefleksikan semangat juang para pahlawan dan meneladani
perjuangan pahlawan yang diimplementasikan dalam tindakan
nyata di kehidupan sehari-hari.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan
sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan
dna norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki
kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan
manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk
menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan
orang lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan
Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan
hasil belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan
untuk mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan
mampu menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik
untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi
untrapribadi untuk melakukan refleksi dan antarpribadi
untuk menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan
maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam
berbagai situasi.
Kata kunci • Nusantara • Gospel • Kebijakan
• Gold • Lini masa • Romusha
• Glory • Intervensi • Proklamasi
Keterampilan yang 1. Membaca (memahami isi teks bacaan).
Dilatih 2. Melakukan observasi.
3. Mengidentifikasi.
4. Berpikir sistematis (merunutkan kejadian secara kronologis).
5. Menganalisis.
6. Daya abstraksi (menuangkan apa yang dilihat dalam bentuk
tulisan).
7. Berkomunikasi (menceritakan kembali pengalaman,
mendengar cerita teman sebaya).
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian
jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa
sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran  Presentasi
- Asesmen individu  Produk
- Asesmen kelompok  Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran :
 Pendekatan : DEEP LEARNING 1. Narasi awal tentang tema pembelajaran
 Model : PBL 2. Berdiskusi berdasarkan cerita pengalaman
3. Menggambar
4. Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersamasama
5. Orientasi topik
6. Aktivitas eksplorasi atau pencarian data
7. Diskusi bersama teman
8. Membuat lini masa
9. Refleksi bersama
10. Belajar lebih lanjut
11. Memilih tantangan (opsional)
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
a. Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
b. Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas
untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Media Pembelajaran
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. peta Penjelajahan Samudra (Lampiran 2.2);
2. alat tulis;
3. alat mewarnai;
4. buku tulis;
5. kertas karton
6. gunting/pemotong;
7. lem/perekat.

Perlengkapan yang dibutuhkan guru (opsional):


1. globe;
2. peta dunia;
3. video Kedatangan Bangsa-bangsa Eropa dapat diunduh di Youtube salah satunya, yaitu
[Link] (atau bisa channel lainnya yang dirasa sesuai
dengan topik).
Materi Pembelajaran
Bab 2 Cerita Tentang Indonesia Kita
Topik A: Kedatangan Bangsa-bangsa Asing di Indonesia
Topik B: Macam-macam Perlawanan
Topik C: Kemerdekaan dan Peristiwa di Sekitarnya
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
 Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan
sekitar dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pengenalan Topik Bab 2
Pertanyaan Esensial:
1. Cerita apa yang terkenal dari daerah tempat tinggal kalian?
2. Apa yang bisa diceritakan dari negara kita (Indonesia)?
3. Cerita apa yang membuat Indonesia terkenal?
4. Apa yang ingin kalian pelajari di bab ini?
Kegiatan Pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan (Mindful, Joyful, Meaningful + KSE)
1. Mindful Learning (Kesadaran Diri)
 Guru mengajak peserta didik melakukan relaksasi singkat atau permainan konsentrasi
(misalnya: fokus pada napas atau gerakan sederhana) untuk mempersiapkan fisik dan
psikis sebelum memulai pelajaran.
 Tujuan: Membantu peserta didik hadir secara utuh dalam pembelajaran, membangun
kesadaran diri, dan mengatur emosi.
2. Joyful Learning (Menumbuhkan Semangat dan Kegembiraan)
 Guru menyapa peserta didik dengan antusias dan menyiapkan suasana menyenangkan
melalui ice breaking atau pertanyaan ringan terkait pengalaman masa kecil (misalnya:
“Apa kenangan pertama yang kamu ingat dari masa kecil?”).
3. Spiritual & Sosial Emosional (KSE)
 Peserta didik secara bergiliran memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya, ditutup dengan saling mengucap “Terima kasih” untuk membangun
rasa saling menghargai.
4. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna dan Terarah)
 Guru mengaitkan kegiatan pembuka dengan materi pembelajaran, menjelaskan bahwa
hari ini mereka akan belajar tentang lini masa dan cerita sejarah pribadi, yang
nantinya akan berhubungan dengan sejarah Indonesia.
5. KSE: Kolaborasi & Kepemimpinan
 Guru melibatkan peserta didik dalam menyusun tujuan dan rencana pembelajaran,
misalnya dengan bertanya, “Apa yang ingin kalian ketahui hari ini tentang sejarah?”
Lalu merangkum bersama tujuan pembelajaran bab ini.

B. Kegiatan Apersepsi & Inti (Deep Learning Experience)


1. Mindful Observation
 Guru mengenalkan konsep lini masa melalui observasi gambar atau benda konkret
tanpa langsung memberi definisi. Peserta didik diajak menyimpulkan makna
berdasarkan pengamatan.
2. Collaborative Exploration
 Guru membuat contoh gambar lini masa di papan tulis atau karton. Peserta didik
menyalin di buku tugas/gambar dan mulai mendiskusikan sejarah pribadi mereka,
dibimbing untuk mengurutkan peristiwa berdasarkan waktu.
3. Meaningful Reflection
 Peserta didik diminta merenungkan: “Peristiwa masa kecil mana yang membentuk
kalian hingga berada di sini?”
 Guru memfasilitasi diskusi bermakna tentang pengaruh masa lalu terhadap masa
kini dan masa depan.
4. Joyful Creation & Presentation
 Peserta didik dihimbau menghias lini masa mereka secara kreatif (menggambar,
mewarnai, menambahkan simbol).
 Beberapa siswa diminta menceritakan lini masa pribadi mereka di depan kelas. Guru
dan teman-teman memberikan apresiasi positif dan empatik.
5. Connecting to National History
 Guru menyampaikan bahwa Indonesia juga memiliki sejarah panjang dan penting.
Diceritakan bahwa perjuangan bangsa juga bisa disusun seperti lini masa pribadi
mereka.
 Siswa diajak menyampaikan pengetahuan awal mereka tentang sejarah Indonesia
dan menanyakan hal-hal yang ingin mereka ketahui.
6. Elaborasi Tujuan Pembelajaran
 Guru menjelaskan tujuan bab ini: memahami sejarah Indonesia dari masa kedatangan
bangsa asing, perjuangan pahlawan, hingga Proklamasi. Lalu menekankan bahwa
mereka akan menyusun lini masa sejarah Indonesia.

C. Kegiatan Penutup (Reflektif, Terbuka, dan Empatik)


1. Resume Kreatif (Meaningful Output)
 Peserta didik menyusun resume pembelajaran secara kreatif, misalnya membuat
ringkasan berbentuk gambar, mind map, atau komik pendek dengan bimbingan guru.
2. Refleksi dan Tanya Jawab (Mindful Closure)
 Guru memberi waktu bagi peserta didik mengajukan pertanyaan yang muncul
selama pembelajaran dan saling bertukar pemahaman.
3. Joyful Preview & Homework
 Guru memberi tugas membaca atau observasi ringan yang akan dikaitkan dengan
pertemuan berikutnya. Misalnya: “Cari tahu siapa tokoh pahlawan dari daerah asalmu.”
4. KSE Spiritual & Kepemimpinan
 Pembelajaran ditutup dengan doa yang dipimpin secara bergantian oleh peserta
didik lain, untuk memperkuat rasa tanggung jawab spiritual dan saling menghormati
antar teman.
Topik A: Kedatangan bangsa-bangsa Asing di Indonesia
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mengenal sejarah kedatangan bangsa-bangsa asing ke Indonesia baik tokoh
maupun periodisasinya.
2. Peserta didik mampu menceritakan kembali sejarah kedatangan bangsabangsa asing ke
Indonesia
Pertanyaan Esensial:
1. Apa maksud kedatangan bangsa-bangsa asing ke wilayah Indonesia?
2. Bagaimana cara bangsa-bangsa asing menguasai wilayah Indonesia?
3. Bagaimana kondisi masyarakat Indonesia setelah kedatangan bangsa-bangsa asing?
Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan
pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik A di Buku Siswa.
2. Lanjutkan diskusi untuk menggali pengetahuan peserta didik mengenai bangsa asing dan
tujuannya datang ke Indonesia (bisa untuk berdagang, berwisata, belajar, dan sebagainya).
3. Bagikan Lampiran 2.2 pada peserta didik dan pandu peserta didik untuk kegiatan ini sesuai
panduan di Buku Siswa.
4. Berikan contoh terlebih dahulu cara membaca peta tersebut dengan menjelaskan keterangan
dan mengambil salah satu contoh jalur. Tuliskan contoh informasinya di papan tulis.
5. Manfaatkan kegiatan mandiri untuk memberikan pengulangan kepada peserta didik yang
masih kesulitan mengidentifikasi gambar.
6. Pandu kegiatan diskusi (referensi jenis kegiatan diskusi dapat dilihat di Panduan Umum Buku
Panduan Guru).
7. Mintalah peserta didik membuat kesimpulan mengenai jalur yang digunakan bangsa asing
kala itu untuk masuk ke Indonesia.

1. Kelompokkan peserta didik, masing-masing kelompok berisi 3 - 4 anak. Kemudian, bagikan


kebutuhan untuk masing-masing kelompok. Disarankan formasi kelompok tidak berubah
sampai Topik C.
2. Setelah itu, berikan penjelasan kepada peserta didik mengenai kegiatan kelompok sesuai
panduan pada Buku Siswa.
3. Lakukan kegiatan literasi dengan teks “Kedatangan Bangsa-Bangsa Eropa ke Nusantara” pada
Buku Siswa.
4. Beri waktu untuk setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan informasi pentingnya di kartu
lini masa.
5. Berikan contoh skema lini masa di papan tulis (atau bisa menggunakan Lampiran 2.1) dan
arahkan peserta didik untuk membuat skema tersebut di karton.
6. Pandu peserta didik untuk menempelkan kartunya sesuai urutan kronologis.
7. Pandu kegiatan diskusi untuk membahas kronologis kedatangan bangsa asing ke Indonesia,
tujuannya, serta dampak yang dialami bangsa Indonesia saat itu (referensi jenis kegiatan
diskusi dapat dilihat di Panduan Umum Buku Panduan Guru).
8. Di akhir kegiatan, sampaikan bawah karton lini masa tersebut akan terus dipakai sampai
kegiatan di Topik C. Kondisikan penyimpanan yang baik sehingga kegiatan dapat berjalan
lancar.

1. Informasi apa yang bisa kita dapatkan dari cerita kedatangan bangsabangsa asing ke
nusantara?
Bervariasi. Contohnya, tujuan kedatangan, nama bangsa, nama kapal, dan tahun
kedatangan.
2. Menurut kalian apa kelebihan yang dimiliki negara Indonesia?
Bervariasi. Contohnya, memiliki kekayaan alam seperti rempah-rempah dan memiliki
banyak kerajaan sehingga banyak cerita sejarah.
3. Apa saja SDA Indonesia yang menjadi incaran bangsa Eropa? Pala, lada, cengkeh, kayu
manis, dan sebagainya.
4. Sebagai negara penghasil rempah-rempah, menurut kalian apa potensi yang bisa
dikembangkan di Indonesia?
Bervariasi. Contohnya, pengolahan dan pemasaran yang bagus, melatih sumber daya
manusia yang mumpuni untuk melakukan pengolahan, serta rempah-rempah dijadikan
salah satu komoditi ekspor Indonesia.
5. Apakah tempat tinggal kalian termasuk daerah yang pernah didatangi bangsa-bangsa Eropa?
Mengapa?
Bervariasi. Misalnya, jika tinggal di daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), jawabnya iya.
Karena NTT salah satu daerah penghasil cendana yang banyak dibutuhkan bangsa
Barat dan pernah didatangi bangsa Portugis dan Spanyol. Bukti beberapa warisan
budaya yang masih dilakukan warga NTT, seperti pesta dan dansa yang menjadi ciri
khas bangsa Eropa yang masih dilakukan sampai saat ini.
6. Apa yang perlu bangsa Indonesia lakukan di masa sekarang agar penjajahan tidak terulang
lagi?
Bervariasi. Contohnya, menjaga kedaulatan negara dan tidak membiarkan bangsa asing
melakukan penjarahan serta penindasan pada bangsa Indonesia.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik B: Macam-macam Perlawanan


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mengenal sejarah perlawanan rakyat Indonesia terhadap bangsa Eropa yang
menjajah Indonesia baik tokoh maupun periodisasinya.
2. Peserta didik mampu menceritakan kembali sejarah perlawanan rakyat Indonesia terhadap
bangsa Eropa yang menjajah Indonesia.
3. Peserta didik mampu merefleksikan semangat juang para pahlawan.
4. Peserta didik mampu meneladani perjuangan dan sikap-sikap pahlawan yang
diimplementasikan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan Esensial:
1. Bagaimana perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah?
2. Perang apa yang terjadi di daerah kalian saat terjadi penjajahan?
3. Apa manfaat mempelajari cerita sejarah perlawanan terhadap para penjajah?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. alat mewarnai;
3. buku tulis;
4. kertas karton;
5. gunting/pemotong;
6. lem/perekat.
Kegiatan Pendahuluan
1. Mindful Learning – Menyadari Diri dan Hadir Sepenuhnya
 Guru memfasilitasi relaksasi ringan atau aktivitas reflektif awal seperti latihan
pernapasan singkat atau duduk hening selama satu menit sambil fokus pada suara sekitar
atau suasana hati mereka.
 Tujuan: Mempersiapkan peserta didik secara fisik dan psikis agar lebih siap secara
emosional dan fokus dalam mengikuti pembelajaran.
2. Joyful Learning – Menghadirkan Keceriaan dan Kegembiraan
 Guru memberikan dorongan positif dan sapaan hangat, serta melakukan ice breaking
ringan atau cerita lucu/kisah singkat yang relevan untuk membangkitkan semangat
belajar.
 Contoh: “Pernah nggak kalian bangun kesiangan tapi tetap berangkat sekolah? Apa yang
kalian rasakan?”
3. KSE: Kompetensi Spiritual dan Empati Sosial
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan
agama dan kepercayaannya masing-masing.
 Setelah doa, guru menanamkan nilai saling menghormati perbedaan melalui refleksi
singkat: “Bagaimana rasanya dipimpin berdoa oleh teman kita hari ini?”
4. Meaningful Learning – Mengaitkan dengan Tujuan dan Pengalaman Bermakna
 Guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka dengan mengaitkannya
secara langsung dengan materi yang akan dipelajari hari ini.
 Contoh: “Tadi kita berdoa dan mengingat masa kecil kita. Hari ini kita akan belajar
tentang sejarah pribadi kita. Ternyata, masa lalu itu penting ya untuk memahami siapa diri
kita sekarang.”
5. KSE: Kolaborasi & Kepemimpinan
 Guru dan peserta didik bersama-sama mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan
pembelajaran, tidak sekadar disampaikan satu arah.
 Guru dapat bertanya:
a. “Apa yang ingin kalian ketahui hari ini?”
b. “Bagaimana cara belajar yang paling kalian sukai untuk memahami pelajaran ini?”
 Kemudian merumuskan tujuan pembelajaran secara bersama-sama, sehingga peserta
didik merasa terlibat, memiliki, dan termotivasi dalam proses belajar.
Kegiatan Inti

1. Mulailah kelas dengan melakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik B di
Buku Siswa.
2. Lanjutkan diskusi dengan menggali pengetahuan peserta didik mengenai cara-cara yang
dilakukan bangsa Indonesia melawan penjajah, pahlawan yang mereka ketahui, serta
perang-perang yang pernah mereka dengar.
3. Kumpulkan peserta didik kembali dalam kelompoknya.
4. Mintalah masing-masing kelompok menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
5. Arahkan peserta didik untuk melakukan kegiatan sesuai panduan di Buku Siswa.
6. Lakukan kegiatan literasi dengan teks Perang Jawa: Perjuangan Pangeran Diponegoro dan
atau Perang Padri: Perjuangan Tuanku Imam Bonjol pada Buku Siswa.
7. Guru bisa melakukan kegiatan literasi dengan beberapa pilihan, yaitu:
c. Setiap kelompok membaca 1 teks yang berbeda, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan
berbagi antarkelompok.
b. Setiap kelompok membaca 2 teks dan kegiatan diskusi dilakukan dalam kelompok besar.
c. Pembagian teks bacaan dalam kelompok, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan berbagi
dalam kelompok.
8. Pandu kegiatan diskusi bersama untuk menguatkan pemahaman peserta didik mengenai
perjuangan-perjuangan kedua pahlawan tersebut serta strategi yang digunakan.
9. Ajak peserta didik menyimpulkan sikap apa yang menonjol dari kedua pahlawan tersebut
dan bagaimana sikap tersebut membantu mereka memimpin perang.

1. Ajukan pertanyaan pancingan pada peserta didik, seperti:


a. Apa hal lain yang dilakukan bangsa Indonesia selain berperang dalam melawan penjajah?
Mengadakan perundingan, membentuk organisasi, dan pergerakan nasional.
b. Apa yang membuat perjuangan bangsa Indonesia gagal mengusir penjajah dari wilayah
Indonesia?
Perjuangan masih bersifat kedaerahan, belum adanya organisasi nasional, belum
memiliki jiwa nasionalisme.
2. Lakukan kegiatan literasi dengan teks Masa Pergerakan Nasional pada Buku Siswa.
3. Arahkan peserta didik untuk mengerjakan latihan soal sesuai panduan di Buku Siswa.
a. Apa peran Sumpah Pemuda dalam mempersatukan para pemuda dan pemudi di
Indonesia?
Mempersatukan pemuda dan pemudi Indonesia untuk mengikrarkan satu tanah
air, satu bangsa, dan satu bahasa.
b. Apakah yang akan terjadi jika semangat bersatu kurang dimiliki oleh bangsa Indonesia
pada masa penjajahan?
Bervariasi. Misalnya, jika semangat bersatu kurang maka penjajah sulit dikalahkan
dan kemerdekaan sulit dicapai.
4. Di akhir kegiatan, lakukan pembahasan mengenai jawaban peserta didik dan lakukan
penguatan mengenai kondisi Indonesia pada masa pergerakan nasional. Ajak juga peserta
didik untuk membandingkan perbedaan cara perjuangan dari ketiga kisah perjuangan yang
sudah mereka baca.

1. Ajukan pertanyaan pancingan pada peserta didik, seperti:


a. Apa yang terjadi setelah Belanda menjajah Indonesia?
Indonesia kembali dijajah bangsa Jepang, Indonesia semakin menderita karena
kekejaman Jepang, dan sebagainya.
b. Apakah perjuangan para pahlawan tersebut berhasil mengusir para penjajah Belanda?
Berhasil
2. Lakukan kegiatan literasi dengan teks Kedatangan Penjajahan Jepang pada Buku Siswa.
3. Arahkan peserta didik untuk mengerjakan latihan soal sesuai panduan di Buku Siswa.
a. Apa saja peninggalan atau bukti sejarah penjajahan Jepang yang ada di daerah kalian?
Bervariasi, sesuai dengan daerah tempat tinggal peserta didik. Misalnya, untuk
peserta didik yang tinggal di Jakarta jawabannya iya, karena pada tanggal 4
Agustus 1945, Batavia yang sekarang dikenal sebagai Jakarta berhasil dikuasai
Jepang.
b. Dilihat dari alasan kedatangan Jepang, mengapa Indonesia menjadi daerah sasaran
penjajahan jepang?
Indonesia kaya akan bahan mentah, seperti minyak bumi dan batu bara. Selain itu,
wilayah Indonesia juga banyak produksi pertanian yang dibutuhkan tentara
Jepang. Jumlah rakyat Indonesia yang banyak dimanfaatkan oleh Jepang untuk
membantu perangnya.
4. Ketika peserta didik mengerjakan, guru bisa berkeliling dan membantu peserta didik yang
masih kesulitan.
5. Di akhir kegiatan, lakukan pembahasan mengenai jawaban peserta didik dan lakukan
penguatan mengenai kondisi Indonesia saat dijajah oleh Jepang.
1. Kumpulkan peserta didik kembali dalam kelompoknya.
2. Setelah itu, berikan penjelasan kepada peserta didik mengenai kegiatan kelompok sesuai
panduan pada Buku Siswa.
3. Beri waktu untuk setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan informasi pentingnya di kartu
lini masa.
4. Pandu kegiatan diskusi antarkelompok untuk menjelaskan lini masa yang mereka buat beserta
informasi penting yang ditulisnya (referensi jenis kegiatan diskusi dapat dilihat di Panduan
Buku Panduan Guru).
5. Gunakan foto-foto pada Lampiran 2.3 untuk mengisi lini masa yang dibuat peserta didik.
6. Gunakan lini masa yang sudah dibuat peserta didik untuk melakukan pengulangan dan
penguatan terhadap sejarah Indonesia yang sudah dipelajari dan juga sikap-sikap teladan para
pahlawannya.

1. Apa yang sudah dilakukan para pejuang untuk mengusir para penjajah?
Melakukan perlawanan dengan peperangan dan berunding.
2. Sikap apa yang bisa kalian teladani dari Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, dan
pahlawan nasional lainnya?
Bervariasi. Bisa kegigihan, pantang menyerah, memiliki nasionalisme yang tinggi, dan
sebagainya.
3. Apa manfaat yang bisa didapatkan dari mengetahui perjuangan dalam melawan penjajah ini?
Bervariasi. Bisa menjadi contoh dan teladan yang baik untuk semangat belajar, karena
kemerdekaan Indonesia diperoleh dari perjuangan pahlawan maka menjadi tugas
pribadi untuk menjaganya, dan sebagainya.
4. Apakah menurut kalian para pahlawan ini sudah dihormati dan dihargai? Mengapa?
Bervariasi. Untuk menghormati jasa pahlawan, nama beliau diabadikan sebagai nama
jalan, keluarga para pahlawan kemerdekaan diberikan penghargaan oleh pemerintah,
dibuatkan tempat peristirahatan khusus yakni taman makam pahlawan, dan
sebagainya.
5. Apa upaya yang bisa kalian lakukan untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan saat ini?
Bervariasi. Bisa belajar dengan sungguh-sungguh, mencintai produk dalam negeri, dan
sebagainya.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Kemerdekaan dan Peristiwa di Sekitarnya


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mengenal peristiwa penting menjelang kemerdekaan baik tokoh maupun
periodisasinya.
2. Peserta didik mampu menceritakan kembali peristiwa penting menjelang kemerdekaan.
3. Peserta didik mampu merefleksikan semangat juang para pahlawan.
4. Peserta didik mampu meneladani perjuangan pahlawan yang diimplementasikan dalam
tindakan nyata di kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa perbedaan negara yang belum merdeka dengan yang sudah merdeka?
2. Apa yang dimaksud kemerdekaan?
3. Apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan kemerdekaan negara kita?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. alat mewarnai;
3. buku tulis;
4. kertas karton;
5. gunting/pemotong;
6. lem/perekat.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik C di Buku Siswa. Minta peserta
didik menjelaskan apa yang sudah dibacanya. Guru bisa memancing dengan memberikan
peserta didik pertanyaan seperti berikut.
a. Petugas upacara apa saja yang terlihat pada gambar?
Pemimpin upacara, pengibar bendera, dan pembawa teks Pancasila.
b. Apakah sekolah kalian rutin melakukan upacara?
Bergantung dengan kondisi sekolah masing-masing.
c. Apa tujuan melakukan upacara?
Untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan rasa cinta tanah air, serta menghargai
dan mengenang jasa para pahlawan.
2. Galilah pengetahuan awal peserta didik mengenai peristiwa proklamasi, tanggal, beserta
tokoh-tokoh yang terlibat.
3. Lakukan kegiatan literasi dengan teks Peristiwa Penting Menjelang Proklamasi pada Buku
Siswa.
4. Arahkan peserta didik untuk menjawab pertanyaan pada buku tugas masing-masing.
a. Apa saja peristiwa penting menjelang proklamasi kemerdekaan?
Perang Asia Pasifik, kekalahan Jepang, peristiwa Rengasdengklok, penulisan teks
proklamasi, dan pembacaan teks proklamasi.
b. Apa kaitannya kemerdekaan dengan kehidupan saat ini?
Kemerdekaan memberikan kita kebebasan menjalani kehidupan seharihari, seperti
belajar, bermain, dan melakukan aktivitas lainnya tanpa rasa takut akan dijajah
dan diserang tentara penjajah.
c. Untuk apa pentingnya menjadi negara yang merdeka?
Negara yang merdeka akan melindungi segenap bangsa secara lahir dan batin
sehingga timbul rasa aman dan nyaman tinggal di Indonesia. Rakyat Indonesia
lebih makmur dan sejahtera daripada masa sebelum kemerdekaan, serta
kemerdekaan akan mencerdaskan kehidupan bangsa sendiri.
5. Jika sudah, bagi peserta didik berpasang-pasangan, lalu arahkan mereka untuk saling
bertukar jawaban seperti pada Buku Siswa.
6. Di akhir kegiatan, lakukan diskusi dalam kelompok besar untuk membahas jawaban dari
pertanyaan tersebut serta penguatan mengenai peristiwa menjelang proklamasi kemerdekaan
Indonesia.

1. Kumpulkan peserta didik kembali dalam kelompoknya.


2. Setelah itu, berikan penjelasan kepada peserta didik mengenai kegiatan kelompok sesuai
panduan pada Buku Siswa.
3. Arahkan peserta didik untuk membuat sendiri tabel wawancara dalam buku tugas. Jika
peserta didik mengalami kesulitan, guru dapat membantu memberikan contoh tabel sederhana
di papan tulis.
4. Beri waktu untuk setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan pertanyaan wawancara pada
tabel yang telah dibuat di buku tugas.
5. Arahkan peserta didik untuk melakukan wawancara dan menuliskan hasil wawancaranya
pada tabel di buku tugas.
6. Pandu kegiatan diskusi antarkelompok untuk menjelaskan hasil wawancara yang mereka buat
beserta informasi penting yang ditulisnya (referensi jenis kegiatan diskusi dapat dilihat di
Panduan Buku Panduan Guru).

1. Kumpulkan peserta didik kembali dalam kelompoknya dan bagikan kartu lini masa.
2. Setelah itu, berikan penjelasan kepada peserta didik mengenai kegiatan kelompok sesuai
panduan pada Buku Siswa.
3. Beri waktu untuk setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan informasi pentingnya di kartu
lini masa.
4. Pandu kegiatan diskusi antarkelompok untuk menjelaskan lini masa yang mereka buat beserta
informasi penting yang ditulisnya (referensi jenis kegiatan diskusi dapat dilihat di Panduan
Buku Panduan Guru).
5. Gunakan foto-foto pada Lampiran 2.3 untuk mengisi lini masa yang dibuat peserta didik.
6. Gunakan lini masa yang sudah dibuat peserta didik untuk melakukan pengulangan dan
penguatan terhadap sejarah Indonesia yang sudah dipelajari dan juga sikap-sikap teladan para
pahlawannya.

1. Apa yang sudah dilakukan para tokoh untuk mempersiapkan proklamasi?


Melakukan musyawarah untuk menentukan waktu yang tepat melakukan proklamasi
yang dilakukan oleh tokoh golongan muda dan golongan tua, membuat teks
proklamasi, dan membacakan teks proklamasi.
2. Apa manfaat yang bisa didapatkan dari mengetahui perjuangan dalam mempersiapkan
proklamasi?
Bisa melihat semangat juang para tokoh dalam menyiapkan proklamasi kemerdekaan.
3. Sikap apa yang bisa kalian teladani dari para tokoh proklamator Indonesia?
Berani, rela berkorban, pantang menyerah, dan sebagainya.
4. Apakah menurut kalian kemerdekaan Indonesia perlu dipertahankan? Mengapa?
Iya, karena untuk mencapai kemerdekaan perlu perjuangan yang tidak mudah,
Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya alam sehingga sangat
disayangkan apabila diambil alih bangsa lain, dan sebagainya.
5. Apa upaya yang bisa kalian lakukan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia?
Siap sedia membela tanah air, menjaga keutuhan bangsa dan negara dari ancaman atau
gangguan baik datang dari dalam atau luar, menolak campur tangan atau intervensi
asing, memperkuat sistem pertahanan dan keamanan rakyat, melestarikan budaya
bangsa yang beragam, serta perlu meneladani para pejuang yang telah berjuang
memproklamasikan dan mempertahankan kemerdekaan.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Panduan Proyek Belajar

1. Untuk memandu proyek belajar, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan Umum Buku
Panduan Guru.
2. Jelaskan tahapan pengerjaan proyek pada peserta didik dan bimbinglah peserta didik dalam
menjalankan proyek ini.
Persiapan Proyek
1. Buatlah kesepakatan tema dan judul drama yang akan ditampilkan.
2. Tentukan peran masing-masing peserta didik dengan saran pembagian sebagai berikut.
a. Sutradara: 1 orang.
b. Tim dekorasi panggung: terdiri atas 1 ketua tim dan beberapa anggota.
c. Tim kostum: terdiri atas 1 ketua tim dan beberapa anggota.
d. Tim publikasi: terdiri atas 1 ketua tim dan beberapa anggota.
e. Pemeran: jumlahnya sesuai dengan peran yang dibutuhkan. (Guru bisa memodifikasi
komposisi ini sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kelas masing-masing)
3. Jika ada lebih dari 1 rombongan belajar, seni pertunjukan dapat menjadi proyek kolaborasi
dari seluruh kelas 6.
4. Bimbinglah peserta didik untuk menuliskan keperluan alat dan bahan yang diperlukan untuk
kegiatan proyek. Bagilah tanggung jawabnya sesuai peran masing-masing.
Membimbing Peserta Didik Berlatih Drama
1. Bimbing para pemeran melakukan latihan menggunakan naskah dialog yang sudah dibuat.
Sutradara kegiatan ini tetap dalam bimbingan guru. 2. Arahkan tim dekorasi dan kostum
untuk mulai mempersiapkan kebutuhan panggung dan kostum yang akan dipakai pemeran. 3.
Arahkan tim publikasi untuk mulai membuat desain poster pertunjukan untuk dipasang di
sekitar sekolah.
Menyajikan Seni Pertunjukan Drama Kolosal
1. Libatkan seluruh warga sekolah untuk melihat pertunjukan kelas VI.
2. Jika ada lebih dari 1 rombongan belajar, bisa diatur agar bisa dilakukan acara pertunjukan
yang kepanitiaannya merupakan kolaborasi dari kelas yang ada. 3. Libatkan guru lain, staf,
atau kepala sekolah untuk memberikan penilaian dan umpan balik. 4. Buatkan papan
apresiasi atau testimoni untuk ditulis oleh para penonton.
Refleksi Kegiatan Proyek
1. Bimbing peserta didik melakukan refleksi belajar sesuai Panduan Umum Buku Panduan
Guru.
2. Ajak peserta didik untuk saling mengungkapkan refleksi belajar kepada temannya.

Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Proyek
Kriteria Penilaian Sangat Baik Baik Cukup Perlu
Perbaikan
Kinerja peserta didik Memenuhi Memenuhi 4 Memenuhi 2 - 3 Memenuhi =1
pada saat persiapan semua kriteria. - 5 kriteria kriteria kinerja kriteria kinerja
pertunjukan meliputi: kinerja pada pada saat pada saat
1. Semangat gotong saat persiapan persiapan
royong. persiapan pertunjukan pertunjukan.
2. Percaya diri. pertunjukan.
3. Ketepatan waktu
mengerjakan proyek
di setiap tahapnya.
4. Inisiatif.
5. Tanggung jawab
sesuai perannya.
6. Problem solving
dalam kelompok.
Kinerja peserta didik Memenuhi Memenuhi 3 Memenuhi 1 - 2 Seluruh kriteria
pada saat pertunjukan semua kriteria. - 4 kriteria kriteria tidak terpenuhi.
meliputi: performance performance
1. Semangat gotong pada saat pada saat
royong. pertunjukan. pertunjukan.
2. Percaya diri.
3. Tanggung jawab
sesuai perannya.
4. Problem solving
dalam kelompok.
Refleksi proyek Bisa melakukan Bisa Bisa melakukan Kesulitan
belajar: kegiatan melakukan kegiatan melakukan
1. Meneladani refleksi secara kegiatan refleksi dengan kegiatan refleksi.
perjuangan tokoh mandiri. refleksi bimbingan.
dalam cerita. dengan
2. Merefleksikan diberikan
pengalaman petunjuk
kegiatan proyek sesekali.
dalam kehidupan
sehari-hari.
Refleksi Guru:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?

Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.


9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta didik:
Lini Masa Cerita tentang Indonesia Kita

Berkumpullah dengan kelompok kalian. Siapkan satu lembar kertas karton dan
alat mewarnai untuk kegiatan ini.
1. Bacalah kisah Kedatangan Bangsa Asing ke Nusantara di atas.
2. Guru kalian akan memandu untuk pembagian topik mengenai kisah tersebut.
3. Setiap anggota kelompok menuliskan informasi penting mengenai topiknya masing-masing
pada kartu yang sudah disiapkan guru.
4. Buatlah garis lini masa pada kertas karton seperti pada garis “Lini Masa
Ceritaku” yang dibuat pada kegiatan sebelumnya.
5. Beri judul “Cerita tentang Indonesia Kita” pada karton.
6. Tempel kartu yang sudah berisikan informasi penting pada kertas karton.
Penempelan kartu disesuaikan dengan urutan kejadian.
7. Hiaslah lini masa kalian dengan alat untuk mewarnai.
Mengenal Perlawanan terhadap Penjajah

Berkumpullah dengan kelompok yang sudah disepakati. Perhatikan instruksi berikut sebelum
melakukan kegiatan kelompok.
1. Pilih salah satu dari dua teks di bawah ini.
2. Baca dan pelajari teks tersebut.
3. Diskusikan dalam kelompok, pertanyaan untuk masing-masing teks. Tulis hasil diskusi di
buku tugas.
2. Selanjutnya, guru kalian akan memasangkan kelompok dengan topik yang berbeda.
3. Bertukarlah cerita antarkelompok mengenai teks yang kalian baca dan hasil diskusi yang
telah dilakukan sebelumnya.
4. Sampaikan cerita dengan jelas. Simak dan gali informasi, saat kelompok lain yang bercerita.

Lini Masa Cerita tentang Indonesia

Berkumpullah kembali bersama kelompokmu. Siapkan karton lini masa pada kegiatan
sebelumnya dan alat mewarnai untuk kegiatan ini. Perhatikan instruksi berikut sebelum memulai.
1. Sama seperti kegiatan sebelumnya, kita akan melanjutkan karton lini masa dengan kisah-kisah
yang sudah kalian baca.
2. Bagilah tugas dalam kelompok untuk membuat kartu informasi mengenai Perang Diponegoro,
Perang Padri, peristiwa pergerakan nasional, serta kedatangan penjajahan Jepang.
3. Tuliskan informasi penting yang terdapat di kisah tersebut pada kartu yang sudah disiapkan
guru kalian.
4. Tempelkan kartu tersebut pada karton lini masa. Sesuaikan penempelan kartu dengan urutan
waktu terjadinya.
5. Guru kalian akan memandu untuk kegiatan diskusi.
Apa itu peristiwa penting menjelang proklamasi? Yuk, kita cari tahu dengan membaca teks
berikut!
Peristiwa Penting Menjelang Proklamasi

Setelah membaca teks tersebut, jawablah pertanyaan berikut di buku tugas kalian!
1. Apa saja peristiwa penting menjelang proklamasi kemerdekaan?
2. Apa kaitannya kemerdekaan dengan kehidupan saat ini?
3. Untuk apa pentingnya menjadi negara yang merdeka?
Jika sudah selesai, berbagilah jawaban dengan teman yang ada di sebelah kalian secara
bergantian. Perhatikan tata cara berikut sebelum memulai.
Pahlawanku Teladanku

Untuk mengetahui apa saja yang bisa diteladani dari perjuangan dan sikap para pahlawan? Yuk,
kita lakukan wawancara.
1. Berkumpullah kembali bersama kelompok kalian.
2. Buatlah pertanyaan wawancara untuk mencari tahu tentang:
a. pahlawan yang menjadi inspirasi beserta alasannya;
b. sikap dari pahlawan tersebut yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari; dan
c. upaya yang dilakukan untuk menghargai jasa pahlawan tersebut.
3. Rancanglah tabel untuk mengisi hasil wawancara dalam buku tugas.
4. Lakukan wawancara pada setiap anggota kelompok kalian.
5. Tuliskan hasil wawancara dalam tabel yang sudah kalian buat.
Lini Masa Cerita tentang Indonesia

Berkumpullah kembali bersama kelompok kalian. Siapkan karton lini masa pada
kegiatan sebelumnya dan alat mewarnai. Kita akan kembali melanjutkan karton lini
masa. Perhatikan instruksi berikut sebelum memulai.
1. Tuliskan informasi penting yang terdapat pada kisah proklamasi pada kartu yang sudah
disiapkan guru kalian.
2. Tempelkan kartu tersebut pada karton lini masa. Sesuaikan penempelan kartu dengan urutan
waktu terjadinya.
3. Guru kalian akan memandu untuk kegiatan diskusi.
Lampiran 2.1 Lini Masa Ceritaku
Lampiran 2.2: Peta Penjelajahan Samudra

Lampiran 2.3: Album Pahlawan


Bahan Bacaan Peserta Didik :
Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Bagaimana Tubuh Kita
Bergerak dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan
sosial kelas VI SD: Kemendikbudristek 2022
Glosarium
nusantara : istilah yang dipakai untuk menggambarkan wilayah Indonesia
gold : memburu kekayaan mencari emas, perak, bahan tambang, dan rempah-rempah
glory : memburu kejayaan, superioritas, dan kekuasaan gospel : menjalankan tugas suci untuk
menyebarkan agama
lini masa: gambaran peristiwa penting yang ditampilkan dalam urutan waktu
intervensi : campur tangan dalam perselisihan antara dua pihak
kebijakan : pedoman dan dasar rencana
romusha : orang-orang yang dipaksa bekerja berat pada zaman pendudukan Jepang; pekerja
paksa
proklamasi: pengumuman resmi kepada seluruh rakyat
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]
Instansi/Sekolah : SDI Plus Ashabul Kafi
Jenjang / Kelas : SD / VI (enam)
Topik : Bab 3 (Pelesir Keliling Dunia)
Alokasi Waktu : 12 Jp
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

KOMPONEN INTI

Tujuan Pembelajaran 1. Mengidentifikasi pembagian wilayah di enam benua, ciri khas


kondisi geografis di berbagai negara.
2. Mengenali ciri khas di beberapa negara dan bentang alam
populernya.
3. Menganalisis negara-negara yang mampu memanfaatkan
kondisi geografisnya.
4. Mengidentifikasi potensi wilayah di sekitar tempat tinggal, dan
Indonesia sebagai bagian dari dunia.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan
sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna
norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki
kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan
manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan
solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang
lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan Bersama
melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk
mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan
tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan
mampu menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik
untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi
untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan maupun
tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.
Kata kunci • Pelesir • Lempeng • komoditi
• Benua • Kerak Bumi • Mitigasi
• Teritorial • Geografis
Keterampilan yang 1. Menyimak.
Dilatih 2. Membaca (menemukan kata kunci, memahami isi teks).
3. Membaca dan menerjemahkan data.
4. Membaca peta.
5. Menganalisis dan membuat hipotesis.
6. Menulis (menuangkan gagasan atau pendapat dalam entuk
tulisan).
7. Menggambar (menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk
gambar).
8. Daya abstraksi (menuangkan apa yang dilihat dalam bentuk
tulisan).
9. Berkomunikasi lisan dan visual (lewat seni peran).
10. Mengingat.
11. Memecahkan masalah.
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam
pembagian jumlah anggota kelompok ketika
jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran a. Presentasi
- Asesmen individu b. Produk
- Asesmen kelompok c. Tertulis
d. Unjuk Kerja
e. Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran
Pendekatan : Deep Learning 1. Narasi awal tentang tema pembelajaran
Model : Deep Learning 2. Mencari letak Indonesia di peta dunia
3. Mencari letak kabupaten tempat tinggal di
peta dunia
4. Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersama-sama
5. Orientasi topik
6. Aktivitas eksplorasi melalui gambar dan
informasi tertulis
7. Menganalisis informasi tertulis
8. Diskusi kelompok
9. Bermain peran
10. Refleksi bersama
11. Belajar lebih lanjut
12. Memilih tantangan (opsional)
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
1. Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
2. Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas
untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Media Pembelajaran
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. Lampiran 3.1 dan 3.2;
2. lembar kerja (Lampiran 3.3) untuk masing-masing peserta didik;
3. alat tulis;
4. alat mewarnai.

Perlengkapan yang dibutuhkan guru:


Peta dunia/globe ( jika tidak ada, sekolah bisa menggunakan Lampiran 3.1).
Materi Pembelajaran
Bab 3 Pelesir Keliling Dunia
Topik A: Enam Benua di Dunia
Topik B: Perbedaan Geografis Negara-negara di Dunia
Topik C: Pemanfaatan Kondisi Geografis Demi ptimalisasi Potensi
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pengenalan Topik Bab 3
Pertanyaan Esensial:
1. Di mana kalian tinggal?
2. Dapatkah kalian menemukan tempat tinggal kalian di peta dunia?
3. Apa saja nama negara yang lokasinya berdekatan dengan negara tempat kalian tinggal?
Kegiatan Pembelajaran
A. Kegiatan Pendahuluan (Mindful & Meaningful Learning)

Guru mengawali pembelajaran dengan menciptakan suasana kelas yang tenang dan nyaman agar
peserta didik siap belajar secara utuh, baik fisik maupun psikis. Guru mengajak peserta didik
melakukan aktivitas mindfulness sederhana, seperti menarik napas bersama, merilekskan tubuh,
atau menyebutkan satu hal yang membuat mereka bersyukur hari itu. Ini bertujuan menumbuhkan
kesadaran diri dan kesiapan belajar.

Untuk membangkitkan semangat belajar, guru menyampaikan apersepsi yang menyenangkan dan
bermakna. Guru dapat menceritakan fakta unik tentang dunia atau negara lain yang
menumbuhkan rasa ingin tahu. Peserta didik diberi kesempatan memimpin doa sesuai
kepercayaan masing-masing, untuk menumbuhkan nilai spiritualitas dan toleransi antar peserta
didik (bagian dari KSE).

Guru kemudian mengaitkan aktivitas pembuka dengan materi inti, misalnya dengan mengajukan
pertanyaan:
"Pernahkah kalian membayangkan tinggal di negara yang selalu bersalju? Bagaimana ya
kehidupan mereka?"
Hal ini mengaitkan pengalaman awal dengan pembelajaran secara meaningful.

Setelah itu, guru bersama peserta didik menyusun dan mendiskusikan tujuan pembelajaran hari
itu. Guru memberi ruang bagi peserta didik untuk mengungkapkan rasa ingin tahu mereka,
seperti:
"Negara apa yang paling ingin kamu ketahui hari ini? Mengapa?"
Kegiatan ini menumbuhkan rasa kepemilikan dan minat terhadap materi.

B. Kegiatan Inti (Joyful, Meaningful, Kolaboratif Learning)


1. Eksplorasi Lokasi Tempat Tinggal
Peserta didik diajak menggunakan peta (lokal, provinsi, dunia) untuk menemukan lokasi
tempat tinggal mereka. Mereka secara bertahap mengenali kota, provinsi, hingga negara.
Kegiatan ini mendorong kesadaran geografis secara kontekstual dan relevan dengan
kehidupan sehari-hari.
2. Permainan Tebak Negara (Joyful Learning)
Peserta didik menulis nama negara di kertas kecil dan bermain tebak-tebakan lokasi
negara di peta atau globe. Kegiatan ini membangun suasana belajar yang menyenangkan,
melatih pengamatan visual dan keterampilan sosial seperti kerja sama dan percaya diri.
3. Diskusi Letak dan Karakteristik Indonesia
Guru memandu diskusi tentang posisi Indonesia di peta. Peserta didik diajak menyadari
luasnya wilayah Indonesia dan kekayaan pulaunya. Diskusi ini membangun kebanggaan
identitas nasional dan pemahaman akan keberagaman bangsa (KSE: empati, kebinekaan
global).
4. Tugas Pemetaan Negara
Peserta didik memilih lima negara dari peta, mencatat informasinya ke dalam tabel (dapat
dimodifikasi sesuai kebutuhan). Kegiatan ini bisa dilakukan dalam kelompok untuk
meningkatkan kolaborasi dan kemampuan komunikasi.
5. Diskusi Hasil dan Refleksi
Setelah tabel selesai, peserta didik berdiskusi tentang informasi yang ditemukan. Mereka
menarik dua kesimpulan bersama, misalnya tentang jumlah negara atau perbandingan luas
wilayah. Hal ini memperkuat keterampilan berpikir kritis dan reflektif.
6. Pemahaman Konseptual (Meaningful Learning)
Guru menjelaskan proses terbentuknya benua dan negara melalui narasi menarik.
Misalnya, menceritakan bagaimana daratan bergerak dan membentuk kehidupan serta
budaya masyarakat. Cerita ini membantu peserta didik memahami bahwa kondisi
geografis memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan manusia.
7. Pengenalan Topik dan Tujuan
Guru menyampaikan bahwa peserta didik akan mempelajari negara-negara di dunia dan
bagaimana letak geografis memengaruhi kehidupan masyarakat. Peserta didik diajak
menyampaikan apa yang ingin mereka ketahui, seperti:
"Saya ingin tahu kenapa Jepang sering gempa" atau "Saya ingin tahu kenapa di Kutub
bisa siang terus."
Kegiatan ini membangun rasa ingin tahu alami dan rasa kepemilikan terhadap proses
belajar.

C. Kegiatan Penutup (Mindful & Reflektif Learning)


 Peserta didik membuat resume kreatif (misalnya dalam bentuk gambar, peta mini, atau
cerita singkat), sebagai bentuk refleksi pembelajaran.
 Peserta didik diberi kesempatan mengajukan pertanyaan untuk memperdalam
pemahaman, dan guru mendorong peserta didik saling menjawab jika memungkinkan.
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan berikutnya agar peserta didik
siap dan termotivasi.
 Pembelajaran ditutup dengan kegiatan spiritual bersama. Peserta didik memimpin doa
secara bergantian, ditutup dengan refleksi singkat: "Apa yang kamu pelajari hari ini yang
membuatmu bangga atau ingin tahu lebih dalam lagi?"

Topik A: Enam Benua di Dunia


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik memahami pembagian enam benua di dunia.
2. Peserta didik dapat menunjukkan letak keenam benua pada peta.
3. Peserta didik dapat menyebutkan setidaknya 10 negara dari seluruh dunia.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa itu benua?
2. Bagaimana pembagian wilayah di setiap benua?
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Sebelum memulai kelas, kondisikan kelas untuk siap menyerap informasi baru. Guru bisa
mengatur tempat duduk berbentuk setengah lingkaran, menggunakan ruang perpustakaan, atau
halaman sekolah.
2. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Bab 3 dan Topik A di Buku Siswa.
3. Minta peserta didik menjelaskan apa yang sudah dibacanya. Guru bisa memancing dengan
memberikan peserta didik pertanyaan seperti:
a. Apa yang sedang anak-anak lakukan?
b. Apakah ada yang memiliki pengalaman serupa?
c. Apakah kalian pernah melihat nama negara tersebut di peta?
d. Menurut kalian gambar apa yang ada di kartu pos tersebut?
4. Sampaikan informasi tentang lempeng dan benua (di Buku Panduan Guru) dengan metode
narasi. Pada metode ini, guru akan membacakan secara lengkap sebuah informasi, sebanyak
dua kali pengulangan. Sebelum pengulangan pertama, guru mengondisikan peserta didik
untuk fokus menyimak penuh. Saat guru membacakan informasi, peserta didik fokus
menyimak, tanpa menulis atau melakukan kegiatan lainnya. Sebelum pengulangan kedua,
minta peserta didik menyiapkan buku catatan dan alat tulis. Saat guru membacakan informasi,
peserta didik dapat menuliskan informasi atau kata kunci yang dirasa penting.

5. Setelah mendengarkan informasi dari guru, minta beberapa peserta didik untuk menyebutkan
kembali kosakata yang ada dalam informasi yang baru dibacakan. Pandu kegiatan diskusi
(referensi jenis kegiatan diskusi dapat dilihat di Panduan Umum Buku Panduan Guru).
6. Kemudian, minta peserta didik menyalin tabel pada Buku Siswa dan menuliskan kembali
informasi tentang tiga hal yang telah dibacakan menggunakan kata-kata mereka sendiri. Guru
tidak perlu mendiktekan kembali informasinya.
7. Peserta didik yang telah menyelesaikan tugasnya dapat melakukan kegiatan literasi berjudul
Enam Benua di Dunia di Buku Siswa.

1. Bagi peserta didik ke dalam enam kelompok. Lalu, bagikan Lampiran 3.2 (peta benua). Setiap
kelompok mendapatkan satu peta benua. Bagikan juga Lampiran 3.3 kepada masing-masing
peserta didik.
2. Pandu peserta didik untuk kegiatan ini sesuai panduan di Buku Siswa. Guru dapat membantu
terutama tentang pembagian presenter dalam kelompok agar setiap peserta didik mendapat
pengalaman membacakan nama negara untuk kelompoknya (selain menulis).
3. Jika proses dalam kelompok sudah selesai, arahkan peserta didik untuk menceritakan tentang
benua yang dipelajari di depan kelas. Lembar informasi berisi gambar benua dapat ditempel
di papan tulis/dinding, sambil seorang peserta didik menyebutkan nama-nama negaranya atau
informasi yang menarik tentang benua tersebut.

1. Bagi peserta didik menjadi beberapa kelompok yang masing-masing beranggotakan enam
orang peserta didik dari enam benua berbeda.
2. Pandu peserta didik untuk melakukan kegiatan permainan ini sesuai panduan di Buku Siswa.
3. Beri waktu untuk setiap kelompok melakukan simulasi permainan.
4. Jika sudah, informasikan berapa lama setiap kelompok dapat bermain dan mengumpulkan
nilai.
5. Saat peserta didik sedang bermain, berperanlah sebagai fasilitator dan memantau kegiatan
kelompok. Bimbinglah peserta didik yang masih kesulitan.
6. Di akhir kegiatan, minta perwakilan 2 - 3 kelompok untuk menceritakan pengalaman dari
kegiatan yang baru dilakukan.
1. Apa hal menarik yang kalian pelajari pada kegiatan kali ini? Bervariasi.
2. Coba tuliskan sebuah fakta menarik yang kalian ingat dari setiap benua! Bervariasi.
3. Benua Asia memiliki luas wilayah terbesar sekaligus jumlah penduduk terbanyak di dunia.
Menurut pendapat kalian apakah persebaran penduduk di Asia sudah merata dan berimbang
dengan luas wilayahnya? Jelaskan pendapat kalian!
Belum berimbang. Karena ada negara-negara dengan tingkat kepadatan penduduk
sangat tinggi, seperti Cina dan India.
4. Dari data dan informasi yang telah kalian dapatkan tadi, mengapa negaranegara di Afrika
banyak yang dikategorikan sebagai negara miskin?
Karena kondisi geografis Afrika yang kebanyakan berupa gurun dan beriklim kering
sehingga sulit untuk mengembangkan perekonomian. Faktor sumber daya manusia
(pendidikan, kesehatan) juga banyak berpengaruh.
5. Secara kondisi geografis, Antartika tidak dapat dihuni oleh manusia. Meskipun dengan
perkembangan teknologi seperti saat ini, mungkin saja hal itu bisa diusahakan. Menurut kalian
apakah sebaiknya Antartika tetap 'bersih' dari manusia, atau sebaiknya dijadikan alternatif
tempat tinggal? Jelaskan pendapat kalian!
Bervariasi, penekanan pada penjelasan yang disampaikan peserta didik. Juga tentang
informasi bahwa kutub merupakan penyeimbang Bumi yang perlu dijaga kondisinya.
6. Mengapa dunia bisa terbagi menjadi enam bagian? Menurut kalian apa hal positif dan negatif
dari pembagian wilayah ini?
Bervariasi. Proses terbaginya dunia menjadi enam bagian disebabkan karena
pergerakan lempeng Bumi. Hal positif dan negatif bisa bervariasi.
7. Apa yang bisa kalian ceritakan mengenai pembagian wilayah di setiap benua?
Bervariasi. Penekanan pada data dan fakta yang menyertai jawaban.
Motivasi peserta didik untuk menuliskan hasil refleksinya secara lengkap, menggunakan
bahasa yang mudah dipahami, serta bisa dalam bentuk narasi.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik B: Perbedaan Geografis Negara-negara di Dunia


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat menemukan perbedaan kondisi geografis dari kelima contoh yang
diberikan.
2. Peserta didik dapat menjelaskan faktor yang memengaruhi kondisi geografis suatu negara.
3. Peserta didik dapat menganalisis kaitan perbedaan kondisi geografis suatu negara dengan
budayanya.
4. Peserta didik dapat menyebutkan setidaknya lima bentang alam populer di dunia
Pertanyaan Esensial:
1. Apa saja yang memengaruhi kondisi geografis suatu negara?
2. Apa saja bentang alam yang populer di dunia?
3. Bagaimana kondisi geografis menentukan karakteristik dan perkembangan suatu negara?
Perlengkapan
1. lembar kerja (Lampiran 3.5 dan 3.7) untuk masing-masing peserta didik;
2. gambar lima negara (Lampiran 3.4);
3. gambar 11 kenampakan alam populer di dunia (Lampiran 3.6);
4. alat tulis;
5. alat dan bahan untuk presentasi (disarankan menggunakan bahan bekas, seperti kardus, kain,
modifikasi pakaian, dan sebagainya);
6. kertas karton ukuran A4 (1 karton untuk 2 peserta didik) warna krem atau putih;
7. alat mewarnai.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Mulailah kelas dengan mengulang kembali topik sebelumnya melalui permainan tebak-
tebakan nama negara. Guru bisa menyebutkan nama salah satu negara, lalu minta salah satu
peserta didik menyebutkan nama negara lain yang berada di benua yang sama. Setelah
menjawab, peserta didik tersebut boleh memilih teman lain untuk melanjutkan.
Misalnya, guru memulai dengan negara Jerman. Peserta didik pertama harus menyebutkan
satu negara lain di Benua Eropa. Setelah berhasil menjawab, peserta didik tersebut boleh
memilih teman lain untuk menyebutkan nama negara lain di Eropa.

2. Setelah kegiatan pembuka, tempelkan gambar lima negara pada Lampiran 3.4 di
papan/dinding kelas. Secara bergantian, minta peserta didik untuk maju dan mengamati setiap
gambar.
3. Kemudian, ajak peserta didik menganalisis gambar yang terpasang dengan informasi pada
Lampiran 3.5. Hasil analisis yang akan peserta didik tuangkan, yaitu tebakan nama negara
berdasarkan ciri-ciri geografis yang terlihat pada gambar.
4. Usai mengerjakan, beri kesempatan peserta didik untuk mendiskusikan hasil jawabannya
dengan teman sebangku selama beberapa menit. Jika ada perbedaan pendapat, ajak peserta
didik untuk memberikan argumen atau penjelasan terkait jawabannya.
1. Sebelum memulai, letakkan 11 gambar kenampakan alam pada Lampiran 3.6 di beberapa
tempat di lingkungan sekolah. Guru boleh memilih tempat yang tersembunyi, tapi bisa juga
memilih tempat yang mudah terlihat. Salah satu sasaran kegiatan ini, yaitu melatih kejelian
anak.
2. Karena ada 11 gambar yang dipasang di seluruh sekolah, bagi kelas menjadi beberapa
kelompok agar tidak terjadi penumpukan.
3. Pandu peserta didik untuk melakukan kegiatan sesuai penjelasan di Buku Siswa, lalu jalankan
misi di Lampiran 3.7.

4. Usai melakukan tugas dan kembali ke kelas, ajak setiap perwakilan kelompok
mempresentasikan hasil pengerjaan kelompok. (Referensi jenis kegiatan presentasi dapat
dilihat di Panduan Umum Buku Panduan Guru)
5. Tutup kegiatan dengan mengajak anak menyebutkan kenampakan alam populer di Indonesia
yang mereka tahu dan membandingkan dengan kenampakan alam yang baru dipelajari.
6. Kunci jawaban Lampiran 3.7
Info 1 : Sungai Amazon - Amerika
Info 2 : Everest - Asia
Info 3 : Air Terjun Niagara - Amerika
Info 4 : Hutan Kalimantan - Asia
Info 5 : Gurun Sahara - Afrika
Info 6 : Grand Canyon - Amerika
Info 7 : Gunung Kilauea - Amerika
Info 8 : Sungai Nil - Afrika
Info 9 : Great Barrier Reef - Australia
Info 10 : Pegunungan Alpen - Eropa
Info 11 : Danau Kaspia - Eropa dan Asia

1. Agar diskusi kelompok kondusif, batasi jumlah anggota tiap kelompok maksimal lima peserta
didik. Lalu, ajak setiap perwakilan kelompok untuk berdiskusi dan memilih salah satu dari
lima benua yang berpenghuni. Selain informasi di Buku Panduan Guru ini, arahkan peserta
didik untuk mencari informasi melalui wawancara, buku, internet, dan sumber lain.
2. Pandu peserta didik melakukan kegiatan presentasi sesuai instruksi pada Buku Siswa.

3. Saat pelaksanaan presentasi, tentukan durasi penyampaian, misalnya 10 menit per kelompok.
Aturan main presentasi ini tanpa menggunakan kalimat/kata-kata penjelasan. Setiap kelompok
hanya boleh memeragakan dan ‘bercerita’ melalui gambar atau kostum yang dipakai.
4. Usai satu kelompok melakukan presentasi, guru bisa mengajak peserta didik lain menebak
benua apa yang sedang dipresentasikan. Beri reward bagi kelompok yang berhasil menebak
dengan benar.

5. Tutup kegiatan dengan menyebutkan hal yang sudah baik dari setiap kelompok. Guru juga
bisa membuat semacam kontes dan mengumumkan kelompok dengan kriteria tertentu.
Misalnya, kelompok dengan ide terlucu; kelompok dengan kostum terunik; dan sebagainya.
Pastikan setiap kelompok mendapat kriteria khusus (yang positif ) sehingga semua merasa
jadi pemenang.

1. Apa yang memengaruhi perbedaan kondisi geografis di tiap benua?


Pergerakan lempeng Bumi, kondisi iklim, pertumbuhan manusia.
2. Apa dampak/pengaruh dari perbedaan kondisi geografis tersebut?
Cara hidup, mata pencaharian, budaya.
3. Dari bentang alam populer yang sekarang sudah kalian ketahui, mana yang paling
menarik/membuat kalian penasaran/ingin dikunjungi? Mengapa?
Bervariasi, penekanan pada alasan mengapa ia memilih kenampakan tersebut.
4. Manakah negara yang memiliki kondisi geografis paling berbeda dengan negara kita?
Mengapa?
Bervariasi. Patokan jawaban pada penjelasan tentang kondisi geografis negara yang
dipilih, misalnya negara empat musim, negara di dataran tinggi, dan sebagainya.
5. Lihatlah kondisi geografis di tempat tinggal kalian saat ini. Pasti ada banyak perbedaan antara
kondisi geografis yang tadi kalian pelajari dengan tempat tinggal kalian saat ini. Bila kalian
punya kesempatan untuk pindah dan tinggal di sebuah negara dengan kondisi geografis yang
berbeda, kalian ingin tinggal di mana? Atau, kalian tetap memilih tinggal di tempat kalian saat
ini? Jelaskan pendapat kalian!
Bervariasi. Ajak peserta didik untuk berani bercerita dengan detail, secara mandiri
dan individual.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Pemanfaatan Kondisi Geografis Demi Optimalisasi Potensi


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik bisa menyebutkan perbedaan antara negara maju dengan Indonesia.
2. Peserta didik bisa menganalisis, hal apa yang dapat negara manfaatkan dari kondisi geografis
yang dimiliki.
3. Peserta didik dapat mengevaluasi pemanfaatan kondisi geografis di wilayahnya, dan
Indonesia secara lebih luas.
4. Peserta didik dapat merancang peran yang dapat dilakukan untuk kemajuan Indonesia.
Pertanyaan Esensial:
1. Bagaimana cara memanfaatkan kondisi geografis yang dimiliki?
2. Bagaimana negara-negara maju mengoptimalkan kondisi geografisnya?
3. Sejauh mana Indonesia telah memanfaatkan potensi geografisnya?
Perlengkapan
1. lembar kerja peserta didik (Lampiran 3.8), untuk masing-masing peserta didik;
2. alat tulis;
3. alat mewarnai;
4. karton, kardus bekas, atau kertas jenis lain berukuran minimal A3 (dua kali lebih besar dari
A4) untuk setiap kelompok.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Mulailah dengan melakukan kegiatan literasi dengan narasi percakapan pembuka Topik C.
Bukalah diskusi dengan melontarkan pertanyaanpertanyaan seperti berikut.
a. Apakah kalian pernah membayangkan pergi ke luar negeri? Bila punya kesempatan pergi
ke luar negeri, negara mana yang ingin kalian kunjungi?
b. Apakah kalian ingin tinggal di luar negeri? Bila punya kesempatan, kalian ingin tinggal di
negara mana?
2. Minta perwakilan peserta didik menceritakan jawabannya, sertai dengan apresiasi presentasi.
3. Terakhir, guru bisa menutup kegiatan pembuka ini dengan membagikan jawaban pribadi
(sebagai guru). Apakah Guru ingin tinggal di luar negeri, atau di Indonesia? Mengapa?
4. Sampaikan pada peserta didik bahwa mereka akan mempelajari bagaimana negara lain
memanfaatkan kondisi geografis negaranya. Mereka akan belajar melalui kegiatan literasi
dengan tiga artikel pada Buku Siswa yang berjudul:
a. Peternak Selandia Baru vs Amerika Serikat
b. Memanfaatkan Tanah Lapang sebagai Kebun ‘Penangkap Angin’
c. Belajar dari Singapura, Negara Maju dengan Sumber Daya Alam Terbatas

5. Setelah peserta didik membaca ketiga artikel, arahkan untuk menuliskan 10 kata kunci pada
lembar kerja Lampiran 3.8. Kata kunci adalah kata yang memiliki arti penting dalam artikel
tersebut.
a. Peternak Selandia Baru vs Amerika Serikat
b. Memanfaatkan Tanah Lapang sebagai Kebun ‘Penangkap Angin’
c. Belajar dari Singapura, Negara Maju dengan Sumber Daya Alam Terbatas
6. Usai peserta didik menuntaskan lembar kerjanya, arahkan untuk mendiskusikan hasil analisis
artikel dengan teman sebangku.
7. Saat berdiskusi, pandu peserta didik mengidentifikasi perbedaan kondisi geografis dari teks
yang dibaca. Lalu, arahkan peserta didik untuk mencari dan menemukan faktor apa saja yang
memengaruhi perbedaan pemanfaatan kondisi geografis di beberapa negara.
8. Terakhir, beberapa perwakilan peserta didik dapat diminta untuk membagikan jawaban pada
lembar kerja sekaligus hasil diskusi dengan teman sebangku.

1. Bagi kelas menjadi 5 kelompok (dalam 1 kelompok maksimal 4 orang anak).


2. Pandu peserta didik melakukan kegiatan sesuai instruksi pada Buku Siswa.
3. Selama proses pengerjaan, arahkan setiap kelompok untuk saling berdiskusi dan menuliskan
hasil diskusinya dalam tabel. Setiap kelompok hanya perlu membuat satu tabel berisi jawaban
hasil diskusi kelompok.
4. Usai melengkapi tabel, arahkan setiap kelompok untuk mendiskusikan dua pertanyaan
tambahan dan menuliskan jawabannya di selembar kertas A4. Kedua pertanyaan yang
diberikan merupakan jenis pertanyaan terbuka. Artinya, jawaban setiap kelompok bervariasi.
Yang perlu guru pastikan, yaitu keterkaitan antara jawaban dengan pendapat yang
disampaikan untuk memperjelas.
5. Setelah waktu diskusi berakhir, minta setiap kelompok menempelkan hasil diskusinya di salah
satu sudut ruangan, termasuk tabel yang telah disalin tadi.
6. Pandu peserta didik untuk melakukan kegiatan presentasi (referensi jenis presentasi dapat
dilihat di Panduan Umum Buku Panduan Guru).
7. Terakhir, tutup kegiatan dengan meminta perwakilan dua kelompok untuk menceritakan
pengalaman belajarnya.

1. Atur kembali pembagian kelompok dalam kelas agar berbeda dengan kegiatan sebelumnya.
Agar diskusi kondusif, batasi jumlah anggota tiap kelompok maksimal 5 orang.
2. Pandu peserta didik melakukan kegiatan sesuai instruksi pada Buku Siswa.
3. Setelah mendapatkan semua material, beri waktu pada setiap kelompok untuk berdiskusi dan
melakukan pengamatan. Dalam kegiatan ini, peserta didik juga dimungkinkan untuk
melakukan wawancara pada guru, orang tua, atau narasumber lain yang dianggap dapat
memberikan informasi akurat.

1. Apa hal menarik yang kalian dapatkan dari topik ini? Bervariasi.
2. Apa saja kekayaan atau potensi yang dimiliki daerah kalian?
Bervariasi, sesuai kondisi daerah masing-masing.
3. Menurut kalian apa kontribusi yang bisa daerah kalian lakukan untuk Indonesia dari potensi
geografis yang dimiliki?
Bervariasi, sesuai kondisi daerah masing-masing (kaitkan dengan jawaban nomor 2).
4. Apakah karakteristik kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dan negara agraria
memberikan keuntungan bagi perekonomian negara? Jelaskan pendapat kalian! Ya. Alasan
bervariasi, penekanan pada kaitan hasil pertanian, hasil perikanan, dengan kemampuan
Indonesia untuk ekspor.
5. Belajar dari negara lain, mana yang sebaiknya jadi fokus perbaikan Indonesia terlebih dahulu?
SDA, SDM, infrastruktur, inovasi, atau hal lain? Mengapa?
Bervariasi. Penekanan pada penjelasan pendapat peserta didik yang harus
kontekstual/terkait.
6. Bila 30 tahun lagi kalian menjadi salah satu menteri di pemerintahan Indonesia, hal apa yang
ingin kalian lakukan untuk mengoptimalkan kondisi geografis kita?
Bervariasi. Arahkan peserta didik untuk berani memiliki satu mimpi besar untuk
negaranya.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Panduan Proyek Belajar

Kegiatan proyek belajar ini dibagi menjadi 6 tahap. Untuk memandu proyek belajar secara
umum, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan Umum Buku Panduan Guru.

Tahap 1: Memilih Negara dan Bahan Kertas yang Dipilih


1. Ajak peserta didik menentukan terlebih dahulu pilihan negara yang akan dicari tahu lebih
lanjut.
2. Guru bisa menyarankan peserta didik untuk punya 2 - 3 negara cadangan, seandainya
informasi yang diperoleh peserta didik minim.
3. Untuk menghindari kesamaan negara antarpeserta didik, buatlah sebuah tabel di papan
informasi kelas. Ajak peserta didik menuliskan nama dan negara yang dipilih pada tabel
tersebut
4. Kemudian, arahkan peserta didik untuk memilih jenis kertas yang akan digunakan. Jika jenis
kertas yang ada terbatas, guru dapat memanfaatkan bahan bekas, seperti sisi polos kardus
bekas agar gambar dan tulisan peserta didik tetap dapat terbaca jelas
Tahap 2: Mencari Informasi
Jika ada fasilitas perpustakaan dengan atlas, globe, atau koleksi buku yang sesuai, arahkan
peserta didik untuk mencari informasi di sana. Pastikan peserta didik dalam bimbingan jika
mencari informasi secara daring.

Tahap 3: Membuat Peta Negara


1. Di awal pembuatan peta, arahkan peserta didik untuk membuat kotak berukuran sekitar 5 x 8
cm. Ajak peserta didik memerhatikan, apakah bentuk kotak sesuai dengan pilihan negara
yang akan digambar, atau butuh penyesuaian ukuran.
2. Sasaran dalam pembuatan peta ini, yaitu pengamatan detail terhadap bentuk gambar.
3. Guru dapat memberikan beberapa alternatif pengerjaan, sesuai kapasitas dan kemampuan
peserta didik.

Alternatif 1: Menggunakan peta grid. Peserta didik memenuhi gambar peta negara yang akan
dibuat dengan kotak-kotak kecil. Ukuran kotak bebas, disarankan panjang sisi 1 sampai 3 cm,
menyesuaikan tingkat kemampuan peserta didik (semakin kecil ukuran kotak, semakin rumit
tingkat pengerjaan). Kemudian, kotak yang sama persis ukurannya dibuat ulang di kertas lembar
kerja. Selanjutnya, peserta didik menggambar ulang peta mengikuti grid yang telah dibuat.
Pilihan ini membutuhkan tingkat kemampuan daya bayang yang baik.
Alternatif 2: Dengan menjiplak. Peserta didik menjiplak peta (menimpakan kertas pengerjaan di
atas atlas), lalu menggambar. Dengan catatan, bahan kertas yang digunakan cukup tipis,
misalnya kertas roti atau kertas minyak, untuk kemudian ditempel kembali ke lembar kerja.
5. Ingatkan peserta didik untuk memasukkan kelengkapan peta, sesuai instruksi di Buku Siswa.
Tahap 4: Membuat Infografis dan Catatan Lain
1. Arahkan peserta didik untuk menuliskan terlebih dahulu lima fakta tentang negara pilihan di
lembar proyek.
2. Guru dapat menyediakan beragam bentuk infografis sebagai referensi peserta didik.
3. Bila memungkinkan, ajak peserta didik untuk mengkreasikan bentuk infografisnya sendiri
sebagai pengembangan dari contoh-contoh yang diberikan.
4. Ajak peserta didik menuliskan informasi lain setelah menyelesaikan bagian infografis.
5. Ingatkan peserta didik tentang penggunaan kalimat (sesuai target pembaca) dan penggunaan
gambar atau warna yang menarik minat untuk dibaca.
6. Terakhir, arahkan peserta didik untuk melihat kembali hasil pengerjaannya sebelum
disatukan dengan teman lain.
Tahap 5: Kompilasi Proyek Wall of Fame
1. Arahkan peserta didik untuk memaksimalkan penggunaan bahan bekas pada tahap ini. Guru
dapat memanfaatkan papan mading sekolah, membuat papan dengan memanfaatkan kardus
bekas yang lebih tebal, dan sebagainya.
2. Setelah papan informasi siap, ajak peserta didik mengorganisir proses kompilasi karya.
Pastikan semua karya terpasang di papan informasi dengan identitas kelas pada papan
tersebut.
Tahap 6: Refleksi Kegiatan Proyek Lakukan kegiatan refleksi dengan pertanyaan pada Buku
Siswa. Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Panduan
Guru.

Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Proyek
Kriteria
Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan
Penilaian
Hasil karya: Memenuhi Memenuhi 3 Memenuhi 1 - Seluruh kriteria
1. Ada peta semua kriteria kriteria 2 kriteria tidak terpenuhi.
negara. informasi yang informasi yang informasi yang
2. Ada diharapkan diharapkan. diharapkan.
kelengkapan
peta: warna,
legenda, arah
mata angin,
nama negara.
3. Ada
infografis .
4. Ada
informasi lain
(tertulis).
Konten lembar • Gambar peta Gambar peta Gambar peta Gambar peta
informasi sesuai bentuk sesuai, sesuai, tidak tidak sesuai;
negara, merujuk mencantumkan mencantumkan tidak ada gambar
pada atlas. • 2-3 informasi. peta; tidak ada
Minimal 5 informasi. informasi .
informasi
tentang negara
tersebut dan
mencantumkan
asal informasi.
Kreativitas: Memasukkan Memasukkan Memasukkan Sama sekali
1. Peserta didik semua unsur unsur kreasi unsur kreasi tidak ada unsur
dapat kreasi (mencipta (mencipta (mencipta kreasi dalam
menambahkan ulang/ ulang/ ulang/ proyek.
hiasan berupa menghias). menghias) menghias)
warna atau setidaknya 3 setidaknya 1
gambar item dalam item dalam
tambahan di proyek. proyek.
lembar
informasinya.
2. Peserta didik
dapat
mengkreasikan
bentuk
infografis.
3. Peserta didik
dapat mengatur
tata letak setiap
informasi
secara
proporsional
(tidak terlalu
padat, tidak
terlalu
renggang).
4. Peserta didik
membuat
modifikasi atau
pengembangan
sendiri di luar
arahan.
Estetika Memenuhi Memenuhi 2 Memenuhi 1 Tidak memenuhi
memenuhi unsur: semua unsur kriteria unsur kriteria unsur kriteria unsur
1. Tulisan rapi estetika yang estetika. estetika. estetika.
dan terbaca diharapkan.
(bentuk huruf
dan jarak
antarkata
konsisten).
2. Hasil karya
rapi (pola
menggunting,
penggunaan
lem/ perekat
lain, dan
sebagainya).
3. Pewarnaan
dan tambahan
gambar rapi
dan
kontekstual
(bantu
menjelaskan).
Penyelesaian Bisa Inisiatif Bisa mencari Memerlukan
masalah dan mengembangkan mencari solusi solusi namun bantuan setiap
kemandirian ide atau mencari jika ada dengan menemukan
solusi jika ada hambatan bimbingan. kesulitan.
hambatan secara dengan arahan
mandiri. sesekali.
Contoh Rubrik Penilaian Mandiri/Teman Sebaya
Alasan (diisi
Kriteria
Nilai oleh penilaian
Penilaian
mandiri)
Penyajian Sangat menarik Menarik. Biasa saja.
informasi dan kreatif.
Isi informasi Banyak Sedikit Tidak ada
informasi baru informasi baru. informasi baru
dan tambahan. atau tambahan.
Perbandingan Penyajian teks Teks terlalu Hanya teks
teks dan gambar dan gambar banyak dan tanpa gambar.
seimbang. gambar hanya Atau hanya
sedikit. gambar tanpa
teks.
Refleksi Guru:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan
menjawab pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?

Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.


9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta didik:

Lampiran 3.1: Peta Dunia


Lampiran 3.2 : Peta setiap Benua (Asia, Amerika, Afrika, Antartika, Eropa, Australia)
Benua Asia
Lampiran 3.4: Gambar 5 Negara
Lampiran 3.5: Informasi 5 Negara dan Lembar Kerja

Pilihan nama negara : MALI ; NEPAL ; SELANDIA BARU ; GREENLAND ; HAWAII

Lampiran 3.6: Foto 11 Kenampakan Alam


Lampiran 3.7: Informasi 11 Kenampakan Alam dan Lembar Kerja
Bahan Bacaan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Enam Benua di
Dunia dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
pelesir : jalan-jalan
geografis : hal yang menyangkut ilmu tentang permukaan Bumi, iklim, penduduk
teritorial: bagian wilayah (daerah hukum) suatu negara
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
A. INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]
Instansi/Sekolah : SDI Plus Ashabul Kahfi
Jenjang / Kelas : SD / VI (enam)
Topik : Bab 4 (Indonesia dan Masyarakat Dunia)
Alokasi Waktu : 12 JP
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

KOMPONEN INTI
Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan bentuk-bentuk interaksi antarnegara di dunia
sebagai dampak dari perkembangan globalisasi.
2. Menganalisis peran Indonesia dalam kerja sama dunia
untuk menghadapi tantangan global.
3. Memahami perannya dalam menjaga kelestarian budaya
Indonesia.
4. Melakukan kampanye tentang salah satu topik yang sudah
dipelajari mencakup cara menghadapi perkembangan
globalisasi, berpartisipasi dalam isu dunia, atau
melestarikan warisan budaya Indonesia.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak
Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam
kehidupan sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati
aturan dna norma social dalam kehidupan bermasyarakat,
memiliki kepedulian, tanggungjawab social, serta
berkomitmen untuk menyelesaikan masalah nyata yang
terkait, keberlanjutan manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel,
dan orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk
menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan
orang lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan
Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan
hasil belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan
untuk mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat bergantung pada orang
lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat,
dan mampu menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan
fisik untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin
(well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi
untrapribadi untuk melakukan refleksi dan antarpribadi
untuk menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan
maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam
berbagai situasi.
Kata kunci • Ekspor • Multilateral • Budaya benda
• Impor • Bilateral • Budaya tak
• Globalisasi • Regional benda
• Noken
Keterampilan yang Dilatih 1. Membaca dan mengambil informasi dari buku.
2. Melakukan observasi.
3. Mengidentifikasi.
4. Menulis (menuangkan gagasan atau pendapat dalam
bentuk tulisan).
5. Kerja sama dalam aktivitas berkelompok.
6. Menganalisis.
7. Daya abstraksi (menuangkan apa yang dilihat dalam
bentuk tulisan).
8. Berkomunikasi (menceritakan kembali pengalaman,
mendengar cerita teman sebaya, mengapresiasi).
9. Menggambar (menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk
gambar).
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam
pembagian jumlah anggota kelompok ketika
jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran  Presentasi
- Asesmen individu  Produk
- Asesmen kelompok  Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran
 Pendekatan : Deep Learning 1. Narasi awal tentang tema pembelajaran
 Model : PBL 2. Mencari letak Indonesia di peta dunia
3. Mencari letak kabupaten tempat tinggal di
peta dunia
4. Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersama-sama.
5. Orientasi topik
6. Aktivitas eksplorasi
7. Observasi dan wawancara
8. Menggambar
9. Diskusi bersama teman
10. Bermain peran
11. Refleksi bersama
12. Belajar lebih lanjut
13. Memilih tantangan (opsional)
14. Aktivitas eksplorasi
15. Membuat infografis
16. Presentasi
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas
untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Media Pembelajaran
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. buku belajar peserta didik Topik A;
2. alat tulis;
3. buku tulis;
4. alat mewarnai;
5. kertas gambar, bisa menggunakan HVS polos. Gunting menjadi beberapa bagian sekitar 5 x 5
cm.

Perlengkapan yang dibutuhkan guru:


1. Lampiran 4.1;
2. atlas untuk mencari tahu bentuk bendera.
Materi Pembelajaran
Bab 4 Indonesia dan Masyarakat Dunia
Topik A: Hubungan Antar Negara
Topik B: Kerjasama Indonesia Dengan Negara-negar di Dunia
Topik C: Warisan Budaya Indonesia yang Mendunia
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pengenalan Topik Bab 4
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik melakukan aktivitas yang berkaitan dengan tema pembelajaran sebagai
perkenalan.
2. Peserta didik mengetahui apa yang ingin dan akan dipelajari di bab ini.
3. Peserta didik membuat rencana belajar.
Pertanyaan Esensal
1. Apa itu interaksi?
2. Mengapa harus berinteraksi?
3. Apa manfaat melakukan interaksi?
Kegiatan Pembelajaran
A. Mindful Learning: Membangun Kesadaran Diri dan Fokus
Tujuan: Membantu peserta didik hadir secara penuh dalam proses belajar, dengan kondisi
psikis yang siap dan tenang.
Strategi:
 Guru mengawali pembelajaran dengan mindful moment seperti latihan pernapasan
sederhana (menarik napas dalam-dalam 3x, merasakan udara masuk dan keluar).
 Guru memberi afirmasi positif: “Hari ini kita akan belajar hal yang luar biasa, dan kamu
semua adalah bagian penting dari proses ini.”
 Peserta didik dipersilakan memimpin doa sesuai agama dan kepercayaannya untuk
membangun rasa aman, toleransi, dan spiritualitas.

B. Joyful Learning: Apersepsi melalui Observasi dan Aktivitas Interaktif


Tujuan: Membangkitkan semangat dan rasa ingin tahu peserta didik melalui aktivitas nyata
dan menyenangkan.
Strategi:
 Aktivitas Jalan-Jalan Mini: Peserta didik diajak berjalan-jalan di lingkungan sekolah,
mengamati interaksi sosial di sekitar (orang berlalu-lalang, penjual, warga, dll).
 Refleksi Bersama: Setelah kembali ke kelas, peserta didik diminta menceritakan hal
menarik yang mereka amati.
 Diskusi Aktif: Guru memantik pertanyaan reflektif, seperti:
a. “Apa yang sedang dilakukan orang-orang tadi?”
b. “Mengapa mereka melakukan itu?”
c. “Bisakah hidup tanpa berinteraksi?”
 Simulasi Interaksi: Guru memberi gambaran atau bermain peran sederhana tentang
berbagai bentuk interaksi (menjual-beli, menyapa tetangga, dll).

C. Meaningful Learning: Membangun Keterhubungan dan Makna


Tujuan: Membantu peserta didik memahami konsep secara mendalam dan relevan dengan
kehidupan nyata.
Strategi:
 Analogi Individu & Negara: Guru menjelaskan bahwa sebagaimana manusia saling
berinteraksi, negara juga berinteraksi dengan negara lain.
 Keterkaitan Kontekstual: Guru menyampaikan contoh hubungan Indonesia dengan
negara lain (ekspor-impor, budaya, kerja sama, dll).
 Eksplorasi Pengetahuan Siswa: Peserta didik diminta menyebutkan contoh hubungan
Indonesia dengan negara lain berdasarkan pengetahuan mereka sendiri.
 Elaborasi Tujuan Pembelajaran: Bersama peserta didik, guru menyusun harapan dan
pertanyaan pemantik seperti:
a. “Apa yang ingin kamu ketahui tentang kekayaan alam Indonesia?”
b. “Bagaimana kehidupan sosial budaya negara lain memengaruhi kita?”

D. Kegiatan Penutup Berbasis Deep Learning (Reflektif dan Kolaboratif)


Tujuan: Menguatkan pemahaman melalui refleksi, kreativitas, dan diskusi terbuka.
Strategi:
 Resume Kreatif: Peserta didik membuat rangkuman materi dengan cara kreatif (gambar
peta konsep, komik mini, ringkasan warna-warni, dll).
 Pertanyaan Terbuka: Peserta didik diajak mengajukan pertanyaan untuk memperdalam
pemahaman mereka.
 Tugas Bermakna: Guru memberikan tugas eksploratif seperti “Ceritakan satu bentuk
kerja sama Indonesia dengan negara lain yang kamu ketahui, bisa dari cerita, TV, atau
pengalaman.”
 Doa Penutup & Refleksi Sosial-Emosional: Guru menutup pelajaran dengan meminta
peserta didik memimpin doa secara bergiliran. Lalu guru memandu refleksi:
a. “Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini?”
b. “Apa hal yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?”

Topik A: Hubungan Antar Negara


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik menjelaskan penyebab adanya hubungan antarnegara.
2. Peserta didik menjelaskan bagaimana hubungan antarnegara dilakukan.
3. Peserta didik menjelaskan pengaruh dan bentuk globalisasi.
Pertanyaan Esensial:
1. Mengapa masyarakat dunia perlu berinteraksi dan bekerja sama?
2. Bagaimana hubungan antarnegara dilakukan?
3. Apa pengaruh globalisasi terhadap kehidupan kita sehari-hari?
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran
Kegiatan Inti

1. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik A pada Buku Siswa. Lanjutkan
diskusi untuk menggali pengetahuan peserta didik mengenai barang impor. Guru dapat
memberikan pertanyaan pemantik, seperti: a. Apa kalian memiliki barang yang dibuat di luar
negeri? b. Bagaimana kalian mendapatkan barang tersebut?
2. Ajak peserta didik untuk mengamati benda-benda yang ada di kelas, seperti jam dinding,
buku, sepatu yang mereka pakai, media belajar, alat kebersihan, atau benda lainnya. Cari tahu
dari mana benda-benda tersebut berasal. Lalu, lanjutkan berdiskusi dengan memberikan
pertanyaan seperti:
a. Mengapa barang-barang buatan negara lain bisa ada di Indonesia?
b. Bagaimana barang-barang tersebut masuk?
3. Beri kesempatan kepada peserta didik untuk mengemukakan banyak jawaban. Jika
diperlukan, guru bisa memantik dengan memberikan beberapa kata kunci terkait beredarnya
barang-barang buatan luar negeri di Indonesia.
4. Lanjutkan aktivitas dengan penjelasan materi hubungan antarnegara.
5. Lakukan permainan sederhana dengan peserta didik supaya mereka dapat menemukan kertas
yang tersembunyi. Ide permainan sebagai berikut.
a. Tebak lokasi: Guru memberikan petunjuk tentang lokasi kertas tersebut dengan
menyebut benda yang ada di sekitarnya. Misalnya, “Aku berada di bawah lemari cokelat
tempat mencari ilmu,” yang dimaksud dengan lemari cokelat, yaitu rak buku, dan
seterusnya.
b. Atau, biarkan peserta didik mencari dengan bebas di sekitar kelas.
6. Setelah semua peserta didik mendapatkan profil negaranya, minta mereka memahami profil
tersebut. Lalu, arahkan peserta didik untuk mencari tahu bentuk benderanya.
7. Ajak peserta didik untuk menggambar barang yang dimiliki oleh negara yang dipilihnya pada
potongan kertas yang sudah dipersiapkan.
8. Selanjutnya, lengkapi dengan menggambar bendera dan menuliskan nama negaranya di kertas
yang lebih besar.

Tugas berkelompok ini merupakan kelanjutan dari tugas individu peserta didik.
1. Bagi peserta didik menjadi beberapa kelompok sesuai dengan nama negara yang sama.
2. Pastikan peserta didik berbagi peran, ada yang menjaga lokasi negara dan barang-barang
yang ditata, ada yang berkeliling ke negara lain sekaligus sebagai negosiator untuk
memperoleh barang. Jika sudah mendapatkan satu barang, negosiator bisa bertukar peran
menjaga barang, begitu pula sebaliknya.
3. Siapkan lokasi yang berjarak untuk masing-masing kelompok. Minta mereka untuk menata
barang-barang yang dimiliki serta menempel nama dan bendera negara di bagian depan
pakaian.
4. Setelah semua siap, saatnya melakukan pertukaran. Ajak peserta didik untuk saling
mengunjungi dan mencari barang yang dibutuhkan.
5. Minta mereka untuk melakukan pertukaran dan perdagangan dengan negara lain. Tekankan,
bahwa negosiasi amat diperlukan dalam proses pertukaran barang ini.
6. Di akhir kegiatan ajak peserta didik untuk membuat kesimpulan pada kegiatan, ini dengan
menceritakan hubungan yang terjadi antarnegara.

1. Mulai kegiatan dengan memantik diskusi peserta didik terkait pengaruh globalisasi di
kehidupan mereka, berikut contoh pertanyaan yang bisa digunakan.
a. Apa lagu kesukaan kalian? (Jawaban bisa beragam, mungkin peserta didik juga akan
menyebutkan band luar negeri atau bahkan K-Pop.)
b. Mengapa kalian senang mendengarkan lagu tersebut/senang pada band tersebut?
c. Apa yang berbeda antara cara berpakaian orang Indonesia zaman dahulu dengan zaman
sekarang?
d. Dan seterusnya.

2. Arahkan peserta didik untuk membaca teks mengenai globalisasi di Buku Siswa.
3. Ajukan pertanyaan terkait informasi yang baru dibaca peserta didik.
4. Minta peserta didik untuk menyalin tabel Lembar Catatan Observasi yang ada di Buku
[Link] peserta didik melakukan observasi di perpustakaan atau mewawancarai orang-
orang terkait aspek globalisasi
5. Lakukan diskusi untuk membahas hasil observasi agar dapat saling memperkaya wawasan
dan menambah pemahaman mengenai globalisasi.
1. Apa hal menarik yang kalian pelajari pada kegiatan kali ini? Bervariasi.
2. Apa faktor yang mendorong terjadinya globalisasi?
Perkembangan sistem perekonomian dunia, kemajuan teknologi informasi dan
komunikasi, serta kemajuan teknologi dalam bidang transportasi.
3. Apa dampak globalisasi yang terasa di kehidupan kalian?
Bervariasi. Misalnya, kemudahan transportasi dan komunikasi dari dan ke luar negeri,
luasnya informasi yang didapat dari media, kepemilikan barangbarang buatan luar
negeri, dan sebagainya.
4. Manakah yang lebih sering kalian gunakan, barang ekspor atau impor? Jelaskan alasannya!
Bervariasi.
5. Apakah barang tersebut juga tersedia di dalam negeri? Bervariasi.
6. Apa dampaknya jika kalian beralih ke barang dalam negeri?
Bervariasi. Misalnya, meningkatkan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan
pengusaha kecil dan menengah, menunjukkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah air,
melestarikan produk dalam negeri, dan sebagainya
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik B: Kerja Sama Indonesia dengan Negara-negara di Dunia


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik menganalisis peran Indonesia dalam kerja sama Internasional.
2. Peserta didik menganalisis tentang 17 poin Sasaran Pembangunan Berkelanjutan dan
merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan Esensial:
1. Bagaimana peran Indonesia dalam kerja sama internasional?
2. Apa yang dapat kita lakukan untuk ikut menghadapi permasalahan global?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. buku tulis;
3. kertas untuk membuat poster dalam kelompok.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran .
Kegiatan Inti

1. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik B. Pantik diskusi dengan
memberikan pertanyaan seperti:
a. Apa yang sedang para karakter diskusikan?
b. Mengapa Indonesia dan Jepang saling membantu?
c. Apa kalian memiliki teman, kerabat, atau kenalan yang bersekolah di luar negeri?
d. Bagaimana mereka dapat bersekolah di sana?
2. Ajak peserta didik untuk berkegiatan di perpustakaan dan mencari tahu informasi mengenai
manfaat Indonesia menjadi anggota PBB dan ASEAN.
3. Selanjutnya, buat diskusi dalam kelas dan beri kesempatan peserta didik untuk
mengemukakan hasil temuannya.

Arahkan peserta didik untuk membaca teks tentang 17 poin Sasaran Pembangunan Berkelanjutan.
Setelahnya, bagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok kecil. Untuk mendukung kegiatan,
berikut hal-hal yang bisa guru lakukan:
1. Fasilitasi peserta didik untuk mendapatkan sumber informasi terpercaya berupa bahan
bacaan, video, atau mendatangkan narasumber terkait topik.
2. Guru berkeliling kelas untuk memastikan diskusi berjalan baik dan berimbang di setiap
kelompok serta siap memfasilitasi pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta didik.
3. Pastikan setiap anggota kelompok memahami bahasan diskusi yang sedang dilakukan
dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan pemantik untuk mengetahui kedalaman
pemahaman peserta didik.
4. Saat presentasi, guru memastikan semua anggota kelompok memiliki perannya masing-
masing.

1. Informasi baru apa yang kalian ketahui setelah belajar di topik ini?
Bervariasi. Seputar bentuk dan jenis kerja sama internasional, 17 poin Sasaran
Pembangunan Berkelanjutan, dan sebagainya
2. Apa pentingnya menjalin kerja sama antarnegara?
Bervariasi. Misalnya, karena setiap negara memiliki sumber daya yang berbeda
sehingga perlu bekerja sama dengan negara lain untuk memenuhi kebutuhannya, agar
dapat terlibat dan saling bantu dalam menyelesaikan permasalahan global.
3. Apa tujuan negara-negara di dunia bergabung dalam sebuah organisasi dunia?
Untuk mewujudkan dan mengelola perdamaian dan keamanan dunia yang dilakukan
dengan berbagai cara, serta meningkatkan kesejahteraan negara-negara di dunia
khususnya para anggota.
4. Mengapa kita harus mendukung 17 poin Sasaran Pembangunan Berkelanjutan?
Supaya permasalahan global dapat segera terselesaikan.
5. Sikap apa yang bisa kalian terapkan setelah melihat bentuk kerja sama yang dilakukan oleh
Indonesia?
Bervariasi. Tekankan bahwa Indonesia walaupun belum termasuk dalam negara maju
tetap berusaha mengambil peran dalam isu dunia. Berani mengambil peran sekecil apa
pun itu termasuk sikap yang bisa diterapkan.
6. Setelah belajar mengenai kerja sama antarnegara, bagaimanakah bentuk kerja sama yang bisa
kalian terapkan dalam kegiatan sekolah atau kehidupan sehari-hari?
Bervariasi. Tekankan bahwa antarnegara bekerja sama untuk kebaikan dan mencapai
tujuan bersama. Ini salah satu semangat gotong royong yang bisa diterapkan.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Warisan Budaya Indonesia yang mendunia


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik memahami budayabudaya Indonesia yang dikenal dunia.
2. Peserta didik menunjukkan rasa kebanggan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia.
Pertanyaan Esensial:
1. Mengapa budaya perlu diwariskan?
2. Apa warisan budaya Indonesia yang diakui oleh dunia?
3. Bagaimana upaya kita untuk ikut melestarikan budaya Indonesia?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. buku tulis.
Perlengkapan yang dibutuhkan guru:
1. buku belajar peserta didik Topik C.
2. Lampiran 4.2.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Mulailah dengan mengarahkan peserta didik membaca narasi pembuka di Buku Siswa Topik
C. Pantik diskusi dengan memberikan peserta didik pertanyaan, seperti:
a. Apa yang sedang para karakter lakukan?
b. Informasi apa yang disampaikan Dara?
c. Selain rendang, makanan apa lagi yang terkenal hingga luar negeri?
d. Mengapa makanan Indonesia bisa terkenal hingga luar negeri?
e. Tahukah kalian, apa lagi yang berasal dari Indonesia yang terkenal hingga luar negeri?
2. Lanjutkan aktivitas dengan penjelasan mengenai Warisan Budaya Indonesia yang Mendunia.
3. Bagikan Lampiran 4.2 kepada masing-masing peserta didik.
4. Ajak peserta didik untuk mempersiapkan sejumlah pertanyaan terkait masing-masing benda.
Misalnya, apa bahan pembuatnya? Bagaimana memainkannya? Dari mana benda atau
kesenian ini berasal?
5. Ajak peserta didik untuk mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan
melakukan wawancara atau riset melalui buku atau internet.
6. Minta peserta didik untuk mencatat hasil risetnya pada lembar yang sudah diberikan.

1. Bagi peserta didik dalam kelompok kecil beranggotakan 4 - 5 peserta didik.


2. Setiap kelompok menentukan tiga warisan budaya yang paling banyak dipilih anggota
kelompoknya untuk dipresentasikan.
3. Arahkan peserta didik untuk kegiatan kelompok sesuai instruksi pada Buku Siswa.
4. Sepanjang kegiatan, guru dapat berkeliling untuk memastikan proses diskusi berjalan dengan
lancar, pembagian peran berlangsung secara ideal, serta membantu peserta didik yang
kesulitan dalam menyusun materi presentasi.
5. Jika semua kelompok sudah siap, ajak peserta didik berbagi peran sebagai moderator,
presenter, serta juru tulis/notulis.
6. Lakukan presentasi di depan kelas.
7. Sementara satu kelompok melakukan presentasi, arahkan peserta didik lainnya untuk
menyimak dan memberikan pertanyaan.
8. Di akhir kegiatan, sampaikan pada peserta didik bahwa gambar-gambar yang dilihatnya pada
lembar kerja merupakan warisan budaya Indonesia yang mendunia.

1. Apa saja budaya Indonesia yang mendunia?


Bervariasi. Terdiri atas budaya benda dan tak benda.
2. Apa yang kalian pikirkan tentang budaya Indonesia yang mendunia? Bervariasi.
3. Apa keuntungan yang didapatkan dari warisan budaya ini?
Budaya kita dikenal luas oleh masyarakat dunia sehingga mengangkat nama Indonesia.
Meningkatkan kesadaran generasi penerus tentang melestarikan budaya kita.
Meningkatkan pendapatan di bidang ekonomi dengan datangnya wisatawan.
4. Bagaimana cara kalian menunjukkan bahwa kalian bangga terhadap budaya Indonesia?
Bervariasi.
5. Bagaimana cara kalian menjaga budaya Indonesia? Bervariasi.
6. Bagaimana caranya supaya masyarakat Indonesia mencintai dan bangga dengan budaya
Indonesia?
Bervariasi. Misalnya, menyaksikan ragam penampilan seni serta belajar dan
mendalami budaya kita.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Panduan Proyek Belajar

Kegiatan proyek belajar ini dibagi menjadi 5 tahap. Untuk memandu proyek belajar secara
umum, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan Umum Buku Panduan Guru.
Tahap 1: Memilih Topik
1. Ajak peserta didik untuk menentukan topik yang ingin dibahas dalam kampanye. Detail
topik bisa dilihat di Buku Siswa.
2. Berilah bantuan bagi peserta didik yang masih kesulitan dalam penentuan topik.
Tahap 2: Mencari Informasi
1. Jika ada fasilitas perpustakaan dengan koleksi buku yang sesuai, arahkan peserta didik untuk
mencari informasi di sana.
2. Pastikan peserta didik dalam bimbingan jika mencari informasi secara daring.
3. Arahkan peserta didik pada orang-orang yang dapat memberikan informasi akurat saat
wawancara.
4. Lakukan diskusi dengan peserta didik supaya dapat mengombinasikan ketiganya dan
menambahkan satu aspek paling penting, yaitu observasi atau pengamatan terhadap
lingkungan sekitarnya.
Tahap 3: Persiapkan Media Kampanye
1. Minta peserta didik untuk mempersiapkan media visual berupa poster.
2. Pastikan peserta didik memenuhi kriteria pembuatan poster.
Tahap 4: Kampanye Akbar
Persiapkan satu hari untuk proses kampanye peserta didik. Kampanye bisa dilakukan dari kelas
ke kelas atau mengambil tempat di lokasi tertentu dengan disaksikan oleh seluruh warga sekolah
secara bergantian.
Tahap 5: Refleksi Kegiatan Proyek
Bimbing peserta didik melakukan refleksi sesuai dengan panduan di Buku Siswa. Guru juga bisa
menambahkan atau menyesuaikan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan peserta didik masing-
masing.
Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Proyek
N Kriteria Perlu
Sangat Baik Baik Cukup
o Penilaian Perbaikan
1. Sistemati Peserta didik Peserta didik Peserta Peserta
ka secara mampu didik mulai didik
kampanye konsisten dan membawakan membawaka mengetahui
mandiri materi n materi bahwa
mampu kampanye kampanye kampanye
membawakan dengan runtut dengan harus
materi dan sistematis runtut dan dibawakan
kampanye dengan sedikit sistematis secara runut
dengan runtut bantuan dari dengan dan
dan sistematis. guru. bantuan dari sistematis
guru.
2. Konten Peserta didik Peserta didik Peserta Peserta
kampanye menunjukkan menunjukkan didik mulai didik
kemandirian pemahaman menunjukka mengetahui
dan konsistensi terkait topik n topik yang
dalam yang dipilih pemahaman dipilihnya
memahami dan terkait topik untuk
topik yang membawakann yang dipilih. kampanye.
dipilih serta ya dengan
membawakann sedikit bantuan
ya dalam guru dalam
kampanye. kampanye.
3. Penggunaa Peserta didik Peserta didik Peserta Peserta
n bahasa secara menggunakan didik mulai didik
konsisten bahasa yang menggunak mengetahui
menggunakan cukup mudah an bahasa tentang
bahasa yang dipahami. yang cukup penggunaan
mudah mudah bahasa yang
dipahami dipahami. mudah
sepanjang dipahami.
kegiatan
kampanye.
4. Artikulasi Peserta didik Peserta didik Peserta Peserta
dan secara menyajikan didik mulai didik belum
intonasi konsisten materi dengan menunjukka menunjukk
menyajikan intonasi yang n an
materi dengan tepat dan penggunaan penggunaan
penggunaan artikulasi yang intonasi intonasi
intonasi yang jelas. yang tepat yang tepat
tepat dan dan dan
artikulasi yang artikulasi artikulasi
jelas. yang jelas. yang jelas.
5. Alat Peserta didik Peserta didik Alat peraga Peserta
peraga secara mandiri mampu yang didik
atau media mampu mempersiapkan disiapkan mengetahui
visual mempersiapkan alat peraga belum tentang alat
alat peraga yang sesuai sesuai peraga.
yang sesuai dengan sedikit dengan
untuk bantuan guru. materi
digunakan saat kampanye.
kampanye.
Contoh Rubrik Penilaian Mandiri/Teman Sebaya
Kriteria
Nilai Alasan
Penilaian
Sistematika Belum sesuai. Sudah sesuai. Sudah sesuai
Kampanye dan
Konten kampanye dibawakan
dengan
percaya diri.
Penggunaan Kurang jelas dan Cukup jelas dan Sangat jelas
bahasa tepat. tepat. dan tepat.
Artikulasi dan
intonasi
Alat peraga atau Kurang sesuai Menarik dan Menarik,
media visual dengan topik. sesuai topik. kreatif, dan
sesuai
dengan topik.
Refleksi Guru:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?

Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.


9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta didik :
17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

1. Cari tahu lebih jauh penjelasan mengenai 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.


2. Pilih satu tujuan pembangunan yang menurut kelompok kalian paling dibutuhkan di daerah
kalian.
3. Diskusikan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.
4. Tuangkan hasil diskusi kalian ke dalam sebuah poster yang juga berisi ajakan kepada orang-
orang untuk ikut mendukung tujuan tersebut.
5. Lakukan presentasi di depan kelompok lainnya.
Lampiran 4.1: Potensi Negara di Dunia
(Nama negara dan potensi serta kebutuhannya barangkali tidak berkesesuaian, karena poin utama
yang disasar, yaitu pemahaman dan pengalaman peserta didik dalam jual beli antarnegara)

Lampiran 4.2: Warisan Budaya Indonesia yang Mendunia


Bahan Bacaan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Menjelajahi Bumi
dan Antariksa dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
globalisasi: proses masuknya ke ruang lingkup dunia
bebas aktif: sikap politik luar negeri Indonesia yang menyatakan bahwa Indonesia tidak terikat
oleh suatu ideologi, tidak masuk blok negara mana pun, dan dengan aktif ikut mengambil peran
dalam kerja sama dan persahabatan internasional
regional: bersifat daerah; kedaerahan
noken: tas tradisional dari Papua yang terbuat dari serat kayu.
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]
Instansi/Sekolah : SDI Plus Ashabul Kafi
Jenjang / Kelas : SD / III (tiga)
Topik : Bab 5 (Menjelajahi Bumi dan Antariksa)
Alokasi Waktu : 12 JP
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

KOMPONEN INTI
Tujuan Pembelajaran 1. Mengaitkan peristiwa rotasi dan revolusi Bumi dengan
kehidupan di Bumi.
2. Menjelaskan sistem tata surya dan karakteristik anggotanya.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan
sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna
norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki
kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan
manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan
solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang
lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan Bersama
melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk
mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan
tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan
mampu menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik
untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi
untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan maupun
tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.
Kata kunci  revolusi  semu  meteorit
 rotasi  khatulistiwa  komet
 poros  ekuator  galaksi
 sumbu  garis bujur  satelit
 orbit  asteroid  navigasi
 hipotesis  meteorid
Keterampilan yang 1. Membaca (memahami isi teks bacaan).
Dilatih 2. Melakukan observasi dan penelusuran.
3. Mengidentifikasi.
4. Membuat hipotesis.
5. Membuat model.
6. Menulis (menuangkan gagasan atau pendapat dalam bentuk
tulisan).
7. Menggambar (menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk
gambar).
8. Menganalisis.
9. Memecahkan masalah.
10. Daya abstraksi (menuangkan apa yang dilihat dalam bentuk
tulisan).
11. Berkomunikasi (menceritakan kembali pengalaman, mendengar
cerita teman sebaya).

Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :


Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam
pembagian jumlah anggota kelompok ketika
jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran  Presentasi
- Asesmen individu  Produk
- Asesmen kelompok  Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran
 Pendekatan : Deep Learning 1. Narasi awal tentang tema pembelajaran
 Model : PBL 2. Berdiskusi berdasarkan cerita pengalaman
3. Melengkapi tabel
4. Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersamasama
5. Orientasi topik
6. Aktivitas eksplorasi
7. Membuat prediksi
8. Pembuatan model
9. Diskusi bersama teman
10. Presentasi
11. Refleksi bersama
12. Belajar lebih lanjut
13. Memilih tantangan (opsional)
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas
untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Media Pembelajaran
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. buku tugas;
3. alat mewarnai;
4. kertas karton;
5. kancing tekan/kancing jepret;
6. gunting;
7. lem.

Perlengkapan yang dibutuhkan guru (opsional):


1. globe (jika tidak ada, bisa dengan bola);
2. bola gabus, pingpong atau bola lainnya yang bisa ditusuk dengan tusuk sate/kawat;
3. kapur, tali rafia, atau alat lainnya yang bisa dipakai untuk membuat orbit;
4. tusuk sate, kawat, atau benda lainnya yang bisa menggambarkan poros/sumbu.
Materi Pembelajaran
Bab 5 Menjelajahi Bumi dan Antariksa
Topik A: Menjelajahi Bumi, Matahari, dan Bulan
Topik B: Dampak Gerak Rotasi Revolusi di Kehidupan Kita
Topik C: Menjelajahi Sistem Tata Surya
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD
2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pengenalan Topik Bab 5
Pertanyaan Esensial:
1. Di mana kalian tinggal?
2. Apa itu sistem?
3. Apa yang ingin kalian pelajari di bab ini?
Kegiatan Pendahuluan
1. Mindful Learning – Membangun Kesadaran dan Kesiapan Diri
Tujuan: Membantu peserta didik hadir secara utuh, tenang, dan siap mengikuti pembelajaran
dengan kondisi fisik dan psikis yang nyaman.
Implementasi:
 Guru menyapa peserta didik dengan hangat dan menyampaikan afirmasi positif, seperti:
“Hari ini adalah hari yang baik untuk belajar. Kalian semua hebat karena sudah hadir
dengan semangat.”
 Guru mengajak peserta didik untuk melakukan latihan pernapasan singkat (misalnya
menarik napas 3 kali secara sadar) guna menenangkan pikiran.
 Guru memberi waktu sejenak untuk peserta didik merapikan meja dan posisi duduk agar
fokus dan nyaman.

2. Joyful Learning – Doa dan Penghargaan terhadap Keberagaman


Tujuan: Menciptakan suasana pembelajaran yang ramah, inklusif, dan menyenangkan sejak
awal.
Implementasi:
 Peserta didik diberikan kesempatan bergiliran memimpin doa sesuai agama dan
kepercayaannya. Ini membangun rasa tanggung jawab dan saling menghargai.
 Guru memberi apresiasi:“Terima kasih [nama], sudah memimpin doa dengan penuh
semangat dan percaya diri.”

3. Joyful Apersepsi – Membangun Semangat dan Keterkaitan Awal


Tujuan: Menumbuhkan rasa ingin tahu dan keterlibatan peserta didik terhadap topik
pembelajaran.
Implementasi:
 Guru menyampaikan apersepsi melalui aktivitas ringan, cerita pendek, atau pertanyaan
pemantik yang menyenangkan.“Siapa yang pernah mengalami hal ini...?”
“Hari ini kita akan belajar sesuatu yang dekat dengan kehidupan kalian...”
 Guru dapat menggunakan media visual, lagu, atau permainan ringan sebagai pengantar.

4. Meaningful Learning – Klarifikasi dan Keterkaitan Materi


Tujuan: Mengaitkan aktivitas pembuka dengan tujuan pembelajaran agar peserta didik
memahami konteks dan arah belajar.
Implementasi:
 Guru menyampaikan bahwa aktivitas yang telah dilakukan berkaitan dengan topik yang
akan dipelajari hari itu.“Apa yang tadi kalian lakukan saat berdoa dan mendengarkan
cerita? Itu semua berkaitan dengan pelajaran kita hari ini, yaitu tentang...”

5. Kolaborasi Tujuan Pembelajaran


Tujuan: Menjadikan peserta didik sebagai bagian aktif dalam proses belajar dengan memahami
arah dan harapan pembelajaran.
Implementasi:
 Guru melibatkan peserta didik dalam menyusun dan mendiskusikan tujuan
pembelajaran, misalnya dengan menanyakan:“Kira-kira, apa yang ingin kalian ketahui
atau pelajari hari ini?”
 Guru dan peserta didik menyepakati tujuan yang akan dicapai dengan bahasa yang
sederhana dan bermakna.
Kegiatan Inti
1. Mulailah kelas dengan melakukan diskusi bersama peserta didik mengenai di mana mereka
tinggal. Lakukan pertanyaan secara bertingkat sampai berakhir dengan kita tinggal di Bumi.
Rumah → desa/kecamatan → kabupaten/kota → provinsi → pulau → negara → benua →
Bumi.
2. Diskusikan bersama peserta didik apa itu Bumi. Biarkan peserta didik menyampaikan
pengetahuan yang mereka miliki tentang Bumi.
3. Diskusikan bersama peserta didik apakah mereka tinggal di tempat yang kecil atau besar?
Jika kota saja sudah besar, lalu bagaimana dengan negara, benua, dan planet? Diskusikan
sampai peserta didik menyadari bahwa mereka tinggal di tempat yang luas.
4. Lalu, tanyakan kepada peserta didik di mana letak Bumi? Setelah peserta didik
menyampaikan pengetahuan yang mereka miliki, sampaikan bahwa Bumi kita berada di
tempat yang lebih luas dan besar lagi, yaitu sistem tata surya.
5. Kegiatan selanjutnya akan berfokus pada pemahaman peserta didik mengenai sistem.
Tanyakan kepada peserta didik apa itu sistem? Minta mereka tuliskan pemahaman mereka
mengenai sistem dan contoh-contoh sistem yang mereka ketahui. Arahkan mereka untuk
mengingat hal-hal yang sudah mereka pelajari tentang sistem (ada sistem terkait tubuh, sistem
pemerintahan, atau bahkan sistem yang dekat dengan mereka, seperti sistem di kelas, sekolah,
atau keluarga).
6. Minta mereka memilih satu contoh sistem, kemudian arahkan mereka untuk melengkapi tabel
berikut.
Guru bisa memodifikasi tabel di atas sesuai kebutuhan. Kegiatan pun bisa dimodifikasi
menjadi kegiatan kelompok atau bisa menjadi kegiatan diskusi bersama dengan guru sebagai
fasilitator.
7. Diskusikan mengenai isi tabel di atas bersama peserta didik. Kemudian, ajak peserta didik
untuk mendefinisikan apa itu sistem. Biarkan peserta didik membuat definisi sistem dengan
bahasa masing-masing.
8. Guru bisa menjelaskan pemahaman berikut kepada peserta didik. “Manusia memiliki
berbagai macam cara untuk memahami dan menyederhanakan hal-hal yang kompleks atau
sulit dipahami. Manusia dulu menyadari adanya objek yang memberikan sinar dan panas di
Bumi dan memberinya nama Matahari. Lalu, manusia menyadari pola yang teratur dari
Matahari, muncul di Timur dan tenggelam di Barat. Manusia mengidentifikasi perilaku dari
Matahari dan memberinya sebuah istilah, Matahari terbit (atau fajar) dan Matahari terbenam
(senja). Kemudian, manusia menyadari bahwa ini merupakan sebuah pola yang teratur dan
selalu terjadi sepanjang tahun. Pada akhirnya, manusia menyadari bahwa ada hubungan
antara pola Matahari di Bumi dengan perilaku Bumi sendiri. Keduanya, saling berinteraksi
menyebabkan adanya keteraturan di Bumi. Matahari dan Bumi merupakan bagian dari sebuah
sistem yang lebih besar, yaitu tata surya. Semua hal yang terjadi dalam sistem ini memberikan
dampak pada anggota/bagian dari sistem tersebut.”
9. Sampaikan kepada peserta didik bahwa pada topik ini mereka akan mempelajari mengenai
sistem tata surya, sebuah sistem yang sangat besar sampai sulit untuk diamati dengan mata
kita langsung. Dampaknya tanpa kita sadari selalu kita rasakan dan terlihat. Kita akan
mempelajari banyak tentang benda-benda yang ada di luar angkasa dan bagaimana sistem tata
surya mengatur benda-benda ini.
10. Sampaikan juga bahwa salah satu cara manusia memahami sistem ini, yaitu dengan
pembuatan model/simulasi yang akan coba mereka buat nanti.
11. Sampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam bab ini dan elaborasikan dengan apa
yang ingin diketahui peserta didik tentang Bumi dan antariksa.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik A: Menjelajahi Bumi, Matahari, dan Bulan


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik memahami perbedaan gerak rotasi dan revolusi.
2. Peserta didik memahami fungsi model atau simulasi sebagai alat bantu untuk menganalisa
dan memberikan prediksi.
3. Peserta didik bisa menjelaskan hubungan Bumi, Bulan, dan Matahari disertai dengan bukti
dari hasil simulasi.
Pertanyaan Esensial:
1. Bagaimana Bumi bergerak?
2. Mengapa kita tidak merasakan pergerakan Bumi?
3. Apa hubungan antara Bumi, Matahari, dan Bulan?
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Mulailah dengan kegiatan literasi melalui narasi pembuka Topik A pada Buku Siswa. Pantik
diskusi dengan memberikan pertanyaan seperti berikut. a. Apakah kalian pernah melihat
Matahari tenggelam? b. Menurut kalian apa jawaban dari pertanyaan Ian dan Banu?
2. Peserta didik akan dikenalkan dengan empat kosakata baru, yaitu orbit, poros/sumbu, rotasi,
dan revolusi. Sebelum menjelaskan definisinya, lakukan simulasi terlebih dahulu bersama
peserta didik. Biarkan mereka membuat dahulu definisi dari masing-masing kata berdasarkan
simulasi yang mereka lakukan. Setelah itu, luruskan persepsi peserta didik.
3. Simulasi rotasi dan poros.
• Rotasi
a. Minta peserta didik berputar di tempatnya.
b. Setelah mencoba, berikan aturan baru bahwa mereka harus berputar dan tidak boleh
bergeser sedikitpun dari tempatnya. Buatlah garis X atau titik, lalu peserta didik berputar
tanpa keluar dari tanda tersebut.

c. Tanyakan kepada peserta didik, apakah ketika melakukan kegiatan ini mereka
bergerak? Gerak seperti apa yang mereka lakukan? Biarkan peserta didik menjelaskan
dengan kata-katanya sendiri.
• Poros
a. Putarlah bola dan minta peserta didik mengamati putaran bola tersebut.

b. Tanyakan kepada peserta didik, bagaimana caranya agar bola ini bisa berputar tetapi
tidak berpindah posisi atau tetap di satu titik. Beri peserta didik waktu untuk
membuat solusi dan menyampaikannya.
c. Keluarkan model Bumi dan porosnya. Putar bola dan minta peserta didik mengamati
putaran bola tersebut. Tanyakan kepada peserta didik, mengapa bola yang ini bisa
berputar pada tempatnya? Apa perbedaan dengan bola yang pertama?
d. Setelah itu, minta peserta didik membuat sebuah arti atau penjelasan dari bagian yang
menembus bola. Biarkan peserta didik mencoba membuat definisi masing-masing
terlebih dahulu. Setelah peserta didik menjelaskan persepsi mereka, kenalkan
mereka dengan kata rotasi dan poros. Tanyakan kepada peserta didik, kegiatan
manakah yang menggambarkan dua kata tersebut. Lalu, jelaskan bahwa Bumi kita
selalu berotasi setiap saat, namun porosnya tidak benar-benar terlihat seperti model
yang mereka lihat.
4. Simulasi revolusi dan orbit (sebaiknya dilakukan di luar kelas, seperti di halaman sekolah).
• Revolusi
a. Tempatkan bola di tengah halaman.
b. Minta peserta didik bergerak memutari bola tersebut. Mereka boleh bergerak
dengan bebas, selama itu memutari bola. Biarkan peserta didik bergerak secara acak
dan mungkin terhambat oleh gerak temannya.
c. Tanyakan kepada peserta didik, apakah ketika melakukan kegiatan ini mereka
bergerak? Gerak seperti apa yang mereka lakukan? Apa perbedaannya jika bola
tersebut diambil? Biarkan peserta didik menjelaskan dengan kata-katanya sendiri.
• Orbit
a. Tempatkan bola di tengah-tengah lintasan yang sudah dibuat.
b. Minta peserta didik bergerak memutari bola, namun tetap berada di jalur.
c. Tanyakan kepada peserta didik apakah mereka melakukan gerakan yang sama
dengan kegiatan sebelumnya? Apa perbedaannya tanpa atau dengan lintasan?
d. Setelah itu, minta peserta didik membuat sebuah arti atau penjelasan dari garis
lintasan tersebut. Biarkan peserta didik mencoba membuat definisi masing-masing
terlebih dahulu.
Setelah peserta didik menjelaskan persepsi mereka, kenalkan mereka dengan kata
revolusi dan orbit. Tanyakan kepada peserta didik, kegiatan manakah yang
menggambarkan dua kata tersebut. Lalu, jelaskan bahwa Bumi kita selalu berevolusi
setiap saat pada orbitnya. Namun, orbitnya tidak benar-benar terlihat seperti lintasan yang
mereka lalui.
5. Tanyakan kepada peserta didik, jika mereka mengitari bola, kira-kira apa yang Bumi putari
selama berevolusi? Biarkan peserta didik mengeluarkan pendapatnya sebelum guru memberi
tahu jawabannya.
6. Arahkan peserta didik untuk melakukan kegiatan sesuai panduan di Buku Siswa. Setiap
kosakata baru harus dilengkapi dengan penjelasan dan ilustrasi untuk melengkapi penjelasan.
7. Ketika peserta didik mengerjakan, guru dapat berkeliling dan membantu peserta didik yang
masih kesulitan memahami empat kata baru ini. Kosakata tersebut akan dipakai selama
mempelajari bab ini sehingga penting untuk peserta didik memahami artinya di awal.
8. Jika sudah, bagi peserta didik berpasang-pasangan, lalu arahkan mereka untuk saling
bertukar penjelasan mengenai karya masing-masing.

1. Bagi peserta didik ke dalam kelompok berisi 3 - 4 orang anak.


2. Arahkan peserta didik untuk membaca tiga pernyataan dari Aga, Mia, dan Ian pada Buku
Siswa.
3. Setelah itu, berikan penjelasan kepada peserta didik mengenai kegiatan kelompok sesuai
panduan pada Buku Siswa.
4. Beri waktu untuk setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan hipotesisnya di buku tugas.
5. Jika sudah, pandulah kegiatan di mana setiap perwakilan kelompok menyampaikan
prediksinya. Pada tahap ini, guru tidak perlu memberi penjelasan terlebih dahulu karena
peserta didik akan membuktikan pada kegiatan selanjutnya.
1. Mulailah dengan bertanya mengenai: a. Di antara Bumi, Bulan, dan Matahari, bagaimana
urutan dari yang paling besar ke yang paling kecil? b. Manakah jarak yang lebih jauh, Bumi
ke Bulan atau Bumi ke Matahari?
2. Setelah peserta didik mengeluarkan pendapatnya, luruskan pemahaman peserta didik
mengenai ukuran dan jarak antara Bumi, Bulan, dan Matahari.

3. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan oleh masing-masing peserta didik.
4. Arahkan peserta didik untuk membuat model Bumi, Bulan, dan Matahari sesuai langkah
kerja yang ada pada Buku Siswa. Ingatkan kembali kepada peserta didik untuk menyesuaikan
ukuran dan jarak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
5. Dengan menggunakan model yang sudah guru buat, jelaskan kepada peserta didik bahwa
model berfungsi untuk membantu menjelaskan/ membuktikan mengenai sesuatu. Bumi,
Bulan, dan Matahari merupakan benda-benda yang sangat besar dan sulit kita amati secara
langsung gerakannya. Pembuatan model baik itu 2 dimensi, 3 dimensi, maupun secara
digital membantu peserta didik untuk memahami fenomena-fenomena di luar angkasa.

6. Ketika peserta didik sudah selesai membuat model, arahkan peserta didik untuk melihat
kembali tiga pernyataan di bagian Lakukan Bersama Buku Siswa. Tanyakan kepada peserta
didik, gerak apa yang disinggung dalam pernyataan tersebut (jawaban: revolusi).

7. Arahkan peserta didik untuk membuktikan pernyataan yang benar dengan membuat simulasi
gerak revolusi menggunakan model tersebut. Jika peserta didik masih terasa kesulitan,
berikan contoh menggunakan model yang sudah dibuat.
8. Lalu, minta mereka mengamati apa saja yang berevolusi dan berotasi.
9. Arahkan mereka untuk menjawab pertanyaan yang ada di Buku Siswa di lembar kerja. Bagi
peserta didik yang kesulitan, guru dapat menyimulasikan bersama-sama dengan model
mereka.
10. Arahkan peserta didik untuk kembali berkumpul dengan kelompoknya. Jelaskan kegiatan
diskusi kelompok sesuai panduan di Buku Siswa.
11. Fokuskan perhatian peserta didik kembali kepada guru, lakukan pembahasan bersama untuk
membahas hubungan antara Bumi, Bulan, dan Matahari. Gunakan teks “Bumi, Bulan, dan
Matahari” pada Buku Siswa sebagai alat bantu.
12. Jika sudah, arahkan peserta didik untuk menulis kesimpulan sesuai panduan di Buku Siswa.
Saat peserta didik menulis kesimpulan, guru bisa berkeliling dan memastikan peserta didik
menggunakan kosakata baru dalam penjelasannya.

1. Mulailah dengan memberikan pertanyaan yang ada di Buku Siswa di bagian awal kegiatan ini.
2. Arahkan mereka untuk kembali membuat hipotesis sesuai panduan di Buku Siswa.

3. Jika sudah, arahkan mereka untuk bertukar hipotesis sesuai panduan di Buku Siswa.
4. Lakukan pembahasan bersama untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut. Gunakan teks
Gaya Gravitasi di Antariksa di Buku Siswa sebagai alat bantu.

5. Arahkan peserta didik untuk menuliskan jawaban yang benar pada bagian kesimpulan di buku
tugas.

1. Gerakan apa yang bisa terjadi pada benda langit?


Rotasi dan revolusi.
2. Bagaimana hubungan antara Bumi, Bulan, dan Matahari?
Bumi berevolusi terhadap Matahari. Bulan berevolusi terhadap Bumi, mengikuti Bumi
berevolusi terhadap Matahari.
3. Mengapa waktu revolusi Bulan terhadap Bumi lebih pendek dibanding revolusi Bumi
terhadap Matahari?
Karena jarak Bumi ke Matahari lebih jauh sehingga lintasannya juga lebih panjang.
4. Bagaimana pengalaman kalian dalam membuat sebuah model di kegiatan ini? Apakah kalian
bisa merasakan fungsinya?
Bervariasi. Pembuatan model bisa digunakan untuk membuktikan, bisa juga sebagai
alat bantu untuk menjelaskan lebih mudah dibanding teks.
5. Apa yang membuat Bumi dan Bulan tetap berada dalam orbitnya?
Untuk Bumi, gaya gravitasi Matahari yang menarik Bumi ke Matahari. Adapun Bulan
dipengaruhi dua gaya gravitasi, yaitu gravitasi Bumi yang paling dekat dengannya dan
gravitasi Matahari.
6. Menurut kalian mengapa kita tidak merasa Bumi berputar?
Karena Bumi berputar dengan kecepatan dan waktu yang sama setiap saat.

Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik B: Dampak Gerak Rotasi dan Revolusi di Kehidupan Kita


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mengaitkan gerak rotasi dengan perubahan yang terjadi di Bumi selama
satu hari berdasarkan simulasi sederhana.
2. Peserta didik dapat menjelaskan hubungan perbedaan waktu yang ada di Indonesia dengan
rotasi Bumi.
3. Peserta didik dapat memberikan solusi pada contoh kasus berdasarkan pemahamannya
akanperbedaan waktu.
4. Peserta didik dapat mengaitkan gerak rotasi dengan perubahan yang terjadi di Bumi selama
satu tahun berdasarkan simulasi sederhana.
Pertanyaan Esensial:
1. Perubahan apa saja yang terjadi dalam satu hari?
2. Perubahan apa saja yang terjadi selama satu tahun?
3. Di mana posisi Matahari saat malam hari?
4. Di mana posisi Bulan saat siang hari?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. lembar kerja (Lampiran 5.1) untuk masing-masing peserta didik;
2. gambar diagram revolusi Bumi (Lampiran 5.2) untuk masing-masing kelompok;
3. alat tulis;
4. buku tugas;
5. alat mewarnai;
6. bola kecil;
7. bola besar;
8. lem;
9. senter;
10. tusuk sate/kawat;
11. mainan miniatur orang.
B.1 Dampak Gerakan Rotasi di kehidupan Kita
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi Topik B pada Buku Siswa. Lakukan diskusi mengenai
perbedaan waktu yang ada pada narasi dan gali pengalaman peserta didik mengenai perbedaan
waktu.
2. Setelah diskusi, arahkan peserta didik untuk mengamati gambar Bumi di bagian Mari
Mencoba pada Buku Siswa dan mempelajari pertanyaannya.

3. Jelaskan kegiatan yang akan dilakukan sesuai panduan yang ada di Buku Siswa.
4. Jika sudah, arahkan peserta didik untuk saling berbagi hipotesis dengan teman yang ada di
sebelahnya.

1. Bagi peserta didik ke dalam kelompok berisi 3 - 5 orang anak. Masingmasing meja kelompok
menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
2. Arahkan peserta didik untuk membuat model Bumi sesuai panduan yang ada di Buku Siswa.
3. Jika model Bumi sudah siap, lakukan simulasi gerak rotasi Bumi sesuai panduan di Buku
Siswa. Arahkan peserta didik untuk memutar secara perlahan. Untuk bola yang kecil,
posisikan lebih dekat dengan senter. Pastikan setiap anggota kelompok mengamati secara
bergantian.
4. Arahkan peserta didik untuk mencari jawaban dan membuktikan hipotesis mereka dengan
simulasi ini.
5. Jika peserta didik sudah menuliskan hasil pengamatannya, arahkan untuk diskusi kelompok
dengan pertanyaan yang ada pada Buku Siswa.
6. Lakukan pembahasan bersama mengenai dampak rotasi Bumi sesuai dengan hasil pengamatan
peserta didik. Gunakan teks Dampak Rotasi Bumi pada Buku Siswa sebagai alat bantu.

7. Saat membahas perbedaan waktu, gunakan peta zona waktu yang ada di Buku Siswa.
Mulailah dengan mengajak peserta didik untuk mencari zona 0°, lalu jelaskan apa maksud dari
zona tersebut. Kemudian, hitung bersamasama perbedaan waktu sampai ke Indonesia.
Arahkan mereka untuk mengamati pembagian waktu di Indonesia, lalu kaitkan dengan cerita
Mia dan Dara di awal.

8. Arahkan peserta didik untuk menulis kesimpulan mengenai dampak rotasi Bumi pada
kehidupan kita di buku tugas.
9. Pastikan peserta didik sudah cukup memahami mengenai perbedaan waktu sebelum
melanjutkan ke kegiatan sebelumnya.

1. Mulailah kegiatan dengan memberikan skenario-skenario sederhana, seperti: Ada sebuah


kegiatan daring yang diadakan pukul 16.00 WITA. Jika Bu Mira termasuk penduduk di
Indonesia bagian Barat, pukul berapa Bu Mira harus bersiap? Atau, skenario sederhana
lainnya mengenai perbedaan waktu yang disesuaikan dengan kondisi di kelas.
2. Berikan arahan kepada peserta didik mengenai kegiatan ini sesuai dengan panduan di Buku
Siswa. Untuk peserta didik yang kesulitan, disarankan untuk memberikan skenario 2.

3. Strategi yang bisa dipakai untuk membimbing peserta didik yang kesulitan:
d. Arahkan peserta didik untuk membaca contoh kasus dengan teliti dan gunakan peta zona
waktu sebagai alat waktu.
d. Berikan petunjuk di mana lokasi negara. Lalu, arahkan peserta didik untuk melihat
perbedaan waktu di peta zona waktu.
e. Menuliskan jam-jam yang mereka usulkan dan lokasinya. Contoh mau menelpon di sore
hari saat pulang sekolah. Lalu, melengkapi waktu di Jerman dengan perbedaan waktu
yang sudah diketahui. Arahkan peserta didik untuk menganalisis apakah itu waktu yang
tepat atau tidak. Jika tidak maka perlu mencari alternatif solusi yang lain.
4. Arahkan peserta didik menentukan jawabannya berdasarkan lini masa yang sudah ia buat.
5. Aturlah kegiatan berbagi antarpeserta didik dengan skenario yang sama. Berikan arahan sesuai
panduan di Buku Siswa.
6. Jika sudah, fokuskan peserta didik kembali kepada guru, lakukan pembahasan mengenai dua
skenario tersebut.

1. Apa perubahan yang terjadi selama satu hari?


Siang dan malam serta arah Matahari.
2. Mengapa Matahari terlihat seperti bergerak setiap harinya?
Karena Bumi berotasi. Ketika Matahari terbit, bagian Bumi yang pagi berputar dan
menghadap sinar Matahari. Lalu, ketika Matahari terbenam, bagian Bumi yang tadi
menghadap Matahari perlahan-lahan membelakangi sinar Matahari. Persitiwa tersebut
dinamakan gerak semu Matahari.
3. Ada di mana Matahari ketika malam hari?
Matahari tetap berada tempatnya. Kita yang membelakangi Matahari sehingga hanya
mendapatkan cahaya dari bintang dan pantulan Bulan.
4. Ada di mana Bulan ketika siang hari?
Bulan ada di bagian Bumi yang lain. Namun, Bulan juga berevolusi terhadap Bumi
sehingga posisinya berubah-ubah selama ±1 bulan.
5. Mengapa ada perbedaan waktu di Indonesia?
Karena Indonesia terbagi menjadi tiga zona waktu. Zona ini disebabkan karena Bumi
berotasi sehingga setiap sisi Bumi akan mendapatkan siang atau malam di waktu-waktu
yang berbeda.
B.2 Dampak Gerak Revolusi di Kehidupan Kita

1. Mulailah kegiatan dengan memberikan pertanyaan berikut kepada peserta didik.


a. Pikirkan apa yang terjadi pada satu tahun di Bumi, dapatkah kalian melihat polanya?
b. Menurut kalian apa yang membuat ada suatu daerah di Bumi mengalami musim panas?
2. Guru dapat mengarahkan peserta didik untuk menuliskan jawaban beserta alasan perubahan
tersebut terjadi pada buku tugas atau dengan melakukan diskusi secara lisan.
3. Berikan penjelasan kepada peserta didik mengenai garis-garis khayal di Bumi dan sumbu
rotasinya. Gunakan teks dan ilustrasi pada narasi pembuka Topik B2 di Buku Siswa sebagai
alat bantu.

4. Bagi peserta didik ke dalam kelompok terdiri atas 4 - 5 orang anak.


5. Siapkan model Bumi dan Matahari yang sama dengan yang dipakai untuk kegiatan rotasi.
6. Bagikan gambar diagram revolusi Bumi (Lampiran 5.2) untuk setiap kelompok.
7. Instruksikan kepada peserta didik simulasi yang akan mereka lakukan sesuai panduan di
Buku Siswa.

8. Arahkan peserta didik untuk menjawab pertanyaan yang ada pada Buku Siswa untuk masing-
masing posisi model Bumi. Berikan petunjuk kepada peserta didik untuk memerhatikan
cahaya yang didapat pada bagian Bumi sebelah Utara dan bagian Bumi sebelah Selatan.
9. Jika sudah, fokuskan peserta didik kembali kepada guru dan lakukan pembahasan bersama
mengenai simulasi ini. Gunakan teks Apa yang Menyebabkan Musim? pada Buku Siswa
sebagai alat bantu.

10. Arahkan peserta didik untuk menulis kesimpulan mengenai dampak revolusi bagi kehidupan di
Bumi pada lembar kerja.

1. Siapkan alat mewarnai dan kertas gambar untuk masing-masing peserta didik. Peserta didik
juga dapat mengerjakannya di buku tugas.
2. Berikan arahan untuk kegiatan menggambar sesuai panduan di Buku Siswa.
3. Selama peserta didik menggambar, guru dapat mengumpulkan peserta didik yang kesulitan
dan melakukan penjelasan ulang sambil mendemonstrasikan sesuai kegiatan sebelumnya.
4. Jika peserta didik sudah selesai menggambar, arahkan mereka untuk menjawab pertanyaan
yang ada di Buku Siswa.
5. Arahkan peserta didik untuk kembali berkumpul dengan kelompoknya. Mereka akan
menjelaskan jawaban mereka secara bergantian. Ingatkan mereka untuk menanggapi jawaban
temannya seperti tata cara kegiatan berbagi pada kegiatan sebelum-sebelumnya.

1. Mulailah kegiatan dengan bertanya kepada peserta didik, ada berapa hari dalam kalender
bulan Februari? Apabila peserta didik tidak ada yang menyadari bahwa Februari bisa 29 hari
maka sediakan kalender tahun 2020 jika ada dan perlihatkan bulan Februari kepada peserta
didik.

2. Sampaikan ke peserta didik bahwa mereka akan mempelajari mengapa ada perbedaan jumlah
hari dalam bulan Februari. Arahkan peserta didik untuk mempelajari tabel dan melakukan
kegiatan sesuai panduan Buku Siswa.
3. Jika sudah fokuskan perhatian peserta didik kembali kepada guru dan lakukan pembahasan
mengenai perhitungan kalender Masehi.
4. Di akhir kegiatan, arahkan peserta didik untuk memeriksa kembali apakah prediksi mereka
benar atau salah. Jika salah, minta peserta didik untuk menulis jawaban yang benar di buku
tugas.

1. Apa perubahan yang terjadi selama satu tahun?


Perubahan musim.
2. Mengapa ada pergantian musim di Bumi?
Karena Bumi memiliki sumbu rotasi yang sedikit miring dan Bumi berevolusi.
3. Apakah semua tempat di Bumi mengalami musim yang sama? Mengapa?
Tidak, karena cahaya Matahari yang didapat di bagian Bumi juga berbeda-beda.
4. Mengapa tidak ada musim salju di negara kita?
Karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa sehingga negara kita mendapatkan
jumlah Matahari yang hampir sama setiap tahunnya.
5. Bagaimana pengalaman kalian menggunakan model untuk memahami rotasi dan revolusi
Bumi pada topik ini? Apa perbedaannya dengan menggunakan model di Topik A?
Bervariasi.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Menjelajahi Sistem Tata Surya


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik bisa menjelaskan tata surya sebagai sebuah sistem beserta karakteristiknya
berdasarkan dari hasil penelusuran.
2. Peserta didik bisa mengidentifikasi perbedaan karakteristik antarplanet dan mengaitkannya
dengan jarak terhadap Matahari.
3. Peserta didik dapat membuat pengelompokan planet berdasarkan data-data yang disajikan.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa itu sistem tata surya?
2. Bagaimana karakteristik sistem tata surya
3. Apa saja anggota sistem tata surya?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. lembar kerja (Lampiran 5.3 dan 5.5) untuk masing-masing peserta didik;
2. Kartu Stasiun Antariksa (Lampiran 5.4);
3. alat tulis;
4. alat mewarnai;
5. karton;
6. kertas lembar.
C.1 Dampak Gerakan Rotasi diKehidupan Kita
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Mulailah kelas dengan bertanya kepada peserta didik, apakah Bumi satu-satunya planet yang
ada di alam semesta ini. Biarkan peserta didik menyampaikan pengetahuan yang mereka
miliki di awal.
2. Lakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik C. Gali pengetahuan peserta didik
mengenai planet selain Bumi dan benda-benda langit yang mereka ketahui.
3. Arahkan peserta didik untuk melengkapi tabel berikut di buku tugasnya.

4. Buatlah tabel yang besar di papan tulis, lalu ajak peserta didik untuk melengkapinya secara
bergantian di depan.
5. Lakukan pembahasan mengenai benda-benda langit menggunakan teks Mari Berkenalan
dengan Benda Langit pada Buku Siswa dan kolom Hal yang Aku Ketahui pada tabel yang
sudah dilengkapi peserta didik.

6. Saat menjelaskan bintang, berikan pertanyaan kepada peserta didik, apa perbedaan fungsi
Matahari dengan bintang-bintang lainnya di Bumi? Berikan pertanyaan-pertanyaan petunjuk
agar peserta didik bisa mengarah kepada jawaban:
Matahari sebagai sumber energi cahaya dan energi panas terbesar di Bumi, menerangi
kita di siang hari, memberikan energi pada tumbuhan untuk berfotosintesis. Bintang-
bintang yang lain menyinari langit kita di malam hari.
7. Lakukan juga pembahasan mengenai kolom Hal yang Ingin Aku Ketahui pada tabel. Lakukan
penelusuran bersama-sama dengan peserta didik jika dibutuhkan.
8. Setelah membahas semua benda-benda langit, tanyakan kepada peserta didik, apa kesamaan
dari benda-benda langit ini selain Matahari? Berikan mereka waktu untuk berpikir dan
mengecek kembali di teks yang ada di buku sebelum memberikan jawabannya. Semua
memiliki orbit dan mengelilingi Matahari.

1. Sampaikan kepada peserta didik bahwa mereka akan menjelajahi tata surya dan mampir ke
stasiun antariksa di masing-masing planet. Mereka akan mencari tahu informasi mengenai
planet tersebut.

2. Bagikan Lembar Kerja 5.3 kepada masing-masing peserta didik. Jelaskan bagaimana cara
pengisiannya sebelum memulai.

3. Arahkan juga peserta didik untuk melengkapi data planet dengan mencari di data di Buku
Siswa (bagian Belajar Lebih Lanjut atau infografis).

1. Bagilah selembar karton dan alat mewarnai untuk masing-masing kelompok.


2. Sampaikan bahwa mereka akan menggambar sistem tata surya berdasarkan hasil penelusuran
yang telah dilakukan pada kegiatan sebelumnya. Instruksikan kegiatan sesuai panduan di
Buku Siswa.
3. Jika sudah, fokuskan kembali perhatian peserta didik kepada guru dan lakukan pembahasan
mengenai sistem tata surya. Gunakan teks pada Buku Siswa sebagai alat bantu (bagian
pengelompokan planet digunakan untuk kegiatan selanjutnya).

4. Setelah pembahasan, arahkan kelompok untuk melengkapi gambarnya dengan garis orbit
untuk masing-masing planet serta sabuk asteroid di antara Mars dan Jupiter.
5. Instruksikan kegiatan diskusi kelompok dengan pertanyaan yang ada pada Buku Siswa.
Gunakan data-data yang ada pada Buku Siswa atau lembar kerja mereka untuk membantu
menjawab.
6. Bahaslah jawaban bersama-sama di akhir kegiatan.
a. Mengapa tata surya disebut sebagai sebuah sistem? Karena memiliki sebuah
keteraturan, seperti semua mengorbit pada Matahari dan memiliki jalurnya masing-
masing. Keteraturan ini menjaga adanya tabrakan antarbenda langit.
b. Apa kaitan jarak planet terhadap Matahari dengan bentuk orbit? Semakin jauh, orbit
semakin besar dan panjang.
c. Apa kaitan jarak planet terhadap Matahari dengan bentuk periode revolusi? Karena
orbitnya juga semakin besar maka waktu yang dibutuhkan untuk revolusi akan lebih
lama.
d. Apa kaitan jarak planet terhadap Matahari dengan bentuk temperatur? Semakin jauh,
temperatur di permukaan setiap planet semakin dingin.
7. Arahkan peserta didik untuk membaca teks Pengelompokan Planet pada Buku Siswa. Pancing
diskusi dengan memberikan pertanyaan seperti:
a. Apa pengelompokan planet yang ada pada teks?
b. Bagaimana ukuran planet dalam jika dibandingkan dengan planet luar?
8. Arahkan peserta didik untuk berkumpul dengan kelompoknya dan menyiapkan kembali
lembar kerja mengenai data planet (Lampiran 5.3).
9. Instruksikan peserta didik untuk membuat pengelompokan planet dengan menggunakan ciri-
ciri atau karakteristik yang lain. Pengelompokan yang bisa dibuat di antaranya berdasarkan:
a. ukuran terhadap Bumi (lebih besar atau lebih kecil),
b. ada atau tidak adanya Bulan,
c. waktu rotasi terhadap Bumi, dan masih banyak lagi.
10. Arahkan peserta didik untuk membuat minimal dua pengelompokan dan menuliskannya pada
lembar kerja pada Lampiran 5.3.

11. Pandulah diskusi bersama sesuai ragam kegiatan diskusi pada Panduan Umum Buku Panduan
Guru.
12. Gunakan teks pada Belajar Lebih Lanjut sebagai penguatan kegiatan literasi untuk peserta
didik.

1. Mulailah kegiatan dengan bertanya mengenai planet favorit atau yang paling berkesan bagi
peserta didik beserta alasannya. Pertanyaan bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan.
2. Lalu, coba gali kembali ingatan peserta didik mengenai mengapa Bumi cocok sebagai tempat
tinggal makhluk hidup. Guru bisa juga bertanya tentang apa yang ada di Bumi dan belum
ditemukan di planet lain.
3. Siapkan kertas selembar untuk masing-masing peserta didik dan beri penjelasan mengenai
kegiatan sesuai panduan di Buku Siswa.
4. Buatlah kriteria tulisan, seperti jumlah kata/paragraf, ilustrasi, dan lain sebagainya sesuai
dengan kondisi peserta didik di kelas.
5. Setelah selesai, arahkan peserta didik untuk memberikan langsung hasil karya mereka kepada
orang yang mereka tuju.

1. Mulailah kegiatan dengan mengarahkan peserta didik membuka informasi mengenai tata
surya pada Buku Siswa.
2. Ajak peserta didik memerhatikan jarak planet dari Matahari. Tanyakan apakah mereka bisa
membayangkan jarak tersebut? Apakah planet yang paling dekat dengan Matahari, jaraknya
juga terlihat dekat?
3. Sampaikan kepada peserta didik bahwa mereka akan bersama-sama melihat jarak antarplanet.
Sebelum menjelaskan caranya, galilah terlebih dulu apakah ada peserta didik yang punya ide
bagaimana kita bisa menyimulasikan jarak antarplanet di halaman sekolah.

4. Bagikan lembar kerja pada Lampiran 5.5 pada masing-masing peserta didik dan siapkan
mereka untuk berkegiatan di luar kelas.
5. Berikut tabel perbandingan jarak antarplanet yang sudah dibuat menjadi skala dengan satuan
langkah kaki.
6. Mulailah dengan berkumpul di titik yang akan dianggap sebagai tempat Matahari. Kemudian,
letakkan penanda. Sampaikan kepada peserta didik bahwa tanda ini akan dianggap sebagai
Matahari. Tanyakan kepada peserta didik urutan planet yang paling dekat dengan Matahari.
7. Instruksikan kepada peserta didik untuk menghitung jumlah langkah menuju planet Merkuri
dan menuliskannya pada lembar kerja. Setelah sampai, berilah penanda untuk planet Merkuri.
8. Begitu seterusnya sampai selesai ke planet Neptunus. Jika sudah, tanyakan kepada peserta
didik apakah mereka masih bisa melihat Matahari dan planet-planet yang lain.

9. Jika sudah, ajak peserta didik kembali berkumpul dan fokus perhatian kembali pada guru.
10. Tanyakan kesan setelah melakukan kegiatan ini dan apa yang paling menarik untuk mereka.
11. Arahkan peserta didik untuk menjawab pertanyaan di Buku Siswa pada lembar kerja.
12. Pada bagian kesimpulan tekankan peserta didik untuk menulis dengan disertai bukti dan data
dari kegiatan ini.

1. Apa hal menarik yang kalian dapatkan dari topik ini? Bervariasi.
2. Mengapa tata surya disebut sebagai sebuah sistem?
Semua hal yang terjadi dalam sistem memberikan dampak pada anggota/ bagian dari
sistem tersebut. Tata surya memiliki sebuah keteraturan, seperti semua mengorbit pada
Matahari dan memiliki jalurnya masing-masing. Keteraturan ini menjaga adanya
tabrakan antarbenda langit.
3. Bagaimana karakteristik tata surya kita?
Berpusat pada Matahari, memiliki delapan planet dan Bulannya yang mengorbit pada
Matahari. Masing-masing planet juga melakukan rotasi.
4. Mengapa planet dan Bulan bisa bergerak tetap dalam orbitnya dan tidak jatuh?
Karena adanya gaya gravitasi yang kuat dari Matahari serta gaya gravitasi dari masing-
masing planet dan benda langit lainnya.
5. Bagaimana jika tidak ada Matahari?
Bervariasi, seperti tidak ada pusat gravitasi yang menjaga planet pada orbitnya, planet
mungkin jatuh, atau kehilangan keteraturannya.
6. Apa yang bisa terjadi jika ada planet yang keluar dari orbitnya?
Bisa berpotensi bertabrakan dengan benda langit lainnya.
7. Mengapa sampai saat ini kehidupan hanya ditemukan di Bumi?
Karena Bumi memiliki 70% air di permukaanya, tidak terlalu dekat dan tidak terlalu
jauh dari Matahari sehingga temperatur di planet ini cocok untuk makhluk hidup
bertahan hidup.
Panduan Proyek Belajar

Memandu Peserta didik Membuat Proyek Belajar


1. Untuk memandu proyek belajar, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan Umum Buku
Panduan Guru.
2. Instruksikan peserta didik untuk membuat jurnal proyek sendiri di buku tugasnya.
3. Bukalah kesempatan bagi peserta didik yang memiliki ide lain untuk bentuk buku.
4. Berilah bantuan bagi peserta didik yang masih kesulitan dalam menentukan bentuk buku dan
konten per halaman.
5. Bimbinglah peserta didik dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Libatkan orang tua
untuk membantu peserta didik.
6. Arahkan peserta didik untuk menuliskan informasi yang didapat beserta sumbernya pada
jurnal proyek untuk nanti dipindahkan ke buku. Berikan contoh kepada peserta didik
bagaimana menuliskan sumber referensi secara sederhana. Oleh karena mendapat informasi
dari Buku Siswa maka di bawah teks ditulis Sumber: Buku IPAS Kelas 6.
7. Ingatkan lagi kepada peserta didik mengenai target pembaca. Bagi peserta didik yang terlihat
tidak optimal, guru bisa bertanya, apakah kalian atau teman kalian akan memiliki ketertarikan
untuk membaca buku seperti ini? Atau pertanyaan lainnya yang memicu motivasi peserta
didik.
8. Bimbing peserta didik melakukan refleksi belajar sesuai Panduan Umum Buku Panduan Guru.
Menyajikan atau Membuat Pameran Buku (opsional)
1. Libatkan peserta didik untuk mengoordinasi acara pameran buku pada hari yang ditentukan
di sekolah. Jika ada lebih dari satu rombongan belajar, bisa diatur agar pengunjung pameran
berasal dari kelas yang berbeda. Namun, jika hanya ada satu rombongan belajar, peserta didik
bisa secara bergantian mengunjungi pameran temannya.
2. Karena target buku untuk kelas 6, libatkan peserta didik untuk menilai karya diri sendiri dan
temannya.
Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Proyek
Perlu
Kriteria Penilaian Sangat Baik Baik Cukup
Perbaikan
Hasil buku: Memenuhi Memenuhi 4 Memenuhi 2 - 3 Memenuhi = 1
1. Buku interaktif. semua kriteria kriteria yang kriteria yang kriteria yang
2. Berisi informasi yang diharapkan. diharapkan. diharapkan.
mengenai diharapkan.
tatanan sistem
tata surya dan
cirinya.
3. Menjelaskan hal
yang bisa
mengganggu
keteraturan
dalam sistem.
4. Menjelaskan
Bumi sebagai
bagian dari
sistem tata surya.
5. Menjelaskan
pengaruh sistem
tata surya bagi
kehidupan di
Bumi.
Konten buku Penjelasan yang Ada 1 - 3 Ada 4 - 6 Lebih dari 6
diberikan benar kesalahan. kesalahan. kesalahan.
dan lengkap.
Kreativitas dan Memenuhi Memenuhi 4 Memenuhi 2 - 3 Memenuhi = 1
estetika: semua kriteria kriteria yang kriteria yang kriteria yang
1. Memanfaatkan yang diharapkan. diharapkan. diharapkan.
penggunaan bahan diharapkan.
yang ada.
2. Membuat
modifikasi atau
pengembangan
sendiri di luar
arahan.
3. Hasil karya rapi
dan terbaca.
4. Buku dikemas
secara menarik.
5. Penjelasan
menggunakan
kalimat yang baik
Penyelesaian masalah Bisa Inisiatif Bisa mencari Memerlukan
dan kemandirian mengembangka mencari solusi, namun bantuan setiap
n ide atau solusi jika ada dengan menemukan
mencari solusi hambatan bimbingan. kesulitan.
jika ada dengan
hambatan secara arahan
mandiri. sesekali.
Contoh Rubrik Penilaian Mandiri/Teman Sebaya
Kriteria Penilaian
Alasan (diisi
Sangat
oleh penilaian
Penyajian Informasi Menarik dan Menarik Biasa Saja
mandiri)
Kreatif
Isi Mudah Mudah Sulit untuk
dipahami dan dipahami. dipahami.
seru untuk
dibaca
Perbandingan teks dan Penyajian teks Teks terlalu Hanya teks tanpa
gambar dan gambar banyak dan gambar.
pada buku gambar hanya
seimbang. sedikit.
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

LAMPIRAN
Lembar Kerja :
Lampiran 5.1: Lembar Kerja
Dampak Gerak Revolusi di Kehidupan Kita
Tujuan: Mengamati dampak gerak revolusi bagi kehidupan di Bumi dengan model
sederhana.
Mari Memprediksi
Tuliskan hipotesis kalian beserta alasannya di bawah ini!
Mari Mengamati
Tuliskan hasil pengamatan dari simulasi yang kalian lakukan di bawah ini!

Posisi A Posisi B

Posisi C Posisi D

Mari Menyimpulkan
Tuliskan kesimpulan mengenai dampak gerak rotasi bagi kehidupan di Bumi di bawah
ini!

Lampiran 5.2: Diagram Revolusi Bumi

Lampiran 5.3: Lembar Kerja


Tujuan: Melakukan penelusuran mengenai karakteristik planet di sistem tata surya.
Perkiraa
Waktu Waktu Jumlah
n Jarak Diameter/
Rotasi Revolusi Bulan
Planet dari Jari-jari Temperatur Lainnya
(hari (hari yang
Matahari (km)
Bumi) Bumi) Mengorbit
(km)
Merkuri
Venus
Bumi
Mars
sabuk
asteroid
Jupiter
Saturnus
Uranus
Neptunus
Pengelompokan Planet Pelajari kembali data-data planet pada tabel dan buku, kemudian buatlah
minimal tiga pengelompokan planet. Tuliskan jawabannya di bawah ini!

Lampiran 5.4: Kartu Stasiun Antariksa


Lampiran 5.5: Lembar Kerja
Seberapa Jauh Jarak Antarplanet?
Tujuan: Membuat simulasi jarak antarplanet dalam sistem tata surya.

Mari Mengamati Tuliskan jarak antarplanet dari hasil kegiatan bersama guru kalian!
Satuan yang dipakai, yaitu …..

Matahari ke Merkuri ke Venus Venus ke Bumi Bumi ke Mars


Merkuri

Mars ke Jupiter Jupiter ke Saturnus ke Uranus ke


Saturnus Uranus Neptunus

Mari Berpikir Jawablah pertanyaan yang ada di Buku Siswa sesuai kegiatan yang telah
kalian lakukan di bawah ini!

Mari Menyimpulkan Apa yang kalian pelajari dari kegiatan ini mengenai sistem tata
surya?

Bahan Bacaan Peserta Didik :


- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Menjelajahi Bumi
dan Antariksa dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
hipotesis: sesuatu yang dianggap benar, namun belum terbukti
poros : sumbu (gandar) roda dan sebagainya.
sumbu : garis khayalan yang menembus titik pusat Kutub Utara dan menembus titik Kutub
Selatan.
orbit : jalan yang dilalui oleh benda langit dalam peredarannya mengelilingi benda langit lain.
semu : tampak seperti asli (sebenarnya), padahal sama sekali bukan yang asli (sebenarnya) garis
bujur : garis khayal yang menghubungan Bumi dari Kutub Utara ke Kutub Selatan
ekuator/khatulistiwa : garis khayal yang mengelilingi Bumi, membagi Bumi menjadi dua
belahan yang sama, yaitu belahan Bumi Utara dan belahan Bumi Selatan
navigasi : pengetahuan tentang posisi, jarak,dan untuk memberikan arah dari suatu tempat ke
tempat lain
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, SPd
Instansi/Sekolah : SDI Plus Asabul Kahfi
Jenjang / Kelas : SD / III (tiga)
Topik : Bab 6 (Gawat! Benarkah Energi di Bumi Akan Habis)
Alokasi Waktu : 12 JP
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

KOMPONEN INTI

Tujuan Pembelajaran 1. Memahami pentingnya peran energi dalam membantu kita


menjalani aktivitas sehari-hari
2. Memahami peran energi terbarukan dalam upaya bahwa
ketersediaan sumber energi terbatas.
3. Melakukan upaya-upaya penghematan energi.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan
sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan dna
norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki
kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan
manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan
solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan orang
lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan Bersama
melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk
mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan
tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan
mampu menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik
untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi
untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan maupun
tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.
Kata kunci • Krisis • Limbah
• Nuklir • Termal
• Biogas • Kalor
• Biodiesel • Terbarukan
• Audit • Efisiensi
Keterampilan yang 1. Membaca dan memahami isi teks bacaan.
Dilatih 2. Melakukan pengamatan.
3. Mencari hubungan.
4. Melakukan identifikasi.
5. Memprediksi.
6. Memecahkan masalah.
7. Menulis gagasan atau menuangkan ide dalam bentuk tulisan.
8. Daya abstraksi (menuangkan apa yang dilihat dalam bentuk
tulisan dan gambar).
9. Mengomunikasikan (menceritakan pengalaman, bertanya, dan
mendengarkan cerita dari teman sebaya).
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam
pembagian jumlah anggota kelompok ketika
jumlah siswa sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran  Presentasi
- Asesmen individu  Produk
- Asesmen kelompok  Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran
 Pendekatan : Deep Learning 1. Narasi awal tentang tema pembelajaran
 Model : PBL 2. Bermain di area ruangan kelas
3. Berdiskusi berdasarkan .kegiatan yang
telah dilakukan
4. Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersamasama
5. Orientasi topik
6. Aktivitas eksplorasi merasakan 1 jam
tanpa energi
7. Diskusi dengan teman sebaya
8. Refleksi bersama
9. Belajar lebih lanjut
10. Memilih tantangan (opsional)
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas
untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Media Pembelajaran
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. buku tugas;
Materi Pembelajaran
Bab 6 Gawat! Benarkah Energi di Bumi Akan Habis
Topik A: Apa Jadinya Jika Tidak Ada Energi
Topik B: Benarkah energi Akan Habis
Topik C: Energi terbarukan
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pengenalan Topik Bab 6
Pertanyaan Esensial:
1. Apa yang kalian ketahui tentang energi?
2. Apa saja sumber energi yang tersedia di Bumi?
3. Apakah sumber energi yang tersedia akan habis?
Kegiatan Penahuluan
1. Kegiatan Awal (Mindful): Mempersiapkan Diri Secara Fisik dan Psikis
Aslinya:
Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
Deep Learning:
Guru memfasilitasi kegiatan awal yang membantu peserta didik hadir secara sadar (mindful),
seperti menyapa hangat, melakukan refleksi ringan, atau mindful breathing (latihan pernapasan
sederhana) agar pikiran dan tubuh siap belajar. Guru juga menanyakan perasaan peserta didik saat
itu guna membangun kesadaran diri (KSE: self-awareness).
2. Apersepsi (Joyful): Membangun Semangat dan Rasa Ingin Tahu
Aslinya:
Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat mengikuti
pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta didik.
Deep Learning:
Guru menghadirkan kegiatan apersepsi yang menyenangkan dan bermakna (joyful learning),
misalnya melalui cerita kontekstual, gambar menarik, video pendek, atau permainan sederhana
yang relevan dengan materi. Ini menumbuhkan rasa penasaran dan antusiasme belajar. Apersepsi
dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik (KSE: relationship building dan decision-
making).
3. Doa Bersama (Meaningful & Inklusif): Menumbuhkan Toleransi dan Tanggung Jawab
Aslinya:
Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
Deep Learning:
Guru memberi kesempatan secara bergiliran kepada peserta didik untuk memimpin doa sesuai
dengan keyakinan mereka, yang membangun rasa percaya diri dan saling menghargai
keberagaman. Kegiatan ini memperkuat KSE: social awareness dan respect for diversity, serta
membentuk lingkungan belajar yang aman dan inklusif.
4. Klarifikasi Makna (Meaningful): Mengaitkan Aktivitas dengan Materi
Aslinya:
Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut dengan
mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
Deep Learning:
Guru mengajak peserta didik merefleksikan kegiatan awal dan menunjukkan hubungan antara
kegiatan tersebut dengan materi yang akan dipelajari. Dengan cara ini, peserta didik dapat
melihat relevansi dan manfaat materi bagi kehidupan nyata mereka. Ini membangun
pembelajaran yang bermakna dan kontekstual (meaningful learning).
5. Diskusi Tujuan (Meaningful & Kolaboratif): Membangun Keterlibatan
Aslinya:
Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Deep Learning:
Guru tidak hanya menyampaikan tujuan pembelajaran, tetapi juga mengajak peserta didik
merumuskan bersama apa yang ingin mereka ketahui atau kuasai. Ini meningkatkan
kepemilikan terhadap proses belajar. Guru menggunakan pertanyaan terbuka dan bahasa yang
sederhana. (KSE: responsible decision-making, collaboration).
Kegiatan Inti

1. Mulailah kegiatan dengan menanyakan kepada peserta didik:


a. Apakah kalian sudah sarapan?
b. Apa akibatnya jika tubuh tidak mendapatkan makanan?
c. Apa manfaat sarapan/makanan untuk tubuh kalian?
2. Arahkan diskusi sampai peserta didik menyebutkan kata energi. Gali pengetahuan awal peserta
didik mengenai arti energi, bentuk, dan sumbernya.
3. Bagi peserta didik ke dalam kelompok terdiri atas 4 - 5 anggota.
4. Sampaikan kepada peserta didik bahwa mereka mempunyai misi kegiatan sebagai berikut.
a. Setiap anggota kelompok akan mencari benda tersembunyi di dalam ruang kelas secara
bergiliran. Setiap anggota diberi waktu selama 20 detik.
b. Anggota kelompok yang sudah menemukan benda tersebut, wajib menjaga benda yang
sudah ditemukan dengan baik dan tetap berkumpul bersama kelompoknya.
c. Setelah semua anggota kelompok selesai melakukan misi tersebut, arahkan peserta didik
untuk menghitung benda yang sudah ditemukan sesuai dengan urutan anggota yang
melaksanakan misi. Kemudian, catat hasil benda yang diperoleh pada tabel seperti berikut
di papan tulis.

5. Ajaklah peserta didik untuk mempelajari data pada tabel di papan tulis dengan mengajukan
pertanyaan berikut.
a. Apa kesimpulan dari data tersebut?
b. Mengapa jumlah benda yang didapatkan seluruh anggota berbeda?
c. Berapa jumlah yang didapat seluruh anggota 1 dan anggota 5? Mana yang lebih banyak?
d. Kenapa jumlah benda yang didapatkan anggota terakhir lebih sedikit? (atau mungkin ada
yang tidak mendapatkannya) Guru dapat memberikan pertanyaan lanjutan yang
mengarahkan jawaban peserta didik bahwa jumlah benda yang tersedia terbatas. Kancing
tersebut juga diambil oleh kelompok lain sehingga semakin lama jumlahnya semakin
sedikit.
6. Ajaklah peserta didik untuk membayangkan kancing sebagai sumber energi. Tanyakan kepada
peserta didik:
a. Apakah dengan begitu energi dapat habis?
b. Adakah caranya agar tidak habis?
7. Pada tahap ini, biarkan peserta didik mengeluarkan pendapatnya sesuai pengetahuannya
masing-masing.
8. Sampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam bab ini dan elaborasikan dengan
apa yang ingin diketahui peserta didik tentang tema pada bab ini.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik A: Apa Jadinya Jika Tidak Ada Energi


Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat memahami pentingnya peran energi dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa peran energi bagi kehidupan kita?
2. Mengapa energi sangat penting bagi kehidupan?
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

Pada aktivitas ini, peserta didik akan mencoba tidak menggunakan semua perangkat elektronik
selama 1 jam atau 1 jam tanpa listrik di rumah. Sebenarnya, aktivitas ini sering dilakukan pada
Hari Bumi. Guru juga dapat memodifikasi kegiatan ini sehingga tidak berfokus pada listrik
(seperti elpiji, bensin, air, dan sebagainya).
Sebelum peserta didik mencoba aktivitas ini di rumahnya, guru dapat memberikan kegiatan
pembuka di sekolah sebagai berikut.
1. Mulailah dengan melakukan kegiatan literasi dengan narasi pembuka Topik A. Selanjutnya,
guru dapat memulai diskusi dengan menanyakan pengalaman peserta didik yang mirip
dengan karakter pada gambar pembuka.
2. Lanjutkan diskusi dengan mengajak peserta didik berpendapat peran energi bagi dirinya.
Guru dapat melakukan observasi terhadap pendapat peserta didik sebagai gambaran awal
pengetahuan dan pemahamannya.
3. Ajak peserta didik untuk melakukan pengamatan di sekitar sekolah dan mencari tahu apa saja
bentuk energi yang mereka gunakan sehari-hari di sekolah. 4. Beri waktu 15 menit untuk
peserta didik melakukan eksplorasi.
4. Selanjutnya, kondisikan kembali kelas untuk kegiatan diskusi. Minta peserta didik
menyampaikan temuannya secara bergantian. Guru dapat menuliskan jawaban-jawaban
tersebut di papan tulis.
5. Kemudian, ajak peserta didik membandingkannya dengan bentuk energi yang mereka
gunakan di rumah. Apakah ada yang sama atau berbeda? Minta peserta didik mengutarakan
alasan dan kegunaan dari energi tersebut.
6. Berikan arahan kepada peserta didik mengenai tantangan “1 Jam Tanpa Listrik” sesuai
panduan di Buku Siswa.
7. Pastikan peserta didik memahami apa yang harus dilakukan. Untuk lebih memudahkan,
peserta didik dapat menyiapkan bahan refleksi dan diskusi dengan keluarga pada buku
tugasnya saat di sekolah. 9. Guru dapat menggunakan teks pada Belajar Lebih Lanjut sebagai
kegiatan literasi untuk menambah wawasan peserta didik.

1. Pada kegiatan kali ini, peserta didik akan menceritakan pengalaman “1 Jam Tanpa Listrik”
kepada teman sekelompoknya. 1. Bagi peserta didik ke dalam kelompok terdiri atas 4 - 5
anggota.
2. Secara bergantian, peserta didik akan menceritakan: a. perasaannya saat mengalami 1 jam
tanpa listrik; b. aktivitas yang dilakukan di rumah selama 1 jam tanpa listrik.
3. Setelah diskusi kelompok kecil, guru dapat memandu diskusi kelompok besar. Minta peserta
didik menceritakan pengalaman temannya yang paling menarik.
4. Ajak peserta didik memaparkan pendapatnya tentang apa yang akan terjadi jika dalam waktu
satu pekan kita tidak dapat menggunakan energi listrik.
5. Arahkan kembali peserta didik untuk berdiskusi dalam kelompok mengenai contoh kasus
pada Buku Siswa.
Jawaban kelompok akan bervariasi. Guru dapat membimbing peserta didik untuk
mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan dasar yang memerlukan energi listrik.
Selanjutnya, peserta didik dapat mengatur strategi agar kebutuhan dasar tersebut
dapat terpenuhi dengan keterbatasan yang ada.
6. Arahkan peserta didik untuk memilih perwakilan kelompok dan menyampaikan strateginya di
depan kelas.
7. Akhir kegiatan, ajak peserta didik untuk menulis kesimpulan tentang peranan energi dalam
kehidupan manusia pada buku tugasnya.
8. Motivasi peserta didik yang ingin memahami lebih dalam tentang energi untuk melakukan
kegiatan Memilih Tantangan tentang Berburu Energi.

1. Menurut kalian bagaimana peran energi dalam kehidupan sehari-hari manusia?


Bervariasi sesuai dengan pengalamannya. Penekanannya bahwa manusia membutuhkan
energi dalam kehidupan sehari-hari. Jawaban tidak selalu harus dikaitkan dengan
listrik, bisa dengan sumber energi yang lain, seperti air, makanan, api, dan sebagainya.
2. Apa saja kemudahan yang manusia dapatkan dari adanya energi listrik?
Bervariasi sesuai dengan pengalamannya. Penekannya bahwa adanya alat elektronik
memberikan kemudahan bagi manusia untuk melakukan banyak hal. Bagi yang
memiliki akses yang mudah terhadap energi listrik, hal ini sudah menjadi bagian dalam
kesehariannya. Adapun bagi yang masih mendapat pasokan energi listrik terbatas,
energi listrik akan memberikan banyak kemudahan nantinya.
3. Apa yang terjadi jika kita kesulitan mendapatkan energi?
Bervariasi sesuai dengan pengalamannya. Guru juga dapat mengarahkan ke energi
selain listrik, seperti air, bahan bakar, atau makanan
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik B: Benarkah energi Akan Habis


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mengidentifikasi sumber energi dari peralatan yang ada di sekitarnya.
2. Peserta didik dapat memahami kelemahan dari energi fosil.
Pertanyaan Esensial:
1. Apakah suatu saat energi dapat habis?
2. Apa dampaknya jika energi habis atau kita tidak dapat menggunakan energi?
3. Apa upaya yang dapat dilakukan untuk menghemat energi?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. buku tugas.

Perlengkapan yang dibutuhkan guru:


1. lilin dan korek api;
2. gelas transparan yang bisa menutup lilin.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Mulailah dengan kegiatan literasi menggunakan narasi pembuka Topik B pada Buku Siswa.
Kemudian, lakukan diskusi mengenai tema topik ini dengan mengajukan pertanyaan, seperti:
a. Apakah energi bisa habis? Jika iya, apa buktinya bahwa energi bisa habis?
b. Bagaimana energi bisa habis?
2. Selanjutnya, berikan contoh mengenai energi yang habis pada peserta didik melalui sebuah
demonstrasi sebagai berikut.
a. Nyalakan lilin.
b. Tanyakan kepada peserta didik, apa yang membuat lilin menyala. Adanya korek, lilin,
dan oksigen yang bisa bereaksi kimia dan menghasilkan energi panas.
c. Tutup lilin dengan gelas dan minta peserta didik mengamati apa yang terjadi pada lilin.
Lilin mati tidak berapa lama setelah ditutup gelas.
d. Tanyakan kepada peserta didik, apa yang membuat api padam. Karena kehabisan oksigen
sebagai salah satu sumber energinya.
3. Berikan pemahaman kepada peserta didik bahwa energi bisa habis, jika sumbernya sudah
tidak lagi tersedia.
4. Berikan arahan kepada peserta didik mengenai kegiatan Peralatan dan Sumber Energinya
sesuai panduan di Buku Siswa. Sepakati waktu yang diperlukan untuk kegiatan ini.
5. Selama peserta didik berkegiatan mandiri, guru dapat berkeliling dan membimbing peserta
didik yang membutuhkan.

1. Bagi peserta didik ke dalam kelompok yang terdiri atas 4 - 5 anggota.


2. Minta peserta didik menyiapkan kembali tabel yang sudah diisi pada kegiatan Mari Mencoba.
3. Setiap kelompok akan mendiskusikan jawaban pada pertanyaan di Buku Siswa untuk
peralatan-peralatan yang ditulis oleh anggota pada tabel.

4. Instruksikan peserta didik untuk menuliskan hasil diskusinya pada buku tugas.
5. Setelah semua kelompok selesai, minta setiap kelompok untuk menyampaikan hasil
diskusinya agar dapat saling bertukar informasi yang setiap kelompok punya.

6. Ingatkan peserta didik bahwa di kelas 4, mereka sudah mempelajari terkait listrik yang kita
pakai tidak tersedia langsung di alam, melainkan berasal dari perubahan energi yang
menggunakan sumber energi tertentu.
7. Minta peserta didik membaca teks Sumber Energi Fosil pada Belajar Lebih Lanjut.
8. Minta peserta didik untuk mengidentifikasi kelemahan energi fosil berdasarkan teks yang
dibacanya. Tuliskan kelemahan tersebut pada papan tulis.
9. Dari kelemahan yang sudah diidentifikasi dan pemahaman tentang peran energi dalam
kehidupan sehari-hari, tanyakan kepada peserta didik, bagaimana solusi dari permasalahan ini.
a. Mulai menghemat energi.
b. Mencari sumber energi lain.
10. Sebisa mungkin, kedua jawaban di atas dimunculkan sendiri oleh peserta didik. Guru hanya
memfasilitasi dengan memberikan pertanyaanpertanyaan yang bisa memunculkan jawaban
tersebut.
11. Sebagai penutup, ajak peserta didik menyimpulkan dengan upaya menghemat energi yang
dapat dilakukan oleh mereka. Terkait sumber energi lain akan menjadi bahasan di Topik C.
12. Motivasi peserta didik untuk memilih tantangan agar melatih kemampuan observasi dan
penelusuran informasi.

1. Apa hal menarik/baru yang kalian pelajari di topik ini?


Bervariasi bergantung pemahaman pada topik yang dipelajari. Arahkan peserta didik
untuk mengingat materi dan kegiatan yang sudah mereka lakukan.
2. Apakah semua peralatan untuk kebutuhan sehari-hari kalian menggunakan energi?
Ya, semua peralatan membutuhkan energi agar dapat bisa digunakan. Mungkin
peserta didik akan ada yang menjawab tidak. Misalnya, karena mereka berpikir bahwa
pensil atau kertas tidak membutuhkan energi. Ajaklah peserta didik berpikir lebih jauh,
yaitu bagaimana proses benda tersebut dibuat sampai bisa mereka miliki. Ada
penggunaan energi di pabrik dan proses distribusinya.
3. Apakah kalian masih bergantung pada sumber energi fosil?
Bervariasi bergantung pada pemahamannya. Saat ini, kita masih menggunakan elpiji
dan bensin/solar sebagai bahan bakar. Pembangkit listrik di Indonesia sendiri masih
didominasi dari energi fosil.
4. Menurut kalian apa yang dapat terjadi jika kita bergantung pada energi fosil?
Energi fosil akan semakin sedikit jumlahnya dan bisa habis karena termasuk dalam
energi tidak terbarukan. Jika hal itu terjadi maka bisa terjadi krisis energi.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Energi Terbarukan


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik memahami peran energi terbarukan sebagai alternatif dari energi fosil.
2. Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi sumber energi terbarukan di daerahnya.
Pertanyaan Esensial:
1. Apa itu energi terbarukan?
2. Apa sumber energi terbarukan yang ada di daerahku?
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Mulailah kelas dengan mengajak peserta didik membaca narasi pembuka Topik C.
2. Kaitkan hal yang didiskusikan oleh kedua karakter pada gambar pembuka topik dengan
mengulas kembali dua solusi untuk menghindari krisis energi yang dibahas pada Topik B,
yaitu:
a. Mulai menghemat energi.
b. Mencari sumber energi lain (energi alternatif).
3. Gali pengetahuan peserta didik terhadap sumber energi lain yang mereka ketahui.
4. Ajak peserta didik menggunakan nalarnya untuk memikirkan kriteria sumber energi alternatif.
Guru bisa memantik peserta didik dengan mengingatkan kelemahan dari energi fosil, yaitu:
a. Dapat habis/butuh lama untuk terbentuk kembali.
b. Menghasilkan polusi.
5. Setelah peserta didik mengutarakan pendapatnya, arahkan mereka untuk membaca teks Energi
Terbarukan pada bagian Belajar Lebih Lanjut.
6. Lakukan pembahasan mengenai energi terbarukan dan sumber-sumbernya.
7. Setelah mengenal macam-macam energi terbarukan, peserta didik dapat mencoba kegiatan
Detektif Energi secara mandiri.
8. Lakukan pembahasan di akhir kegiatan untuk menguatkan konsep dan meluruskan
miskonsepsi.
1. Untuk mengawali kegiatan, minta peserta didik mengulas kembali kegiatan yang telah mereka
lakukan pada kegiatan sebelumnya. Kemudian, tanyakan kepada peserta didik mengenai
potensi daerah yang ada di daerah mereka. Atau, tanyakan pertanyaan esensial yang ada di
materi ini.
2. Arahkan peserta didik untuk berkumpul lagi dengan kelompoknya.
3. Berikan penjelasan kegiatan berkelompok seperti instruksi di Buku Siswa. Guru juga dapat
menambahkan instruksi seperti berikut.
a. Selain menggunakan peta, kelompok juga dapat melakukan observasi di sekitar
lingkungan sekolah.
b. Hasil diskusi dituangkan dalam bentuk peta pikiran, infografis, atau bentuk lainnya yang
dapat dipajang di kelas.
4. Selama kelompok berkegiatan mandiri, guru berperan sebagai fasilitator dan memantik
diskusi kelompok.
5. Setelah selesai, pandu setiap kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan
kelas secara bergantian.
6. Ajak peserta didik untuk menyimpulkan mengenai potensi daerah mereka dan motivasi
mereka untuk semangat dan memiliki mimpi dari potensipotensi tersebut.

1. Menurut kalian apakah manusia dapat membuat energi?


Manusia tidak dapat membuat energi. Arahkan peserta didik untuk mengingat sumber
energi yang ada, seperti air, Matahari, dan angin. Namun, manusia dapat mengolah
energi yang tersedia di alam dan mengubahnya menjadi energi yang lain.
2. Mengapa kita perlu memakai sumber energi terbarukan?
Energi terbarukan tidak akan habis karena dapat diperbarui dan selalu tersedia di
alam serta ramah lingkungan.
3. Apakah semua daerah memiliki potensi sumber energi terbarukan yang sama?
Tidak, semua daerah memiliki potensi sumber energi yang berbeda bergantung pada
kondisi alamnya.
4. Apakah daerah kalian sudah memanfaatkan potensi sumber energi terbarukan? Bervariasi,
bisa iya atau tidak.
5. Menurut kalian mengapa saat ini belum semua wilayah di dunia menggunakan energi
terbarukan?
Karena membutuhkan teknologi dan biaya yang cukup besar. Guru dapat melanjutkan
refleksi ini untuk mengajak peserta didik pentingnya berperilaku hemat energi.
Walaupun energi terbarukan sudah menjadi solusi dari pengganti energi fosil, namun
penerapannya membutuhkan waktu karena ada teknologi dan biaya yang perlu
disiapkan.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Panduan Proyek Belajar

1. Untuk memandu proyek belajar, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan Umum Buku
Panduan Guru.
2. Pada proyek belajar di bab ini, peserta didik akan diajak untuk melakukan audit energi dan
mengevaluasi penggunaan energi di rumahnya.
3. Sebelum memulai, jelaskan kepada peserta didik arti kata audit dan efisiensi agar peserta didik
lebih memahami tujuan dari proyek belajar ini.
4. Bagikan lembar proyek Audit Energi dan berikan penjelasan cara mengisi hasil observasi
mereka selama 7 hari.
5. Setelah 7 hari pengamatan, pandu peserta didik untuk menghitung hasil audit dan kesimpulan
yang didapat.
6. Arahkan peserta didik untuk membuat rencana penghematan energi berdasarkan hasil data
observasi yang telah dilakukan. Ajak peserta didik melihat bagian-bagian yang mendapat skor
kecil dan memilih mana yang bisa dilakukan sebagai prioritas.
7. Peserta didik dapat menuliskan Rencana Aksi dalam selembar kertas dengan kreativitasnya
masing-masing.
8. Arahkan peserta didik untuk membawa Rencana Aksi ke rumah dan mensosialisasikan kepada
anggota keluarganya untuk mengikuti rencana tersebut. Peserta didik akan mengobservasi
keberjalanan selama 3 hari (waktu dapat disesuaikan oleh guru).
9. Setelah serangkaian kegiatan proyek selesai, peserta didik dapat membawa kembali kertas
Rencana Aksi untuk evaluasi dan refleksi bersama.
10. Bimbing peserta didik melakukan refleksi belajar sesuai Panduan Umum Buku Panduan Guru.
Guru juga bisa menambahkan atau menyesuaikan pertanyaan refleksi sesuai dengan
kebutuhan peserta didik masing-masing.

Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Proyek
Perlu
Kriteria Penilaian Sangat Baik Baik Cukup
Perbaikan
Observasi dilakukan Memenuhi Memenuhi 3 Memenuhi 2 Memenuhi =1
secara: seluruh kriteria kriteria kriteria kriteria
• rutin; observasi. observasi. observasi. observasi
• mandiri;
• lengkap*;
• tepat waktu.
Analisis data: Dapat Dapat Dapat Dapat
• Mengolah data menganalisis menganalisis menganalisis menganalisis
observasi. data secara data dengan data dengan data dengan
• Mengambil mandiri. sekali arahan. bimbingan. bimbingan
kesimpulan yang penuh.
sesuai dengan
data.`
Rencana Aksi: Memenuhi Memenuhi 2 Memenuhi 1 Tidak
• Memilih prioritas seluruh kriteria kriteria kriteria Rencana memenuhi
rencana sesuai Rencana Aksi. Rencana Aksi. kriteria Rencana
dengan data. Aksi. Aksi.
• Dapat dilakukan
(realistis).
• Ditulis dengan
kalimat yang jelas
dan mudah
dipahami.
• Disampaikan
kepada anggota
keluarga.
Evaluasi dan refleksi Dapat Dapat Dapat Dapat
proyek melakukan melakukan melakukan melakukan
evaluasi dan evaluasi dan evaluasi dan evaluasi dan
refleksi mandiri refleksi refleksi dengan refleksi dengan
dengan bimbingan. bimbingan
sesekali penuh.
arahan.
. *) Guru perlu menyesuaikan kelengkapan data observasi dengan kondisi masing-masing peserta
didik.
Refleksi Guru:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan pembelajaran
kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?

Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.


9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

LAMPIRAN
Lembar Kerja
Lampiran 6.1: Lembar Audit Energi
Audit Energi di Rumah
Tujuan: Mencari tahu perilaku penggunaan energi di rumah.
Hipotesis:
Di rumahku ...
Tulislah skor jawaban yang kalian peroleh pada kolom hasil observasi! (Nilai skor
jawaban ada di dalam tanda kurung pada setiap pilihan jawaban yang tersedia)
Bahan Bacaan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Bumi Kita Terancam
Bahaya dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
termal : suatu kondisi berdasarkan suhu dan udara
kalor : panas
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]
Instansi/Sekolah : SDI Plus Ashabul Kahfi
Jenjang / Kelas : SD / III (tiga)
Topik : Bumi Kita Terancam Bahaya
Alokasi Waktu : 12 JP
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

KOMPONEN INTI
Tujuan Pembelajaran 1. Mempelajari bagaimana pengaruh aktivitas manusia terhadap
lingkungan.
2. Mencari tahu permasalahan pada lingkungan yang diakibatkan
oleh manusia.
3. Mengusulkan langkah atau tindakan yang dapat mengurangi
dampak negatif pada lingkungan.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan
sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan
dna norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki
kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan
manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan
solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan
orang lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan
Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk
mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan tugas
secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan mampu
menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik untuk
mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi
untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk menyampaikan
ide, gagasan dan antarpribadi untuk menyampaikan ide gagasan,
dan informasi baik lisan maupun tulisan serta berinteraksi secara
efektif dalam berbagai situasi.
Kata kunci • Zaman Prasejarah • Kontribusi
• Biopori • Aktivis
• Gumuk pasir • KKT
• Pemanasan global • Empati
Keterampilan yang 1. Membaca dan memahami isi teks bacaan.
Dilatih 2. Melakukan pengamatan.
3. Mencari hubungan.
4. Melakukan identifikasi.
5. Memprediksi.
6. Menuangkan gagasan atau ide dalam bentuk tulisan.
7. Menganalisis.
8. Memecahkan masalah.
9. Daya abstraksi (menuangkan apa yang dilihat dalam bentuk
tulisan dan gambar).
10. Mengomunikasikan (menceritakan pengalaman, bertanya, dan
mendengarkan cerita dari teman sebaya).
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian
jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa
sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan pembelajaran  Presentasi
- Asesmen individu  Produk
- Asesmen kelompok  Tertulis
 Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran
Pendekatan : Deep Learning 1. Narasi awal tentang tema pembelajaran
Model : PBL 2. Memandu proses mengingat kembali hal-
hal yang diketahui peserta didik tentang
tema (bisa melalui diskusi/tanya jawab)
3. Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersamasama
4. Orientasi topik
5. Aktivitas eksplorasi lingkungan
6. Diskusi dalam kelompok
7. Penelusuran informasi
8. Refleksi bersama
9. Belajar lebih lanjut
10. Memilih tantangan (opsional)
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau aktivitas
untuk peserta didik yang sulit memahami
konsep:
YA/TIDAK
Media Pembelajaran
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. foto atau atau cuplikan berita (opsinal) .
Perlengkapan yang dibutuhkan guru (opsional):
foto-foto lingkungan sekitar sekolah.
Materi Pembelajaran
Bab 7 Bumi Kita Terancam Bahaya
Topik A: Pengaruh Aktivitas manusiaTerhadapLingkungan
Topik B: Ragam Permasalahan Lingkungan akibat Perbuatan manusia
Topik C: Kita Bisa Menjadi Penyelamat Bumi
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
1. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
2. Memastikan kondisi kelas kondusif
3. Mempersiapkan bahan tayang
4. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Pengenalan Topik Bab 7
Pertanyaan Esensial:
1. Apakah kalian menyukai lingkungan tempat tinggal kalian?
2. Seperti apa lingkungan ideal yang kalian inginkan?
3. Apa yang kalian ketahui tentang ancaman permasalahan lingkungan bagi Bumi kita?
Kegiatan Pendahuluan
1. Persiapan Fisik dan Psikis (Mindful & KSE: Self-Awareness)
Guru menyapa peserta didik dengan hangat dan memulai sesi refleksi singkat: “Bagaimana
perasaanmu hari ini?”
Lalu dilanjutkan dengan latihan napas sederhana atau stretching ringan bersama agar tubuh dan
pikiran siap belajar.
Tujuannya adalah membantu peserta didik hadir secara utuh dalam proses pembelajaran.

2. Apersepsi yang Menggugah (Joyful & Meaningful Learning)


Guru memantik semangat belajar melalui pertanyaan-pertanyaan kontekstual yang dekat dengan
pengalaman peserta didik:
 Apa yang membuat tubuh kita sehat?
 Apa yang membuat tubuh kita sakit?
 Bagaimana rasanya jika kita disakiti?
Jawaban peserta didik ditulis di papan tulis sebagai bentuk penghargaan terhadap pemikiran
mereka (KSE: responsible decision making dan self-expression).

3. Doa Bersama yang Inklusif (Meaningful & KSE: Social Awareness)


Peserta didik diberi kesempatan secara bergiliran untuk memimpin doa sesuai agama dan
kepercayaannya.
Guru menekankan pentingnya saling menghargai keberagaman dan menciptakan suasana yang
aman dan inklusif di kelas.

4. Klarifikasi Aktivitas Awal (Meaningful Learning)


Guru menjelaskan bahwa pertanyaan-pertanyaan tadi berkaitan dengan pembelajaran hari ini:
memahami kondisi lingkungan sekitar dan bagaimana manusia dapat menjaga atau merusaknya.
Hal ini menumbuhkan rasa makna dalam belajar karena peserta didik merasa terhubung secara
emosional dan kognitif dengan materi.

5. Diskusi Tujuan Pembelajaran (Collaborative & Student-Centered)


Guru tidak sekadar menyampaikan tujuan, melainkan mengajak peserta didik menyusunnya
bersama.
Contoh:
 "Apa yang ingin kalian ketahui tentang Bumi dan lingkungannya?"
 "Menurut kalian, kenapa kita perlu membahas tentang bumi yang sakit dan sehat?"
Ini menumbuhkan rasa memiliki terhadap proses belajar (KSE: responsibility & critical thinking).
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik A: Pengaruh Aktivitas Manusia Terhadap Lingkungan


Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mengenal ragam aktivitas manusia yang berpengaruh terhadap lingkungan
Pertanyaan Esensial:
1. Perubahan apa yang pernah terjadi di lingkunganku?
2. Apa saja aktivitas manusia yang berpengaruh terhadap lingkungan?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. foto atau atau cuplikan berita (opsinal) .
Perlengkapan yang dibutuhkan guru (opsional):
foto-foto lingkungan sekitar sekolah.
Kegiatan Pembuka
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Mulailah kegiatan dengan mengarahkan peserta didik membaca narasi pembuka Topik A.
Diskusikan perubahan-perubahan apa saja yang terdapat pada narasi tersebut.
2. Sebagai pembanding guru dapat bercerita mengenai perubahan-perubahan yang pernah terjadi
pada lingkungan sekolah/daerah. Tunjukkan foto-foto kondisi masa lalu agar peserta didik
dapat membayangkan perubahannya.
3. Ajukan pertanyaan pada peserta didik tentang peristiwa di lingkungan sekitar mereka yang
menyebabkan perubahan pada lingkungan.
4. Diskusikan faktor apa saja yang menyebabkan perubahan tersebut (faktor alam atau faktor
manusia).
5. Gali pengetahuan peserta didik mengenai perubahan-perubahan yang terjadi pada alam yang
sudah mereka pelajari di kelas 5.
6. Arahkan peserta didik mengelompokkan peristiwa-peristiwa pada tabel di Buku Siswa ke
dalam faktor alam dan faktor manusia.
7. Berikan pengarahan mengenai kegiatan yang akan dilakukan sesuai panduan pada Buku
Siswa.
8. Guru dapat menyesuaikan cakupan lingkungan dalam kegiatan ini menjadi lingkungan sekitar
sekolah, tempat tinggal, atau wilayah daerah. Konten isi pada tabel juga dapat disesuaikan
dengan kondisi daerah masing-masing.

1. Arahkan peserta didik untuk membaca teks Perubahan pada Lingkungan di bagian Belajar
Lebih Lanjut.
2. Kemudian, diskusikan mengenai aktivitas manusia yang dapat berpengaruh terhadap kondisi
Bumi dan menyebabkan kerusakan lingkungan hidup.
3. Bagilah peserta didik dalam kelompok terdiri atas 3 - 4 anggota.
4. Berikan pengarahan kegiatan kelompok sesuai panduan pada Buku Siswa.
5. Jika dibutuhkan informasi mengenai dampak, beri motivasi kepada peserta didik untuk
melakukan wawancara atau penelusuran lebih lanjut kepada warga yang sudah tinggal lama di
lokasi tersebut. Ingatkan peserta didik untuk melakukan wawancara secara santun dan
terstruktur.
6. Setelah semua kelompok melengkapi tabel, lakukan pembahasan mengenai dampak-dampak
yang terjadi. Beri kesempatan setiap kelompok untuk mengutarakan pendapatnya.
7. Arahkan peserta didik untuk memberi simbol berikut pada tabelnya.
• “-” untuk peristiwa yang berdampak negatif.
• “+” untuk peristiwa yang berdampak positif.
8. Arahkan peserta didik untuk mempelajari kembali tabel beserta simbolnya dan melengkapi
kalimat berikut pada buku tugasnya sebagai kesimpulan kegiatan. Berdasarkan data pada
tabel di atas, lingkungan ........... lebih banyak mengalami perubahan karena
faktor ........... yang memberikan dampak ........... Dampak ini dapat menjadi ........... bagi
Bumi.
9. Akhiri kegiatan dengan meminta peserta didik mengumpulkan tugasnya.

1. Apakah kondisi lingkungan di setiap tempat sama?


Bervariasi. Guru dapat mengarahkan peserta didik untuk menuliskan dengan detail
perbedaan atau persamaannya.
2. Faktor apa saja yang memengaruhi perubahan tersebut?
Aktivitas manusia dan fenomena alam.
3. Seperti apakah faktor perubahan yang membawa dampak positif?
Bervariasi. Misalnya, aktivitas manusia melakukan penanaman kembali hutan,
pembuatan biopori, penanaman pohon bakau di pesisir pantai, membuat taman di lahan
kosong, dan sebagainya. Motivasi peserta didik agar memberikan jawaban yang lebih
spesifik.
4. Seperti apakah faktor perubahan yang membawa dampak negatif?
Aktivitas manusia dan bencana alam. Berikan pemahaman dengan contoh bahwa
bencana alam pada akhirnya ada juga yang menguntungkan bagi lingkungan, misalnya
kawasan di daerah gunung berapi menjadi lebih subur karena unsur hara.
Elaborasikan jawaban peserta didik dengan pemaparan bahwa aktivitas manusia berdampak
pada kondisi Bumi dan membuat perubahan pada lingkungan, baik dampak positif maupun
negatif.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik B: Sejarah Tradisi atau Budaya di Indonesia


Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mengidentifikasi kegiatan manusia yang mempunyai dampak negatif bagi
lingkungan.
Pertanyaan Esensial:
Apa saja aktivitas manusia yang mengakibatkan permasalahan lingkungan?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. nampan plastik;
3. plastisin/tanah liat/pasir (bisa disesuaikan dengan ketersediaan bahan);
4. es batu;
5. rumput;
6. lilin;
7. korek api;
8. air.
Kegiatan Pembuka
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

Persiapan sebelum memulai:


 Siapkan potongan artikel tentang sejarah tradisi sesuai jumlah peserta didik.
 Guru bisa memodifikasi bacaan dengan sejarah tradisi yang berkaitan dengan daerah
masing-masing.

1. Arahkan peserta didik untuk terlebih dahulu membaca narasi pembuka Topik B.
2. Ajak peserta didik berdiskusi mengenai percakapan Mia dengan ayahnya. Gali pemahaman peserta
didik mengenai pengaruh banjir dengan berkurangnya hutan.
3. Tanyakan kepada peserta didik, apakah banjir tersebut disebabkan oleh fenomena alam atau aktivitas
manusia. Minta peserta didik menjelaskan jawabannya.
4. Sampaikan kepada peserta didik bahwa mereka akan melakukan sebuah simulasi melalui percobaan
sederhana.
5. Berikan penjelasan mengenai kegiatan percobaan yang dilakukan sesuai panduan pada Buku Siswa.
Percobaan ini menggunakan api. Pastikan peserta didik selalu dalam pengawasan guru.
6. Arahkan peserta didik untuk menyiapkan peralatannya dan memulai percobaan. Latihlah peserta didik
untuk membaca instruksi secara mandiri.
7. Arahkan peserta didik untuk mengamati secara detail perubahan yang terjadi pada maket lingkungan
dan menuliskan hasil pengamatannya pada buku tugas.
Hal yang akan terjadi, yaitu es mencair ketika lilin menyala dan jumlah air di maket
semakin bertambah.

1. Arahkan peserta didik untuk mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan yang ada pada Buku
Siswa dan menuliskan jawabannya pada buku tugas.
2. Pandu diskusi dalam kelompok besar untuk membahasnya bersama.
a. Temukan dan tuliskan hal-hal menarik dari aktivitas tersebut! Bervariasi.
b. Apa yang akan terjadi jika kita semakin banyak menambahkan lilin di dekat es batu? Es
batu akan semakin mencair dan menyebar ke sekeliling nampan.
c. Menurut kalian, apakah ada peristiwa di Bumi yang serupa dengan kegiatan di atas? Di
manakah itu? Peristiwa di kutub Utara dan Selatan ataupun di pegunungan yang
tertutup es. Jika peserta didik kesulitan, guru dapat mengajak mereka berpikir
tempat-tempat yang ada es di Bumi.
3. Arahkan peserta didik untuk membaca teks pada Belajar Lebih Lanjut.
4. Diskusikan mengenai peristiwa pemanasan global beserta dampaknya.
5. Ajak peserta didik mengaitkan percobaan yang telah mereka lakukan dengan pengetahuan
mengenai pemanasan global yang telah dibahas. Percobaan yang dilakukan sebagai
simulasi kecil mengenai dampak pemanasan global terhadap lapisan es di kutub dan
pengaruhnya terhadap berbagai aspek kehidupan

 Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Panduan Guru.
 Jawaban peserta didik pada refleksi ini akan sangat bervariasi, bergantung dengan kondisi
lingkungan, pemahaman, dan kemampuannya bernalar kritis.
 Tujuan dari refleksi ini, yaitu peserta didik dapat merenungkan dan mengevaluasi sikap
sehari-hari yang dilakukan dan bagaimana dampaknya bagi lingkungan sekitarnya.
 Jawaban-jawaban dari peserta didik dapat menjadi bahan diskusi di kelas sekaligus
memberikan inspirasi untuk peserta didik lainnya.
 Sebagai penutup, guru memberikan penguatan agar anak-anak konsisten memperbaiki
sikapnya.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Kita Bisa Menjadi Penyelamat bumi


Tujuan Pembelajaran
1. Tindakan apa saja yang dapat kita lakukan untuk menjaga Bumi?
2. Bagaimana cara mengajak orang-orang di sekitar untuk berkontribusi dalam mengurangi
dampak negatif pada Bumi?
Pertanyaan Esensial:
Apa saja aktivitas manusia yang mengakibatkan permasalahan lingkungan?
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. alat mewarnai;
3. kertas HVS.
Perlengkapan yang dibutuhkan guru (opsional):
artikel atau video mengenai aksi-aksi peduli lingkungan.
Kegiatan Pembuka
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti

1. Arahkan peserta didik untuk membaca narasi pembuka Topik C.


2. Diskusikan mengenai kosakata kontribusi pada peserta didik. Ajak mereka untuk memberikan
contoh aktivitas yang merupakan kontribusi (tidak harus mengenai permasalahan lingkungan).
3. Diskusikan bersama peserta didik mengenai jawaban dari pertanyaan Banu pada gambar
pembuka Topik C.
4. Ajak peserta didik untuk membuka kembali tabel hasil pengamatan mereka di Topik A.
5. Sampaikan kepada peserta didik bahwa mereka akan menggali lebih dalam permasalahan
karena faktor manusia dalam tabel tersebut.
6. Arahkan peserta didik untuk membuat tabel seperti contoh pada Buku Siswa dan mencoba
melengkapi tabel tersebut. Guru juga dapat memodifikasi kegiatan menjadi kegiatan
berkelompok.
7. Jika guru dapat menyediakan artikel atau video mengenai aksi-aksi lingkungan, arahkan
peserta didik untuk menggunakan informasi tersebut sebagai referensi.
8. Peserta didik juga dapat melakukan wawancara untuk meminta pendapat dari warga sekolah.
9. Selanjutnya, lakukan pembahasan bersama mengenai isi tabel yang dibuat peserta didik. Gali
kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan bertanya, mengapa usulannya mereka anggap
dapat memperbaiki permasalahan tersebut.
10. Ajaklah peserta didik membaca teks Greta Thunberg, Aktivis Lingkungan dari Swedia pada
bagian Belajar Lebih Lanjut.
11. Pandu peserta didik untuk berdiskusi mengenai jenis aksi-aksi yang dilakukan oleh Gretha dan
apa dampak yang bisa dihasilkan. Salah satu aksi yang dilakukan Gretha, yaitu
kampanye dan menyebarkan pesan lingkungan kepada banyak orang. Dampaknya,
muncul kesadaran generasi muda untuk peduli terhadap isu lingkungan dan ikut
berkontribusi.
12. Diskusikan mengenai sikap-sikap dari Gretha yang dapat mereka teladani.

1. Kumpulkan kembali peserta didik dalam kelompoknya.


2. Sampaikan bahwa mereka akan bermain “Apa yang kalian pikir?”
3. Mulailah dengan meminta setiap anggota kelompok menuliskan apa saja mereka pikirkan
ketika mendengar kata BUMI di buku tugas dalam waktu 5 menit.
4. Arahkan kelompok untuk mempelajari kata-kata yang dituliskan oleh setiap anggota dan
mengelompokkannya ke dalam beberapa kategori. Bimbing kelompok yang masih kesulitan
dalam mengelompokkan dengan memberikan beberapa contoh.
5. Bagikan kertas HVS kepada setiap kelompok dan arahkan mereka untuk membuat peta
pikiran dari kategori yang sudah dibuat.
6. Motivasi kelompok untuk mengeluarkan kreativitasnya dalam membuat peta pikiran.
7. Selama peserta didik berkegiatan, guru dapat berkeliling dan menggali proses berpikir dan
pemahaman peserta didik mengenai kategori-kategori yang telah dibuat.
8. Pajanglah karya kelompok di kelas.

 Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Panduan Guru.
 Jawaban peserta didik pada refleksi ini akan sangat bervariasi, bergantung pada kondisi
lingkungan, pemahaman, dan kemampuannya bernalar kritis.
 Tujuan dari refleksi ini untuk menimbulkan kepekaan peserta didik terhadap permasalahan
lingkungan yang terjadi di sekitar serta kontribusi yang dapat mereka berikan.
 Jawaban-jawaban dari peserta didik dapat menjadi bahan diskusi di kelas sekaligus
memberikan inspirasi untuk peserta didik lainnya.
 Sebagai penutup guru memberikan penguatan bahwa permasalahan lingkungan merupakan
permasalahan bersama dan membutuhkan aksi gotong royong untuk memperbaikinya.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Panduan Proyek Belajar

1. Untuk memandu proyek belajar, lihat Panduan Proyek Belajar pada Panduan Umum Buku
Panduan Guru.
2. Guru dapat menyesuaikan kegiatan menjadi proyek individu atau proyek kelompok sesuai
dengan kondisi masing-masing.
3. Bimbing peserta didik untuk melakukan proses empati pada Bumi, mengidentifikasi masalah,
dan menuangkan proses berpikirnya pada gambar.
4. Setelah gambar selesai, peserta didik diharapkan dapat membuat gagasan sebuah aksi yang
bisa dilakukan untuk mewujudkan lingkungan yang lebih baik.
5. Peserta didik dapat menggunakan hasil kegiatan Topik A dan C sebagai referensi.
6. Kemudian, gagasan tersebut dituangkan ke dalam media yang bervariatif sesuai dengan minat
dan kondisi peserta didik.
7. Bimbing peserta didik untuk mendokumentasikan proyek belajarnya menggunakan metode
ATAP yang dijelaskan pada Buku Siswa.
8. Untuk presentasi dan penyajian produk, guru dapat melihat variasi kegiatan
pameran/presentasi di Panduan Umum Buku Panduan Guru.
9. Dokumentasi ATAP juga dapat menjadi bagian dari penyajian.
10. Di akhir kegiatan, bimbing peserta didik melakukan refleksi belajar sesuai Panduan Umum
Buku Panduan Guru. Guru juga bisa menambahkan atau menyesuaikan pertanyaan refleksi
sesuai dengan kebutuhan peserta didik masing-masing.
Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Proyek
Perlu
Kriteria Penilaian Sangat Baik Baik Cukup
Perbaikan
Isi/konten Solusi yang Solusi yang Solusi yang Solusi yang
disampaikan disampaikan disampaikan disampaikan
jelas, sesuai, jelas dan terlalu umum kurang sesuai
dan spesifik sesuai dengan dan tidak dengan
dengan permasalahan spesifik dengan permasalahan
permasalahan yang permasalahan yang diangkat.
yang diangkat. diangkat, yang diangkat.
namun kurang
spesifik.
• Media yang Memenuhi Memenuhi Memenuhi dua Memenuhi satu
digunakan: seluruh kriteria tiga kriteria kriteria yang kriteria yang
• Menarik yang yang diharapkan. diharapkan.
• Nformatif diharapkan. diharapkan.
• Dapat
menyampaikan
pesan dengan baik
• Sesuai dengan
sasaran
Penyelesaian masalah Aktif mencari Bisa mencari Memerlukan Pasif saat
solusi saat solusi dengan arahan setiap menemui
menemui arahan saat kali menemui hambatan.
hambatan. menemui hambatan.
hambatan.
Dokumentasi proyek Memenuhi Ada 1 Ada 2 - 3 Ada >3
(Awal, Tantangan, seluruh dokumen dokumen yang dokumen yang
Aksi, Pelajaran) kelengkapan yang tidak tidak terpenuhi. tidak terpenuhi.
dokumen. terpenuhi.
.
Refleksi Guru:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?

Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.


9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

LAMPIRAN
Lembar Kerja Peserta didik:
Peristiwa di Lingkunganku

Perhatikan tabel di bawah ini. Peristiwa mana saja yang terdapat di lingkungan sekitar kalian?
Coba, tentukan faktor penyebab peristiwa tersebut! Apakah faktor alam atau faktor manusia yang
menyebabkan perubahan di lingkungan kalian? Tuliskan jawabannya dalam buku tugas.

Setelah selesai menentukan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar kalian, lakukan langkah-
langkah berikut.
1. Bandingkan dengan hasil kerja teman kalian. Apakah sama atau ada yang berbeda?
2. Diskusikan bersama teman mengapa hal tersebut bisa terjadi di daerah kalian.
9. Sebagai informasi tambahan, kalian juga dapat melakukan wawancara kepada warga sekitar
yang sudah tinggal di lokasi tersebut.
10. Tuangkan hasil diskusi dan penelusuran pada buku tugas menggunakan tabel seperti berikut.
Bahan Bacaan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Bumi Kita Terancam
Bahaya dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
zaman prasejarah: zaman ketika manusia hidup dalam kebudayaan yang belum mengenal
tulisan
biopori : lubang buatan pada tanah yang diisi sampah organik untuk resapan air
gumuk pasir : bukit pasir di tepi pantai
kontribusi: keikutsertaan, keterlibatan dalam suatu kegiatan ataupun organisasi
aktivis : orang yang bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dalam
organisasinya
KTT : singkatan dari Konferensi Tingkat Tinggi merupakan salah satu jenis pertemuan tertinggi,
di mana yang hadir dalam pertemuan ini adalah kepala pemerintahan atau kepala negara yang
diselenggarakan untuk menegosiasikan upaya diplomatik.
empati : kemampuan seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain.
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.
INFORMASI UMUM MODUL
Nama Penyusun : Desi Taliki, [Link]
Instansi/Sekolah : SDI Plus Ashabul Kahfi
Jenjang / Kelas : SD / III (tiga)
Topik : Bab 8 (Proyek Akhir IPAS)
Alokasi Waktu : 12 JP
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

KOMPONEN INTI
Tujuan Pembelajaran 1. Merancang proyek akhir IPAS yang menarik.
2. Melakukan proyek akhir IPAS menggunakan pendekatan
inkuiri.
3. Mengomunikasikan hasil proyek akhir IPAS kepada orang
banyak.
Profil Pancasila  Beriman Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia
 Berkebhinekaan Global
 Mandiri
 Bernalar
 Kritis
 Kreatif
8 Profil Lulusan 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
tuhan seta menghayati nilai-nilai spriritual dalam kehidupan
sehari-hari
2. Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air, mentaati aturan
dna norma social dalam kehidupan bermasyarakat, memiliki
kepedulian, tanggungjawab social, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang terkait, keberlanjutan
manusia dan lingkungan
3. Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitis dan
reflektif dalam memahami, mngevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah
4. Kreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk menciptakan
solusi yang unik dan bermanfaat
5. Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan
orang lain secara gotong roying untuk mencapai tujuan
Bersama melalui pembagian pesan dan tanggung jawab
6. Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan hasil
belajarnya sendiri dengan menunjukkan kemampuan untuk
mengambil inisiatif, mngetasi hambatan, dan menyelesaikan
tugas secara tepat bergantung pada orang lain
7. Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan
mampu menjaga keseimbangan Kesehatan mental dan fisik
untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being)
8. Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi untrapribadi
untuk melakukan refleksi dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide, gagasan dan antarpribadi untuk
menyampaikan ide gagasan, dan informasi baik lisan maupun
tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam berbagai situasi.
Kata kunci  Inkuiri  Kompetensi
Keterampilan yang 1. Membaca (memahami isi teks bacaan).
Dilatih 2. Bertanya.
3. Melakukan observasi.
4. Mengidentifikasi.
5. Menulis (menuangkan gagasan atau pendapat dalam bentuk
tulisan).
6. Menganalisis.
7. Menyelesaikan permasalahan.
8. Merancang penelitian.
9. Menggambar (menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk
gambar).
10. Daya abstraksi (menuangkan apa yang dilihat dalam bentuk
tulisan).
11. Berkomunikasi (menceritakan kembali pengalaman,
mendengar cerita teman sebaya).
Target Peserta Didik : Jumlah Siswa :
Peserta didik Reguler 15 Peserta didik (dimodifikasi dalam pembagian
jumlah anggota kelompok ketika jumlah siswa
sedikti atau lebih banyak)
Assesmen : Jenis Assesmen :
Guru menilai ketercapaian tujuan  Presentasi
pembelajaran  Produk
- Asesmen individu  Tertulis
- Asesmen kelompok  Unjuk Kerja
 Tertulis
Model Pembelajaran Strategi Pembelajaran
 Pendekatan : Deep Learning  Menggali pengetahuan awal peserta didik
 Model : PBL tentang bab yang akan dipelajari dengan
tanya jawab.
 Memandu proses penentuan tujuan belajar
bersamasama.
 Memaparkan asesmen proyek akhir IPAS.
Ketersediaan Materi : Kegiatan Pembelajaran Utama / Pengaturan
peserta didik :
 Pengayaan untuk peserta didik  Individu
berpencapaian tinggi:  Berkelompok (Lebih dari dua orang)
YA/TIDAK
 Alternatif penjelasan, metode, atau
aktivitas untuk peserta didik yang sulit
memahami konsep:
YA/TIDAK
Media Pembelajaran
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
Lampiran 8.1 Rubrik Penilaian Proyek Akhir IPAS.
Materi Pembelajaran
Bab 8 Proyek Akhir IPAS
Topik A: Apa itu Proyek Akhir IPAS
Topik B: Bagaimana Cara Melakukan Proyek Akhir
Topik C: Jurnal Proyek Akhir IPAS
Topik D: Mentoring Proyek Akhir IPAS
Topik E: Presentasi Proyek Akhir IPAS
Sumber Belajar :
1. Sumber Utama
 Buku Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial kelas VI SD

2. Sumber Alternatif
Guru juga dapat menggunakan alternatif sumber belajar yang terdapat di lingkungan sekitar
dan disesuaikan dengan tema yang sedang dibahas.
Persiapan Pembelajaran :
a. Memastikan semua sarana prasarana, alat, dan bahan tersedia
b. Memastikan kondisi kelas kondusif
c. Mempersiapkan bahan tayang
d. Mempersiapkan lembar kerja siswa
Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran :
Topik Bab A: Apa itu Proyek Akhir IPAS?
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik memahami tujuan pelaksanaan proyek akhir IPAS.
2. Peserta didik mengetahui beberapa jenis proyek akhir IPAS yang dapat dipilihnya
Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN AWAL (Mindful Learning)
Fokus pada kesadaran diri dan kesiapan belajar.
1. Mindful Presence
Guru menyambut peserta didik dengan hangat dan senyuman, mengajak peserta didik untuk
mengambil napas dalam-dalam selama beberapa detik guna menyiapkan pikiran dan tubuh
untuk belajar.
2. Persiapan Psikis & Fisik
Guru mengobservasi kesiapan belajar anak, baik dari ekspresi wajah, gestur, atau tanggapan
verbal. Jika diperlukan, guru memberikan waktu sejenak untuk istirahat atau relaksasi
ringan.
3. Doa dan Refleksi Diri
Guru memberi kesempatan peserta didik memimpin doa sesuai dengan keyakinannya. Lalu
mengajak refleksi ringan dengan pertanyaan seperti:

“Apa yang kamu rasakan hari ini?”


“Apa harapanmu dalam pembelajaran kali ini?”

4. Apersepsi Emosional dan Kognitif


Guru memberikan stimulus berupa cerita singkat atau pertanyaan pancingan:

“Pernahkah kamu merasa bangga setelah berhasil menyelesaikan tantangan?”


“Apa yang ingin kamu tahu lebih dalam tentang dunia kita?”

5. Keterkaitan dengan Materi


Guru menjelaskan bahwa hari ini mereka akan belajar melalui sebuah petualangan ilmiah
yang menyenangkan dan menantang – yaitu Proyek Akhir IPAS, yang akan membantu
Bumi agar lebih sehat!

KEGIATAN INTI (Joyful & Meaningful Learning)


Aktivitas dibuat menyenangkan, menggugah rasa ingin tahu, serta bermakna bagi kehidupan
nyata peserta didik.
1. Ice Breaking Kreatif: Roleplay Saintis Junior
Guru berperan menjadi Profesor dan membuka “gulungan tantangan” yang bertuliskan
“Proyek Akhir IPAS” – membangun suasana teatrikal dan antusias.
Peserta didik disapa:
“Selamat datang Calon Saintis Junior! Siapkah kalian menjawab tantangan terakhir ini
untuk menyelamatkan Bumi?”
2. Aktivitas Reflektif
Guru meminta peserta didik bercerita tentang pelajaran IPAS favorit selama SD. Ini
menggugah koneksi emosional dan memori positif terhadap pengalaman belajar mereka.
Guru memfasilitasi dan mengapresiasi secara inklusif.
3. Literasi Bermakna: Membaca & Diskusi
Peserta didik membaca bagian “Apa Itu Proyek Akhir IPAS?” di buku siswa.
Guru dapat membacakan bagian tertentu dengan ekspresif untuk menciptakan suasana
imajinatif dan menarik.
4. Eksplorasi Ketertarikan Individu
Guru menggali keingintahuan peserta didik dengan pertanyaan:
“Apa yang menarik perhatianmu di sekitar lingkunganmu yang ingin kamu cari tahu
lebih lanjut?”
Peserta didik menuliskan atau menggambar idenya di selembar kertas warna-warni lalu
ditempel di dinding kelas sebagai “Pojok Penjelajah IPAS”.
5. Eksplorasi Proyek & Rubrik Penilaian
Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan rubrik penilaian proyek secara
interaktif (misalnya menggunakan gambar emotikon, warna, atau simbol). Rubrik juga
ditempel di papan kelas sebagai panduan sepanjang proyek.

KEGIATAN PENUTUP (Mindful & Meaningful Reflection)


1. Resume Kreatif
Peserta didik membuat rangkuman menggunakan metode pilihan seperti:
 Mind map
 Komik singkat
 Poster mini
 Pesan untuk Bumi (surat/puisi singkat)
2. Refleksi Diri & Tanya Jawab
Guru memberikan waktu untuk peserta didik menyampaikan pertanyaan, kesan, atau ide
yang muncul selama pembelajaran.
Contoh pertanyaan reflektif:
“Apa yang kamu pelajari hari ini yang membuatmu merasa hebat?”
“Apa satu hal yang ingin kamu lakukan di rumah untuk menyelamatkan
lingkungan?”
3. Doa Penutup & Penguatan Sosial Emosional
Secara bergantian peserta didik memimpin doa. Guru memberikan penguatan bahwa
mereka adalah “calon agen perubahan” bagi lingkungan sekitarnya.
4. Tugas Bermakna
Guru memberikan tugas membaca atau observasi lingkungan rumah untuk didiskusikan
pada pertemuan berikutnya.

Topik B: Bagaimana Cara Melakukan Proyek Akhir?


Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat merancang proyek akhir IPAS dengan kerangka berpikir ilmiah dan
sistematis.
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. alat tulis;
2. buku tulis.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Lakukan kegiatan literasi pada narasi Bagaimana Cara Melakukan Proyek Akhir di Buku
Siswa.
2. Ajak peserta didik untuk menyalin bagan panduan melaksanakan proyek akhir IPAS pada
buku tugas masing-masing.
3. Ajukan pertanyaan pemantik pada peserta didik, seperti:
a. Setelah membaca panduan tersebut, apa hal yang masih ingin kalian ketahui?
b. Apa tahap pertama yang perlu dilakukan dalam proses pelaksanaan proyek akhir IPAS?
c. Apa saja cara yang dapat dilakukan untuk menentukan topik dan judul proyek akhir
IPAS?
d. Mengapa penting untuk mencatat segala proses yang dilakukan pada proyek?
4. Diskusikan lebih dalam mengenai tahap 1 beserta contoh-contoh yang diberikan pada Buku
Siswa.
5. Di akhir pertemuan, berikan waktu beberapa hari pada peserta didik untuk menentukan topik
dan ide proyek akhir IPAS mereka. Dorong mereka untuk menemukan hal-hal menarik atau
permasalahan yang ada di sekitarnya.
6. Arahkan peserta didik untuk berdiskusi dengan teman, keluarga, mengamati keseharian di
rumahnya, atau lingkungan sekitar untuk memperkaya ide-ide yang terlintas, lalu mencatatnya
di buku tugas.
7. Berikan juga kesempatan bagi peserta didik untuk memastikan pemahamannya pada guru atau
berkonsultasi tentang ide yang terlintas.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik C: Jurnal Proyek Akhir IPAS


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat mendokumentasikan tahapan proyek akhir IPAS secara sistematis dalam
bentuk jurnal.
2. Peserta didik melakukan pencatatan dan dokumentasi dari setiap proses yang dijalani selama
menyelesaikan proyek akhir IPAS pada jurnal proyek.
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
jurnal (sesuai bentuk yang sudah ditentukan oleh masing-masing peserta didik).
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
1. Ingatkan peserta didik kembali dengan aktivitas pengenalan sebelumnya dan sampaikan
tujuan pembelajaran hari ini.
2. Berikan pertanyaan pembuka, “Setelah mengamati banyak hal di sekitar kalian, apa jenis
proyek akhir yang kalian pilih?”
3. Lakukan kegiatan literasi pada narasi mengenai jurnal proyek IPAS pada Buku Siswa.
4. Gunakan contoh-contoh yang disediakan pada Buku Siswa untuk memperdalam pemahaman
peserta didik mengenai fungsi jurnal serta alur merancang proyek.
5. Sisa waktu dapat digunakan untuk kegiatan mandiri dan diskusi personal antara guru dan
peserta didik mengenai topik dan judul proyek IPAS.
6. Prioritaskan kepada peserta didik yang masih belum memiliki ide sama sekali.
7. Bagi peserta didik yang sudah menentukan topik dan judul, instruksikan untuk memulai
tahap 2, yaitu menyusun hipotesis. Arahkan mereka untuk mempelajari tahap 2 beserta contoh
hipotesis pada Buku Siswa.
8. Di akhir pertemuan ini, ingatkan kepada peserta didik untuk melakukan tugas mandiri di
rumah sampai pertemuan selanjutnya, yaitu:
a. Menentukan topik dan judul proyek akhir IPAS (bagi yang belum).
b. Menyusun hipotesis (bagi yang sudah menentukan topik dan judul).
c. Menyiapkan jurnal proyek akhir IPAS.
9. Dorong peserta didik untuk mengingat kembali tujuan proyek akhir IPAS sebagai bentuk
perayaan belajar di jenjang SD. Motivasi peserta didik untuk dapat melakukan dengan senang dan
bersemangat.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik D: Metoring Proyek IPAS


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik mengutarakan tantangan yang dihadapi dan upaya yang dapat dilakukan untuk
menyelesaikannya selama mengimplementasikan rancangan proyek akhir I PAS.
2. Peserta didik mendemonstrasikan kemampuannya mencatat hal-hal penting dalam jurnal
proyek akhir IPAS.
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. jurnal (sesuai bentuk yang ditentukan oleh masing-masing peserta didik);
2. jadwal mentoring.
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
Pemaparan Program Pendampingan (Mentoring) dan Pembuatan Kesepakatan
Pelaksanaan Mentoring
1. Buka kegiatan dengan bertanya mengenai tugas mandiri peserta didik yang diberikan pada
pertemuan sebelumnya. Tanyakan mengenai tantangan atau kesulitan yang mereka hadapi.
2. Lakukan kegiatan literasi pada narasi Mentoring Proyek Akhir IPAS di Buku Siswa.
3. Ajukan pertanyaan pemantik pada peserta didik, seperti:
a. Setelah membaca narasi tersebut, apa hal yang masih ingin kalian ketahui?
b. Apa yang dapat kalian bayangkan tentang proses mentoring ini?
4. Berikan penekanan pentingnya proses mentoring dilakukan, serta hal-hal yang akan
dilakukan saat mentoring. Berikan gambaran peran guru selama pendampingan, yaitu
sebagai teman diskusi, bukan sebagai pemberi jawaban/penyelesai masalah.
5. Berikan juga gambaran bahwa pertanyaan atau pernyataan yang guru akan berikan
dimentoring merupakan cara guru membantu peserta didik dalam menemukan solusi secara
mandiri.
6. Ajak peserta didik membuat kesepakatan pelaksanaan mentoring.
7. Selanjutnya, peserta didik akan bekerja dengan temponya dan sesuai dengan proyeknya
masing-masing. Jam kegiatan di sekolah akan dimanfaatkan untuk mentoring serta kegiatan
mandiri peserta didik.

Pelaksanaan Program Mentoring secara Berkala


1. Lakukan mentoring sesuai jadwal yang sudah disepakati.
2. Arahkan peserta didik untuk selalu membawa jurnal setiap proses mentoring.
3. Untuk melihat proses peserta didik dalam menjalani proyek, gunakan panduan bertanya pada
Informasi untuk Guru.
4. Bantu peserta didik untuk mengambil kesimpulan tentang hal-hal yang dapat dilakukannya
dengan lebih baik untuk proyek akhirnya.
5. Arahkan juga peserta didik untuk membuat target jangka pendek sampai waktu mentoring
selanjutnya.
6. Ingatkan peserta didik untuk mencatat seluruh hal-hal menarik yang didapatkan selama
proyek, serta hasil mentoring di jurnal mereka.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Topik E: Montoring Proyek Akhir IPAS


Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik membuat media presentasi yang sistematis sesuai dengan format dasar
presentasi ilmiah.
2. Peserta didik dapat mempresentasikan proyek akhir IPAS dengan cara dan bahasa yang baik.
Perlengkapan
Perlengkapan yang dibutuhkan peserta didik:
1. jurnal proyek;
2. alat tulis;
3. alat mewarnai;
4. kertas;
5. peralatan bekas yang bisa dimanfaatkan untuk media penyampaian informasi.

Perlengkapan yang dibutuhkan guru:


1. lembar penilaian untuk tim asesor (tabel berisi daftar nama serta aspek penilaian);
2. rubrik penilaian untuk tim asesor;
3. papan testimoni dan sticky notes/spidol (opsional).
Kegiatan Pendahuluan
 Guru mempersiapkan peserta didik secara fisik maupun psikis untuk dapat mengikuti
pembelajaran dengan baik.
 Guru memberikan dorongan kepada peserta didik di kelas agar bersemangat pada saat
mengikuti pelajaran melalui apersepsi yang dapat membangkitkan semangat belajar peserta
didik.
 Peserta didik diberikan kesempatan untuk memimpin doa bersama sesuai dengan agama dan
kepercayaannya masing-masing sebelum pembelajaran dilaksanakan.
 Setelah berdoa selesai, guru memberikan klarifikasi terhadap aktivitas pembuka tersebut
dengan mengaitkannya dengan materi dan kegiatan belajar yang akan dilaksanakan.
 Peserta didik bersama dengan guru mendiskusikan tujuan dan rencana kegiatan pembelajaran.
Kegiatan Inti
Pertemuan 1: Persiapan Pembuatan Papan Presentasi Proyek (1 JP)
1. Berikan pertanyaan pembuka, “Setelah menyelesaikan proyek, langkah apa selanjutnya yang
dapat dilakukan?”
2. Ajak peserta didik mengingat kembali bagan Panduan Melaksanakan Proyek Akhir IPAS dan
melihat tahapan apa yang saat ini perlu mereka lakukan dalam pelaksanaan proyek akhir
IPAS.
3. Sampaikan kepada peserta didik bahwa kegiatan presentasi akan dilakukan dalam bentuk
Pameran Proyek Akhir.
4. Jelaskan bentuk kegiatan pameran seperti yang disarankan dalam Informasi untuk Guru.
5. Sampaikan juga tata cara pembuatan media presentasi seperti contoh yang ada Buku Siswa.
Dorong peserta didik untuk membuat papan presentasi ilmiah dari barang-barang bekas dan
mengoptimalkan ketersediaan alat di sekitar.

6. Ingatkan peserta didik untuk melihat kembali rubrik penilaian sebagai referensi dan juga
berlatih mempresentasikan hasil proyeknya di hadapan orang lain.

Pertemuan 2: Pameran Proyek Akhir (3 JP)

1. Minta peserta didik untuk memasang papan presentasi di tempat yang sudah ditentukan, lalu
mempersiapkan diri.
2. Undang asesor undangan untuk masuk dan mulai berkeliling.
3. Selama kegiatan, guru memonitoring kesiapan peserta didik, waktu, serta proses pengujian
dari asesor.

 Direkomendasikan untuk mengalokasikan 1 - 2 JP untuk kegiatan ini.


 Pandu peserta didik untuk melakukan refleksi proyek akhir sesuai pertanyaan pada Buku
Siswa.
 Ajak peserta didik untuk saling berbagi hasil refleksinya sehingga dapat menjadi
pembelajaran juga untuk temannya.
 Untuk memandu peserta didik, lihat bagian refleksi di Panduan Umum Buku Panduan Guru
atau gunakan panduan Refleksi Model 4F pada Informasi untuk Guru di bagian Mentoring
Proyek Akhir IPAS.
Kegiatan Penutup
 Peserta didik membuat resume secara kreatif dengan bimbingan guru.
 Peserta didik mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap
materi
 Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya.
 Guru menutup pelajaran dan secara bergantian memberikan kesempatan kepada peserta didik
lain untuk memimpin doa bersama setelah selesai pembelajaran

Rubrik Penilaian :
Rubrik Penilaian Proyek Akhir
Aspek Sangat Baik Baik Cukup Perlu Perbaikan
Penentuan ide/ Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
tema proyek mampu mampu mampu mengidentifikasi
mengidentifikasi mengidentifikasi mengidentifikasi isu yang tidak
isu yang menarik isu yang menarik isu yang dapat dapat
dan dapat diuji/ dan dapat diuji/ diuji/diinvestigasi diuji/diinvestigasi
diinvestigasi diinvestigasi oleh peserta didik atau isu yang
secaramandiri. dengan bantuan dengan bantuan tidak pantas.
guru atau orang guru atau orang
dewasa di dewasa di
sekitar. sekitar.
Pengembangan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
hipotesis mengembangkan mengembangkan mengembangkan membutuhkan
hipotesis yang hipotesis yang hipotesis yang bantuan guru
didukung dengan dibuktikan dengan didukung oleh atau orang
baik oleh tinjauan sedikit tinjauan sedikit tinjauan dewasa untuk
literatur dan literatur dan literatur atau mengembangkan
pengamatan pengamatan pengamatan hipotesis atau
fenomena serupa fenomena serupa fenomena serupa melakukan
secara mandiri. secara mandiri. secara mandiri. tinjauan literatur.
Merancang Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
investigasi/ cara menguraikan menguraikan menguraikan menguraikan
kerja prosedur secara prosedur secara prosedur secara prosedur dengan
bertahap yang bertahap yang bertahap, tetapi sangat tidak
dapat diikuti oleh dapat diikuti oleh memiliki 1 atau 2 lengkap atau
siapa saja tanpa siapa saja tanpa celah yang tidak berurutan,
memerlukan memerlukan memerlukan bahkan setelah
penjelasan penjelasan penjelasan, guru/orang
tambahan. Peserta tambahan. Peserta bahkan setelah dewasa telah
didik melakukan didik melakukan guru/orang memberikan
tahap ini secara tahap ini dengan dewasa telah umpan balik.
mandiri. bantuan guru memberikan
atau orang umpan balik.
dewasa.
Pengumpulan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
dan pengolahan mengumpulkan mengumpulkan mengumpulkan mengumpulkan
data data berulang data lebih dari data lebih dari data hanya sekali
kali, kemudian satu kali, satu kali, namun dan
merangkumnya kemudian membutuhkan membutuhkan
dengan cara yang merangkumnya bantuan bantuan
jelas dan dengan cara yang guru/orang guru/orang
menggambarkan jelas dan dewasa untuk dewasa untuk
apa yang menggambarkan meringkas dengan meringkas dengan
ditemukannya apa yang jelas apa yang jelas apa yang
secara mandiri. ditemukannya ditemukannya. ditemukannya.
secara mandiri.
Pembuatan Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
kesimpulan memberikan memberikan memberikan tidak
kesimpulan rinci kesimpulan yang kesimpulan memberikan
secara jelas agak rinci dengan dengan beberapa kesimpulan yang
berdasarkan data, jelas berdasarkan referensi ke data jelas atau
serta terkait data dan terkait dan pernyataan mengabaikan
dengan hasil hipotesis yang hipotesis yang detail penting
temuan saat sudah dibuat sudah dibuat pada proyek yang
proyek sebelumnya. sebelumnya. dilakukan.
berlangsung dan
pernyataan
hipotesis yang
sudah dibuat
sebelumnya.
Penyajian Setiap elemen Setiap elemen Setiap elemen Papan presentasi
papanpresentasi dalam papan dalam papan dalam papan tampak tidak
presentasi presentasi presentasi lengkap atau
memiliki fungsi memiliki fungsi memiliki fungsi tersusun
dan disajikan dan dan disajikan berantakan.
dengan jelas untuk disajikandengan dengan jelas untuk Banyak label
menggambarkan jelas untuk menggambarkan yang hilang atau
beberapa aspek menggambarkan beberapa aspek salah.
percobaan. Semua beberapa aspek percobaan.
item, grafik percobaan. Sebagian besar
dan Sebagian besar item, grafik dan
lainnya diberi item, grafik dan lainnya diberi
label dengan rapi lainnya diberi label dengan
dan benar. label dengan rapi benar.
dan benar.
Sikap kerja: Peserta didik Peserta didik Peserta didik Peserta didik
fokus mengelola sangat fokus pada fokus pada tugas membutuhkan sering
proyek tugas dan mampu dan mampu pendampingan membutuhkan
mengelola mengelola guru untuk fokus pendampingan
waktunya dengan waktunya dengan pada tugas, dan guru untuk fokus
sangat baik, yang baik, yang melewatkan target dan tetap pada
ditandai dengan ditandai dengan penyelesaian tugas, serta tidak
selesainya setiap selesainya setiap dalam pencapaian mampu mengelola
target capaian target capaian rencananya waktunya dengan
dalam dalam sebanyak 1 - 2 baik, yang
perencanaannya perencanaannya kali. ditandai dengan
tepat waktu. tepat waktu. terlewatnya target
penyelesaian
dalam pencapaian
rencananya
sebanyak lebih
dari 2 kali.
Sikap kerja: Peserta didik aktif Peserta didik Peserta didik Peserta didik
penyelesaian mencari ide atau dapat mencari memerlukan tidak terlihat ada
tantangan/ mencari solusi solusi secara bantuan setiap inisiatif untuk
hambatan secara mandiri, mandiri, namun menemukan meminta bantuan
jika ada hambatan. masih hambatan, namun
membutuhkan terlihat ada
arahan guru inisiatif untuk
sesekali. meminta bantuan.

Refleksi Guru:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Jelaskan alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar paling menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?

Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan.


9. ……………...
10. ……………...
Refleksi Peserta Didik:
Agar proses belajar selanjutnya lebih baik lagi, mari lakukan refleksi diri dengan menjawab
pertanyaan berikut.
1. Apa yang sudah berjalan baik di dalam kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya sukai?
2. Pelajaran apa yang saya dapatkan selama pembelajaran?
3. Apa yang ingin saya ubah untuk meningkatkan/memperbaiki pelaksanaan/hasil
pembelajaran?
4. Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki sekarang, apa yang akan saya lakukan jika harus
mengajar kegiatan yang sama di kemudian hari?
5. Kapan atau pada bagian mana saya merasa kreatif ketika mengajar? Mengapa?
6. Pada langkah keberapa peserta didik paling belajar banyak?
7. Pada momen apa peserta didik menemui kesulitan saat mengerjakan tugas akhir mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
(Guru dapat menambahkan pertanyaan refleksi sesuai kebutuhan).

Pengayaan dan Remedial


Pengayaan: Remedial
 Pengayaan diberikan untuk menambah  Remedial dapat diberikan kepada peserta
wawasan peserta didik mengenai materi didik yang capaian pembelajarannya
pembelajaran yang dapat diberikan belum tuntas.
kepada peserta didik yang telah tuntas  Guru memberi semangat kepada peserta
mencapai capaian pembelajaran. didik yang belum tuntas.
 Pengayaan dapat ditagihkan atau tidak  Guru akan memberikan tugas bagi peserta
ditagihkan, sesuai kesepakatan dengan didik yang belum tuntas dalam bentuk
peserta didik. pembelajaran ulang, bimbingan
 Berdasarkan hasil analisis penilaian, perorangan, belajar kelompok,
peserta didik yang sudah mencapai pemanfaatan tutor sebaya bagi peserta
ketuntasan belajar diberi kegiatan didik yang belum mencapai ketuntasan
pembelajaran pengayaan untuk perluasan belajar sesuai hasil analisis penilaian.
atau pendalaman materi

LAMPIRAN
Bahan Bacaan Peserta Didik :
- Guru dan peserta didik dapat mencari berbagai informasi tentang materi Proyek Akhir IPAS
dari berbagai media atau website resmi di bawah naungan Kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi
- Buku Panduan Guru dan siswa Ilmu Pengetahuan Alam dan sosial kelas VI SD:
Kemendikbudristek 2022
Glosarium
inkuiri : proses memperoleh informasi dengan mengembangkan pertanyaan, menyelesaikan
permasalahan, memperoleh wawasan, merancang investigasi/penelitian, merefleksikan secara
kritis prinsip-prinsip tertentu.
Daftar Pustaka:
AA Prasetya. 2019. Benua dan Samudera. Sleman: Sentra Edukasi Media.
Abdullah, H. 2017. Asia dan Benua-Benua Lain di [Link]: Istana Media.
Anggari, St. Angi et al. 2018. Globalisasi Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013. Jakarta:
Kemdikbud
Antika, Onny Budi. [Link] dan Ira Purwaningsih, [Link]. 2020. Ilmu Pengetahuan Sosial Modul
Tema 12: Dunia dalam Genggamanku. Jakarta: Kemdikbud
Childcraft International. 1986. The How and Why Library: World and Space. Widyatmaka, S.
Jakarta: PT Tira Pustaka.
Gelman, Rochel, Kimberly Brenneman. 2004. Science Learning Pathways for Young Children.
Early Childhood Research Quarterly. 19: 150–158.
Hwa, Kwa Siew, [Link]. 2010. My Pals Are Here! Science Student’s Book. Level 5. Malaysia:
Marshall Cavendish Education.
Karitas, Diana. 2017. Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013: Ekosistem. Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Sejarah Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK
Kelas XI
Semester 1. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Hebatnya Pahlawan Zaman Old: Ilmu
Pengetahuan Sosial
(IPS) Paket A Setara SD/MI Kelas V. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2018. Persatuan dalam Perbedaan: Buku Tematik
Terpadu Kurikulum
2013 Tema 2. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kingfisher. 2012. The Grolier World Atlas. London: Macmillan Publishers.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Activity book Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Leng, Ho Peck. 2017. Marshall Cavendish Pupil’s Book. Stage 5. Singapore: Marshall Cavendish
Education.
Loxley, Peter, Lyn Dawes, Linda Nicholls, dan Babd Dore. 2010. Teaching Primary Science.
Pearson Education
Limited
Marshall Cavendish Education. 2010. My Pals are Here! Science 4B Teacher’s Guide.
Singapore: Marshall
Cavendish Education.
Marshall Cavendish Education.2010. My Pals are Here! Science 6B Teacher’s Guide. Singapore:
Marshall
Cavendish Education.
Mutamakin, Mujahidum. 2018. Analisis Sistem Penanggalan Kalender Caka Bali dalam
Perspektif Astronomi.
Skripsi. Tidak diterbitkan. Semarang: Fakultas Syariah dan Hukum. Universitas Islam Negeri
Walisongo.
Pearson Education Indonesia. 2004. New Longman Science 6. Hongkong: Longman Hong Kong
Education
Pekik Nursasongko, M. Rofi’i. 2014. Ensiklopedia Geografi Benua dan Negara. Klaten:
Cempaka Putih.
Surtiretna, Nina, dkk. 2013. Mengenal Sistem Saraf. Bandung: Bandung: Pustaka Jaya.
Tim BKG. 2017. Buku IPS terpadu kelas 6 SD Kurikulum 2013. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Widiastuti, Yuni. 2015. [Tesis]. Program Pelatihan Pembelajaran Sains untuk Meningkatkan
Kemampuan Guru
dalam Mengajarkan Berpikir Kritis Siswa TK B. Depok: Fakultas Psikologi, Program Studi Ilmu
Psikologi,
Peminatan Terapan Psikologi, Psikologi Anak Usia Dini, Universitas Indonesia.
Widodo, Heri. 2010. Sistem Saraf Manusia. Semarang: CV. Ghyyas Putra.

Mengetahui, Mengetahui,
Kepala SD Guru Mata Pelajaran

Subhan Utina, [Link] Desi Taliki, [Link]


NIP : NIP :
PROGRAM SEMESTER

Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas/Semester : VI / Ganjil


Alokasi Waktu : 5 jam / minggu Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

Alokas Ke
Juli Agustus September Oktober Nopember Desember
Materi i t
Waktu 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Bagaimana
Tubuh Kita 12 JP
Bergerak?
Cerita
tentang
12 JP
Indonesia
Kita

SEMESTER
Pelesir P P

LIBUR
Keliling 12 JP T A
Dunia S S
Indonesia
dan
12 JP
Masyarakat
Dunia
Cadangan 0 JP
Jumlah 48 JP

Marisa, Juli 2025

Mengetahui
Kepala SD Guru Mata Pelajaran

Subhan Utina, [Link] Desi Taliki, [Link]


NIP : NIP :
PROGRAM SEMESTER
Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas/Semester : VI / Genap
Alokasi Waktu : 5 Jam / Minggu Tahun Pelajaran : 2025/2026

Alokas Ke
Januari Februari Maret April Mei Juni
Materi i t
Waktu 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5
Menjelajahi 12 JP
Bumi dan
Antariksa
Gawat! 12 JP
Benarkah

LIBUR SEMESTER
Energi di
Bumi akan P P
Habis? T A
Bumi Kita 12 JP S S
Terancam
Bahaya
Proyek Akhir 12 JP
IPAS
Cadangan 0 JP
Jumlah 48 JP

Marisa, Januari 2026

Mengetahui
Kepala SD Guru Mata Pelajaran
Subhan Utina, [Link] Desi Taliki, [Link]
NIP : NIP :

PROGRAM TAHUNAN

Satuan Pendidikan : SDI Plus Ashabul Kahfi


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
Kelas : VI
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

A. Capaian Pembelajaran Fase C


Pada akhir fase B, murid memiliki kemampuan untuk memahami karakteristik lingkungannya; energi an perubahannya; bumi dan
alam semesta; konektivitas antarruang dan waktu; interaksi, komunikasi, dan sosialisasi; institusi sosial; perilaku ekonomi dan
kesejahteraan serta perubahan dan keberlanjutan yang sesuai untuk menjelaskan serta memprediksi suatu fenomena atau fakta dan
menerapkannya pada situasi baru.

B. Elemen Capaian Pembelajaran Fase C


Pemahaman IPAS Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga kesehatan tubuhnya;
(sains dan sosial) menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik, serta pengaruhnya terhadap ekosistem; menjelaskan
fenomena gelombang bunyi dan cahaya dalam kehidupan sehari-hari; menghasilkan upaya penghematan
energi, serta pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya sebagai upaya
mitigasi perubahan iklim; menjelaskan sistem tata surya, serta kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi;
menjelaskan letak dan kondisi geografis negara indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital;
meninjau sejarah perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; menemukan keragaman
budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang
berlaku di wilayah tempat tinggal; serta menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.
Keterampilan proses Mampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:
 Mengamati
Murid mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana, mencatat hasil pengamatannya, serta mencari
persamaan dan perbedaannya.
 Mempertanyakan dan memprediksi
Dengan panduan pendidik, murid mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan
membuat prediksinya.
 Merencanakan dan melakukan penyelidikan
Secara mandiri, murid merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional untuk jawaban
pertanyaan yang diajukan. Murid melakukan observasi menggunakan alat bantu pengukuran sederhana
 Memproses serta menganalisis data dan informasi
Murid mengolah data dalam bentuk tabel da grafik, serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau
hubungan pada data. Murid membandingkan data dengan prediksi dan memberikan alasan berdasarkan
bukti.
 Mengevaluasi dan refleksi
Melakukan refleksi dan memberikan saran perbaikan terhadap penyelidikan yang sudah dilakukan.
 Mengomunikasikan hasil
 Murid mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh yang ditunjang dengan argumen dalam berbagai
media

No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu

Semester Ganjil
1  Mengidentifikasi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem gerak. Bagaimana Tubuh Kita
 Menjelaskan cara tubuh kita bisa bergerak. Bergerak?
 Mengenal sistem saraf yang mengendalikan tubuh kita. 12 JP
 Menjelaskan cara menjaga kesehatan sistem gerak dalam perilaku sehari-
hari.
2  Mengenal sejarah, baik tokoh maupun periodisasinya di Indonesia serta Cerita tentang Indonesia
menghubungkan dengan konteks kehidupan saat ini. Kita
 Menceritakan kembali bagaimana perjuangan bangsa Indonesia melawan
imperialisme dan mencapai kemerdekaan. 12 JP
 Merefleksikan semangat juang para pahlawan dan meneladani
perjuangan pahlawan yang diimplementasikan dalam tindakan nyata di
kehidupan sehari-hari.
3  Mengidentifikasi pembagian wilayah di enam benua, ciri khas kondisi Pelesir Keliling Dunia 12 JP
geografis di berbagai negara.
 Mengenali ciri khas di beberapa negara dan bentang alam populernya.
No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu
 Menganalisis negara-negara yang mampu memanfaatkan kondisi
geografisnya.
 Mengidentifikasi potensi wilayah di sekitar tempat tinggal, dan
Indonesia sebagai bagian dari dunia.
4  Menjelaskan bentuk-bentuk interaksi antarnegara di dunia sebagai Indonesia dan
dampak dari perkembangan globalisasi. Masyarakat Dunia
 Menganalisis peran Indonesia dalam kerja sama dunia untuk menghadapi
tantangan global.
12 JP
 Memahami perannya dalam menjaga kelestarian budaya Indonesia.
 Melakukan kampanye tentang salah satu topik yang sudah dipelajari
mencakup cara menghadapi perkembangan globalisasi, berpartisipasi
dalam isu dunia, atau melestarikan warisan budaya Indonesia.
Semester Genap
5  Mengaitkan peristiwa rotasi dan revolusi Bumi dengan kehidupan di Menjelajahi Bumi dan 12 JP
Bumi. Antariksa
 Menjelaskan sistem tata surya dan karakteristik anggotanya.
6  Memahami pentingnya peran energi dalam membantu kita menjalani Gawat! Benarkah Energi 12 JP
aktivitas sehari-hari. di Bumi akan Habis?
 Memahami peran energi terbarukan dalam upaya bahwa ketersediaan
sumber energi terbatas.
 Melakukan upaya-upaya penghematan energi.
7  Mempelajari bagaimana pengaruh aktivitas manusia terhadap Bumi Kita Terancam 12 JP
lingkungan. Bahaya
 Mencari tahu permasalahan pada lingkungan yang diakibatkan oleh
manusia.
 Mengusulkan langkah atau tindakan yang dapat mengurangi dampak
negatif pada lingkungan.
8  Merancang proyek akhir IPAS yang menarik. Proyek Akhir IPAS 12 JP
No Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu
 Melakukan proyek akhir IPAS menggunakan pendekatan inkuiri.
 Mengomunikasikan hasil proyek akhir IPAS kepada orang banyak.
Cadangan 0 JP
Jumlah Jam Pelajaran 96 JP

Marisa…., Juli 2025/2026

Mengetahui :
Kepala SD Guru Mata Pelajaran

Subhan Utina, [Link] Desi Taliki, [Link]


NIP : NIP :

Anda mungkin juga menyukai