0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan50 halaman

Panduan Lengkap Jenis dan Penanganan File Python

Diunggah oleh

maulanayazidr2
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan50 halaman

Panduan Lengkap Jenis dan Penanganan File Python

Diunggah oleh

maulanayazidr2
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Python Programming | Bootcamp

PyBasic 2
Jenis-jenis
File
Jenis-jenis File

Binary File vs. Text File


• Gambar: .jpg, .png, .bmp, .tiff
• Document: .txt, .tex, asciidoc
• Video: .mp4, .mkv, .avi, .mpg
• Tabular data: .csv, .tsv
• Audio: .mp3, .aac, .wav, .flac
• Source code: .py, .cpp, .js
• Arsip: .zip, .rar, .iso, .7z
• Web: .html, .xml, .json, .css
• Executable: .exe, .dll
Jenis-jenis File: .txt

TXT adalah jenis format file yang berisi data teks.

contoh
Jenis-jenis File: .csv

CSV (Comma-Separated Values) merupakan salah satu jenis pemformatan


teks yang biasanya direpresentasikan sebagai data tabular (tabel). Jika dilihat
melalui notepad, nilai pada setiap baris dipisahkan dengan simbol koma “,”.

contoh

contoh
Jenis-jenis File: .json

JSON (JavaScript Object Notation) termasuk pemformatan file yang ditujukan


agar mudah dibaca oleh manusia dengan ciri khas penggunaan pasangan
key : value (seperti dictionary pada Python).

contoh
File
Handling
File Handling

istilah yang merujuk pada penanganan file seperti: menyimpan dan


membaca file. File Handling pada Python terdiri dari tiga macam mode,
yaitu:

w (write) a (append) r (read)


menyimpan data ke dalam menyimpan data ke dalam membaca data dari suatu
file dan menghapus data file dan tidak menghapus file
Fungsi pada file yang memiliki data pada file yang
kemiripan nama memiliki kemiripan nama
File Handling

terdapat dua cara yang dapat dipilih dalam melakukan File Handling.

cara 1: membuka file dan menutupnya


secara manual

kenapa perlu ditutup?


membuka file memerlukan sejumlah
memori, karenanya file perlu ditutup
setelah proses penambahan atau
cara 2: membuka file dan menutupnya secara otomatis
pembacaan data selesai.
agar memori yang sudah tidak
dipakai dapat dialokasikan untuk
proses yang lainnya
File Handling

misalkan dimiliki sebuah file yang berformat .txt


yang berisi data username pengguna suatu akun:

lalu dilakukan aksi seperti berikut:


memasukan data baru dengan mode w

hasilnya
File Handling

misalkan dimiliki sebuah file yang berformat .txt


yang berisi data username pengguna suatu akun:

lalu dilakukan aksi seperti berikut:


membaca data
File Handling

mode r, a, dan w digunakan ketika berurusan dengan data text. Sedangkan


untuk data binary perlu menambahkan huruf b di belakang nama mode,
seperti: rb, ab, dan wb.

Ada pula variasi mode yang lainnya, seperti:


• w+, untuk write dan read
• a+, untuk append dan read
• r+, untuk read dan write
Exception
Handling
Exception Handling

digunakan untuk menangani kesalahan yang terjadi pada penulisan kode


(misal: typo), maupun kesalahan pada proses pengerjaan perintah dari kode
yang dituliskan.

informasi yang muncul biasanya digunakan untuk troubleshooting karena


setiap kesalahan yang terjadi memiliki nama yang mendeskripsikan jenis
kesalahannya.
Exception Handling: Jenis Kesalahan

kesalahan indentasi

“Print” tidak kenali

kesalahan sintaksis
Exception Handling: Jenis Kesalahan

dan masih ada beberapa kesalahan yang dapat terjadi, seperti:

ZeroDivisionError pada operasi pembagian ketika nilai penyebutnya nol (0)

AttributeError ketika atribut yang dipanggil salah, misal: saat eksekusi function

pada looping semua data sudah terpanggil, tetapi looping masih


IndexError
berlanjut

KeyboardInterrupt interupsi dilakukan pada program yang sedang berjalan


Exception Handling: jenis kesalahan

dan masih ada beberapa kesalahan yang dapat terjadi, seperti:

ValueError ketika data yang dimasukkan memiliki tipe yang tidak sesuai

RuntimeError saat program berjalan terlalu lama

KeyError kunci (key) tidak ditemukan di dictionary

FileNotFoundError file tidak ditemukan di dalam suatu direktori


Exception Handling

pada kondisi tertentu perlu dilakukan penanganan kesalahan agar kode yang
mengalami kesalahan tidak berhenti tereksekusi atau hanya menampilkan atau
mencetak jenis kesalahannya saja

penanganan kesalahan dapat dilakukan menggunakan klausa try … except


coba dieksekusi

karena terjadi kesalahan,


maka baris ini yang dijalankan
Exception Handling

konstruksi lain dalam penanganan kesalahan dapat dilakukan menggunakan klausa


try … except … else, perintah pada keyword else akan dieksekusi ketika perintah
pada keyword try tidak menyebabkan kesalahan

coba dieksekusi

karena tidak terjadi kesalahan,


maka baris ini dijalankan
Exception Handling

konstruksi lain dalam penanganan kesalahan dapat dilakukan menggunakan klausa try …
except … else … finally untuk menjalankan perintah tertentu meskipun terjadi kesalahan
maupun tidak
coba dieksekusi coba dieksekusi
terdapat kesalahan tanpa kesalahan

pada akhirnya perintah ini


dijalankan
Function
Function

• suatu blok kode yang dapat digunakan kembali dan sebaiknya hanya
memiliki satu kegunaan spesifik

• terdapat beberapa Function bawaan (built-in) yang telah disediakan oleh


Python, seperti: input(), print(), dan sebagainya

• tapi developer juga dibebaskan untuk membuat Function-nya sendiri


Function: Konsep

konstruksi hal yang perlu diketahui tentang Function:


1. aturan penamaan Function mengikuti aturan
penamaan variabel
2. jumlah argumen tidak dibatasi, bisa satu, lebih
dari satu, atau bahkan tidak ada sama sekali
Function: Konsep

konstruksi 1 contoh: pendefinisian Function


nama function

argumen

perintah

2 contoh: eksekusi Function


Function: Konsep

contoh hal yang perlu diketahui tentang Function:


3. ada dua sifat argumen, yaitu: argumen
default dan argumen non-default
non-default default
4. posisi argumen non-default harus selalu
berada sebelum argumen default
Function: Konsep

hal yang perlu diketahui tentang Function:


5. selain nilai tunggal, Function juga dapat menerima suatu kelompok data

5. tetapi tidak bisa menggunakan jenis argumen seperti yang ada pada
contoh sebelumnya
Function: Konsep

contoh: single asterisk (*)


positional
1 argument tidak
argumen biasa hanya harus dinamai
dapat menyimpan satu dengan “args”

nilai saja dan akan


eksekusi
terjadi kesalahan apabila
nilai yang dimasukkan 2
lebih dari satu
Function: Konsep

contoh: double asterisk (**)


1 keyword argument
untuk memasukan tidak harus dinamai
dengan “kwargs”
banyak nilai dapat
menggunakan keyword eksekusi
argument seperti contoh 2
di samping
Function: Procedure

konstruksi: tanpa return 1 contoh: pendefinisian Function


nama function

argumen

perintah

terkadang disebut
2 contoh: eksekusi Function
sebagai procedure
Function: built-in Function

merupakan Function yang telah disediakan oleh Python dan dapat diakses
kapanpun ketika diperlukan
contoh:
contoh: nilai terkecil
pembulatan

contoh: nilai
terbesar
Function: built-in Function

contoh: penjumlahan total contoh: nilai mutlak

contoh: jumlah data contoh: perpangkatan


Function: built-in Function

contoh: urutan angka secara ascending contoh: nilai pada rentang tertentu

contoh: urutan angka secara descending


Function: built-in Function

contoh: urutan huruf secara ascending contoh: nomor urut karakter

contoh: urutan huruf secara descending


Function: built-in Function

contoh: casting dari integer ke float contoh: casting dari integer ke string

contoh: casting dari float ke integer contoh: memeriksa tipe data


Anonymous
Function
Anonymous Function

• disebut juga sebagai Function lambda dan tidak dideklarasikan seperti Function
def, melainkan menggunakan keyword lambda

• sama halnya dengan Function def, jumlah argumen pada Function lambda tidak
dibatasi dan meskipun tidak ada return, Function lambda tetap dapat
mengembalikan satu nilai

• Function lambda tidak dapat menjalankan Function lainnya, seperti mencetak


suatu nilai (print)
Anonymous Function

konstruksi 1 contoh: pendefinisian Function


nama function

argumen

perintah

2 contoh: eksekusi Function


Object-Oriented
Programming
Object Oriented Programming: Konsep

• dikenal juga sebagai Pemrogaman Berbasis Objek (PBO) merupakan metode untuk
membuat suatu blok kode yang dapat terdiri dari beberapa Atribut dan Function,
tujuannya agar kode yang dibuat menjadi reusable dan tidak redundant
(berlebihan karena dibuat berulang-ulang)

• dalam penerapannya perlu definisikan suatu objek terlebih dahulu agar blok kode
yang telah dibuat dapat dijalankan
Object Oriented Programming: Jenis Atribut

konstruksi
class attribute

bernilai sama untuk


setiap objek, apabila pendefinisian Class
terdapat nilai atribut contoh 1
yang diganti maka
atribut atau properti merupakan
nilai pada semua
entitas/variabel yang dimiliki oleh objek akan berubah
suatu class
pendefinisian objek
2
Object Oriented Programming: Jenis Atribut

konstruksi

atribut atau properti merupakan ciri


yang dimiliki oleh suatu objek

instance attribute pendefinisian Class


contoh 1
nilanya berbeda
untuk setiap objek,
tidak berpengaruh
pada atribut lain
apabila terdapat satu
nilai atribut yang
pendefinisian objek
diganti
2
Object Oriented Programming: Jenis Function

pendefinisian Class

digunakan untuk mendefinisikan


instance atribut, nilai pada setiap
dinamakan Function Constructor atribut bersifat dinamis sehingga
dapat berbeda-beda pada setiap
objek
Object Oriented Programming: Jenis Function

pendefinisian Class

Function Behavioral pada dasarnya


adalah Function biasa, dinamakan
seperti itu karena dalam
penamaannya tidak memerlukan
double underscore (dunder) dan
setiap Function yang dibuat memiliki
perilaku/kegunaan tersendiri
dinamakan Function Behavioral
Object Oriented Programming: Encapsulation

merupakan metode yang digunakan untuk menyembunyikan atribut maupun


Function, sehingga atribut dan Function tersebut tidak dapat diakses secara bebas di
luar Class
contoh: pendefinisian Class contoh: eksekusi Class
1 2

ciri khas encapsulation adalah


output dari print()
adanya double underscore
pertama
sebagai prefix penamaan
atribut

output dari print()


kedua
Object Oriented Programming: Polymorphism

merupakan metode yang digunakan untuk mewariskan atribut maupun Function


dari Class utama (parent) kepada Class baru (child). Setiap atribut maupun Function
dari parent Class akan tersimpan di dalam child Class

contoh: pendefinisian Class parent contoh: pendefinisian Class child


1 2

contoh: eksekusi Class child


3
ciri inheritance yaitu adanya
pendefinisian
nama_child_class(nama_parent_class)
Object Oriented Programming: Polymorphism

merupakan metode yang digunakan untuk mengubah nilai atribut maupun Function
tertentu dari parent Class ketika diwariskan kepada child Class.

contoh: pendefinisian Class parent contoh: pendefinisian Class child


1 2

contoh: eksekusi Class child


3
pengaplikasian
polymorphism
Object Oriented Programming: Function vs Method

pendefinisian Class pendefinisian Function


1 1

eksekusi Function
2

eksekusi Class Function yang dieksekusi


secara langsung
2

nama Class method

Function yang dieksekusi


dari suatu Class
Object Oriented Programming: Magic Method

Magic Method atau double underscore (dunder) Method merupakan jenis-jenis


Method bawaan (built-in) yang memiliki fungsionalitasnya masing-masing

contoh: pendefinisian instance attribute contoh: mencetak suatu nilai


1

eksekusi

2
Object Oriented Programming: Magic Method

contoh: multiplication / perkalian contoh: addition / penjumlahan


1 1

eksekusi eksekusi

2 2
Exercise
[Link]

Anda mungkin juga menyukai