0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan53 halaman

Modul Ajar Bahasa Inggris SD Kelas 5

Diunggah oleh

wardahthul jannah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
21 tayangan53 halaman

Modul Ajar Bahasa Inggris SD Kelas 5

Diunggah oleh

wardahthul jannah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

[Link].

COM

Modul Ajar B. Inggris


Pendekatan Deep Learning
A. Identitas Penulis
 Nama Penyusun: Umar Tholib
 Satuan Pendidikan: SDN Karangsari 02
 Tahun Ajaran: 2025/2026
 Mata Pelajaran: BAHASA INGGRIS
 Fase: C
 Kelas/Semester: 5/1 dan 2
 Alokasi Waktu: 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ini:
 [✓] Keimanan dan Ketakwaan: Menanamkan nilai-nilai religius dan
moral dalam setiap aktivitas.
 [✓] Kewargaan: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban
sebagai warga negara.
 [✓] Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan berpikir logis,
analitis, dan sistematis.
 [✓] Kreativitas: Mendorong inovasi dan kemampuan
menghasilkan ide-ide baru.
 [✓] Kolaborasi: Melatih kerjasama dan kemampuan bekerja dalam
tim.
 [✓] Kemandirian: Membangun rasa percaya diri dan
kemampuan menyelesaikan masalah secara mandiri.
 [✓] Kesehatan: Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya
menjaga kesehatan fisik dan mental.
 [✓] Komunikasi: Meningkatkan kemampuan menyampaikan
ide dan informasi secara efektif.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Cara Guru Menanyakan tentang Pelaksanaan 7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat:
Guru dapat menanyakan dengan cara yang interaktif dan mendorong
refleksi diri pada peserta didik. Berikut contoh pertanyaannya:
1. Bangun tidur: "Good morning, everyone! How was your sleep
last night? What time did you wake up today?" (Selamat pagi
semuanya! Bagaimana tidur kalian tadi malam? Jam berapa
kalian bangun pagi ini?)
2. Beribadah: "Before we start, let's take a moment to be grateful. Did
you do your morning prayer or any religious activity today?"
(Sebelum kita mulai, mari kita bersyukur sejenak. Apakah kalian
sudah melakukan salat pagi atau kegiatan ibadah lainnya hari ini?)
[Link]

3. Berolahraga: "To keep our bodies strong, did you do any exercise
this morning? What kind of exercise did you do?" (Untuk menjaga
tubuh kita kuat, apakah kalian berolahraga pagi ini? Olahraga apa
yang kalian lakukan?)
4. Gemar Belajar: "We are here to learn! What is one new thing you are
excited to learn today? Or, what did you read or learn yesterday
that was interesting?" (Kita di sini untuk belajar! Apa satu hal baru
yang kalian ingin pelajari hari ini? Atau, apa yang kalian baca atau
pelajari kemarin yang menarik?)
5. Makan Sehat dan Bergizi: "To have energy for learning, did you
have a healthy and nutritious breakfast? What did you eat?"
(Untuk punya energi belajar, apakah kalian sudah sarapan sehat
dan bergizi? Apa yang kalian makan?)
6. Bermasyarakat: "Being kind to others is important. Did you help
anyone at home or greet your family members this morning? How
did you show care to others?" (Bersikap baik kepada orang lain itu
penting. Apakah kalian membantu siapa pun di rumah atau
menyapa anggota keluarga pagi ini? Bagaimana kalian
menunjukkan kepedulian kepada orang lain?)
7. Tidur Cepat: "Getting enough rest is crucial. What time did you go to
bed last night? Was it early enough to feel refreshed this morning?"
(Istirahat yang cukup itu penting. Jam berapa kalian tidur tadi
malam? Apakah cukup awal untuk merasa segar pagi ini?)

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran
ELEMEN: Terampil Bergerak - Menyimak - Berbicara
Pada akhir Fase C, peserta didik menggunakan kalimat dengan pola
tertentu dalam bahasa Inggris untuk berinteraksi pada lingkup situasi sosial
dan kelas yang makin luas, namun masih dapat diprediksi atau bersifat
rutin. Mereka mengubah/mengganti sebagian elemen kalimat untuk dapat
berpartisipasi dalam aktivitas belajar, seperti membuat pertanyaan
sederhana, meminta klarifikasi dan meminta izin. Mereka menggunakan
beberapa strategi untuk mengidentifikasi informasi penting/inti dalam
berbagai konteks, seperti meminta pembicara untuk mengulangi atau
berbicara dengan lebih pelan, atau bertanya arti sebuah kata. Mereka
mengikuti rangkaian instruksi sederhana yang berkaitan dengan prosedur
kelas dan aktivitas belajar.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, peserta didik diharapkan
mampu:
 Menggunakan kalimat sederhana dalam bahasa
Inggris untuk memperkenalkan diri dan orang lain
dalam situasi rutin.
 Mengajukan dan menjawab pertanyaan sederhana tentang
rutinitas sehari- hari dan kegiatan pribadi.
 Meminta klarifikasi atau mengulang perkataan pembicara lain
dalam bahasa Inggris.
 Meminta izin menggunakan frasa dasar dalam bahasa Inggris.
[Link]

 Mengikuti instruksi sederhana yang diberikan dalam bahasa


Inggris terkait aktivitas kelas.
[Link]

 Mengidentifikasi informasi penting dari percakapan singkat


atau cerita sederhana dalam bahasa Inggris.
 Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok menggunakan
frasa bahasa Inggris dasar.

E. Sarana dan Prasarana


1. Proyektor dan layar/papan tulis interaktif
2. Laptop/Komputer
3. Speaker
4. Kartu bergambar (flashcards) atau gambar digital terkait rutinitas
sehari-hari
5. Papan tulis dan spidol/kapur

F. Target Peserta Didik


 Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya peserta didik tanpa
kesulitan belajar yang berarti.
 Peserta didik dengan kesulitan belajar: Diberikan
bimbingan dan pendampingan lebih intensif.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Diberikan tantangan
tambahan atau peran sebagai tutor sebaya.

G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep
Learning.
Metode Pembelajaran yang Sensual:
 Visual: Penggunaan gambar, video, flashcards, diagram.
 Auditori: Mendengarkan lagu, cerita, dialog, rekaman suara.
 Kinestetik: Permainan peran (role-play), simulasi, aktivitas fisik,
bergerak untuk menunjukkan jawaban.
 Taktil: Menggunakan benda nyata (realia) atau alat peraga
yang bisa disentuh.

H. Pertanyaan Pemantik
Mindful Learning:
 "Apa yang kalian rasakan saat belajar hal baru? Apakah ada
hal yang membuat kalian penasaran hari ini?"
 "Bagaimana kalian bisa fokus dan tidak mudah terganggu saat
belajar?"
Meaningful Learning:
 "Mengapa penting bagi kita untuk bisa berbicara bahasa Inggris
dalam kehidupan sehari-hari? Di mana kalian bisa menggunakan
bahasa Inggris yang kita pelajari hari ini?"
 "Bagaimana pelajaran ini bisa membantu kalian di masa depan?"
[Link]

Joyful Learning:
 "Apa yang membuat belajar bahasa Inggris menjadi
kegiatan yang menyenangkan bagi kalian?"
 "Jika kita bisa belajar sambil bermain, permainan seperti apa
yang ingin kalian lakukan hari ini?"

I. Kegiatan Pembelajaran
Gambaran Umum Pembelajaran (18 JP)
Pembelajaran akan dibagi menjadi beberapa pertemuan, dengan fokus
pada pengenalan kosakata dan frasa, praktik berbicara, serta aktivitas
kolaboratif. Setiap pertemuan berdurasi 2-3 JP.

Pertemuan 1-2: Mengenal Rutinitas Harian dan Kosakata (4 JP)


Pendahuluan (15 menit)
1. Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik,
memeriksa kehadiran, dan mengajak mereka untuk melakukan
mindful breathing (tarik napas dalam-dalam, hembuskan perlahan)
untuk mempersiapkan diri belajar.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan
beberapa pertanyaan dari "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat"
secara interaktif (misalnya, "What time did you wake up today?",
"Did you have a healthy breakfast?").
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): Guru mengajukan
pertanyaan pemantik terkait joyful learning, misalnya: "What makes
learning English fun for you?"
4. Pengenalan Tema: Guru menunjukkan gambar-gambar aktivitas
sehari-hari (bangun tidur, sarapan, mandi, sekolah, dll.) dan
bertanya dalam bahasa Inggris, "What is he/she doing?"
Inti (60 menit)
1. Pengenalan Kosakata (Visual & Auditori): Guru memperkenalkan
kosakata baru terkait rutinitas harian (e.g., wake up, brush teeth, take
a bath, have breakfast, go to school) menggunakan flashcards atau
presentasi bergambar. Peserta didik menirukan pengucapan guru.
2. Menyusun Kalimat Sederhana: Guru menuliskan pola kalimat
sederhana di papan tulis (e.g., "I wake up at 6 o'clock."). Peserta
didik secara berpasangan mempraktikkan menyusun kalimat
serupa dengan waktu yang berbeda.
3. Permainan "Simon Says" (Kinestetik): Guru memimpin permainan
"Simon Says" dengan instruksi yang menggunakan kosakata
rutinitas (e.g., "Simon says, 'brush your teeth!'"). Ini melatih
pemahaman instruksi.
4. Mini-Dialog (Kolaboratif): Peserta didik berpasangan membuat dialog
pendek tentang rutinitas pagi mereka dan mempraktikkannya di
depan teman sebaya. Guru berkeliling memberikan bimbingan.
Penutup (15 menit)
1. Review: Guru menunjuk beberapa peserta didik untuk mengulang
kosakata dan frasa yang telah dipelajari.
2. Refleksi Diri (Meaningful Learning): Guru meminta peserta
didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini
dan bagaimana mereka bisa menggunakannya di rumah.
[Link]

3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta menggambar rutinitas pagi


mereka dan menuliskan kalimat sederhana di bawahnya.
Pertemuan 3-4: Meminta Klarifikasi dan Izin (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Mengulang kembali kosakata rutinitas harian melalui
permainan tebak gambar.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did
you learn something new yesterday?" (Gemar Belajar).
3. Pertanyaan Pemantik (Mindful Learning): "Bagaimana perasaan kalian
saat tidak memahami sesuatu? Apa yang kalian lakukan?"
Inti (60 menit)
1. Situasi Komunikasi (Problem-Based Learning): Guru menyajikan
skenario di mana komunikasi terhambat karena ketidakpahaman
(misalnya, guru berbicara terlalu cepat). Guru bertanya, "What can
you say if you don't understand?"
2. Pengenalan Frasa Klarifikasi (Auditori & Visual): Guru
memperkenalkan frasa seperti: "Could you please repeat that?",
"Could you speak more slowly?", "What does ... mean?". Guru
menuliskannya di papan dan meminta peserta didik menirukan.
3. Role-Play (Kolaboratif & Kinestetik): Peserta didik dibagi menjadi
kelompok kecil. Guru memberikan skenario di mana satu anak
memberikan instruksi dan anak lain perlu meminta klarifikasi.
4. Pengenalan Frasa Izin: Guru memperkenalkan frasa "May I...?",
"Can I...?" untuk meminta izin (misalnya, May I go to the restroom?,
Can I borrow your pencil?). Guru memberikan contoh dan meminta
peserta didik mempraktikkan.
5. Simulasi Kelas: Guru berperan sebagai guru, dan peserta
didik mempraktikkan meminta izin untuk berbagai hal dalam
konteks kelas.
Penutup (15 menit)
1. Quiz Singkat: Guru memberikan beberapa situasi dan peserta
didik harus memilih frasa klarifikasi/izin yang tepat.
2. Refleksi: "Kapan kalian akan menggunakan frasa 'May I...?' atau
'Could you please repeat that?'"
3. Pujian: Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif
peserta didik. Pertemuan 5-6: Berinteraksi dengan Lingkup Kelas yang
Lebih Luas (4 JP) Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Permainan "Match the phrase" untuk frasa klarifikasi dan izin.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did
you help anyone today?" (Bermasyarakat).
3. Pertanyaan Pemantik (Meaningful Learning): "Mengapa penting bagi
kita untuk bisa berinteraksi dengan teman dan guru di sekolah?"
Inti (60 menit)
1. Wawancara Teman (Kolaboratif): Peserta didik berpasangan dan
saling mewawancarai tentang hobi, makanan favorit, atau apa yang
mereka lakukan di akhir pekan, menggunakan pertanyaan
sederhana yang sudah dipelajari. Guru menyediakan question
prompts.
2. Presentasi Singkat (Komunikasi): Setiap peserta didik
memperkenalkan pasangannya di depan kelas berdasarkan hasil
wawancara. Ini melatih kemampuan berbicara dan
mendengarkan.
[Link]

3. Permainan "Guess Who": Guru memberikan deskripsi singkat


tentang salah satu peserta didik (tanpa menyebut nama) dan
peserta didik lain menebak siapa orangnya. Melatih pemahaman
deskripsi.
4. Mengikuti Instruksi Kompleks: Guru memberikan serangkaian
instruksi yang sedikit lebih kompleks (e.g., "Stand up, touch
your nose, and say 'hello!'"). Peserta didik harus mengikuti
instruksi tersebut.
Penutup (15 menit)
1. Diskusi: "Apa hal paling menarik yang kalian pelajari dari teman
kalian hari ini?"
2. Refleksi: "Apakah kalian merasa lebih percaya diri untuk
berbicara bahasa Inggris dengan teman-teman kalian?"
3. Pemberian Reward: Guru memberikan stiker atau pujian kepada
peserta didik yang berani berbicara.
Pertemuan 7-8: Proyek "Our Daily Routine Story" (6 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Tanya jawab cepat tentang semua frasa yang telah dipelajari.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: "Did you sleep early
last night?" (Tidur Cepat).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): "Bayangkan kalian bisa
membuat cerita tentang hari kalian dalam bahasa Inggris.
Kedengarannya seru, kan?"
Inti (60-75 menit per pertemuan)
1. Pengenalan Proyek (Problem-Based Learning): Guru menjelaskan
proyek "Our Daily Routine Story". Setiap kelompok akan membuat
sebuah cerita pendek bergambar tentang rutinitas harian mereka,
menggunakan semua kosakata dan frasa yang telah dipelajari.
Cerita ini akan dipresentasikan.
2. Brainstorming & Perencanaan (Kolaboratif): Peserta didik dibagi
dalam kelompok (3-4 orang). Mereka berdiskusi dan
merencanakan alur cerita, karakter, dan kalimat yang akan
digunakan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi.
3. Pembuatan Cerita Bergambar (Kreativitas & Mandiri): Setiap
kelompok mulai membuat ilustrasi dan menuliskan kalimat untuk
cerita mereka. Guru menyediakan kertas, alat warna, dan bahan
lain jika diperlukan. Guru mendorong mereka untuk berpikir
kreatif dalam membuat ilustrasi.
4. Latihan Presentasi (Komunikasi): Setiap kelompok melatih
presentasi mereka. Guru memberikan masukan mengenai
pengucapan, intonasi, dan kelancaran berbicara.
5. Presentasi Kelompok (Komunikasi & Kolaborasi): Setiap kelompok
mempresentasikan "Our Daily Routine Story" mereka di depan
kelas. Guru dan teman-teman lain memberikan apresiasi.
Penutup (15 menit)
1. Apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua
kelompok atas kerja keras dan kreativitas mereka.
2. Refleksi Proyek (Meaningful Learning): "Apa yang paling kalian sukai
dari proyek ini? Apa tantangannya?"
3. Galeri Karya: Hasil proyek dipajang di dinding kelas agar bisa
dilihat dan diapresiasi oleh semua.

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


[Link]

Asesmen Formatif
[Link]

 Observasi Kelas: Guru mengamati keaktifan, partisipasi, dan


kemampuan peserta didik dalam menggunakan bahasa Inggris
selama kegiatan pembelajaran.
 Kinerja Lisan:
o Mini-Dialog/Role-Play: Penilaian kemampuan peserta didik
dalam berinteraksi menggunakan frasa yang tepat.
o Wawancara Teman: Penilaian kemampuan bertanya dan
menjawab pertanyaan sederhana.
o Presentasi Singkat: Penilaian kelancaran,
pengucapan, dan penggunaan kosakata.
 Latihan Tertulis Singkat: Mengisi bagian kosong, menjodohkan
gambar dengan kata/frasa, menuliskan kalimat sederhana.
 Refleksi Diri Peserta Didik: Melalui pertanyaan lisan atau tulisan
singkat tentang pemahaman mereka.
Asesmen Sumatif
 Tes Tertulis:
o Pilihan Ganda: Mengidentifikasi makna kata/frasa atau
memilih respons yang tepat.
o Melengkapi Dialog: Mengisi bagian yang kosong dalam dialog
singkat.
o Menyusun Kalimat: Mengatur kata-kata acak menjadi
kalimat yang benar.
 Proyek "Our Daily Routine Story": Penilaian berdasarkan rubrik
yang mencakup:
o Kesesuaian isi: Apakah cerita sesuai dengan tema rutinitas?
o Penggunaan Bahasa Inggris: Ketepatan tata bahasa,
kosakata, dan frasa.
o Kreativitas: Kualitas ilustrasi dan ide cerita.
o Kerja Sama Kelompok: Keterlibatan dan kontribusi setiap
anggota.
o Presentasi: Kelancaran, kejelasan, dan kepercayaan
diri saat menyampaikan.
 Tes Berbicara (Wawancara Individu Singkat): Guru mengajukan
beberapa pertanyaan tentang rutinitas peserta didik atau meminta
mereka menjelaskan gambar rutinitas harian.

K. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa bahasa
Inggris adalah alat komunikasi yang sangat berguna untuk berinteraksi
dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di
masyarakat. Mereka akan menyadari pentingnya kemampuan untuk
mengungkapkan diri, meminta bantuan, dan memahami instruksi, yang
semuanya akan meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka
dalam belajar dan bergaul. Pemahaman ini juga akan menumbuhkan
minat dan motivasi intrinsik untuk terus belajar bahasa Inggris karena
relevansinya dalam kehidupan mereka.
[Link]

L. Materi Bahan Ajar


Rutinitas Harian dan Frasa Penting
Materi ini berfokus pada pengenalan kosakata dan frasa dasar yang
berkaitan dengan kegiatan sehari-hari yang rutin dilakukan oleh anak-
anak, seperti bangun tidur, mandi, sarapan, pergi ke sekolah, belajar,
bermain, dan tidur. Contoh kosakata yang diajarkan meliputi wake up, get
dressed, brush teeth, have breakfast, go to school, study, play, have dinner, go to
bed. Pola kalimat sederhana seperti "I [verb] at [time]" atau "He/She
[verb]" akan menjadi fondasi untuk membangun kemampuan berbicara
peserta didik.
Selain rutinitas, materi juga mencakup frasa-frasa fungsional yang
penting dalam interaksi di kelas dan situasi sosial sederhana. Frasa ini
meliputi cara meminta klarifikasi seperti "Could you please repeat that?"
atau "What does [word] mean?" untuk membantu mereka mengatasi
kebingungan dalam komunikasi. Peserta didik juga akan belajar cara
meminta izin dengan sopan, misalnya "May I go to the restroom?" atau
"Can I borrow your pencil?", yang penting untuk membangun tata krama
dalam interaksi sosial.

Secara keseluruhan, materi ini dirancang untuk memberikan peserta didik


fondasi yang kuat dalam bahasa Inggris lisan, memungkinkan mereka
untuk berpartisipasi aktif dalam percakapan sehari-hari dan memahami
instruksi dasar. Fokus pada kegiatan rutin dan frasa fungsional membantu
peserta didik melihat relevansi bahasa Inggris dalam kehidupan nyata,
mendorong mereka untuk lebih percaya diri dan antusias dalam
menggunakannya.

M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. Hal baru apa yang paling menyenangkan saya pelajari hari ini?
2. Apakah saya merasa lebih percaya diri untuk berbicara
bahasa Inggris setelah pelajaran ini? Mengapa?
3. Bagian mana dari pelajaran hari ini yang membuat saya berpikir
keras atau merasa tertantang?
Refleksi Pendidik
1. Apakah semua peserta didik menunjukkan partisipasi aktif dalam
kegiatan pembelajaran? Jika tidak, strategi apa yang bisa saya
lakukan di pertemuan berikutnya?
2. Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan efektif? Aspek mana
yang perlu diperkuat?
3. Bagaimana saya bisa membuat kegiatan pembelajaran
berikutnya lebih menarik dan relevan untuk semua gaya
belajar peserta didik?

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi: "My Day, My Story"
Nama Kelompok:
[Link]

Anggota Kelompok:

Petunjuk:
1. Diskusikan bersama anggota kelompok kalian tentang rutinitas
harian kalian dari pagi hingga malam.
2. Pilih 5-7 kegiatan utama yang sering kalian lakukan setiap hari.
3. Gambarlah atau tempelkan gambar untuk setiap kegiatan
tersebut secara berurutan.
4. Tuliskan kalimat bahasa Inggris sederhana di bawah setiap
gambar yang mendeskripsikan kegiatan tersebut. Gunakan waktu
yang spesifik (contoh: "I wake up at 5 o'clock.").
5. Setelah selesai, latihlah presentasi kalian di depan teman-teman
kelompok. Pastikan semua anggota mendapatkan giliran
berbicara.
6. Presentasikan "My Day, My Story" kelompok kalian di depan kelas.

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan


Presentasi Siswa
Tema: "My Day, My Story" Skala
Likert:
 1 = Sangat Kurang
 2 = Kurang
 3 = Cukup
 4 = Baik
 5 = Sangat Baik

Deskrip si Deskrip si
Aspek Deskripsi Deskrip si Deskrip si
(1: (5: Sk or
Penilai (2: (3: (4:
Sangat Sangat
an Kurang) Cukup Baik)
Kurang Baik)
)
)
Tidak ada
atau Beberapa Cukup Sebagia n Sangat
sedikit bagian sesuai besar sesuai
A. Isi
kesesu tidak denga sesuai denga
Cerita
a ian sesuai n dengan n
(Kesuai
dengan dengan tema, tema, tema,
an &
tema tema, detail detail detail
Detail)
rutinita detail cukup mema kaya
s minimal. mema d ai. dan
harian. d ai. releva
n.
B. Penggu Pengguna Penggu Penggu Penggu
Penggu naan an naan naan naan
naan kosaka kosakata kosaka kosaka kosaka
t t t t
[Link]

Deskri Deskri
Aspek Deskrips Deskri Deskri
p si (1: p si (5: Sk
Penilai i (2: p si (3: p si (4:
Sangat Sangat or
an Kurang) Cukup Baik)
Kurang Baik)
)
)
Kosakat a dan dan a dan a dan a dan
a& frasa frasa frasa frasa frasa
Frasa sangat terbatas cukup tepat, sangat
terbata , sering mema sedikit tepat
s dan tidak d ai, kesala dan
tidak tepat. bebera h an bervari
tepat. pa minor. a si.
kesala
h an.

Struktu Strukt
Struktur
Struktu r Struktu ur
kalimat
C. Tata r kalimat r kalima
sering
Bahasa kalima cukup kalima t
salah,
& t jelas, t jelas, sangat
banyak
Struktur kacau, bebera sedikit jelas
kesalaha
Kalimat banyak pa kesala dan
n tata
kesala kesala h an akurat,
bahasa.
h an h an tata tanpa
tata tata bahasa kesala
bahasa bahasa . h an.
. .
Tidak
ada Cukup Sangat
Kurang
usaha kreatif, Kreatif, kreatif,
D. kreatif,
kreatif, ilustras ilustras ilustrasi
Kreativi ilustrasi
ilustras i cukup i jelas menari
tas & kurang
i tidak jelas dan k, jelas,
Ilustrasi jelas/relev
releva dan releva dan
an.
n/ releva n. relevan
tidak n. .
jelas.
Tidak
Kerjasa Kerjasa
ada
ma Kerjasa ma
kerjasa Kerjasa
cukup ma sangat
E. Kerja ma, ma
baik, baik, baik,
Sama hanya minim,
pemba semua semua
Kelomp satu/d pembagi
g ian anggot anggot
ok ua an
tugas a a
anggot tugas
cukup berkont berkola
a yang tidak
merata r ibusi b orasi
aktif. jelas.
. aktif. penuh.
F. Presen Presenta Presen Presen Presen
Kelanca t asi si t asi t asi t asi
ran sangat tersenda cukup lancar, sangat
[Link]

t-
[Link]

Deskri Deskri
Aspek Deskrips Deskri Deskri
p si (1: p si (5: Sk
Penilai i (2: p si (3: p si (4:
Sangat Sangat or
an Kurang) Cukup Baik)
Kurang Baik)
)
)
Present tersen senda lancar, sediki lancar
asi d at- t, ada t dan
sendat kuran jeda/ra jeda. percay
, tidak g g u- a diri.
lancar. lancar ragu.
.
Penguc
Pengu apan Pengu Pengu
Penguca
c apan dan c apan c apan
p an dan
G. dan intonas dan dan
intonasi
Penguc intona i cukup intona intona
sering
apan & si jelas, si si
salah,
Intonasi sangat bebera jelas, sangat
sulit
sulit pa mudah jelas
dipaham
dipaha kesala dipaha dan
i.
mi. h an. mi. alami.

Cukup
Tidak Percay
percay
menunj Kurang a diri, Sangat
H. a diri,
ukkan percaya menunj percay
Keperca sesekal
keperc diri, ukkan a diri
yaan i
a yaan sering sedikit dan
Diri menun
diri menund kegugu antusia
j ukkan
sama u k/ragu. pan. s
keragu
sekali. .
a n.
Total Skor________________/ 40

O. Pengayaan dan Remedial


Pengayaan
 Tantangan Menulis Cerita yang Lebih Kompleks: Peserta didik
dengan pencapaian tinggi dapat diminta untuk menulis cerita
rutinitas harian yang lebih panjang, menambahkan detail,
perasaan, atau kejadian tak terduga.
 Wawancara dengan Orang Tua/Anggota Keluarga: Peserta didik dapat
diminta untuk mewawancarai anggota keluarga tentang rutinitas
mereka dalam bahasa Inggris (jika memungkinkan) atau
menuliskan hasil wawancara dalam bahasa Inggris.
 Permainan Peran yang Lebih Lanjut: Membuat skenario percakapan
yang lebih kompleks, misalnya memesan makanan di restoran
atau membeli barang di toko, menggunakan frasa yang telah
dipelajari.
 Menonton Video Edukasi Bahasa Inggris: Menonton video pendek
berbahasa Inggris tentang rutinitas orang lain dan
menceritakannya kembali.
[Link]

Remedial
[Link]

 Bimbingan Individual/Kelompok Kecil: Guru memberikan perhatian


dan bimbingan lebih intensif kepada peserta didik yang
kesulitan, mengulang konsep dasar dengan penjelasan yang
lebih sederhana.
 Latihan Drill & Practice: Memberikan lembar kerja tambahan yang
berfokus pada pengulangan kosakata dan pola kalimat dasar.
 Penggunaan Alat Bantu Visual/Auditori Lebih Banyak:
Memanfaatkan lebih banyak flashcards, gambar, atau rekaman
audio untuk membantu peserta didik yang kesulitan dalam
mengingat kosakata atau memahami pengucapan.
 Peer Tutoring: Memasangkan peserta didik yang kesulitan dengan
peserta didik yang memiliki pemahaman lebih baik untuk saling
membantu.
 Permainan Edukasi Sederhana: Menggunakan permainan yang
lebih sederhana dan berulang untuk membantu peserta didik
menguasai konsep dasar.

P. Glosarium
1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada
pemahaman mendalam, koneksi ide, dan aplikasi pengetahuan,
bukan hanya hafalan.
2. Flashcards: Kartu bergambar atau bertuliskan kata/frasa yang
digunakan sebagai alat bantu belajar visual.
3. Role-play: Metode pembelajaran di mana peserta didik
memerankan suatu peran dalam situasi tertentu untuk
mempraktikkan keterampilan komunikasi.

Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2021).
Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Menengah. Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Modul
Pelatihan Kurikulum 2013 untuk Guru SD. Pusat Pengembangan
Profesi Pendidik.
4. Setiawan, A. (2020). Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak
Usia Dini. Pustaka Media.
[Link]

Modul Ajar B. Inggris


Pendekatan Deep Learning
A. Identitas
Penulis
 Nama Penyusun: Umar Tholib
 Satuan Pendidikan: SDN Karangsari 02
 Tahun Ajaran: 2025/2026
 Mata Pelajaran: BAHASA INGGRIS
 Fase: C
 Kelas/Semester: 5/1 dan 2
 Alokasi Waktu: 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ini:
 [✓] Keimanan dan Ketakwaan: Menanamkan nilai-nilai religius dan
moral dalam setiap aktivitas.
 [✓] Kewargaan: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban
sebagai warga negara.
 [✓] Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan berpikir logis,
analitis, dan sistematis dalam memahami teks.
 [✓] Kreativitas: Mendorong inovasi dalam merespons dan
membuat teks sederhana.
 [✓] Kolaborasi: Melatih kerjasama dalam kegiatan membaca
dan diskusi kelompok.
 [✓] Kemandirian: Membangun rasa percaya diri dalam
memahami teks secara mandiri.
 [✓] Kesehatan: Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya
menjaga kesehatan mata dan posisi membaca.
 [✓] Komunikasi: Meningkatkan kemampuan menyampaikan
pemahaman dari teks yang dibaca.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Cara Guru Menanyakan tentang Pelaksanaan 7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat:
Guru dapat menanyakan dengan cara yang interaktif dan mendorong
refleksi diri pada peserta didik. Berikut contoh pertanyaannya:
1. Bangun tidur: "Good morning, everyone! What did you see first
when you woke up this morning?" (Selamat pagi semuanya! Apa
yang pertama kali kalian lihat saat bangun pagi ini?)
2. Beribadah: "Before we start our lesson, let's take a moment to be
thankful. Did you read any religious texts or stories today?"
(Sebelum kita mulai pelajaran, mari kita bersyukur sejenak.
Apakah kalian membaca teks atau cerita keagamaan hari ini?)
3. Berolahraga: "To keep our bodies strong and minds fresh, did you
read any tips or articles about healthy exercises?" (Untuk menjaga
tubuh kita kuat dan
[Link]

pikiran segar, apakah kalian membaca tips atau artikel tentang


olahraga sehat?)
4. Gemar Belajar: "We are here to learn! What is one interesting thing
you read or learned from a book/picture yesterday?" (Kita di sini
untuk belajar! Apa satu hal menarik yang kalian baca atau pelajari
dari buku/gambar kemarin?)
5. Makan Sehat dan Bergizi: "To have energy for reading and learning,
did you read the ingredients on your food package this morning?
Was it healthy?" (Untuk punya energi membaca dan belajar,
apakah kalian membaca bahan- bahan di kemasan makanan kalian
pagi ini? Apakah itu sehat?)
6. Bermasyarakat: "Being kind to others is important. Did you read
any messages or announcements that helped your family or
friends today?" (Bersikap baik kepada orang lain itu penting.
Apakah kalian membaca pesan atau pengumuman yang
membantu keluarga atau teman kalian hari ini?)
7. Tidur Cepat: "Getting enough rest is crucial. Did you read a bedtime
story before you went to sleep last night?" (Istirahat yang cukup itu
penting. Apakah kalian membaca cerita pengantar tidur sebelum
kalian tidur tadi malam?)

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran
ELEMEN: Membaca - Memirsa
Pada akhir Fase C, peserta didik memahami kata-kata yang sering
digunakan sehari-hari dan memahami kata-kata baru dengan bantuan
gambar/ilustrasi serta kalimat dalam konteks yang dipahami peserta
didik. Mereka membaca dan memberikan respon terhadap beragam
teks pendek, sederhana dan familiar dalam bentuk tulisan atau digital,
termasuk teks visual, multimodal atau interaktif. Mereka menemukan
informasi pada sebuah kalimat dan menjelaskan topik sebuah teks yang
dibaca atau diamatinya.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, peserta didik diharapkan
mampu:
 Mengidentifikasi dan memahami kata-kata bahasa Inggris
yang sering digunakan sehari-hari dalam teks pendek.
 Memahami makna kata-kata baru dengan bantuan
gambar/ilustrasi dan konteks kalimat.
 Membaca dan merespons berbagai teks pendek, sederhana,
dan familiar (tulisan, digital, visual, multimodal, interaktif).
 Menemukan informasi spesifik pada sebuah kalimat dalam teks.
 Menjelaskan topik utama dari teks pendek yang dibaca atau diamati.
 Mengekspresikan pemahaman mereka tentang teks melalui
respons verbal atau non-verbal.

E. Sarana dan Prasarana


[Link]

1. Buku cerita bergambar sederhana berbahasa Inggris / e-book.


2. Proyektor dan layar/papan tulis interaktif.
[Link]

3. Laptop/Komputer dan koneksi internet.


4. Aplikasi atau platform interaktif untuk membaca digital
(misalnya, aplikasi cerita anak).
5. Papan tulis, spidol/kapur, dan kartu kata (flashcards).

F. Target Peserta Didik


 Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya peserta didik tanpa
kesulitan belajar yang berarti.
 Peserta didik dengan kesulitan belajar: Diberikan bimbingan dan
pendampingan lebih intensif dalam proses membaca dan
memahami teks.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Diberikan teks
dengan kompleksitas sedikit lebih tinggi atau tugas-tugas
analisis yang lebih mendalam.

G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Inquiry-Based Learning (Pembelajaran Berbasis Inkuiri)
dengan pendekatan Deep Learning.
Metode Pembelajaran yang Sensual:
 Visual: Penggunaan gambar, ilustrasi, video, infografis, tampilan
teks yang menarik.
 Auditori: Mendengarkan narasi teks, audiobook, diskusi kelompok.
 Kinestetik: Menunjuk gambar/kata, bergerak untuk menunjukkan
jawaban,
role-playing adegan dari cerita.
 Taktil: Menggunakan buku fisik, memanipulasi potongan
puzzle teks, membuat mind map secara fisik.

H. Pertanyaan Pemantik
Mindful Learning:
 "Apa yang kalian lihat dan rasakan ketika kalian sedang
membaca sebuah cerita yang menarik?"
 "Pernahkah kalian membaca sebuah cerita dan merasa seolah-
olah kalian ada di dalamnya? Bagaimana rasanya?"
Meaningful Learning:
 "Mengapa membaca itu penting? Apa manfaat yang bisa kalian
dapatkan dari membaca setiap hari?"
 "Bagaimana cerita atau informasi yang kita baca bisa
membantu kita memahami dunia di sekitar kita?"
Joyful Learning:
 "Jenis cerita atau teks seperti apa yang paling kalian suka baca?
Mengapa?"
 "Jika kita bisa membaca cerita sambil bermain, permainan apa
yang paling seru untuk kita lakukan hari ini?"
[Link]

I. Kegiatan Pembelajaran
Gambaran Umum Pembelajaran (18 JP)
Pembelajaran akan dibagi menjadi beberapa pertemuan, berfokus pada
pengembangan keterampilan membaca dan memahami teks visual
maupun tulisan. Setiap pertemuan berdurasi 2-3 JP.

Pertemuan 1-2: Mengenali Kata dan Gambar dalam Teks Sederhana (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik,
memeriksa kehadiran, dan mengajak mereka untuk melakukan
mindful observation (mengamati gambar/ilustrasi sederhana di
layar) untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan
beberapa pertanyaan dari "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat"
yang relevan dengan membaca (misalnya, "Did you read any
interesting stories yesterday?" - Gemar Belajar).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): Guru mengajukan pertanyaan
pemantik terkait joyful learning, misalnya: "What kind of stories do
you love to read?"
4. Pengenalan Tema: Guru menunjukkan beberapa gambar atau
ilustrasi dari buku cerita anak dan bertanya, "What do you see in
these pictures? What do you think the story is about?"
Inti (60 menit)
1. Membaca Kata dan Gambar (Visual & Auditori): Guru menampilkan
teks pendek dengan banyak ilustrasi (misalnya, cerita tentang
hewan atau kegiatan sehari-hari). Guru membacakan teks
dengan jelas, sementara peserta didik mengikuti dan menunjuk
gambar yang sesuai.
2. Mencocokkan Kata dengan Gambar (Kinestetik): Guru menampilkan
beberapa kata dari teks di papan tulis atau kartu, dan peserta
didik diminta untuk mencocokkan kata-kata tersebut dengan
gambar yang tepat.
3. Menemukan Kata-Kata Sering Digunakan: Guru meminta peserta
didik melingkari atau menunjuk kata-kata yang sering mereka
temui dalam teks (e.g., the, a, is, on, in).
4. Diskusi Sederhana (Inquiry-Based Learning): Setelah membaca, guru
mengajukan pertanyaan "What did you see in the story?" atau
"Who is in the story?". Peserta didik menjawab secara lisan.
Penutup (15 menit)
1. Review Kosakata: Guru mengulang kosakata penting dari teks
melalui permainan tebak kata.
2. Refleksi Diri (Meaningful Learning): Guru meminta peserta didik
menulis atau menggambar satu kata baru yang mereka pelajari
hari ini dan apa artinya.
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta untuk mencari 3-5 kata
baru dari buku cerita apa pun di rumah dan mencoba mencari
tahu artinya dengan bantuan gambar.
Pertemuan 3-4: Memahami Informasi dari Teks Pendek (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Guru menunjukkan beberapa gambar dan meminta
peserta didik menyebutkan kata yang sesuai dalam bahasa
Inggris.
[Link]

2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did


you read any healthy eating tips today?" (Makan Sehat dan
Bergizi).
3. Pertanyaan Pemantik (Mindful Learning): "Bagaimana cara kita tahu
apa yang dibicarakan dalam sebuah cerita?"
Inti (60 menit)
1. Membaca Teks Informasi Sederhana (Problem-Based Learning): Guru
menampilkan teks non-fiksi pendek (misalnya, fakta tentang
hewan, deskripsi benda) yang dilengkapi gambar. Peserta didik
membaca secara mandiri atau berpasangan.
2. Menemukan Informasi Spesifik: Guru memberikan pertanyaan
panduan (misalnya, "What color is the elephant?", "Where does the
bird live?"). Peserta didik harus menemukan jawabannya dalam
teks.
3. Menjelaskan Topik Teks (Penalaran Kritis): Setelah membaca, guru
meminta peserta didik untuk menjelaskan "What is this text
about?". Peserta didik dilatih untuk mengidentifikasi ide pokok.
4. Aktivitas "True or False" (Interaktif): Guru membuat pernyataan
berdasarkan teks, dan peserta didik mengangkat kartu "True"
atau "False".
5. Menanggapi Teks (Kolaboratif): Peserta didik dibagi kelompok.
Setiap kelompok diberikan teks yang berbeda. Mereka harus
membaca dan kemudian berdiskusi tentang informasi penting
yang mereka temukan.
Penutup (15 menit)
1. Presentasi Temuan: Setiap kelompok secara singkat
mempresentasikan topik dan informasi utama dari teks yang
mereka baca.
2. Refleksi: "Apakah mudah menemukan informasi dalam teks?
Apa yang membantu kalian?"
3. Pujian: Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta
didik dalam memahami teks.
Pertemuan 5-6: Merespons Teks Visual dan Multimodal (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Permainan "Guess the Topic" berdasarkan beberapa
kalimat pendek.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did
you read any news or announcements that helped others?"
(Bermasyarakat).
3. Pertanyaan Pemantik (Meaningful Learning): "Apakah gambar juga
bisa bercerita? Bagaimana caranya?"
Inti (60 menit)
1. Analisis Teks Visual (Inquiry-Based Learning): Guru menampilkan
berbagai teks visual (misalnya, comic strip sederhana tanpa dialog,
infografis anak-anak, poster pengumuman bergambar). Peserta
didik mengamati.
2. Menceritakan Kembali Visual: Peserta didik secara berpasangan
atau kelompok kecil mencoba menceritakan kembali apa yang
mereka lihat di setiap panel komik atau gambar infografis.
3. Teks Multimodal Interaktif: Guru menggunakan aplikasi atau situs
web yang menyediakan cerita interaktif (misalnya, cerita yang bisa
diklik untuk melihat detail). Peserta didik diajak untuk berinteraksi
dan menanggapi cerita tersebut.
[Link]

4. Membuat Respons Kreatif (Kreativitas): Setelah melihat teks


visual/multimodal, peserta didik diminta untuk menggambar
respons mereka atau menuliskan satu kalimat tentang perasaan
mereka terhadap teks tersebut.
[Link]

Penutup (15 menit)


1. Berbagi Respons: Beberapa peserta didik berbagi gambar atau
kalimat respons mereka.
2. Refleksi: "Apakah lebih mudah memahami cerita dari gambar?
Mengapa?"
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta mencari satu poster atau
gambar di sekitar rumah/sekolah dan mencoba menjelaskan isinya
dalam bahasa Inggris.
Pertemuan 7-8: Proyek "Our Class Storybook" (6 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Tanya jawab cepat tentang pentingnya membaca dan
memahami berbagai jenis teks.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: "Did you read a bedtime
story or something calming before sleeping last night?" (Tidur
Cepat).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): "Bagaimana jika kita
membuat buku cerita kita sendiri untuk dibaca teman-teman?"
Inti (60-75 menit per pertemuan)
1. Pengenalan Proyek (Problem-Based Learning): Guru menjelaskan
proyek "Our Class Storybook". Setiap kelompok akan membuat
satu halaman cerita pendek bergambar, yang nantinya akan
digabungkan menjadi sebuah buku cerita kelas. Tema cerita
bebas, tetapi harus menggunakan kosakata dan struktur kalimat
yang telah dipelajari.
2. Brainstorming & Perencanaan (Kolaboratif): Peserta didik dibagi
dalam kelompok (3-4 orang). Mereka berdiskusi ide cerita,
karakter, dan kalimat yang akan ditulis pada halaman mereka.
Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan semua
anggota berpartisipasi.
3. Pembuatan Halaman Cerita (Kreativitas & Mandiri): Setiap kelompok
mulai membuat ilustrasi dan menuliskan kalimat untuk halaman
cerita mereka. Guru mendorong mereka untuk berpikir kreatif
dalam menyajikan visual dan teks.
4. Peer Review & Koreksi: Kelompok saling bertukar halaman cerita
mereka untuk peer review. Mereka memberikan masukan
konstruktif mengenai kejelasan teks, kesesuaian gambar, dan
tata bahasa.
5. Penggabungan dan Presentasi Buku (Komunikasi): Semua halaman
cerita digabungkan menjadi satu buku. Setiap kelompok
mempresentasikan halaman mereka di depan kelas, menjelaskan
cerita singkatnya.
Penutup (15 menit)
1. Apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua
kelompok atas kerja keras dan kreativitas mereka dalam
membuat buku cerita.
2. Refleksi Proyek (Meaningful Learning): "Apa yang paling kalian sukai
dari proyek membuat buku cerita ini? Apa tantangannya?"
3. Pameran Karya: Buku cerita dipajang di pojok baca kelas atau
perpustakaan kecil agar bisa dibaca oleh semua peserta didik.

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


Asesmen Formatif
[Link]

 Observasi Kelas: Guru mengamati keaktifan, partisipasi, dan


kemampuan peserta didik dalam memahami dan merespons teks
selama kegiatan membaca.
 Kinerja Lisan:
[Link]

o Menjawab Pertanyaan: Penilaian kemampuan peserta didik


dalam menjawab pertanyaan tentang isi teks.
o Menceritakan Kembali: Penilaian kemampuan menceritakan
kembali isi teks visual atau tulisan.
o Diskusi Kelompok: Penilaian partisipasi dan kontribusi dalam
diskusi kelompok tentang teks.
 Latihan Tertulis Singkat: Menjodohkan kata/gambar, menjawab
pertanyaan pilihan ganda sederhana berdasarkan teks, melengkapi
kalimat dari teks.
 Refleksi Diri Peserta Didik: Melalui pertanyaan lisan atau tulisan
singkat tentang pemahaman mereka terhadap teks.
Asesmen Sumatif
 Tes Tertulis:
o Pemahaman Bacaan: Peserta didik membaca teks
pendek dan menjawab pertanyaan pilihan ganda atau
esai singkat tentang informasi spesifik dan topik utama
teks.
o Menjodohkan: Mencocokkan kata dengan definisi atau
gambar yang sesuai.
o Melengkapi Kalimat: Mengisi bagian kosong dalam
kalimat berdasarkan konteks cerita.
 Proyek "Our Class Storybook": Penilaian berdasarkan rubrik
yang mencakup:
o Kesesuaian Isi: Apakah cerita sesuai dengan tema dan
menggunakan kosakata yang relevan?
o Pemahaman Teks (saat pembuatan): Apakah kalimat dan ide
yang dituliskan menunjukkan pemahaman yang baik?
o Penggunaan Bahasa Inggris: Ketepatan tata bahasa,
kosakata, dan struktur kalimat.
o Kreativitas & Ilustrasi: Kualitas ilustrasi dan ide cerita yang
disajikan.
o Kerja Sama Kelompok: Keterlibatan dan kontribusi setiap
anggota.
o Presentasi: Kejelasan, kelancaran, dan kepercayaan
diri saat menyampaikan halaman cerita.

K. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa membaca
dan memirsa bukan hanya sekadar melihat huruf dan gambar, tetapi
merupakan kunci untuk membuka dunia informasi dan imajinasi. Mereka
akan menyadari bahwa kemampuan memahami teks—baik tulisan, visual,
maupun digital—memungkinkan mereka untuk belajar hal baru, memahami
instruksi, mengekspresikan diri, dan berinteraksi lebih baik dengan dunia di
sekitar mereka. Pemahaman ini akan menumbuhkan cinta membaca
sebagai jembatan menuju pengetahuan dan pengalaman baru.

L. Materi Bahan Ajar


Memahami Teks Sederhana: Kata, Gambar, dan Makna
Materi ini berfokus pada pengembangan kemampuan membaca dan
memahami teks dalam bahasa Inggris bagi peserta didik SD. Intinya
adalah bagaimana peserta didik dapat mengenali dan memahami kata-
kata yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari. Pengenalan ini
[Link]

tidak hanya melalui teks tulisan, tetapi juga


[Link]

dengan bantuan visual seperti gambar atau ilustrasi, yang sangat


membantu anak- anak dalam mengasosiasikan kata dengan makna
konkretnya, sehingga proses pemahaman menjadi lebih intuitif dan
menyenangkan.

Lebih lanjut, materi ini akan membimbing peserta didik untuk bisa
merespons berbagai jenis teks pendek yang familiar. Ini mencakup teks
tulisan sederhana seperti cerita anak-anak, deskripsi singkat, atau
pengumuman, hingga teks digital, visual (misalnya komik tanpa dialog),
atau multimodal (kombinasi teks dan gambar/suara) yang interaktif.
Dengan mengeksplorasi berbagai format teks, peserta didik dilatih untuk
menemukan informasi spesifik dalam sebuah kalimat dan mampu
menjelaskan topik utama dari teks yang mereka baca atau amati, yang
merupakan fondasi penting untuk keterampilan membaca kritis.

Tujuan utama dari materi ini adalah untuk membentuk pembaca yang
aktif dan mandiri. Peserta didik diharapkan tidak hanya sekadar
membaca, tetapi juga dapat memproses informasi, menarik kesimpulan
sederhana, dan merespons teks dengan pemahaman yang mendalam.
Kemampuan ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka untuk
mengakses berbagai sumber pengetahuan dan hiburan di masa depan,
serta memperkaya pengalaman belajar mereka secara keseluruhan.

M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. Apa bagian dari pelajaran membaca hari ini yang membuat
saya merasa pintar dan senang?
2. Apakah saya merasa lebih mudah memahami cerita dari gambar
atau dari tulisan? Mengapa?
3. Satu hal baru apa yang akan saya coba baca di luar kelas setelah
pelajaran ini?
Refleksi Pendidik
1. Apakah peserta didik menunjukkan peningkatan dalam memahami
kata-kata baru dengan bantuan gambar?
2. Bagaimana saya bisa lebih efektif dalam memilih teks yang
relevan dan menarik bagi semua tingkat kemampuan
membaca peserta didik?
3. Apakah kegiatan peer review dan proyek kelompok mampu
meningkatkan pemahaman dan kolaborasi peserta didik?

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi: "My Class Storybook Page"
Nama Kelompok:

Anggota
Kelompok:

Petunjuk:
[Link]

1. Diskusikan bersama anggota kelompok kalian sebuah ide cerita


sederhana untuk satu halaman buku cerita kelas. Tema cerita
bebas (misalnya tentang petualangan, hewan, atau kegiatan
sekolah).
2. Buatlah 1-2 paragraf pendek (maksimal 5 kalimat) yang
menceritakan bagian dari kisah kalian. Gunakan kosakata dan
struktur kalimat yang sudah kita pelajari.
3. Gambarlah ilustrasi yang menarik dan jelas untuk menemani
cerita kalian di halaman ini. Pastikan gambar sesuai dengan teks.
4. Setelah selesai, latihlah bagaimana kalian akan mempresentasikan
halaman cerita ini kepada teman-teman dan guru. Setiap anggota
harus berkontribusi dalam presentasi.
5. Tempelkan halaman cerita kalian di papan tulis atau dinding
kelas untuk digabungkan menjadi "Our Class Storybook".

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan


Presentasi Siswa
Tema: "My Class Storybook Page"
Skala Likert:
 1 = Sangat Kurang

 2 = Kurang
 3 = Cukup
 4 = Baik
 5 = Sangat Baik

Deskrip Deskrip
Aspek Deskrip Deskrip Deskrip
s i (1: s i (5: Sk
Penilai s i (2: s i (3: s i (4:
Sangat Sanga or
an Kurang) Cukup) Baik)
Kurang t Baik)
)
Tidak
ada
Sangat
kesesu Cukup
Sebagi Sebagi sesuai
ai an sesuai
A. an an dengan
dengan dengan
Kesesu kecil besar ide,
ide ide,
aian Isi sesuai, sesuai, alur
cerita alur
Cerita alur alur cerita
kelomp cerita
tidak cerita kohere
ok lumaya
jelas. jelas. n dan
atau n jelas.
menari
tidak
k.
relevan.
B. Pengg Pengg Pengg Pengg Pengg
Penggu u naan u naan u naan u naan u naan
naan kosaka kosaka kosaka kosaka kosaka
t t t t t
[Link]

Deskrip Deskrip
Aspek Deskrip Deskrip Deskrip
s i (1: s i (5: Sk
Penilai s i (2: s i (3: s i (4:
Sangat Sanga or
an Kurang) Cukup) Baik)
Kurang t Baik)
)
Kosakat a dan a dan a dan a dan a dan
a& frasa frasa frasa frasa frasa
Frasa sangat terbata cukup tepat, sangat
terbata s, memad sedikit tepat
s dan sering a i, kesala dan
banyak tidak bebera h an bervari
kesala tepat. pa minor. a si.
h an. kesalah
an.

Struktu Strukt
Struktu
Struktu r Struktu ur
r
C. Tata r kalimat r kalima
kalima
Bahasa kalima cukup kalima t
t
& t jelas, t jelas, sangat
sering
Struktur kacau, bebera sedikit jelas
salah,
Kalimat banyak pa kesala dan
banyak
kesala kesala h an akurat,
kesala
h an h an tata tanpa
h an
tata tata bahasa kesala
tata
bahasa bahasa . h an.
bahasa
. .
.
Tidak
ada Cukup Sangat
Kurang
usaha kreatif, Kreatif, kreatif,
D. kreatif,
kreatif, ilustras ilustras ilustrasi
Kreativi ilustrasi
ilustrasi i cukup i jelas menari
tas & kurang
tidak jelas dan k, jelas,
Ilustrasi jelas/rel
relevan dan releva dan
evan.
/t idak releva n. relevan
jelas. n. .

Tidak Kerjasa
Kerjasa
ada Kerjasa Kerjasa ma
ma
kerjasa ma ma sangat
E. Kerja cukup
ma, minim, baik, baik,
Sama baik,
hanya pemba semua semua
Kelomp pemba
satu/du gi an anggot anggot
ok gi an
a tugas a a
tugas
anggot tidak berkont berkola
cukup
a yang jelas. ri busi b orasi
merata.
aktif. aktif. penuh.
Present Present Presen Presen
F. Presen
asi asi t asi t asi
Kelanca t asi
sangat tersend cukup sangat
ran lancar,
tersend a t- lancar, lancar
[Link]

a sendat,
[Link]

Deskrip Deskrip
Aspek Deskrip Deskrip Deskrip
s i (1: s i (5: Sk
Penilai s i (2: s i (3: s i (4:
Sangat Sanga or
an Kurang) Cukup) Baik)
Kurang t Baik)
)
Present t- kuran ada sediki dan
asi sendat, g jeda/ra t percay
tidak lancar g u- jeda. a diri.
lancar. . ragu.
Penguc
Penguc
Penguc a pan Penguc Penguc
a pan
a pan dan a pan a pan
G. dan
dan intonasi dan dan
Penguc intonasi
intonasi cukup intonasi intonasi
apan & sering
sangat jelas, jelas, sangat
Intonasi salah,
sulit bebera mudah jelas
sulit
dipaha pa dipaha dan
dipaha
m i. kesalah m i. alami.
m i.
an.
Tidak Cukup
menunj menunj
Kurang Menunj
u kkan u kkan
H. menunj u kkan
pemah pemah Menunj
Pemaha u kkan pemah
a man a man, u kkan
man pemah a man
sama ada pemah
Teks a man, yang
sekali bebera a man
(saat perlu sangat
terhada pa yang
pembua banyak mendal
tan) p bagian baik.
bimbin am
konsep yang
g an. dan
teks perlu
akurat.
yang perbaik
dibuat. a n.
Total Skor__________/ 40

O. Pengayaan dan Remedial


Pengayaan
 Tantangan Membaca Buku Berjenjang: Peserta didik dengan
pencapaian tinggi dapat diberikan buku cerita berbahasa Inggris
dengan tingkat kesulitan yang sedikit lebih tinggi.
 Membuat Ulasan Buku/Teks Singkat: Meminta peserta didik untuk
menulis ulasan singkat (dalam bahasa Inggris sederhana) tentang
teks atau cerita yang mereka baca.
 Mencari Informasi dari Teks yang Lebih Kompleks: Memberikan teks
informasi non-fiksi yang sedikit lebih kompleks (misalnya artikel
singkat tentang sains atau sejarah) dan meminta mereka
menemukan detail penting.
 Menganalisis Teks Multimodal Lebih Dalam: Meminta peserta
didik menganalisis bagaimana gambar dan teks saling
mendukung dalam menyampaikan pesan.
[Link]

Remedial
 Bimbingan Individual/Kelompok Kecil: Guru memberikan perhatian
dan bimbingan lebih intensif kepada peserta didik yang
kesulitan, fokus pada pengenalan huruf/kata, fonik dasar, dan
strategi membaca.
 Latihan Membaca Berulang: Mengulang membaca teks pendek yang
sama beberapa kali untuk meningkatkan kelancaran dan
pemahaman.
 Penggunaan Alat Bantu Visual/Auditori Lebih Banyak:
Memanfaatkan lebih banyak flashcards kata, gambar besar, atau
audiobook dengan teks yang disorot untuk membantu
pemahaman.
 Memecah Teks Menjadi Bagian Lebih Kecil: Membagi teks yang
panjang menjadi segmen-segmen yang lebih kecil dan fokus pada
pemahaman setiap segmen sebelum melanjutkan.
 Permainan Membaca Interaktif: Menggunakan aplikasi atau
permainan digital yang berfokus pada pengenalan kata dan
pemahaman bacaan dasar.

P. Glosarium
1. Inquiry-Based Learning: Pendekatan pembelajaran di mana
peserta didik aktif menjelajahi pertanyaan, masalah, atau topik
untuk membangun pemahaman.
2. Multimodal Text: Teks yang menggabungkan dua atau lebih
mode komunikasi (misalnya, teks tertulis, gambar, audio,
video).
3. Flashcards: Kartu kecil bergambar atau bertuliskan kata,
digunakan untuk membantu pembelajaran dan pengingatan.

Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2021).
Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Menengah. Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Modul
Pelatihan Kurikulum 2013 untuk Guru SD. Pusat Pengembangan
Profesi Pendidik.
4. Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia
Anak. Gadjah Mada University Press.
[Link]

Modul Ajar B. Inggris


Pendekatan Deep Learning
A. Identitas
Penulis
 Nama Penyusun: Umar Tholib
 Satuan Pendidikan: SDN Karangsari 02
 Tahun Ajaran: 2025/2026
 Mata Pelajaran: BAHASA INGGRIS
 Fase: C
 Kelas/Semester: 5/1 dan 2
 Alokasi Waktu: 18 JP (Jam Pelajaran)

B. 8 Dimensi Profil Kelulusan


Centang dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ini:
 [✓] Keimanan dan Ketakwaan: Menanamkan nilai-nilai moral
dalam penulisan cerita atau deskripsi.
 [✓] Kewargaan: Membangun kesadaran akan komunikasi yang
jelas dan bertanggung jawab dalam tulisan.
 [✓] Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan berpikir
logis dalam menyusun ide menjadi tulisan koheren.
 [✓] Kreativitas: Mendorong inovasi dan kemampuan
menghasilkan ide-ide baru dalam bentuk tulisan.
 [✓] Kolaborasi: Melatih kerjasama dalam proses penulisan dan
presentasi kelompok.
 [✓] Kemandirian: Membangun rasa percaya diri dalam
menulis dan mempresentasikan hasil karya.
 [✓] Kesehatan: Menumbuhkan kesadaran akan posisi duduk yang
baik saat menulis dan kesehatan mata.
 [✓] Komunikasi: Meningkatkan kemampuan menyampaikan
ide dan informasi secara efektif melalui tulisan dan
presentasi lisan.

C. 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat


Cara Guru Menanyakan tentang Pelaksanaan 7 Kegiatan Anak Indonesia
Hebat:
Guru dapat menanyakan dengan cara yang interaktif dan mendorong
refleksi diri pada peserta didik. Berikut contoh pertanyaannya:
1. Bangun tidur: "Good morning, everyone! What is one thing you
remember writing or drawing when you first woke up this morning,
maybe in your mind or on paper?" (Selamat pagi semuanya! Apa
satu hal yang kalian ingat tulis atau gambar saat pertama kali
bangun pagi ini, mungkin dalam pikiran atau di kertas?)
2. Beribadah: "Before we start, let's be grateful. Did you write or
express your prayers or gratitude in any way today?" (Sebelum kita
mulai, mari kita bersyukur. Apakah kalian menulis atau
mengungkapkan doa atau rasa syukur kalian hari ini?)
[Link]

3. Berolahraga: "To keep our bodies strong, did you write down your
exercise plan or remember the steps to your favorite game?"
(Untuk menjaga tubuh kita kuat, apakah kalian menuliskan
rencana olahraga kalian atau mengingat langkah-langkah
permainan favorit kalian?)
4. Gemar Belajar: "We are here to learn! What is one interesting
fact or idea you wrote down or drew yesterday from your
learning?" (Kita di sini untuk belajar! Apa satu fakta atau ide
menarik yang kalian tulis atau gambar kemarin dari
pembelajaran kalian?)
5. Makan Sehat dan Bergizi: "To have energy for writing, did you write
a short list of your favorite healthy foods? Or did you draw your
favorite healthy meal?" (Untuk punya energi menulis, apakah
kalian menulis daftar singkat makanan sehat favorit kalian? Atau
apakah kalian menggambar makanan sehat favorit kalian?)
6. Bermasyarakat: "Being kind to others is important. Did you write a
thank-you note or a short message to someone in your family or a
friend today?" (Bersikap baik kepada orang lain itu penting. Apakah
kalian menulis ucapan terima kasih atau pesan singkat untuk
seseorang di keluarga atau teman kalian hari ini?)
7. Tidur Cepat: "Getting enough rest is crucial. Did you write down your
thoughts in a diary or draw something calming before you went to
bed last night?" (Istirahat yang cukup itu penting. Apakah kalian
menuliskan pikiran kalian di buku harian atau menggambar sesuatu
yang menenangkan sebelum kalian tidur tadi malam?)

D. Capaian dan Tujuan Pembelajaran


Capaian Pembelajaran
ELEMEN: Menulis - Mempresentasikan
Pada akhir Fase C, peserta didik mengomunikasikan ide dan
pengalamannya melalui salinan tulisan dan tulisan sederhana mereka
sendiri, serta menunjukkan perkembangan pemahaman terhadap proses
menulis. Mereka menunjukkan kesadaran awal bahwa teks dalam bahasa
Inggris ditulis dengan kaidah (konvensi) yang disesuaikan dengan
konteks dan tujuannya. Dengan bantuan guru, mereka menghasilkan
teks deskripsi, cerita, dan prosedur sederhana menggunakan kalimat
dengan pola tertentu dan contoh pada tingkatan kata dan kalimat
sederhana.
Mereka menunjukkan kesadaran atas pentingnya tanda baca dasar dan
penggunaan huruf kapital. Mereka menunjukkan pemahaman terhadap
beberapa hubungan bunyi-huruf dalam bahasa Inggris dan ejaan dari
kata-kata yang umum digunakan. Dalam menulis, mereka menggunakan
kosakata yang berkaitan dengan lingkungan kelas dan rumah, dan
mereka juga menggunakan beberapa strategi dasar seperti menyalin
kata atau frasa dari buku atau daftar kata, menggunakan gambar, dan
bertanya bagaimana cara menuliskan sebuah kata.

Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran ini, peserta didik diharapkan
mampu:
 Mengomunikasikan ide dan pengalamannya melalui tulisan
[Link]

sederhana dalam bahasa Inggris.


[Link]

 Menyalin tulisan dan menghasilkan tulisan sederhana


sendiri dengan pemahaman yang berkembang.
 Menulis teks deskripsi, cerita, dan prosedur sederhana
menggunakan pola kalimat tertentu dan contoh kata/kalimat.
 Menerapkan tanda baca dasar (titik, koma, tanda tanya) dan
penggunaan huruf kapital dengan benar.
 Menunjukkan pemahaman terhadap hubungan bunyi-huruf
(phonics) dan ejaan kata-kata umum dalam bahasa Inggris.
 Menggunakan kosakata yang berkaitan dengan lingkungan kelas
dan rumah dalam tulisan mereka.
 Memanfaatkan strategi dasar menulis seperti menyalin
kata/frasa, menggunakan gambar sebagai panduan, dan
bertanya untuk menuliskan kata.
 Mempresentasikan hasil tulisan sederhana mereka di depan
kelas dengan percaya diri.

E. Sarana dan Prasarana


1. Papan tulis, spidol/kapur.
2. Buku cerita/teks pendek berbahasa Inggris sebagai contoh.
3. Kertas, alat tulis, pensil warna/krayon.
4. Kartu kata (flashcards) atau daftar kosakata (word wall) sebagai
referensi.
5. Proyektor dan layar untuk menampilkan contoh tulisan atau gambar.

F. Target Peserta Didik


 Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya peserta didik tanpa
kesulitan belajar yang berarti.
 Peserta didik dengan kesulitan belajar: Diberikan bimbingan dan
pendampingan lebih intensif dalam penulisan dan penggunaan
tata bahasa dasar.
 Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Diberikan tantangan
untuk menghasilkan tulisan yang lebih detail atau kompleks,
serta peran sebagai tutor sebaya.

G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Project-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep
Learning.
Metode Pembelajaran yang Sensual:
 Visual: Penggunaan contoh tulisan, gambar sebagai ide, video
tentang proses menulis, mind map.
 Auditori: Mendengarkan instruksi, cerita lisan sebagai inspirasi,
umpan balik dari guru dan teman.
[Link]

 Kinestetik: Menulis langsung, membuat draft, memotong dan


menempel ide, menyusun kalimat fisik (kartu kata).
 Taktil: Merasakan tekstur kertas, memegang pensil/pena,
memanipulasi potongan kalimat/paragraf.

H. Pertanyaan Pemantik
Mindful Learning:
 "Apa yang kalian rasakan saat ide-ide mulai muncul di kepala kalian
dan ingin kalian tuliskan?"
 "Pernahkah kalian menulis sesuatu dan merasa benar-benar
fokus, seolah- olah waktu berhenti?"
Meaningful Learning:
 "Mengapa penting bagi kita untuk bisa menuliskan apa yang kita
pikirkan atau rasakan dalam bahasa Inggris?"
 "Bagaimana tulisan yang kalian buat bisa 'berbicara' kepada
orang lain dan menyampaikan pesan penting?"
Joyful Learning:
 "Jika menulis itu seperti bermain, permainan apa yang paling kalian
suka saat menulis cerita atau mendeskripsikan sesuatu?"
 "Apa yang membuat kalian senang saat hasil tulisan kalian bisa
dibaca atau dilihat oleh orang lain?"

I. Kegiatan Pembelajaran
Gambaran Umum Pembelajaran (18 JP)
Pembelajaran akan dibagi menjadi beberapa pertemuan, berfokus pada
pengembangan keterampilan menulis (teks deskripsi, cerita, prosedur) dan
mempresentasikannya. Setiap pertemuan berdurasi 2-3 JP.

Pertemuan 1-2: Mengenal Penulisan Deskripsi Sederhana (4 JP)


Pendahuluan (15 menit)
1. Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik,
memeriksa kehadiran, dan mengajak mereka untuk melakukan
mindful observation terhadap benda di sekitar kelas. "Look around
you. What do you see? What do you notice?"
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan
beberapa pertanyaan yang relevan, misalnya: "Did you write or
draw anything about your healthy food today?" (Makan Sehat dan
Bergizi).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): Guru mengajukan
pertanyaan pemantik terkait joyful learning, misalnya: "What
makes writing about something you like fun?"
4. Pengenalan Tema: Guru menunjukkan gambar sebuah benda atau
hewan familiar dan bertanya, "How can we describe this in English?
What words can we use?"
Inti (60 menit)
[Link]

1. Observasi dan Kosakata (Visual): Peserta didik mengamati beberapa


benda nyata di kelas (misalnya, pensil, buku, tas). Guru menuliskan
kosakata deskriptif di papan tulis (e.g., big, small, red, blue, sharp,
soft).
2. Menyusun Kalimat Deskripsi Sederhana: Guru memandu peserta
didik menyusun kalimat deskripsi dasar: "This is a [noun]. It is
[adjective]." atau "It has [part/color]." Peserta didik menirukan dan
mencoba mengganti kata.
3. Menulis Deskripsi (Kemandirian): Setiap peserta didik memilih satu
benda di kelas dan mencoba menulis 2-3 kalimat deskripsi tentang
benda tersebut. Guru berkeliling memberikan bantuan.
4. Membaca Deskripsi (Komunikasi): Beberapa peserta didik
membacakan deskripsi mereka. Teman-teman mencoba
menebak benda yang dideskripsikan.
5. Pengenalan Huruf Kapital & Tanda Baca: Guru menjelaskan
pentingnya huruf kapital di awal kalimat dan tanda titik di akhir
kalimat. Peserta didik memeriksa tulisan mereka.
Penutup (15 menit)
1. Review: Guru mengulang kosakata deskriptif dan menunjuk
benda untuk dideskripsikan oleh peserta didik.
2. Refleksi Diri (Meaningful Learning): Guru meminta peserta didik
menuliskan mengapa penting bisa mendeskripsikan sesuatu
dengan jelas.
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta mendeskripsikan 1-2
anggota keluarga atau hewan peliharaan mereka dalam 3 kalimat
sederhana di rumah.
Pertemuan 3-4: Menulis Cerita Sederhana Berdasarkan Gambar (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Permainan "Guess the Object" berdasarkan
deskripsi yang dibacakan guru.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did
you write any ideas for learning today?" (Gemar Belajar).
3. Pertanyaan Pemantik (Mindful Learning): "Apa yang kalian bayangkan
saat melihat sebuah gambar? Bisakah kita membuat cerita dari
gambar itu?"
Inti (60 menit)
1. Analisis Gambar Berseri (Inquiry-Based Learning): Guru menampilkan
serangkaian 3-4 gambar berseri yang membentuk alur cerita
sederhana (tanpa teks). Peserta didik mengamati dan mencoba
menebak alur ceritanya.
2. Brainstorming Karakter & Aksi (Kreativitas): Guru memandu diskusi
tentang "Who is in the story?", "What are they doing?", "What
happens next?".
3. Menulis Kalimat Cerita (Kolaboratif): Secara berpasangan, peserta
didik menulis 1-2 kalimat untuk setiap gambar, membentuk narasi
sederhana. Guru menekankan penggunaan kata kerja aksi dan kata
sambung sederhana (e.g., and, then).
4. Membuat Cerita Bergambar: Peserta didik membuat comic strip
sederhana dengan menggambar atau menempelkan gambar dan
menuliskan kalimat mereka di bawahnya.
5. Pentingnya Ejaan & Bunyi-Huruf: Guru fokus pada beberapa kata
umum yang sering salah eja dan menjelaskan hubungan bunyi-
huruf (phonics) singkat (misalnya, bunyi 'sh' pada fish).
Penutup (15 menit)
[Link]

1. Berbagi Cerita: Beberapa pasangan membacakan cerita mereka.


Guru dan teman memberikan umpan balik positif.
[Link]

2. Refleksi: "Apa bagian paling sulit atau paling menyenangkan saat


membuat cerita ini?"
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta mencari satu gambar
dari majalah/koran dan menuliskan cerita singkat (2-3 kalimat)
tentang gambar tersebut.
Pertemuan 5-6: Menulis Prosedur Sederhana (4 JP)
Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Permainan "Chain Story" di mana setiap
peserta didik menambahkan satu kalimat untuk
melanjutkan cerita.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan "Did
you help anyone by writing or explaining something today?"
(Bermasyarakat).
3. Pertanyaan Pemantik (Meaningful Learning): "Kapan kita perlu
menuliskan langkah-langkah untuk melakukan sesuatu? Mengapa
itu penting?"
Inti (60 menit)
1. Analisis Resep/Instruksi (Problem-Based Learning): Guru
menunjukkan contoh resep makanan atau instruksi membuat
sesuatu yang sederhana (misalnya, cara membuat sandwich, cara
mencuci tangan) dalam bahasa Inggris. Peserta didik
mengidentifikasi kata kunci instruksi (e.g., first, next, then).
2. Brainstorming Prosedur: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok
tentang kegiatan sederhana yang mereka tahu langkah-
langkahnya (misalnya, cara membuat jus buah, cara menanam
bunga).
3. Menulis Prosedur Sederhana (Kemandirian): Setiap kelompok
memilih satu prosedur dan menuliskan langkah-langkahnya
dalam bahasa Inggris menggunakan kalimat perintah
(imperatif) dan kata penghubung urutan.
4. Membuat Diagram Alir/Ilustrasi: Peserta didik membuat ilustrasi
atau diagram alir untuk setiap langkah prosedur mereka.
5. Penggunaan Kosakata Lingkungan Rumah/Kelas: Guru
menekankan penggunaan kosakata yang relevan dengan
lingkungan sehari-hari dalam prosedur.
Penutup (15 menit)
1. Presentasi Prosedur (Komunikasi): Setiap kelompok
mempresentasikan prosedur mereka. Kelompok lain mencoba
mengikuti langkah-langkahnya (secara simbolis).
2. Refleksi: "Apakah mudah menulis langkah-langkah agar orang lain
mengerti? Apa yang penting?"
3. Pujian: Guru memberikan umpan balik konstruktif dan
pujian. Pertemuan 7-8: Proyek "My Little Book of Everything" (6
JP) Pendahuluan (15 menit)
1. Review: Tanya jawab cepat tentang jenis-jenis tulisan yang sudah
dipelajari (deskripsi, cerita, prosedur).
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: "Did you write down
your dreams or plans before sleeping last night?" (Tidur
Cepat).
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): "Bayangkan kalian bisa
membuat buku mini kalian sendiri yang berisi semua ide dan hal
favorit kalian. Seru, kan?"
Inti (60-75 menit per pertemuan)
[Link]

1. Pengenalan Proyek (Project-Based Learning): Guru menjelaskan


proyek "My Little Book of Everything". Setiap peserta didik akan
membuat buku mini pribadi yang berisi:
[Link]

o Satu halaman deskripsi tentang diri sendiri/keluarga/hewan


peliharaan.
o Satu halaman cerita sederhana (bisa fiksi atau kejadian nyata).
o Satu halaman prosedur sederhana (misalnya, cara
membuat paper airplane).
2. Perencanaan & Drafting (Kreativitas & Mandiri): Peserta didik
merencanakan isi buku mereka, membuat draft tulisan, dan sketsa
ilustrasi. Guru berkeliling memberikan bimbingan, fokus pada
kelengkapan ide dan penggunaan kaidah penulisan (tanda baca,
kapital).
3. Penyempurnaan & Ilustrasi: Peserta didik menuliskan final draft
mereka di kertas yang telah disiapkan untuk buku mini, dilengkapi
dengan ilustrasi menarik. Guru mendorong mereka untuk
menggunakan strategi menyalin kata dari daftar atau bertanya
jika tidak tahu ejaan.
4. Peer Editing (Kolaborasi): Peserta didik saling bertukar buku mini
mereka untuk peer editing, fokus pada ejaan, tanda baca, dan
kejelasan kalimat. Guru membimbing proses ini.
5. Presentasi "My Little Book" (Komunikasi): Setiap peserta didik
mempresentasikan buku mini mereka di depan kelas, menjelaskan
isi setiap halaman.
Penutup (15 menit)
1. Apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua
peserta didik atas kerja keras dan kreasi buku mini mereka.
2. Refleksi Proyek (Meaningful Learning): "Apa yang paling kalian
banggakan dari buku mini kalian? Apa yang kalian pelajari dari
proses menulis dan presentasi ini?"
3. Pameran Karya: Buku-buku mini dipajang di kelas agar bisa
dibaca dan dinikmati oleh semua.

J. Asesmen Formatif dan Sumatif


Asesmen Formatif
 Observasi Kelas: Guru mengamati partisipasi, usaha, dan
kemampuan peserta didik dalam menyusun tulisan,
menerapkan tanda baca, dan berkolaborasi.
 Kinerja Lisan:
o Membacakan Deskripsi/Cerita: Penilaian kelancaran dan
kejelasan saat membacakan tulisan sendiri.
o Presentasi Prosedur: Penilaian kemampuan menyampaikan
langkah- langkah secara runtut dan jelas.
 Produk Tulisan Singkat:
o Latihan Menulis Deskripsi/Cerita/Prosedur: Penilaian
ketepatan kosakata, struktur kalimat, penggunaan huruf
kapital, dan tanda baca dasar.
o Peer Feedback: Penilaian kemampuan peserta didik
memberikan umpan balik konstruktif.
 Refleksi Diri Peserta Didik: Melalui pertanyaan lisan atau tulisan
singkat tentang kesulitan dan kemajuan mereka dalam menulis.
Asesmen Sumatif
 Tes Tertulis (Menulis):
[Link]

o Menulis Deskripsi: Peserta didik menulis deskripsi tentang


gambar yang diberikan (3-5 kalimat).
o Menulis Cerita Pendek: Peserta didik menulis cerita
sederhana berdasarkan prompt atau serangkaian
gambar (5-7 kalimat).
o Melengkapi Prosedur: Peserta didik melengkapi langkah-
langkah prosedur yang diberikan atau menulis prosedur
baru (3-4 langkah).
o Menerapkan Kaidah: Penilaian penggunaan huruf kapital, tanda
baca, dan ejaan kata umum.
 Proyek "My Little Book of Everything": Penilaian berdasarkan rubrik
yang mencakup:
o Kesesuaian Isi: Apakah setiap bagian buku (deskripsi,
cerita, prosedur) sesuai dengan tema yang diminta?
o Penggunaan Bahasa Inggris: Ketepatan tata bahasa,
kosakata, struktur kalimat, ejaan.
o Kaidah Penulisan: Ketepatan penggunaan huruf kapital dan
tanda baca dasar.
o Kreativitas & Ilustrasi: Kualitas ide cerita/deskripsi,
kejelasan dan estetika ilustrasi.
o Presentasi: Kelancaran, kejelasan, dan kepercayaan
diri saat menyampaikan isi buku.

K. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa menulis
dan mempresentasikan adalah cara yang kuat untuk mengomunikasikan
ide, perasaan, dan informasi kepada orang lain. Mereka akan menyadari
bahwa tulisan adalah jembatan untuk berbagi pengalaman, menciptakan
cerita, dan memberikan instruksi yang bermanfaat. Pemahaman akan
kaidah penulisan dasar dan pentingnya presentasi yang jelas akan
meningkatkan kemampuan mereka untuk menyampaikan pesan secara
efektif, tidak hanya di sekolah tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,
menumbuhkan rasa percaya diri sebagai penulis dan komunikator.

L. Materi Bahan Ajar


Dasar-Dasar Menulis dan Mempresentasikan dalam Bahasa Inggris
Materi ini berfokus pada pengembangan keterampilan menulis
sederhana bagi peserta didik, dimulai dari menyalin tulisan hingga
menghasilkan teks orisinal.
Penekanan diberikan pada kemampuan mengomunikasikan ide dan
pengalaman pribadi melalui tulisan, dengan bantuan visual dan panduan
guru. Peserta didik akan diajarkan mengenal dan menggunakan kosakata
dasar yang relevan dengan lingkungan kelas dan rumah, serta strategi
dasar seperti menyalin kata atau frasa dari sumber yang ada,
menggunakan gambar sebagai inspirasi, dan tidak ragu bertanya untuk
memastikan ejaan kata yang tepat.

Selanjutnya, materi akan memperkenalkan peserta didik pada tiga jenis


teks dasar: deskripsi, cerita, dan prosedur. Dalam menulis teks deskripsi,
mereka akan belajar menggunakan kata sifat untuk menggambarkan objek
atau orang. Untuk cerita, fokusnya pada pengembangan alur sederhana
dengan tokoh dan kejadian.
[Link]

Sementara itu, untuk teks prosedur, mereka akan memahami cara


menuliskan
[Link]

langkah-langkah instruksi secara berurutan. Di setiap jenis teks,


pentingnya penggunaan pola kalimat tertentu serta kaidah penulisan
dasar seperti huruf kapital di awal kalimat dan tanda baca (titik, koma,
tanda tanya) akan terus ditekankan, melatih ketelitian dan akurasi dalam
berbahasa.

Akhirnya, keterampilan menulis tidak lengkap tanpa kemampuan


mempresentasikan. Peserta didik akan dilatih untuk mempresentasikan
hasil tulisan mereka di depan kelas, yang tidak hanya meningkatkan
kemampuan berbicara mereka tetapi juga membangun kepercayaan diri.
Proses penulisan dan presentasi ini diharapkan dapat menjadi
pengalaman yang bermakna dan menyenangkan, di mana mereka
melihat ide-ide mereka terwujud menjadi karya nyata yang dapat
dibagikan, serta menyadari pentingnya komunikasi yang efektif dalam
berbagai bentuk.

M. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. Apa yang paling saya sukai dari membuat tulisan dan
mempresentasikannya hari ini?
2. Apakah saya merasa lebih mudah atau lebih sulit saat menulis
cerita daripada menulis deskripsi? Mengapa?
3. Satu hal apa yang ingin saya tingkatkan dalam tulisan saya di masa
depan?
Refleksi Pendidik
1. Apakah peserta didik menunjukkan perkembangan pemahaman
terhadap proses menulis dari drafting hingga finalizing?
2. Bagaimana saya bisa lebih efektif dalam memberikan umpan
balik yang membangun untuk setiap peserta didik secara
individual?
3. Apakah kegiatan proyek mampu memotivasi peserta didik untuk
aktif, kreatif, dan kolaboratif dalam menulis dan
mempresentasikan?

N. LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik)


Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi: "My Little Book of
Everything"
Nama Peserta Didik:

Kelas:

Petunjuk:

Buatlah sebuah buku mini pribadi yang berisi tiga halaman berbeda
seperti yang telah dijelaskan:

Halaman 1: My Description
[Link]

 Deskripsikan diri kalian, keluarga, atau hewan peliharaan favorit


kalian.
[Link]

 Tuliskan 3-5 kalimat sederhana.


 Sertakan gambar atau foto yang sesuai.
Halaman 2: My Story
 Tuliskan cerita sederhana tentang pengalaman lucu, petualangan,
atau cerita fiksi pendek.
 Tuliskan 4-6 kalimat.
 Sertakan gambar ilustrasi untuk cerita kalian.
Halaman 3: My Simple Procedure
 Tuliskan langkah-langkah untuk melakukan sesuatu yang
sederhana (contoh: cara membuat paper airplane, cara menyiram
tanaman, cara membuat teh).
 Tuliskan 3-4 langkah, gunakan kata seperti "First, Next, Then".
 Sertakan gambar untuk setiap langkah.
Setelah selesai:
1. Periksa kembali tulisan kalian: pastikan huruf kapital di awal
kalimat, titik di akhir kalimat, dan ejaan kata-kata umum sudah
benar.
2. Latih bagaimana kalian akan mempresentasikan buku mini kalian
di depan kelas.

Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan


Presentasi Siswa
Tema: "My Little Book of Everything"
Skala Likert:
 1 = Sangat Kurang

 2 = Kurang
 3 = Cukup
 4 = Baik
 5 = Sangat Baik

Deskrip si Deskrip si
Aspek Deskripsi Deskrip si Deskrip si
(1: (5: Sk or
Penilai (2: (3: (4:
Sangat Sangat
an Kurang) Cukup Baik)
Kurang Baik)
)
)

A. Tidak ada Beberapa Cukup Sebagia Sangat


Kesesu kesesu bagian sesuai n besar sesuai
aian Isi a ian tidak dengan sesuai denga
(Deskrip dengan sesuai jenis dengan n jenis
si, jenis dengan teks, jenis teks,
Cerita, teks jenis teks konten teks, konten
Prosedu yang yang memad konten lengka
r) diminta diminta. ai. jelas. p dan
. releva
n.
[Link]

Deskri Deskri
Aspek Deskripsi Deskri Deskri
p si (1: p si (5: Sk
Penilai (2: p si (3: p si (4:
Sangat Sangat or
an Kurang) Cukup Baik)
Kurang Baik)
)
)
Penggu
Pengg
Penggu naan Pengg
Penggun u naan
naan kosaka u naan
B. a an kosaka
kosakat ta kosaka
Penggu kosakata ta
a cukup ta
naan terbatas, sangat
sangat mema tepat,
Kosakat sering tepat
terbata d ai, sedikit
a tidak dan
s bebera kesala
tepat. bervari
, pa h an
a si.
banyak kesala minor.
kesalah h an.
an.
Struktu Strukt
Struktur
Struktu r Struktu ur
kalimat
C. r kalimat r kalima
sering
Struktur kalima cukup kalima t
salah,
Kalimat t jelas, t jelas, sangat
banyak
& Tata kacau, bebera sedikit jelas
kesalaha
Bahasa banyak pa kesala dan
n tata
kesala kesala h an akurat,
bahasa.
h an h an tata tanpa
tata tata bahasa kesala
bahasa bahasa . h an.
. .
Penggu
Tidak naan
Pengg
ada huruf Pengg
D. u naan
pengg Penggun kapital/ u naan
Kaidah huruf
u naan a an t anda huruf
Penulis kapital
huruf huruf baca kapital
an /t anda
kapital kapital/t cukup /t anda
(Kapital, baca
/t anda an da benar, baca
Tanda sebagi
Baca) baca baca bebera sangat
an
yang sering pa akurat.
besar
benar. salah. kesala
benar.
h an.

Ejaan
Ejaan kata-
Ejaan
kata- kata Ejaan
Ejaan kata-
kata umum kata-
E. Ejaan kata- kata
umum cukup kata
Kata kata umum
sangat benar, umu
Umum umum sebagi
banya bebera m
sering an
k pa sanga
salah. besar
kesala kesala t
benar.
[Link]

h an. akura
h an.
t.
[Link]

Deskri Deskri
Aspek Deskripsi Deskri Deskri
p si (1: p si (5: Sk
Penilai (2: p si (3: p si (4:
Sangat Sangat or
an Kurang) Cukup Baik)
Kurang Baik)
)
)
Tidak
ada Cukup Sangat
Kurang
usaha kreatif, Kreatif, kreatif,
F. kreatif,
kreatif, ilustras ilustras ilustras
Kreativit ilustrasi
ilustrasi i cukup i jelas i
as & kurang
tidak jelas dan menari
Ilustrasi jelas/rele
relevan dan releva k
v an.
/t idak releva n. , jelas,
jelas. n. dan
releva
n.
Presen
Presen Presen
t asi Presenta
G. t asi Presen t asi
sangat si
Kelanca cukup t asi sangat
tersen tersenda
ran lancar, lancar, lancar
d at- t-
Present ada sedikit dan
sendat sendat,
asi jeda/ra jeda. percay
, tidak kurang
g u- a diri.
lancar. lancar.
ragu.
Cukup
Tidak Percay
H. percay
menunj Kurang a diri, Sangat
Keperca a diri,
u kkan percaya menunj percay
yaan sesekal
keperc diri, u kkan a diri
Diri i
a yaan sering sedikit dan
(Present menunj
diri menund kegugu antusia
asi) u kkan
sama u k/ragu. p an. s.
keragu
sekali.
a n.
Total Skor__________/ 40

O. Pengayaan dan Remedial


Pengayaan
 Menulis Buku Cerita Berseri: Peserta didik dengan pencapaian tinggi
dapat mengembangkan cerita yang mereka buat menjadi cerita
berseri atau lebih panjang.
 Menulis Jurnal Harian: Mendorong peserta didik untuk menulis jurnal
harian singkat dalam bahasa Inggris tentang kegiatan atau pikiran
mereka.
 Membuat Poster Edukasi: Peserta didik merancang dan menulis
poster edukasi sederhana (misalnya, tentang pentingnya
kebersihan, daur ulang) dalam bahasa Inggris.
 Menggunakan Kamus Bergambar: Mengajarkan cara efektif
menggunakan kamus bergambar untuk memperkaya kosakata dan
memeriksa ejaan.
[Link]

Remedial
[Link]

 Latihan Menulis Huruf dan Kata: Fokus pada dasar-dasar penulisan,


seperti membentuk huruf dengan benar, menulis kata-kata
sederhana yang sering digunakan (sight words), dan menyalin
kalimat.
 Penggunaan Writing Prompts Bergambar: Memberikan prompt berupa
gambar tunggal yang jelas untuk memicu ide dan membantu
mereka menulis 1-2 kalimat deskripsi.
 Bimbingan Individual dalam Menyusun Kalimat: Guru duduk
bersama peserta didik yang kesulitan dan secara langsung
membimbing mereka menyusun kalimat demi kalimat.
 Latihan Tracing dan Copying: Memberikan lembar kerja di mana
peserta didik menjiplak huruf, kata, atau kalimat, kemudian
menyalinnya.
 Permainan Sentence Scramble: Mengacak kata-kata dan meminta
peserta didik menyusunnya menjadi kalimat yang benar, fokus
pada struktur kalimat dasar.

P. Glosarium
1. Project-Based Learning (PBL): Model pembelajaran yang
melibatkan peserta didik dalam proyek jangka panjang yang
kompleks, berdasarkan masalah atau pertanyaan otentik.
2. Phonics: Metode pengajaran membaca yang berfokus pada
hubungan antara bunyi (fonem) dan huruf (grafem) dalam
suatu bahasa.
3. Sight Words: Kata-kata yang sering muncul dalam teks dan
sebaiknya dapat dikenali secara instan oleh pembaca tanpa perlu
mengeja.

Q. Daftar Pustaka
1. [Link] sumber referensi para pendidik indonesia
2. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. (2021).
Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini,
Pendidikan Dasar, dan Menengah. Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Republik Indonesia.
3. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2018). Modul
Pelatihan Kurikulum 2013 untuk Guru SD. Pusat Pengembangan
Profesi Pendidik.
4. Tarigan, H. G. (2008). Menulis Sebagai Suatu Keterampilan
Berbahasa. Angkasa.

Anda mungkin juga menyukai