PEMBELAJARAN DEEP LEARNING
Pembelajaran deep learning, dalam konteks pendidikan, adalah pendekatan pembelajaran yang
menekankan pemahaman konsep secara mendalam dan penguasaan kompetensi, bukan hanya menghafal
materi. Pendekatan ini melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar, mendorong mereka untuk
berpikir kritis, kreatif, dan mampu mengaitkan pengetahuan dengan dunia nyata.
Secara lebih rinci, deep learning dalam pendidikan berbeda dengan deep learning dalam kecerdasan buatan,
yang mengacu pada penggunaan jaringan saraf tiruan untuk pemrosesan data. Dalam konteks pendidikan,
deep learning menitikberatkan pada:
Pemahaman Konsep yang Mendalam:
Siswa tidak hanya menghafal informasi, tetapi benar-benar memahami konsep dan makna di balik
materi pelajaran.
Keterlibatan Aktif Siswa:
Siswa menjadi agen aktif dalam proses pembelajaran, bukan hanya penerima informasi pasif.
Keterkaitan dengan Dunia Nyata:
Pembelajaran dikaitkan dengan pengalaman dan situasi nyata, sehingga materi pelajaran menjadi
lebih relevan dan bermakna.
Pengembangan Keterampilan Abad 21:
Deep learning bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, dan
pemecahan masalah yang relevan dengan tantangan di era digital.
Beberapa prinsip yang mendukung pendekatan deep learning dalam pembelajaran meliputi:
1. Meaningful Learning:
Pembelajaran yang bermakna, di mana siswa mengaitkan pengetahuan baru dengan pengetahuan
yang sudah mereka miliki.
2. Mindful Learning:
Pembelajaran yang melibatkan kesadaran siswa tentang proses belajar mereka sendiri
(metakognisi).
3. Joyful Learning:
Penciptaan suasana belajar yang positif dan menyenangkan.
Dengan demikian, deep learning dalam pendidikan diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang
lebih efektif, menyenangkan, dan relevan bagi siswa, serta mempersiapkan mereka untuk masa depan.
Persembahan
Bismillahirrahmanirrahim
“Dengan ini saya persembahkan Modul Ajar dengan Pendekatan Pembelajaran Deep Learning, semoga
bermanfaat untuk Bapak/Ibu Guru sekalian. Terima kasih.”
Cover
MODUL AJAR B. INGGRIS
PENDEKATAN DEEP LEARNING
A. IDENTITAS PENULIS
• Nama Penyusun : RINA RAHAYU, [Link]
• Satuan Pendidikan : UPT SDN SRENGAT 01
• Tahun Ajaran : 2025/2026
• Mata Pelajaran : BAHASA INGGRIS
• Fase :C
• Kelas/Semester : 6/1
• Alokasi Waktu : 2 JP (Jam Pelajaran)
B. 8 DIMENSI PROFIL KELULUSAN
Centang dimensi profil kelulusan yang relevan untuk modul ini:
• [✓] Keimanan dan Ketakwaan: Menanamkan nilai-nilai religius dan moral dalam setiap
aktivitas.
• [✓] Kewargaan: Membangun kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
• [✓] Penalaran Kritis: Mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan sistematis.
• [✓] Kreativitas: Mendorong inovasi dan kemampuan menghasilkan ide-ide baru.
• [✓] Kolaborasi: Melatih kerjasama dan kemampuan bekerja dalam tim.
• [✓] Kemandirian: Membangun rasa percaya diri dan kemampuan menyelesaikan masalah
secara mandiri.
• [✓] Kesehatan: Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan
mental.
• [✓] Komunikasi: Meningkatkan kemampuan menyampaikan ide dan informasi secara
efektif.
C. 7 KEGIATAN ANAK INDONESIA HEBAT
Cara Guru Menanyakan tentang Pelaksanaan 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat:
Guru dapat menanyakan dengan cara yang interaktif dan mendorong refleksi diri pada peserta
didik. Berikut contoh pertanyaannya:
1. Bangun tidur: "Good morning, everyone! How was your sleep last night? What time did
you wake up today?" (Selamat pagi semuanya! Bagaimana tidur kalian tadi malam? Jam
berapa kalian bangun pagi ini?)
2. Beribadah: "Before we start, let's take a moment to be grateful. Did you do your morning
prayer or any religious activity today?" (Sebelum kita mulai, mari kita bersyukur sejenak.
Apakah kalian sudah melakukan salat pagi atau kegiatan ibadah lainnya hari ini?)
3. Berolahraga: "To keep our bodies strong, did you do any exercise this morning? What kind
of exercise did you do?" (Untuk menjaga tubuh kita kuat, apakah kalian berolahraga pagi
ini? Olahraga apa yang kalian lakukan?)
4. Gemar Belajar: "We are here to learn! What is one new thing you are excited to learn
today? Or, what did you read or learn yesterday that was interesting?" (Kita di sini untuk
belajar! Apa satu hal baru yang kalian ingin pelajari hari ini? Atau, apa yang kalian baca
atau pelajari kemarin yang menarik?)
5. Makan Sehat dan Bergizi: "To have energy for learning, did you have a healthy and
nutritious breakfast? What did you eat?" (Untuk punya energi belajar, apakah kalian sudah
sarapan sehat dan bergizi? Apa yang kalian makan?)
6. Bermasyarakat: "Being kind to others is important. Did you help anyone at home or greet
your family members this morning? How did you show care to others?" (Bersikap baik
kepada orang lain itu penting. Apakah kalian membantu siapa pun di rumah atau menyapa
anggota keluarga pagi ini? Bagaimana kalian menunjukkan kepedulian kepada orang lain?)
7. Tidur Cepat: "Getting enough rest is crucial. What time did you go to bed last night? Was
it early enough to feel refreshed this morning?" (Istirahat yang cukup itu penting. Jam
berapa kalian tidur tadi malam? Apakah cukup awal untuk merasa segar pagi ini?)
D. CAPAIAN DAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran
ELEMEN: Terampil Bergerak - Menyimak – Berbicara
Pemahaman
a. Siswa memahami fungsi simple past untuk menyatakan kejadian yang selesai di masa
lalu.
b. Siswa memahami fungsi past continuous untuk menyatakan kejadian yang sedang
berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu.
Keterampilan
a. Menggunakan bentuk kata kerja lampau (regular & irregular verbs) dalam kalimat
positif, negatif, dan tanya sederhana.
b. Menggunakan past continuous (was/were + V-ing) untuk menjelaskan latar/kejadian
yang sedang berlangsung di masa lalu.
c. Menceritakan pengalaman singkat (2–5 kalimat) tentang kegiatan yang terjadi kemarin
atau akhir pekan lalu.
Sikap
Siswa menunjukkan sikap percaya diri, aktif, dan berani berbicara dalam bahasa Inggris
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Menjelaskan fungsi dan penggunaan Simple Past Tense untuk menyatakan kejadian yang
telah selesai di masa lalu.
2. Menjelaskan fungsi dan penggunaan Past Continuous Tense untuk menyatakan kejadian
yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu.
3. Menggunakan bentuk kata kerja lampau (regular & irregular verbs) dalam kalimat positif,
negatif, dan interogatif sederhana.
4. Membuat cerita singkat (2–5 kalimat) mengenai kegiatan yang terjadi kemarin atau akhir
pekan lalu.
E. SARANA PRASARANA
Flashcards Kegiatan,
Feeling Stick,
Box Cerita,
Diary Paper,
Papan Tulis,
Lembar Kerja,
PPT .
Laptop
Canva
Audio Speaker
Proyektor
F. TARGET PESERTA DIDIK
• Peserta didik reguler/tipikal: Umumnya peserta didik tanpa kesulitan belajar yang
berarti.
• Peserta didik dengan kesulitan belajar: Diberikan bimbingan dan pendampingan lebih
intensif.
• Peserta didik dengan pencapaian tinggi: Diberikan tantangan tambahan atau peran
sebagai tutor sebaya.
G. Model Pembelajaran
Model Pembelajaran: Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Deep Learning.
Metode Pembelajaran yang Sensual:
• Visual: Penggunaan gambar, video, flashcards, diagram.
• Auditori: Mendengarkan lagu, cerita, dialog, rekaman suara.
• Kinestetik: Permainan peran (role-play), simulasi, aktivitas fisik, bergerak untuk
menunjukkan jawaban.
• Taktil: Menggunakan benda nyata (realia) atau alat peraga yang bisa disentuh.
H. PERTANYAAN PEMATIK
Mindful Learning:
• "Apa yang kalian rasakan saat belajar hal baru? Apakah ada hal yang membuat kalian
penasaran hari ini?"
• "Bagaimana kalian bisa fokus dan tidak mudah terganggu saat belajar?"
Meaningful Learning:
• "Mengapa penting bagi kita untuk bisa berbicara bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-
hari? Di mana kalian bisa menggunakan bahasa Inggris yang kita pelajari hari ini?"
• "Bagaimana pelajaran ini bisa membantu kalian di masa depan?"
Joyful Learning:
• "Apa yang membuat belajar bahasa Inggris menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi
kalian?"
• "Jika kita bisa belajar sambil bermain, permainan seperti apa yang ingin kalian lakukan
hari ini?"
I. GAMBARAN UMUM PEMBELAJARAN
Gambaran Umum Pembelajaran
Pembelajaran akan dilaksanakan dalam satu pertemuan (2 JP) dengan fokus pada
materi Simple Past Tense dan Past Continuous Tense. Kegiatan pembelajaran
mencakup:
Pengenalan kosakata dan pola kalimat dalam Simple Past Tense (misalnya: I played
football yesterday) dan Past Continuous Tense (misalnya: I was playing football when it
rained).
Latihan berbicara sederhana untuk menceritakan pengalaman masa lalu dan kegiatan
yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa lalu.
Latihan menulis kalimat menggunakan Simple Past dan Past Continuous secara tepat.
Aktivitas kolaboratif berupa percakapan berpasangan/tanya jawab yang
menggabungkan penggunaan kedua tenses tersebut.
Dengan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu memahami perbedaan antara
Simple Past Tense dan Past Continuous Tense, serta menggunakannya dalam kalimat
lisan maupun tulisan untuk menceritakan pengalaman atau kejadian di masa lampau.
Pendahuluan ( 10 Menit )
1. Pembukaan (Mindful Learning): Guru menyapa peserta didik, ”How Are You
Today ?” memeriksa kehadiran siswa menunjukan kondisi nya dengan filling stick
dan guru bisa mengetahui keadaan siswa”dan mengajak mereka untuk melakukan
Siswa menyanyikan Lagu Nasional, mindful breathing (tarik napas dalam-dalam,
hembuskan perlahan) untuk mempersiapkan diri belajar.
2. Aktivitas 7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat: Guru menanyakan beberapa
pertanyaan dari "7 Kegiatan Anak Indonesia Hebat" secara interaktif (misalnya,
"Did You study Yesterday ?", "Did you have breakfast this morning?").
3. Pertanyaan Pemantik (Joyful Learning): Guru mengajukan Cerita pemantik
terkait joyful learning, misalnya:
“Do you like telling stories? When we talk about what we did yesterday, last
night, or last week, we need Past Tense. If you can use Past Tense, you can
tell stories to your friends, to your teacher, even to people around the world.
English helps you share your experiences.”
Guru memberi semangat:
“So, learning Past Tense will make you better at telling stories about your
life.”
4. Ice Breaking: “Past Tense Action” (3 menit)
Tujuan
Melatih siswa menggunakan kata kerja bentuk lampau sambil bergerak aktif.
Langkah-langkah:
1. Guru memberi instruksi:
o “I will say a verb, you show me the action and say it in the past tense!”
2. Guru menyebut kata kerja dasar (present tense):
o “Jump” → siswa melompat sambil mengatakan “Jumped”
o “Clap” → siswa bertepuk tangan sambil mengatakan “Clapped”
o “Run” → siswa pura-pura berlari sambil mengatakan “Ran”
o “Sing” → siswa pura-pura bernyanyi sambil mengatakan “Sang”
3. Variasi cepat:
o Guru menunjuk siswa secara acak dan memberi kata kerja.
o Siswa harus segera melakukan gerakan + ucapkan bentuk past tense.
4. Penutup:
o Guru: “Great job! Now you already used past tense while moving your
body.”
5. Pengenalan Tema:
Guru menuliskan kata “Yesterday” di papan.
Guru bertanya pada beberapa siswa ( Elemen PBL)
1. “What did you do yesterday?”
Siswa menjawab sederhana:
1. “I played football.”
2. “I watched TV.”
3. “I studied English.”
Guru menegaskan:
“Good! You already used Past Tense: played, watched, studied. Today, we will
learn more about it.”
Kegiatan Inti ( 45 Menit )
A. Pengenalan & Model (15’)
Jelaskan pola simple past: S + V2 (visited, went, read). Tunjukkan contoh kalimat
positif, negatif (didn't + V1), dan tanya (Did + S + V1?).
Tunjukkan perbedaan lewat contoh singkat:
COMPLETED ACTION: I visited Barcelona last year.
SPECIFIC TIME: She met her friends at 8 PM yesterday.
SEQUENCE OF EVENTS: He woke up, got dressed, and went out.
Link :
B. Guided Practice (15’)
Guru memberikan kalimat present → per kelompok mengubah ke past. Kemudian
perwakilan satu kelompok mempresentasikan ke depan.
C. Communicative Practice — Writing Teks (15’)
o Partner Interview:
A: “What did you do yesterday?”
B: “I played football and watched TV.”
Guru Memberikan diary paper, Siswa menceritakan 1 kegiatan paling menarik yang
dilakukan kemarin di diary paper menggunakan pola simple past tenses dan past
continuous tense, kemudian dimasukkan kedalam box story yang disiapkan oleh
guru.
Kegiatan Penutup (15 menit)
1. Refleksi Bersama (3 menit)
Guru bertanya:
o “What did we learn today?”
o Siswa menjawab: “We learned Simple Past Tense.”
Guru menguatkan: “Yes, today we learned how to use verbs in the past, like played,
watched, and went.”
2. Exit Ticket – Reading Task (5 menit)
Guru memberikan instruksi: dari kegiatan inti Comunicative practise, guru mengambil
2-3 diary paper
Guru meminta 2–3 siswa membaca hasil diary paper ke depan dengan lantang.
Siswa lain memberikan umpan balik
3. Kesimpulan Guru (2 menit)
Guru menegaskan kembali pola past tense:
o Positif: S + V2
o Negatif: S + did not + V1
o Tanya: Did + S + V1 ?
4. Pesan Motivasi (3–5 menit)
Guru memberi motivasi:
o “If you practice Past Tense, you can tell stories about your life in English. Keep
practicing!”
5. Penutup & Doa (1 menit)
1. Review: Guru menunjuk beberapa peserta didik untuk mengulang kosakata dan frasa
yang telah dipelajari.
2. Refleksi Diri (Meaningful Learning): Guru meminta peserta didik menuliskan satu
hal baru yang mereka pelajari hari ini dan bagaimana mereka bisa menggunakannya di
rumah.
3. Pemberian Tugas: Peserta didik diminta menggambar rutinitas hari ini untuk melatih
pemahaman murid
4. Guru mengucapkan:
“Great job today! See you next meeting. Let’s close our lesson with a short prayer.”
5. Siswa berdoa bersama-sama
“Thank You, God, for today’s lesson.
Bless our teachers, friends, and parents.
Give us wisdom to remember what we learned,
and help us to use it for good in our life.
Amen.”
A. Assessment (Assessment Evidence)
1. Assessment Formatif
o Latihan mengubah kalimat present menjadi past tense.
o Pair work: Partner interview tentang kegiatan akhir pekan lalu.
2. Assessment Sumatif
o Tes Lisan: Tanya jawab singkat menggunakan simple past & past continuous.
o Tes Tulis:
a) Melengkapi kalimat rumpang dengan bentuk V2.
b) Memilih penggunaan simple past / past continuous.
c) Menulis 5 kalimat tentang My Last Weekend.
o
B. Pemahaman Bermakna
Melalui pembelajaran ini, peserta didik akan memahami bahwa Simple Past Tense dan Past
Continuous Tense merupakan bentuk tata bahasa yang sangat berguna untuk menceritakan
kejadian di masa lampau. Mereka akan menyadari pentingnya kemampuan menggunakan
Simple Past Tense untuk menyatakan kegiatan yang sudah selesai, serta Past Continuous
Tense untuk menjelaskan kegiatan yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di masa
lalu.
Pemahaman ini akan membantu peserta didik mengungkapkan pengalaman pribadi,
menceritakan peristiwa, dan memahami cerita sederhana dalam bahasa Inggris. Dengan
demikian, pembelajaran ini akan meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi,
serta menumbuhkan motivasi intrinsik untuk terus belajar bahasa Inggris karena
keterkaitannya dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.
C. Materi bahan Ajar
Materi ini berfokus pada pengenalan kosakata, pola kalimat, dan penggunaan Simple Past
Tense serta Past Continuous Tense.
1. Simple Past Tense
o Digunakan untuk menyatakan kejadian atau aktivitas yang sudah selesai di masa lampau.
o Contoh kosakata (V2): woke up, brushed teeth, studied, played, went, had, ate, drank, wrote,
read.
o Pola kalimat:
Positif: I played football yesterday.
Negatif: I did not play football yesterday.
Tanya: Did you play football yesterday?
2. Past Continuous Tense
o Digunakan untuk menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung pada waktu tertentu di
masa lampau.
o Contoh kosakata: was/were + V-ing → was studying, were playing, was sleeping.
o Pola kalimat:
Positif: I was studying at 7 o’clock last night.
Negatif: I was not studying at 7 o’clock last night.
Tanya: Were you studying at 7 o’clock last night?
3. Penggunaan Kombinasi
o Untuk menunjukkan dua kejadian yang terjadi bersamaan atau satu kejadian yang memotong
kejadian lain di masa lampau.
o Contoh:
I was reading when my friend came.
They were playing football when it rained.
4. Frasa Fungsional Penting
o Meminta klarifikasi: Could you please repeat that? / What did that word mean?
o Meminta izin: May I borrow your pencil? / Can I go to the restroom?
Secara keseluruhan, materi ini dirancang untuk memberikan peserta didik pemahaman yang
kuat mengenai bentuk lampau dalam bahasa Inggris, sehingga mereka dapat menceritakan
pengalaman masa lalu serta menggambarkan peristiwa yang sedang berlangsung di masa
lampau dengan percaya diri, baik secara lisan maupun tulisan.
D. Refleksi
Refleksi Peserta Didik
1. Hal baru apa yang paling menyenangkan saya pelajari hari ini?
2. Apakah saya merasa lebih percaya diri untuk berbicara bahasa Inggris setelah pelajaran ini?
Mengapa?
3. Bagian mana dari pelajaran hari ini yang membuat saya berpikir keras atau merasa
tertantang?
Refleksi Pendidik
1. Apakah semua peserta didik menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran?
Jika tidak, strategi apa yang bisa saya lakukan di pertemuan berikutnya?
2. Apakah tujuan pembelajaran tercapai dengan efektif? Aspek mana yang perlu diperkuat?
3. Bagaimana saya bisa membuat kegiatan pembelajaran berikutnya lebih menarik dan relevan
untuk semua gaya belajar peserta didik?
E. LKPD ( Lembar Kerja Peserta Didik )
Tugas Kelompok dan Individu dan presentasi
Petunjuk :
o Latihan mengubah kalimat present menjadi past tense.
o Pair work: Partner interview tentang kegiatan akhir pekan lalu.
o Tes Lisan: Tanya jawab singkat menggunakan simple past & past continuous.
o Tes Tulis:
a) Melengkapi kalimat rumpang dengan bentuk V2.
b) Memilih penggunaan simple past / past continuous.
c) Menulis 5 kalimat tentang My Last Weekend.
Rubrik Penilaian Analitik untuk Tugas Diskusi Kelompok dan Presentasi Siswa
Tema = ?
Likert:
• 1 = Sangat Kurang
• 2 = Kurang
• 3 = Cukup
• 4 = Baik
• 5 = Sangat Baik
RUBRIK ?
K. Pengayaan dan Remidial
Remedial: Latihan dengan kartu kata, berpasangan dengan teman yang lebih mahir; latihan
audio visual berulang.
Pengayaan: Tambah penggunaan past perfect secara sederhana (if appropriate) atau
menceritakan dua kejadian berurutan di masa lalu tambah penggunaan Past continous .
P. Glosarium
1. Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pemahaman mendalam,
koneksi ide, dan aplikasi pengetahuan, bukan hanya hafalan.
2. Flashcards: Kartu bergambar atau bertuliskan kata/frasa yang digunakan sebagai alat bantu
belajar visual.
3. Role-play: Metode pembelajaran di mana peserta didik memerankan suatu peran dalam
situasi tertentu untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi.
Daftar Pustaka
ttd