1.
Persiapkan Media Instalasi
Kamu butuh media instalasi Windows, seperti:
• USB bootable (paling disarankan) – bisa dibuat dengan Rufus atau Media Creation Tool
dari Microsoft.
• DVD instalasi (opsional, jika komputer masih ada DVD drive).
Langkah membuat USB bootable (contoh untuk Windows 10/11):
1. Download Media Creation Tool dari situs resmi Microsoft.
2. Colokkan USB minimal 8GB.
3. Jalankan tool → pilih Create installation media → pilih bahasa, edisi, arsitektur (64-bit
biasanya).
4. Pilih media USB → tunggu sampai selesai.
2. Atur BIOS/UEFI
1. Nyalakan komputer, lalu tekan tombol untuk masuk BIOS/UEFI (biasanya F2, DEL, atau
ESC, tergantung merek laptop/PC).
2. Ubah boot priority supaya USB berada di urutan pertama.
3. Simpan & keluar (Save and Exit).
3. Mulai Instalasi
1. Komputer akan boot dari USB.
2. Akan muncul layar instalasi Windows → pilih bahasa, format waktu, dan keyboard → klik
Next.
3. Klik Install Now.
4. Masukkan product key (atau pilih I don’t have a product key untuk melanjutkan).
5. Pilih edisi Windows sesuai lisensi kamu.
6. Pilih jenis instalasi:
o Upgrade → kalau ingin mempertahankan file lama (hanya jika ada Windows
sebelumnya).
o Custom (Advanced) → kalau ingin instalasi bersih (disarankan).
4. Partisi & Instal
1. Pada layar partisi, hapus partisi lama jika ingin clean install (hati-hati, data akan hilang).
2. Pilih partisi kosong untuk menginstal Windows → klik Next.
3. Proses instalasi berjalan, komputer akan restart beberapa kali.
5. Pengaturan Awal
1. Setelah instalasi selesai, atur:
o Negara & bahasa
o Akun Microsoft atau offline account
o Password
o Preferensi privasi
2. Setelah masuk desktop, instal driver penting (chipset, VGA, audio) dan update Windows.