0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan12 halaman

Promes Akidah Akhlak Kelas XI

Promes

Diunggah oleh

evisaf23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan12 halaman

Promes Akidah Akhlak Kelas XI

Promes

Diunggah oleh

evisaf23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM SEMESTER (PROMES)

KURIKULUM MERDEKA (Deep Learning)

Nama Madrasah : ................................................


Nama Penyusun : ................................................
NIP : ................................................
Mata pelajaran : Akidah Akhlak
Fase F, Kelas / Semester : XI (Sebelas) / I (Ganjil) & II (Genap)
PROGRAM SEMESTER DEEP LEARNING
KURIKULUM MERDEKA

Mata Pelajaran : Akidah Akhlak


Satuan Madrasah : …………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase F, Kelas/Semester : XI (Sebelas) / I (Ganjil)

A. Capaian Pembelajaran (CP)


Pada akhir fase F, pada elemen akidah, peserta didik mampu memahami sejarah, tokoh utama, dan ajaran pokok aliran Ilmu Kalam, al-Asma’ al-
Husna, fakta kematian dan alam barzakh yang perlu disiapkan agar husnul khatimah. Pada elemen akhlak, peserta didik mampu memahami akhlak
terpuji (mahmudah) dan akhlak tercela (madzmumah) agar bisa menjauhkan diri dari perilaku tercela dan membiasakan diri dengan perilaku mulia
dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk keshalehan individu dan sosial. Pada elemen adab, peserta didik mampu memahami adab berhias,
dalam perjalanan, bertamu, dan menemui tamu, serta adab bergaul dengan teman sebaya, yang lebih tua, yang lebih muda, dan lawan jenis dalam
kehidupan sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai Islam. Pada elemen kisah keteladanan, peserta didik mampu memahami kisah para shahabat Nabi
Saw., kesufian empat Imam mazhab fikih, dan ulama Nusantara, dan mengambil ibrah dalam kehidupan sehari-hari.

Elemen Capaian Pembelajaran


Akidah Memahami sejarah ilmu kalam, tokoh utama dan ajaran pokok aliran-aliran Ilmu Kalam (Khawarij, Syiah,
Murji'ah, Jabariyah, Qodariyah, Mu'tazilah, Ahl as-Sunnah wa alJama’ah (Asy'ariyah dan Maturidiyah),
alAsma’ al-Husna (al-‘Afuww, ar-Razzaq, adDhaar, an-Nafi’, al-Hasib, al-Hadi, dan al-Khalik), dan dalil
serta fakta terkait kematian, husnul khatimah, dan su'ul khatimah.
Akhlak Memahami tingkatan spiritual (syariat, tarikat, hakikat, dan ma’rifat), inti ajaran tasawuf menurut tokoh
(Imam Junaid alBaghdadi, Rabiah al-Adawiyah, al-Ghazali, Syekh Abdul Qadir al-Jailani), sikap musawah
(persamaan derajat), tawasuth (moderat), ukhuwah (persaudaraan), kolaboratif, fastabiq al-khairat, optimis,
dinamis, etika dalam berorganisasi maupun bekerja, dan cara menghindari akhlak tercela (membunuh,
liwath, LGBT, meminum khamr, judi, mencuri, durhaka kepada orang tua, meninggalkan salat, memakan
harta anak yatim, korupsi, israf, tabzir, bakhil, keras hati, fitnah, berita bohong (hoaks), namimah, tajassus,
Elemen Capaian Pembelajaran
dan ghibah).
Adab Memahami adab berhias, dalam perjalanan, bertamu, dan menemui tamu, serta adab bergaul dengan teman
sebaya, yang lebih tua, yang lebih muda, dan lawan jenis.
Kisah Keteladanan Memahami keteladanan kisah para shahabat (Fatimah az-Zahra r.a., Uways al-Qarni, Abdurrahman bin
Auf, Abu Dzar al-Gifari r.a.), kesufian empat Imam mazhab (Imam Hanafi, Imam Malik, Imam Asy-
Syafi'i, Imam Ahmad bin Hambal), dan ulama Nusantara (Kyai Khalil al-Bangkalani, Kyai Hasyim
Asy'ari, dan Kyai Ahmad Dahlan).

Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember


Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Bab 1 : Muncunya Aliran Kalam dalam Peristiwa Tahkīm
Peserta didik mampu membandingkan
perkembangan akidah pada masa Rasulullah
Saw. yang penuh cinta dan persatuan hingga
masa Khulafaurrasyidin sebagai awal mula
benih perpecahan.

Peserta didik mampu menganalisis latar


belakang terjadinya al-fitnah al-kubra dan
Perang Siffin sebagai wujud hilangnya rasa
cinta persaudaraan.

Peserta didik mampu menganalisis proses dan


dampak dari peristiwa tahkīm sebagai puncak
dari konflik politik.

Peserta didik mampu mengidentifikasi aliran-


aliran kalam awal yang muncul setelah
peristiwa tahkīm dan merefleksikan hikmahnya
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
dengan semangat cinta damai.

Bab 2 : Aliran-Aliran Ilmu Kalam


Peserta didik mampu menganalisis sejarah,
tokoh, dan doktrin pokok aliran Khawarij dan
Syi'ah sebagai representasi sikap ekstrem
dalam cinta dan benci.

Peserta didik mampu menganalisis ajaran


pokok aliran Murji'ah, Jabariyah, dan
Qadariyah sebagai reaksi teologis terhadap
konflik awal.

Peserta didik mampu menganalisis sejarah,


tokoh, dan lima ajaran pokok (al-Ushul al-
Khamsah) aliran Mu'tazilah sebagai wujud
cinta pada ilmu dan rasionalitas.

Peserta didik mampu menganalisis ajaran


pokok Ahlussunnah wal Jama'ah (Asy'ariyah
dan Maturidiyah) sebagai jalan tengah yang
dilandasi cinta pada persatuan, serta mampu
membandingkan semua aliran kalam.

Bab 3 : Menghindari Dosa Besar


Peserta didik mampu menganalisis bahaya
dosa besar yang mengancam jiwa dan fitrah
kemanusiaan (membunuh, liwat, LGBT)
sebagai bentuk pengkhianatan terhadap cinta
kasih Allah.
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Peserta didik mampu menganalisis dampak
merusak dari dosa besar yang berkaitan dengan
akal dan harta (meminum khamr, judi,
mencuri).

Peserta didik mampu menganalisis dosa besar


yang merusak hubungan vertikal dan
horizontal (durhaka kepada orang tua,
meninggalkan salat, memakan harta anak
yatim).

Peserta didik mampu menganalisis bahaya


korupsi sebagai dosa besar yang
menghancurkan bangsa dan merumuskan
komitmen untuk menjauhi semua dosa besar
sebagai wujud cinta sejati.

Bab 4 : Adab Berpakaian, Berhias, Perjalanan, Bertamu dan Menerima Tamu


Peserta didik mampu menganalisis adab dan
fungsi berpakaian serta berhias sebagai wujud
cinta pada kesucian dan keindahan yang diridai
Allah.

Peserta didik mampu menganalisis adab dalam


perjalanan (safar) sebagai bentuk ikhtiar
menjaga keselamatan diri dan wujud cinta
pada kehidupan.

Peserta didik mampu menganalisis dan


mempraktikkan adab bertamu sebagai cara
Alokasi Juli Agustus September Oktober November Desember
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
menumbuhkan cinta dan penghargaan kepada
sesama.

Peserta didik mampu menganalisis dan


mempraktikkan adab menerima tamu sebagai
wujud keimanan dan cinta pada persaudaraan
(ukhuwah).

Bab 5 : Kisah Teladan


Peserta didik mampu menganalisis biografi
singkat dan sifat-sifat utama Fatimah az-Zahra
sebagai teladan cinta dalam keluarga.

Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh


implementasi keteladanan Fatimah az-Zahra
dalam kehidupan remaja putri dan putra masa
kini.

Peserta didik mampu menganalisis biografi


singkat dan sifat-sifat utama Uwais al-Qarni
sebagai puncak teladan cinta dan bakti kepada
ibu.

Peserta didik mampu mengomunikasikan


contoh implementasi keteladanan Uwais al-
Qarni dan membuat komitmen untuk
meningkatkan rasa cinta kepada orang tua.

JUMLAH JAM PELAJARAN


PROGRAM Mengetahui, ..........., ......................... 20.. SEMESTER
DEEP Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran LEARNING
KURIKULUM MERDEKA

Mata Pelajaran : Akidah


.......................................... .......................................... Akhlak
Satuan NIP. ................................ NIP. ................................ Madrasah :
…………………………….
Tahun Pelajaran : 20... / 20...
Fase F, Kelas/Semester : XI (Sebelas) / II (Genap)

A. Capaian Pembelajaran (CP)


Pada akhir fase F, pada elemen akidah, peserta didik mampu memahami sejarah, tokoh utama, dan ajaran pokok aliran Ilmu Kalam, al-Asma’ al-
Husna, fakta kematian dan alam barzakh yang perlu disiapkan agar husnul khatimah. Pada elemen akhlak, peserta didik mampu memahami akhlak
terpuji (mahmudah) dan akhlak tercela (madzmumah) agar bisa menjauhkan diri dari perilaku tercela dan membiasakan diri dengan perilaku mulia
dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk keshalehan individu dan sosial. Pada elemen adab, peserta didik mampu memahami adab berhias,
dalam perjalanan, bertamu, dan menemui tamu, serta adab bergaul dengan teman sebaya, yang lebih tua, yang lebih muda, dan lawan jenis dalam
kehidupan sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai Islam. Pada elemen kisah keteladanan, peserta didik mampu memahami kisah para shahabat Nabi
Saw., kesufian empat Imam mazhab fikih, dan ulama Nusantara, dan mengambil ibrah dalam kehidupan sehari-hari.

Elemen Capaian Pembelajaran


Akidah Memahami sejarah ilmu kalam, tokoh utama dan ajaran pokok aliran-aliran Ilmu Kalam (Khawarij, Syiah,
Murji'ah, Jabariyah, Qodariyah, Mu'tazilah, Ahl as-Sunnah wa alJama’ah (Asy'ariyah dan Maturidiyah),
alAsma’ al-Husna (al-‘Afuww, ar-Razzaq, adDhaar, an-Nafi’, al-Hasib, al-Hadi, dan al-Khalik), dan dalil
serta fakta terkait kematian, husnul khatimah, dan su'ul khatimah.
Akhlak Memahami tingkatan spiritual (syariat, tarikat, hakikat, dan ma’rifat), inti ajaran tasawuf menurut tokoh
(Imam Junaid alBaghdadi, Rabiah al-Adawiyah, al-Ghazali, Syekh Abdul Qadir al-Jailani), sikap musawah
(persamaan derajat), tawasuth (moderat), ukhuwah (persaudaraan), kolaboratif, fastabiq al-khairat, optimis,
Elemen Capaian Pembelajaran
dinamis, etika dalam berorganisasi maupun bekerja, dan cara menghindari akhlak tercela (membunuh,
liwath, LGBT, meminum khamr, judi, mencuri, durhaka kepada orang tua, meninggalkan salat, memakan
harta anak yatim, korupsi, israf, tabzir, bakhil, keras hati, fitnah, berita bohong (hoaks), namimah, tajassus,
dan ghibah).
Adab Memahami adab berhias, dalam perjalanan, bertamu, dan menemui tamu, serta adab bergaul dengan teman
sebaya, yang lebih tua, yang lebih muda, dan lawan jenis.
Kisah Keteladanan Memahami keteladanan kisah para shahabat (Fatimah az-Zahra r.a., Uways al-Qarni, Abdurrahman bin
Auf, Abu Dzar al-Gifari r.a.), kesufian empat Imam mazhab (Imam Hanafi, Imam Malik, Imam Asy-
Syafi'i, Imam Ahmad bin Hambal), dan ulama Nusantara (Kyai Khalil al-Bangkalani, Kyai Hasyim
Asy'ari, dan Kyai Ahmad Dahlan).

Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni


Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Bab 6 : Akhlak Pergaulan Remaja
Peserta didik mampu menganalisis bentuk-
bentuk akhlak terpuji dalam pergaulan remaja,
seperti menjalin ukhuwah dan
mengembangkan wawasan keilmuan, sebagai
fondasi cinta persahabatan.

Peserta didik mampu menganalisis akhlak


terpuji lainnya, seperti tasamuh dan bijak
bermedia sosial, serta memahami dampak
positifnya.

Peserta didik mampu menganalisis bentuk-


bentuk akhlak tercela dalam pergaulan remaja,
seperti pergaulan bebas dan tawuran, sebagai
Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
perilaku yang merusak cinta dan kemanusiaan.

Peserta didik mampu menganalisis bahaya


minuman keras dan narkoba, serta
merumuskan cara-cara menghindari akhlak
tercela sebagai wujud cinta pada diri dan masa
depan.

Bab 7 : Menghindari Akhlak Tercela


Peserta didik mampu menganalisis pengertian,
dalil, contoh, dan bahaya perilaku isrāf
(berlebih-lebihan) sebagai sikap yang tidak
mencerminkan cinta pada nikmat Allah.

Peserta didik mampu menganalisis pengertian,


dalil, dan bahaya perilaku tabżīr (boros/sia-sia)
serta hubungannya dengan setan.

Peserta didik mampu menganalisis pengertian,


dalil, dan bahaya perilaku bakhīl (kikir)
sebagai penyakit hati yang menghalangi cinta
kepada sesama.

Peserta didik mampu membandingkan ketiga


akhlak tercela tersebut dan merumuskan
komitmen untuk menempuh jalan tengah
(sederhana dan dermawan) sebagai wujud cinta
yang sempurna.

Bab 8 : Kematian dan Kehidupan di Alam Barzakh


Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
Peserta didik mampu menganalisis hakikat
kematian sebagai sebuah kepastian dan pintu
gerbang menuju pertemuan yang didasari cinta
dengan Allah Swt.

Peserta didik mampu mengidentifikasi dalil


dan tanda-tanda husnul khatimah serta cara-
cara mengupayakannya.

Peserta didik mampu mengidentifikasi


penyebab dan tanda-tanda su'ul khatimah serta
cara-cara menghindarinya sebagai bentuk cinta
pada keselamatan diri.

Peserta didik mampu menganalisis kehidupan


di alam barzakh (fitnah, nikmat, dan siksa
kubur) dan mengambil hikmahnya untuk
kehidupan saat ini.

Bab 9 : Syari’at, Tarekat, Hakikat, dan Ma’rifat


Peserta didik mampu menganalisis dimensi
ajaran Islam serta kedudukan dan fungsi
Syari'at sebagai fondasi cinta dan ketaatan.

Peserta didik mampu menganalisis kedudukan


dan fungsi Tarekat sebagai jalan atau metode
untuk membuktikan cinta kepada Allah.

Peserta didik mampu menganalisis kedudukan


dan fungsi Hakikat sebagai pemahaman atas
Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
realitas kebenaran yang lahir dari cinta.

Peserta didik mampu menganalisis kedudukan


dan fungsi Ma'rifat sebagai puncak pengenalan
dan penyaksian atas Dzat yang Dicintai (Allah
Swt.).

Bab 10 : Tokoh dan Ajaran Tasawuf Sufi Besar


Peserta didik mampu menganalisis inti ajaran
tasawuf Imam Junaid al-Baghdadi yang
menekankan pada keseimbangan cinta, khauf
(takut), dan raja' (harapan).

Peserta didik mampu menganalisis inti ajaran


tasawuf Rabi'ah al-Adawiyah yang berpusat
pada konsep mahabbah (cinta ilahi) yang
murni.

Peserta didik mampu menganalisis inti ajaran


tasawuf Imam al-Ghazali yang
mengintegrasikan syariat, filsafat, dan tasawuf
sebagai jalan cinta menuju kebahagiaan hakiki.

Peserta didik mampu menganalisis inti ajaran


tasawuf Syaikh Abdul Qadir al-Jailani yang
menekankan pentingnya keselarasan antara
aspek lahir (syariat) dan batin (hakikat).

Bab 11 : Kisah Teladan


Peserta didik mampu menganalisis riwayat
Alokasi Januari Februari Maret April Mei Juni
Alur dan Tujuan Pembelajaran
Waktu 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5
hidup dan keutamaan Abdurrahman bin Auf
sebagai teladan pengusaha Muslim yang
cintanya pada Allah diwujudkan melalui
kedermawanan.

Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh


implementasi semangat wirausaha dan cinta
berbagi dari Abdurrahman bin Auf dalam
kehidupan modern.

Peserta didik mampu menganalisis riwayat


hidup dan keutamaan Abu Dzar al-Ghifari
sebagai teladan pejuang kaum dhuafa yang
cintanya pada kebenaran tidak tergoyahkan.

Peserta didik mampu mengomunikasikan


contoh implementasi sikap zuhud dan
kepedulian sosial Abu Dzar, serta
membandingkan kedua tokoh sebagai jalan
cinta yang berbeda namun satu tujuan.

JUMLAH JAM PELAJARAN

Mengetahui, ..........., ......................... 20..


Kepala Madrasah Guru Mata Pelajaran

.......................................... ..........................................
NIP. ................................ NIP. ................................

Anda mungkin juga menyukai