Islamic Online University December 30, 1899
Di sesi ini, setelah kita menelaah tentang rezim Yazidi di sesi sebelumnya, sekarang, kita
akan membahas tentang Bahaisme. Karena kita memulainya dengan menelaah tentang Yazidis.
Sekarang ini ada suatu golongan yang dulunya berakar dari Islam atau terkait dengan Islam,
dalam satu cara atau yang lainnya. Kemudian mereka berkembang menjadi agama lain.
Seperti kami sebutkan kita fokus pada golongan-golongan yang masih punya pengikut di
berbagai belahan dunia, saat ini. Terutama golongan Bahaisme adalah suatu golongan dengan
jumlah pengikut yang banyak. Maksudnya, secara relatif, bisa diperkirakan jumlah pengikut
mereka 5-6 juta di seluruh dunia.
Pada dasarnya, mereka mulai berkembang di abad ke 18. Jadi, menurut sebagian catatan
sejarah, ada yang mengatakan salah satu golongan agama yang berkembang paling cepat di
dunia. Bisa jadi karena perhitungan statistik biasanya menyebutkan jumlah, yang pertama
tentunya agama Islam.
Namun, kenyataannya tentunya, bisa dilihat jika kita menganggap mereka punya 6 juta
pengikut dan mereka telah di bentuk di abad ke 19. Lalu, Said Baba di India Selatan yang punya
8 juta pengikut. Agama ini hanya berkembang selama tujuh puluh tahun. Maka saya akan
berpendapat perkembangan (agama) Said Baba lebih cepat. Maksud saya, apa artinya? Ya,
Hindu.
Tidak juga, inti masalahnya adalah ajaran Said Baba, maksudnya ada sebagian pengikut
dia yang muslim. Jadi, pada dasarnya dia menerima semua orang. Meskipun sebenarnya pada
esensinya, agama dia sebenarnya Hindu. Saya pikir itulah sebabnya, mereka tidak termasuk di
dalamnya.
Tidak tepat juga, maksud saya dia telah membuat tipuan dan dia menggunakan sihir
untuk menarik banyak pengikut. Namun, jika kita melihat dia, tentunya dia juga mengklaim
sebagai tuhan wujud manusia. Seperti avatar, itulah yang dia klaim.
Saya pikir, itulah sebabnya seperti pendapat kamu, dia masih dianggap sebagai bagian
dari agama Hinduisme. Hinduisme itu sangat luas yang intinya kalian bisa melakukan apapun,
asalkan kalian masih Hindu. Said Baba seorang India dan dia berada di India. Makanya tidak
heran jika dianggap Hindu.
Dalam hal nama (Bahaisme), Bahaisme diambil dari istilah Bahai, yang merupakan kata
sifat, yang digunakan untuk mengacu pada pada keimanan Bahai, atau kepada setiap pengikut
Bahaullah. Ia adalah sang pendiri Bahaisme, yang diambil dari bahasa Arab, dari kata Baha yang
artinya kejayaan atau keagungan.
Bahaisme adalah istilah yang digunakan yang mengacu pada mereka. Dan dulunya
digunakan di zaman dahulu dan masa sekarang, mereka lebih memilih istilah itu. Istilah
Bahaisme itu hanya mengacu pada keyakinan mereka dan isu tentang isme itu sendiri. Seperti
suatu tambahan yang relatif bagi kita, mereka masih Bahaisme.
Sedangkan pendiri mereka, pendiri yang dianggap yang paling berperan langsung adalah
Bahaullah. Nama aslinya adalah Mirza Husain Ali Nuri. Ia berasal dari kota Nur, itulah sebabnya
dia dipanggil Ali Nuri.
1
Islamic Online University December 30, 1899
Dia lahir di Persia di tahun 1817, jadi di awal abad ke 19, dan dia wafat di 1892 atau di
akhir abad 19. Dia sendiri adalah pengikut dari Mirza Ali Muhammad Syirazi yang hidup antara
tahun 1821 dan 1850. Masa hidupnya sangat singkat dan dia dikenal sebagai sang Bab.
Ali Syirazi sendiri adalah pengikut dari Ahmad Ibn Zainudin Al-Ahasai, yang hidup di
abad ke 18, hidup di tahun 1753 ke tahun 1826. Ia merupakan pendiri sekte Syiah Syaikhi.
Melalui penggantinya yang bernama Sayid Karim Rusydi, sebenarnya Ali Syirazi murid dari
Karim Rusydi. Karim Rusydi adalah salah satu murid dari Ahmad Zainuddin Al-Ahasai yang
merupakan pendiri dari sekte Teologis Syiah Twelvers di Iran. Namun, inilah yang sebenarnya.
Intinya adalah ketika sang Bab wafat atau saat dia dihukum mati, sebenarnya sebelum dia
mati, dia telah memberikan kepemimpinannya dari kelompoknya kepada salah satu pengikutnya
yang bernama Mirza Yahya Nuri. Dia diberi gelar Subhi Azan atau Pancaran Tuhan. Saat sang
Bab itu dibunuh, dia menjadi pemimpin untuk golongan Bahaisme itu. Para Babis (pengikut
Bahaisme) mendukung di sekelilingnya. Dia terus mengarahkan kelompok itu, selama hampir 16
tahun.
Namun, pada waktu itu, karena yang terjadi saat itu sebenarnya setelah kekalahan di Iran,
mereka lalu pindah ke Turki. Pemerintah Turki, yaitu kerajaan Ottoman menahan mereka di
Turki, memenjarakan mereka, dan pada akhirya mengirimkan mereka ke Cyprus, atau
mengirimkan Subhi Azal ke Cyprus. Dan saudara tirinya bernama Bahaullah mengirimkan dia ke
penjara di Palestina.
Namun, intinya adalah dia memimpin suatu Pergerakan, yang bisa dikatakan bertindak
sebagai administrator. Dia adalah kepala redaksi. Dan dia menulis banyak karya. Namun, dia
tidak bisa menggantikan kepemimpinan keagamaan yang sebenarnya. Karena sang Bab telah
menulis di dalam bukunya bahwa orang yang akan dipilih Tuhan untuk menjadi jelmaan-Nya
akan menjadi sang pemimpin. Karena faktanya, dia berkeinginan untuk mengarahkan pada Subhi
Azal untuk menjadi penggantinya. Dia tidak bisa membuat klaim itu, karena dia sudah diberi
jabatan tersebut.
Sekitar lebih dari 25 pengikut sang Bab membuat klaim bahwa mereka adalah orang-
orang terpilih yang akan menjadi jelmaan tuhan. Maksud saya, di kalangan anggota keluarga
mereka serta kerabat mereka dan yang lainnya.
Namun, pada dasarnya tidak ada satu pun yang mampu untuk mengikat seluruh massa
dari para pengikut Bab secara keseluruhan sampai pada kepemimpinan Mirza Husain Ali. Dia
adalah sang saudara tiri (seayah) yang menjuluki dirinya sendiri Bahaullah membuat klaim
tersebut. Dia mampu meyakinkan mayoritas pengikut Bahaisme untuk menjadi pengikutnya.
Waktu itu, ada perjuangan antara dia sendiri dengan Subhi Azal, sebagian pengikutnya
saling membunuh. Jadi, di dalam kelompok mereka terjadi semacam pertarungan internal.
Sedangkan Subhi Azal, seperti saya katakan, dia dipindahkan ke Cyprus. Tindakan itu
menjauhkan dia dari komunitas yang utama.
Lalu, Bahaullah karena dia dalam posisi yang lebih kuat, sebenarnya dia menjabat poisisi
keuangan di jamaah tersebut, karenanya dia mampu menempatkan dirinya sendiri bersama
adiknya yang bernama Mirza Musa.
2
Islamic Online University December 30, 1899
Pada dasarnya, mereka bisa menggantikan jabatan Bab dan membuat klaim, karena pada
awalnya mereka sendiri Bahai dan berubah menjadi Bahaullah. Karena nama Bahaullah,
sebenarnya adalah nama yang disebutkan dalam kitab al-Bayan, kitab sucinya Bab.
Di tahun 1863, di masa itu dia membuat klaim terang-terangan kepada para pengikutnya
untuk bersatu di bawah pimpinannya. Dia mengirimkan sejumlah surat kepada para Raja dan
penguasa di seluruh dunia agar mendukung dia.
Surat itu ditujukan diantaranya kepada Sultan Abdul Aziz, Rajanya Turki Ottoman,
kepada Napolli ke 3, di Perancis, dan ke negara lainnya termasuk Rusia. Pada dasarnya, pada
titik itulah mereka yang bersatu di bawah pimpinannya. Kemudian sejak saat itu, dikenal
sebagai Bahais. Dan sebagian kecilnya yang masih menjadi pengikutnya Subhi Azal, mereka
kemudian dikenal sebagai Azalis atau Babis, mereka kemudian disebut Babis.
Sekte Babis atau Azalis, jumlah mereka sekitar ribuan di seluruh dunia yang masih tetap
melestarikan ajaran-ajaran sang Bab. Tidak semua yang ditambahkan oleh Subhi Azal adalah
suatu hal yang benar-benar baru. Namun, yang sebenarnya terjadi adalah Ali Syirazi yang
dikenal sebagai sang Bab menulis banyak tentang bagaimana agama harus berfungsi. Dia juga
menulis tentang hukum, sistem hukum dan tema semacam itu.
Azalis, pada dasarnya, argumen mereka adalah sistem tersebut, yang telah dia tunjukkan
tidak mengizinkan adanya perubahan terjadi begitu saja. Karena bisa dikatakan sekitar 20 tahun
kemudian Bahaullah menyatakan, dialah orang terpilih. Namun mereka menolaknya, dengan
mengatakan, orang terpilih itu seharusnya terwujud. Seharusnya dia datang 1.000 tahun
kemudian dari sekarang. Jadi, ini seperti inilah argumen yang mereka gunakan.
Namun, Bahaullah mampu menarik mayoritas pengikut. Meskipun dia dipenjarakan di
Akka, yang di masa sekarang disebut Israil. Mereka melonggarkan hukumannya itu di sebagian
masa hidupnya. Dia masih bisa tinggal di rumahnya, di sekitar sana dan banyak pengikutnya
yang berkunjung untuk menengok dia.
Dia mengizinkan sebagian pengikutnya yang terpilih untuk menemuinya untuk
mempertahankan pemikiran bahwa dia layaknya jelmaan tuhan di dunia. Dia adalah bayangan
tuhan. Ada sejumlah istilah yang mereka gunakan untuk memanggil dia.
Orang-orang yang ingin mengunjungi dia, mereka akan mengagungkan dia dengan
mengatakan: "dia bisa menjadi apapun yang mereka lihat.” Jika pikiran kalian bisa meninggikan
diri kalian untuk memahami tuhan dan kalian melihat manusia, maka itulah yang bisa kamu lihat.
Namun, jika secara spiritual, kalian tercerahkan yang artinya kamu benar-benar beriman,
maka kalian akan melihat jelmaan tuhan dalam dirinya yaitu Bahaullah. Dia membiarkan para
pengikutnya datang, dan dia akan menemui mereka hanya sebentar, dalam waktu singkat, lalu,
dia akan keluar.
Jadi, mereka sebenarnya tidak punya kesempatan untuk duduk dan berbincang untuk
menyadari kebenaran tentang dia bahwa dia layaknya manusia pada umumnya. Dia
melakukannya untuk menjaga auranya yang merupakan keistimewaan. Inilah prosedur yang
harus mereka ikuti. Itulah gambaran singkat tentang sejarah awal Bahaisme.
3
Islamic Online University December 30, 1899
Lalu, ketika dia wafat di penjara sebagai tahanan secara resmi. Namun secara tidak resmi,
dia tidak sepenuhnya tahanan. Putera sulungnya yang bernama Abbas Effendi kemudian ditunjuk
dan diberikan gelar Abdul Baha atau hambanya Baha.
Dia diberikan gelar sebagai pemimpin untuk jamaah tersebut. Mereka memanggil dia
sebagai pusat perjanjian atau kepala keimanan. Dia punya ruh atau punya wewenang untuk
menafsirkan tulisan karya mendiang ayahnya, yaitu Bahaullah Abdul Baha.
Dia juga dipenjarakan, di tempat yang sama seperti ayahnya. Lalu, pada akhirnya dia
dibebaskan pada masa yang disebut Revolusi Muda Turki di tahun 1908 yang mengarah pada
penggulingan kekhalifahan Ustmani. Revolusi itu dipengaruhi oleh bantuan Yahudi yang telah
didokumentasikan untuk mengakhiri kekhalifahan.
Setelah dia dibebaskan, dia menghabiskan sisa hidupnya dengan keliling dunia, bepergian
dan mengajar, serta menjaga korespondensi dengan para pengikutnya untuk mempromosikan
keimanan yang baru. Dia membawa agama itu ke Eropa dan Amerika dan mengkonsilidasinya di
Iran. Namun di Iran, agama itu dituntut.
Setelah kematian Abdul Baha di tahun 1921, kursi kepemimpinan dialihkan. Abdul Baha
menunjuk cucu laki-laki tertuanya, Saukhi Effendi sebagai wali pertama untuk keimanan Bahais.
Dia mendirikan yang seharusnya disebut perwalian yang turun temurun yang harus dilestarikan.
Akan tetapi, Saukhi Effendi wafat tanpa meninggalkan suatu sistem untuk digunakan
untuk menunjuk penggantinya. Jadi, semua tidak terencana. Dan yang mereka lakukan adalah
mereka malah membentuk suatu dewan yang mengatur keimanan, yang terdiri dari sembilan
anggota.
Kalian akan menyadari adanya isu tentang 9 dan 19 menjadi perkara yang besar bagi
mereka. Yang mereka lakukan tentunya, mereka menemukan di Amerika sendiri, suatu tempat
yang masyarakatnya di masa itu sangat gencar mencari-cari arahan spiritual yang baru. Itulah
sebabnya, di masa itu di tahun 1920an dan 1930an, berkembanglah Hinduisme. Hinduisme
datang ke Amerika, di era itu.
Lalu, Bahaisme mengambil alih dan menemukan basis yang terkuatnya di sana. Mereka
membangun sebuah kuil di Chicago, di atas gunung yang menghadap kota. Kalian bisa
melihatnya dari Chicago, kuil itu besar, dan setiap tahunnya ada sekitar 100.000 orang
mengunjungi kuil itu. Hanya pengunjung biasa dan bukan jamaah mereka.
Dalam perkembangan selanjutnya, karena kematian Sakhi Effendi. Universal House of
Justice lalu dibentuk setelah kematiannya, sebenarnya enam tahun setelah kematiannya. Ia tetap
menjadi Mahkamah Agung dari agama Bahais. Para anggotanya dipilih setiap lima tahun sekali
oleh para anggota dari Majelis Keagamaan Internasional.
Dan menurut mereka, setiap pria Bahai yang berumur 21 tahun. Maka dia layak untuk
dipilih menjadi anggota Majelis tersebut. Bisa juga anggota wanita. Ya, itulah rangkuman
tentang sejarah sekte Bahais.
Sedangkan tentang keyakinan mereka, mereka punya tiga prinsip dasar, yang selalu
menjadi fokus utama mereka; keesaan Tuhan atau Tauhid, kesatuan agama yaitu hanya boleh ada
satu agama. Semua agama pada akhirnya di bawah naungan satu agama, yaitu Bahaisme.
Tentunya, itulah maksud mereka serta kesatuan kemanusiaan.
4
Islamic Online University December 30, 1899
Tentunya, kesatuan kemanusiaan bukanlah suatu hal yang baru, sudah ada dalam Islam.
Keesaan tuhan juga sudah ada dalam Islam dan bahkan kesatuan agama juga sudah ada dalam
Islam. Akan tetapi pendekatan mereka terhadap kesatuan agama berbeda. Kesatuan agama
dalam Islam artinya agama yang benar hanya satu. Yaitu agama yang diberikan pada Nabi
Adam dan kepada semua Nabi lainnya; agama yang satu dan sama. Islam adalah dispensasi akhir
dari agama tersebut.
Ya, agama yang diridoi Allah adalah Islam. Sedangkan dalam persepsi mereka, ketika
mereka mengatakan bahwa semua agama itu satu. Maka artinya, mereka bisa menyerap semua
agama lainnya. Sama halnya dengan agama Hindu yang menyatakan bahwa semua agama
lainnya atau para pendahulunya mengacu pada Bahaullah.
Jadi, mereka benar-benar seperti Nabi di dalam proses. Jadi, agama tokoh Hindu seperti
Khrisna. Lalu, tokoh Budhis, yaitu Budha dan agama Konfusisme. Semua tokoh agama itu
diterima yang ada dalam garis para tokoh yang tercerahkan yang menyebarluaskan agama tuhan.
Jadi mereka sengaja menerima semua agama di bawah naungan Bahaisme. Inilah akar dari
prinsip kesatuan agama.
Jadi, mereka melihat agama sebagai perkembangan yang progresif. Artinya tuhan
mengirimkan nabi yang berbeda yang akan mewahyukan agama. Dan agama itu akan sampai
pada tahapan itu.
Itulah sebabnya mereka bisa menerima: "baiklah dalam satu tahapan berkembang
kepercayaan terhadap berhala, dan kemudian agama berkembang menjadi trinitas. Lalu agama
berkembang menjadi monoteisme. Dan monoteisme yang akhir dalam kasus agama Islam. Dan
Muhammad( )ﷺadalah pendahulu Bahaullah.
Maksud saya, pada dasarnya konsep yang sama ada dalam Islam yaitu Muhammad( )ﷺ
adalah dia (Nabi Isa). Seperti yang disebutkan dalam Qur'an, yang juga disebutkan dalam Injil
tentang Park Littlen.
Sedangkan mengenai konsep tuhan, tentunya ini sama dengan konsep Islam. Kecuali
mereka menambahkan prinsip ini yaitu kalian tidak bisa meraih Tuhan secara langsung. Jadi
sebenarnya mereka malah melangkah mundur. Mereka mengklaim bahwa agama mereka seperti
suatu kemajuan. Namun, pokok faktanya adalah tuhan itu tidak bisa diakses secara langsung.
Mereka harus melalui perantara Bahaullah.
Berkenaan dengan konsep mereka, mereka juga tidak yakin bahwa Bahaullah adalah
Nabi terakhir. Karena akan datang nabi baru setelah dia. Mereka yakin bahwa kemunculan nabi
itu suatu siklus yang terjadi setiap 1000 tahun.
Mereka yakin akan muncul manifestasi tuhan yang baru. Karena yang mereka katakan
pada dasarnya bahwa para nabi itu sendiri atau Bahaullah sendiri mengaku sebagai penjelamaan
tuhan.
Jadi, keyakinan mereka sebenarnya menerima konsep agama Hindu, tentang Avatar yaitu
penjelmaan tuhan, inkarnasi tuhan. Mereka juga mempromosikan konsep ini dengan
menggabungkan konsep Islam.
Sedangkan mengenai keyakinan mereka, tentang apa yang akan terjadi pada seseorang,
ketika dia mati. Mereka yakin bahwa ruh orang yang mati berlanjut ke dunia berikutnya.
5
Islamic Online University December 30, 1899
Sedangkan perkembangan spiritual di dunia fisik menjadi dasar untuk penilaian dan kemajuan
dari dunia spiritual.
Surga dan neraka dianggap sebagai keadaan spiritual dari kedekatan dan keberjarakan
dari tuhan. Keduanya menggambarkan jarak di dunia ini dan akhirat. Dan bukan tempat-tempat
fisik dari balasan dan hukuman setelah kematian.
Surga dan neraka bukanlah tempat seperti yang kita persepsi. Mereka telah menafsirkan
ulang sebagai jarak antara tuhan dan manusia serta kedekatan terhadap tuhan. Tentunya dalam
pengertian para penghuni surga akan lebih dekat kepada tuhan, dan para penghuni neraka akan
jauh dari tuhan.
Elemen itu sudah ada dalam ajaran Islam. Namun mereka membawanya pada langkah
berikutnya. Pada dasarnya mereka menyatakan surga dan neraka bukanlah tempat yang
sesungguhnya.
Meskipun ajaran mereka cenderug fokus pada ajaran-ajaran sosial. Yaitu pada dasarnya
wahyu adalah tentang membawa manusia bersatu, dan membawa seluruh dunia dalam satu
sistem, dalam satu pemerintahan membawa perdamaian di dunia. Itulah seruan besar mereka.
Namun, mereka juga punya beberapa tulisan mistis. Karena Bahaullah memang telah
menulis tentang hal itu, ketika disebutkan oleh para pengikut Sufisme untuk mempromosikan
elemen spiritual.
Dia menulis buku yang berjudul "Seven Valleys" (Tujuh Lembah), yang telah
diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Dia juga buku lainnya yang dikenal "Kata-kata
tersembunyi,” yang diyakini berisikan kebenaran spiritual yang diwahyukan melalui tulisan
singkat.
Sedangkan tentang puasa mereka, mereka juga melaksanakan puasa 19 hari, dari
matahari terbit ke matahari terbenam. Mereka tidak boleh makan apapun dan tidak boleh minum
apapun, sama persis dengan puasanya muslim. Namun dimulai antara tanggal 2 Maret, sampai
tanggal 20 Maret. Maka secara kebetulan akan berakhir di Hari Naurus.
Sedangkan puasa bagi wanita yang sedang menstruasi tidak boleh puasa. Namun tetap
harus melaksanakan wudhu dan membacakan ayat yang sama, seperti yang saya katakan
sebanyak 25 kali, setiap harinya.
Sedangkan untuk perjalanan suci, ziarah ke pusaranya Bahaullah di Haifa, Israel. Mereka
juga bisa ziarah ke pusara Bab. Jasad Bab sebenarnya dikuburkan di Iran, mereka membawa
jasad mereka kesana dan menguburkan kembali ke Haifa.
Mereka tidak minum alkohol atau tidak mabuk sama dengan prinsip yang dimiliki Islam.
Maksud saya, yang bisa kalian lihat dalam ajaran mereka, mereka memilah-milah sebagian
ajaran dari Islam. Sebagian pemikiran dan praktik agama kemudian ditambahkan. Bisa dari
agama Nasrani juga dari agama Hinduisme. Jadi, inilah yang mereka sebut sebagai sinkretisme
agama atau sulam tambal, karena mereka mengambil sebagian dari Islam namun mereka telah
memodifikasi atau mengubah.
Tentang pengikut mereka, sekitar 3,6 jt dari mereka tinggal di Asia, 1, 8 juta di Afrika,
dan 900 ribu di Amerika Latin. Sebenarnya jumlah pengikut mereka cukup banyak di Amerika
Latin. Jamaah mereka yang terbesar berada di India yang terdiri dari 2,2 juta pengikut Bahais.
6
Islamic Online University December 30, 1899
Mereka membangun rumah ibadah yang besar, lumayan besar dan sekitar 9 banguan
yang sudah mereka bangun. Karena 9 seperti angka ajaib bagi mereka. Dia membangun salah
satunya di Jerman. Seperti yang saya sebutkan, ada pula di Chicago, mereka juga membangun
satu rumah ibadah, di Chille, Amerika Selatan, satu di Afrika.
Bisa dikatakan di semua benua, mereka telah menempatkan rumah-rumah dewan suro.
Karena mereka melaksanakan sholat di rumah. Mereka tidak punya semacam masjid, tidak
punya tempat standar untuk ibadah. India sendiri, seperti tadi disinggung punya jumlah pengikut
yang terbesar. Setelahnya mereka juga suatu negara yaitu Iran dan AS. Kedua negara ini yang
teratas.
Pada dasarnya, itulah rangkuman tentang Bahaisme. Sangat penting untuk diketahui
tentang mereka, karena adanya fakta bahwa banyak sekali dari para pengikut awal mereka adalah
muslim, tepatnya muslim Syiah. Mereka yang terjerumus ke dalam ajaran Bahaisme.
Namun, kemudian hari, mereka tersebar luas, bahkan pada muslim lainnya di belahan
dunia lainnya. Mereka pun telah beralih agama. Tentu saja banyak orang yang jahil dalam hal
agama, mereka adalah orang-orang yang terpengaruh oleh pemikiran-pemikiran para Modernist.
Pada dasarnya, mereka meyakini bahwa wanita dan pria benar-benar setara, mereka akan
sholat saling berdampingan. Jadi, mereka telah meninggikan wanita, dalam pengertian sama
dengan caranya bangsa Barat dalam menempatkan wanita di garis depan. Banyak dari kegiatan
dakwah mereka atau seruan mereka yang dilaksanakan oleh wanita, sebagai cara untuk menarik
perhatian pria dan sekaligus para wanitanya juga.
Namun, mereka sangat aktif dalam mempropagandakan iman. Jika kalian tertarik pada
mereka, bisa kalian lihat di banyak tempat. Sebenarnya, saat pertama kali saya memeluk Islam di
tahun 1972. Saya pulang kembali ke Jamaica, dan telah tinggal di sana sekitar 20 yard sebelum
tempat ibadah mereka.
Saya mencari-cari masjid dan sepupu saya memberitahu saya: "ada sebuah masjid, sangat
besar" dan saya heran: "waw, kok bisa ada masjid di ibu kota Jamaica, apa benar ada masjid?"
Dan saat saya melihatnya langsung. Ternyata tempat itu adalah majelis syura-nya Bahais.
Jadi, mereka sudah ada di Jamaica, dan membangun rumah hampir mirip dengan masjid
dengan kubah. Karena biasanya, di rumah pun mereka menempatkan kubah. Jadi, mereka
memberikan sentuhan masjid pada bangunan itu.
Mereka sangat aktif di Amerika Tengah. Dan karena adanya fakta bahwa mereka fokus
pada perkembangan sosial. Mereka mengembangkan projek untuk membantu masyarakat. Sama
seperti cara yang digunakan oleh misionaris Nasrani yang datang ke pelosok untuk memberikan
bantuan medis dan sekolah. Agakhanis pun melakukan hal yang sama. Mereka juga mengikuti
prinsip yang serupa.
Jadi, kita harus sadar dan mewaspadai mereka, karena kemungkinan kalian bisa terjebak.
Karena dakwah pada mereka tidaklah mudah. Pada dasarnya mereka menerima segala yang kita
miliki dan mengklaim bahwa mereka punya satu hal yang lebih baik.
Jadi, jika ingin meyakinkan mereka untuk kembali pada Islam, tidaklah mudah, sama
sekali tidak mudah. Kecuali jika mereka bisa berpikiran terbuka. Maka mereka bisa digiring
7
Islamic Online University December 30, 1899
kembali pada agama Islam, dengan menunjukkan keajaiban dalam Qur'an dan semacamnya. Ini
adalah upaya yang mungkin.
Bagi yang bisa bahasa Arab, maka kalian bisa menunjukkan pada mereka tentang
bagaimana kitab Al-Bayan yang sebenarnya ditulis dalam bahasa Arab. Lalu, Kitabul Aqdas
yang dikatakan sebagai wahyu. Tunjukkan bahwa ada masalah dalam semua kitab itu, dan
punya kesalahan tata bahasa.
Namun, tentunya mereka akan membela dan berbalik menantang. Di dalam Qur'an pun
terdapat kesalahan tata bahasa. Dan inilah sebabnya, yang biasa dilakukan oleh sebagian
misionaris dan saya pernah menghampiri sebagian orang di Montreal. Keimanan mereka goyah
karenanya. Karena mereka menunjukkan sejumlah kesalahan, kesalahan tata bahasa di dalam
Qur'an.
Yang artinya standar bahasa Arab yang modern yang digunakan oleh standar bahasa Arab
yang modern. Istilah-istilah ini atau struktur-struktur ini akan dianggap kesalahan tata bahasa.
Mereka memberlakukan standar bahasa Arab modern. Namun, kenyataannya Qur'an itu sendiri
adalah dasar untuk tata bahasa. Orang-orang Arab mengambil aturan bahasa dari Qur'an.
Jadi, saat kalian menemukan suatu ayat, misalnya saja jika Allah berfirman: qalatir rusul.
Qalat adalah kata kerja (wanita). Sedangkan rusul adalah jamak untuk rasul yang merupakan
subjek (pria). Jadi, ada kata kerja (wanita) dengan subjek (pria).
Ini ditemukan dalam Qur'an dari berbagai tempat dan ini dianggap sebagai kesalahan
grammar. Karena sebenarnya jika kamu mengucapkan :"qalat Muhammad” atau yang seperti itu.
Dalam bahasa Arab modern, ini disebut aulad. Ini dianggap salah karena harus dengan subjek
(wanita). Maksud saya kata kerja (wanita) dengan kata ganti (wanita). Maka kamu harus
menerapkan harus disertai dengan kata ganti (wanita), baik itu menjadi: qalat Maryam atau
qalatun Nisa. Itulah aturan bahasa Arab yang modern.
Namun, bahasa Arab kuno memang memperbolehkan subjek (wanita). Maksud saya,
subjek (wanita), kata ganti wanita untuk kata kerja dengan subjek jamak yang disebutkan tadi.
Ini adalah bagian dari tata bahasa Arab yang klasik, yang bisa ditemukan dalam puisi bahasa
Arab.
Jadi, tidak hanya menganggap ini kan hanya terdapat dalam Qur'an. Tidak. Sebenarnya
ditemukan juga dalam puisi bahasa Arab. Jadi, argumen mereka tentang grammar Qur'an bisa
diruntuhkan.
Sedangkan tulisannya Bab dan tulisannya Ali Syirazi dan Bahaullah yang ditulis dalam
bahasa Arab. Karena mereka berasal dari Persia, bahasa Arab bukan bahasa tutur mereka.
Mereka belajar bahasa Arab. Mereka bisa karena belajar, dan mereka pun membuat kesalahan
grammar. Tentunya tanggapan mereka untuk itu. Ini adalah grammar agung yang baru.
Jadi, memang sangat sulit. Jika seseorang menetapkan pikiran mereka terhadap suatu hal.
Bahkan jika kalian membawa yang jelas sekalipun. tetap saja mereka akan menemukan jalan
yang berbeda. Jadi, seperti kami katakan, ini merepresentasi suatu sekte, yang awalnya berakar
dari Islam Syiah.
Sedangkan dalam kasus Yazidis, patut dipertanyakan. Ismailis sudah diketahui dengan
jelas. Namun, Bahais pun jelas. Itulah akar mereka dan mereka tidak menyangkalnya. Mereka
8
Islamic Online University December 30, 1899
hanya mengklaim bahwa itu adalah progresi yang alami terhadap kepemimpinan Bahaullah, dan
yang dipilih sebagai penjelamaan tuhan di muka bumi.
Insya Allah, catatan pelengkap akan diberikan pada kalian yang diambil dari berbagai
teks dari berbagai sumber materi. Insya Allah akan lebih memudahkan di paruh kedua semester
ini dibanding paruh yang pertama. Karena kalian hanya diberikan rangkuman yang umum. Dan
kalian harus bisa melewatinya.
Sekarang saya memberikan rangkuman yang lebih spesifik yang akan mempermudah
semuanya. Baiklah, apa ada pertanyaan yang ingin kalian ajukan tentang Bahais? Baiklah ada
pertanyaan dari ikhwan tentang poin politik Bahais. Bagaimana mereka melaksanakan perjalanan
suci pada pusaranya Baihullah dan Bab di Haifa, Israel?
Dengan semua otoritas yang mereka miliki, mereka menganggap bahwa asal muasal
mereka berasal dari Iran atau Persia. Ketegangan antara Iran dan Israel bukanlah masalah. Jika
kalian lihat Bahais di Iran, mereka dituntut.
Ada sejumlah tempat yang memandang mereka telah sesat. Makanya mereka harus tetap
tersembunyi. Mereka tidak bisa tampak mencolok. Dan mereka memang melakukannya secara
resmi. Sebagian dari mereka terbatas pada area tertentu dari waktu ke waktu. Mereka seringkali
di bawah tekanan. Jadi, mereka menghadapi kasus-kasus di AS dan segala masalah tentang
tuntutan di Iran.
Jadi, mereka dianggap sebagai minoritas. Ingatlah, mayoritas pengikut mereka tidak
berada di Iran. Mereka sekarang di Mesir, bahkan di Mesir pun mereka terkucilkan. Sedangkan
pengikut mereka yang terkuat, seperti saya katakan berasal dari Amerika dan dari India.
Jadi, Israel secara resmi, tidak punya masalah dengan Amerika. Begitu pula dengan India.
Makanya (India dan Ameria) menyambut mereka.