Asuhan Kebidanan Kontrasepsi Pil KB Ny "M"
Asuhan Kebidanan Kontrasepsi Pil KB Ny "M"
Oleh :
Pembimbing Akademik :
Bdn. Ika Putri Ramadhani, M. Biomed
Pembimbing Klinik :
Lidya Riniati, S. SiT
Laporan Kasus Indvidu stase Prakonsepsi Praktek Profesi Asuhan Kebidanan Pada Ny
“ M ” dengan KB Pil Di Puskesmas Pauh telah diperiksa dan disetujui oleh preseptor
Akademik dan preseptor Klinik, sebagai salah satu tugas Praktek Klinik Prodi Profesi Bidan
Universitas Alifah Padang.
i
KATA PENGANTAR
Puji Syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan
karunia yang dilimpahkan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Kasus Asuhan
Kebidanan pada kontrasepsi pil di Puskesmas Pauh. Laporan ini disusun untuk memenuhi
tugas praktek profesi dengan harapan dapat memperdalam wawasan keilmuan mahasiswa
Program Studi Profesi Bidan Universitas Alifah Padang.
Penyelesaian laporan ini penulis telah banyak mendapat bantuan, bimbingan, arahan
dan dukungan dari berbagai pihak, untuk itu penulis mengucapkan banyak terimakasih
kepada:
1. Lidya Riniati, S. SiT selaku preseptor lapangan yang telah memberikan bimbingan dan
masukan untuk penyusunan laporan kasus ini
2. Bdn. Ika Putri Ramadhani, M. Biomed selaku preseptor akademik.
Penulis menyadari bahwa laporan ini masih banyak kekurangan, oleh karena itu, kritik
dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan laporan ini.
Penulis
ii
DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN....................................................................................................i
KATA PENGANTAR.............................................................................................................ii
DAFTAR ISI...........................................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................................1
1.1 Latar Belakang..................................................................................................1
1.2 Tujuan...............................................................................................................2
1.3 Manfaat.............................................................................................................3
BAB II PEMBAHASAN.....................................................................................................4
2.1 Pengertian.........................................................................................................4
2.2 Macam – macam Kontrasepsi Pil KB...............................................................4
2.3 Mekanisme Kerja Kontrasepsi Pil KB..............................................................4
2.4 Klien Yang Dapat Menggunakan Kontrasepsi Pil KB......................................4
2.5 Klien Yang Tidak Boleh Menggunnakan Kontrasepsi Pil KB..........................5
2.6 Kelebihan Dan Kekurangan Kontrasepsi Pil KB..............................................5
2.7 Cara Kerja Pil KB.............................................................................................6
2.8 Efek Samping Pil KB........................................................................................6
2.9 Waktu Memulai Dan Menghentikan Pil KB.....................................................6
BAB III TINJAUAN KASUS..............................................................................................8
3.1 Data Subyektif..................................................................................................8
3.2 Data Objektif....................................................................................................10
3.3 Penatalaksanaan................................................................................................11
BAB IV PEMBAHASAN.....................................................................................................15
BAB V PENUTUP...............................................................................................................16
5.1 Kesimpulan........................................................................................................16
5.2 Saran..................................................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................................17
iii
BAB I
PENDAHULUAN
1
Kondom (0,28%), MOW (1,28%) dan MOP (0,08%).Metode kontrasepsi yang paling
banyak digunakan oleh peserta KB baru ialah suntik (Kemenkes RI, 2018).
Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan
Sumatera Barat mencatat, capaian pelayanan kontrasepsi hingga Agustus 2023 baru
mencapai 69.758 dari target 134.468 peserta atau sekitar 51,8 persen. Kota Padang
memiliki persentase penggunaan KB aktif terendah di antara kabupaten/kota di Provinsi
Sumatera Barat dengan capaian 58,9% dari sasaran 75%.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu dalam mengkonsumsi pil
kb diantaranya pengetahuan, pendidikan, dukungan keluarga, sikap, motivasi, pekerjaan
akseptor kb yang tidak patuh mengkonsumsi pil kb menyebabkan hormon yang
terkandung dalam pil kb tidak bisa bekerja dengan maksimal singga berpulang lebih besar
untuk mengalami kegagalan/ kehamilan. Sehingga memerlukan penanganan untuk
mengurangi ketidakpatuhan ibu mengkonsumsi pil kb (Dinkes, 2018)
1.2 Tujuan
1. Tujuan umum
Mahasiswa dapat melakukan pemberian Asuhan Kebidanan pada Keluarga
Berencana (KB) Kondom dengan menerapkan pendokumentasian SOAP dan
melakukan Konseling penggunaan KB Pil pada calon akseptor KB dan pasangan
calon pengantin di Puskesmas Pauh.
2. Tujuan khusus
Mahasiswa Mampu:
a. Mampu melaksanakan pengkajian data subjektif dan objektif pada akseptor KB
Pil pada Ny. M di Puskesmas Pauh Tahun 2025.
b. Mampu menegakkan diagnosa dan masalah potensial pada akseptor KB Pil pada
Ny. M di Puskesmas Pauh Tahun 2025.
c. Mampu mengidentifikasi kebutuhan Tindakan segera kasus kebidanan pada
akseptor KB Pil pada Ny. M di Puskesmas Pauh Tahun 2025.
d. Mampu mengembangkan rencana tindakan asuhan kebidanan pada akseptor KB
Pil pada Ny. M di Puskesmas Pauh Tahun 2025.
e. Mampu melaksanakan rencana tindakan asuhan kebidanan pada akseptor KB Pil
pada Ny. M di Puskesmas PauhTahun 2025.
f. Mampu mengevaluasi pelaksanaan asuhan kebidanan pada akseptor KB Pil pada
Ny. M di Puskesmas Pauh Tahun 2025.
g. Mampu melakukan pendokumentasian asuhan kebidanan pada akseptor KB Pil
pada Ny. M di Puskesmas Pauh Tahun 2025.
2
1.3 Manfaat
1. Bagi Lahan Umum
a. Dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh serta mendapatkan pengalaman
dalam melaksanakan asuhan kebidanan secara langsung pada pasien sehingga
dapat digunakan sebagai berkas penulis didalam melaksanakan tugas sebagai
bidan.
b. Hasil penulisan dapat memberikan masukan terhadap tenaga kesehatan untuk
lebih meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan selalu menjaga
mutu pelayanan.
2. Bagi Lahan Praktik
a. Agar klien mengetahui dan memahami cara penggunaan Pil KB dengan benar
sehingga timbul kesadaran bagi klien untuk memperhatikan cara penggunaan Pil
KB.
b. Mencegah kehamilan saat Pil diminum dengan cara yang benar.
3
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Pil KB adalah suatu cara kontrasepsi untuk wanita yang berbentuk pil atau tablet
di dalam strip yang berisi ga- bungan hormon estrogen dan progesterone atau yang hanya
terdiri dari hormon progesterone saja Kebijaksa- naan penggunaan pil diarahkan terhadap
pemakaian pil dosis rendah, tetapi meskipun demikian pil dosis tinggi masih disediakan
terutama untuk membina peserta KB lama yang menggunakan dosis tinggi.
4
2.5 Klien Yang Tidak Boleh Menggunnakan Kontrasepsi Pil KB
Menurut (Nina Siti Mulyani, 2018) yang tidak boleh menggunakan kontrasepsi Pil
KB adalah;
1. Hamil atau dicurigai hamil
2. Menyusui eksklusi
3. Perokok dengan usia 35 tahun
4. Penyakit hati akut
5. Kanker payudara atau dicurigai
6. Tidak dapat teratur menggunakan setiap hari
7. Riwayat DM
8. Riwayat Hypertensi
5
h. Mini pil tidak menjamin akan melindungi dan kista ovarium bagi wanita yang
pernah mengalami kehamilan ektopik
6
metode kontrasepsi yang lain atau tidak melakukan hubungan seksual sampai
telah menghabiskan pil tersebut
g. Bila tidak haid segera ke klinik untuk tes kehamilan Pada permulaan
penggunaaan pil kadang- kadang timbul mual, sakit kepala, nyeri payudara serta
spotting yang bisa hilang sendiri. Kelainan seperti ini muncul terutama pada 3
bulan pertama penggunaan pil dan makin lama kelainan tersebut akan hilang
dengan sendirinya Cobalah minum pil setiap sebelum tidur atau pada saan makan
malam Biala keluhan tetap muncul konsultasi kembali pada dokter Beberapa
jenis obat dapat dapat mengurangi efektifitas pil seperti antibiotik, obat untuk
tuberculosis & beberapa obat epilepsi. Klien yang memakai obat- obatan diatas
untuk jangka panjang sebaiknya menggunakan 21 untuk dosisetinil estradiol 50
mg atau dianjurkan metode lain (Nina Siti Mulyani, 2018)
2. Cara Menghentikan
Wanita bisa menghentikan metode ini kapan saja Tapi setelah berhenti, wanita
baru bisa hamil setelah 1 tahun atau lebih haid pun akan wanita dapatkan sekisaran
waktu di atas Namun sebagian wanita mendapatkan haid yang normal dan sudah
hamil dalam waktu yang lebih cepat dari itu. Karenanya, jika zanita belum ingin
hamil, sebaiknya menggunakan metode KB yang lain begitu berhenti mendapatkan
suntikan (Nina siti Mulyani, 2018)
Menurut (Nina Siti Mulyani, 2018) tanda-tanda yang harus diwaspadai yaitu;
a. Bila beberapa bulan mengalami haid teratu dan kemudian terlambatn haid, perlu
dipikirkan kemungkinan telah terjad kehamilan.
b. Bila mengeluh perdarahan bercak yang diserta dengan nyeri perut hebat, maka
yang pertama sekali dipikirkan adalah kemungkinan kahamilan ektopik, problem
mata (kehilangan penglihatan atau kabur), nyeri kepala hebat, maka perlu
dipikirkan kemungkinan terjadinya hipertensi atau problem vascular
7
BAB III
TINJAUAN KASUS
8
8. Pola aktifitas sehari-hari
a. Nutrisi
Pola Makan : Frekuensi : 3 x sehari
Jenis Makanan: nasi, lauk, sayur
Keluhan : Tidak ada
b. Gaya Hidup
Aktivitas Sehari-hari : Mengurus rumah tangga
Lama istirahat/tidur malam : 6-7 jam
Merokok : Tidak ada
Miras : Tidak ada
c. Eliminasi
BAK : 5-6 x/hari
BAB : 1-2 x/hari
9. Riwayat sosial dan psikologi
a. Status Perkawinan
Usia saat Menikah : 22 tahun
Lama Perkawinan : 8 tahun
b. Psikologi
Respon ibu terhadap kontrasepsi : Baik
Rencana penggunaan kontrasepsi : Baik
Dukungan suami dan keluarga : Baik
Kekhawatiran ibu terhadap kontrasepsi : Tidak ada
c. Sosial Budaya
Hubungan dengan suami : Baik
Hubungan dengan keluarga : Baik
Pantangan – pantangan : Tidak ada
9
g. Diabetes : Tidak ada
h. Jantung : Tidak ada
i. Sakit Kepala : Tidak ada
j. TBC : Tidak ada
k. Radang Panggul : Tidak ada
l. IMS/HIV : Tidak ada
2. Pemeriksaan Penunjang
Tidak dilakukan
10
MENAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KONTRASEPSI PIL PADA NY “M” USIA 39 TAHUN DI PUSKESMAS PAUH KOTA PADANG
TANGGAL 09 APRIL 2025
Subjektif Objektif Assesment Plainning
11
kekurangan KB pil
4. Beritahu cara meminum KB pil
5. Lakukan informed consent o Mudah digunakan
6. Berikan 1 paket KB pil Tinggal minum 1 pil setiap hari, tidak butuh alat khusus.
7. Anjurkan kunjungan ulang o Membantu mengatur siklus haid
Cocok buat yang punya siklus tidak teratur atau perdarahan tidak
normal.
o Mengurangi nyeri haid
Banyak pengguna merasa haid jadi lebih ringan dan tidak terlalu
sakit.
o Manfaat tambahan untuk kulit
Beberapa pil KB bisa membantu mengurangi jerawat hormonal.
o Cepat kembali subur setelah dihentikan
Setelah stop minum pil, kesuburan umumnya kembali dalam 1–2
bulan.
o Bisa mengurangi risiko:
Kista ovarium
Kanker rahim dan ovarium
Anemia akibat haid berlebihan
12
Perdarahan di luar jadwal (spotting)
13
sesuatu dikemudian hari
(E) : Ibu telah menandatangani dan menyetujui kontrasepsi pilihannya
6. (P) : Berikan 1 paket KB pil
(I) : Memerikan 1 paket KB pil kepada ibu
(E) : Ibu sudah menerima KB pil
14
BAB IV
PEMBAHASAN
Berdasarkan hasil Asuhan yang dilakukan penulis kepada Ny M pada tanggal 09 April
2025 di Puskesmas Pauh maka didapatkan pembahasan sebagai berikut:
Pengkajian Data subjektif yang didapatkan dari kasus ini yaitu identitas pasien yang
bernama Ny. M umur 39 tahun, pasien mengatakan ingin menganti KB pil dan ada keluhan
selama menggunakan Kontrasepsi suntik 1 bulan. Pasien telah menikah selama 15 tahun, telah
memiliki 2 orang anak, pasien baru menggunakan kontrasepsi pil . Pola kebutuhan nutrisi
selama menggunakan kontrasepsi ini meningkat, hal ini dapat dilihat dari frekuensi pola
makan 3-4x sehari dengan porsi makan 1-2 piring, pasien hampir setiap hari makan malam
dan makanan yang dikonsumsi tidak lepas dari kandungan tinggi lemak dibandingkan tinggi
serat. Pasien juga memiliki pola tidur di siang hari 2-3 jam, dan malam 7-9 jam. Pasien dalam
kesehariannya hanya melakukan aktifitas yang ringan saja seperti memasak, menyapu,
menyuci piring, dan cuci baju selayaknya ibu rumah tangga pada umumnya.
Efek samping pil KB yang perlu diperhatikan antara lain amenorhea dan perdarahan
tidak teratur (spotting). Untuk amenorhea, penting untuk memastikan apakah pasien hamil
atau tidak; jika tidak hamil, cukup berikan konseling. Jika hamil, hentikan penggunaan pil dan
jelaskan bahwa mini pil tidak mengganggu pertumbuhan janin. Namun, jika ada dugaan
kehamilan ektopik, rujuk pasien tanpa memberikan obat hormonal. Sementara itu, untuk
perdarahan tidak teratur, jika tidak menimbulkan masalah kesehatan, tidak perlu tindakan
khusus; namun, jika pasien merasa tidak nyaman, tawarkan alternatif kontrasepsi lain. Selalu
penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis untuk penanganan yang tepat.
15
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Setelah dilakukan konseling kepada Ny. M dapat kesimpulan sebagai berikut ,
Pengkajian Data subjektif yang didapatkan dari kasus ini yaitu identitas pasien yang
bernama Ny. M umur 39 tahun, pasien mengatakan ingin menganti Kb pil dan ada
keluhan selama menggunakan Kontrasepsi suntik 1 bulan. Pasien telah menikah selama
15 tahun, telah memiliki 2 orang anak tahapan inti dan tahapan akhir dengan tujuan dapat
menambah pengetahuan dan bimbingan dalam penyelesaian masalah sebelum diberikan
konseling Ny.M diberikan bukti persetujuan dengan menandatangani informed consent
yang diberikan dianjurkan kepada Ny.M jika mengalami permasalahan dan membutuhkan
arahan dalam teman diskusi Ny.M bisa menemui penulis Kembali.
5.2 Saran
1. Bagi Keluarga
Diharapkan keluarga ikut serta dalam memberikan asuhan konseling dengan cara
memberikan dukungan dan motivasi secara menyeluruh .
2. KUA Lubuk Buaya
Diharapkan agar tetap menjaga dan mempertahankan kualitas dalam pelayanan pada
Akseptor Kb dengan efektif
3. Penulis selanjutnya
Diharapkan dapat melakukan pengkajian lebih dalam agar data yang didapatkan
lebih akurat dan asuhan yang diberikan sesuai dengan prosedur.
16
DAFTAR PUSTAKA
Arrasyd H, Amri K. Hubungan Pengetahuan, Sikap, dengan Partisipasi Pasangan Usia Subur
dalam Program KB di Desa Huta Padang Sayur Maincat Kecamatan Kotanopan
Kabupaten Mandailing Natal Serta Implikasinya dalam Bimbingan Dan Konseling.
2019;4(1):62-7.
Dyah Pratiwi E,Sariyati [Link] dengan Keikutsertaan Keluarga Berencana (KB) dan
Pemilihan Jenis Alat Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) di Desa
Argomulyo Sedayu Bantul Yogyakarta. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia.
2016;3(1):1-9.
Rukiyah AY, Trisiani Dy Handayani BN, Armiyanti A. Program Keluarga Berencana Bagi
Pasangan Usia Subur. Jakarta: Trans Info Media; 2022.
Yulizar Y, Rochadi RK, Sembiring R, Nababan D, Sitorus MEJ, Windra T. Analisis Faktor-
Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi PUS dalam Metode Kontrasepsi Jangka
Panjang (MKJP) di Kecamatan Langsa Timur Tahun 2021. PREPOTIF: Jurnal
Kesehatan Masyarakat. 2022;6(1):113-24.
17