PENELITIAN TINDAKAN
KELAS
"Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text
Menggunakan Media Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A
SMP Al-Karomah Aidarusy"
Tahun Pelajaran
2021/2022
Zepti Muzdalina, [Link]
muzdalinazepti@[Link]
Desa Sibiruang, Kec. Koto Kampar Hulu
Riau
Indonesia
LEMBAR PENGESAHAN
Judul Penelitian:
"Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media
Picture Series pada Siswa kelas VIII.A SMP Ak-Karomah Aidarusy"
Peneliti:
Zepti Muzdalina, [Link]
Disahkan di : Sibiruang
Pada Tanggal : 05 April 2022
Kepala Sekolah SMP Al-Karomah Aidarusy
Wahyu Qodri Eka Putra, [Link]
BERITA ACARA SEMIN AR
Pada hari ini sabtu, Tanggal Dua Puluh Enam , Bulan Maret Tahun Dua Ribu
Dua Puluh Dua, bertempat di SMP Al-Karomah Aid r u s y yang dihadiri oleh 15
(Lima belas) peserta, telah diseminarkan sebuah laporan Penelitian Tindakan
Kelas dengan judul: "Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text dengan
Menggunakan Media Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A SMP
Al- Karomah Aidarusy".
Peneliti:
Zepti Muzdalina, [Link]
Pembahas:
I. Hairi Padol [Link] (...............)
2. Wita Maiwidya, [Link] (.............)
Mengetahui,
Kepala Sekolah SMP Al-Karomah Aidarusy
Wahyu Qodri Eka Putra, [Link]
SURAT KETERANGAN PUB LIKASI
Yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : Fitria, [Link]
Jabatan : Kepala Perpustakaan SMP Al-Karomah Aidarusy
Dengan ini menerangkan bahwa kami menerima laporan sebuah
laporan
Penelitian Tindakan Kelas sebagai berikut:
Judul : ‘’Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text
Menggunakan
Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A SMP Al-karomah Aidarusy"
Penulis : Zepti Muzdalina, [Link]
Jabatan : Wakil Kurikulum/Guru Bahasa lnggris
Unit Kerja : SMP Al-Karomah Aidarusy
Mengetahui Sibiruang, 07 Mei 2022
Kepala Sekolah SMP Kepala Perpustakaan
Al-Karomah Aidarusy
Wahyu Qodri Eka Putra, [Link] Fitria, [Link]
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. atas limpahan rahmat
dan karunianya sehingga laporan penelitian tindakan kelas dengan judul
"Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media
Picture Series pada Kelas VIII .A SMP Al-Karomah Aidarusy" dapat terselesaikan.
Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kami sampaikan
kepada:
1. Ketua yayasan KH. Ujang Umar Tengku Arifin, [Link]
2. Kepala Sekolah SMA Al-Karomah Aidarusy Ustas Hairi Padol, [Link]
3. Kepala Sekolah SMP Al-Karomah Aidarusy Ustad Wahyu Qodri Eka Putra,
[Link]
4. Guru mata pelajaran Tauhid Muhammad Toni Pendidikan Agama Islam,
[Link].I (suami yang selalu memberikan supportnya di setiap keadaan)
5. Ustazah Revi Vianti [Link] guru Bahasa Inggris SMA Al-Karomah Aidarusy.
(sahabat terbaik yang sangat membantu dalam penelitian ini)
6. Ustad dan Ustazah lainnya yang tidak bisa disebutkn satu-satu. Terimakasih
banyak untuk semua bantuan dan dukungannya.
Kami menyadari bahwa laporan penelitian ini masih banyak
kekurangannya, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan sarannya
sehingga laporan penelitian ini menjadi lebih berkualitas. Akhir kata
semoga laporan penelitian ini memberikan makna dan manfaat khususnya
dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Sibiruang, Maret 2022
Penyusun
ABSTRACT
This research is entitled "Improving Recount Text Writing Skills Using Media
Picture Series in Class VIII..A SMP Al-Karomah Aidarusy". The objective of this
study was to improve learning outcomes in recount text material using
Picture Series media with Problem Based Learning models in class VIII.A.
The method used in this research is action research which consists of two cycles
and each cycle consists of: planning, implementing, observing and reflecting.
Based on the results of the action research, it can be concluded that the Board
Game/Picture Series media can improve the skills of writing recount text for 8th
grade accounting students at SMP Al-Karomah Aidarusy. Furthermore, the
researcher recommends: 1) For English teachers who have the same difficulties in
teaching recount text material, they can use Picture Series media. 2) In order to
get maximum results, the teacher needs to make a picture series on the Picture
Series according to students' interests and be varied.
Keywords: Writing, Recount Text. Picture Series,
Problem Based Learning, Action Research, Learning Outcomes
3
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul "Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text
Menggunakan Media Picture Series pada Kelas VIII.A SMP Al-
K a r o m a h A i d a r u s y ".
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada
materi recount text menggunakan media Picture Series dengan model
pembelajaran problem based learning pada Kelas VIII.A SMP Al-Karomah
Aidarusy.
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan (action
research) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari:
perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan dapat disimpulkan bahwa media
Picture Series dapat meningkatkan keterampilan menulis recount text
siswa kelas V I I I . A S M P A l - K a r o m a h A i d a r u s y .
Selanjutnya peneliti merekomendasikan: 1) Bagi guru bahasa Inggris yang
memiliki kesulitan yang sama dalam mengajarkan materi recount text
maka dapat menggunakan media Picture Series. 2) Agar mendapatkan hasil
yang maksimal maka guru perlu membuat Picture Series sesuai dengan
minat siswa dan bervariatif.
Kata kunci: Writing, Recount Text, Picture Series, Problem Based
Learning, Action Research, Hasil Belajar
DAFTARISI
COVER
LEMBAR PENGESAHAN
BERITA ACARA
SEMINAR
SURAT KETERANGAN
PUBLIKASI
Kata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . i
Abstrak..........................................................................................................ii
Daftar Isi..................................................................................................... iii
BABIPENDAHULUA
N
1.1 Latar Belakang Masalah.................................................................1
1.2 Identifikasi Masalah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3
1. 3 Analisis Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
................... 3
1.4 Rumusan Masalah ..........................................................................3
1.5 Tujuan Penelitian ............................................................................3
1.6 Manfaat
Penelitian............................................................................4
BAB II
KAJIANPUSTAKA
2.1 Pengertian Penelitian Tindakan Kelas 5
2.2 Langkah -Langkah Penelitian Tindakan ......6
Kelas...........................
2.3 Peningkatan Keterampilan Menulis Recount 9
Text.................... ..
2.4 Penggunaan Board Game pada Pembelajaran Recount text... ....10
BAB III MOTODOLOGI PENELITIAN
3 .1 Jenis dan Desain Penelitian ............................................................11
3.2 Subjek Penelitian............................................................................ 11
3.3 Tempat dan Waktu Penelitian..........................................................11
3 .4 Data dan Sumber Data. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 1
3.5 Teknik Pengumpulan Data...............................................................12
3.6 Teknik Analisis Data........................................................................13
3. 7. Indikator Keberhasilan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 14
5
3.8 Deskripsi per Siklus 14
3.9 Pembuatan Instrumen 17
3 .10 Analisis dan Refleksi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . .. .. .. 1 7
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
1.4 Hasil Penelitian . .. .. .. .. .. .. .. .. . 19
4.2 Pembahasan 30
BAB V SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan 37
5.2 Saran 37
DAFTAR
PUSTAKA
LAMPIRAN
BABI
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Salah satu peran dan tanggung jawab guru adalah memastikan kegiatan
pembelajaran mengalami peningkatan baik proses pembelajarannya
maupun hasil belajar siswa. Peningkatan proses dan hasil belajar siswa harus
terpantau dan terukur dengan baik. Oleh karena itu penting untuk guru
melakukan penelitian tindakan kelas sebagai upaya untuk memecahkan
masalah, memperbaiki situasi, dan meningkatkan kualitas proses
pembelajaran di kelas. Menurut Sunendar (2008), pada awalnya PTK
dilakukan dengan tujuan untuk mencari solusi terhadap masalah sosial
seperti: penggangguran, kenakalan remaja yang berkembang dalam
masyarakat pada saat itu. PTK dilakukan dengan diawali oleh suatu kajian
terhadap masalah tersebut secara sistematik, kmudian berdasarkan hasil kajian
tadi, dijadikan dasar untuk mengatasi masalah tersebut.
Berdasarkan hasil Peniaian Tengah Semester yang dilakukan di Kelas
VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy diperoleh informasi bahwa hasil belajar
materi
recount text siswa masih di bawah standar ketuntasan minimal yaitu
dibawah
70.. Faktor - faktor yang menyebabkan keadaan seperti di atas antara
lain:
a. Kemampuan kognitif siswa dalam pemahaman konsep konsep
materi bahasa Inggris khususnya recount text masih rendah.
b. Pembelajaran yang berlangsung cenderung masih monoton
dan membosankan.
c. Siswa tidak termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris hanya sebagai
hafalan saja.
d. Guru hanya menggunakan buku text sebagai media pembelajaran
e. Guru tidak update terhadap perubahan paradigma pendidikan, guru kurang
berinovasi terhadap dunia pendidikan khususnya di kegiatan belajar mengajar.
7
Dengan belajar secara menghafal membuat konsep konsep Bahsa Inggris
yang telah diterima menjadi mudah dilupakan. Hal ini merupakan sebuah
tantangan yang hams dihadapi dan diselesaikan oleh seorang guru. Guru
dituntut lebih kreatif dalam mempersiapkan pembelajaran yang akan
dilaksanakan.. Oleh karena itu peneliti mengembangkan model pembelajaran
problem based learning dengan media Picture Series sebagai salah satu
bentuk strategi pembelajaran. Kesiapan guru dalam memanajemen
pembelajaran akan membawa dampak positif bagi siswa diantaranya hasil
belajar siswa akan lebih baik dan sesuai dengan indikator yang ingin dicapai.
Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran
recount text adalah problem based learning dengan media Picture Series
karena siswa dapat terlibat aktif dan memiliki peran dan tanggung jawab
masing masing, sehingga aktivitas siswa selama proses pembelajaran
berlangsung meningkat. Media Picture Series merupakan suatu metode
mengajar dengan membagikan gambar gambar yang berbeda pada setiap
siswa lalu meminta siswa untuk mencari sambungan gambar dari teman
lainnya untuk dijadikan sebuah cerita...Berdasarkan uraian diatas, maka
sebagai peneliti merasa penting melakukan penelitian terhadap masalah di
atas. Oleh karena itu, upaya meningkatkan hasil belajar recount text siswa
dilakukan penelitian Tindakan Kelas dengan judul: "Peningkatan
Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media Picture Series
pada Kelas VIII.A SMP Al-karomah Aidarusy".
1.2 Identifikasi Masalah
Dalam mengidentifikasi masalah - masalah yang muncul dalam
pelaksanaan pembelajaran dapat diidentifikasi masalah yaitu pada
kemampuan peserta didik di kelas VIII.A dalam keterampilan menulis
recount text berada pada rentang nilai yang kurang maksimal. Rata - rata
hasil penilaian tengah semester belum memenuhi Kriteria Ketuntasan
Minimal. Peserta didik kurang memahami kosakata-kosakata terkait tentang recount text.
1.3 Analisis Masalah
Pada proses analisis masalah peneliti menemukan bahwa semestinya siswa
pada kelas VIII sudah mampu membuat recount text sangat sederhana
berkaitan dengan pengalaman pribadi. Karena pada dasarnya kelas VIII ini dalah tahun
kedua peserta didik mempelajari bahasa inggris. Namun pada kenyataanya siswa masih
belum mampu membuat recount text dengan benar walaupun dalam bentuk
yang sangat sederhana.
1.4 Rumusan Masalah
Memperhatikan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan
permsalahan sebagai berikut: "Bagaimanakah Picture Series dapat
meningkatkan hasil belajar recount text siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah
Aidarusy?"
1.5 Tujuan Penelitian
Meningkatkan hasil belajar materi recount text menggunakan media
Picture Series pada kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy.
9
1.6 Manfaat Penelitian
Setelah penelitian selesai diharapkan dapat rnernberikan rnanfaat
sebagai berikut:
1. Bagi peneliti : penelitian ini dapat rnernpengaruhi pernbelajaran,
rnernbantu untuk rneningkatkan hasil belajar rnateri recount text,
rnernberikan altematif pernbelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan
rnenyenangkan bagi siswa, serta rneningkatkan rnutu pernbelajaran
recount text.
2. Bagi siswa : untuk rneningkatkan pernaharnan konsep rnateri recount text
sehingga pelajaran recount text rnenjadi lebih sederhana dan rnudah.
3. Bagi sekolah : penelitian ini dapat rnenjadi salah satu altematif
rnetode pernbelajaran untuk rneningkatkan kualitas pernbelajaran.
Metode ini juga bisa diterapkan guru lain di pembelajaran mereka.
BAB II KAJIAN
PUSTAKA
2.1 Pengertian Penelitian Tindakan Kelas
Tugas utama seorang guru adalah merancang, menyajikan, dan mengevaluasi
bahan ajar, disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang membatasinya,
dengan tujuan agar peserta didik memperoleh hasil belajar yang optimal.
Oleh karena itu guru harus menguasai dan mengembangkan ketiga ranah
profesi yang perkembangannya semakin kompleks sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu kemampuan
yang harus dimiliki oleh guru adalah melakukan penelitian tindakan kelas
untuk mengukur peningkatan pembelajaran dengan memberikan perlakuan
perlakuan tertentu sehingga terjadi peningkatan proses dan hasil belajar
siswa.
Kemis dan Teggart (1988) menyatakan bahwa penelitian tindakan adalah
suatu bentuk penelitian reflektif diri yang dilakukan oleh peserta-pesertanya
dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan praktik
pendidikan dan praktik sosial mereka, serta pemahaman mereka terhadap
praktik-praktik itu dan terhadap situasi tempat dilakukan praktik-praktik
tersebut. Disamping itu Sanford (1970) dan Kemis (1993) dalam I Gede
Harja Subarta menyatakan bahwa penelitian tindakan sebagai sebuah proses
investigasi terkendali yang berdaur ulang dan bersifat reflektif mandiri,
yang memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap
sistem, cara kerja, proses, isi, kompetensi, atau situasi.
Secara singkat PTK dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk kajian
yang besifat reflektif oleh pelaku tindakan, yang dilakukan untuk
meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan - tindakan mereka
dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan -
tindakan yang dilakukan itu, serta memperbaiki kondisi di mana praktik-
praktik pembelajaran tersebut dilakukan. Untuk mewujudkan tujuan-
tujuan tersebut, PTK dilaksanakan berupa proses pengkajian berdaur yang
terdiri dari empat tahap: Merencanakan
- Melakukan Tindakan - Mengamati -Merefleksi. Setelah dilakukan refleksi
atau perenungan yang mencakup analisis, sistesis dan penilaian terhadap
hasil terhadap proses serta hasil tindakan tadi, biasanya muncul
permasalahan atau pemikiran baru yang perlu mendapat perhatian, sehingga
pada gilirannya perlu dilakukan perencanaan ulang, tindakan ulang, dan
pengamatan ulang, serta diikuti pula dengan refleksi ulang. Demikianlah
tahap-tahap ini diikuti berulang - ulang, sampai suatu permasalahan
dianggap teratasi, untuk kemudian diikuti oleh kemunculan permasalahan
lain yang juga harus diperlalukan serupa. Keempat fase dari suatu siklus
dalam sebuah PTK biasanya digambarkan dengan sebuah spriral PTK
seperti berikut ini:
Model PTK Mcel Kemis dan Mc. Taggart
2.2 Langkah - Langkah Penelitian Tindakan Kelas
Secara keseluruhan, pelaksanaan penelitian tindakan kelas terdapat empat
langkah dalam satu siklus pembelajaran yang hams terpenuhi. Pendapat yang
hampir senada dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart (1988) yang
mengatakan bahwa PTK adalah suatu bentuk refleksi diri secara kolektif
yang dilakukan oleh peserta-pesertanya dalam situasi sosial untuk
meningkatkan penalaran dan keadilan praktik-praktik tertentu maupun
terhadap situasi tempat dilakukan praktik-praktik tersebut. Keempat langkah
ini terns berjalan sampai ditemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.
Keempat langkah dimaksud adalah:
1) Menyusun rancangan tindakan (perencanaan)
Pada tahap ini, peneliti menjelaskan apa, mengapa, kapan, dimana,
oleh siapa dan bagaimana penelitian tindakan kelas dilakukan. Peneliti
menentukan titik-titik atau fokus peristiwa yang perlu mendapat
perhatian khusus untuk diamati, kemudian membuat sebuah instrumen
pengamatan untuk membantu peneliti merekam fakta-fakta yang terjadi
selama pengamatan berlangsung. Strategi pembelajaran hams
disesuaikan dengan selera guru (peneliti) agar pelaksanaan penelitian
tindakan kelas dapat terjadi dengan wajar tanpa merubah
pembelajaran sebelumnya. Dalam hal ini telah dilakukan analisis
berdasarkan Nilai PTS (Penilaian Tengah Semester)
2) Pelaksanaan
Rancangan pelaksanaan penelitian tindakan kelas diimplementasikan
atau diterapkan dan yang perlu diperhatikan adalah harus ada komitmen
guru untuk tetap mengikuti rancangan yang telah direncanakan
sebelumnya tanpa merubah kewajaran berprilaku, serta hindari
situasi kekakuan, artinya biarkan mengalir seperti biasa supaya
informasi yang diperoleh akurat.
3) Pengamatan
Pada saat pengamatan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan
pelaksanaan pembelajaran, akan sangat sulit apabila peneliti
juga bertindak sebagai pengamat. Dua cara yang bisa dilakukan untuk
mengatasi kelemahan ini, pertama dengan menjamin obyektifitas
reflesi atau evaluasi atas pembelajaran dan yang kedua dengan
memanfaatkan media informasi seperti kamera CCTV. Pada
kenyataannya peneliti memanfaatkan teman sejawat untuk membantu
mengamati kejadian• kejadian selama pembelajaran berlangsung.
4) Refleksi
Kegiatan ini merupakan kegiatan menelusuri kembali perjalanan
pelaksanaan pembelajaran dengan jalan mengingat-ngingat kejadian•
kejadian yang terjadi selama pembelajaran. Kegiatan refleksi
biasanya dilaksanakan setelah proses pembelajaran selesai
dilaksanakan.
2.3 Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text
Menulis merupakan salah satu keterampilan dalam bahasa Inggris yang
harus dikuasai oleh peserta didik. Menurut pendapat Saleh Abbas (2006:125),
keterampilan menulis adalah kemampuan mengungkapkan gagasan, pendapat, dan
perasaan kepada pihak lain dengan melalui bahasa tulis.
Menulis recount text penting untuk dikuasai oleh peserta didik untuk dapat
mengungkapkan pengalaman pribadi baik secara lisan maupun secara
tertulis. Keterampilan menulis recount text merupakan salah satu tuntutan
yang harus dituntaskan dalam silabus pada kompetensi dasar baik
pengetahuan maupun keterampilan. Kompetensi dasar tersebut adalah
sebagai berikut:
3. 7 Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan
beberapa Recount text tulis dengan memberi dan meminta informasi
terkait sesuai dengan konteks penggunaannya.
4.1 Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur
teks, dan unsur kebahasaan teks recount tulis.
2.4 Penggunaan Picture Series Sebagai Media Pembelajaran
Recount Text
Suhaimi (2021) menyatakan bahwa teks Recount adalah teks yang
menceritakan kembali kejadian yang telah terjadi berurutan dengan
menggunakan keterangan waktu yang jelas pada masa lampau. Tujuan
komunikatif dari teks recount adalah untuk melaporkan peristiwa,
kejadian atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur. Jenis
teks recount yang dituliskan peserta didik adalah personal recount yaitu teks
yang menceritakan pengalaman pribadi penulis.
Pada prosesnya peneliti membuat beberapa gambar (series ofpicture) yang
diberikan pada setiap peserta didik, kemudian peserta didik mencari
gambar lain yang dimiliki oleh temannya untuk dirangkai menjadi gambar
yang memiliki makna dan dapat dibuat sebuah cerita. Setelah membuat
cerita berdasarkan gambar tersebut, peserta didik menempelkan gambar
gambar yang telah mereka rangkai kemudian menceritakan urutan kejadian
berdasarkan gambar yang mereka susun.
BAB III METODOLOGI
PENELITIAN
3.1 Jenis dan Desain Penelitian
Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas atau dalam istilah
bahasa Inggris adalah Clasroom Action Research. Dalam penelitian ini
peneliti menggunakan metode PTK Kemmis & [Link] yang dalam alur
penelitiannya meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi.
3.2 Subjek Penelitian
Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy
3.3 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan dua siklus dengan rincian sebagai berikut:
No Siklus Hari Tanggal Waktu Tempat
1 I Kamis 10 Maret 2022 14.00- 15.20 SMP Al-
Karomah
Aidarusy
2 II Kamis 17 Maret 2022 14..00- 15..20
3.4 Data dan Sumber Data
Data yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Nilai Penilaian Tengah Semester pada tanggal 02 Maret 2022 sebagai data
awal sebelum dilaksanakan siklus
b. Hasil wawancara dengan peserta didik, rekan guru bahasa Inggris dan
kepala sekolah
c. Hasil observasi pada kegiatan pembelajaran bahasa Inggris
17
Sumber data pada penelitian ini adalah seluruh siswa yang menjadi subjek
penelitian yaitu kelas VIII.A yang berjumlah 20 siswa. Siswa yang diambil
sebagai sampel untuk wawancara sebanyak tiga siswa yang diambil secara
acak dari kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy.
3.5 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam
penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data.
Pengumpulan data adalah pencatatan peristiwa-peristiwa atau hal-hal atau
keterangan-keterangan sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan
menunjang atau mendukung penelitian. Adapun teknik pengumpulan data
yang digunakan oleh peneliti adalah sebagai berikut:
a. Wawancara
Wawancara merupakan metode pengumpulan data yang menghendaki
komunikasi langsung antara peneliti dengan responden. Dalam
wawancara terjadi tanya jawab yang dilakukan secara sistematis dan
berpijak pada tujuan peneltian. Dalam hal ini peneliti melakukan
wawancara dengan Kepala SMP AL-Karomah Aidarusy , guru mata
pelajaran Bahasa Inggris dan 3 orang peserta didik kelas VIII.A SMP Al-
karomah Aidarusy.. Wawancara dengan Kepala Sekolah bertujuan untuk
memperoleh data seberapa jauh kesiapan sekolah dalam
menyelenggarakan pembelajaran inovatif. Wawancara pada peserta didik
bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap
materi yang sedang dipelajari dan disampaikan. Instrumen wawancara
dapat dilihat pada lampiran 1.
b. Observasi
Ini dimaksudkan untuk mengetahui adanya kesesuaian antara
perencanaan dan pelaksanaan tindakan serta untuk menjaring data
aktifitas peserta didik dalam proses pembelajaran. Observasi dilakukan
oleh peneliti dan dibantu oleh teman sejawat dengan menggunakan
lembar observasi. Adapun instrumen Observasi dapat dilihat pada
lampiran 2.
c. Dokumentasi
Kata Dokumentasi berasal dari kata dokumen, yang artinya barang-
barang tertulis. Metode dokumentasi berarti cara mengumpulkan data
dengan mencatat data-data yang sudah ada. Mengumpulkan foto serta
dokumen tertulis yang dibutuhkan. Adapun dokumentasi penelitian
dapat dilihat pada lampiran 3.
d. Tes
Tes adalah serentetan atau latihan yang digunakan untuk mengukur
keterampilan, pengetahuan, sikap, intelegensi, kemampuan atau bakat
yang dimiliki individu atau kelompok. Dalam penelitian ini peneliti
menggunakan lkpd/tugas siswa,dapat dilihat pada lampiran 3
3.6 Teknik Analisis Data
Dalam penelitian tindakan kelas ini, proses analisis data dimulai dengan
menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu dari hasil tes
awal menggunakan nilai Ujian Tengah Semester, wawancara dengan
Kepala
19
SMP Al-Karomah Aidarusy, rekan guru bahasa Inggris, hasil observasi dan
pengamatan yang sudah ditulis dalam sebuah catatan.
3. 7 Indikator Keberhasilan
Indikator Keberhasilan Kriteria keberhasilan tindakan ini akan dilihat
dari indikator proses dan indikator hasil belajar. Indikator proses yang
ditetapkan dalam penelitian ini adalah jika ketuntasan belajar siswa
terhadap materi mencapai 75%.
3.8 Deskripsi Per Siklus
A. Siklus I
Perencanaan
Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran berupa
rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik
dan instrumen penelitian yang diperlukan. Tahapan perencanaan penelitian
pada tahap ini meliputi:
1. Mengidentifikasi masalah yang dialami peserta
didik
2. Menganalisis dan merumuskan masalah pada peserta didik
tentang keterampilan menulis recount text.
3. Merancang model pembelajaran yang
sesuai.
4. Mendiskusikan model pembelajaran secara
interaktif.
5. Menyiapkan instrumen (angket, pedoman, observasi, tes
akhir).
6. Menyusun kelompok belajar peserta
didik
7. Merencanakan tugas kelompok secara sinkronus dan
asingkronus
Pelaksanaan
Pada tahap ini peneliti melaksanakan rencana yang dilakukan pada
tahap sebelumnya. Implementasi pelaksanaan rencana meliputi:
1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai dengan perencanaan
yang tertuang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
2. Menerapkan model pembelajaran problem based learning
dengan mengidentifikasi teks recount di dalam pembelajaran.
3. Melakukan pengamatan pada setiap langkah-langkah kegiatan
sesuai rencana.
4. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya
kegiatan baik sinkronus dan asinkronus yang dilaksanakan.
5. Mengantisipasi dengan mencari solusi apabila menemukan kendala
saat melakukan tahapan-tahapan kegiatan.
Pengamatan
Pengamatan dilakukan pada saat pelaksanaan tindakan
berlangsung. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahap ini diantaranya:
1. Melakukan diskusi dengan guru teman sejawat SMP Al-Karomah
Aidarusy dan Kepala Sekolah untuk rencana observasi.
2. Melakukan pengamatan terhadap penerapan model pembelajaran
PBL
yang dilakukan guru di kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy
3. Mencatat setiap perubahan dan kegiatan yang terjadi saat
penerapan model pembelajaran PBL.
4. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang
kelemahan•
kelemahan yang ditemukan.
21
Refleksi
Kegiatan refleksi dilakukan setelah selesai melaksanakan tindakan dan
pengamatan. Tujuan dari tahap ini adalah melakukan evaluasi, analisis,
pemaknaan, penjelasan, penyimpulan, dan identifikasi sebagai bahan
tindak lanjut dalam perencanaan tindakan pada siklus berikutnya. Hal -
hal yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut:
1. Menganalisis temuan saat melakukan pelaksanaan
observasi.
2. Menganalisis kelemahan dan keberhasilan guru saat menerapkan
model pembelajaran PBL dan mempertimbangkan langkah
selanjutnya.
3. Melakukan refleksi terhadap penerapan model pembelajaran
PBL.
4. Melakukan refleksi terhadap kreatifitas dan hasil belajar peserta
didik dalam pembelajaran Bahasa Inggris
B. Siklus II
Perencanaan
Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai
berikut:
1. Memeriksa kembali apa yang telah direncanakan pada
Rencana
Pelaksanaan Pembelajaran.
2. Mengidentifikasi masalah yang dialami peserta
didik.
3. Pada siklus II ditemukan beberapa
masalah.
4. Merancang model pembelajaran yang sesuai untuk siklus
II
5. Mendiskusikan model pembelajaran secara
interaktif.
6. Menyiapkan instrumen (angket, pedoman, observasi, tes
akhir).
7. Memaparkan hasil tugas kelompok belajar peserta
didik.
8. Merencanakan tugas kelompok baik sinkronus ataupun asingkronus.
Pelaksanaan
Pada tahap ini peneliti melakukan kegiatan sebagai berikut:
1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai dengan perencanaan
yang tertuang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
2. Menerapkan model pembelajaran yang sesuai.
3. Melakukan pengamatan pada setiap langkah-langkah kegiatan
sesuai rencana.
4. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya
kegiatan baik sinkronus dan asinkronus yang dilaksanakan.
5. Mengantisipasi dengan mencari solusi apabila menemui kendala
saat melakukan tahapan-tahapan kegiatan.
Pengamatan
Pengamatan dilakukan pada saat pelaksanaan tindakan pada siklus
II
dilakukan. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Melakukan pengamatan terhadap penerapan model pembelajaran
PBL.
2. Mencatat setiap perubahan dan kegiatan yang terjadi saat
penerapan model pembelajaran PBL
3. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang
kelemahan•
kelemahan yang ditemukan.
4. Melaksanakan sesuai dengan rumusan yang telah direncanakan.
23
Refleksi
Setelah selesai melakukan tahapan-tahapan yang telah dilakukan,
rnaka penulisan refleksi sesuai dengan evaluasi, analisis, pernaknaan,
penjelasan, dan penyirnpulan.
1. Setelah rnelakukan perencanaan, pelaksanaan, dan
pengarnatan.
2. Melakukan refleksi terhadap penerapan model pernbelajaran
PBL.
3. Melakukan refleksi terhadap kreatifitas dan hasil belajar peserta
didik dalarn pernbelajaran Bahasa Inggris.
3.9 Pembuatan Instrumen
Pelaksanaan tindakan pada penelitian ini rnenggunakan instrurnen
penelitian sebagai berikut:
1. Produk hasil belajar peserta didik berupa recount
text.
2. Lernbar Observasi dan
Wawancara.
3. Daftar Nilai dan tabel/grafik hasil
observasi
4. Lernbar Kerja Peserta Didik
Analisis yang digunakan dalarn penelitian ini adalah rnernanfaatkan
analisa deskriptif kuantitatif dari proses pernbelajaran dan hasil belajar.
Analisis juga dilakukan dari hasil observasi. Analisis berdasarkan siklus yang
secara bertahap. Refleksi yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang
dilakukan.
BABIV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dijelaskan dalam bab ini
mencakup deskripsi kondisi awal, siklus ke satu dan siklus kedua
sesuai perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Bab ini melaporkan hasil
dari tes menulis recount text pada tahap akhir masing - masing siklus. Hasil
penelitian dapat tergambar melalui tahapan sebagai berikut.
A. Hasil Penelitian
4.1 Deskripsi Kondisi Awal
Kondisi awal pada penelitian ini diambil dari nilai Penilaian Tengah
Semester siswa kelas VIII.A pada materi recount text. Dari hasil
penilaian tersebut didapatkan nilai rata rata peserta didik adalah 51. 5,
nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan minimal yang ditentukan
yaitu 70.
Adapun rincian nilai pada Penilaian Tengah Semester
adalah sebagai
berikut:
DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA
SMP AL-KAROMAH AIDARUSY SIBIRUANG
KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU
Alamat : Jl. Raya Sibiruang Kec. Koto Kampar Hulu Kab. Kampar-Riau Kode Pos : 28453
DAFTAR NILAI PENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT)
SMP AL-KAROMAH AIDARUSY TP. 2021/2022
Kelas : VIII (Delapan) / A
Mata
Pelajaran :Bahasa Inggris
KKM :70
No NIS NAMA PTS
1 0915 ABDURRAHMAN AL FARUQ 50
2 0916 AGUNG WIRA PRATAMA 24
3 0918 DILVA AZAZILAH KHOTAMI 46
4 0919 EZRA KELVINO 46
5 0920 FAHRI PRAYUGA 50
6 0921 FAKHIRA NASUTION 50
7 0922 FIRZI ARDIANSYAH 60
8 0923 KHAIRUNNISA 70
9 0924 KINDI AFIF RAHMAN 30
10 0925 M. FIKRON HANIF 36
11 0926 M. HASANUL FAYED 36
12 0927 M. KARYZA ISLAMI 40
13 0928 MUHAMMAD GIBRAN 70
14 0929 RABI'ATUL DAWIYAH 74
15 0931 REFA AZKIYAH 64
16 0932 RISKI ADI SULAMTO 60
17 0933 SAHIRAH AULIA 80
18 0934 SIDRATIL AINI 46
19 0935 UMI KULSUM 50
20 WIRDA PURBA 48
Sibiruang, ......................................... 2022
Guru Bidang Study
ZEPTI MUZDALINA,[Link]
Tabel 1. Daftar Nilai Penilaian Tengah
Semester
25
4.2 Deskripsi Siklus I
1. Perencanaan
Pada tahap perencanaan guru mempersiapkan tindakan berupa
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan model
pembelajaran probleem based learning dan media recount text.
Disamping itu guru juga membuat Lembar Kerja Peserta Didik dan
menyusun lembar observasi aktifitas guru dan siswa. Selanjutnya, guru
membuat tes hasil belajar. Sebelum pelaksanaan tindakan dilakukan di
kelas, guru dan observer mendiskusikan lembar observasi.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan tindakan siklus I dilaksanakan pada hari Kamis 10 Maret
2022 dari pukul 14.00 s.d 15.20 WIB. Kegiatan pembelajaran yang
dilakukan terdiri dari tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan
inti dan kegiatan penutup. Waktu yang dialokasikan untuk kegiatan
pendahuluan adalah 10 menit, sedangkan alokasi waktu untuk kegiatan
inti adalah 50 menit dan alokasi kegiatan penutup sebesar 20 menit.
Pada kegiatan pendahuluan, guru melakukan tiga kegiatan, yaitu (1)
menyapa dan mengecek kehadiran siswa, (2) melakukan icebreaking, (3)
menggali pengetahuan siswa dan mengaitkan dengan materi pelajaran
yang akan diajarkan selanjutnya.
Melalui kegiatan inti mendesain kegiatan agar siswa dapat
mengalami proses menemukan, menamai dan mempresentasikan. Untuk
dapat menemukan berkaitan dengan media Picture series, pertama-tama
guru membagi siswa dalam 4 kelompok dan setiap kelompok terdiri
dari 5
orang siswa. Guru menjelaskan terlebih dahulu tentang tugas siswa,
sehingga siswa paham apa yang hams dikerjakan di dalam kelompoknya
masing - masing. Selain itu, selama diskusi berlangsung guru berkeliling
untuk mengawasi siswa bekerja sambil sesekali mengomentari hasil kerja
siswa. Perwakilan setiap kelompok kemudian membacakan hasil diskusi
kelompok. Siswa dari kelompok lain akan ditanyakan pendapatnya terkait
jawaban kelompok yang sedang presentasi. Jika terdapat kekeliruan, guru
terlebih dahulu meminta sesama siswa yang melakukan perbaikan. Siswa
yang hasil temuan kelompok yang benar dan mempresentasikan dengan
bagus mendapatkan pujian dari guru sedangkan siswa yang belum
melakukan dengan maksimal dimotivasi dan diberi penguatan.
Kegiatan akhir siklus I antara lain: (1) melakukan evaluasi untuk
mengetahui pencapaian siswa setelah dilaksanakan pembelajaran
menggunakan media Picture Series, (2) siswa melakukan refleksi
tentang pembelajaran yang barn dilakukan dan (3) siswa dan guru menutup
kegiatan dengan berdoa bersama.
3. Observasi
a. Hasil Belajar Siswa
Partisipasi siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidaruy ada peningkatan dalam
kegiatan pembelajaran pada siklus 1 jika dibandingkan dengan
kondisi sebelumnya setelah dilakukan penerapan model
pembelajaran kooperatif dengan menggunakan media picture series.
Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar dan respons siswa terhadap
kegiatan pembelajaran meskipun masih ada sebagain kecil masalah
yang muncul
2
b. Aktifitas Siswa
Hasil penelitian pengamat terhadap aktivitas siswa selama kegiatan
belajar yang menerapkan model pembelajaran problem based learning
dengan media board game pada siklus 1 adalah 3.04 berarti termasuk
kategori baik. Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran. Untuk
mengetahui respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang
mereka jalani dengan menggunakan media board game/picture series
digunakan angket yang diberikan kepada siswa setelah seluruh proses
pembelajaran selesai. Hasil angket respons siswa terhadap
pembelajaran kooperatif dengan media baord game, ditunjukan pada
tabel di bawah ini yang merupakan rangkuman hasil angket tentang
tanggapan 20 siswa terhadap model pembelajaran problem based
learning dengan media picture series yang diterapkan selama
kegiatan pembelajaran materi recount text, siswa secara umum
memberikan tanggapan yang positif selama mengikuti kegiatan
pembelajaran dengan senang, siswa juga merasa senang dengan
LKPD yang digunakan, suasana kelas, maupun cara penyajian materi
oleh guru, dan model pembelajaran yang baru mereka terima, selama
kegiatan pembelajaran berlangsung siswa juga merasa senang karena
bisa mmenyatakan pendapat, dan siswa merasa memperoleh
manfaat dengan model pembelajaran yang digunakan di dalam kelas.
29
No Uraian pertanyaan Respon siswa
Persentase
Iya Tidak
1 Apakah kamu senang mengikuti kegiatan ini? 20 - 100
2 Apakah kamu senang dengan tahap?
[Link] pelajaran
b. Lembar kerja siswa
[Link] belajar dikelas 20 - 100
[Link] penyajian materi oleh guru 18 2 91
19 1 96
20 - 100
3 Apakah pembelajaran ini bermanfaat untuk 20 - 100
kamu?
4 Apakah pembelajaran ini baru bagi kamu 20 - 100
5 Apakah kmau menginginkan pokok 19 1 96
pembahasan lain dengan media who wants to be
a millionaire?
Table 3. Lembar Angket Peserta Didik
c. Aktifitas Guru
Data hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola
kegiatan pembelajaran dengan media board game/picture series
ditunjukan pada tabel dibawah ini. Tabel tersebut menunjukan bahwa
pengelolaan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran
problem based learning dengan media board game dalam materi
pelajaran recount text pada siklus I sebesar 2.9 yang berarti termasuk
kategori baik.
No Aspek yang di amati Skor Ket
1 Persiapan 3 Baik
2 Pelaksanaan 2.5 Baik
3 Pengelolaan Kelas 2.5 Baik
4 Suasana kelas 3 Baik
Rata-rata : 2,9 Baik
Tabel 4. Lembar observasi kegiatan guru
Keterangan:
0.00- 1.49 : Kurang
1.50- 2.49 : Cukup
2.50- 3.00 : Baik
3.00-4.00 : Sangat Baik
4. Refleksi
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil
belajar pada materi recount text dengan menerapkan model pembelajaran
problem based learning dan picture series. Oleh karena itu refleksi yang
dilakukan akan difokuskan pada peningkatan hasil belajar siswa pada
recount text. Pada siklus 1 terdapat kekurangan pemahaman siswa pada
materi recount text. Menurut pengamat, ada beberapa hal yang menyebabkan
hal ini terjadi. Pertama, siswa tidak fokus pada pengisian LKPD sehingga
ada bagian tertentu dari isi LKPD yang tidak terisi dengan sempuma. Kedua,
siswa banyak melakukan hal -hal di luar konteks pembelajaran, seperti
bermain dengan teman sekolompoknya. Ketiga, diantara satu atau dua
kelompok tidak mampu menjawab dengan baik pertanyaan yang diberikan
guru pada saat evaluasi di akhir pelajaran. Dari temuan kekurangan tersebut
maka peneliti membuat strategi baru untuk mengurangi penyebab kekuangan
pemahaman siswa tersebut di atas, selanjutnyaakan diterapkan pada siklus II.
Untuk masalah yang pertama peneliti menugaskan tiga orang siswa pada
setiap kelompok untuk menulis hasil kegiatan agar semua LKPD terisi
semua. Dengan cara demikian maka data yang terkumpul menjadi lengkap
sehingga siswa lebih memahami materi pengelompokan baru, agar
mengurangi siswa yang saling bermain dengan temannya. Sedangkan
masalah yang ketiga, peneliti memberikan penjelasan lebih detail tentang
recount text pada malam hari karena SMP Al-Karomah Aidarusy ini adalah
sekolah dengan basic [Link] untuk pertanyaan yang sulit atau
tidak mampu dijawab oleh kelompok dalam diskusi..
31
4.2 Deskripsi Siklus II
1. Perencanaan
Pada tahap perencanaan guru mempersiapkan tindakan berupa rencana
Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan model
pembelajaran problem based learning dengan memperbaiki kekurangan
pada siklus I pada materi recount text. Disamping itu guru juga
membuat Lembar Kerja Peserta Didik dan menyusun lembar
observasi aktifitas guru dan siswa. Selanjutnya, guru membuat tes hasil
belajar. Sebelum pelaksanaan tindakan dilakukan di kelas, guru dan
observer mendiskusikan lembar observasi.
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan tindakan siklus II dilaksanakan pada hari Rabu 17 November
2021 dari pukul 14.00 sampai dengan pukul 15.20 WIB. Kegiatan
pembelajaran yang dilakukan terdiri dari tiga tahap yaitu kegiatan
pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Waktu yang
dialokasikan untuk kegiatan pendahuluan adalah 10 menit, sedangkan
alokasi waktu untuk kegiatan inti adalah 50 menit dan alokasi kegiatan
penutup sebesar 20 menit. Pada kegiatan pendahuluan, guru melakukan
tiga kegiatan, yaitu (1) menyapa dan mengecek kehadiran siswa, (2)
melakukan icebreaking, (3) menggali pengetahuan siswa dan mengaitkan
dengan materi pelajaran yang akan diajarkan selanjutnya.
Melalui kegiatan inti mendesain kegiatan agar siswa dapat
mengalami proses menemukan, menamai dan mempresentasikan. Untuk
dapat menemukan berkaitan dengan picture series, pertama • tama guru
membagi siswa dalam 4 kelompok dan setiap kelompok terdiri
dari 5 orang siswa. Guru menjelaskan terlebih dahulu tentang tugas
siswa, sehungga siswa paham apa yang harus dilakukan dalam
kelompoknya masing-masing. Selain itu, selama diskusi berlangsung guru
berkeliling kelompok untuk mengawasi siswa bekerja sambil sesekali
mengomentari hasil kerja siswa. Perwakilan setiap kelompok kemudian
membacakan hasil diskusi kelompok. Siswa dari kelompok lain akan
ditanyakan pendapatnya terkait jawaban kelompok yang sedang presentasi.
Jika terdapat kekeliruan, guru terlebih dahulu meminta sesama siswa yang
melakukan [Link] yang hasil temuan kelompok yang benar dan
mempresentasikan dengan bagus mendapatkan pujian dari guru sedangkan
siswa yang belum melakukan dengan maksimal dimotivasi dan diberi
penguatan. Kegiatan akhir siklus II antara lain: (1) melakukan evaluasi
untuk mengetahui pencapaian siswa setelah dilaksanakan pembelajaran
dengan media board game/picture series, (2) siswa melakukan refleksi
tentang pembelajaran yang baru dilakukan dan (3) siswa dan guru menutup
kegiatan dengan bersama-sama berdoa.
3. Observasi
a. Hasil Belajar Siswa
Partisipasi siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy ada peningkatan
dalam kegiatan pembelajaran pada siklus II setelah dilakukan
penerapan model pembelajaran problem based learning denga media
board [Link] series. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar dan
respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran meskipun masih ada
33
sebagain kecil masalah yang muncul pada saat proses kegiatan
pembelajaran berlangsung.
Hasil belajar siswa pada siklus II dengan penerapan model
pembelajaran problem based learning dan media Picture series
denganjumlah 20 siswa, terdapat 18 siswa atau 92% yang tuntas dan
ada 2 siswa atau 8% yang tidak tuntas dan nilai rata-rata sebesar 75,6.
Data dapat dilihat pada tabel
dibawah ini.
Daftar nilai UH kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy
No NIS NAMA UH
1 0915 ABDURRAHMAN AL FARUQ 70
2 0916 AGUNG WIRA PRATAMA 78
3 0918 DILVA AZAZILAH KHOTAMI 80
4 0919 EZRA KELVINO 82
5 0920 FAHRI PRAYUGA 70
6 0921 FAKHIRA NASUTION 70
7 0922 FIRZI ARDIANSYAH 86
8 0923 KHAIRUNNISA 70
9 0924 KINDI AFIF RAHMAN 70
10 0925 M. FIKRON HANIF 76
11 0926 M. HASANUL FAYED 80
12 0927 M. KARYZA ISLAMI 74
13 0928 MUHAMMAD GIBRAN 76
14 0929 RABI'ATUL DAWIYAH 40
15 0931 REFA AZKIYAH 90
16 0932 RISKI ADI SULAMTO 98
17 0933 SAHIRAH AULIA 90
18 0934 SIDRATIL AINI 86
19 0935 UMI KULSUM 76
20 WIRDA PURBA 50
Sibiruang, ......................................... 2022
Guru Bidang Study
ZEPTI MUZDALINA,[Link]
Table 2. Hasil Ulangan Harian pada siklus II
b. Aktifitas Guru
Data hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola
kegiatan pembelajaran dengan model problem based learning dan
media Picture series ditunjukan pada tabel dibawah ini. Tabel
tersebut menunjukan bahwa pengelolaan pembelajaran dengan
penerapan picture series dalam materi pelajaran recount text
mengalami kenaikan dengan nilai rata rata 2.9 yang berarti
termasuk kategori baik. Data dapat dilihat
pada tabel di bawah ini.
Keterangan
0.00-1.49 : Kurang
1.50-2.49 : Cukup
02.50-03.00 : Baik
03.00-04.00 : Sangat baik
4. Refleksi
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan
hasil belajar pada recount text dengan menerapkan model pembelajaran
problem based learning dan picture series. Oleh karena itu refleksi yang
dikemukakan difokuskan pada peningkatan hasil belajar siswa pada
materi recount text. Kegiatan pada siklus II fokus pada masalah yang
ditemukan pada siklus pertama. Dari hasil tindakan pada siklus II telah
diperoleh perbaikan pada proses dan hasil pembelajaran didalam
kelas. Perbaikan tersebut dapat dilihat dari rata rata nilai test peserta
didik pada siklus I 51.5 meningkat pada siklus kedua menjadi 75,6.
Walaupun begitu masih ada peserta didik yang mendapatkan nilai
dibawah rata - rata. Hal tersebut disebabkan oleh kesiapan peserta didik
yang tidak optimal sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar.
35
B. Pembahasan
1. Hasil Belajar
Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kondisi awal siswa
kelas
VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy untuk materi recount text
menggunakan media Picture Series diperoleh nilai rata rata kondisi
awal sebesar 51,5 dengan nilai tertinggi adalah 95 dan nilai terendah
adalah 45 terdapat ketentusan belajar 44% dan yang tidak tuntas 56%.
Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa kelas 10
akuntansi SMK Islam Fatahillah pada siklus I untuk materi recount text
diperoleh nilai rata- rata sebesar 75.5 dengan nilai tertinggi adalah 92
dan nilai terendah adalah 64 dengan ketentusan belajar 79% dan yang
tidak tuntas 21 %. Sedangkan pada siklus II untuk materi recount text
diperoleh nilai rata rata sebesar 80.5 dengan nilai tertinggi adalah 100
dan nilai terendah adalah 65.8 dengan ketuntasan belajar 92% dan yang
tidak tuntas 8%. Siswa yang tidak tuntas baik pada siklus I maupun
pada siklus II adalah siswa yang sama, ini disebabkan siswa tersebut
kurang siap untuk mengikuti pelajaran dan sering tidak masuk
sekolah.
Berdasarkan data hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II pada
siswa kelas 10 akuntansi SMK Islam Fatahillah tahun pelajaran
2022/023 menunjukan peningkatan hasil belajar siswa pada materi yang
sama yaitu recount text. Hal ini disebabkan pada siklus I dan siklus II
Sudah menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan
mendia board game.
2. Aktivitas Siswa
Aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung yang
menerapkan board game pada materi recount text menurut pengamat
termasuk kategori baik semua aspek aktivitas siswa. Adapun aktivitas
siswa yang dinilai oleh pengamat adalah aspek aktivitas siswa: mendengar
dan memperhatikan penjelasan guru, kerja sama dalam kelommpok,
bekerja dengan menggunakan alat peraga, keaktifan siswa dalam diskusi,
memperesentasikan hasil diskusi, menyimpulkan materi, dan kemampuan
siswa menjawab pertanyaan dari guru.
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan aktivitas siswa yang
paling dominan dilakukan yaitu bekerja sama mengerjakan LKPD dan
berdiskusi. Hal ini menunjukan bahwa siswa saling bekerja sama dan
bertanggung jawab untuk mendapatkan hasil yang baik. Hal ini sesuai
dengan pendapat Santoso (dalam Anam, 2000:50) yang menyatakan bahwa
pembelajaran kooperatif mendorong siswa dalam kelompok belajar,
bekerja dan bertanggung jawab dengan sungguh sungguh sampai
selesainya tugas tugas individu dan kelompok.
3. Pengelolaan Pembelajaran Model Problem Based Leaming dengan Media
Board game
Kemampuan guru dalam pengelolaan model pembelajaran problem based
learning dan media board game menurut hasil penelitian termasuk kategori
baik untuk semua aspek. Berarti secara keseluruhan guru telah memiliki
kemampuan yang baik dalam mengelola media picture series
37
pada materi recount text. Hal ini sesuai dengan pendapat Ibrahim
(2000), bahwa guru berperan penting dalam mengelola kegiatan
mengajar, yang berarti guru hams kreatif dan inovatif dalam
merancang suatu kegiatan pembelajaran di kelas, sehingga minat dan
motivasi siswa dalam belajar dapat ditingkatkan. Pendapat lain yang
mendukung adalah Peter (dalam Nur dan Wikandari 1998).
Kemampuan seorang guru sangat penting dalam pengelolaan
pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran dapat berlangsung efektif
dan efisien.
4. Respons Siswa Terhadap Pembelajaran Menggunakan Media Picture Series
Berdasarkan hasil angket respons siswa terhadap model
pembelajran problem based learning dan media board game yang
diterapkan oleh peneliti menunjukan bahwa siswa merasa senang
terhadap materi pelajaran. LKPD, suasana belajar dan cara penyajian
materi oleh guru. Menurut siswa, dengan model pembelajaran
problem based learning dan media picture series mereka lebih mudah
memahami materi pelajaran. Interaksi antara guru dengan siswa dan
interaksi antar siswa tercipta semakin baik dengan adanya diskusi,
sedangkan ketidak senangan siswa teerhadap model pembelajran
problem based learning dan media board game disebabkan suasana
belajar dikelas yang agak ribut. Seluruh siswa (100%) berpendapat barn
mengikuti pembelajran dengan media board game. Siswa merasa senang
apalagi pokok bahasan selanjutnya menggunakan board game, dan
siswa merasa bahwa model pembelajaran problem based
learning dan media picture series bermanfaat bagi mereka, karena
mereka dapat saling bertukar pikiran dan materi pelajaraan yang didapat
mudah diingat.
39
BABV
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran problem
based learning dan media board game/picture series, maka dapat disimpulkan
sebagai berikut:
1. Penggunaan media picture Series dapat meningkatkan
kemampuan siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy dalam menulis recount
text. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui evaluasi atau tes tulis
dengan rata-rata nilai siswa pada siklus pertama 51.5 meningkat pada
siklus kedua menjadi 75,6..
2. Pembelajaran dilakukan secara sinkronus dan asinkronus dengan
penggunaan media yang menarik terbukti dapat meningkatkan keaktifan
s1swa.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka peneliti dapat memberikan saran
sebagai berikut:
1) Kepada guru yang menemukan kesulitan mengajarkan recount text
dapat
menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan media
picture series sebagai altematif untuk melaksanakan kegiatan
pembelajaran di kelas.
2) Dalam membuat bahan picture series disarankan untuk menyesuaikan
dengan konteks peserta didik agar pembelajaran lebih bermakna dan
peserta didik lebih antusias
DAFT AR PUST AKA
Bello ,Tom. 1997. Improving ESL learners' Writing Skills. Washington DC: In
Eric Digest. Retrieved November, 14th 2022, from
[Link]
Brown, H. D. (2001). Teaching by Principles: An Interactive Approach
to
Language Teaching. White Plains, NY: Addison Wesley Longman.
Cahyono, B. Y. (2001). Second Language Writing and Rhetoric. Research
Studies in the Indonesian
Context. Malang: State University of Malang. Retrieved November, 14th
2022, from http:!/en. [Link]/wiki/[Link]//
Calderonello, A. H. & B. L. Edwards, Jr. (1986). Roughdrafts: The Process
of
Writing. Boston: Houghton Mifflin Company.
Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Standar Kompetensi Mata
Pelajaran Bahasa Inggris: Sekolah Menengah Atas dan Madrasah
Aliyah. Jakarta: Depdiknas.
Gebhard, J. G. (1996). Teaching English as a Foreign or Second Language.
Ann
Arbor: The University of Michigan Press.
Hakim, Muhammad Lukman.(2010). The Use of Picture Series to
Improve Students' Ability In Writing Recount Texts. Surakarta:
Sebelas Maret University.
Harmer, J. 2001. The Practice of English Language Teaching. Edinburgh.
UK: Longman
Jafaruddin. 2006. Improving Students' Ability in Writing Recounts by Using
Picture Series in Outlining. Unpublished Thesis. Malang: Graduate
Program of State University of Malang.
Kaswan. And Suprijadi, Dasep. (2016). Research in English Language
Education.
Bandung: Putra Praktisi.
Kaswan., Suprijadi, Dasep., and Haryudin, Acep. (2015). Language
Assessment.
Cimahi: Editors and Compilers.
Lindstormberg, S. 2004. Language Activities for Teenagers. Cambridge:
Cambridge University Press
Nunan, David. (1991). Language Teaching Methodology; a Textbook for Teachers.
Norwich: Prentice Hall International.
41
DAFTAR LAMPIRAN
1. Larnpiran 8 : Daftar Hadir Seminar
2. Larnpiran 2: Lernbar Wawancara
3. Larnpiran 3 : Lernbar Observasi
4. Larnpiran 4: Daftar Nilai Kondisi Awal Sebelurn Siklus
5. Larnpiran 5 : Daftar Nilai Surnatif Siklus I dan Siklus II
6. Larnpiran 6 : Dokurnentasi Artefak Tugas Siswa
7. Larnpiran 7: Daftar Narna Siswa Kelas 10 AKL
8. Larnpiran 1 : Rencana Pelaksanaan Pernbelajaran
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMP Al-Karomah Aidarusy
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Materi Pokok : Recount Text
Kelas/Semester : VIII/Kedua
Alokasi Waktu : 2JP (2 x 40 Menit)
A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 :Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
B. KOMPETENSI DASAR (KD) dan INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7 Membedakan fungsi sosial, 3.7.1 Mengidentifikasi fungsi sosial Recount
text struktur teks, dan unsur dan struktur kebahasaan dalam
sebuah teks kebahasaan beberapa Recounjt tulis.
text tulis dengan memberi dan
meminta informasi terkait
sesuai dengan konteks
penggunaannya 3.7.2 Menganalisis struktur teks dan unsur
kebahasaan yang ada pada teks
recount tulis (C4)
4.7 Menangkap secara 4.7.1 Merancang sebuah teks uai
sosial,
maknastruktur teks,fungsi
kontekstual dan recount
tulis pengalaman
kaedah dan unsurpribadinya
terkait
kebahasaan. unsur kebahasaan teks ses
recount tulis
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Dengan metode PBL siswa :
• Mampu mengidentifikasikan karakteristik, struktur teks recount dengan
tepat
• Mampu menganalisis struktur recount text dengan cermat
• Mampu membuat teks recount dengan baik dan benar
D. MATERI PEMBELAJARAN
Subject materi : Recount text.
Recount is a text which retells events or experiences in the past. Its purpose is either to
inform or to entertain the reader or audience. There is no complication among the
participant
Recount text, generally you have to consider the following generic structure:
1. Orientation
Introducing the participant, place and time
2. Event
Describing series of event that happened in the past
3. Reorientation
Stating personal comment of the writer to the story.
Language features of recount text are:
1. Introducing personal participant : e.g. I, my friend, etc
2. Use the simple past tense
3. Use the chronological connection: e.g. first, then, etc.
4. Use the linking verb: e.g. was, were
5. Use Action Verb: e.g. go, look etc.
Example:
Tittle Our Trip to the Blue Mountain
Orientation On Friday, we went to the Blue Mountain. We stayed at Evi and
Ria's house. It has a big garden with lots of colorful flowers and
a tennis court.
Events On Saturday, we saw the three sisters and went on the
scemc railway. It was scary. Then Mummy and I went shopping
with Sela. We went to some antique shops and I tried on some old
hats. On Sunday we went on the Scenic Skyway and it rocked.
We saw cockatoos having a shower.
Re-orientation In the afternoon we went home.
E. Metode
1. Pendekatan : Scientific Approach
2. Model : Problem Based Learning (PBL)- TPACK
3. Teknik : Tanya-jawab dan diskusi kelompok
F. Media:
Laptop,text bergambar dan Power Point Presentation tentang Recount text
G. Sumber:
Internet, Developing English Competencies 1: for Senior High School (SMP) grade VIII.
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Kegiatan Orintasi
Pendahuluan 5
•
Guru mengkondisikan peserta didik untuk siap belajar
Menit
dengan diawali berdo'a bersama dipimpin oleh salah
seorang srswa
• Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
Apersepsi
• Guru dan siswa melakukan Tanya jawab tentang recount 5 Menit
text
• Memberi brainstorming dengan cara
memperlihatkan video recount text dalam power
point
• Guru menanyakan 'what is recount text?'
Motivasi
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang topik 5
Menit yang diajarkan
• Guru menyampaikan manfaat dari pembelajaran materi
recount text
• Guru menyampaikan strategi penilaian "individu dan
kelompok
Kegiatan Inti Fase 1 orientasi siswa kepada masalah 60menit
(critical thinking dan Creativity )
• Siswa menyimak video tentang recount text
• Siswa diberi tayangan slide power point berisi sebuah
teks recount
• Siswa saling melakukan tanya jawab
mengenai tayangan yang diberikan
(menumbuhkan kecakapan abad 21;
berpikir krtitis).
•
Fase 2 mengorganisasikan siswa untuk belajar
(collaboration)
· Siswa dibagi kedalam beberapa kelompok sesuai
arahan dari guru
· siswa mulai berdiskusi antar kelompok dan
menentukan masalah yang akan dicari jawaban atau
penyelesaiannya
Fase.3 membimbing penyelidikan individu dan kelompok
(collaborative dan problem solving)
• Siswa mencan jawaban atas permasalahan yang
didiskusikan dalam kelompoknya melalui bimbingan
guru
• Siswa mencatat data hasil diskusi kelompok untuk
dipresentasikan nantinya
Fase.4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
• Siswa rnernpresentasikan hasil kerja kelornpok
tentang fungsi sosial dan struktur teks terkait teks
recount
Fase.5 Menganalisis dan mengevaluasi proses
pemecahan masalah
• Siswa dan guru rnenganalisis, rnengevaluasi
hasil kerja kelornpok yang telah
dikerjakan
• Guru rnengkonfirmasi tentang fungsi sosial
dan struktur teks dan unsur kebahasaan recount text.
Kegiatan • Guru mengajak peserta didik untuk 10 rnenit
Penutup membuat rangkuman materi belajar dengan
metode Tanya jawab
• Guru melakukan refleksi sebagai
penguatan dari kegiatan pembelajaran hari
ini
• Guru rnengingatkan siswa rnateri yang akan
dipelajari
pada perternuan selanjutnya
• Guru dan siswa mengakhiri kegiatan
pembelajaran, dan brdo'a bersama dipimpin oleh
ketua kelas
2. Pertemuan Kedua
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan 1. Orientasi 10 menit
• Guru mengkondisikan siswa untuk siap belajar dengan
diawali berdo' a bersama
dipimpin oleh salah seorang siswa
• Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
2. Apersepsi
• Guru menanyakan materi yang telah dipelajari kemarin
untuk menstimulus pemahaman siswa
•Memberi brainstorming dengan cara
memperlihatkan recount text dalam power point
3. Motivasi
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang topik
yang diajarkan
• Guru menyampaikan manfaat dari pembelajaran materi recount
• Guru menyampaikan strategi penilaian "individu
dan kelompok"
Inti 60 Menit
Orientasi masalah
' Siswa menyimak kembali berbagai contoh teks recount
' Siswa mengamati fungsi sosial, struktur dan
unsur kebahasaannya
' Siswa belajar menentukan gagasan pokok, informasi
rinci dan informasi tertentu dari tiap paragraf text
recount
' Siswa menemukan kosakata baru dalam contoh text recount
Mengorganisasi siswa untuk belajar
' Siswa mempertanyakan fungsi dari text recount dan
gagasan pokok informasi rinci dan informasi tertentu
dalam recount
' Siswa mempertanyakan unsur kebahasaan dalam teks yakni
Simple Past Tense
Membimbing penyelidikan individual/kelompok
' Siswa mencari beberapa text recount dari berbagai sumber.
' Siswa berlatih menemukan gagasan pokok, informasi rinci
dan informasi tertentu dari teks
' Siswa membacakan teks recount kepada teman
dengan menggunakan unsur kebahasaan yang tepat
'Siswa secara berkelompok menuliskan /menyalin teks
recount lisan dan tulis, sederhana, tentang
pengalaman pribadi
Mengembangkan dan menyajikan basil karya
' Secara berpasangan siswa saling menganalisis teks
recount tulis dengan fokus pada fungsi sosial, struktur,
dan unsur kebahasaan.
' Siswa mendiskusikan gagasan pokok, informasi rinci
dan informasi tertentu dari teks rcount
' Siswa memperoleh (feedback) dari guru dan
teman tentang hasil analisis yang disampaikan
dalam kerja kelompok.
Menganalisis dan mengvaluasi pross pmecahan masalah
. Siswa merangkai kalimat menjadi paragraf teks recount
' Siswa mempresentasikannya di kelas
Penutup 1. Bersama-sama dengan siswa 10 Menit
membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
2. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan
yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
3. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran;
4. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.
5. Menutup pembelajaran dengan berdo'a bersama
Sibiruang, .. Maret 2022
Mengetahui, Guru Mapel
Kepala Sekolah
Wahyu Qodri Eka Putra, [Link] Zepti Muzdalina, [Link]