0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan60 halaman

Peningkatan Menulis Recount dengan Picture Series

Penelitian ini berjudul 'Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy', bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis recount text melalui model pembelajaran problem based learning. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, menunjukkan bahwa media Picture Series efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Rekomendasi diberikan untuk guru bahasa Inggris agar menggunakan media ini dan menyesuaikannya dengan minat siswa untuk hasil yang optimal.

Diunggah oleh

muzdalinazepti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
9 tayangan60 halaman

Peningkatan Menulis Recount dengan Picture Series

Penelitian ini berjudul 'Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy', bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis recount text melalui model pembelajaran problem based learning. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, menunjukkan bahwa media Picture Series efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa. Rekomendasi diberikan untuk guru bahasa Inggris agar menggunakan media ini dan menyesuaikannya dengan minat siswa untuk hasil yang optimal.

Diunggah oleh

muzdalinazepti
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENELITIAN TINDAKAN

KELAS

"Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text


Menggunakan Media Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A
SMP Al-Karomah Aidarusy"
Tahun Pelajaran
2021/2022

Zepti Muzdalina, [Link]


muzdalinazepti@[Link]

Desa Sibiruang, Kec. Koto Kampar Hulu

Riau

Indonesia
LEMBAR PENGESAHAN

Judul Penelitian:

"Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media

Picture Series pada Siswa kelas VIII.A SMP Ak-Karomah Aidarusy"

Peneliti:

Zepti Muzdalina, [Link]

Disahkan di : Sibiruang
Pada Tanggal : 05 April 2022
Kepala Sekolah SMP Al-Karomah Aidarusy

Wahyu Qodri Eka Putra, [Link]


BERITA ACARA SEMIN AR

Pada hari ini sabtu, Tanggal Dua Puluh Enam , Bulan Maret Tahun Dua Ribu

Dua Puluh Dua, bertempat di SMP Al-Karomah Aid r u s y yang dihadiri oleh 15

(Lima belas) peserta, telah diseminarkan sebuah laporan Penelitian Tindakan

Kelas dengan judul: "Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text dengan

Menggunakan Media Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A SMP

Al- Karomah Aidarusy".

Peneliti:

Zepti Muzdalina, [Link]

Pembahas:

I. Hairi Padol [Link] (...............)

2. Wita Maiwidya, [Link] (.............)

Mengetahui,
Kepala Sekolah SMP Al-Karomah Aidarusy

Wahyu Qodri Eka Putra, [Link]


SURAT KETERANGAN PUB LIKASI

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : Fitria, [Link]

Jabatan : Kepala Perpustakaan SMP Al-Karomah Aidarusy

Dengan ini menerangkan bahwa kami menerima laporan sebuah


laporan

Penelitian Tindakan Kelas sebagai berikut:

Judul : ‘’Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text


Menggunakan

Picture Series pada Siswa Kelas VIII.A SMP Al-karomah Aidarusy"

Penulis : Zepti Muzdalina, [Link]

Jabatan : Wakil Kurikulum/Guru Bahasa lnggris

Unit Kerja : SMP Al-Karomah Aidarusy

Mengetahui Sibiruang, 07 Mei 2022


Kepala Sekolah SMP Kepala Perpustakaan
Al-Karomah Aidarusy

Wahyu Qodri Eka Putra, [Link] Fitria, [Link]


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. atas limpahan rahmat
dan karunianya sehingga laporan penelitian tindakan kelas dengan judul
"Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media
Picture Series pada Kelas VIII .A SMP Al-Karomah Aidarusy" dapat terselesaikan.

Ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kami sampaikan


kepada:

1. Ketua yayasan KH. Ujang Umar Tengku Arifin, [Link]


2. Kepala Sekolah SMA Al-Karomah Aidarusy Ustas Hairi Padol, [Link]
3. Kepala Sekolah SMP Al-Karomah Aidarusy Ustad Wahyu Qodri Eka Putra,
[Link]
4. Guru mata pelajaran Tauhid Muhammad Toni Pendidikan Agama Islam,
[Link].I (suami yang selalu memberikan supportnya di setiap keadaan)
5. Ustazah Revi Vianti [Link] guru Bahasa Inggris SMA Al-Karomah Aidarusy.
(sahabat terbaik yang sangat membantu dalam penelitian ini)
6. Ustad dan Ustazah lainnya yang tidak bisa disebutkn satu-satu. Terimakasih
banyak untuk semua bantuan dan dukungannya.
Kami menyadari bahwa laporan penelitian ini masih banyak
kekurangannya, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan sarannya
sehingga laporan penelitian ini menjadi lebih berkualitas. Akhir kata
semoga laporan penelitian ini memberikan makna dan manfaat khususnya
dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Sibiruang, Maret 2022

Penyusun
ABSTRACT

This research is entitled "Improving Recount Text Writing Skills Using Media
Picture Series in Class VIII..A SMP Al-Karomah Aidarusy". The objective of this
study was to improve learning outcomes in recount text material using
Picture Series media with Problem Based Learning models in class VIII.A.
The method used in this research is action research which consists of two cycles
and each cycle consists of: planning, implementing, observing and reflecting.
Based on the results of the action research, it can be concluded that the Board
Game/Picture Series media can improve the skills of writing recount text for 8th
grade accounting students at SMP Al-Karomah Aidarusy. Furthermore, the
researcher recommends: 1) For English teachers who have the same difficulties in
teaching recount text material, they can use Picture Series media. 2) In order to
get maximum results, the teacher needs to make a picture series on the Picture
Series according to students' interests and be varied.
Keywords: Writing, Recount Text. Picture Series,
Problem Based Learning, Action Research, Learning Outcomes
3

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul "Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text

Menggunakan Media Picture Series pada Kelas VIII.A SMP Al-

K a r o m a h A i d a r u s y ".

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar pada

materi recount text menggunakan media Picture Series dengan model

pembelajaran problem based learning pada Kelas VIII.A SMP Al-Karomah

Aidarusy.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan (action

research) yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari:

perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi.

Berdasarkan hasil penelitian tindakan dapat disimpulkan bahwa media

Picture Series dapat meningkatkan keterampilan menulis recount text

siswa kelas V I I I . A S M P A l - K a r o m a h A i d a r u s y .

Selanjutnya peneliti merekomendasikan: 1) Bagi guru bahasa Inggris yang

memiliki kesulitan yang sama dalam mengajarkan materi recount text

maka dapat menggunakan media Picture Series. 2) Agar mendapatkan hasil

yang maksimal maka guru perlu membuat Picture Series sesuai dengan

minat siswa dan bervariatif.

Kata kunci: Writing, Recount Text, Picture Series, Problem Based

Learning, Action Research, Hasil Belajar


DAFTARISI

COVER
LEMBAR PENGESAHAN
BERITA ACARA
SEMINAR
SURAT KETERANGAN
PUBLIKASI
Kata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . i
Abstrak..........................................................................................................ii
Daftar Isi..................................................................................................... iii

BABIPENDAHULUA
N
1.1 Latar Belakang Masalah.................................................................1
1.2 Identifikasi Masalah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3
1. 3 Analisis Masalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
................... 3
1.4 Rumusan Masalah ..........................................................................3
1.5 Tujuan Penelitian ............................................................................3
1.6 Manfaat
Penelitian............................................................................4

BAB II
KAJIANPUSTAKA
2.1 Pengertian Penelitian Tindakan Kelas 5

2.2 Langkah -Langkah Penelitian Tindakan ......6


Kelas...........................
2.3 Peningkatan Keterampilan Menulis Recount 9
Text.................... ..
2.4 Penggunaan Board Game pada Pembelajaran Recount text... ....10

BAB III MOTODOLOGI PENELITIAN


3 .1 Jenis dan Desain Penelitian ............................................................11
3.2 Subjek Penelitian............................................................................ 11
3.3 Tempat dan Waktu Penelitian..........................................................11
3 .4 Data dan Sumber Data. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1 1
3.5 Teknik Pengumpulan Data...............................................................12
3.6 Teknik Analisis Data........................................................................13
3. 7. Indikator Keberhasilan. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 14
5

3.8 Deskripsi per Siklus 14


3.9 Pembuatan Instrumen 17
3 .10 Analisis dan Refleksi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . .. .. .. 1 7

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


1.4 Hasil Penelitian . .. .. .. .. .. .. .. .. . 19
4.2 Pembahasan 30

BAB V SIMPULAN DAN SARAN


5.1 Simpulan 37
5.2 Saran 37

DAFTAR
PUSTAKA
LAMPIRAN
BABI

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Salah satu peran dan tanggung jawab guru adalah memastikan kegiatan

pembelajaran mengalami peningkatan baik proses pembelajarannya

maupun hasil belajar siswa. Peningkatan proses dan hasil belajar siswa harus

terpantau dan terukur dengan baik. Oleh karena itu penting untuk guru

melakukan penelitian tindakan kelas sebagai upaya untuk memecahkan

masalah, memperbaiki situasi, dan meningkatkan kualitas proses

pembelajaran di kelas. Menurut Sunendar (2008), pada awalnya PTK

dilakukan dengan tujuan untuk mencari solusi terhadap masalah sosial

seperti: penggangguran, kenakalan remaja yang berkembang dalam

masyarakat pada saat itu. PTK dilakukan dengan diawali oleh suatu kajian

terhadap masalah tersebut secara sistematik, kmudian berdasarkan hasil kajian

tadi, dijadikan dasar untuk mengatasi masalah tersebut.

Berdasarkan hasil Peniaian Tengah Semester yang dilakukan di Kelas


VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy diperoleh informasi bahwa hasil belajar
materi
recount text siswa masih di bawah standar ketuntasan minimal yaitu
dibawah

70.. Faktor - faktor yang menyebabkan keadaan seperti di atas antara


lain:

a. Kemampuan kognitif siswa dalam pemahaman konsep konsep


materi bahasa Inggris khususnya recount text masih rendah.
b. Pembelajaran yang berlangsung cenderung masih monoton
dan membosankan.
c. Siswa tidak termotivasi untuk belajar Bahasa Inggris hanya sebagai
hafalan saja.

d. Guru hanya menggunakan buku text sebagai media pembelajaran


e. Guru tidak update terhadap perubahan paradigma pendidikan, guru kurang
berinovasi terhadap dunia pendidikan khususnya di kegiatan belajar mengajar.
7

Dengan belajar secara menghafal membuat konsep konsep Bahsa Inggris

yang telah diterima menjadi mudah dilupakan. Hal ini merupakan sebuah

tantangan yang hams dihadapi dan diselesaikan oleh seorang guru. Guru

dituntut lebih kreatif dalam mempersiapkan pembelajaran yang akan

dilaksanakan.. Oleh karena itu peneliti mengembangkan model pembelajaran

problem based learning dengan media Picture Series sebagai salah satu

bentuk strategi pembelajaran. Kesiapan guru dalam memanajemen

pembelajaran akan membawa dampak positif bagi siswa diantaranya hasil

belajar siswa akan lebih baik dan sesuai dengan indikator yang ingin dicapai.

Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran

recount text adalah problem based learning dengan media Picture Series

karena siswa dapat terlibat aktif dan memiliki peran dan tanggung jawab

masing masing, sehingga aktivitas siswa selama proses pembelajaran

berlangsung meningkat. Media Picture Series merupakan suatu metode

mengajar dengan membagikan gambar gambar yang berbeda pada setiap

siswa lalu meminta siswa untuk mencari sambungan gambar dari teman

lainnya untuk dijadikan sebuah cerita...Berdasarkan uraian diatas, maka

sebagai peneliti merasa penting melakukan penelitian terhadap masalah di

atas. Oleh karena itu, upaya meningkatkan hasil belajar recount text siswa

dilakukan penelitian Tindakan Kelas dengan judul: "Peningkatan

Keterampilan Menulis Recount Text Menggunakan Media Picture Series

pada Kelas VIII.A SMP Al-karomah Aidarusy".


1.2 Identifikasi Masalah

Dalam mengidentifikasi masalah - masalah yang muncul dalam

pelaksanaan pembelajaran dapat diidentifikasi masalah yaitu pada

kemampuan peserta didik di kelas VIII.A dalam keterampilan menulis

recount text berada pada rentang nilai yang kurang maksimal. Rata - rata

hasil penilaian tengah semester belum memenuhi Kriteria Ketuntasan

Minimal. Peserta didik kurang memahami kosakata-kosakata terkait tentang recount text.

1.3 Analisis Masalah

Pada proses analisis masalah peneliti menemukan bahwa semestinya siswa

pada kelas VIII sudah mampu membuat recount text sangat sederhana

berkaitan dengan pengalaman pribadi. Karena pada dasarnya kelas VIII ini dalah tahun

kedua peserta didik mempelajari bahasa inggris. Namun pada kenyataanya siswa masih

belum mampu membuat recount text dengan benar walaupun dalam bentuk

yang sangat sederhana.

1.4 Rumusan Masalah

Memperhatikan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan

permsalahan sebagai berikut: "Bagaimanakah Picture Series dapat

meningkatkan hasil belajar recount text siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah

Aidarusy?"

1.5 Tujuan Penelitian

Meningkatkan hasil belajar materi recount text menggunakan media

Picture Series pada kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy.


9

1.6 Manfaat Penelitian

Setelah penelitian selesai diharapkan dapat rnernberikan rnanfaat

sebagai berikut:

1. Bagi peneliti : penelitian ini dapat rnernpengaruhi pernbelajaran,

rnernbantu untuk rneningkatkan hasil belajar rnateri recount text,

rnernberikan altematif pernbelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan

rnenyenangkan bagi siswa, serta rneningkatkan rnutu pernbelajaran

recount text.

2. Bagi siswa : untuk rneningkatkan pernaharnan konsep rnateri recount text

sehingga pelajaran recount text rnenjadi lebih sederhana dan rnudah.

3. Bagi sekolah : penelitian ini dapat rnenjadi salah satu altematif

rnetode pernbelajaran untuk rneningkatkan kualitas pernbelajaran.

Metode ini juga bisa diterapkan guru lain di pembelajaran mereka.


BAB II KAJIAN

PUSTAKA

2.1 Pengertian Penelitian Tindakan Kelas

Tugas utama seorang guru adalah merancang, menyajikan, dan mengevaluasi

bahan ajar, disesuaikan dengan kondisi lingkungan yang membatasinya,

dengan tujuan agar peserta didik memperoleh hasil belajar yang optimal.

Oleh karena itu guru harus menguasai dan mengembangkan ketiga ranah

profesi yang perkembangannya semakin kompleks sesuai dengan

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu kemampuan

yang harus dimiliki oleh guru adalah melakukan penelitian tindakan kelas

untuk mengukur peningkatan pembelajaran dengan memberikan perlakuan

perlakuan tertentu sehingga terjadi peningkatan proses dan hasil belajar

siswa.

Kemis dan Teggart (1988) menyatakan bahwa penelitian tindakan adalah

suatu bentuk penelitian reflektif diri yang dilakukan oleh peserta-pesertanya

dalam situasi sosial untuk meningkatkan penalaran dan keadilan praktik

pendidikan dan praktik sosial mereka, serta pemahaman mereka terhadap

praktik-praktik itu dan terhadap situasi tempat dilakukan praktik-praktik

tersebut. Disamping itu Sanford (1970) dan Kemis (1993) dalam I Gede

Harja Subarta menyatakan bahwa penelitian tindakan sebagai sebuah proses

investigasi terkendali yang berdaur ulang dan bersifat reflektif mandiri,

yang memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan-perbaikan terhadap

sistem, cara kerja, proses, isi, kompetensi, atau situasi.

Secara singkat PTK dapat didefinisikan sebagai suatu bentuk kajian

yang besifat reflektif oleh pelaku tindakan, yang dilakukan untuk

meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan - tindakan mereka


dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan -

tindakan yang dilakukan itu, serta memperbaiki kondisi di mana praktik-

praktik pembelajaran tersebut dilakukan. Untuk mewujudkan tujuan-

tujuan tersebut, PTK dilaksanakan berupa proses pengkajian berdaur yang

terdiri dari empat tahap: Merencanakan

- Melakukan Tindakan - Mengamati -Merefleksi. Setelah dilakukan refleksi

atau perenungan yang mencakup analisis, sistesis dan penilaian terhadap

hasil terhadap proses serta hasil tindakan tadi, biasanya muncul

permasalahan atau pemikiran baru yang perlu mendapat perhatian, sehingga

pada gilirannya perlu dilakukan perencanaan ulang, tindakan ulang, dan

pengamatan ulang, serta diikuti pula dengan refleksi ulang. Demikianlah

tahap-tahap ini diikuti berulang - ulang, sampai suatu permasalahan

dianggap teratasi, untuk kemudian diikuti oleh kemunculan permasalahan

lain yang juga harus diperlalukan serupa. Keempat fase dari suatu siklus

dalam sebuah PTK biasanya digambarkan dengan sebuah spriral PTK

seperti berikut ini:

Model PTK Mcel Kemis dan Mc. Taggart


2.2 Langkah - Langkah Penelitian Tindakan Kelas

Secara keseluruhan, pelaksanaan penelitian tindakan kelas terdapat empat

langkah dalam satu siklus pembelajaran yang hams terpenuhi. Pendapat yang

hampir senada dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart (1988) yang

mengatakan bahwa PTK adalah suatu bentuk refleksi diri secara kolektif

yang dilakukan oleh peserta-pesertanya dalam situasi sosial untuk

meningkatkan penalaran dan keadilan praktik-praktik tertentu maupun

terhadap situasi tempat dilakukan praktik-praktik tersebut. Keempat langkah

ini terns berjalan sampai ditemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Keempat langkah dimaksud adalah:

1) Menyusun rancangan tindakan (perencanaan)

Pada tahap ini, peneliti menjelaskan apa, mengapa, kapan, dimana,

oleh siapa dan bagaimana penelitian tindakan kelas dilakukan. Peneliti

menentukan titik-titik atau fokus peristiwa yang perlu mendapat

perhatian khusus untuk diamati, kemudian membuat sebuah instrumen

pengamatan untuk membantu peneliti merekam fakta-fakta yang terjadi

selama pengamatan berlangsung. Strategi pembelajaran hams

disesuaikan dengan selera guru (peneliti) agar pelaksanaan penelitian

tindakan kelas dapat terjadi dengan wajar tanpa merubah

pembelajaran sebelumnya. Dalam hal ini telah dilakukan analisis

berdasarkan Nilai PTS (Penilaian Tengah Semester)


2) Pelaksanaan

Rancangan pelaksanaan penelitian tindakan kelas diimplementasikan

atau diterapkan dan yang perlu diperhatikan adalah harus ada komitmen

guru untuk tetap mengikuti rancangan yang telah direncanakan

sebelumnya tanpa merubah kewajaran berprilaku, serta hindari

situasi kekakuan, artinya biarkan mengalir seperti biasa supaya

informasi yang diperoleh akurat.

3) Pengamatan

Pada saat pengamatan sebaiknya dilakukan bersamaan dengan

pelaksanaan pembelajaran, akan sangat sulit apabila peneliti

juga bertindak sebagai pengamat. Dua cara yang bisa dilakukan untuk

mengatasi kelemahan ini, pertama dengan menjamin obyektifitas

reflesi atau evaluasi atas pembelajaran dan yang kedua dengan

memanfaatkan media informasi seperti kamera CCTV. Pada

kenyataannya peneliti memanfaatkan teman sejawat untuk membantu

mengamati kejadian• kejadian selama pembelajaran berlangsung.

4) Refleksi

Kegiatan ini merupakan kegiatan menelusuri kembali perjalanan

pelaksanaan pembelajaran dengan jalan mengingat-ngingat kejadian•

kejadian yang terjadi selama pembelajaran. Kegiatan refleksi

biasanya dilaksanakan setelah proses pembelajaran selesai

dilaksanakan.
2.3 Peningkatan Keterampilan Menulis Recount Text

Menulis merupakan salah satu keterampilan dalam bahasa Inggris yang

harus dikuasai oleh peserta didik. Menurut pendapat Saleh Abbas (2006:125),
keterampilan menulis adalah kemampuan mengungkapkan gagasan, pendapat, dan

perasaan kepada pihak lain dengan melalui bahasa tulis.

Menulis recount text penting untuk dikuasai oleh peserta didik untuk dapat

mengungkapkan pengalaman pribadi baik secara lisan maupun secara

tertulis. Keterampilan menulis recount text merupakan salah satu tuntutan

yang harus dituntaskan dalam silabus pada kompetensi dasar baik

pengetahuan maupun keterampilan. Kompetensi dasar tersebut adalah

sebagai berikut:

3. 7 Membedakan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan

beberapa Recount text tulis dengan memberi dan meminta informasi

terkait sesuai dengan konteks penggunaannya.

4.1 Menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur

teks, dan unsur kebahasaan teks recount tulis.

2.4 Penggunaan Picture Series Sebagai Media Pembelajaran


Recount Text

Suhaimi (2021) menyatakan bahwa teks Recount adalah teks yang

menceritakan kembali kejadian yang telah terjadi berurutan dengan

menggunakan keterangan waktu yang jelas pada masa lampau. Tujuan

komunikatif dari teks recount adalah untuk melaporkan peristiwa,

kejadian atau kegiatan dengan tujuan memberitakan atau menghibur. Jenis

teks recount yang dituliskan peserta didik adalah personal recount yaitu teks

yang menceritakan pengalaman pribadi penulis.

Pada prosesnya peneliti membuat beberapa gambar (series ofpicture) yang

diberikan pada setiap peserta didik, kemudian peserta didik mencari

gambar lain yang dimiliki oleh temannya untuk dirangkai menjadi gambar

yang memiliki makna dan dapat dibuat sebuah cerita. Setelah membuat
cerita berdasarkan gambar tersebut, peserta didik menempelkan gambar

gambar yang telah mereka rangkai kemudian menceritakan urutan kejadian

berdasarkan gambar yang mereka susun.


BAB III METODOLOGI

PENELITIAN

3.1 Jenis dan Desain Penelitian

Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas atau dalam istilah

bahasa Inggris adalah Clasroom Action Research. Dalam penelitian ini

peneliti menggunakan metode PTK Kemmis & [Link] yang dalam alur

penelitiannya meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi.

3.2 Subjek Penelitian

Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy

3.3 Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan dua siklus dengan rincian sebagai berikut:

No Siklus Hari Tanggal Waktu Tempat


1 I Kamis 10 Maret 2022 14.00- 15.20 SMP Al-
Karomah
Aidarusy
2 II Kamis 17 Maret 2022 14..00- 15..20

3.4 Data dan Sumber Data

Data yang digunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Nilai Penilaian Tengah Semester pada tanggal 02 Maret 2022 sebagai data

awal sebelum dilaksanakan siklus

b. Hasil wawancara dengan peserta didik, rekan guru bahasa Inggris dan

kepala sekolah

c. Hasil observasi pada kegiatan pembelajaran bahasa Inggris


17

Sumber data pada penelitian ini adalah seluruh siswa yang menjadi subjek

penelitian yaitu kelas VIII.A yang berjumlah 20 siswa. Siswa yang diambil

sebagai sampel untuk wawancara sebanyak tiga siswa yang diambil secara

acak dari kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy.

3.5 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam

penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data.

Pengumpulan data adalah pencatatan peristiwa-peristiwa atau hal-hal atau

keterangan-keterangan sebagian atau seluruh elemen populasi yang akan

menunjang atau mendukung penelitian. Adapun teknik pengumpulan data

yang digunakan oleh peneliti adalah sebagai berikut:

a. Wawancara

Wawancara merupakan metode pengumpulan data yang menghendaki

komunikasi langsung antara peneliti dengan responden. Dalam

wawancara terjadi tanya jawab yang dilakukan secara sistematis dan

berpijak pada tujuan peneltian. Dalam hal ini peneliti melakukan

wawancara dengan Kepala SMP AL-Karomah Aidarusy , guru mata

pelajaran Bahasa Inggris dan 3 orang peserta didik kelas VIII.A SMP Al-

karomah Aidarusy.. Wawancara dengan Kepala Sekolah bertujuan untuk

memperoleh data seberapa jauh kesiapan sekolah dalam

menyelenggarakan pembelajaran inovatif. Wawancara pada peserta didik

bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap

materi yang sedang dipelajari dan disampaikan. Instrumen wawancara

dapat dilihat pada lampiran 1.


b. Observasi

Ini dimaksudkan untuk mengetahui adanya kesesuaian antara

perencanaan dan pelaksanaan tindakan serta untuk menjaring data

aktifitas peserta didik dalam proses pembelajaran. Observasi dilakukan

oleh peneliti dan dibantu oleh teman sejawat dengan menggunakan

lembar observasi. Adapun instrumen Observasi dapat dilihat pada

lampiran 2.

c. Dokumentasi

Kata Dokumentasi berasal dari kata dokumen, yang artinya barang-

barang tertulis. Metode dokumentasi berarti cara mengumpulkan data

dengan mencatat data-data yang sudah ada. Mengumpulkan foto serta

dokumen tertulis yang dibutuhkan. Adapun dokumentasi penelitian

dapat dilihat pada lampiran 3.

d. Tes

Tes adalah serentetan atau latihan yang digunakan untuk mengukur

keterampilan, pengetahuan, sikap, intelegensi, kemampuan atau bakat

yang dimiliki individu atau kelompok. Dalam penelitian ini peneliti

menggunakan lkpd/tugas siswa,dapat dilihat pada lampiran 3

3.6 Teknik Analisis Data

Dalam penelitian tindakan kelas ini, proses analisis data dimulai dengan

menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu dari hasil tes

awal menggunakan nilai Ujian Tengah Semester, wawancara dengan

Kepala
19

SMP Al-Karomah Aidarusy, rekan guru bahasa Inggris, hasil observasi dan

pengamatan yang sudah ditulis dalam sebuah catatan.

3. 7 Indikator Keberhasilan

Indikator Keberhasilan Kriteria keberhasilan tindakan ini akan dilihat

dari indikator proses dan indikator hasil belajar. Indikator proses yang

ditetapkan dalam penelitian ini adalah jika ketuntasan belajar siswa

terhadap materi mencapai 75%.

3.8 Deskripsi Per Siklus

A. Siklus I

Perencanaan

Pada tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran berupa

rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik

dan instrumen penelitian yang diperlukan. Tahapan perencanaan penelitian

pada tahap ini meliputi:

1. Mengidentifikasi masalah yang dialami peserta


didik

2. Menganalisis dan merumuskan masalah pada peserta didik

tentang keterampilan menulis recount text.

3. Merancang model pembelajaran yang


sesuai.

4. Mendiskusikan model pembelajaran secara


interaktif.

5. Menyiapkan instrumen (angket, pedoman, observasi, tes


akhir).

6. Menyusun kelompok belajar peserta


didik

7. Merencanakan tugas kelompok secara sinkronus dan


asingkronus
Pelaksanaan

Pada tahap ini peneliti melaksanakan rencana yang dilakukan pada

tahap sebelumnya. Implementasi pelaksanaan rencana meliputi:

1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai dengan perencanaan

yang tertuang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

2. Menerapkan model pembelajaran problem based learning

dengan mengidentifikasi teks recount di dalam pembelajaran.

3. Melakukan pengamatan pada setiap langkah-langkah kegiatan

sesuai rencana.

4. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya

kegiatan baik sinkronus dan asinkronus yang dilaksanakan.

5. Mengantisipasi dengan mencari solusi apabila menemukan kendala

saat melakukan tahapan-tahapan kegiatan.

Pengamatan

Pengamatan dilakukan pada saat pelaksanaan tindakan

berlangsung. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahap ini diantaranya:

1. Melakukan diskusi dengan guru teman sejawat SMP Al-Karomah


Aidarusy dan Kepala Sekolah untuk rencana observasi.

2. Melakukan pengamatan terhadap penerapan model pembelajaran


PBL

yang dilakukan guru di kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy

3. Mencatat setiap perubahan dan kegiatan yang terjadi saat

penerapan model pembelajaran PBL.

4. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang


kelemahan•

kelemahan yang ditemukan.


21

Refleksi

Kegiatan refleksi dilakukan setelah selesai melaksanakan tindakan dan

pengamatan. Tujuan dari tahap ini adalah melakukan evaluasi, analisis,

pemaknaan, penjelasan, penyimpulan, dan identifikasi sebagai bahan

tindak lanjut dalam perencanaan tindakan pada siklus berikutnya. Hal -

hal yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai berikut:

1. Menganalisis temuan saat melakukan pelaksanaan


observasi.

2. Menganalisis kelemahan dan keberhasilan guru saat menerapkan

model pembelajaran PBL dan mempertimbangkan langkah

selanjutnya.

3. Melakukan refleksi terhadap penerapan model pembelajaran


PBL.

4. Melakukan refleksi terhadap kreatifitas dan hasil belajar peserta

didik dalam pembelajaran Bahasa Inggris

B. Siklus II

Perencanaan

Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah sebagai


berikut:

1. Memeriksa kembali apa yang telah direncanakan pada


Rencana

Pelaksanaan Pembelajaran.

2. Mengidentifikasi masalah yang dialami peserta


didik.

3. Pada siklus II ditemukan beberapa


masalah.

4. Merancang model pembelajaran yang sesuai untuk siklus


II

5. Mendiskusikan model pembelajaran secara


interaktif.
6. Menyiapkan instrumen (angket, pedoman, observasi, tes
akhir).

7. Memaparkan hasil tugas kelompok belajar peserta


didik.
8. Merencanakan tugas kelompok baik sinkronus ataupun asingkronus.

Pelaksanaan

Pada tahap ini peneliti melakukan kegiatan sebagai berikut:

1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai dengan perencanaan

yang tertuang dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

2. Menerapkan model pembelajaran yang sesuai.

3. Melakukan pengamatan pada setiap langkah-langkah kegiatan

sesuai rencana.

4. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya

kegiatan baik sinkronus dan asinkronus yang dilaksanakan.

5. Mengantisipasi dengan mencari solusi apabila menemui kendala

saat melakukan tahapan-tahapan kegiatan.

Pengamatan

Pengamatan dilakukan pada saat pelaksanaan tindakan pada siklus


II

dilakukan. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Melakukan pengamatan terhadap penerapan model pembelajaran


PBL.

2. Mencatat setiap perubahan dan kegiatan yang terjadi saat

penerapan model pembelajaran PBL

3. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang


kelemahan•

kelemahan yang ditemukan.

4. Melaksanakan sesuai dengan rumusan yang telah direncanakan.


23

Refleksi

Setelah selesai melakukan tahapan-tahapan yang telah dilakukan,

rnaka penulisan refleksi sesuai dengan evaluasi, analisis, pernaknaan,

penjelasan, dan penyirnpulan.

1. Setelah rnelakukan perencanaan, pelaksanaan, dan


pengarnatan.

2. Melakukan refleksi terhadap penerapan model pernbelajaran


PBL.

3. Melakukan refleksi terhadap kreatifitas dan hasil belajar peserta

didik dalarn pernbelajaran Bahasa Inggris.

3.9 Pembuatan Instrumen

Pelaksanaan tindakan pada penelitian ini rnenggunakan instrurnen

penelitian sebagai berikut:

1. Produk hasil belajar peserta didik berupa recount


text.

2. Lernbar Observasi dan


Wawancara.

3. Daftar Nilai dan tabel/grafik hasil


observasi

4. Lernbar Kerja Peserta Didik

Analisis yang digunakan dalarn penelitian ini adalah rnernanfaatkan

analisa deskriptif kuantitatif dari proses pernbelajaran dan hasil belajar.

Analisis juga dilakukan dari hasil observasi. Analisis berdasarkan siklus yang

secara bertahap. Refleksi yang dilakukan sesuai dengan perencanaan yang

dilakukan.
BABIV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dijelaskan dalam bab ini

mencakup deskripsi kondisi awal, siklus ke satu dan siklus kedua

sesuai perencanaan yang telah dibuat sebelumnya. Bab ini melaporkan hasil

dari tes menulis recount text pada tahap akhir masing - masing siklus. Hasil

penelitian dapat tergambar melalui tahapan sebagai berikut.

A. Hasil Penelitian

4.1 Deskripsi Kondisi Awal

Kondisi awal pada penelitian ini diambil dari nilai Penilaian Tengah
Semester siswa kelas VIII.A pada materi recount text. Dari hasil
penilaian tersebut didapatkan nilai rata rata peserta didik adalah 51. 5,
nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan minimal yang ditentukan
yaitu 70.
Adapun rincian nilai pada Penilaian Tengah Semester
adalah sebagai
berikut:

DINAS PENDIDIKAN KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA


SMP AL-KAROMAH AIDARUSY SIBIRUANG
KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU

Alamat : Jl. Raya Sibiruang Kec. Koto Kampar Hulu Kab. Kampar-Riau Kode Pos : 28453

DAFTAR NILAI PENILAIAN AKHIR TAHUN (PAT)


SMP AL-KAROMAH AIDARUSY TP. 2021/2022

Kelas : VIII (Delapan) / A


Mata
Pelajaran :Bahasa Inggris
KKM :70

No NIS NAMA PTS


1 0915 ABDURRAHMAN AL FARUQ 50
2 0916 AGUNG WIRA PRATAMA 24
3 0918 DILVA AZAZILAH KHOTAMI 46
4 0919 EZRA KELVINO 46
5 0920 FAHRI PRAYUGA 50
6 0921 FAKHIRA NASUTION 50
7 0922 FIRZI ARDIANSYAH 60
8 0923 KHAIRUNNISA 70
9 0924 KINDI AFIF RAHMAN 30
10 0925 M. FIKRON HANIF 36
11 0926 M. HASANUL FAYED 36
12 0927 M. KARYZA ISLAMI 40
13 0928 MUHAMMAD GIBRAN 70
14 0929 RABI'ATUL DAWIYAH 74
15 0931 REFA AZKIYAH 64
16 0932 RISKI ADI SULAMTO 60
17 0933 SAHIRAH AULIA 80
18 0934 SIDRATIL AINI 46
19 0935 UMI KULSUM 50
20 WIRDA PURBA 48

Sibiruang, ......................................... 2022


Guru Bidang Study

ZEPTI MUZDALINA,[Link]
Tabel 1. Daftar Nilai Penilaian Tengah
Semester
25

4.2 Deskripsi Siklus I

1. Perencanaan

Pada tahap perencanaan guru mempersiapkan tindakan berupa

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan model

pembelajaran probleem based learning dan media recount text.

Disamping itu guru juga membuat Lembar Kerja Peserta Didik dan

menyusun lembar observasi aktifitas guru dan siswa. Selanjutnya, guru

membuat tes hasil belajar. Sebelum pelaksanaan tindakan dilakukan di

kelas, guru dan observer mendiskusikan lembar observasi.

2. Pelaksanaan

Pelaksanaan tindakan siklus I dilaksanakan pada hari Kamis 10 Maret

2022 dari pukul 14.00 s.d 15.20 WIB. Kegiatan pembelajaran yang

dilakukan terdiri dari tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan

inti dan kegiatan penutup. Waktu yang dialokasikan untuk kegiatan

pendahuluan adalah 10 menit, sedangkan alokasi waktu untuk kegiatan

inti adalah 50 menit dan alokasi kegiatan penutup sebesar 20 menit.

Pada kegiatan pendahuluan, guru melakukan tiga kegiatan, yaitu (1)

menyapa dan mengecek kehadiran siswa, (2) melakukan icebreaking, (3)

menggali pengetahuan siswa dan mengaitkan dengan materi pelajaran

yang akan diajarkan selanjutnya.

Melalui kegiatan inti mendesain kegiatan agar siswa dapat

mengalami proses menemukan, menamai dan mempresentasikan. Untuk

dapat menemukan berkaitan dengan media Picture series, pertama-tama

guru membagi siswa dalam 4 kelompok dan setiap kelompok terdiri

dari 5
orang siswa. Guru menjelaskan terlebih dahulu tentang tugas siswa,

sehingga siswa paham apa yang hams dikerjakan di dalam kelompoknya

masing - masing. Selain itu, selama diskusi berlangsung guru berkeliling

untuk mengawasi siswa bekerja sambil sesekali mengomentari hasil kerja

siswa. Perwakilan setiap kelompok kemudian membacakan hasil diskusi

kelompok. Siswa dari kelompok lain akan ditanyakan pendapatnya terkait

jawaban kelompok yang sedang presentasi. Jika terdapat kekeliruan, guru

terlebih dahulu meminta sesama siswa yang melakukan perbaikan. Siswa

yang hasil temuan kelompok yang benar dan mempresentasikan dengan

bagus mendapatkan pujian dari guru sedangkan siswa yang belum

melakukan dengan maksimal dimotivasi dan diberi penguatan.

Kegiatan akhir siklus I antara lain: (1) melakukan evaluasi untuk

mengetahui pencapaian siswa setelah dilaksanakan pembelajaran

menggunakan media Picture Series, (2) siswa melakukan refleksi

tentang pembelajaran yang barn dilakukan dan (3) siswa dan guru menutup

kegiatan dengan berdoa bersama.

3. Observasi

a. Hasil Belajar Siswa

Partisipasi siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidaruy ada peningkatan dalam

kegiatan pembelajaran pada siklus 1 jika dibandingkan dengan

kondisi sebelumnya setelah dilakukan penerapan model

pembelajaran kooperatif dengan menggunakan media picture series.

Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar dan respons siswa terhadap

kegiatan pembelajaran meskipun masih ada sebagain kecil masalah

yang muncul
2

b. Aktifitas Siswa

Hasil penelitian pengamat terhadap aktivitas siswa selama kegiatan

belajar yang menerapkan model pembelajaran problem based learning

dengan media board game pada siklus 1 adalah 3.04 berarti termasuk

kategori baik. Data selengkapnya dapat dilihat pada lampiran. Untuk

mengetahui respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang

mereka jalani dengan menggunakan media board game/picture series

digunakan angket yang diberikan kepada siswa setelah seluruh proses

pembelajaran selesai. Hasil angket respons siswa terhadap

pembelajaran kooperatif dengan media baord game, ditunjukan pada

tabel di bawah ini yang merupakan rangkuman hasil angket tentang

tanggapan 20 siswa terhadap model pembelajaran problem based

learning dengan media picture series yang diterapkan selama

kegiatan pembelajaran materi recount text, siswa secara umum

memberikan tanggapan yang positif selama mengikuti kegiatan

pembelajaran dengan senang, siswa juga merasa senang dengan

LKPD yang digunakan, suasana kelas, maupun cara penyajian materi

oleh guru, dan model pembelajaran yang baru mereka terima, selama

kegiatan pembelajaran berlangsung siswa juga merasa senang karena

bisa mmenyatakan pendapat, dan siswa merasa memperoleh

manfaat dengan model pembelajaran yang digunakan di dalam kelas.


29

No Uraian pertanyaan Respon siswa


Persentase
Iya Tidak
1 Apakah kamu senang mengikuti kegiatan ini? 20 - 100
2 Apakah kamu senang dengan tahap?
[Link] pelajaran
b. Lembar kerja siswa
[Link] belajar dikelas 20 - 100
[Link] penyajian materi oleh guru 18 2 91

19 1 96

20 - 100
3 Apakah pembelajaran ini bermanfaat untuk 20 - 100
kamu?
4 Apakah pembelajaran ini baru bagi kamu 20 - 100
5 Apakah kmau menginginkan pokok 19 1 96
pembahasan lain dengan media who wants to be
a millionaire?

Table 3. Lembar Angket Peserta Didik

c. Aktifitas Guru

Data hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola

kegiatan pembelajaran dengan media board game/picture series

ditunjukan pada tabel dibawah ini. Tabel tersebut menunjukan bahwa

pengelolaan pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran

problem based learning dengan media board game dalam materi

pelajaran recount text pada siklus I sebesar 2.9 yang berarti termasuk

kategori baik.

No Aspek yang di amati Skor Ket

1 Persiapan 3 Baik

2 Pelaksanaan 2.5 Baik

3 Pengelolaan Kelas 2.5 Baik

4 Suasana kelas 3 Baik

Rata-rata : 2,9 Baik


Tabel 4. Lembar observasi kegiatan guru
Keterangan:
0.00- 1.49 : Kurang
1.50- 2.49 : Cukup
2.50- 3.00 : Baik
3.00-4.00 : Sangat Baik
4. Refleksi

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil

belajar pada materi recount text dengan menerapkan model pembelajaran

problem based learning dan picture series. Oleh karena itu refleksi yang

dilakukan akan difokuskan pada peningkatan hasil belajar siswa pada

recount text. Pada siklus 1 terdapat kekurangan pemahaman siswa pada

materi recount text. Menurut pengamat, ada beberapa hal yang menyebabkan

hal ini terjadi. Pertama, siswa tidak fokus pada pengisian LKPD sehingga

ada bagian tertentu dari isi LKPD yang tidak terisi dengan sempuma. Kedua,

siswa banyak melakukan hal -hal di luar konteks pembelajaran, seperti

bermain dengan teman sekolompoknya. Ketiga, diantara satu atau dua

kelompok tidak mampu menjawab dengan baik pertanyaan yang diberikan

guru pada saat evaluasi di akhir pelajaran. Dari temuan kekurangan tersebut

maka peneliti membuat strategi baru untuk mengurangi penyebab kekuangan

pemahaman siswa tersebut di atas, selanjutnyaakan diterapkan pada siklus II.

Untuk masalah yang pertama peneliti menugaskan tiga orang siswa pada

setiap kelompok untuk menulis hasil kegiatan agar semua LKPD terisi

semua. Dengan cara demikian maka data yang terkumpul menjadi lengkap

sehingga siswa lebih memahami materi pengelompokan baru, agar

mengurangi siswa yang saling bermain dengan temannya. Sedangkan

masalah yang ketiga, peneliti memberikan penjelasan lebih detail tentang

recount text pada malam hari karena SMP Al-Karomah Aidarusy ini adalah

sekolah dengan basic [Link] untuk pertanyaan yang sulit atau

tidak mampu dijawab oleh kelompok dalam diskusi..


31

4.2 Deskripsi Siklus II

1. Perencanaan

Pada tahap perencanaan guru mempersiapkan tindakan berupa rencana

Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan model

pembelajaran problem based learning dengan memperbaiki kekurangan

pada siklus I pada materi recount text. Disamping itu guru juga

membuat Lembar Kerja Peserta Didik dan menyusun lembar

observasi aktifitas guru dan siswa. Selanjutnya, guru membuat tes hasil

belajar. Sebelum pelaksanaan tindakan dilakukan di kelas, guru dan

observer mendiskusikan lembar observasi.

2. Pelaksanaan

Pelaksanaan tindakan siklus II dilaksanakan pada hari Rabu 17 November

2021 dari pukul 14.00 sampai dengan pukul 15.20 WIB. Kegiatan

pembelajaran yang dilakukan terdiri dari tiga tahap yaitu kegiatan

pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Waktu yang

dialokasikan untuk kegiatan pendahuluan adalah 10 menit, sedangkan

alokasi waktu untuk kegiatan inti adalah 50 menit dan alokasi kegiatan

penutup sebesar 20 menit. Pada kegiatan pendahuluan, guru melakukan

tiga kegiatan, yaitu (1) menyapa dan mengecek kehadiran siswa, (2)

melakukan icebreaking, (3) menggali pengetahuan siswa dan mengaitkan

dengan materi pelajaran yang akan diajarkan selanjutnya.

Melalui kegiatan inti mendesain kegiatan agar siswa dapat

mengalami proses menemukan, menamai dan mempresentasikan. Untuk

dapat menemukan berkaitan dengan picture series, pertama • tama guru

membagi siswa dalam 4 kelompok dan setiap kelompok terdiri


dari 5 orang siswa. Guru menjelaskan terlebih dahulu tentang tugas

siswa, sehungga siswa paham apa yang harus dilakukan dalam

kelompoknya masing-masing. Selain itu, selama diskusi berlangsung guru

berkeliling kelompok untuk mengawasi siswa bekerja sambil sesekali

mengomentari hasil kerja siswa. Perwakilan setiap kelompok kemudian

membacakan hasil diskusi kelompok. Siswa dari kelompok lain akan

ditanyakan pendapatnya terkait jawaban kelompok yang sedang presentasi.

Jika terdapat kekeliruan, guru terlebih dahulu meminta sesama siswa yang

melakukan [Link] yang hasil temuan kelompok yang benar dan

mempresentasikan dengan bagus mendapatkan pujian dari guru sedangkan

siswa yang belum melakukan dengan maksimal dimotivasi dan diberi

penguatan. Kegiatan akhir siklus II antara lain: (1) melakukan evaluasi

untuk mengetahui pencapaian siswa setelah dilaksanakan pembelajaran

dengan media board game/picture series, (2) siswa melakukan refleksi

tentang pembelajaran yang baru dilakukan dan (3) siswa dan guru menutup

kegiatan dengan bersama-sama berdoa.

3. Observasi

a. Hasil Belajar Siswa

Partisipasi siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy ada peningkatan

dalam kegiatan pembelajaran pada siklus II setelah dilakukan

penerapan model pembelajaran problem based learning denga media

board [Link] series. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar dan

respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran meskipun masih ada


33

sebagain kecil masalah yang muncul pada saat proses kegiatan

pembelajaran berlangsung.

Hasil belajar siswa pada siklus II dengan penerapan model

pembelajaran problem based learning dan media Picture series

denganjumlah 20 siswa, terdapat 18 siswa atau 92% yang tuntas dan

ada 2 siswa atau 8% yang tidak tuntas dan nilai rata-rata sebesar 75,6.

Data dapat dilihat pada tabel

dibawah ini.

Daftar nilai UH kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy

No NIS NAMA UH
1 0915 ABDURRAHMAN AL FARUQ 70
2 0916 AGUNG WIRA PRATAMA 78
3 0918 DILVA AZAZILAH KHOTAMI 80
4 0919 EZRA KELVINO 82
5 0920 FAHRI PRAYUGA 70
6 0921 FAKHIRA NASUTION 70
7 0922 FIRZI ARDIANSYAH 86
8 0923 KHAIRUNNISA 70
9 0924 KINDI AFIF RAHMAN 70
10 0925 M. FIKRON HANIF 76
11 0926 M. HASANUL FAYED 80
12 0927 M. KARYZA ISLAMI 74
13 0928 MUHAMMAD GIBRAN 76
14 0929 RABI'ATUL DAWIYAH 40
15 0931 REFA AZKIYAH 90
16 0932 RISKI ADI SULAMTO 98
17 0933 SAHIRAH AULIA 90
18 0934 SIDRATIL AINI 86
19 0935 UMI KULSUM 76
20 WIRDA PURBA 50

Sibiruang, ......................................... 2022


Guru Bidang Study

ZEPTI MUZDALINA,[Link]
Table 2. Hasil Ulangan Harian pada siklus II
b. Aktifitas Guru

Data hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola


kegiatan pembelajaran dengan model problem based learning dan
media Picture series ditunjukan pada tabel dibawah ini. Tabel
tersebut menunjukan bahwa pengelolaan pembelajaran dengan
penerapan picture series dalam materi pelajaran recount text
mengalami kenaikan dengan nilai rata rata 2.9 yang berarti
termasuk kategori baik. Data dapat dilihat

pada tabel di bawah ini.

Keterangan

0.00-1.49 : Kurang

1.50-2.49 : Cukup

02.50-03.00 : Baik

03.00-04.00 : Sangat baik


4. Refleksi

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan

hasil belajar pada recount text dengan menerapkan model pembelajaran

problem based learning dan picture series. Oleh karena itu refleksi yang

dikemukakan difokuskan pada peningkatan hasil belajar siswa pada

materi recount text. Kegiatan pada siklus II fokus pada masalah yang

ditemukan pada siklus pertama. Dari hasil tindakan pada siklus II telah

diperoleh perbaikan pada proses dan hasil pembelajaran didalam

kelas. Perbaikan tersebut dapat dilihat dari rata rata nilai test peserta

didik pada siklus I 51.5 meningkat pada siklus kedua menjadi 75,6.

Walaupun begitu masih ada peserta didik yang mendapatkan nilai

dibawah rata - rata. Hal tersebut disebabkan oleh kesiapan peserta didik

yang tidak optimal sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar.


35

B. Pembahasan

1. Hasil Belajar

Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kondisi awal siswa


kelas

VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy untuk materi recount text

menggunakan media Picture Series diperoleh nilai rata rata kondisi

awal sebesar 51,5 dengan nilai tertinggi adalah 95 dan nilai terendah

adalah 45 terdapat ketentusan belajar 44% dan yang tidak tuntas 56%.

Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa kelas 10

akuntansi SMK Islam Fatahillah pada siklus I untuk materi recount text

diperoleh nilai rata- rata sebesar 75.5 dengan nilai tertinggi adalah 92

dan nilai terendah adalah 64 dengan ketentusan belajar 79% dan yang

tidak tuntas 21 %. Sedangkan pada siklus II untuk materi recount text

diperoleh nilai rata rata sebesar 80.5 dengan nilai tertinggi adalah 100

dan nilai terendah adalah 65.8 dengan ketuntasan belajar 92% dan yang

tidak tuntas 8%. Siswa yang tidak tuntas baik pada siklus I maupun

pada siklus II adalah siswa yang sama, ini disebabkan siswa tersebut

kurang siap untuk mengikuti pelajaran dan sering tidak masuk

sekolah.

Berdasarkan data hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II pada

siswa kelas 10 akuntansi SMK Islam Fatahillah tahun pelajaran

2022/023 menunjukan peningkatan hasil belajar siswa pada materi yang

sama yaitu recount text. Hal ini disebabkan pada siklus I dan siklus II

Sudah menerapkan model pembelajaran problem based learning dengan

mendia board game.


2. Aktivitas Siswa

Aktivitas siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung yang

menerapkan board game pada materi recount text menurut pengamat

termasuk kategori baik semua aspek aktivitas siswa. Adapun aktivitas

siswa yang dinilai oleh pengamat adalah aspek aktivitas siswa: mendengar

dan memperhatikan penjelasan guru, kerja sama dalam kelommpok,

bekerja dengan menggunakan alat peraga, keaktifan siswa dalam diskusi,

memperesentasikan hasil diskusi, menyimpulkan materi, dan kemampuan

siswa menjawab pertanyaan dari guru.

Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan aktivitas siswa yang

paling dominan dilakukan yaitu bekerja sama mengerjakan LKPD dan

berdiskusi. Hal ini menunjukan bahwa siswa saling bekerja sama dan

bertanggung jawab untuk mendapatkan hasil yang baik. Hal ini sesuai

dengan pendapat Santoso (dalam Anam, 2000:50) yang menyatakan bahwa

pembelajaran kooperatif mendorong siswa dalam kelompok belajar,

bekerja dan bertanggung jawab dengan sungguh sungguh sampai

selesainya tugas tugas individu dan kelompok.

3. Pengelolaan Pembelajaran Model Problem Based Leaming dengan Media

Board game

Kemampuan guru dalam pengelolaan model pembelajaran problem based

learning dan media board game menurut hasil penelitian termasuk kategori

baik untuk semua aspek. Berarti secara keseluruhan guru telah memiliki

kemampuan yang baik dalam mengelola media picture series


37

pada materi recount text. Hal ini sesuai dengan pendapat Ibrahim

(2000), bahwa guru berperan penting dalam mengelola kegiatan

mengajar, yang berarti guru hams kreatif dan inovatif dalam

merancang suatu kegiatan pembelajaran di kelas, sehingga minat dan

motivasi siswa dalam belajar dapat ditingkatkan. Pendapat lain yang

mendukung adalah Peter (dalam Nur dan Wikandari 1998).

Kemampuan seorang guru sangat penting dalam pengelolaan

pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran dapat berlangsung efektif

dan efisien.

4. Respons Siswa Terhadap Pembelajaran Menggunakan Media Picture Series

Berdasarkan hasil angket respons siswa terhadap model

pembelajran problem based learning dan media board game yang

diterapkan oleh peneliti menunjukan bahwa siswa merasa senang

terhadap materi pelajaran. LKPD, suasana belajar dan cara penyajian

materi oleh guru. Menurut siswa, dengan model pembelajaran

problem based learning dan media picture series mereka lebih mudah

memahami materi pelajaran. Interaksi antara guru dengan siswa dan

interaksi antar siswa tercipta semakin baik dengan adanya diskusi,

sedangkan ketidak senangan siswa teerhadap model pembelajran

problem based learning dan media board game disebabkan suasana

belajar dikelas yang agak ribut. Seluruh siswa (100%) berpendapat barn

mengikuti pembelajran dengan media board game. Siswa merasa senang

apalagi pokok bahasan selanjutnya menggunakan board game, dan

siswa merasa bahwa model pembelajaran problem based


learning dan media picture series bermanfaat bagi mereka, karena

mereka dapat saling bertukar pikiran dan materi pelajaraan yang didapat

mudah diingat.
39

BABV

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan model pembelajaran problem

based learning dan media board game/picture series, maka dapat disimpulkan

sebagai berikut:

1. Penggunaan media picture Series dapat meningkatkan

kemampuan siswa kelas VIII.A SMP Al-Karomah Aidarusy dalam menulis recount
text. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui evaluasi atau tes tulis
dengan rata-rata nilai siswa pada siklus pertama 51.5 meningkat pada
siklus kedua menjadi 75,6..
2. Pembelajaran dilakukan secara sinkronus dan asinkronus dengan

penggunaan media yang menarik terbukti dapat meningkatkan keaktifan

s1swa.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas, maka peneliti dapat memberikan saran

sebagai berikut:

1) Kepada guru yang menemukan kesulitan mengajarkan recount text


dapat

menggunakan model pembelajaran problem based learning dengan media

picture series sebagai altematif untuk melaksanakan kegiatan

pembelajaran di kelas.

2) Dalam membuat bahan picture series disarankan untuk menyesuaikan

dengan konteks peserta didik agar pembelajaran lebih bermakna dan

peserta didik lebih antusias


DAFT AR PUST AKA

Bello ,Tom. 1997. Improving ESL learners' Writing Skills. Washington DC: In
Eric Digest. Retrieved November, 14th 2022, from
[Link]

Brown, H. D. (2001). Teaching by Principles: An Interactive Approach


to
Language Teaching. White Plains, NY: Addison Wesley Longman.

Cahyono, B. Y. (2001). Second Language Writing and Rhetoric. Research


Studies in the Indonesian

Context. Malang: State University of Malang. Retrieved November, 14th


2022, from http:!/en. [Link]/wiki/[Link]//

Calderonello, A. H. & B. L. Edwards, Jr. (1986). Roughdrafts: The Process


of
Writing. Boston: Houghton Mifflin Company.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Standar Kompetensi Mata


Pelajaran Bahasa Inggris: Sekolah Menengah Atas dan Madrasah
Aliyah. Jakarta: Depdiknas.

Gebhard, J. G. (1996). Teaching English as a Foreign or Second Language.


Ann
Arbor: The University of Michigan Press.

Hakim, Muhammad Lukman.(2010). The Use of Picture Series to


Improve Students' Ability In Writing Recount Texts. Surakarta:
Sebelas Maret University.

Harmer, J. 2001. The Practice of English Language Teaching. Edinburgh.


UK: Longman

Jafaruddin. 2006. Improving Students' Ability in Writing Recounts by Using


Picture Series in Outlining. Unpublished Thesis. Malang: Graduate
Program of State University of Malang.

Kaswan. And Suprijadi, Dasep. (2016). Research in English Language


Education.
Bandung: Putra Praktisi.

Kaswan., Suprijadi, Dasep., and Haryudin, Acep. (2015). Language


Assessment.
Cimahi: Editors and Compilers.

Lindstormberg, S. 2004. Language Activities for Teenagers. Cambridge:


Cambridge University Press

Nunan, David. (1991). Language Teaching Methodology; a Textbook for Teachers.


Norwich: Prentice Hall International.
41

DAFTAR LAMPIRAN

1. Larnpiran 8 : Daftar Hadir Seminar

2. Larnpiran 2: Lernbar Wawancara

3. Larnpiran 3 : Lernbar Observasi

4. Larnpiran 4: Daftar Nilai Kondisi Awal Sebelurn Siklus

5. Larnpiran 5 : Daftar Nilai Surnatif Siklus I dan Siklus II

6. Larnpiran 6 : Dokurnentasi Artefak Tugas Siswa

7. Larnpiran 7: Daftar Narna Siswa Kelas 10 AKL

8. Larnpiran 1 : Rencana Pelaksanaan Pernbelajaran


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMP Al-Karomah Aidarusy
Mata Pelajaran : Bahasa Inggris
Materi Pokok : Recount Text
Kelas/Semester : VIII/Kedua
Alokasi Waktu : 2JP (2 x 40 Menit)

A. KOMPETENSI INTI
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan
diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 :Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. KOMPETENSI DASAR (KD) dan INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7 Membedakan fungsi sosial, 3.7.1 Mengidentifikasi fungsi sosial Recount
text struktur teks, dan unsur dan struktur kebahasaan dalam
sebuah teks kebahasaan beberapa Recounjt tulis.
text tulis dengan memberi dan
meminta informasi terkait
sesuai dengan konteks
penggunaannya 3.7.2 Menganalisis struktur teks dan unsur
kebahasaan yang ada pada teks
recount tulis (C4)

4.7 Menangkap secara 4.7.1 Merancang sebuah teks uai


sosial,
maknastruktur teks,fungsi
kontekstual dan recount
tulis pengalaman
kaedah dan unsurpribadinya
terkait
kebahasaan. unsur kebahasaan teks ses
recount tulis

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Dengan metode PBL siswa :
• Mampu mengidentifikasikan karakteristik, struktur teks recount dengan
tepat
• Mampu menganalisis struktur recount text dengan cermat
• Mampu membuat teks recount dengan baik dan benar
D. MATERI PEMBELAJARAN
Subject materi : Recount text.
Recount is a text which retells events or experiences in the past. Its purpose is either to
inform or to entertain the reader or audience. There is no complication among the
participant
Recount text, generally you have to consider the following generic structure:
1. Orientation
Introducing the participant, place and time
2. Event
Describing series of event that happened in the past
3. Reorientation
Stating personal comment of the writer to the story.
Language features of recount text are:
1. Introducing personal participant : e.g. I, my friend, etc
2. Use the simple past tense
3. Use the chronological connection: e.g. first, then, etc.
4. Use the linking verb: e.g. was, were
5. Use Action Verb: e.g. go, look etc.
Example:
Tittle Our Trip to the Blue Mountain
Orientation On Friday, we went to the Blue Mountain. We stayed at Evi and
Ria's house. It has a big garden with lots of colorful flowers and
a tennis court.
Events On Saturday, we saw the three sisters and went on the
scemc railway. It was scary. Then Mummy and I went shopping
with Sela. We went to some antique shops and I tried on some old
hats. On Sunday we went on the Scenic Skyway and it rocked.
We saw cockatoos having a shower.
Re-orientation In the afternoon we went home.

E. Metode
1. Pendekatan : Scientific Approach
2. Model : Problem Based Learning (PBL)- TPACK
3. Teknik : Tanya-jawab dan diskusi kelompok

F. Media:
Laptop,text bergambar dan Power Point Presentation tentang Recount text
G. Sumber:
Internet, Developing English Competencies 1: for Senior High School (SMP) grade VIII.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan Pertama

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu
Kegiatan Orintasi
Pendahuluan 5

Guru mengkondisikan peserta didik untuk siap belajar
Menit
dengan diawali berdo'a bersama dipimpin oleh salah
seorang srswa
• Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
Apersepsi
• Guru dan siswa melakukan Tanya jawab tentang recount 5 Menit
text
• Memberi brainstorming dengan cara
memperlihatkan video recount text dalam power
point
• Guru menanyakan 'what is recount text?'
Motivasi
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang topik 5
Menit yang diajarkan
• Guru menyampaikan manfaat dari pembelajaran materi
recount text
• Guru menyampaikan strategi penilaian "individu dan
kelompok

Kegiatan Inti Fase 1 orientasi siswa kepada masalah 60menit


(critical thinking dan Creativity )
• Siswa menyimak video tentang recount text
• Siswa diberi tayangan slide power point berisi sebuah
teks recount
• Siswa saling melakukan tanya jawab
mengenai tayangan yang diberikan
(menumbuhkan kecakapan abad 21;
berpikir krtitis).

Fase 2 mengorganisasikan siswa untuk belajar
(collaboration)
· Siswa dibagi kedalam beberapa kelompok sesuai
arahan dari guru
· siswa mulai berdiskusi antar kelompok dan
menentukan masalah yang akan dicari jawaban atau
penyelesaiannya

Fase.3 membimbing penyelidikan individu dan kelompok


(collaborative dan problem solving)
• Siswa mencan jawaban atas permasalahan yang
didiskusikan dalam kelompoknya melalui bimbingan
guru
• Siswa mencatat data hasil diskusi kelompok untuk
dipresentasikan nantinya
Fase.4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya

• Siswa rnernpresentasikan hasil kerja kelornpok


tentang fungsi sosial dan struktur teks terkait teks
recount

Fase.5 Menganalisis dan mengevaluasi proses


pemecahan masalah

• Siswa dan guru rnenganalisis, rnengevaluasi


hasil kerja kelornpok yang telah
dikerjakan
• Guru rnengkonfirmasi tentang fungsi sosial
dan struktur teks dan unsur kebahasaan recount text.

Kegiatan • Guru mengajak peserta didik untuk 10 rnenit


Penutup membuat rangkuman materi belajar dengan
metode Tanya jawab
• Guru melakukan refleksi sebagai
penguatan dari kegiatan pembelajaran hari
ini
• Guru rnengingatkan siswa rnateri yang akan
dipelajari
pada perternuan selanjutnya
• Guru dan siswa mengakhiri kegiatan
pembelajaran, dan brdo'a bersama dipimpin oleh
ketua kelas
2. Pertemuan Kedua

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi


Waktu
Pendahuluan 1. Orientasi 10 menit
• Guru mengkondisikan siswa untuk siap belajar dengan
diawali berdo' a bersama
dipimpin oleh salah seorang siswa
• Guru memeriksa kehadiran siswa sebagai sikap disiplin
2. Apersepsi
• Guru menanyakan materi yang telah dipelajari kemarin
untuk menstimulus pemahaman siswa
•Memberi brainstorming dengan cara
memperlihatkan recount text dalam power point
3. Motivasi
• Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang topik
yang diajarkan
• Guru menyampaikan manfaat dari pembelajaran materi recount

• Guru menyampaikan strategi penilaian "individu


dan kelompok"
Inti 60 Menit
Orientasi masalah
' Siswa menyimak kembali berbagai contoh teks recount
' Siswa mengamati fungsi sosial, struktur dan
unsur kebahasaannya
' Siswa belajar menentukan gagasan pokok, informasi
rinci dan informasi tertentu dari tiap paragraf text
recount
' Siswa menemukan kosakata baru dalam contoh text recount
Mengorganisasi siswa untuk belajar
' Siswa mempertanyakan fungsi dari text recount dan
gagasan pokok informasi rinci dan informasi tertentu
dalam recount
' Siswa mempertanyakan unsur kebahasaan dalam teks yakni
Simple Past Tense
Membimbing penyelidikan individual/kelompok
' Siswa mencari beberapa text recount dari berbagai sumber.
' Siswa berlatih menemukan gagasan pokok, informasi rinci
dan informasi tertentu dari teks
' Siswa membacakan teks recount kepada teman
dengan menggunakan unsur kebahasaan yang tepat
'Siswa secara berkelompok menuliskan /menyalin teks
recount lisan dan tulis, sederhana, tentang
pengalaman pribadi
Mengembangkan dan menyajikan basil karya
' Secara berpasangan siswa saling menganalisis teks
recount tulis dengan fokus pada fungsi sosial, struktur,
dan unsur kebahasaan.
' Siswa mendiskusikan gagasan pokok, informasi rinci
dan informasi tertentu dari teks rcount
' Siswa memperoleh (feedback) dari guru dan
teman tentang hasil analisis yang disampaikan
dalam kerja kelompok.
Menganalisis dan mengvaluasi pross pmecahan masalah
. Siswa merangkai kalimat menjadi paragraf teks recount
' Siswa mempresentasikannya di kelas
Penutup 1. Bersama-sama dengan siswa 10 Menit
membuat rangkuman/simpulan pelajaran;
2. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan
yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram;
3. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran;
4. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.
5. Menutup pembelajaran dengan berdo'a bersama

Sibiruang, .. Maret 2022

Mengetahui, Guru Mapel


Kepala Sekolah

Wahyu Qodri Eka Putra, [Link] Zepti Muzdalina, [Link]

Anda mungkin juga menyukai