Desain Pembelajaran Mendalam Efektif
Desain Pembelajaran Mendalam Efektif
Materi Pelajaran (opsional): Tuliskan analisis materi pelajaran seperti jenis pengetahuan yang akan dicapai, relevansi dengan kehidupan nyata peserta didik, tingkat
kesulitan, struktur materi, serta integrasi nilai dan karakter, dan lainnya
Dimensi Profil Lulusan: Pilihlah dimensi profil lulusan yang akan dicapai dalam pembelajaran
Identifikasi
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Penalaran Kritis Kolaborasi Kesehatan
Tuhan YME
Lintas Disiplin Ilmu (opsional): Tuliskan disiplin ilmu dan/atau mata pelajaran yang relevan
Tujuan Pembelajaran: Tuliskan tujuan pembelajaran yang mencakup kompetensi dan konten pada ruang lingkup materi dengan menggunakan kata
kerja operasional yang relevan.
Topik Pembelajaran (opsional): Tuliskan topik pembelajaran yang relevan dengan capaian dan tujuan pembelajaran
Praktik Pedagogis: Tuliskan Model/Strategi/Metode pembelajaran yang dipilih untuk mencapai tujuan belajar, seperti pembelajaran berbasis masalah,
Desain pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran inkuiri, pembelajaran kontekstual, dan sebagainya.
Pembelajaran
Kemitraan Pembelajaran (opsional): Tuliskan kegiatan kemitraan atau kolaborasi dalam dan/atau luar lingkup sekolah, seperti kemitraan antar guru
lintas mata pelajaran, antar murid lintas kelas, antar guru lintas sekolah, orang tua, komunitas, tokoh masyarakat, dunia usaha dan dunia industri kerja,
institusi, atau mitra profesional.
Lingkungan Pembelajaran: Tuliskan lingkungan pembelajaran yang ingin dikembangkan dalam budaya belajar, ruang fisik dan/atau ruang virtual.
Budaya belajar dikembangkan agar tercipta iklim belajar yang aman, nyaman, dan saling memuliakan. Contoh: memberikan kesempatan kepada siswa
untuk menyampaikan pendapatnya dalam ruang kelas dan forum diskusi pada platform daring (ruang virtual bersifat opsional).
Pemanfaatan Digital (opsional): Tuliskan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan kontekstual.
Contoh: video pembelajaran, platform pembelajaran, perpustakaan digital, forum diskusi daring, aplikasi penilaian, dan sebagainya.
AWAL (opsional) (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
Pembuka dari proses pembelajaran yang bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik sebelum memasuki inti pembelajaran. Kegiatan dalam tahap ini
meliputi orientasi yang bermakna, apersepsi yang kontekstual, dan motivasi yang menggembirakan.
INTI
Pada tahap ini, siswa aktif terlibat dalam pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi. Guru menerapkan prinsip pembelajaran
berkesadaran, bermakna, menyenangkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Pengalaman belajar tidak harus dilaksanakan dalam satu kali pertemuan.
Memahami (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)
Tuliskan kegiatan pembelajaran yang memfasilitasi peserta didik untuk terlibat aktif mengonstruksi pengetahuan agar dapat memahami secara mendalam konsep atau materi
Pengalaman dari berbagai sumber dan konteks. Pengetahuan pada fase ini terdiri dari pengetahuan esensial, pengetahuan aplikatif, dan pengetahuan nilai dan karakter.
Belajar
Mengaplikasi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)
Tuliskan kegiatan yang mengondisikan pengalaman belajar yang menunjukan aktivitas peserta didik mengaplikasi pemahaman secara kontekstual atau kehidupan nyata
(hidup, kehidupan, dan/atau penghidupan). Proses mengaplikasi ini merupakan bagian dari pendalaman pengetahuan untuk menghasilkan pengembangan kompetensi.
Merefleksi (tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan: berkesadaran, bermakna, dan/atau menggembirakan)
Tuliskan kegiatan yang mampu memfasilitasi peserta didik:
a. mengevaluasi dan memaknai proses serta hasil dari tindakan atau praktik nyata yang telah mereka lakukan dan menentukan tindaklanjut ke depan.
b. mengelola proses belajarnya secara mandiri, dengan meneruskan dan mengembangkan strategi belajar yang berhasil dan memperbaiki yang belum berhasil dengan
tetap meningkatkan motivasi belajar dan kepercayaan diri.
PENUTUP (opsional) Tuliskan prinsip pembelajaran yang digunakan, misal berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan)
Tahap akhir dalam proses pembelajaran yang bertujuan memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa atas pengalaman belajar yang telah
dilakukan, menyimpulkan pembelajaran, dan siswa terlibat dalam perencanaan pembelajaran selanjutnya.
Tuliskan teknik dan instrumen penilaian yang digunakan pada awal, proses, dan akhir pembelajaran. Asesmen dalam pembelajaran mendalam
dilaksanakan melalui asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning) yang menekankan pada penilaian diri dan penilaian sejawat , asesmen
Asesmen
untuk pembelajaran (assessment for learning) yang menekankan pada umpan balik, dan asesmen hasil pembelajaran (assessment of learning) yang
Pembelajaran menekankan pada pencapaian dan tindak lanjut dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik. Contoh: Penilaian Sejawat, Penilaian Diri,
Penilaian Proyek, Penilaian Produk, Observasi, Portofolio, Penilaian Berbasis Kelas, Penilaian Kinerja, Tes tertulis, Tes lisan, dan sebagainya.
Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua • Hal. 39
Pelaksanaan Pembelajaran Mendalam
1. Penyampaian materi sesuai tahapan berpikir peserta didik untuk mendukung pencapaian kedalaman
pemahaman konsep peserta didik
2. Model-model atau strategi pembelajaran yang ada dapat digunakan dengan prinsip pembelajaran
berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan
3. Penerapan pembelajaran bermakna dengan pemanfaatan lingkungan sekitar, seperti pemanfaatan
lingkungan sekolah, lingkungan alam sekitar, lingkungan sosial, dan sebagainya
4. Prinsip pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan dapat berada dalam beberapa
kegiatan pembelajaran tidak harus berurutan dan/atau simultan
5. Pengalaman belajar memahami, mengaplikasi, dan merefleksi dilaksanakan dengan langkah-langkah
pembelajaran yang sesuai dengan konteks dan kondisi pembelajaran, serta inovasi guru
6. Sintak/Langkah-langkah pembelajaran pada model-model atau strategi pembelajaran yang ada dapat
diadaptasi sesuai pengalaman belajar memahami, mengaplikasi dan merefleksi
7. Pengalaman belajar memahami, mengaplikasi dan merefleksi dilakukan dalam beberapa langkah
pembelajaran yang pelaksanaannya disesuaikan dengan konteks dan kondisi pembelajaran
1 2 3 4
Orientasi Merumuskan Masalah Pengumpulan Data Pengolahan dan
Guru memberikan stimulus Peserta didik mengidentifikasi Peserta didik mengumpulkan
Analisis Data
untuk membangkitkan rasa dan merumuskan pertanyaan informasi dari berbagai Peserta didik mengorganisasi
ingin tahu peserta didik dan yang akan dijawab dalam sumber, seperti eksperimen, dan menafsirkan data yang
mulai mengidentifikasi topik proses inkuiri dan guru observasi, wawancara, atau telah dikumpulkan,
yang akan dieksplorasi membimbing peserta didik literatur dan mencari pola atau menggunakan berbagai teknik
(kaitkan dengan pengetahuan untuk menyusun hipotesis hubungan antar konsep analisis, seperti diskusi
esensial, aplikatif, nilai dan atau dugaan awal. (menggunakan sumber kelompok, pemetaan konsep,
karakter). lingkungan sekitar). atau pembuatan grafik.
5 6 7 8
Menarik Kesimpulan Komunikasi Refleksi Aplikasi dan Tindak
Peserta didik menyusun Peserta didik menyampaikan Melakukan refleksi terhadap
Lanjut
kesimpulan berdasarkan bukti hasil temuannya melalui proses pembelajaran: apa Peserta didik menerapkan hasil
dan hasil analisis, serta presentasi, laporan tertulis, yang telah dipelajari, kesulitan pembelajaran dalam konteks
menjelaskan temuan dan atau diskusi kelas. yang dihadapi, dan bagaimana nyata atau proyek lanjutan dan
menghubungkannya dengan meningkatkan pemahaman mendorong eksplorasi lebih
konsep atau teori yang relevan lebih lanjut, serta guru lanjut untuk memperdalam
(pendalaman pengetahuan). memberikan umpan balik pemahaman konsep.
konstruktif untuk memperkaya
pengalaman belajar peserta
didik (stimulasi regulasi diri).
5 Topik Pembelajaran
Peran Manusia dalam Menjaga Ekosistem
8 Mitra Pembelajaran
1. Komunitas Peduli Ciliwung KPC
2. Pengelola Bank Sampah Sungai Ciliwung
3. Masyarakat Sekitar Sungai Ciliwung
11 Langkah-Langkah Pembelajaran
1 Guru membuka pelajaran dengan salam, doa bersama, dan sapaan ramah untuk menciptakan suasana positif
3 Guru memulai dengan video singkat perbedaan kondisi sungai yang bersih dan tercemar
4 Guru memberikan pertanyaan pemantik “Bagaimana kondisi makhluk hidup pada kedua sungai tersebut?ˮ untuk menstimulasi empati peserta didik
5 Peserta didik melakukan literasi melalui bahan bacaan pada websites tentang Sungai Ciliwung yang Tercemar
6 Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan bacaan untuk menumbuhkan kesadaran pencemaran sungai akibat sampah sehingga berdampak pada
kondisi makhluk hidup di sungai
7 Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan menghubungkan dengan peran peserta didik
"Apa yang bisa kita lakukan untuk melestarikan sungai kita?"
11 Langkah-Langkah Pembelajaran
Memahami Mengaplikasi
1 Berdiskusi, membaca artikel, eksplorasi sumber informasi pada buku, 1 Peserta didik melakukan kunjungan lapangan ke Sungai Ciliwung untuk
e-book, artikel, dan websites melalui internet tentang keanekaragaman mengidentifikasi masalah kelangsungan ekosistem sungai
hayati dan ekosistem sungai
2 Peserta didik melakukan interview dengan masyarakat di sekitar sungai
a. Apa definisi ekosistem? ciliwung
b. Apa saja macam-macam ekosistem?
3 Peserta didik menyimak penjelasan dari Komunitas Peduli Ciliwung dan
c. Apa definisi keanekaragaman hayati?
Pengelola Bank Sampah
d. Mengapa keanekaragaman hayati penting bagi kelangsungan
ekosistem? 4 Guru dan narasumber menumbuhkan kesadaran kepada Peserta didik
e. Apakah aktivitas manusia mempengaruhi kelangsungan ekosistem tercemarnya sungai akibat sampah yang tidak dikelola dengan baik
sungai?
5 Peserta didik berdiskusi dengan teman melalui zoom dan guru pendamping
2 Membuat peta konsep tentang ekosistem, keanekaragaman hayati, dan
untuk merancang proyek pengelolaan sampah
kelangsungan ekosistem sungai
6 Peserta didik mengembangkan proyek pengelolaan sampah di sekolah
contohnya: membuat tempat sampah berdasarkan jenisnya, ecobrick, 3R,
bank sampah, dan sebagainya (dilakukan diferensiasi produk/ide)
11 Langkah-Langkah Pembelajaran
1 Peserta didik melakukan uji coba proyek dan atau mempresentasikan 2 Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran selanjutnya
hasil proyeknya dan strategi belajar yang akan digunakan (contoh: topik yang akan
dipelajari, mitra yang akan diundang, eksperimen yang akan dilakukan,
2 Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman, guru, dan salah satu sumber/media pembelajaran yang digunakan)
narasumber dari Komunitas Peduli Ciliwung dan Pengelola Bank Sampah
3 Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai pencapaian
3 Peserta didik membuat jurnal refleksi individu terhadap proyek yang proyeknya
telah dilakukan
5 Peserta didik menemukan solusi dan atau peran lanjutan mereka setelah
belajar
12 Asesmen Pembelajaran
Peserta didik memahami tanaman obat keluarga (toga) yang ada di sekitarnya dan Pengenalan tanaman di lingkungan sekitar dan proyek pertumbuhan tanaman
mengaplikasi pemahaman melalui proyek membuat jamu tradisional
Asesmen untuk refleksi proses Asesmen untuk perbaikan proses Asesmen untuk mengukur capaian
pembelajaran dan refleksi diri peserta pembelajaran berfungsi sebagai umpan pembelajaran peserta didik pada akhir
didik balik membantu peserta didik pembelajaran
memahami progres belajar mereka,
serta refleksi guru mengajar
Contoh: Contoh:
Jurnal reflektif, self-assessment, Tes lisan, tes tertulis, laporan,
peer assessment, checklist Contoh: penilaian proyek, portofolio, dan
kemajuan belajar, dan lainnya Peta konsep, umpan balik formatif, lainnya
observasi, pertanyaan diagnostik,
dan lainnya