KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas karunia dan rahmat NYA sehingga
Pekerjaan Suverisi Paket 2 Konsultansi Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan Tahun 2024 segera
dimulai.
Bersama ini juga, kami telah menyusun Rencana Mutu Kontrak yang akan digunakan.
Demikian laporan ini disusun dan disampaikan, terima kasih kepada berbagai pihak yang telah
membantu dalam proses pembuatan laporan ini.
Barabai, 30 Juli 2024
Idra Suharso, ST
Site Engineer
LEMBAR PENGESAHAN
PERSETUJUAN
URAIAN DISUSUN OLEH DISAHKAN OLEH
MUHAMMAD TEDY HIDAYAT, ST
NAMA IDRA SUHARSO, ST
NIP . 19860727 200903 1 003
JABATAN Site Engineer Pejabat Pendatanganan Kontrak
TANDA TANGAN
TANGGAL
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Jalan merupakan prasarana infrastruktur dasar yang dibutuhkan manusia untuk dapat
melakukan pergerakan dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dalam rangka pemenuhan
[Link] jalan menjadi hal yang dianggap mendesak manakala kegiatan ekonomi
masyarakat mengalami pertumbuhan yang cukup [Link] dari sudat pandang ekonomi
jalan merupakan barang publik.
Di Indonesia, setelah era otonomi daerah, penyelenggaraan jalan terbagi atas tiga
kewenangan yaitu: pemerintah pusat, pemerintah daerah Provinsi dan pemerintah daerah
kabupaten/[Link] pusat berwenang dalam penyelenggaraan jalan nasional dan jalan tol,
pemerintah daerah Provinsi berwenang dalam penyelenggaraan jalan Provinsi dan pemerintah
daerah kabupaten/Kota berwenang dalam penyelenggaraan jalan kabupaten/[Link] hal ini
penyelenggaraan jalan diartikan sebagai kegiatan yang meliputi pengaturan, pembinaan,
pembangunan dan pengawasan jalan. Pengaturan jalan adalah kegiatan perumusan kebijakan
perencanaan, penyusunan perencanaan umum, dan penyusunan peraturan PerUndang-Undangan
jalan; Pembinaan jalan adalah kegiatan penyusunan pedoman dan standar teknis, pelayanan,
pemberdayaan sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan jalan; Pembangunan jalan
adalah kegiatan pemrograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta
pengoperasian dan pemeliharaan jalan; sedangkan Pengawasan jalan adalah kegiatan yang
dilakukan untuk mewujudkan tertib pengaturan, pembinaan, dan pembangunan jalan..
Dalam rangka memenuhi tujuan tersebut, pada Tahun Anggaran 2024 melalui sumber dana
APBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah akan ditangani kegiatan Rekonstruksi Jalan Ugut - layuh
(051) dimulai pada tanggal 02 Agustus 2024 sampai dengan tanggal 29 November 2024.
Keberhasilan pembangunan tersebut perlu dikawal dengan pelaksanaan dan pengawasan yang
memenuhi syarat fungsional, teknis, biaya serta waktu. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tenah sebagai pihak pemberi kerja telah melakukan
kerjasama dengan CV. CITRA MANDALA PRATAMA sebagai Kontraktor Pelaksana
pembangunan fisik dan CV. AFAPASTA CONSULTANT sebagai Konsultan Pengawas.
B. Maksud, Tujuan dan Sasaran
1. Maksud
Maksud kegiatan ini adalah untuk dapat melaksanakan kegiatan pembangunan
konstruksi sehingga dapat terwujud kualitas pekerjaan yang dinginkan dengan menerapkan
lingkup prosedur jaminan mutu pelaksanaan kontrak pekerjaan dan dijadikan sebagai acuan
untuk menguraikan secara rinci, lengkap dan jelas tentang tata cara melaksanakan pekerjaan
secara benar sesuai dengan tahapan kegiatan yang disyaratkan dalam dokumen pelaksanaan
(dokumen kontrak).
2. Tujuan
Tujuan yang hendak dicapai dari kegiatan ini adalah untuk menghasilkan kegiatan konstruksi
Paket 14 Konsultan Pengawasan Teknis Pemeliharaan Berkala Jalan sesuai dengan dokumen kontrak
pekerjaan konstruksi. Dan juga sebagai alat kontrol / pengendali terhadap mutu suatu pekerjaan,
apakah semua item pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi atau kriteria yang berlaku,
sehingga apabila terjadi suatu penyimpangan, maka dengan adanya Rencana Mutu Kontrak (RMK)
dapat diketahui dari awal dan kesalahan yang lebih fatal dapat dihindari, serta kualitas pekerjaan
dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan yang diharapkan.
3. Sasaran
Sasaran dari Rencana Mutu Kontrak (RMK) adalah sebagai berikut:
Terselenggaranya kegiatan pekerjaan Paket 2 Konsultansi Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan
a. tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pada jadwal pelaksanaan
pekerjaan, dengan senantiasa memonitor setiap kegiatan pekerjaan dan mengevaluasi
hambatan-hambatan yang mungkin dan telah muncul agar tidak mempengaruhi pekerjaan
inti.
b. Melaksanakan kegiatan pekerjaan Paket 2 Konsultansi Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan
dengan mengutamakan kepuasan pengguna jasa dengan prinsip tepat waktu dan mutu.
C. Referensi Hukum
1. Undang-Undang RI Nomor : 4 Tahun 1992 tentang Perumahan dan Permukiman
2. Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 dan perubahannya tentang Pengadaan Barang dan Jasa
Pemerintah
3. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 16/PRT/M/2008 tentang Kebijakan dan Strategi
Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Permukiman (KSNP-SPALP)
4. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 21/PRT/M/2006 tentang Kebijakan Strategi
Nasional Pengelolaan Persampahan
5. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor
04/PRT/M/2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik
INFORMASI KEGIATAN
A. Data Umum & Struktur Organisasi
Pengguna Jasa
Nama PPK : Muhammad Tedy Hidayat, ST
NIP : 19860727 200903 1 003
Jabatan : Pejabat Penandatanganan Kontrak
Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten
Hulu Sungai Tengah
Berkedudukan di : Jalan Brigjend H. Hasan Basri No. 38 Barabai Kabupaten Hulu Sungai
Tengah Telpon/Fax. (0517) 41010.
Penyedia Jasa Supervisi
Nama Pekerjaan : Paket 2 Konsultansi Pengawasan Teknis Rekonstruksi Jalan
Lokasi Proyek : Ruas Jalan Ugut – Layuh (051)
Nilai Kontrak Awal : Rp. 84.537.000,00-
Konsultan Pengawas : CV. AFAPASTA CONSULTANT
Alamat : Jl. Belitung Darat Gg. Bina Karya No.37, Banjarmasin
No. Kontrak : 620/02-2/JK-PWS/PPK-SRKJL/DPUPR/2024
Tanggal Kontrak : 02 Agustus 2024
Penyedia Jasa Pelaksana Konstruksi
a. Paket : Ruas Jalan Ugut-Layuh (051)
a) Nama Perusahan : CV. CITRA MANDALA PRATAMA
b) Nomor Kontrak : 620/02-2/PK/PPK-SRKJL/DPUPR/2024
c) Tanggal Kontrak : 02 Agustus 2024
d) Lokasi : Ugut – Layuh (051)
e) Nilai Kontrak : [Link]
f) Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender
g) Sumber Dana : APBD
h) TahunAnggaran : 2024
i) Waktu Pemeliharaan : 180 Hari Kalender
Struktur Organisasi Supervisi
PT. GANESHA PRATAMA
GANESHA PRATAMA CONSULTANT
CONSULTANT
Direktur CV. Afapasta
Consultant
FAISAL,ST
Health, Safety and
Environment
Supervision Engineer
(SE) PRASADJA,ST
IDRA SUHARSO,ST
Inspector
ANI RAHMIANI, ST
B. Lokasi Kegiatan
1. Ruas Jalan Ugut – Layuh (051)
C. Ruang Lingkup
Sesuai dengan maksud dan tujuan yang hendak dicapai dalam pelaksanaan kegiatan ini, maka
ruang lingkup kegiatan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :
Pelaksanaan pekerjaan Rekonstruksi Jalan Ruas Ugut – Layh (051) oleh Kontraktor Pelaksana, dimana
pekerjaan terdiri dari :
- Pekerjaan Utama antara lain : Kereb Pracetak Jenis 2 (Pengunci Paving (Kanstin)),
Perkerasan Blok Beton pada Trotoar dan Median (Badan Jalan (K.225 tebal 8cm
Rectangular))
- Pekerjaan Pendukung antara lain : Penyiapan Badan Jalan, Sirtu, Pasangan Batu, Galian
Drainase, Galian Biasa, Pasangan Batu dengan Mortar, Beton Fc’10, Gorong-gorong kotak,
dan Gorong-gorong bulat.
b. Pengawasan kemajuan pekerjaan yang dilakukan oleh Kontraktor Pelaksana, sehingga
diharapkan dapat memenuhi jadwal yang sudah ditentukan;
c. Pengawasanan terhadap material yang digunakan, termasuk kualitas dan kuantitasnya serta
kebenaran penggunaan ukuran, tenaga dan peralatan yang sesuai dengan spesifikasi yang ada;
d. Penyampaian laporan secara berkala (laporan bulanan) dan laporan akhir dari hasil pelaksanaan
yang meliputi kemajuan pekerjaan fisik, status keuangan proyek, serta laporan jadwal
pelaksanaan dan masalah-masalah yang ada di lapangan;
e. Pelaksanaan proses Mutual Check 0 yang berkaitan dengan kesesuaian desain dan dapat
diterapkan di lapangan;
f. Pembuatan format-format laporan harian dan mingguan oleh Kontraktor Pelaksana;
g. Pemeriksaan laporan harian, mingguan dan bulanan yang dibuat oleh Kontraktor Pelaksana, yang
antara lain memuat : jumlah tenaga kerja, bahan-bahan yang datang, diterima atau ditolak,
peralatan yang digunakan, pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan, serta waktu pelaksanaan
pekerjaan;
h. Pemeriksaan, evaluasi dan rekomendasi gambar-gambar kerja (shop drawing) yang diajukan oleh
kontraktor, serta pemberian saran-saran metode pelaksanaan yang tepat;
i. Pembuatan As Built Drawing oleh Kontraktor Pelaksana, dimana As Built Drawing tersebut
benar-benar menunjukkan hasil akhir dari pekerjaan yang telah dilakukan;
j. Pelaksanaan review dan evaluasi terhadap laporan K3 kontraktor pelaksana dan pengawasan
terhadap pelaksanaan K3 di lapangan, dimana kontraktor membuat identifikasi bahaya dan
penanganannya
k. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dalam lingkungan kegiatan tentang
pekerjaan yang dilakukan;
l. Pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan
pembangunan;
m. Tersusunnya laporan yang merupakan hasil dari hasil kegiatan.
D. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa
a. Koordinasi dengan Pihak Satuan Kerja Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan
Permukiman Provinsi Kalimantan Selatan dengan Kontraktor Pelaksana
b. Rekomendasi Justifikasi Teknis apabila terdapat perbedaan kondisi eksisting pada
rencana bangunan yang akan dibangun sesuai dengan kaidah – kaidah teknis.
c. Pelaksanaan pengawasan di lapangan sesuai dengan gambar Shop Drawing dan Spesifikasi
Teknis yang telah disepakati.
d. Merekomendasi Request Pekerjaan yang telah dibuat oleh Kontraktor Pelaksana
berdasarkan jadwal pelaksanaan pekerjaan.
e. Kontrol Check List kualitas Material dan survey Quarry yang diajukan oleh Kontraktor
Pelaksana.
f. Membuat laporan Pendahuluan, Laporan Bulanan, Laporan Antara dan Laporan Akhir
dengan mengacu kepada kondisi pekerjaan yang sedang berlangsung.
RENCANA MUTU KONTRAK
A. Jadwal Kegiatan
Berdasarkan periode pelaksanaan pekerjaan yang telah disepakati dalam Kontrak Kerja tersebut,
Konsultan telah membuat jadwal pelaksanaan pekerjaan yang merupakan penyempurnaan terhadap
apa yang telah ada dalam dokumen usulan teknis/kontrak dan akan disempurnakan dengan hasil
kunjungan lapangan/survei penjajagan.
Adapun tahapan kegiatan pelaksanaan pekerjaan dibagi menjadi 3 (tiga) tahap yaitu sebagai berikut:
1. Tahap Persiapan
2. Tahap Pekerjaan Supervisi
3. Tahap Pelaporan
Dalam proses pengerjaannya, setiap tahap diperlukan metoda pelaksanaan yang baik dan terarah.
Adapun sub bab akan dijabarkan di bawah ini.
Tahap Persiapan
Pekerjaan persiapan merupakan kegiatan awal sebelum tim memulai kegiatan utama, diantaranya
melakukan kegiatan yang terdiri dari :
a. Pengurusan ijin, inventarisasi data, dan Identifikasi Eksisting
b. Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan
Tahap Pekerjaan Supervisi
Pekerjaan ini pada dasarnya yaitu :
a. Membuat Format Standar Bermacam-macam Laporan
b. Pengecekan hasil pengukuran
c. Meneliti Gambar Kerja Dan ABD Kontraktor
d. Melakukan Check Kualitas Pekerjaan (Kontrol Kualitas)
e. Uji Material
f. Pengawasan Lapangan
g. Melakukan Kontrol Progress Pelaksanaan Pekerjaan
h. Pengecekan Pekerjaan Fisik Mingguan
i. Pertemuan Bulanan Antara PPK, Konsultan dan Kontraktor
j. Perhitungan Dan Pengecekan MC Kontraktor
k. Pengawasan Akhir
Tahap Pelaporan
a. Laporan Rencana Mutu Kontrak
b. Laporan Pendahuluan
c. Laporan Bulanan
e. Laporan Akhir
f. Foto Pekerjaan
g. Softcopy Semua Data Dokumen
B. Kegiatan Administrasi
Penanggalan kegiatan administrasi proyek berdasarkan kesepakatan pada saat PCM.
C. Sasaran Mutu
Sasaran mutu pada pekerjaan sebagai berikut :
1. Terlaksananya sistem pengelolaan pekerjaan yang efektif dan efisien sesuai dengan tata laksana kerja,
tanggung jawab, dan wewenang dari segenap komponen tenaga pelaksana pekerjaan.
2. Terlaksananya kegiatan yang berjalan sesuai dengan :
a. kerangka acuan,
b. prosedur, dan
c. spesifikasi teknis yang disyaratkan.
3. Proses pelaksanaan kegiatan dapat diselenggarakan sesuai dengan Perencanaan menurut metodologi
yang ditetapkan dengan jelas dan sistematis.
4. Inspeksi dan pengujian untuk mendukug pembangunan berdasarkan :
a. mutu,
b. waktu, dan
c. biaya yang telah ditetapkan.
5. Penyelesaian pekerjaan dapat dikontrol dengan jadwal/waktu pelaksanaan yang diprogramkan dan
sesuai dengan rencana mutu dan waktu yang ditargetkan berdasarkan dengan Kerangka Acuan Kerja
PENUTUP
Laporan Rencana Mutu Kontrak ini disusun dengan tujuan dapat menjadi acuan dalam
menjaga kualitas dalam pelaksanaan di lapangan. Jika terdapat perkembangan di lapangan yang
belum tercantum dalam Rencana Mutu Kontrak ini, akan dijadikan bahan pembahasan rapat dan
disepakati bersama.