Pentingnya Ketajaman Alat Potong
Pentingnya Ketajaman Alat Potong
INFORMASI UMUM
1. TUJUAN PEMBELAJARAN
TUJUAN PEMBELAJARAN KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN
PEMBELAJARAN (EVIDEN)
Peserta didik mampu memahami Mampu menjelaskan peralatan
peralatan dan perlengkapan kerja sesuai perlengkapan kerja sesuai dengan jenis
dengan jenis dan fungsinya. dan fungsinya
Peserta didik mampu memahami Mampumendemonstrasikan penggunaan
peralatan tangan sesuai dengan jenis dan peralatan tangan sesuai fungsinya
fungsinya. Mampu menjelaskan fungsi SST
Peserta didik mampu memahami fungsi sesuai jenis dan fungsinya Mampu
SST sesuai jenis dan fungsinya menjelaskan measurement tools
Peserta didik mampu memahami (mekanik, elektrik, Hidrolic dan
measurement tools (mekanik, pneumatic)
elektrik, dan pneumatic)
2. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik mampu memahami bahwa terdapat banyak hal dalam kehidupan sehari-hari
yang dapat diselesaikan dengan konsep-konsep dalam Peralatan dan Perlengkapan
Tempat Kerja. Pemahaman tentang menggunakan Peralatan dan Perlengkapan Tempat
Kerja yang akan membantu siswa untuk lebih cermat dan tepat dalam Menggunakan
sehingga tepat dalam pengambilan keputusan dalam menggunakannya.
3. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Menurut pendapatmu apa yang kalian ketahui tentang peralatan dan perlengkapan
tempat kerja?
2. Apa fungsi peralatan dan perlengkapan bengkel?
3. Apa saja yang kalian ketahui peralatan kerja dibengkel?
4. Apakah peralatan dan perlengkapan tempat bengkel perlu dilakukan perawatan
5. Jelaskan fungsi dari kunci ring
4. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru memberikan bahan ajar yang harus dipelajari peserta didik sebelum
pembelajaran di mulai.
2. Guru melakukan asesmen diagnostik sederhana.
3. Guru meminta salah satu anggota setiap kelompok untuk membawa smartphone.
4. Guru membuat presentasi powerpoint tentang peralatan dan perlengkapan tempat kerja
5. Guru menyiapkan peralatan dan perlengkapan tempat kerja.
6. Guru menyiapkan benda kerja nyata yang akan digunakan siswa dalam proses
menggunakan peralatan dan perlengkapan tempat kerja
7. Guru membuat LKPD.
Kegiatan ini mengacu pada hasil pemetaan kegiatan siswa dengan kemampuan
kompetensi normal, misalnya : kompetensi: kurang, baik, sangat baik. Maka kegiatan
pembelajaran ini digunakan untuk kelompok siswa dengan kompetensi baik.
Untuk siswa dengan kompetensi kurang dan sangat baik, akan diberi perlakuan
yang berbeda sesuai pembelajaran berdiferensiasi.
Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa :
Guru menjelaskan tujuan materi yang akan diajarkan untuk menumbuhkan rasa
ingin tahu siswa, kemandirian dan kerja keras untuk mencapainya.
Guru memotivasi siswa secara komunikatif dan kreatif dengan berbagai cerita
atau pertanyaan yang berkaitan dengan materi.
Menyajikan informasi :
Guru menyajikan materi tentang Peralatan dan Perlengkapan di tempat kerja
berbentuk tayangan slide powerpoint dan demonstrasi tentang cara penggunaan
Peralatan dan Perlengkapan di tempat kerja dengan menggunakan alat peraga
yang ada di bengkel, siswa diminta mengamati dan mencermati paparan guru.
Evaluasi :
Tiap kelompok melaporkan hasil studinya dan kemudian bersama-sama
dengan dibimbing oleh guru mendiskusikan hasil laporannya di depan kelas
Tiap kelompok menyusun laporan hasil diskusi penyelesaian masalah yang
diberikan terkait materi yang didiskusikan.
Memberikan penghargaan :
Guru menghargai upaya hasil belajar baik upaya individu maupun
kelompok baik dengan penguatan maupun penambahan poin nilai.
8. REFERENSI PEMBELAJARAN
1. Dasar-Dasar Teknik Otomotif Kelas X.
2. Fahrul., A., dkk. (2021). Dasar-Dasar Otomotif I untuk SMK/MAK Kelas X
semester I, Jakarta. Kemendikbudristek.
3. Modul Ajar yang relevan. Internet.
4. Power Point
5. Video dan Audio Visual
6. Sumber lain yang relevan.
9. ASESSMEN
Asesmen Diagnostik
Observasi Lembar Observasi
Asesmen Formatif
Penugasan Lembar Kerja Peserta Didik
Asesmen Sumatif
Tes Tertulis Soal Uraian
1. Memberikan bimbingan dan pembelajaran remedial bagi siswa yang belum mampu
menuntaskan tujuan pembelajaran (belum memahami materi ajar) dengan
memberikan latihan soal sejenis secara berjenjang dengan taraf kesulitan terendah
sampai pada taraf kesulitan sama dengan yang digunakan pada asesmen sumatif.
2. Memberikan pengayaan bagi peserta didik yang sudah mampu menuntaskan
tujuan pembelajaran (sudah memahami materi ajar) ditandai dengan mampu
menyelesaikan soal asesmen sumatif. Bentuk pengayaan yang diberikan dengan
memberi Peralatan dan perlengkapan bengkel dengan fungsi handtools, Powertools
dan Special Service Tools yang berbeda maupun dengan benda kerja/Komponen
Mengetahui :
Jakarta, 7 Juli 2025
Kepala SMK Yappenda Guru Mapel
1. PERANGKAT ASESMEN
Nama Siswa :
Kelas :
NIS :
DST
LKPD (LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK) 2
Kelompok/Kelas: …………
Nama anggota kelompok :
1. ……………
2. ……………
3. ……………
4. ……………
5. ……………
6. ……………
ASESMEN DIAGNOSTIK
Satuan Pendidikan SMK YAPPENDA
Program / Konsentrasi Teknik Otomotif / Teknik Kendaraan Ringan Otomotif
Keahlian
Capaian Pembelajaran Pada akhir fase E peserta didik mampu menggunakan
peralatan dan perlengkapan kerja, antara lain persiapan,
kalibrasi, dan penggunaan peralatan dan perlengkapan
sesuai jenis, fungsi dan manual perbaikan.
Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu memahami peralatan dan
perlengkapan kerja sesuai dengan jenis dan
fungsinya.
Peserta didik mampu memahami peralatan
tangan sesuai dengan jenis dan fungsinya.
Peserta didik mampu memahami fungsi SST
sesuai jenis dan fungsinya
Peserta didik mampu memahami measurement
tools (mekanik, elektrik, dan pneumatic)
A. Asesmen Non-Kognitif
Informasi apa saja yang ingin digali? Aktifitas Peserta didik selama belajar
dirumah.
Pertanyaan kunci yang ingin ditanyakan? 1. Apa saja kegiatanmu sepanjang hari di
rumah?
2. Apakah memiliki waktu cukup untuk
belajar?
3. Sebutkan 5 hal dari yang paling
menyenangkan sampai yang paling tidak
menyenangkan ketika belajar
4. Apa yang menjadiharapan dan mimpimu?
Informasi apa saja yang ingin digali? Aktivitas di rumah mendukung minat dan
bakat peserta didik
Pertanyaan kunci yang ingin ditanyakan? 1. Apa hobimu?
2. Apakah hobimu berkaitan dengan
program keahlian yang dipilih (Teknik
Otomotif)?
3. Apakah yang kamu senang merawat
mobil/sepeda motor yang ada di rumah?
Langkah-langkah apa saja yang akan Persiapan dan pelaksanaan :
dilakukan? 1. Menyusun jadwal pelaksanaan
2. Mengidentifikasi materi uji yang
mewakili keseluruhan materi
pembelajaran
3. Menyusun pertanyaan sederhana
4. Asesmen diberikan seluruh peserta
didik baik daring maupun luring.
Alat bantu apa yang dibutuhkan? Link Google Form
Tindak lanjut :
1. Melakukan pengolahan hasil asesmen
dan hitung rata-rata kelas
2. Bagi peserta didik yang memperoleh
nilai rata-rata akan mengikuti
pembelajaran unit berikutnya
3. Bagi peserta didik yang memperoleh
nilai dibawah rata rata akan
memperoleh pendampingan/ bantuan
dari guru
4. Bagi siswa yang memperoleh nilai di
atas rata-rata akan memperoleh
pengayaan dari guru.
5. Membagi kelompok berdasarkan hasil
asessmen awal pembelajara
2. Peralatan kerja bangku yang digunakan untuk membuat ulir pada sepotong besi
bulat adalah…
a. Mesin bor
b. Snei*
c. Tap
d. handle
e. sikat baja
3. Kunci busi dipasang dngan sisispan karet bertujuan untuk mencegah porselen pada
busi supaya…
a. Tidak lepas
b. Tidak basah
c. Tidak kotor
d. tidak pecah*
e. tidak rapuh
4. Kunci yang berbentuk silinder dan terbuat dari logam paduan kromium dn
vanadium serta dilapisi dengan mike adalah
a. Kunci pas
b. Kunci soket*
c. Kunci L
d. kunci ring
e. kunci kombinasi
5. Tujuan umum mendongkrak mobil adalah…
a. Melakukan perbaikan
b. Sebagai cadangan
c. Mengganti ban*
d. mengangkat kendaraan
e. mengangkat benda ringan
6. Semua aktivitas proses produksi yang dikerjakan secara manual di atas meja kerja
tanpa menggunakan mesin disebut….
a. peralatan service tools
b. peralatan poer tools
c. peralatan workshop
d. peralatan bengkel otomotif
e. peralatan kerja bangku*
7. Peralatan untuk membuka sekrup adalah….
a. Obeng*
b. Baut
c. Kunci pas
d. mur
e. ring
9. Jenis peralatan bengkel yang hanya menggunakan tenaga dari tangan manusia
adalah ….
a. Hand tools*
b. Head tools
c. Foot tools
d. power tools
e. key tools
10. Penopang vertikal kuat yang dapat di setel sesuai dengan ketinggian yang berbeda
beda adalah ….
a. Hydraulic Press
b. Jack Stand*
c. Hydraulic press
d. Forklift
e. Carlift
12. Kunci sok segi enam ganda berdinding tipis dan digunakan dengan alat
penggerak yang dioperasikan dengan….
a. Mesin
b. Alat
c. Tangan*
d. kaki
e. slot
13. Kunci soket biasanya berukuran 6 mm sampai….
a. 30 mm
b. 31 mm
c. 32 mm*
d. 33 mm
e. 35 mm
16. Hand tools dapat di klasfikasikan menjadi beberapa hal berikut, kecuali…
a. Alat pengencang
b. Alat penanda
c. Alat pemotong
d. alat pembersih*
e. perkakas tangan portable
17. Salah satu kelemahan dari kunci pas san kunci ring yaitu….
a. Momen atau torsi pengencangannya cukup besar
b. Tidak dapat menjangkau kepala baut dan mur yang letaknya
tersembunyi*
c. Tidak dapat menjangkau kepala baut dan mur yang letaknya
tersebar
d. Momen atau torsi pengencangannya cukup kuat
e. Mudah digunakan
18. Suatu alat penjepit yang digunakan untuk menjepit benda kerja yang akan
dikikir, dipahat, digergaji, ditap, disnei, dan lain lain disebut….
a. Penitik
b. Bolt cutter
c. Tube cutter
d. flaring tool
e. ragum*
19. Impact socket adalah satu satunya socket yang digunakan dalam…
a. Impact bolt
b. Impact nut
c. Impact wrench*
d. impact jack
e. impact tools
20. Macam macam kikir berdasarkan bentuknya sebagai berikut,
kecuali…
a. Kikir lengan
b. Kikir bulat
c. Kikir oval*
d. kikir segitiga
e. kikir kasar rata
ASESMEN SUMATIF
Asesmen Sumatif
Jawaban benar skor : 2
Jawaban salah skor : 0
Nilai akhir = Jumlah skor X 5
Tindak lanjut asesmen sumatif
No Nilai Predikat Tindak Lanjut
1 0 – 69 Belum Kompeten Remidial
2 70 – 84 Kompeten Pengayaan
3 85 - 100 Sangat Kompeten -
Penilaian pengetahuan dilakukan di setiap akhir tujuan pembelajaran. Nilai Akhir merupakan
rata-rata dari penjumlahan nilai semua tujuan pembelajaran.
No Nama Siswa Nilai per TP Nilai Akhir
TP. 1 TP. 2 (TP)
1 Achmad Dafa
2 Ahmad Bilal Afidin
3 Andy
4 Bagus Afril Suwandi
5 Fadhil Shiddiq Pratama
6 Faiz Putra Dwinov
7 Farhan Raif Achmad
8 Indra Ardiansyah
9 Kevin Julius Jovano
10 Muhamad Nizam Alimun Rafif
11 Muhammad Fachri Nugraha
12 Muhammad Febrian
13 Muhammad Ilham Ramadhan
14 Muhammad Nafis Kamaludin
15 Muhammad Yunus
16 Nur Rahman A
17 Pasya Fajar Ramadhan
18 Raffa Agus Pratama
19 Revaldo Zulfi
20 Riko Akbar Islami
21 Rizki Perdana
22 Toffan Maulana Syah Reza
23 Zhafran Haidar
KETERAMPILAN
Penilaian keterampilan dilakukan di setiap akhir tujuan pembelajaran.
Soal
1. Memilih peralatan yang sesuai
2. Mencontohkan penggunaan yang baik dan benar
Rubrik/ Kriteria
Persiapan Proses Hasil
No Nama Peserta Didik Pakaian Peralatan Kebersihan Penggunaan Laporan Waktu
Alat
1 Achmad Dafa
2 Ahmad Bilal Afidin
3 Andy
4 Bagus Afril Suwandi
5 Fadhil Shiddiq
Pratama
6 Faiz Putra Dwinov
7 Farhan Raif Achmad
8 Indra Ardiansyah
9 Kevin Julius Jovano
10 Muhamad Nizam
Alimun Rafif
11 Muhammad Fachri
Nugraha
12 Muhammad Febrian
13 Muhammad Ilham
Ramadhan
14 Muhammad Nafis
Kamaludin
15 Muhammad Yunus
16 Nur Rahman A
17 Pasya Fajar
Ramadhan
18 Raffa Agus Pratama
19 Revaldo Zulfi
20 Riko Akbar Islami
21 Rizki Perdana
22 Toffan Maulana Syah
Reza
23 Zhafran Haidar
d. KUNCI T & Y
Kunci T merupakan alat yang memiliki fungsi untuk membuka dan memasang baut atau
mur pada area yang sempit dan jauh dari permukaan. Kunci T ini sering dipakai pada
bengkel sepeda motor dan mobil. Namun, kunci T yang digunakan untuk mobil berbeda
dengan sepeda motor. Dimana kunci T yang digunakan pada mobil memiliki penampang
yang dapat diputar dan disambung menjadi lebih panjang. Kontrkuksi kunci Y ini
memiliki cabang tiga mirip seperti huruf Y. Dan pada setiap ujungnya memiliki ukuran
lubang sock yang berbeda-beda. Misalnya 8 mm, 10 mm, dan 12 mm. Namun, kunci Y ini
hanya digunakan untuk membuka atau memasang baut dan mur yang letaknya di
permukaan atau di dalam lubang yang dangkal. Karena gagangnya pendek, tidak sepert
kunci T yang memiliki gagang panjang dan dapt disambung.
HANDLE RATCHET
Ratchet adalah kelengkapan kunci sock yang digunakan dalam melepas atau memasang
baut atau mur yang sudah dalam keadaan longgar tanpa harus melepaskan kunci sock dari
kepala baut atau mur. Mekanisme dari ratchet adalah menggunakan prisip roda gigi
searah.
1. Pengendoran
2. Pengencangan
Kunci sok dapat dikunci dengan sudut balik kecil, sehingga memungkinkan pengerjaan di
tempat terbatas.
Electronic or
digital torque
wrench –
Kunci Torsi
[Link] Screwdriver
Obeng adalah alat yang digunakan untuk mengencangkan dan melepaskan berbagai macam
jenis sekrup. Karena ini adalah alat yang sangat sederhana, banyak orang menggunakannya
tanpa memperhatikan cara penggunaan yang benar. Jika Anda mengetahui dengan baik cara
menggunakan obeng dengan benar, bukan hanya akan meningkatkan hasil kerja, akan tetapi
juga akan membuat alat ini bertahan lama.
Berdasarkan jenisnya, obeng bisa kita bagi menjadi 12 jenis yang tentu saja memiliki
kegunaan masing-masing. Jenisnya cukup beragam karena dibuat dengan bahan material
yang berbeda tergantung tujuan penggunaan obeng. Ada yang khusus digunakan dalam
otomotif, aksesori kecil, bahkan kelistrikan. Berikut ini adalah 12 jenis obeng dan sekilas
penjelasan mengenai fungsinya.
a. Obeng plus
Memiliki mata obeng berbentuk plus atau tanda tambah,
obeng ini berfungsi untuk mengencangkan dan
mengendurkan sekrup yang memiliki bentuk plus.
b. Obeng Minus
Memiliki mata obeng yang pipih atau berbentuk tanda
kurang, obeng ini berfungsi untuk mengencangkan dan
mengendurkan sekrup dengan bentuk tanda kurang.
c. Obeng Ketok
Obeng ketok terbuat dari bahan logam yang kuat ketika
akan diketuk. Obeng satu ini khusus untuk
mengencangkan dan mengendurkan sekrup dengan
maksimal. Biasanya sering digunakan di bengkel untuk
mengencangkan dan mengendurkan sekrup mesin-
mesin.
d. Obeng fleksibel
Bentuk batangnya yang fleksibel berfungsi menjangkau
sekrup yang berada di posisi yang sulit terjangkau oleh
obeng lurus biasanya. Mata obeng di setiap ujungnya
berbeda yaitu minus dan plus.
e. Obeng Shock
Memiliki bentuk mata obeng yang unik yaitu bulat atau
persegi, obeng ini digunakan untuk mengencangkan dan
mengendurkan sekrup yang akan dilepas atau dipasang
dengan kuat. Hanya saja tidak sekuat obeng ketok.
3. Palu (Hammer)
Palu (hammer) adalah alat tangan yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan pada saat
memukul, biasanya palu digunakan di bengkel otomotif saat melepaskan komponen
engine/mesin, melepas bearing /bantalan, melepas sambungan poros dan lain sebagainya.
Jenis palu yang biasanya digunakan di bengkel otomotif antara lain:
a. Palu Konde (Ball Pen Hammer) Palu ini di salah
satu ujung kepala mempunyai bentuk seperti
setengah bola, fungsinya untuk membentuk benda
kerja, membulatkan paku keling/rivet. Di ujung
yang lain berbentuk untuk rata pukulan benda kerja
yang rata.
b. Palu Kuningan (Brass Hammer) Palu digunakan
kuningan untuk pemukulan benda kerja dengan
kekuatan sedang, dengan bahan kuningan palu
diharapkan benda kerja tidak rusak pada saat
dipukul.
c. Palu Plastik (Plastic Hammer) Palu plastik
digunakan pada benda kerja dengan pemukulan
ringan pada benda kerja yang tidak terlalu keras
sehingga aman untuk digunakan.
[Link]
Gergaji jenis ini Biasanya, digunakan untuk memotong benda berbahan logam seperti besi.
Disebut gergaji besi karena biasanya benda berbahan logam disebut besi. Selain logam, gergaji
ini juga bisa digunakan untuk memotong bahan lain seperti pvc dan juga kayu. Bobot yang
ringan juga jadi kelebihan dari gergaji ini. untuk kekurangnya Jika mata gergaji tumpul, Anda
harus menggantinya dengan yang baru.
6. Dongkrak
Dongkrak adalah salah satu workshop equipment yang sering digunakan dalam dunia
otomotif dalam proses perawatan dan service kendaraan. Dongkrak merupakan alat yang
digunakan untuk mengangkat sebagian kendaraan agar posisinya lebih tinggi dari lantai
untuk mempermudah proses perbaikan dan perawatan kendaraan. Proses mendongkrak
lebih dikenal dengan istilah jacking. Dalam penggunaan dalam dunia otomotif terdapat
beberapa jenis dongkrak. Setiap jenis dongkrak memiliki prinsip kerja yang sedikit
berbeda. Oleh karena itu perlu dipelajari mengenai jenis dongkrak yang akan dibahas lebih
lengkap berikut ini.
a. Dongkrak Gunting (Scissor Jack)
Dongkrak gunting merupakan salah satu jenis dongkrak mekanis. Dongkrak gunting
memiliki bentuk mirip seperti gunting. Cara penggunaan dongkrak ini sangat
sederhana yaitu dengan cara memutar poros ulir yang berada di tengah-tengah
dongkrak searah jarum jam untuk mengangkat kendaraan, sedangkan untuk
menurunkan kendaraan dengan cara memutar ulir berlawanan arah jarum jam,
selayaknya ketika kita mengencangkan atau mengendorkan mur dan baut Kelebihan
dongkrak ini adalah dengan ukurannya yang kecil, dongkrak ini tidak memakan tempat
yang banyak serta perawatan dongkrak ini cukup mudah (hanya cukup melumasi
ulirnya dengan oli secara rutin). Sedangkan kekurangannya yaitu untuk
mengoperasikan dongkrak ini membutuhkan tenaga yang lebih besar dari pada
dongkrak jenis lainnya.
7. Jack Stand
Jack stand atau yang lebih dikenal dengan nama rigid rack merupakan salah satu peralatan
penting pada workshop otomotif. Fungsi jack stand adalah untuk menopang beban
kendaraan setelah proses mendongkrak dilakukan agar kendaraan tetap kokoh dan stabil
selama proses perbaikan. Tujuannya adalah agar kedudukan dan posisi kendaraan tetap
stabil dan kokoh selama perbaikan dilakukan. Jenis-jenis jack stand antara lain
Penggunaan :
1. Saat akan menggunakan jack stand, hal pertama yang harus dilakukan adalah
mencabut atau melepas pin pengunci agar rahang bisa kita naik atau turunkan sesuai
kebutuhan.
2. Setelah pengunci sudah dilepas, kemudian sesuaikan ketinggian rahang jack stand
sesuai dengan yang kamu perlukan.
3. Ketika posisi rahang jack stand telah diposisikan sesuai kebutuhan dengan benar,
kemudian masukkan pengunci pada lubang.
4. Letakkan jack stand di bagian sasis mobil yang memiliki tekstur keras seperti ban.
5. Bila posisi sudah dipastikan tepat dan sesuai, selanjutnya turunkan dongkrak dengan
perlahan.
Keamanan :
1. Tempatkan mobil dan jack stand pada lantai yang datar, keras, dan kuat untuk
menopang bobot mobil.
2. Gunakan jack stand yang kemampuan menahan beratnya lebih besar dari berat
kendaraan.
3. Pilih bagian pada rangka kendaraan yang paling kuat sebelum meletakkan jack stand
sebagai penopang.
4. Pasang ganjal pada ban di sisi yang berlawanan dari posisi jack stand dipasang untuk
menghindari mobil bergerak dengan sendirinya.
Pemeliharaan / Perawatan :
1. Rutin dan Berkala Melumasi Poros Pada Jack Stand
2. Menjaga Kebersihan dari Jack Stand dengan Benar
3. Selalu Menggunakan Jack Stand dengan Batas Normal
4. Menempatkan Jack Stand Pada Tempat Seharusnya
8. Sekrap Tangan
Sekrap tangan bentuknya bermacam-macam sesuai dengan fungsi dan penggunaannya.
Pengerjaan penyekrapan adalah menghilangkan noda-noda/tanda-tanda pada permukaan
benda kerja untuk menghasilkan permukaan yang licin dan rata sehingga mencapai ukuran
yang tepat. Pada bengkel otomotif terdapat beragam jenis sekrap yang umum dan banyak
dipakai oleh para mekanik. Pelat sekrap mempunyai bentuk mata pemotong yang rata.
Berikut jenis-jenis sekrap tangan yang umum dipakai di bengkel
1. Pelat sekrap mata pemotong bulat
2. Sekrap keruk
3. Sekrap setengah bundar
4. Pelat Sekrap mata pemotong berbentuk segitiga.
1. Rahang Tetap
2. Rahang Geser
3. Slide
4. Handle
5. Screw
6. Base
7. Body/Badan
11. Kikir
Alat ini berfungsi untuk mengikis benda kerja seperti mengikis permukaan yang kurang
rata, mengikis bagian lengkung, mengikis lubang benda kerja.