0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
179 tayangan28 halaman

Pengenalan Single Board Computer Arduino

Diunggah oleh

virdion LK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
179 tayangan28 halaman

Pengenalan Single Board Computer Arduino

Diunggah oleh

virdion LK
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengantar Materi

Informatika Kelas 12:


Single Board Computer
Computer

Selamat datang di materi Informatika kelas 12 tentang Single Board


Computer. Siap untuk belajar tentang komputer mini yang bisa diprogram dan
diubah sesuai kebutuhan?

[Link]
Pengertian Single Board
Computer
Single Board Computer (SBC) adalah komputer mini yang terintegrasi
pada satu papan sirkuit. Komputer mungil ini dirancang dengan
prosesor, memori, dan komponen penting lainnya yang diperlukan
untuk menjalankan sistem operasi dan aplikasi.

Kompak Serbaguna
Ukurannya yang kecil SBC dapat digunakan untuk
memudahkan berbagai proyek dan aplikasi.
penggunaannya.

Terjangkau
Harga SBC umumnya lebih rendah dibandingkan PC biasa.

[Link]
Pemanfaatan Single Board Computer dalam Kehidupan Sehari-
hari
SBC banyak digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari otomatisasi rumah hingga pengembangan robot.

1 Otomasi Rumah 2 Robot


Mengelola lampu, AC, dan peralatan elektronik lainnya. Menjalankan berbagai tugas seperti navigasi dan manipulasi
objek.

3 Pendidikan 4 Industri
Mempelajari dasar pemrograman dan elektronika. Digunakan dalam proses produksi dan pengontrolan.
[Link]
Perbedaan Single Board Computer dan Single Board
Controller
Single Board Controller (SBC) merupakan komponen kecil yang dapat dikendalikan melalui perangkat lunak. Perbedaan utama
terletak pada kemampuannya menjalankan sistem operasi dan aplikasi.

Single Board Computer Single Board Controller

Dapat menjalankan sistem operasi dan aplikasi. Digunakan sebagai kontroler untuk mengendalikan
perangkat lain.
Memiliki kemampuan pemrosesan data yang lebih tinggi.
Hanya menjalankan program yang diprogramkan
Digunakan untuk proyek yang kompleks dan membutuhkan
sebelumnya.
kemampuan komputasi.
Digunakan untuk proyek sederhana yang tidak
membutuhkan sistem operasi.

[Link]
Pengenalan Single
Board Controller
Arduino

Arduino adalah mikrokontroler open-source yang mudah digunakan dan


populer. Ideal untuk belajar pemrograman dan membuat proyek
elektronik sederhana.

[Link]
Single Board Controller adalah sebuah mikrokontroler
yang berada pada Printed Sircuit Board (PCB).
Sederhananya mikrokontroler sendiri dapat diibaratkan
sebagai “otak” computer yang tertanam pada sebuah
chip. Pada Single Board Controler ini terdapat beberapa
perangkat yang menunjang kerja mikrokontroler seperti
sirkuit input/output, RAM, ROM, tempat penyimpanan
data dan program lainnya yang dapat menunjang kerja
Integrated Circuit (IC).

Arduino adalah Mikrokontroller single-board yang bersifat open-source, diturunkan


dari Wiring platform, mempunyai fleksibilitas yang tinggi baik dari segi software
maupun hardware untuk memudahkan Rancang bangun elektronik dalam berbagai
bidang.
ARDUINO
Kelebihan Kekurangan
- Harga yang relatif terjangkau. - Tidak bisa diinstal OS sehingga tidak dapat
- Mudah digunakan oleh pemula. digunakan sebagai komputer pribadi.
- Ada banyak library yang dapat digunakan - Jika kamu ingin mengubah atau
untuk memudahkan kamu dalam memodifikasi program lama, kamu harus
bereksperimen. memodifikasi seluruh program.
- Memiliki port USB yang dapat digunakan - Beberapa tipe Arduino tidak menyediakan
untuk transfer data dan untuk mengalirkan modul wired atau wireless secara built-in.
sumber daya. - Memiliki kapasitas memori yang kecil.
- Memiliki Arduino IDE yang digunakan untuk - Ruang penyimpanan terpotong karena
menulis dan meng-upload program ke digunakan untuk bootloader.
mikrokontroler. - Memiliki clock speed yang rendah.
- Konsumsi daya yang rendah.
Komponen-komponen Arduino
Mikrokontroler Input/Output Pins Konektor

Otak dari papan Arduino. Ini adalah Pin yang digunakan untuk Digunakan untuk mengunggah
chip yang bertanggung jawab untuk menghubungkan sensor dan aktuator program ke papan Arduino dan
menjalankan program dan ke papan Arduino. Pin ini dapat berkomunikasi dengan komputer.
mengontrol perangkat lain. berfungsi sebagai input atau output,
tergantung pada kebutuhan program.
Mikrokontroler

Komponen pertama adalah mikrokontroler. Mikrokontroler


adalah chip yang memungkinkan Anda memprogram Arduino
dan memproses output berdasarkan input yang diberikan.
Singkatnya, mikrokontroler ini adalah otak dari Arduino. Ada
banyak jenis chip yang digunakan tergantung dari jenis Arduino-
nya.
Pin-pin Arduino

Pin Digital Digunakan untuk input dan output digital

Pin Analog Digunakan untuk membaca data analog

Pin GND Ground atau referensi 0 volt

Pin VCC Tegangan positif, biasanya 5 volt


[Link]
Pin digital dan analog Arduino
Pin Digital Pin Analog
Sinyal yang diterima atau Pin analog pada Arduino
dikirimkan akan bernilai 0 adalah pin yang digunakan
atau 1 alias HIGH atau LOW, untuk menerima input
digunakan untuk analog. Ia dapat menerima
mengontrol komponen tegangan analog dari 0V –
seperti LED atau motor. 5V. Berfungsi membaca
Kebanyakan perangkat data analog, seperti sensor
Arduino memiliki 14 pin temperatur atau cahaya.
input output digital.

Setiap pin pada Arduino biasanya dapat dikonfigurasikan ke


dalam dua mode, yaitu input dan output. Pada mode input, pin
akan diatur untuk dapat menerima sinyal input. Sama halnya
pada mode output, pin akan diatur untuk mengirimkan sinyal. [Link]
Konektor
Arduino sendiri memiliki dua jenis konektor yang cukup penting, yaitu power konektor dan serial
konektor.

Power konektor
Power konektor adalah konektor yang digunakan untuk menyalurkan daya untuk Arduino. Daya ini
digunakan untuk menghidupkan Arduino dan juga perangkat lain yang terhubung dengannya,
seperti sensor dan layar monitoring. Catu daya pada Arduino bisa menggunakan Socket USB dan
terdapat pula Socket DC 12V untuk tipe tertentu. Di dalam Board Arduino sudah tersedia IC
regulator Untuk menstabilkan dan menyuplay tegangan ke modul Arduino.

Serial konektor
Serial konektor ini biasanya digunakan untuk menghubungkan Arduino dengan perangkat Anda
seperti komputer atau laptop. Konektor ini menggunakan port USB standar pada Arduino. Selain
itu, konektor ini juga dapat digunakan sebagai power konektor. Namun, serial konektor hanya
diimplementasikan pada perangkat Arduino yang lebih baru.
Fungsi komponen Arduino Uno
Fungsi komponen Arduino Uno
Konsep Penggunaan Komponen pada Single Board
Computer/Controller
SBC memiliki berbagai port input/output yang memungkinkan untuk menghubungkan komponen eksternal.

Input Proses Output


Komponen seperti sensor menerima data SBC memproses data dan menghasilkan Komponen seperti actuator melakukan
dari lingkungan. output. aksi berdasarkan output SBC.
[Link]
Sensor dan Aktuator
Sensor Aktuator
Perangkat yang mendeteksi Perangkat yang mengubah
perubahan fisik atau sinyal listrik menjadi gerakan
lingkungan, seperti atau tindakan fisik, seperti
temperatur, cahaya, atau motor, LED, atau buzzer.
tekanan.

Sensor Umum Aktuator Umum


Sensor temperatur, sensor Motor servo, LED, buzzer,
cahaya, sensor ultrasonik, relay.
sensor kelembaban.
Komponen Penunjang Single Board Computer/Controller
Komponen Penunjang Single Board Computer/Controller
Komponen Penunjang Single Board Computer/Controller
Komponen Penunjang Single Board Computer/Controller
Komponen Penunjang Single Board Computer/Controller
Komunikasi Serial
Serial Port
Papan Arduino memiliki port serial yang memungkinkan
komunikasi dengan komputer atau perangkat lain.

Serial Monitor
IDE Arduino memiliki fitur Serial Monitor yang
memungkinkan Anda mengirim dan menerima data
melalui port serial.

Serial Communication
Komunikasi serial digunakan untuk mengirim dan
menerima data teks atau data biner.
Pemrograman Arduino
1 Bahasa Pemrograman 2 IDE
Arduino Integrated
Arduino menggunakan bahasa Development Environment
pemrograman C++, yang (IDE) adalah software yang
mudah dipelajari dan fleksibel. digunakan untuk menulis,
mengompilasi, dan
mengunggah program ke
papan Arduino.

3 Fungsi Dasar 4 Perpustakaan


Beberapa fungsi dasar dalam Arduino memiliki berbagai
pemrograman Arduino perpustakaan yang
termasuk "setup()" dan memudahkan penggunaan
"loop()". sensor dan aktuator.
Proses Pemberian Perintah Sederhana pada
Komponen
Pemberian perintah pada SBC dilakukan melalui program yang ditulis dalam bahasa pemrograman
Arduino.

Kode Program
Kode program berisi instruksi yang akan dijalankan oleh SBC.

Mengunggah Program
Program diunggah ke SBC melalui port USB.

Menjalankan Program
SBC menjalankan program dan mengendalikan komponen yang terhubung.

[Link]
Pemrograman Arduino (Menggunakan Arduino IDE)

void setup() digunakan untuk melakukan penulisan


inisialisasi program seperti pinMode(), [Link](),
[Link](), [Link]() dan perintah lainnya.

Void loop() merupakan program utama yang dieksekusi


secara berulang oleh pemroses yang terdapat dalam
papan sirkuit Arduino Uno
Fungsi pinMode()
1 pinMode() 2 INPUT 3 OUTPUT
Menentukan fungsi pin digital Menentukan pin untuk membaca Menentukan pin untuk
sebagai input atau output. nilai, contohnya tombol. mengontrol komponen,
contohnya LED.

[Link]
Perbedaan digitalWrite() dan
digitalRead()

digitalWrite()
Mengirimkan sinyal ke pin digital, mengontrol LED atau
motor.

digitalRead()
Membaca nilai dari pin digital, contohnya status tombol
ditekan.

[Link]
Contoh proyek sederhana LED Blink
- Kaki positif (+) LED dihubungkan ke Resistor, lalu dihubungkan
ke pin digital Arduino, yakni pin 4 (kabel jumper hijau).

- Kaki negatif (-) LED dihubungkan langsung ke Ground, yakni pin


GND Arduino (kabel jumper abu-abu).

Resistor berfungsi sebagai penghambat arus listrik

Anda mungkin juga menyukai