Oleh : Siti Aliyah
APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
adalah alat portabel yang
digunakan untuk memadamkan api
kecil atau mengendalikan
kebakaran pada tahap awal.
Kelas A, disebabkan oleh benda padat non logam
yang mudah terbakar (kertas, kain dan kayu)
Kelas B, disebabkan benda cair atau gas yang mudah
terbakar (bensin, oli, minyak, cat, dan alkohol)
Kelas C, disebabkan instalasi kelistrikan atau
perangkat elektronik
Kelas D, disebabkan benda logam yang mudah
terbakar (potasium, sodium, aluminium, dan
magnesium)
APAR water/water, berisi air dengan tekanan tinggi, untuk
memadamkan api karena bahan-bahan padat non logam
(kertas, kain, karet, plastik, kayu)
APAR foam/busa, berisi bahan kimia yang dapat membentuk
busa, dapat memadamkan api yang disebabkan bahan cair
mudah terbakar
APAR Dry Chemical Powder, media APAR berupa serbuk
kimia kering, yaitu campuran antara mono-amonium
phosphate dan amonium sulphate, efektif untuk
memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran
(A, B, dan C)
APAR Carbon Dioxide (CO2), media APAR berupa karbon
dioksida sangat cocok untuk kebakaran kelas B dan kelas C
SAFETY PIN
Untuk menahan tuas
agar tidak
mengeluarkan media HANDLE/TUAS
secara tidak sengaja Untuk mengeluarkan
media pemadam api
PRESSURE GAUGE
Untuk mengukur
HOSE/SELANG tekanan di dalam
untuk menyalurkan media tabung APAR
pemadam api dari tabung ke
sumber api
NOZZLE
untuk mengarahkan media
pemadam api ke sumber TABUNG
api Untuk menyimpan
media APAR
tekan tuas pada APAR sapukan ke
arahkan nozzle untuk mengeluarkan seluruh sumber
tarik safety pin ke sumber api media pemadam api
Pemasangan APAR harus berada
pada posisi yang mudah dilihat dan
pada lokasi yang mudah di akses
Penempatan APAR harus dilengkapi
tanda yang jelas
Pasang APAR di dinding dengan
jarak minimal 15 cm dari lantai atau
idealnya adalah 125 cm dari lantai
Jarak antara APAR satu dengan
lainnya adalah 15 meter atau bisa
disesuaikan sesuai saran dari ahli K3
Periksa tekanan APAR secara rutin, pastikan
jarum pada manometer berada di zona hijau
Tempatkan APAR di lokasi mudah di
jangkau dan terlihat
Lakukan servis APAR sesuai jadwal
(biasanya 1 tahun sekali)
Periksa kondisi fisik, kebocoran dan tanggal
kadaluwarsa APAR secara rutin
Pastikan APAR selalu dalam kondisi siap
pakai
UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang
Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan
Kerja.
SNI 03-1746-2000 tentang Tata Cara perencanaan
dan pemasangan sarana jalan keluar untuk
penyelamatan terhadap bahaya kebakaran pada
bangunan gedung.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(Permenaker) Nomor 4 Tahun 1980 tentang
syarat-syarat pemasangan dan pemeliharaan alat
pemadam api ringan (APAR).