MODUL AJAR
MATA PELAJARAN IPA
Penyusun : Farida Toatubun, [Link]
Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 05WAESAMA
Fase/level : D/VIII
Alokasi waktu : 2 JP /40 menit
Pendahuluan
Orientasi
1. Guru dan peserta didik saling memberi salam serta menyampaikan kabarnya masing-masing
2. Guru dan peserta didik doa bersama,guru mengecek kehadiran siswa
3. Guru menyiapkan LKDP, buku-buku pelajaran dan alat tulis
4. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
Kemampuan Awal Frofil belajar pancasila
1. Peserta didik mampu memahami tentang pengertian sel Mandiri, Gotong, Royong
Sarana dan Prasarana
Laptop,LCD,powerpoint, Buku tulis.
Target peserta didik (bisa dipilih) Model pembelajaran
Peserta didik regular/tipikal Pembelajaran tatap muka
Tujuan pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran peserta didik dapat :
1. Peserta didik mampu mendekripsikan tentang sel
2. Peserta didik mampu mamahami tentang fungsi sel
3. Peserta didik mampu memahami perbedaan tentang sel hewan dan sel tumbuhan
Pemahaman bermakna
1. Peserta didik mampu mengeksplorasi pengenalan sel
Pertanyaan pemantik
1. Tahukah kamu apa unsur-unsur yang menyusun tubuh tumbuhan, dan hewan
2. Mengapa sel hewan dan tumbuhan berbeda ?
Kegiatan pembelajaran
Alokasi waktu
(menit)
10 menit
Apersepsi
1. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru berhubungan dengan
pembelajaran sebelumnya.
Motivasi
1. Peserta didik menyimak informasi dari guru tentang CP dan tujuan
pembelajaran yang akan dacapain dan manfaatnya dalam kehidupan
sehari-hari.
2. Guru memberi motivasi bahwa makhluk hidup tersusun atas sel-
[Link] memberikan pengetahuan bahwa materi yang akan dipelajari
berguna baik secara konseptual maupuan penerapan dalam kehidupan
sehari-hari.
ASESMEN
A. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
1. Teknik Penilaian
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik sehari-hari, baik
terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum. Pengamatan langsung dilakukan
oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian sikap.
No. Nama siswa Aspek prilaku yang Jumlah Sikap Nilai
dinilai skor
1. BS JJ TJ DS 275 68,75 C
2. 75 75 55 75
… … … … ….. …. …..
Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin
Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x 4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai
- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik, maka peserta
didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya sendiri. Namun agar penilaian
tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari
penilaian diri ini, menentukan kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria
penilaian yang akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format
penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu.
Berikut Contoh format penilaian :
No. Peryataan ya tidak Jumlah skor Skor Kode nilai
sikap
1. Selama diskusi saya ikut 50
memberikan ide/gagsan
2. Ketika kami berdiskusi,setiap 50
anggota mendapatkan
kesempatan untuk berbicara 250 62,50 C
3. Yang ikut serta dalam 50
membuat kesimpulan hasil
diskusi kelompok
4. 100
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 = 400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x 100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan dan
keterampilan
- Penilaian Teman Sebaya
Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya sendiri. Sama halnya
dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria
penilaian, dan juga menentukan format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman
sebaya:
Nama yang diamati : ...
Pengamat : ...
NO. peryataan ya tidak Jumlah skor Skor sikap Kode
nilai
1 Mau menerima 100
pendapat teman.
2 Memberikan solusi 100
terhadap permasalahan 450 90,000 SB
3 Memaksakan pendapat
sendiri kepada anggota 100
kelompok
4 Marah saat diberi kritik 100
5 … 50
Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif, sedangkan untuk
pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 = 500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 :500) x 100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
a. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala Jumlah Skor Kode
No Aspek yang Dinilai
25 50 75 100 Skor Sikap Nilai
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur
b. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian ujian keterampilan
berbicara sebagai berikut:
Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(75)
(100) (50) (25)
1 Kesesuaian respon dengan pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
3 Kesesuaian penggunaan tata bahasa
4 Pelafalan
Kriteria penilaian (skor)
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor maksimal dikali skor
ideal (100)
Instrumen Penilaian Diskusi
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah
Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM), maka guru bisa memberikan
soal tambahan misalnya sebagai berikut :
1) Jelaskan tentang pengertian Sel!
2) Jelaskan tentang kompenen sel
3) Jelaskan tentang perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan
CONTOH PROGRAM REMIDI
Sekolah : ……………………………………………..
Kelas/Semester : ……………………………………………..
Mata Pelajaran : ……………………………………………..
Ulangan Harian Ke : ……………………………………………..
Tanggal Ulangan Harian : ……………………………………………..
Bentuk Ulangan Harian : ……………………………………………..
Materi Ulangan Harian : ……………………………………………..
(KD / Indikator) : ……………………………………………..
KKM : ……………………………………………..
Bentuk Nilai
Indikator
Nama Nilai Tindaka Setel
yang
N Peserta Ulanga n ah Keterangan
Belum
Didik n Remedia Reme
Dikuasai
l dial
1
2
3
d
b. Pengayaan
Guru memberikan nasihat agar tetap rendah hati, karena telah mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).
Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
1) Membaca buku-buku tentang Sel dan kompenen sel yang relevan.
2) Mencari informasi secara online tentang perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan
Waeteba, November 2024
Mengetahui Guru mata pelajaran
NUR TOATUBUN, [Link]
Nip: 197707142006042020 Farida Toatubun
NIP:
Bahan ajar
A. Konten pembelajaran
SEL
Semua kehidupan tersusun dari sel, mulai dari organisme terkecil hingga organisme terbesar.
Kemampuan mata manusia untuk melihat benda-benda di bumi sangat terbatas yaitu
manusia hanya mampu melihat benda yang paling kecil berukuran 0,01 cm. Sel mempunyai
ukuran lebih kecil dari batas penglihatan pada manusia yaitu berdiameter kira-kira 0,002 cm.
Untuk dapat mengamati sel dibutuhkan alat yang mampu melihat benda -benda berukuran
sangat kecil atau mikroskopik yaitu mikroskop.
Sejak lahir hingga meninggal, sedetikpun tubuh kita tidak pernah berhenti bekerja. Tubuh
manusia merupakan kumpulan sel. Jumlahnya lebih dari 50 miliar sel. Ada sekitar 200 jenis
sel, termasuk sel syaraf yang disebut neuron dan sel khusus yang disebut dengan sel
kelenjar. Kelenjar menghasilkan zat yang disebut hormon dan enzim untuk tubuh kita yang
kegunaannya berbeda-beda. Tiap jenis sel tubuh mempunyai tugas tertentu.
Terdapat banyak jenis sel di dalam tubuh, masing-masing mempunyai tugas tertentu. Bentuk
sel syaraf memanjang dan tipis seperti kawat, syaraf mengantar sinyal listrik. Sel darah
merah berbentuk seperti kue donat dan mengandung zat kimia yang membawa oksigen ke
seluruh tubuh. Jenis sel dapat dilihat pada gambar berikut ini.
STRUKTUR SEL
Sel adalah suatu satuan atau unit terkecil yang menyusun tubuh mahluk hidup. Setiap sel
yang hidup memiliki membran dan substansi yang menyerupai gel, disebut sitoplasma yang
terbungkus oleh membran. Semua sel mempunyai alat pengendali berupa inti (nukleus) atau
MODUL PPMG – IPA – SMP | 2 dari 2material inti yang terdapat di pusat sel. Terdapat dua macam sel
yaitu, sel yang tidak
memiliki membran yang melindungi inti dinamakan sel Prokariotik, misalnya bakteri dan
alga biru. Sedangkan sel yang memiliki membran pelindung material inti disebut sebagai sel
Eukariotik, misalnya sel hewan dan sel tumbuhan.
Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Struktur sel tumbuhan dan sel hewan pada dasarnya mempunyai banyak
persamaan dalam kandungan kimia maupun jenis-jenis organelnya. Meskipun
demikian karena peran ekologis yang berbeda pada tumbuhan dan hewan maka
ada beberapa perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan tersebut.
Tumbuhan berperan sebagai produsen, sementara hewan berperan sebagai
konsumen. Perbedaan mendasar antara sel tumbuhan dan sel hewan adalah
dalam jenis organel atau komponen sel seperti pada keberadaan dinding sel,
plastida, lisosom, vakuola, sentosom/sentriol dan beberapa karakter sel yang
disebabkan perbedaan organel sel yang dimiliki. Untuk lebih mudah memahami
perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan tersebut perhatikan gambar
berikut ini :
BAGIAN-BAGIAN SEL DAN FUNGSINYA
a. Membran Sel
Membran sel adalah bagian yang membungkus sel sebelah luar, yang mengatur lalu lintas
pengangkutan zat-zat dari dan ke luar sel. Membran sel bersifat lentur, tersusun dari dua
lapis lemak, dan protein yang keberadaannya tersebar. Membran sel membantu menjaga
keseimbangan kimia zat di dalam dan di luar sel. Makanan dan oksigen diangkut ke dalam
sel melalui membran, sementara zat sisa dibuang ke luar sel juga melalui membran,
demikian juga dengan organel-organel sel.
b. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan bahan berbentuk gel yang terdapat di sebelah dalam membran sel.
Penyusun terbesar sitoplasma adalah air dan beberapa bahan kimia serta bentukan
bentukan tertentu yang memungkinkan terjadi proses hidup di dalam sel. Sitoplasma
berbentuk seperti agar-agar yang selalu bergerak dan mengalir.
c. Inti Sel (Nukleus)
Oraganel yang paling besar yang terdapat di dalam sitoplasma sel eukariotik ialah inti sel
(nukleus), yang mengendalikan semua aktivitas sel. Di dalam inti terdapat informasi genetik
untuk mengoperasikan sel yang bersangkutan. Informasi genetik yang dimaksud terdapat di
dalam benang kromatin. Di dalam inti juga dijumpai anak inti (nukleolus).
d. Dinding sel
Dinding sel merupakan struktur yang kuat (terdapat di sebelah luar membran sel), yang
berfungsi memberi kekuatan yang melindungi sel tumbuhan. Dinding sel tersusun dari
serabut-serabut selulosa.
e. Retikulum Endoplasma (RE)
RE merupakan lipatan membran, yang terbentang dari inti sampai ke membran sel,
menempati sebagian besar daerah sitoplasma. RE berfungsi sebagai tempat proses
pembuatan/sintesis protein yang akan disempurnakan lebih lanjut di dalam badan golgi.
f. Ribosom
Ribosom ada yang tersebar di dalam sitoplasma, sementara yang lainnya melekat pada RE.
Ribosom berfungsi sebagai tempat pembuatan protein.
g. Badan Golgi (BG)
BG yaitu suatu struktur berupa kantung yang dibungkus oleh membran, berfungsi
mengangkut zat-zat yang telah dihasilkan oleh sel.
h. Mitokondria
Mitokondria adalah organel tempat terjadinya pemecahan molekul makanan sehingga
dihasilkan energi. Mitokhondria merupakan tempat pembangkit energi untuk keperluan sel.
Sel yang aktif biasanya lebih banyak mengandung mitokondria.
RANGKUMAN
• Sel merupakan unit terkecil secara struktural dan fungsional pada makhluk
hidup. Sel tersusun atas bahan-bahan kimia dan komponen atau organel
organel sel yang secara keseluruhan saling mendukung untuk
berlangsungnya kehidupan sel.
• Sel tumbuhan dan sel hewan memai bapunynyak persamaan. Namun
karena adanya perbedaan peran ekologis tumbuhan dan hewan, maka
terdapat beberapa perbedaan terutama pada organel/kompknen sel
diantarnya keberadaan dinding sel, lisosom, semtrosom/sentriol, plastida,
vakuola dan beberapa karakter lainnya.
• Membran plasma diantaranya berperan dalam transportasi zat dari dan ke
dalam sel. Ada dua macam transpor melalui membran plasma yakni transpor
aktif dan tranpor pasif.
Buku pendanping pembelajaran ipa kelas VIII.
Priyanto smp kurikulum merdeka
Buku siswa smp kelas VIII. Kementirian
pendidikan kebudayaan reset dan teknologi
republik indonesia 2021
“GOOD LUCK “