BAB 1
Pendahuluan
1.1. Capaian Pembelajaran:
a. Mampu menjelaskan ruang lingkup ms excel
b. Mampu mengerjakan setting lembar kerja pengolahan angka
sesuai konsep dan kebutuhan pekerjaan
c. Mampu menggunakan tools pendukung pengolah angka
1.2. Teori
Paket aplikasi pengolah angka yang paling popular saat ini adalah
keluaran pabrikan Microsoft yang banyak dipakai di dunia kerja,
Pendidikan dan lain-lain bernama MS Excel. Salah satu versi yang
banyak digunakan adalah versi 2010/2013 terus dilanjut dengan versi
2016, 2019 dengan segala kelebihan yang dimilikinya. Tampilan awal
pada desktop PC atau laptop dengan windows 2010 dapat dilihat pada
gambar berikut :
Gambar 1-1 Membuka Microsoft Excel
Tampilan awal lembar kerja dapat dilihat pada gambar dibawah
ini, yaitu tampilan antar muka berupa Excel start screen untuk membuat
2
workbook baru dengan memilih template baik file baru maupun
mengakses buku kerja yang baru saja diedit atau pernah
dibuka/disimpan
Gambar 1-2 Halaman file
Kemudian dari menu Excel Start Screen, cari dan pilih Blank
Workbook untuk mengakses antarmuka Excel bila ingin memulai pada
lembar kerja yang baru. Untuk mengenal ruang lingkup lembar kerja
pada excel dapat dilihat gambar berikut :
Gambar 1-3 Workbook
Pada excel versi 2013, 2016 keatas perlu untuk diketahui beberapa
istilah mendasar yang menyertai setiap konsep dan pekerjaan yang akan
diolah pada setiap lembar kerja/worksheet pada file yang telah dibuka.
3
Ribbon adalah berisi semua perintah yang diperlukan untuk
melakukan tugas umum pada aplikasi Excel. Ini memiliki banyak
tab, masing-masing tab dengan beberapa kelompok
perintah(group), dan setiap grup ada anggotanya berupa toolbar-
toolbar dengan fungsi masing-masing.
Quick Access Toolbar berguna bagi user untuk memungkinkan
proses akses terhadap perintah umum dengan tidak
memperdulikan tab yang sedang dipilih dan dapat menyesuaikan
perintahnya sesuai kebutuhan.
Tell Me adalah berupa Kotak/Tell Me yang bekerja seperti kolom
pencarian untuk membantu dengan cepat penemuan alat-alat atau
perintah yang ingin digunakan.
Akun Microsoft berguna untuk mengakses informasi akun
Microsoft user seperti melihat profil, dan beralih akun.
Formula Bar berfungsi untuk user agar dapat memasukkan atau
mengedit data, formula, atau fungsi yang akan muncul pada sel
tertentu pada setiap lembar kerja.
Name Box untuk menampilkan lokasi, atau nama, dari sel yang
dipilih.
Column adalah sekelompok sel yang berjejer dari atas halaman ke
bawah. Pada Excel, kolom diidentifikasi oleh huruf sedangkan
baris dengan angka.
Sel adalah setiap persegi panjang dalam sebuah buku kerja disebut
sel. Sebuah sel merupakan persimpangan dari baris dan kolom.
Cukup klik untuk memilih sel dengan menggerak pointer pada
posisi sel yang diinginkan.
Row: Row adalah sekelompok sel yang berjejer dari sisi kiri
halaman ke kanan. Dalam Excel, baris diidentifikasi oleh nomor.
Lembar kerja/worksheet adalah file Excel disebut juga buku
kerja/workbook. Setiap workbook memiliki satu atau lebih lembar
kerja yang biasa disebut worksheet.
4
Worksheet View Options dioperasikan dengan 3 cara untuk
melihat worksheet. Cukup klik perintah untuk memilih tampilan
yang diinginkan.
Zoom Control digunakan dengan mengklik dan tarik slider untuk
menggunakan pengendalian pembesaran. Angka yang terletak
pada kanan slider menunjukan persentase pembesaran.
Scroll Bar Vertikal dan Horizontal ada disebelah kanan, dimana
Scroll bar memungkinkan user untuk menggulirkan lembar kerja
ke atas dan ke bawah atau sisi ke sisi. Cara menggunakannya klik
dan tarik scroll bar vertikal atau horizontal.
1.3. Latihan
1) Bukalah aplikasi MS Excel, sebutkan Langkah-langkahnya
mulai dari menu desktop computer windows.
Penjelasan :
Pastikan aplikasi paket ms. Excel sudah terinstal. Aplikasi yang
sudah siap akan terlihat di tampilan desktop PC atau laptop
dengan cara membuka lewat menu windows atau icon excel
yang sudah tersedia di desktop.
Gambar 1-4 Latihan menu windows
5
Setelah di eksekusi maka muncul tampilan ms excel
Gambar 1-5. Latihan workbook
Inilah yang dinamakan lembar kerja/workbook sebagai editor
pengolahan angka.
2) Buatlah 2 buah sheet baru pada file yang telah terbuka. Ganti
nama sheet1 menjadi lat 1 dan sheet 2 menjadi lat 2 jelaskan
langkahnya
Gambar 1-6. Latihan sheet
Lakukan klik kanan pada sheet 1 dan 2, kemudian pilih rename
dan ketik nama sheet lat 1 dan lat 2.
6
1.4. Tugas
1) Apa yang dimaksud dengan desktop, workbook, worksheet,
jelaskan
2) Apa yang dimaksud dengan pointer, sel, kolom, baris, range
3) Jelaskan apa itu ribbon, menu tab, toolbar, grup
7
BAB 2
Bekerja Dengan Backstage
2.1. Capaian Pembelajaran
a. Mampu menjelaskan ruang lingkup ms excel
b. Mampu menggunakan fasilitas terbaru dari ms excel pada
bagian backstage untuk menunjang pekerjaan pengolahan data
2.2. Teori
Fasilitas dan tampilan Backstage akan memberikan banyak
berbagai pilihan seperti menyimpan, membuka file, mencetak, dan
berbagi buku kerja dari user ke user yang lain.
Cara mengakses tampilan Backstage adalah dengan memilih tab
file pada lembar kerja user, klik dan akan muncul sebagai berikut :
Gambar 2-1. Tampilan backstage
Adapun penjelasan setiap menunya adalah sebagai berikut :
Return to Excel adalah tanda panah ke kiri suatu cara untuk
kembali ke menu editor pengolahan data pada lembar kerja
8
user, sekaligus menutup tampilan Backstage dan kembali ke
Excel.
Info akan selalu muncul setiap kali user mengakses tampilan
Backstage menjelaskan tentang isi informasi pada buku kerja
yang sedang aktif saat ini.
New adalah untuk membuat workbook kosong/baru atau
memilihnya dari pilihan template.
Open akan membuka buku kerja yang telah tersimpan pada
OneDrive atau komputer user.
Save dan Save As adalah menu yang digunakan menyimpan
file (Save) dan menyimpan file dengan nama yang baru (Save
As) pada komputer atau OneDrive user.
Print digunakan untuk mengubah pengaturan pencetakan dan
mencetak buku kerja user bahkan bisa melihat melalui
preview dari buku kerja user sebelum benar-benar di cetak.
Share digunakan untuk mengundang orang untuk melihat dan
berkolaborasi pada buku kerja user. Ringkasnya user juga
dapat berbagi buku kerja kepada user lain dengan mengirim
email sebagai lampiran.
Export berguna agar user dapat memilih untuk mengekspor
buku kerja dengan format lain, seperti PDF/XPS atau Excel
1997-2003.
Publish maksudnya user dapat mempublikasikan buku kerja
ke Power BI, sharing
Close berguna bila di klik maka akan menutup buku kerja
yang saat ini terbuka.
Account digunakan user untuk mengakses informasi akun
microsoft user, mengubah tema dan latar belakang, serta keluar
dari akun user tersebut.
Options berguna untuk mengubah berbagai opsi Excel, seperti
pengaturan, dan preferensi bahasa.
9
2.3. Latihan
Coba lakukan penambahan tab developer lewat menu backstage,
dan jelaskan Langkah-langkahnya. Seperti diketahui menu developer
sangat menunjang untuk pengolahan angka pada tingkat kerumitan
tertentu misalnya menghubungkan dengan visual basic application for
excel.
Gambar 2-2. Latihan backstage
Pada menu more dapat dipilih option
Gambar 2-3. Latihan backstage option
10
Maka akan muncul beberapa option yang masing-masing punya
manfaat.
Gambar 2-4. Option pada backstage
Untuk VBA for excel salah satu yang harus disiapkan adalah mengatur
costumes ribbon.
Gambar 2-5. Penambahan menu tab
11
Pilih menu tab yang ingin ditambah dengan cara mencontreng
developer dan diikuti dengan klik ok.
Pada saat Kembali ke menu lembar kerja sudah terinstal tab developer
dengan 4 buah grup toolbar yaitu code, add-ins, controls dan XML,
seperti terlihat dibawah ini.
Gambar 2-6. Hasil penambahan menu tab
12
2.4. Tugas
Buat file seperti contoh dibawah ini :
Simpan file tersebut dengan nama lain “Untung [Link]” lewat
backstage, kemudian share lewat email ke user lain serta lakukan
eksport file ke bentuk pdf dengan menentukan letak file pada folder
yang diinginkan.
13
BAB 3
Formatting Data dan Penggunaan Formula
3.1. Capaian Pembelajaran
a. Mampu menggunakan fasilitas toolbar standar untuk
mendukung pengolahan data
b. Mampu memanfaatkan set up formatting pada lembar kerja
c. Mampu mengatur format baris dan kolom sesuai kebutuhan.
d. Mampu menggunakan rumus dan formula
3.2. Teori
Tampilan suatu laporan hasil pengolahan data dengan Excel akan
lebih menarik bila digunakan format yang sesuai. Hal ini bisa dilakukan
dengan berbagai cara, yaitu dengan melakukan:
1) Memformat worksheet.
2) Memformat angka.
3) Format pada teks dan data.
Memformat Worksheet
Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, sebuah laporan tidak
hanya memperhatikan isi tabel tapi juga harus memperhatikan layout
dan formatnya sehingga akan dibaca lebih mudah dan menarik.
Menambah border pada tabel.
Border adalah garis berbentuk vertikal, horisontal atau berupa
bingkai di sekeliling sel atau range. Sebelumnya buatlah tabel sebagai
berikut:
14
Judul: Daftar Peserta Pelatihan
Nama Usia (thn)
A 31
B 32
C 33
D 34
E 32
F 31
G 30
H 29
Langkah pembuatan border sebagai berikut:
a. Sorot sel atau range yang akan diberi border, misalnya A2:B10.
Gambar 3-1 Menyorot sel
b. Klik kanan pada range, lalu pilih Format Cells, dan klik tab
Border sehingga muncul kotak dialog berikut:
15
Gambar 3-2 Pengaturan border
c. Misalkan kita inginkan Border/batas dari range A2:B10 diberi
garis tebal dengan warna biru, maka caranya adalah kita pilih
Color biru, lalu kita tentukan Line Style nya, lalu kita pilih
presets Outline, maka hasilnya menjadi:
Gambar 3-3 Mengatur warna border
16
Pemformatan border juga dapat dilakukan melalui toolbar formatting
dan toolbar border. Langkah yang digunakan untuk menambahkan
border pada tabel melalui toolbar formatting adalah:
a. Sorot sel atau range yang akan diberi border.
b. Klik drop down Borders pada toolbar Formatting.
c. Pilih salah satu pilihan, misalnya Outside Borders, maka di
sekeliling batas luar range yang disorot akan diberi garis.
Silahkan mencoba pilihan lainnya (Bottom border, Left
border, dll)
Cara lain membuat border adalah dengan menggunakan pensil border,
yang bisa diperoleh dengan cara:
a. Tanpa menyorot range, langsung klik drop down Borders pada
toolbar Formatting.
b. Klik Draw Border, maka muncul gambar pensil border dan
kotak dialog Border. Kotak dialog Border terlihat sebagai
berikut:
c. Dengan pensil border maka kita bisa menggambar batas range.
Silahkan melakukan percobaan dengan kotak dialog Border di
atas, dengan perintah-perintah Draw Border Grid, Erase
Border, Line Style, dan Line Color.
Menambah shading pada tabel.
Shading adalah warna dan pola background yang dimiliki oleh
suatu sel atau range. Langkah yang digunakan untuk menambahkan
warna pada tabel melalui toolbar Formatting adalah:
a. Sorot sel atau range yang akan diberi shading, misalnya range
A2:B2.
17
b. Klik Fill Color pada toolbar Formatting.
Gambar 3-4 Shading
c. Klik salah satu warna, misalnya abu-abu, maka hasilnya
sebagai berikut:
Gambar 3-5 Contoh hasil shading
Mengatur ukuran dan posisi teks dalam sel/range.
Ukuran teks yang tepat akan membuat tabel yang dibuat tampak
menarik. Ikuti langkah-langkah di bawah untuk mengatur font dan
ukuran huruf dan posisi teks.
Untuk mengatur font dan ukuran huruf pada teks dalam sel/range:
18
a. Sorot sel atau range yang akan diganti ukuran selnya, misalnya
range A2:B10.
b. Pilih ukuran huruf pada kotak drop down yaitu 12.
Gambar 3-6 mengatur font
c. Pilih font pada kotak drop down font yaitu Courier, maka
hasilnya sebagai berikut:
Gambar 3-7 Mengubah jenis font
Untuk mengatur posisi teks dalam sel:
a. Sorot sel atau range yang akan diatur posisi teksnya.
19
b. Klik tombol Align Left (rata kiri), Center (rata tengah), Align
Right, atau Justify (rata kanan-kiri).
Memformat Angka
Menambahkan dan menghapus simbol mata uang, angka desimal dan
harga negatif. Sebelumnya buatlah tabel sebagai berikut:
Judul: Daftar Kebutuhan Barang X Tiap Tahun
Tahun Jumlah Harga Harga
Satuan Total
1998 5 1000000
1999 6 2000000
2000 7 2000000
2001 5 2200000
2002 4 2200000
2003 9 2500000
2004 10 2600000
2005 8 2800000
Untuk menambahkan simbol mata uang, langkahnya adalah:
a. Sorot sel atau range yang akan diberi simbol mata uangnya,
misalnya range C3:C10.
20
Gambar 3-8 Memilh sel untuk menambahkan currency
b. Klik menu Format, lalu pilih Cells...Ctrl+1, maka muncul
kotak dialog Format Cells.
Gambar 3-9 Memilih currency
21
c. Pada kotak dialog Format Cells di atas, pilih tab Number.
Pada daftar Category, pilih Currency. Pada Symbol, pilih
simbol mata uang yang ingin ditambahkan, misalnya Rp
Indonesian atau cukup Rp saja. Klik OK, maka hasilnya
sebagai berikut:
Gambar 3-10 penambahan currency dengan ukuran kolom tidak mencukupi
d. Terlihat bahwa nilai-nilai pada Harga Satuan menjadi tanda
pagar semua, yang terjadi karena lebar kolom tidak mencukupi.
Hal ini bisa diatasi dengan mendrag tepi kolom, atau dengan
memilih tab Alignment pada kotak dialog Format Cells, lalu
pada Text control centang pilihan Shrink to fit, yang
bermaksud menyusutkan huruf pada suatu sel sehingga sesuai
lebar kolom.
22
Gambar 3-11 Shrink to fit
Setelah diklik OK, hasilnya menjadi:
Gambar 3-12 Penambahan currency setelah penyesuaian kolom
Terlihat bahwa ukuran angka pada harga satuan barang menyusut.
Dari kotak dialog Format Cells terlihat bahwa range C3:C10
diformat untuk memiliki 2 angka desimal di belakang koma (lihat
daftar Decimal places), serta bisa menampilkan harga negatif (lihat
daftar Negative numbers).
23
Memformat angka sebagai teks.
Angka yang dimasukkan langsung sebagai teks tidak akan ikut
dihitung dalam operasi aritmetika. Tetapi angka yang sudah tertera
dalam sel apabila diubah formatnya menjadi teks tetap dapat diikutkan
dalam operasi fungsi. Dalam sel yang belum diberi format rata kiri,
tengah, atau kanan, data berupa angka diletakkan rata kanan dan yang
berupa teks diletakkan rata kiri. Langkah untuk memformat angka
sebagai teks adalah:
a. Sorot sel atau range yang akan diformat, misalnya C5:C7.
b. Pada menu Format, klik Cells... Ctrl+1, klik tab Number, lalu
pada daftar Category pilih Text. Klik OK sehingga hasilnya
sebagai berikut:
Gambar 3-13 Menformat angka sebagai text
Memformat Teks dan Data
Menggabungkan atau memecah beberapa sel.
Penggabungan sel dilakukan misalnya pada kasus pemberian
judul sebuah tabel. Hal ini terjadi karena judul sebuah tabel biasanya
melintasi beberapa sel, sedangkan kita menginginkan judul tersebut
Center atau rata tengah.
24
Langkah penggabungannya sebagai berikut:
a. Sorot range yang akan digabungkan menjadi 1 sel, misalnya
A1:D1.
b. Klik tombol Merge and Center pada toolbar Formatting.
Keempat sel tersebut akan menjadi satu sel.
Gambar 3-14 Merge sel
c. Klik kembali tombol Merge and Center untuk memecah sel
tersebut seperti semula.
Penggunaan Toolbar Standard dan Formatting sangat diperlukan dalam
pengolahan data. Hal ini dikarena setiap toolbar memiliki maksud dan
fungsi tersendiri pada grup dan menu tabnya.
Penggunaan rumus dan formula aritmatika sangat banyak digunakan
pada aplikasi pengolah angka sesuai dengan kasus dari pekerjaan yang
diinginkan.
Untuk lebih memahami teori diatas, berikut ini ada kasus pembuatan
Analisa Sales menggunakan toolbar dan formatting standar seperti
contoh di bawah ini :
25
Gambar 3-15 Contoh kasus merge
1) Cara merata-tengahkan judul laporan :
a. Blok A1:F1, klik tool Merge and Center.
2) Merata-tengahkan judul laporan :
a. Blok A1:F1, klik tool Merge and Center.
3) Meratakan tampilan judul kolom :
a. Blok baris 3:4, klik menu Format – Cells…
b. Klik tab Alignment.
c. Isi Horizontal = Center.
d. Isi Vertical = Center.
e. Klik OK.
26
4) Memberi warna latar pada bagian Judul Kolom.
a. Blok sel A3:F4,
b. klik tool Fill Color, pilih warna yang diinginkan.
5)
6) Membuat angka urut.
a. Ketik 1 pada sel A5.
b. Copy dengan cara menarik titik hitam pada bagian
kanan bawah sel A5.
c. Klik segitiga pada AutoFill Options. Pilih Fill Series.
7)
8) Membuat angka random untuk simulasi data penjualan.
a. C5 : =Rand()*(100-10)+10
b. Copy dengan cara menarik titik hitam pada bagian
kanan bawah sel C5.
27
9) Menghitung Total :
a. Klik sel F5.
b. Klik tool AutoSum. Pilih Sum.
10)
a. Blok sel C5:E5.
b. Copy sel F5 ke range F6:F14.
11) Menghitung Grand Total (Lihat cara No. 7) :
a. C15 : =Sum(C5:C14)
b. Copy sel C15 ke sel D15:E15.
12) Menghitung Rata-Rata :
a. Klik sel C16.
b. Klik tool AutoSum. Pilih Average.
c. Blok sel C5:C14.
d. Copy sel C16 ke sel D16:E16.
13) Menghitung Max :
a. Klik Sel C17.
28
b. Klik tool AutoSum. Pilih Max.
c. Blok sel C5:C14.
d. Copy sel C17 ke sel D17:E17.
14) Menghitung Min :
a. Klik sel C18.
b. Klik tool AutoSum, pilih Min.
c. Blok sel C5:C14.
d. Copy sel C18 ke sel D18:E18.
15) Membuat border.
a. Blok sel A3:F18.
b. Klik tool Borders. Pilih All Borders.
16)
17) Hasil Akhirnya sebagai berikut :
29
Gambar 3-16 Hasil akhir contoh kasus formatting
30
3.3 Latihan
Tampilkan Kembali file Analisa sales dengan menambahkan menu
kolom in value dan prosentasi, grand total, nilai maximal, minimum,
dan rata-rata seperti data dibawah ini :
Solusi dan Langkah pengerjaannya adalah sebagai berikut :
1) Buka file
a. Klik tool Open.
b. Pilih file
2) Sisipkan baris sebanyak 2 baris pada baris 3.
a. Blok baris 3:4.
b. Klik Kanan, pilih Insert
3) Sisipkan baris sebanyak 2 baris pada barus 17.
31
4) Blok baris 17:18.
5) Klik kanan, pilih Insert.
6) Sisipkan kolom sebanyak 1 kolom antara kolom E dan F.
a. Blok kolom F.
b. Klik kanan, pilih Insert.
7) Hitung nilai In Value :
a. H7 : =G7*$B$4
8) Hitung Persen Kontribusi :
a. I7 : =H7/$H$19
9) Format bilangan bulat dengan pemisah ribuan :
a. Blok Range C7:G22.
b. Klik tool Comma Style.
10) Format mata uang untuk kolom In Value :
a. Blok range H7:H19.
b. Klik tool Currency.
11) Format nilai Persen Kontribusi :
a. Blok range I7:I19.
b. Klik tool Percent Style.
32
3.4 Tugas
Buatlah lembar kerja gaji karyawan dan tentukan dengan menggunakan
rumus untuk menentukan gaji lembur, pembayaran transportasi
karyawan, potongan dan gaji total, seperti dibawah ini hasil akhirnya.
33
BAB 4
Alamat Absolut
4.1 Capaian Pembelajaran
a. Mampu memahami teori tentang pengalamatan absolut
b. Mampu menggunakan alamat absolut mutlak
c. Mampu menggunakan alamat semi absolut
4.2 Teori
Pada MS. Excel yang dimaksud dengan Sel Absolut atau
Referensi Absolut adalah istilah untuk sel yang alamatnya berada
dalam kondisi terkunci. Tujuan dari penguncian ini adalah agar alamat
sel tidak mengalami perubahan saat dilakukan proses Auto Fill maupun
Copy paste.
Secara umum pengalamatan absolut dibagi 2 bagian yaitu absolut
mutlak pada baris dan kolom, sedangkan semi absolut hanya pada baris
atau kolom saja.
Formulanya : $C$4 = absolute pada kolom C dan baris ke 4
$C4 = semi absolute pada kolom C
C$4 = semi absolute pada baris ke 4
4.3 Latihan
Latihan penggunaan absolut mutlak
1. Membuat tampilan output seperti di bawah ini dengan
menggunakan pengalamat absolut untuk menentukan upah
lembur.
34
Gambar 4-1 Latihan absollut mutlak
2. Upah Lembur = Hari Lembur * Lembur per Hari
E7 : =D7*$C$21
3. Transport = Hari Lembur * Transport per Hari
F7 : =D7*$C$22
4. Potongan = (Upah Lembur + Transport) * 5%
G7 : =(E7+F7)*5%
5. Gaji Total = (Gaji Pokok + Upah Lembur + Transport) –
Potongan.
H7 :=(D7+E7+F7)-G7
6. Hasil Akhir :
35
Gambar 4-2 Hasil akhir latihan absolut mutlak
Latihan penggunaan semi absolut
1. Membuat tampilan output seperti di bawah ini untuk
menghitung table pembayaran pinjaman kredit pada Bank atau
perusahaan pembiayaan.
36
Gambar 4-3 Latihan semi absolut
2. Pembayaran per Bulan = (Kredit / Bulan) + (Kredit * Bunga
per Bulan).
D8 : =($C8/D$7) + ($C8*$C$18)
3. Hasil Akhir :
37
Gambar 4-4 Hasil akhir semi absolut
===============================================
38
4.4 Tugas
Buatlah laporan pendapatan jasa penginapan seperti tampilan di bawah
ini :
Ketentuan :
1. Memformat tanggal (gunakan format cell date):
2. Biaya Kamar = (Check Out – Check in) * Biaya Kamar per
Hari.
3. Layanan = (Check Out – Check in) * Layanan per Hari
4. PPN 10% = 10% * (Biaya Kamar + Layanan)
5. Total Biaya = Biaya Kamar + Layanan + PPN 10%.
39
6. Hitung Grand Total.
7. Hasil akhir :
40
BAB 5
Fungsi IF
5.1 Capaian Pembelajaran
a. Mampu memahami teori tentang fungsi if
b. Mampu menggunakan fungsi if pada setiap pekerjaan
c. Mampu menggunakan fungsi penanggalan otomatis, fungsi teks
dan fungsi gabungan
5.2 Teori
Salah satu kelebihan excel adalah kemampuannya untuk
membandingkan suatu kondisi. Untuk itu ada yang Namanya Fungsi IF.
Fungsi ini memungkinkan user membuat perbandingan logis antara
nilai dan perkiraan.
Oleh karena itu, pernyataan IF dapat memiliki dua hasil. Hasil pertama
jika perbandingan Anda Benar dan hasil kedua jika perbandingan Salah.
Secara umum ada 3 kategori pemilihan fungsi if, yaitu :
1). If tunggal = hanya keadaan benar/true saja yang diberi reaksi
Formula =if(uji kondisi, reaksi true)
2). If ganda = ada 2 pilihan kondisi yang memerlukan umpan
balik/reaksi.
Formula =if(uji kondisi, reaksi1, reaksi2)
3). If majemuk = lebih dari 2 kondisi, baik benar maupun salah akan
terus diuji dan diberi reaksi.
Formula :
41
= if(uji kondisi1, reaksi1, uji kondisi2, reaksi2,……dst, sampai
false (reaksi-n)
5.3 Latihan
1. Penggunaan fungsi if untuk membuat laporan penjualan sales
seperti di bawah ini :
Gambar 5-1 Contoh penggunaan fungsi IF
2. % Trend = (Maret 2003/Feb 2003)*100–100.
F5 : =(E5/D5)*100-100
42
3. Gunakan fungsi =IF() untuk mengisi Keterangan Trend
Jika Sales Maret 2003 > Sales Februari 2003 maka Ket. =
“Meningkat”,
Jika Sales Maret 2003 < Sales Februari 2003 maka Ket. =
“Menurun”.
G5 : =IF(E5>D5;”Meningkat”;”Menurun”)
4. % Growth = (Maret 2003/Maret 2002)*100–100.
H5 : =(E5/C5)*100-100
5. Gunakan fungsi =IF() untuk mengisi Keterangan Growth
Jika % Growth < 0 maka Ket = “Gagal”
Jika % Growth < 10 maka Ket = “Bagus”
Jika % Growth >= 10 maka Ket. = “Sangat Bagus”
I5 : =IF(H5<0;”Gagal”;IF(H5<10;”Bagus”;”Sangat Bagus”)
6. Hitung Grand Total.
C16 : =Sum(C5:C14)
7. Gunakan fungsi =Average(Range) untuk menghitung Sales
Rata-rata
C18 : =Average(C5:C14)
8. Gunakan fungsi =Max(Range) untuk menghitung Sales
Tertinggi.
C19 : =Max(C5:C14)
9. Gunakan fungsi =Min(Range) untuk menghitung Sales
Terendah.
C20 :=Min(C5:C14)
10. Simpan dengan nama file [Link]
43
Hasil Akhir : Simpan file [Link]
Gambar 5-2 Hasil akhir contoh penggunaan fungsi IF
44
Latihan
1. Penggunaan fungsi if untuk laporan nilai :
Gambar 5-3 Contoh penggunaan IF untuk laporan nilai
2. Gunakan menu Fill – Series untuk mengisi NIM.
3. Isi nilai Intro, Word, Excel dan Access dengan angka random
antara 45 (Batas Bawah) sampai dengan 100 (Batas Atas).
Nilai = RAND()*(Batas Atas–Batas Bawah)+Batas Bawah.
C5 : =Rand()*(100-45)+45
4. Hitung Rata-rata dengan fungsi Average().
G5 : =Average(C5:F5)
5. Gunakan fungsi IF untuk mencari Nilai Huruf.
45
Rata-rata Nilai Huruf Keterangan
00 – 29 “E” “Tidak Lulus”
30 – 50 “D” “Mengulang”
51 – 64 “C” “Lulus”
65 – 79 “B” “Lulus”
80 – 100 “A” “Lulus”
H5 : =IF(G5<30;”E”;IF(G5<51;”D”;IF(G5<65;”C”;
IF(G5<80; ”B”; “A”))))
6. Gunakan fungsi IF untuk mengisi Keterangan.
I5 : =IF(H5=”E”;”Tidak Lulus”;IF(H5=”D”;”Mengulang”;
“Lulus”))
7. Simpan file [Link]
8. Hasil Akhir :
Gambar 5-4 Hasil akhir penggunaan IF untuk laporan
46
Latihan penggunaan fungsi choose ( )
1. Membuat tampilan seperti di bawah ini :
Gambar 5-5 Latihan penggunaan fungsi choose
2. Isi Kolom Hari menggunakan fungsi =Choose().
B5 : =CHOOSE(WEEKDAY(A5;1);"Minggu";"Senin";
"Selasa";"Rabu";"Kamis";"Jum'at";"Sabtu")
3. Hitung Jumlah Terbit menggunakan fungsi =Count().
E5 : =Count(A5:A9)
4. Biaya Sekali Terbit = Jumlah Baris * Harga Per Baris
E12 : =E4*E7
5. Total Biaya TErbit = Biaya Sekali Terbit * Jumlah Terbit
E13 : =E12*E5
6. Discount = 25% * Total Biaya Terbit
E14 : =E8*E13
47
7. Subtotal = Total Biaya Terbit – Discount
E15 : =E13-E14
8. PPn 10% = 10% * Subtotal
E16 : =E9*E15
9. Total Bayar = Subtotal + PPn 10%
E17 : =E15+E16
10. Simpan dengan nama file [Link].
48
Latihan penggunaan Fungsi Gabungan
1. Buat tampilan seperti contoh di bawah ini :
Gambar 5-6 Latihan penggunaan fungsi gabungan
2. Isi kolom Bagian dengan memotong karakter pertama NIP.
Jika K = “Keuangan”, D = “Direksi”, P = “Personalia” , dan A
= “Administrasi”.
D6 : =IF(LEFT(B7;1)="K";"Keuangan";IF(LEFT(B7;1)=
"D";"Direksi";IF(LEFT(B7;1)="P";"Personalia";"Administras
i")))
3. Gaji Pokok = 750.000 + (Lama Kerja * 50.000)
H6 : =750000+E6*50000
4. Isi Tunjangan Fungsional dengan ketentuan : Jika Keuangan =
100.000, Direksi = 200.000, Personalia = 50.000 dan
Administrasi = 25.000
49
I6 : =IF(D6="Keuangan";100000;IF(D6="Direksi";
200000;IF(D6="Personalia";50000;25000)))
5. Isi Tunjangan Anak dengan Ketentuan :
Jika Jenis Kelamin = L dan Jumlah Anak < 3 maka Tunjangan
Anak = Jumlah Anak * 5% * Gaji Pokok.
Jika Jenis Kelamin = L dan Jumlah Anak >= 3 maka
Tunjangan Anak = 2 * 5% * Gaji Pokok.
Jika tidak maka 0.
J6 : =IF(AND(F6="L";G6<3);G6*5%*H6;IF(AND(F6="L";
G6>=3);2*5%*H6;0))
6. Hitung Total Gaji = Gaji Pokok + Tunj. Fungsional + Tunj.
Anak.
K6 : =H6+I6+J6
7. Simpan dengan nama file [Link]
8. Hasil Akhir :
Gambar 5-7 Hasil akhir penggunaan fungsi gabungan
50
Latihan Penggunaan Fungsi Teks.
1. Buat tampilan seperti di bawah ini :
Gambar 5-8 Latihan penggunaan fungsi text
2. Isi Nama Depan :
C5 : =LEFT(A5;SEARCH(" ";A5;1)-1)
3. Isi Nama Tengah :
D5 : =MID(A5;SEARCH(" ";A5;1)+1;SEARCH(" ";A5;
SEARCH(" ";A5;1)+1)-SEARCH(" ";A5;1))
4. Isi Nama Belakang :
E5 : =RIGHT(A5;LEN(A5)-SEARCH(" ";A5;SEARCH(" ";
A5;1)+1))
5. Isi Gabungan :
F5 : =A5&", "&B5
6. Simpan dengan Nama Nama&[Link].
51
Latihan Tambahan semua Fungsi :
Dalam pemasaran produknya, pihak manajemen PT. Mulia Industrindo
menginginkan suatu model spreadsheet yang berisi variable biaya dan
harga produk untuk memudahkan dalam mengambil keputusan yang
berkaitan dengan pemasaran produk mereka terutama laba yang
berkaitan dengan tingkat penjualan.
1. Buat tampilan seperti di bawah ini :
2. Total Biaya Tetap = Sewa Gedung + Biaya Gaji Karyawan +
Biaya Lain-lain.
B10: =SUM(B7:B9)
3. Total Biaya Berubah = Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga
Kerja.
E6: = SUM(E4:E5)
4. Biaya Marketing = % dari Sales * Penjualan.
52
E10: = E9 * B13
5. Penjualan = Sales /Bulan in Unit * Harga/Unit.
B13: =B3 * B4
6. Harga Pokok Penjualan = Sales Bulan in Unit * Total Biaya
Berubah.
B14: =B3 * E6
7. Marjin Kontribusi = Penjualan – Harga Pokok Penjualan.
B15: =B13-B14
8. Biaya Tetap = Total Biaya Tetap.
E13: =B10
9. Biaya Pemasaran = Biaya Marketing.
E14: =E10
10. Laba Sebelum Pajak = Marjin Kontribusi – Biaya Tetap –
Biaya Pemasaran.
E15: =B15 – E13 – E14
11. Hasil akhir : simpan file [Link]
53
54
5.4 Tugas
Penggunaan fungsi if()
55
Hasil Akhir : simpan file [Link]
56
BAB 6
Fungsi VLookUp dan HLookUp
6.1 Capaian Pembelajaran
a. Mampu memahami teori tentang fungsi rumus HLookup dan
VLook up
b. Mampu membuat formulasi hubungan antar table sesuai
dengan kebutuhan pekerjaan
6.2 Teori
Penggunaan rumusVlookup padaaplikasiMS Excel digunakan untuk
mencari nilai tertentu pada kolom atau sumber data lain dengan
menggunakan kata kunci tertentu yang berbentuk vertikal (berdasarkan
hitungan urutan kolom).
Sehingga dapat dikatakan hubungan antara 2 tabel yaitu table utama dan
table bantu sebagai sumber data. Demikian juga dengan rumus
Hlookup yang digunakan untuk mencari nilai pada kolom atau
sumber data lain yang berbentuk horizontal (berdasarkan hitungan
urutan baris).
Berikut ini adalah pengertian rumus VLOOKUP dan HLOOKUP yang
dapat dipelajari dengan ringkas:
Adapun Formula umum untuk VLOOKUP dan HLOOKUP :
=vlookup(kolom acuan,tabel acuan,kolom,0).
=vlookup(kolom acuan,tabel acuan,baris,0).
57
Pada beberapa versi MSExcel, pemisah tanda koma (,) bisa diganti
dengan tanda titik koma (;).
Keterangan dan penjelasan unsur-unsur rumus Excel VLOOKUP
sebagai berikut :
Kolom Acuan: kolom berupa data teks atau angka yang akan
dicari.
Tabel Acuan: tabel kolom acuan (table bantu) yang akan
dipindahkan ke kolom sumber data (table utama).
Kolom: urutan kolom data pada tabel acuan.
Angka nol (0): rumus agar nilai yang dipindahkan bersifat
absolut.
Demikian juga untuk Hlookup :
Kolom Acuan: kolom berupa data teks atau angka yang akan
dicari.
Tabel Acuan: tabel baris acuan (table bantu) yang akan
dipindahkan ke kolom sumber data (table utama).
Baris: urutan baris data pada tabel acuan.
Angka nol (0): rumus agar nilai yang dipindahkan bersifat
absolut.
58
6.3 Latihan
Berikut latihan Penggunaan Fungsi =VLookUp() dan HLookUp()
1. Buat tampilan data seperti di bawah ini pada Sheet1.
2. Buat tampilan data seperti di bawah ini pada Sheet2.
59
3. Buat tampilan data seperti dibawah ini pada Sheet3.
4. Isi kolom Mahasiswa berdasarkan NIM menggunakan fungsi
=VLookUp().
B4 : =Vlookup(B4;Sheet1!$A$3:$B$16;2;0)
5. Isi kolom Mata Kuliah berdasarkan Kode menggunakan fungsi
=HlookUp().
D4 : =HLookup(D4;Sheet1!$A$3:$F$5;2;0)
6. Isi kolom Jumlah SKS berdasarkan Kode menggunakan fungsi
=HLookUp().
E4 : =HLookup(D4;Sheet1!$A$3:$F$5;3;0)
7. Gunakan fungsi =IF() untuk mencari nilai SKS x N = Jml SKS
* N dalam Angka.
Ketentuan : A = 4, B = 3, C = 2, D = 1.
G4 : =IF(F4=”A”;E4*4;IF(F4=”B”;E4*3; IF(F4=”C”;E$*2;
IF(F4=”D”;E4*2;E4*1))))
8. Simpan dengan nama file [Link].
9. Hasil Akhir :
60
61
6.4 Tugas
CV. Bina Karya Banjarmasin Group
DAFTAR PEMBAYARAN GAJI KARYAWAN
BULAN SEPTEMBER
2021
TABEL - 1 (Vlookup)
JUMLAH
NIP NAMA GOL STATUS ANAK
IP 01 BTC Anggra IV K 2
IP 02 BTC Rani II T 0
IP 03 BTC Ronggo III K 4
IP 04 BTC Fajar I K 0
IP 05 BTC Lala I T 0
TABEL - 2 (hlookup)
GOLONGAN I II III IV
GAJI POKOK Rp 300,000 Rp 400,000 Rp 500,000 Rp 700,000
LEMBUR Rp 5,000 Rp 6,500 Rp 8,000 Rp 9,500
Laporan :
GAJI JAM JAM LAMA JAM
NIP NAMA GOL
POKOK MASUK PULANG KERJA KERJA
IP 01 BTC 8:00 20:30
IP 03 BTC 8:00 15:00
IP 05 BTC 8:00 15:30
IP 02 BTC 8:00 23:30
IP 04 BTC 8:00 17:00
JUMLAH = -
62
LAMA TOTAL
GAJI JUMLAH TUNJ TUNJ IURAN
JAM STATUS GAJI
LEMBUR ANAK Klrg JABATAN THT
LEMBUR BERSIH
KETERANGAN PENGISIAN :
1. NAMA = Didapat dari Tabel - 1 berdasarkan NIP
= Didapat dari Tabel - 1 berdasarkan NIP
2. GOLONGAN
atau NAMA
= Didapat dari Tabel - 1 berdasarkan NIP
3. INITIAL JABATAN
atau NAMA
= Didapat dari Tabel - 1 berdasarkan
4. JABATAN
INITIAL JABATAN
5. STATUS = Didapat dari Tabel - 1 berdasarkan NAMA
6. JUMLAH ANAK = Didapat dari Tabel - 1 berdasarkan NAMA
7. LAMA KERJA = (JAM PULANG - JAM MASUK)
= Jika LAMA KRJ <8, maka =LAMA KRJ ; jika
8. JAM KERJA
> 8, maka = 8
9. JAM LEMBUR = (LAMA KERJA - JAM KERJA)
= Didapat dari Tabel - 2 berdasarkan
10. GAJI POKOK
GOLONGAN
= Didapat dari Tabel - 2 berdasarkan
11. GAJI LEMBUR (JABATAN)
GOLONGAN
12. GAJI LEMBUR (WAKTU) = Didapat dari Tabel - 2 berdasarkan JABATAN
14. TUNJANGAN JABATAN = 15 % x Gaji Pokok
15. TUNJANGAN KELUARGA
= Jika status " K " dan Jlh ANAK <= 3 ; Tunjangan = 160.000 + (160.000 x Jlh Anak)
= Jika status " K " dan Jlh ANAK > 3 ; Tunjangan = 160.000 + (160.000 x 3)
= Selain itu !!!, TIDAK ADA TUNJANGAN
16. IURAN
: Gol I = 2% dari Gaji Pokok
THT
: Gol II = 2,5% dari Gaji Pokok
: Gol III = 4% dari Gaji Pokok
: Gol IV = 6% dari Gaji Pokok
17. TOTAL GAJI BERSIH = ( D + J + M + N ) - O
63
Hasil Akhir : Simpan File [Link]
NIP NAMA GOL GAJI POKOK JAM MASUK JAM PULANG LAMA KERJA JAM KERJA LAMA JAM LEMBUR
IP 01 BTC Anggra IV Rp 700,000 8:00 20:30 12.50 8.00 4.50
IP 03 BTC Ronggo III Rp 500,000 8:00 15:00 7.00 7.00 -
IP 05 BTC Lala I Rp 300,000 8:00 15:30 7.50 7.50 -
IP 02 BTC Rani II Rp 400,000 8:00 23:30 15.50 8.00 7.50
IP 04 BTC Fajar I Rp 300,000 8:00 17:00 9.00 8.00 1.00
JUMLAH = ####### 13
JUMLAH TUNJANGAN
GAJI LEMBUR STATUS TUNJANGAN JABATAN IURAN THT TOTAL GAJI BERSIH
ANAK KELUARGA
Rp 42,750 K 2 480,000 105,000 42,000 1,285,750
Rp - K 4 640,000 75,000 20,000 1,195,000
Rp - T 0 - 45,000 6,000 339,000
Rp 48,750 T 0 - 60,000 10,000 498,750
Rp 5,000 K 0 160,000 45,000 6,000 504,000
96,500 6.00 1,280,000 330,000 84,000 3,822,500
63
BAB 7
Grafik
7.1 Capaian Pembelajaran
a. Mampu memahami teori tentang grafik
b. Mampu membuat grafik untuk keperluan pelaporan
administrasi perkantoran dan manajemen pemasaran
7.2 Teori
Grafik adalah penampakan secara visual dari sebuah data. Kita
bisa melihat perbandingan, pola, dan trend (kecenderungan) kurva dari
data pada grafik. Dengan grafik kita bisa membandingkan hasil
penjualan di pasar dengan target yang ingin diraih. Dengan grafik yang
sudah kita dapatkan, bisa digunakan juga untuk memperkirakan
kemungkinan nilai hasil penjualan yang bisa diraih di masa yang akan
dating.
Grafik merupakan gabungan dari angka, huruf, lambang,
gambar, simbol, dan lukisan yang ditampilkan pada suatu media yang
bertujuan untuk memberikan gambaran tentang data dari penyedia
materi hingga penerima materi dalam proses pemberian informasi.
Fungsi dari grafik adalah untuk menggambarkan data-data yang berupa
angka-angka ke bentuk yang lebih sederhana secara detail.
- Line Chart
Grafik ini cocok untuk menampilkan data berkelanjutan (continuous
data) dan sangat efektif dalam mengidentifikasi pola atau tren. Oleh
karena itu, orang biasanya menggunakan grafik tersebut untuk
menunjukkan tren data pada interval waktu tertentu.
64
- Pie Chart
Grafik ini berupa diagram lingkaran. Pada grafik yang
menggunakan diagram ini, kamu akan mengetahui jumlah data yang
dimasukkan. Kamu juga dapat melihatnya dalam bentuk persentase
(%).
- Bar Chart
Grafik ini sering digunakan untuk membandingkan beberapa item.
Misalnya, menampilkan secara grafis pertumbuhan penduduk di
suatu tempat dalam kurun waktu tertentu.
- Area Chart
Area Chart ini merupakan grafik data dengan penuh warna yang
menampilkan data kuantitatif. Warna-warna ini dapat dihubungkan
dengan Line Charts. Gunakan grafik area berwarna untuk
menampilkan kontribusi dari setiap nilai terhadap total dari waktu
ke waktu.
Cara Membuat Grafik menggunakan MS Excel secara umum :
Buka aplikasi Microsoft Excel yang ada di PC atau laptop user.
Pilih 'Blank Workbook' dan input serangkaian data angka yang
akan dijadikan grafik.
Blok data termasuk kolom dan baris data.
Klik menu toolbar 'Insert', lalu pilih Charts atau grafik yang
diinginkan.
Pilih dan klik model grafik yang dibutuhkan.
Setiap jenis grafik memiliki beberapa jenis model, pilih sesuai
kebutuhan data dan selera.
Grafik akan muncul secara otomatis di lembar kerja Excel.
Klik menu 'Design' untuk memberikan perubahan pada warna
grafik dan sebagainya.
65
7.3 Latihan
Membuat Grafik dengan Chart Wizard
Kita dapat membuat sebuah grafik pada sheet tertentu atau
meletakkannya pada sheet yang sama dengan data. Kita juga dapat
mempublikasikan grafik dalam bentuk halaman web. Untuk membuat
sebuah grafik, data terlebih dahulu harus tersedia pada suatu worksheet.
Inti dari grafik ialah adanya absis sumbu x/horisontal dan sumbu
y/vertikal. Jadi untuk bisa menggambar grafik dari suatu tabel, harus
ada suatu kolom dari tabel itu data-datanya diletakkan di sumbu x dan
ada suatu kolom yang data-datanya diletakkan pada sumbu y.
Langkah yang digunakan untuk membuat grafik melalui chart wizard
adalah:
a. Pada kasus ini diambil data-data pada tabel Kebutuhan Barang
X Tiap Tahun. Misalnya akan dibuat grafik untuk
membandingkan Biaya belanja barang X tiap tahun, artinya
sumbu y nya adalah Harga Total dan sumbu x nya adalah
Tahun.
b. Kemudian kita sorot range yang akan dibuat grafik. Namun
terlebih dulu sorot kolom yang tidak diperlukan yaitu kolom B
(Jumlah) dan C (Harga Satuan), lalu Klik kanan dan pilih Hide,
seperti terlihat berikut ini:
66
c. Setelah itu beri awalan Thn pada masing data tahun (agar data
tahun muncul pada grafik), lalu sorot range A3:D10.
d. Klik menu bar Insert, pilih Chart... atau langsung tekan
tombol Chart Wizard pada toolbar Standard, maka akan
muncul kotak dialog Chart Wizard - Step 1 of 4:
e. Terlihat 2 pilihan, yaitu Standard Types (beragam pilihan
termasuk sub-sub tipenya) dan Custom Types (20 pilihan).
Pada Custom Types langsung bisa dilihat preview nya, sedang
pada Standard Types untuk melihat preview harus menekan
tombol Press and Hold to View Sample.
f. Kita pilih Standard Types, lalu pada Chart type kita pilih
Column dan kita pilih salah satu bentuk grafiknya pada Chart
sub-type yaitu yang pertama, lalu klik Next >.
g. Muncul kotak dialog Chart Wizard - Step 2 of 4. Terdapat
pilihan untuk memilih range yang akan dibuat dan pilihan
rangkaian datanya dari kolom atau baris. Bila merupakan
67
rangkaian kolom, klik Columns. Klik tab Series isikan pada
Name yaitu Biaya Belanja Barang X, seperti berikut ini :
h. Lalu klik Next > maka muncullah Chart Wizard - Step 3 of 4
sebagai berikut:
i. Klik tab Titles yang isinya:
Chart title (judul grafik).
Category (X) axis (nama sumbu X).
Value (Y) axis (nama sumbu Y).
68
j. Klik Next > maka muncullah Chart Wizard - Step 4 of 4
sebagai berikut:
k. Terdapat 2 pilihan yaitu:
As new sheet: grafik akan diletakkan pada sheet
tersendiri pada workbook tersebut.
As object in: grafik akan diletakkan pada sheet yang
sama pada workbook tersebut.
l. Kita pilih As object in maka hasilnya sebagai berikut:
69
7.4 Tugas
Buat Grafik Penjualan Rekapitulasi Sales Quarter 1 dengan chart
wizard bentuk bar, pie dan line untuk menggambarkan laporan secara
visual.
REKAPITULASI SALES QUARTER I 2021
PT. USAHA CEMERLANG
Area Jan Feb Mar
Banjarmasin
525 578 719
Palangka Raya 775 997 930
Samarinda 551 700 790
Pontianak
526 845 722
Petunjuk :
Grafik dari data yang ada di tabel
Cara: Blok range kota Banjarmasin sampai 722
Kemudian Tab Insert, pilih toolbar yang ada di grup Charts
Hasil yang diinginkan :
3 buah jenis grafik laporan
70
REKAPITULASI SALES QUARTER
1200
I 2021
997 930
1000 775 790
845
(dalam jutaan)
719 700 722
800
52578 551 526
600 Jan
400 Feb
200 Mar
0
Palang
Banjar Samari Pontian
ka
masin nda ak
Raya
Jan 525 775 551 526
Feb 578 997 (kota7)00 845
Mar 719 930 790 722
Rekapitulasi Sales Quarter 1 thn 2021
526 525
551
775
71
Rekapitulasi Sales Quarter 1 Thn 2021
1200
Jumlah Dalam Jutaan
1000
800
600
400
200
0
Banjarmasin Palangka Raya Samarinda Pontianak
Kota
72
BAB 8
Pivot Tabel
8.1. Capaian Pembelajaran
a. Mampu memahami teori tentang Pivot Tabel
b. Mampu memahami Tujuan dan keuntungan pengolahan data
menggunakan Teknik pivot table
c. Mampu membuat rekayasa laporan sesuai kebutuhan
menggunakan pivot table untuk mendukung kegiatan
administrasi perkantoran dan manajemen pemasaran
8.2. Teori
8.2.1. Pengertian Pivot Table atau Tabel Pivot
Pivot Table adalah fitur Microsoft Excel yang paling powerful
memungkinkan user mengambil informasi dengan cepat dari kumpulan
data dalam jumlah besar. Cara dan Teknik Pivot Table digunakan
sebagai alternatif untuk melakukan analisis data
terkait mengelompokkan, merangkum/ meringkas data,
menganalisa, mengeksplorasi dan mempresentasikan data. Dengan
menggunakan Pivot Table user dapat menghemat waktu secara
signifikan.
8.2.2. Manfaat Pivot Tabel
Dengan memanfaatkan fitur Pivot Table pada Excel maka mudah
melakukan hal-hal berikut:
1. Membuat penyajian data dengan beberapa tampilan yang berbeda
dari sumber data yang sama
2. Memindahkan field pada berbagai lokasi yang berbeda
73
3. Menentukan field atau kolom mana saja yang akan ditampilkan
dalam penyajian laporan atau ringkasan data
4. Melakukan kalkulasi atau mengumpulkan field-field data numeric
dalam beberapa cara (SUM, COUNT, AVERAGE, Dan lain-lain)
5. Melakukan filter untuk menampilkan nilai-nilai data yang mana
saja yang akan ditampilkan
6. Membuat laporan dalam bentuk lain dari sebuah pivot table yang
telah dibuat
7. Membuat pivot chart dari sebuah pivot table yang telah ada
Tentu saja bukan hanya beberapa hal diatas saja manfaat dari fitur pivot
table pada excel ini. Manfaat lebih jauh akan anda temukan saat sudah
terbiasa dan terlatih menggunakan Pivot Tabel ini.
8.2.3. Tombol Perintah PivotTable di Microsoft Excel
Pada tab/ribbon insert dilanjutkan ke tombol
perintah PivotTable tepatnya pada grup perintah Tables. Selain itu
terdapat juga perintah Recommended PivotTables sebagai
rekomendasi untuk memilih tabel pivot.
Gambar 8-1 Menu Pivot Tables
8.2.4. Cara Membuat Pivot Table di Microsoft Excel
Untuk membuat tabel pivot seorang user cukup
menyorot/mengarsir satu sel yang termuat pada tabel atau range yang
akan digunakan sebagai Pivot Table. Selanjutnya MSExcel dapat
74
melakukan analisis secara otomatis terhadap sel yang disorot untuk
menentukan tabel yang memuat sel tersebut. Selain itu Pivot Table
menyediakan filter button untuk mempermudah mengurutkan data.
8.2.5. Cara Menggunakan Drag Fields Area: Filters, Columns, Rows,
dan Values pada Pivot Table
Fitur Drag Fields Area digunakan untuk membuat Pivot Table
yang lebih leluasa dibandingkan menggunakan teknik mencentang
seperti di atas. Fitur ini memungkinkan pengguna dapat menentukan
urutan baris tabel dan kolom tabel dengan melakukan drag.
1. Filters Area
Filters Area digunakan untuk menampilkan Pivot Table
untuk data tertentu. Anda dapat melakukan filter lebih dari
satu item dengan mencentang Select Multiple Items.
2. Columns Area
Column Area digunakan untuk menambah/mengurangi dan
mengurutkan kolom pada Pivot Table.
3. Rows Area
Rows Area digunakan untuk menambah/mengurangi dan
mengurutkan baris pada Pivot Table.
4. Values Area
Values Area digunakan untuk melakukan eksekusi tertentu
terhadap kategori data, misalnya COUNT (data teks) dan
SUM/TOTAL (data numerik).
8.2.6. Melakukan Refresh Pivot Table
Saat range yang dijadikan Pivot Table mengalami perubahan data,
Pivot Table yang telah dibuat sebelumnya harus dilakukan Refresh.
Pivot Table tidak dapat melakukan perubahan data secara otomatis.
Untuk melakukannya anda dapat melakukan langkah berikut,
75
1. Klik salah satu tabel Pivot
2. Klik ribbon Analyze kemudian pilih Refresh
Gambar 8-2 Refresh Pivot Table
Anda juga dapat menggunakan shortcut keyboard Alt+F5.
Menghapus Pivot Table
Anda dapat menghapus tabel pivot dengan menyorot tabel yang telah
dibuat lalu tekan Delete.
8.3. Latihan
Misalkan diketahui Laporan penjualan sembako sebagai berikut :
LAPORAN KASIR PENJUALAN SEMBAKO
TOKO BERKAH UNTUNG
PER 3 HARI
HARGA
NO HARI NAMA BARANG JUMLAH SATUAN SATUAN TOTAL HARGA
1 SENIN GULA 50 KG 12,000 600,000
76
2 SENIN TELUR 10 KG 25,000 250,000
3 SENIN MINYAK GORENG 20 LITER 25,000 500,000
4 SENIN GARAM 5 BUNGKUS 5,000 25,000
5 SENIN BERAS 100 KG 15,000 1,500,000
6 SENIN TERIGU 5 KG 8,000 40,000
7 SENIN TEH 10 BUNGKUS 7,000 70,000
8 SENIN KOPI 10 BUNGKUS 7,500 75,000
9 SELASA GULA 20 KG 12,000 240,000
10 SELASA TELUR 10 KG 25,000 250,000
11 SELASA MINYAK GORENG 15 LITER 25,000 375,000
12 SELASA GARAM 15 BUNGKUS 5,000 75,000
13 SELASA BERAS 50 KG 15,000 750,000
14 SELASA TERIGU 5 KG 8,000 40,000
15 SELASA TEH 5 BUNGKUS 7,000 35,000
16 SELASA KOPI 7 BUNGKUS 7,500 52,500
17 RABU GULA 10 KG 12,000 120,000
18 RABU TELUR 20 KG 25,000 500,000
77
19 RABU MINYAK GORENG 15 LITER 25,000 375,000
20 RABU GARAM 5 BUNGKUS 5,000 25,000
21 RABU BERAS 150 KG 15,000 2,250,000
22 RABU TERIGU 5 KG 8,000 40,000
23 RABU TEH 6 BUNGKUS 7,000 42,000
24 RABU KOPI 7 BUNGKUS 7,500 52,500
TOTAL 8,282,000
Untuk mempermudah proses pelaopran keuangan dilakukan analisis
data menggunakan Pivot Table adalah sebagai berikut,
Menghitung jumlah total penjualan per hari selama 3 hari
Melakukan list produk yang dibeli oleh konsumen.
Cara membuat Pivot Table pelaporannya sebagai berikut :
Pilih tab insert
1. Setelah data sudah ada selanjutnya diolah laporan dengan
Teknik pivot table.
2. Tab insert : pilih group table
3. Pilih pivot table
78
4. Select area, mulai judul sampai dengan batas bawah, ok
5. Pilih sheet yang aktif atau di sheet yang lain/baru.
79
6. Pilih fields
7. Atur posisi kolom dan baris
Sum of TOTAL Column
HARGA Labels
Row Labels RABU SELASA SENIN (blank) Grand Total
BERAS 2250000 750000 1500000 4500000
GARAM 25000 75000 25000 125000
GULA 120000 240000 600000 960000
KOPI 52500 52500 75000 180000
MINYAK
GORENG 375000 375000 500000 1250000
TEH 42000 35000 70000 147000
TELUR 500000 250000 250000 1000000
TERIGU 40000 40000 40000 120000
(blank)
Grand Total 3404500 1817500 3060000 8282000
80
8.4. Tugas
Buat laporan penjualan per kuartal dalam tahun 2015
Menjadi tampilan pivot table, seperti contoh berikut ini,
berdasarkan data diatas (kuartal 1 dan 2 tahun 2015 saja
81