Memuat Keluarga Kolom dan Balok di Revit
Memuat Keluarga Kolom dan Balok di Revit
Gambar 1.
Gambar
Tampilan awal lembar kerja Revit
Project / Model > Untuk membuka file revit project dengan format rvt.
Families > Untuk membuat revit family terbaru / dengan format rfa.
Recent Files > Menampilkan file rvt atau rfe yang baru saja dibuka.
1.3 Memulai File Baru
2. Ribbon yang aktif akan berubah menjadi Modify/ Place Structural Column tab
3. Pada Option bar di bawah Ribbon, ubah Depth menjadi Height dan pilih Level batas atas
kolom.
4. Pastikan pada Modify/ Place Structural Column tab > Placement Panel > Vertical
Column
5. Pilih tipe kolom dari Type Selector di Properties Palette.
6. Jika kolom yang diinginkan tidak ada, klik Modify/ Place Structural Column tab > Mode
panel > Load Family
Structural Column library terdapat pada folder Structural Column sedangkan Architectural
Column library terdapat pada folder Column.
Untuk meletakkan banyak kolom sekaligus pada seluruh perpotongan grid atau di dalam
seluruh kolom arsitektur, langkahnya adalah:
1. Klik Modify/ Place Structural Column tab > Multiple panel > At Grids atau At
Columns, saat hendak meletakkan kolom.
2. Pilih semua grid struktur atau kolom arsitektur yang diinginkan
3. Klik Finish untuk selesai. Kolom otomatis akan ditempatkan pada semua perpotongan
grid atau di dalam kolom arsitektur
Gambar 1.2. 4 Base/ Top Level/ Offset pada instance Properties dari kolom (kiri) dan Parameter
Dimensions pada Type Properties kolom beton (kanan)
6. Klik pada Drawing Area untuk menentukan posisi mulai (1st Click) dan posisi akhir (2nd
Click)
Gambar 1.2. 6 Langkah membuat Slanted Column dan hasilnya pado denah, tampak, dan 3D
BIM REVIT | 6
Slanted Column TIDAK dapat diletakkan sekaligus dengan pilihan > At Grids atau At
Columns. Walaupun demikian, Slanted Column dapat diletakkan pada Grid dan akan ikut
berpindah fika Grid dipindah. Slanted Column juga tidak dapat di-copy and monitor dari
kolom arsitektur di model arsitektur karena tidak ada varian kolom arsitektur.
Selain Base Level dan Top Level, Slanted Column memiliki beberapa parameter
tambahan di dalam Instance Properties, yaitu: Column Style, Base Cut Style/ Extension, dan Top
Cut Style/ Extension yang mempengaruhi geometri ujung-ujung kolom.
Gambar 1.2. 7 Parameter Column Style, Base Cut Style/ Extension, don Top Cut Style/ Extension
pada instance Properties dari Slanted Column
Panjang, ketinggian, dan arah kemiringan Slanted Column dapat diatur dengan menarik
ujung-ujung kolom. Cara terbaik untuk mengedit Slanted Column adalah melalui Floor Plan
dan Section/ Elevation yang sejajar dengan arah kolom. Mengedit dari view 3D dapat
menyebabkan titik ujung kolom tertarik ke arah yang tidak diinginkan.
Gambar 1.2. 8 Mengedit Slanted Column secara presisi pada Section/ Elevation dan Floor
Plan
BIM REVIT | 7
Balok merupakan Component Family yang jenis/profilnya dapat di load dari file rfa.
Balok juga merupakan elemen yang bersifat garis sehingga memiliki cara pembuatan yang mirip
dengan dinding. Secara default, balok (dan bracing) hanya terlihat pada Structural Plan View dan
tidak terlihat pada Floor Plan biasa.
5. Gunakan Sketch/Draw Tool yang terdapat pada Modify/ Place Beam tab > Draw panel
untuk menarik garis balok dari titik tengah kolom ke titik tengah kolom lainnya.
Gambar 1.3. 2 Modify/ Ploce Beam tab
Untuk meletakkan banyak balok sekaligus pada setiap ruas grid struktur antar kolom, kita
dapat melakukan cara berikut:
1. Klik Modify/ Place Beam tab > Multiple panel > on Grids, saat hendak menggambar
garis balok.
2. Pilih semua grid struktur yang diinginkan
3. Klik Finish untuk selesai. Balok otomatis akan ditempatkan pada semua ruas grid
antar kolom
Namun cara ini tidak dapat diterapkan jika kita hendak membuat balok cantilever atau jika
posisi titik tengah kolom tidak tepat pada perpotongan grid karena penempatan balok On Grid
membutuhkan
referensi 2 kolom tepat pada perpotongan grid.
Tabel 1.3. 1 Perbandingan penggunaan Offset Value dan Start/End Level Offset
z-Offset Value Start & End Level Offset
Analytical Beam Tetap selevel lantai Berubah sejajar balok
Gunakan jika Menopang lantai yang Tidak ada lantai atau
sejajar garis Level ketinggian
berbeda jauh dari garis Level
Pilih Start dan End Level pada Option Bar di bawah Ribbon
3. Pilih tipe balok dari Type Selector di Properties Palette.
4. Jika balok yang diinginkan tidak ada, klik Modify/ Place Brace tab > Mode panel >
Load Family
Brace library terdapat pada folder Structural Framing.
5. Gunakan Sketching/ Draw Tool yang terdapat pada Modify/ Place Brace tab > Draw panel
untuk menarik garis bracing dari kolom ke kolom atau kolom ke titik tengah balok
Gambar 1.4 2 Garis bracing dari kolom ke
kolom (atas) atau dari kolom ke balok
(bawah)
Bracing yang menghubungkan kolom dengan kolom memiliki Instance Properties yang
berbeda dari bracing yang menghubungkan kolom dengan balok.
Gambar 1.4 3 Instance Properties dari Brace yang menghubungkan kolom ke kolom (atas) dan
kolom ke balok (tengah) serta perbandingan End Attachment Ratio yang menentukan posisi
Brace terhadap titik awal dan akhir balok (bawah)
BIM REVIT | 12
Gambar 1.4 4 Properti Y dan Z Justification pada Instance Properties dari Brace
Dinding yang mengikuti bentuk Massing TIDAK dapat diubah menjadi dinding struktural.
Base/ Top Constraint/ Offset mempengaruhi elevasi dan tinggi dinding. Langkah untuk
menentukan Base/ Top Constraint/ Offset selengkapnya dapat dibaca pada buku Revit -
Introduction.
Line Menentukan garis penggambaran dinding pada garis as atau sisi dinding.
Location erdapat 6 pilihan: Wall Centerline, Finish Face Exterior/ Interior, Core
Centerline, Core Face Exterior/ Interior
Berpengaruh saat sisi interior/ eksterior dinding dibalik/flip dan saat
mengubah susunan material
BIM REVIT | 16
Gambar 1.5. 4 Location Line dinding pada Finish Face, posisi symbol flip menandakan Location
Line (kiri) dan saat dinding dibalik sisinya (kanan) (Autodesk, Inc., 2020)
Arah bentangan utama dapat diketahui dari double line yang terdapat pada sketsa
boundary lantai. Bentangan lantai ini berpengaruh pada lantai struktur dan harus ditentukan saat
membuat lantai struktur dengan menggunakan Sketching/ Draw Tool yang terdapat pada
Modify/ Create Floor Boundary tab > Draw panel > Span Direction
Gambar 1.6. 2 Sketching/ Draw Tool
untuk menentukan Spon Span Direction
dalam Sketch/Edit Mode (atas) dan line
pada floor boundary yang menandakan
arah bentangan utama lantai (bawah)
BIM REVIT | 18
Profil yang dibuat harus dalam bentuk kurva tertutup; TIDAK boleh terbuka atau ada garis
yang berpotongan. Loop yang berada di dalam loop lain akan menjadi void.
Gambar 1.6. 4 Proses pembuatan Boundary dengan Sketching/Draw Tool: line (atas), sketsa
untuk void (tengah) dan sketsa yang tidak diperbolehkan (bawah)
BIM REVIT | 19
1.10.3 Slope
Dalam Sketch/ Edit Mode, kemiringan permukaan dapat ditentukan dengan 2 cara:
mensketsa garis Slope atau menentukan Define Slope dari salah satu sisi Boundary
Untuk membuat kemiringan 1 arah menggunakan Slope Arrow:
1. Gunakan Sketching/ Draw Tool yang terdapat pada Modify/ Create Boundary tab > Draw
panel > Slope Arrow.
Gambar 1.6. 5 Sketching/ Draw Tool untuk
membuat Slope Arrow Slope Arrow
2. Kemiringan permukaan dapat ditentukan dengan cara: Pilih Slope Arrow yang sudah dibuat
Masukkan nilai Height Offset at Tail dan Height Offset at Head pada Properties Palette.
Gambar 1.6. 6 Proses membuat Slope Arrow dengan Sketching/Draw Tool: Line dan Properties
Palette dari Slope Arrow yang dipilih
Untuk meratakan permukaan kembali, hapus Slope Arrow yang ada
BIM REVIT | 20
1. Pilihlah salah satu garis Boundary yang telah dibuat. Pada Option Bar atau Properties Palette
akan terdapat check box Defines Slope
Gambar 1.6. 7 Check box Defines Slope pada Option bar jiko garis sketsa Boundary dipilih
2. Centang pilihan Defines Slope untuk membuat kemiringan permukaan dengan dasar garis/
sisi tersebut. Sisi Boundary yang memiliki Defines Slope aktif akan memiliki notasi sudut
pada sketsa di Drawing Area yang dapat dimasukkan nilainya langsung pada Temporary
Dimension di Drawing Area
Gambar 1.6. 8 Sudut kemiringan Define Slope dapat
ditentukan melalui Temporary Dimension yang muncul saat
garis sketsa dipilih
1.10.4 Properties
Ketinggian lantai/ ceiling/ atap dari garis
Level dapat ditentukan melalui Instance
Properties Palette di bagian Level dan
Offset from Level
Jika terdapat Define Slope aktif pada Boundary Line, maka ketinggian dari Level dihitung
dari sisi yang memiliki Define Slope aktif.
Khusus pada Floor, terdapat kolom pilihan Variable untuk masing- masing layer
Material. Pilihan Variable jika aktif akan membuat layer material tersebut memiliki ketebalan
yang tidak seragam jika terdapat kemiringan yang dibuat dengan Modify Sub-Elements
Gambar 1.6. 11 Perbandingan lantai yang tidak memiliki Material Loyer dengan Variable aktif
atas) dan yang memiliki Material Layer dengan Variable aktif (bawah) saat diubah dengan
Modify Sub-Elements (Autodesk, Inc., 2020)
BIM REVIT | 22
Pada dasarnya pengaturan material layer dari lantai struktur dan masing-masing
ketebalannya, sama dengan lantai arsitektur. Namun, terdapat fungsi layer material tambahan,
yaitu: Structural Deck.
Structural Layer material Structural Deck membuat profil deck lantai yang akan tampak
Deck pada View potongan.
Arah Profile tegak lurus terhadap bentangan utama. Profil dan ketebalan deck
bergantung pada Deck Profile yang di-load melalui Insert tab > Load from
Library panel > Load Family.
Terdapat 2 macam Deck Usage: Standalone Deck dan Bound Layer Above
Secara 3D, plat lantai tetap tampak rata.
Digunakan untuk lantai precast dan dibuat per bentangan struktur
Gambar 1.6. 13 Lantal struktur menggunakan Structural Deck dilihat dari potongan: Standalone
Deck (kiri atas), Bound Layer Above (kiri bawah), dan tampilannya dalam 3D (kanan)
BIM REVIT | 23
Gambar 1.6. 14 Opening panel pada Architecture tab (kiri) dan Structure tab (kanan)
Gambar 1.6. 15 Dari kiri ke kanan: Wall, Vertical, By Face, dan Wall Opening (Autodesk, Inc,
2020)
Ketiga bukaan vertikal dibuat dengan cara: Sketch pada Plan View
1. Buka Floor Plan View
2. Klik Architecture atau Structure tab > Opening panel > By Face atau By Face atau
In Vertical atau shaft
3. Kita akan masuk ke Sketch/ Edit Mode
BIM REVIT | 24
4. Gunakan Sketching/ Draw Tool yang terdapat pada Modify/ Create Boundary tab > Draw
panel> Boundary Line
Profil yang dibuat harus dalam bentuk kurva tertutup; TIDAK boleh terbuka atau ada garis
yang berpotongan
Shaft Opening memiliki Parameter Base/ Top Constraint/ Offset untuk menentukan ketinggian
dan elemen-elemen yang ditembusnya
5. Klik Finish untuk selesai dan keluar dari Sketch/ Edit Mode
Gambar 1.6. 16 Base/ Top Constraint/ Offset pada instance Properties Palette dari Shaft (kiri)
dan Wall Opening (kanan)
Untuk dinding, langkah untuk menggunakan Wall Opening adalah:
1. Buka Floor Plan View
2. Klik Architecture tab > Opening panel > Wall
3. Klik dinding yang ingin dibuat bukaan
4. Klik-tahan-drag di dinding untuk membuat bukaan rectangular
5. Tekan esc 2x untuk mengakhiri perintah
6. Klik Wall Opening yang dibuat untuk dapat mengatur properties seperti Base Constraint dan
Top Constraint
7. Drag pada handle di drawing area untuk mengatur lebarnya.
Wall Opening hanya dapat membuat bukaan berbentuk rectangular. Namun demikain, Wall
Opening merupakan satu-satunya cara untuk membuat bukaan di dinding melengkung
Gambar 1.7. 1 Beam Member dari Truss dan settingnya pada Type Properties
5. Gunakan Sketch/Draw Tool yang terdapat pada Modify/ Place Truss tab > Draw panel
untuk menarik garis Truss
6. Tekan esc 2x untuk selesai
Gambar 1.7. 5 Proses sketsa untuk mengubah profil Top dan Bottom Chord
BIM REVIT | 27
Gambar 1.8 . 1 Isolated Foundation (kiri), Wall Foundation (tengah), dan Slab Foundation
(kanan) (Autodesk, Inc., 2020)
3. Pilih tipe pondasi dari Type Selector. Load Family pondasi jika pondasi yang diinginkan
tidak ada. Dimensi dapat diatur melalui Type Properties ( Edit Type).
Isolated Foundation library terdapat pada folder Structural Foundation.
4. Klik Modify/ Place Isolated Foundation tab > Multiple panel > At Columns atau At
Grids.
Gambar 1.8 . 3 Pilihan At Grids dan At
Column pado Multiple panel dalam modify/
Place isolated Foundation tab
5. Pilih semua kolom struktur yang ada di level pondasi dan klik Finish
Gambar 1.8 . 4 HY Gambar 1.9.4 Preview saat kita memilih kolom-kolom yang hendak diberi
pondasi setempat
BIM REVIT | 29
3. Pilih tipe pondasi dari Type Selector. Jika pondasi yang diinginkan tidak ada, kita dapat
membuat tipe baru melalui Edit Type. Dimensi dapat diatur melalui Type Properties.
4. Terdapat 2 tipe yang didasarkan pada penggunaan struktur: Bearing dan Retaining.
Parameter ini dapat dilihat melalui Type Properties ( Edit Type). Kedua Type memiliki
parameter dimensi yang berbeda. Dimensi pondasi juga diatur melalui Type Properties ini.
5. Klik satu per satu wall yang ada di level Pondasi dan ingin diberi pondasi lajur. Tekan esc 2x
untuk mengakhiri perintah
Gambar 1.8 . 7 Hasil peletakan Wall Foundation secara otomatis pada sisi bawah dinding yang
dipilih
BIM REVIT | 30
3. Kita akan masuk ke Sketch/ Edit Mode. Cara membuat Slab Foundation sama dengan
membuat Structural Floor
4. Klik Finish untuk selesai dan keluar dari Sketch/ Edit Mode
Gambar 1.8 . 9 Sketch/Edit Mode saat membuat Slab
Foundation
Sama seperti lantai struktur, Slab Foundation juga memiliki layer material pada Edit
Type yang menentukan ketebalan Slab. Terdapat pula pilihan Structural Deck pada bagian
Function dari layer material.
Seluruh setting umum pembesian ini dapat diakses melalui: Klik Structure tab >
Reinforcement panel drop-down
Pembesian di dalam sebuah struktur beton diberikan di dalam area Certification Rebar
Cover. Jarak Rebar Cover yang sudah kita tentukan dapat Objective diaplikasikan masing-
masing pada tiap struktur beton dengan cara:
1. Buka 3D View
2. Klik Structure tab > Reinforcement panel > Cover
Gambar 2.2. 2 Tool Cover
pada Reinforcement panel
dalam Structure tab
3. Pada Option bar, pilih Pick Elements untuk memilih keseluruhan elemen, atau
pick Faces untuk memilih satu sisi permukaan saja yang hendak diatur Rebar Cover-nya
4. Klik elemen atau permukaan elemen yang hendak diubah
5. Pada Option Bar, pilih Cover Setting yang sudah kita set sebelumnya dari Cover Setting
drop-down
6. Tekan esc untuk selesai
BIM REVIT | 33
Untuk memberikan pembesian pada kolom, balok, pondasi, tangga, Certification atau
komponen custom yang termasuk kategori struktur dan memiliki Objective material beton, kita
dapat melakukan langkah sebagai berikut:
1. Klik Structure tab > Reinforcement panel > Rebar
Gambar 2.3. 1 Tool Rebar pada
Reinforcement panel dalam
Structure tab
Rebar Meletakkan Rebar pada kolom, balok, pondasi, dan komponen setempat
Bentuk Rebar sesuai Rebar Shape
Sketch Membuat custom Rebar Shape sendiri dengan sketsa
Rebar
Free Meletakkan Rebar langsung pada custom geometry
Form Rebar akan menyesuaikan bentuk sesuai geometry dan orientasi
Rebar
Gambar 2.3. 3 Option Bar saat membuat Rebar (atas) dan Rebar Shape Browser beserta
Properties Palette dari Rebar (bawah)
BIM REVIT | 35
Setiap Rebar memiliki parameter Hook di dalam Properties Palette. Secara default, Hook
ditentukan oleh bentuk Rebar Shape. Namun kita dapat mengubahnya dan akan mempengaruhi
Rebar Shape lebih lanjut. Sejak Revit 2021, kita juga dapat memutar arah Hook secara 3D dan
membentuk Rebar Shape baru.
Gambar 2.3. 4 Parameter Hook at Start don Hook of End pada Instance properties Palette
Rebar
Panjang Rebar juga dapat di-override dengan mencentang parameter option Override
Hook Length dan mendefinisikan panjang rebar di parameter A dan G di grup parameter
Dimensions.
Gambar 2.3. 5 Panjang Rebar dapat di-override di parameter Dimension pada Instance
Properties Palette Rebar
BIM REVIT | 36
Gambar 2.4. 1 Perbandingan antara Area Reinforcement (kiri) dan Path Reinforcement (kanan)
pada satu dinding struktur
Area Untuk meletakkan sejumlah besar Rebar dengan jarak yang seragam pada suatu
area permukaan
Dapat membuat hingga 4 layer Rebar, 2 layer di tiap sisi (top/ bottom,
exterior/interior) saling tegak lurus
Ukuran Rebar, hook dan jarak dapat diatur untuk tiap layer di Properties Palette
Dibuat dengan mensketsa Boundary-nya dengan: Structure tab >
Reinforcement panel > Area
Path Untuk meletakkan Rebar sepanjang Path dengan arah tegak lurus terhadap Path
Biasa digunakan untuk tepi sisi/ edge dari dinding/ lantai
Salah satu ujung Rebar berada dalam garis Path dan memanjang ke salah satu
sisi dari Path
TIDAK dapat membuat beberapa layer Rebar sekaligus. akan berorientasi pada
salah satu sisi: top/ bottom, exterior/ interior
Pola Rebar dapat dibuat berselang-seling antara 2 pola
Ukuran Rebar, hook dan jarak dapat diatur untuk tiap pola Rebar di Properties
Palette
Dibuat dengan mensketsa Path-nya dengan: Structure tab > Reinforcement
panel > Path
Setiap Rebar dapat dipilih secara individu dan diatur Properties-nya.
BIM REVIT | 37
4. Pengaturan dari tiap Layer Rebar dapat dilihat pada Instance Properties Palette
5. Klik Finish untuk selesai dan keluar dari Sketch/ Edit Mode
Gambar 2.4. 3 Sketso Boundary dan Major Direction dari Area Reinforcement (kiri atas),
hasilnya (kiri bawah), dan pengaturan tiap layer Rebar dari Instance Properties Palette (kanan)
BIM REVIT | 38
4. Pengaturan dari pola Rebar sepanjang Path dapat dilihat pada Instance Properties Palette
5. Klik Finish untuk selesai dan keluar dari Sketch/ Edit Mode
Gambar 2.4. 5 Sketsa Path dari Path Reinforcement (kiri atas), hasilnya (kiri bawah), dan
pengaturan pola Rebar dari Instance Properties Palette (kanan)
BIM REVIT | 39
Tabel 3.1. 1 Daftar profil baja yang dapat diberikan Steel Connection (Autodesk,Inc., 2020
BIM REVIT | 40
BIM REVIT | 41
1. Pertemuan struktur baja dipotong dengan Parametric Cuts: Cope /Mitter / Saw Cut
Flange /saw Cut Web / Cut Through /Cut By
2. Detail/ Fabrication Elements: plate , bolt , anchor , hole , stud , dan las/ weld
; serta Structural Framing dengan profile khusus ditambahkan pada sambungan tersebut.
3. Sebagai tambahan, Modifiers: Corner Cut dan Contour Cut dapat diaplikasikan pada
plate, dan Modifiers Cope Skewed dan Shorten pada beam/ kolom.
Revit memiliki tool Steel Connection untuk memasangkan seluruh komponen tersebut
sekaligus berdasarkan preset jenis sambungan Konfigurasi Steel Connection ini ditentukan oleh
library bawaan Revit dan kategori serta konfigurasi elemen struktur yang disambungkan.
1. Buka 3D View
2. Klik Steel tab > Connection panel >
Connection
Gambar 3.2. 4 Tool Connection pada
Connection panel dalam Steel tab
7. Pilih jenis Connection yang dikehendaki dari Type Selector di Properties Palette
8. Pilih elemen-elemen struktur yang terhubung dan hendak diberikan Steel Connection (tahan
Ctrl + Klik kiri untuk memilih banyak elemen).
Gambar 3.2. 5 Pilihan Connection Type pada Type Selector di Properties Palette (kiri) dan
langkah memberikan Steel Connection (kanan)
9. Tekan Enter untuk memberikan Steel Connection dan mengakhiri perintah
BIM REVIT | 44
Gambar 3.2. 7 Prioritas struktur Primary dan Secondary (atas) dan cara mengubahnyo (bawah)
(Autodesk, Inc., 2020)
3. Klik Modify/ Structural Connection tab > Connection panel > Modify Parameters
atau Klik Edit pada Modify Parameters di Properties Palette
Gambar 3.2. 8 Tool Modify Parameters pada Connection panel
dalam Modify/ Structural Connection tab
4. Kotak dialog Modify Parameters akan terbuka. Di sini kita dapat mengatur ukuran dan
bentuk:
Fabrication Elements, seperti Plate dan Bolts
Parametric Cuts, seperti Cope
Modifiers, seperti Shorten atau Beam Cuts
Setiap jenis/ type Steel Connection memiliki setting Modify Parameter yang berbeda-beda
3. Pilih elemen-elemen struktur yang terhubung dan hendak diberikan Parametric Cuts (tahan
Ctrl + Klik kiri untuk memilih banyak elemen).
Gambar 3.3. 2 Langkah untuk membuat Parametric Cuts (Autodesk, Inc., 2020)
Berbeda dari Cope biasa di Modify, Parametric Cuts ini dapat dipilih dan memiliki Properties
seperti semua elemen lainnya.
BIM REVIT | 48
3. Kita masuk ke Sketch/ Edit Mode. Tentukan workplane melalui Modify/ Create Steel Plate
tab > Workplane panel > Set Gunakan Sketching/ Draw Tool yang terdapat pada
Modify/ Create Steel Plate tab > Draw panel
4. Klik Finish untuk selesai dan keluar dari Sketch/ Edit Mode
Ketebalan dan material Steel Plate dapat diatur dari Properties Palette Sama seperti lantai
dan objek lain yang berbasis sketsa, Steel Plate yang sudah ada dapat diedit kembali dengan
1. Buka Plan/ 3D View
2. Klik Modify/ Plates tab > Mode panel > Edit Sketch
Jika pada Plate terdapat Modifier, seperti Corner Cut dan Contour Cut, maka Modifier
tersebut akan dihapus.
BIM REVIT | 49
Gambar 3.4. 4 Hasil Bolt (kiri atas), Anchor (kanan atas), Hole (kiri bawah), dan Studs (kanan
bawah) (Autodesk, Inc., 2020)
Jumlah, pola, dan ukuran dari Bolts/ Anchors/ Holes/Studs dapat diatur dari Properties
Palette.
BIM REVIT | 50
3.4.3 Welds
Welds dapat diberikan dengan langkah berikut:
1. Buka 3D View
2. Klik Steel tab > Fabrication Elements panel > Welds
Plate
Gambar 3.4. 5 Tool Welds pada Fabrication Elements panel
dalam Steel tab
3. Pilih elemen-elemen struktur (kolom/ balok/ plat) yang terhubung untuk dilas (tahan Ctrl +
Klik kiri untuk memilih banyak elemen)
4. Tekan Enter
5. Klik untuk memposisikan titik welding
Parameter dari Welds dapat diatur melalui Properties Palette
Welds tidak mengubah geometri model. Welds di-list di dalam Schedule sebagai item
pekerjaan konstruksi. Titik Welds hanya bisa dilihat jika detail level Fine. Titik Welds dapat
digeser ke arah manapun dan tidak mempengaruhi model ataupun Parameternya. Namun
demikian, pergeseran titik Welds akan menyulitkan untuk mengetahui posisi Welds dan
menyebabkan ketidak- konsistension dengan Schedule.
BIM REVIT | 51
3.5 MODIFIERS
3.5.1 Modifikasi Ujung Balok/Kolom
Ujung dari balok/ kolom dapat dimodifikasi menggunakan Shorten atau Cope Skewed.
Langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Buka 3D View
2. Klik tool untuk memodifikasi ujung balok/ kolom yaitu:
Gambar 3.5. 1 Tool Shorten dan Cope Skewed pada Modifiers panel dalam Steel tab
Shorten dan Cope Skewed akan diletakkan di ujung terdekat dengan lokasi kita meng-klik
kolom/ balok dan TIDAK dapat dipindahkan.
Gambar 3.5. 2 Hasil Shorten (kiri) dan Cope Skewed (kanan) besertaparameternya di
PropertiesPalette
BIM REVIT | 52
Corner Cut akan diletakkan di ujung terdekat dengan lokasi kita meng- klik Steel Plate dan
TIDAK dapat dipindahkan.
Gambar 3.5. 4 Tekan esc untuk mengakhiri perintah Parameter dari cuts dapat diatur melalui
Properties Palette
BIM REVIT | 53
1. Klick View Tab > Create panel > Schedule drop down >Scedule / Quantity
3. Pilih category elemen yang dibuat schedule dan beri judul schedule
4. Contoh berikut ini Schedule kolom